cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra@unima.ac.id
Phone
+6282284463589
Journal Mail Official
jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi FIS UNIMA: Jl. Unima, Tounsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, 95619 Email: jurnalparadigmajsre@unima.ac.id
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : -     EISSN : 27746984     DOI : https://doi.org/10.53682/jpjsre.v3i2
Core Subject : Education, Social,
We welcome research articles, theoretical, policy reviews, or methodological reviews, to be submitted to our journals within the following research areas: Learning, Teaching and Educational Development Social Change, Cultural, and Community Development Rural and Urban Ecological Societies Family, Gender Equality and Social Inclusion
Articles 546 Documents
Peran Work-life Balance Memediasi Pengaruh Spiritualitas di Tempat Kerja Terhadap Loyalitas Guru Era Kini Musaropah, Ucu; Nurhasan, Rohimat; Cupiadi, Hedi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11806

Abstract

Loyalitas guru memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Namun, dalam konteks saat ini, menjaga komitmen guru menghadirkan tantangan karena beberapa faktor yang memerlukan eksplorasi menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru, sementara juga mempertimbangkan peran mediasi work-life balance. Metodologi yang digunakan bersifat deskriptif dan kausalitas, dengan data yang dikumpulkan dari 86 guru pegawai negeri sipil (PNS) dan kontrak (P3K) di SMP Negeri Samarang Garut melalui survei kuesioner. Metode analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Temuan menunjukkan bahwa spiritualitas kerja mempengaruhi loyalitas guru secara positif, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan work-life balance sebagai mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan spiritualitas kerja, yang ditandai dengan pekerjaan yang bermakna, dapat meningkatkan loyalitas guru. Selain itu, aspek keseimbangan keterlibatan dari work-life balance telah ditemukan untuk lebih mengoptimalkan loyalitas guru. Penelitian ini memberikan wawasan teoritis dan implikasi praktis bagi manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan, dengan tujuan untuk menumbuhkan suasana kerja produktif yang mendukung work-life balance guru.
Analisis SWOT Penerapan Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Sosiologi di SMAS Karya Wisata Singaraja Maulana, Muhammad Ainul Yakin; Mudana, I Wayan; Syahrin, Alif Alfi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11826

Abstract

Penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran sosiologi merupakan upaya dalam menciptkan pembelajaran yang bermakna dan efisien. Terdapat berbagai macam dinamika dalam penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran sosiologi. Seperti yang dilaksanakan di SMAS Karya Wisata Singaraja yang merupakan sekolah menengah atas berbasis pariwisata telah menerapkan pembelajaran sosiologi kelas X, sebagaimana halnya kurikulum merdeka masih merupakan hal yang baru diterapkan di SMAS Karya Wisata. Tujuan dari penelitin ini mendeskripsikan penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran sosiologi serta mengetahui berbagai unsur pembelajaran sosiologi dengan menggunakan berbagai komponen dalam analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi serta teknik analisis digunakan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran sosiologi telah dilaksanakan di SMAS Karya Wisata. Berbagai macam bentuk seperti guru diberikan kemudahan dalam menyesuaikan pembelajaran berdasarkan kebutuhan peserta didik sehingga pembelajaran menjadi lebih bervariasi. Begitu juga hasil dari analisis SWOT bahwa terdapat kekuatan seperti dukungan dari sekolah, hingga memberikan kemudahan bagi guru dalam proses pembelajaran serta terdapat beberapa kendala dalam proses penerapan dalam pembelajaran sosiologi, diantaranya kurangnya fasilitas pendukung penerapan kurikulum merdeka menggunakan teknologi dan kurangnya sosialisasi pada guru. Implikasi dari penelitian ini memberikan temuan bagi sekolah, guru maupun pemerintah dalam mengembangkan sebuah kebijkan agar lebih efisien dan menjawab kekurangan yang ada.
Dinamika Kelembagaan Negara: Perspektif Hukum Tata Negara dan Sosiologi Organisasi Cherly Wereh, Agustien; Mongdong, Novita; Simanjuntak, Reynold; Mesra, Romi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kelembagaan negara dengan mengintegrasikan perspektif hukum tata negara dan sosiologi organisasi. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi dan memahami pola transformasi kelembagaan negara dalam konteks demokratisasi global, mengeksplorasi dinamika relasional antar lembaga negara, serta menganalisis tantangan adaptasi kelembagaan dalam menghadapi kompleksitas kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur yang komprehensif, meliputi analisis dokumen hukum, kajian akademis, dan publikasi kelembagaan. Analisis data dilakukan melalui kombinasi metode analisis konten kualitatif dan pendekatan hermeneutik dengan triangulasi sumber untuk memperkuat validitas temuan. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama: (1) transformasi struktur kelembagaan negara dalam era demokratisasi yang ditandai dengan penguatan checks and balances, pembentukan lembaga independen, dan desentralisasi kewenangan; (2) dinamika relasional antar lembaga negara yang dipengaruhi oleh faktor sosiologis seperti kultur organisasi, jaringan informal, dan kualitas kepemimpinan; serta (3) tantangan adaptasi kelembagaan dalam menghadapi kompleksitas kontemporer yang mencakup disrupsi teknologi, tuntutan akuntabilitas, hibridisasi institusional, fragmentasi sosial, dan kebutuhan untuk mempertahankan koherensi institusional. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan pengembangan desain kelembagaan yang adaptif dan responsif, penguatan kapasitas komunikasi institusional, serta adopsi pendekatan interdisipliner dalam studi dan praktik kelembagaan negara untuk menghadapi tantangan governance kontemporer
Media Sosial dan Pembentukan Opini Publik: Implikasi Hukum terhadap Proses Peradilan yang Adil Lengkong, Mario Randy; Runtunuwu, Yoan Barbara; Sidayang, Stince; Kambe, Trifena Julia
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kompleks antara media sosial, pembentukan opini publik, dan implikasinya terhadap proses peradilan yang adil dalam konteks hukum kontemporer. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai sumber ilmiah termasuk jurnal, buku, dan dokumen hukum yang relevan, dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tren. Temuan penelitian mengungkapkan tiga aspek krusial: pertama, media sosial telah secara fundamental mengubah dinamika pembentukan opini publik terhadap kasus hukum melalui algoritma dan fenomena "pengadilan oleh media sosial"; kedua, opini publik yang terbentuk di media sosial memberikan tekanan signifikan terhadap independensi peradilan dengan mempengaruhi perilaku aktor-aktor peradilan; dan ketiga, sistem hukum di berbagai yurisdiksi telah mengembangkan respons regulatori yang beragam untuk menghadapi tantangan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan pendekatan multidimensional yang melibatkan reformasi hukum, kerjasama dengan platform digital, dan peningkatan literasi digital masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara transparansi peradilan, kebebasan berekspresi, dan integritas sistem hukum di era media sosial.
Problematika Penerapan Hukuman Mati di Indonesia: Kajian Hukum Pidana dan Dampak Sosial-Kultural Kumajas, Merry; Mambu, Joupy G.Z; Rumagit, Harly; Mesra, Romi
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11858

Abstract

Penelitian ini membahas problematika penerapan hukuman mati di Indonesia dengan menyoroti aspek hukum pidana serta dampak sosial-kulturalnya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengkaji konsistensi sistem peradilan dalam menjatuhkan vonis mati, persepsi masyarakat terhadap hukuman tersebut, serta posisi Indonesia dalam konteks hak asasi manusia internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yang menganalisis berbagai sumber sekunder seperti peraturan perundang-undangan, artikel ilmiah, putusan pengadilan, dan laporan lembaga HAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukuman mati di Indonesia sering tidak konsisten dan dipengaruhi oleh tekanan sosial maupun politik. Selain itu, persepsi publik terhadap hukuman mati dibentuk oleh konstruksi budaya dan agama, serta diperkuat oleh framing media. Di sisi lain, Indonesia mengalami dilema antara mempertahankan kedaulatan hukum nasional dan memenuhi komitmen terhadap standar HAM global. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reformasi hukum pidana yang lebih akuntabel dan edukasi publik yang menekankan pentingnya prinsip keadilan substantif. Dengan demikian, hukuman mati dapat dievaluasi secara kritis dalam kerangka negara hukum yang beradab.
Perkembangan Teori Pemidanaan dalam Hukum Pidana Indonesia: Perspektif Sosiologis Rumagit, Harly
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan teori pemidanaan dalam hukum pidana Indonesia dari perspektif sosiologis. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, penelitian ini menelaah berbagai teori pemidanaan serta penerapannya dalam konteks sosial masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran paradigma pemidanaan dari pendekatan retributif ke arah restoratif dan rehabilitatif. Pergeseran ini didorong oleh kesadaran akan pentingnya keadilan sosial dan kebutuhan akan sistem hukum yang lebih kontekstual. Nilai-nilai lokal dan kearifan tradisional terbukti memainkan peran penting dalam praktik pemidanaan, namun belum sepenuhnya terakomodasi dalam hukum nasional. Hambatan struktural seperti keterbatasan infrastruktur hukum, budaya represif dalam penegakan hukum, dan minimnya literasi hukum masyarakat menjadi tantangan utama dalam penerapan pemidanaan humanis. Penelitian ini menyarankan perlunya reformasi hukum pidana yang berbasis pada pluralisme hukum, partisipasi masyarakat, dan pendekatan sosiologis yang mendalam terhadap keadilan pidana.
Pembimbingan Tugas Akhir Mahasiswa Berbasis Sequential Model pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam: Studi pada UIN Sunan Ampel Surabaya Thoriqussuud, Muhammad; Hikmawati, Masna
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.11919

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sequential model dalam pembimbingan tugas akhir di PTKI, dengan studi kasus di UIN Sunan Ampel Surabaya serta siginifikansi implementasi pelaksanaannya. Untuk menjawab tujuan di atas, metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sequential model telah memberikan dampak positif terhadap proses pembimbingan tugas akhir mahasiswa, khususnya dalam hal integrasi teknologi, penguatan pemahaman mahasiswa, dan peningkatan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur dan kebutuhan peningkatan kapasitas SDM. Implementasi sequential model di UIN Sunan Ampel Surabaya dibantu dengan SIM Akademik UIN Sunan Ampel Surabaya (SINAU). Sequential model memiliki signifikansi besar untuk diterapkan secara lebih luas sebagai strategi bantuan pendidikan yang relevan di era Revolusi Industri 4.0.
Kontroversi Vonis Korupsi 300 Trilliun Toni Tamsil Hanya Dihukum Ringan Zatila, Fazia; Maisyarah, Maisyarah; Prayitno, Rangga
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontroversi vonis ringan yang dijatuhkan kepada Toni Tamsil dalam kasus korupsi senilai 300 triliun rupiah, mengevaluasi aspek hukum yang mendasari keputusan pengadilan, serta mengkaji dampaknya terhadap kepercayaan publik pada sistem peradilan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, menggabungkan kajian literatur hukum, analisis dokumen persidangan, dan evaluasi respons publik melalui media massa dan platform digital. Data dikumpulkan dari putusan pengadilan, pernyataan resmi lembaga terkait, serta tanggapan akademisi dan aktivis anti-korupsi. Analisis menunjukkan adanya disparitas signifikan antara besarnya kerugian negara dengan sanksi yang dijatuhkan, menciptakan persepsi ketidakadilan di masyarakat. Vonis tersebut menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap sistem peradilan dan berpotensi melemahkan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Temuan ini mengindikasikan perlunya reformasi dalam penerapan sanksi korupsi yang proporsional.
Representasi Kepemimpinan pada Karakter Monkey D Luffy dalam Anime One Piece Prayogi Setya Natanegara, Mochammad; Adiprabowo, Vani Dias
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11933

Abstract

One Piece merupakan salah satu karya manga dan anime paling berpengaruh yang menampilkan karakter Monkey D. Luffy sebagai simbol kepemimpinan yang kuat dan menginspirasi. Karakterisasi Luffy menunjukkan nilai-nilai pantang menyerah, keberanian, dan kesetiaan yang membentuk loyalitas krunya dan memengaruhi jalannya cerita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kepemimpinan Luffy dalam anime One Piece Episode 1070 melalui analisis semiotika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan analisis semiotika dan kerangka kerja tiga level kode-kode televisi John Fiske untuk mengurai makna kepemimpinan yang tertanam dalam episode tersebut. Analisis menunjukkan bahwa representasi kepemimpinan dikonstruksikan melalui penggambaran perilaku Monkey D. Luffy sebagai kapten bajak laut, yang mencerminkan sifat ambisius dan berani dalam mencapai tujuannya. Representasi ini dielaborasi lebih lanjut melalui analisis struktur naratif, tanda, dan ideologi yang terkandung dalam episode. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami representasi kepemimpinan dalam konteks budaya dan sosial di mana Anime One Piece dibuat dan ditayangkan. Temuan ini menawarkan wawasan berharga tentang bagaimana pesan kepemimpinan disampaikan dan diinterpretasikan oleh penonton.
Synergy and Differentiation: Understanding the Complementary Relationship between Guidance and Counseling Services and Subject Learning in the Educational Ecosystem Ningsih, Mahdalena Prihatin; S, Neviyarni; Mudjiran, Mudjiran; Nirwana, Herman
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.11945

Abstract

This study aims to understand the complementary relationship between Guidance and Counseling (BK) services and subject learning in the context of the educational ecosystem. Using a qualitative approach through a literature study method, this study analyzes various theories, previous research results, and relevant integration models. The results of the study indicate that synergy between BK teachers and subject teachers can improve the quality of learning and overall student well-being. This synergy is evident in the collaboration of learning planning, mentoring problematic students, and strengthening character in the learning process. However, role differentiation is still needed to avoid overlapping functions. BK teachers remain focused on the psychosocial and self-development aspects of students, while subject teachers on the academic aspects. This study also identifies an effective collaboration-based integration model, namely through a whole-school approach that unites various educational functions. The implications of this study are the need for cross-professional training and school policies that support structural synergy and role differentiation to create holistic and sustainable education.