cover
Contact Name
I Wayan Joniarta
Contact Email
Jkp@unram.ac.id
Phone
+6281337975323
Journal Mail Official
Jkp@unram.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin Jalan Majapahit No 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Karya Pengabdian Teknik Mesin
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26558068     DOI : https://doi.org/10.29303/jkp.v6i1
The Jurnal Karya Pengabdian is a peer-reviewed academic journal that publishes a paper on community service involving all aspects of dedication including the results of community service / community training activities, workshop outcomes and pilot projects for the community. The Journal Karya Pengabdian publishes articles on two issues per volume annually that appear in Apryl and October.
Articles 134 Documents
Sosialisasi Radiasi Telepon Seluler dan Fenomena Vampir Energi di Desa Perampuan, Labuapi, Lombok Barat Sudi Mariyanto Al Sasongko; A.B Muljono; I.M Ari Nrartha; I.M Ginarsa; S. Sultan
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 1 (2020): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1342.976 KB)

Abstract

Handphone produce electromagnetic fields of varying magnitude. SAR (Specific Absortion Radiation) and power density affect radiation exposure. WHO set the SAR radiation limit to be 1.6 W/Kg and the power density limit was 4.5 watts/m2 for the 900 MHz, and 9 watts/m2 for the frequency 1800 MHz. SAR values that exceed the threshold can cause physiological and psychological effects on humans. Electronic equipment connected to electrical installations still absorbs energy even though it inactive and termed vampire energy. The PKM team's measurements of the energy vampire of household electrical appliances range from 0.1 watts to 8.3 watts. The socialization activities on cellular phone radiation and energy vampires carried out in Perampuan Village is for sharing knowledge. The method used: presentation, electrical installation demonstration and measurement of energy vampires. The enthusiasm of the participants was quite high and hoped that there were regular activities for themes related to the electrical field.
PENATAAN HALAMAN DI LINGKUNGAN LABORATORIUM MATEMATIKA & ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MATARAM hendry sakke tira; Pathurahman Pathurahman; Fahrurroz Fahrurroz
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 2 (2021): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3770.131 KB)

Abstract

Green campus didefinisikan sebagai kampus yang berwawasan lingkungan, yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan lingkungan ke dalam kebijakan, manajemen, dan kegiatan tridharma perguruan tinggi. Green campus juga harus menjadi contoh implementasi pengintegrasian ilmu lingkungan dalam semua aspek manajemen dan praktek pembangunan berkelanjutan. Permasalahan yang dihadapi oleh Universitas Mataram dalam hal ini adalah kurangnya penataan lingkungan dan pengelolahan lingkungan, perawatan taman dan sampah serta penataan pendestrian pada arena laboratorium MIPA dan perpustakaan. Untuk mengatasi persoalan tersebut maka tujuan dalam penataan halaman laboratorim MIPA dan perpustakaan ini agar memiliki fleksibilitas dan kemampuan adaptasi yang dapat mewadahi perubahan dan tantangan di masa mendatang dan terciptanya ruang-ruang hijau terbuka di kawasan kampus di desain sedemikian rupa dengan berbagai fungsi dan varian agar mampu mewadahi berbagai kehidupan sosial kampus, sekaligus bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan yaitu perancangan gambar kerja 2 dimensi dan animasi 3 dimensi guna memberikan gambaran visual fisik site plan yang direncanakan seperti penataan taman, penataan pedestrian dan tempat parkir serta konsep drainase. Penataan halaman di lingkungan laboratorium matematika dan ilmu pengetahuan alam dan perpustakaan termasuk dalam paket pekerjaan rehabilitasi 11 gedung Universitas Mataram pasca gempa antara lain: gedung laboratorium fisika, laboratorium analitik, laboratorium biologi, laboratorium kimia, gedung sekretariat MIPA, gedung kuliah MIPA, perpustakaan, laboratorium dasar bersama, gedung A fakultas teknik, gedung B fakultas teknik, gedung C fakultas ekonomi dan bisnis, dan landscape penataan halaman di lingkungan MIPA dan perpustakaan. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibutuhkan untuk penataan halaman di lingkungan laboratorium MIPA dan perpustakaan adalah Rp 3.170.898.500.00,- (Tiga Milyar Seratus Tujuh Puluh Juta Delapan Ratus Sembilan Puluh Delapan Ribu Lima Ratus Rupiah), sedangkan untuk pekerjaan rehabilitasi 11 gedung Universitas Mataram sebesar Rp 50.629.182.500.00,- (Lima Puluh Milyar Enam Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Seratus Delapan Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) yang dalam hal ini telah diajukan pada kementerian terkait tahun anggaran 2021.
Aplikasi Alat Tanam Padi di Dusun Ketapang Kecamatan Lingsar Sujita Sujita; Nasmi Herlina Sari; Achmad Zainuri; Sinarep Sinarep; I Made Suartika
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 4, No 1 (2022): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2264.944 KB)

Abstract

Kemajuan pembangunan pertanian di Propinsi Nusa Tenggara Barat terlihat sangat pesat. Daerah dengan sebutan Bumi Gogo Rancah (GORA) kini menjadi lumbung pangan nasional. Propinsi ini merupakan penyumbang produksi pangan baik padi, jagung, kedelai, bawang merang, cabai, sapi, serta menyusul tebu. Untuk wilayah  Kabupaten Lombk Barat,  yang merupakan sumber penghasil padi terbesar adalah Dusun Ketapang, Desa Gegerung, Kecamatan Lingsar, tepatnya pada kelompok tani (Poktan) Pade Angkat. Kendala utama budidaya padi adalah penanaman secara manual, yang menyebabkan waktu penanaman benih padi lama menyebabkan biaya  budidaya padi meningkat signifikan. Penggunaan alat tanam padi sebagai pemecahan masalah, mampu meningkatkan efisiensi waktu sekitar 84,30% sehingga dapat  menghemat tenaga kerja sebesar 92,5%, sekaligus mengurangi biaya tanam sekitar 33,3%
PENYULUHAN TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI SMA 1 KOTA BIMA i made suartika; hendry sakke tira; I made mara; I kade wiratama; made wijana -
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 2 (2019): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.142 KB)

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat di SMA 1 Kota Bima adalah memberikan penyuluhan tentang pemahaman tata cara, model, dan teknologi yang digunakan dalam pengelolaan sampah. Siswa sebagai sumber sampah di sekolah perlu diberikan pemahamam tentang pentingnya pengelolaan sampah. Dengan bertambahnya pemahaman siswa terhadap pengetahuan dan teknologi, diharapkan dapat meningkatkan peran aktif masyarakat (siswa) dalam pengelolaan sampah. Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi sampah dari sumbernya. Dengan berkurangnya sampah dari sumbernya akan membantu kinerja (efisiensi, efektifitas) pemerintah dalam pengelolaan sampah dan sekaligus dapat meningkatkan kualitas fungsi lingkungan.Metode yang digunakan dalam  kegiatan ini adalah metode penyuluhan. Penyuluhan dilakukan dengan cara mengumpulkan siswa kemudian diberikan ceramah mengenai bahaya dan manfaat sampah, model dan teknologi pengelolaan sampah. Kata Kunci: Sampah, Metode Pengelolaan Sampah, Teknologi Pengelolaan Sampah
Pendampingan Pemanfaatan Teknologi Informasi bagi Petani di Desa Morome H.S Gusnawaty; M. Taufik; D. N. Tusuf; M. Rahayu
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 1 (2020): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2150.03 KB)

Abstract

Era industri 4,0 termasuk dunia pertanian mendorong semua pihak untuk mengupdate pengetahuan dan keterampilannya menghadapi perubahan yang sangat cepat. Bagi petani, penggunaan teknologi informasi dapat menjadi solusi terhadap permasalahan budidaya yang ditemukan di lapang. Teknologi informasi membantu petani menjadi lebih cerdas dan menjadi solusi ketika keterbatasan petugas lapang di lapangan. Oleh karena itu, tim pelaksana melakukan pengenalan dan penggunaan teknologi informasi cara budidaya atau pengendalian hama dan penyakit tanaman. Metode yang digunakan adalah dialog, ceramah, praktek, demplot penanaman dan penggunaan aplikasi budidaya tanaman.Respon petani mitra cukup baik terhadap pemanfaatan teknologi termasuk. Mereka sangat terbantu khususnya ketika petani menghadapi masalah dalam budidaya tanaman misalnya dosis pupuk yang tepat, cara pemupukan yang tepat dan jenis bahan aktif dan dosis  yang tepat untuk mengendalian hama atau penyakit yang mengganggu tanaman. Aplikasi berbasis internet tersebut terbukti dapat menjadi sahabat petani bukan hanya di on farm tetapi juga di off farm.
MESIN PENCACAH RUMPUT SISTEM MEKANIK UNTUK USAHA PETERNAKAN SAPI Rudy - Sutanto; Tri - Rachmanto; Made - Wirawan; Sujita - Sujita; Nur - Kaliwantoro
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 2, No 2 (2020): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.46 KB)

Abstract

Banyak ternak sapi yang tidak dapat mencapai bobot sekitar 350 kg. Kenyataan ini muncul pemikiran yang cukup mendasar tentang tidak dicapainya bobot optimal tersebut yaitu bahwa pemberian pakan kepada ternak sapi yang dipelihara belum memenuhi syarat baik kualitas maupun kuantitas. Hal ini dikarenakan dalam proses pencacahan pakan ternak (rumput gajah) masih menggunakan tangan sehingga panjang rumput yang dihasilkan bervariasi dan cenderung panjang-panjang dan terkadang diberikan begitu saja apa adanya tanpa dicacah terlebih dahulu. Keadaan inilah yang menyebabkan sebagian besar makanan tidak dapat dikunyah selurunya terutama pada bagian batangnya. Padahal justru pada bagian batang inilah sumber protein dan nutrisi itu berada yakni sekitar 80% dari total protein rumput gajah (Pennisetum pupureum) serta 52% TDN (Total Digestible Nutrients) ada dibagian batang rumput gajah. Untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas pemberian pakan ternak (rumput gajah) yang cukup baik maka diperlukan proses pencacahan yang mencukupi (± 4 – 5 cm, panjangnya) sehingga produk yang dihasilkan dapat dikunyah dan dicernah dengan baik oleh ternak. Akibat rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi sampai saat ini peternak sapi masih menggunakan tangan dalam proses pencacahan pakan ternak (rumput gajah). Disamping hasilya yang kurang begitu memuaskan juga memerlukan waktu dan tenaga yang banyak dalam proses mencacah rumput gajah (Pennisetum pupureum). Permasalahan usaha peternakan ini bisa diatasi dengan membuat suatu mesin pencacah rumput sistem mekanik. Melihat kondisi masyarakat dilokasi maka pemilihan mesin pencacah rumput sistem mekanik ini menjadi prioritas utama atas dasar pertimbangan: tidak memerlukan daya listrik sehingga otomatis ongkos produksi bisa dihemat, mudah perawatan dan yang terpenting proses pencacahan rumput gajah tidak memerlukan banyak tenaga.
CATU DAYA LISTRIK BERTENAGA BATERAI UNTUK CADANGAN SUMBER TENAGA LISTRIK DI PERUMAHAN KODYA ASRI MATARAM Ida Bagus Fery Citarsa
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 3, No 1 (2021): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1785.072 KB)

Abstract

Inkontinuitas ketersediaan tenaga listrik dari PLN dapat berdampak pada terganggunya kegiatan masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu adanya alternatif sumber tenaga listrik sebagai cadangan sumber tenaga listrik. Alternatif sumber tenaga listrik yang umum dikenal masyarakat adalah menggunakan genset. Dibandingkan dengan genset, catu daya listrik bertenaga baterai memiliki beberapa kelebihan. Permasalahannya masih banyak masyarakat belum mengenal catu daya listrik bertenaga baterai ini. Hal ini juga dialami oleh warga masyarakat yang berada di Lingkungan RT III Perumahan Kodya Asri Mataram. Ini disebabkan oleh latar belakang pendidikan warga masyarakat di sana yang mayoritas bukan merupakan pendidikan ketenagalistrikan. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pelaksana yang beranggotakan staf pengajar Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Lingkungan RT III Perumahan Kodya Asri Mataram berupa penyuluhan mengenai catu daya listrik bertenaga baterai, bagian-bagiannya, cara pengoperasiannya serta kelebihannya sebagai alternatif sumber tenaga listrik.
Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Pendekatan Ergonomis di UMKM Anak Agung Alit Triadi; Paryanto Dwi Setyawan; Rudy Sutanto Sutanto; Made Wijana Wijana; Syahrul Syahrul Syahrul
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 4, No 1 (2022): April, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1187.354 KB)

Abstract

Implementasi Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) dengan pendekatan ergonomis bekerjasama dengan Mitra UKM yaitu Workshop Ponks Gallery dengan sasaran intinya adalah karyawan dan pemilik usaha. Berdasarkan hasil pendahuluan dengan cara observasi diketahui bahwa mitra (pengrajin kayu limbah) lebih banyak bekerja dalam sikap kerja yang statis. Pekerja juga mempunyai karakteristik yang berbeda seperti jenis kelamin, usia dan masa kerja yang memungkinkan adanya kelelahan setelah bekerja. Selama bekerja, para perajin sering tidak menggunakan alat keselamatan diri. Berdasarkan kondisi seperti ini perlu dilakukan sosialisasi metode kerja yang ergonomis serta pemanfaatan alat keselamatan diri sehingga program K3 di mitra terealisasi. Alat keselamatan diri seperti helm, sarung tangan, kaca mata, masker, alat pelingdung telinga dan sepatu).Kegiatan implemetasi dan demonstrasi di lokasi mitra berlangsung selama 1 hari dengan melibatkan seluruh karyawan dan pemilik usaha. Materi yang diberikan yaitu pengenalan metode kerja ergonomis (posisi, waktu dan gerak) dan pengenalan alat pendukung keselamatan kerja, fungsi, dan cara menggunakan secara benar. Kuisioner di awal dan akhir penyuluhan akan memberikan gambaran bagaimana perubahan tingkat kesadaran karyawan terhadap kenyamanan dan keselamatan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah minimal 90 % karyawan mau sadar dan menerapkan metode kerja ergonomis serta menggunakan alat keselamatan kerja secara rutin sehingga mampu menunjang pelaksanaan penerapan K3 di tempat kerja.Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dan mitra sangat antusias berinteraksi serta bersifat terbuka menerima transfer iptek dari tim. Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi hal yang prioritas untuk menjaga kelangsungan usaha mitra. 
Cover jkp I Wayan Joniarta
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 1 (2018): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1359.594 KB)

Abstract

Cover jkp
Pendampingan teknik Budidaya Padi Gogo bagi Petani Wolasi (Good Agriculture Practise for Upland Rice Farmer M. Rahayu; M. Taufik; M. Tupaila; R. Hasid
JURNAL KARYA PENGABDIAN Vol 1, No 3 (2019): Oktober, Jurnal Karya Pengabdian
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.309 KB)

Abstract

Padi gogo menjadi sumber karbohidrat utama bagi masyarakat di Kecamatan Wolasi pada umumnya. Mereka melakukan budidaya padi gogo secara turun temurun sehingga cara budidaya masih konvensional. Tujuan pengabdian adalah melakukan pendampingan teknik budidaya padi gogo yang baik kepada petani.Metode yang digunakan adalah diskusi kelompok, bimbingan teknis dan pembuatan demplot berukuran 100 m x 100 m persegi. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa demplot padi gogo dapat menjadi media pembelajaran cara budidaya yang baik good agricultural practices (GAP). Pembuatan demplot mengikuti prosedur teknis yaitu dengan melakukan pengolahan lahan, pembuatan bedengan dan aplikasi pupuk kandang dan pupuk dasar NPK sesuai rekomendasi 250 kg/ha.Aplikasi dolomit dilakukan di atas bedengan dengan dosis 1.500 kg/ha.Di antara bedengan dibuat jarak berukuran 50-60 cm sebagai jalan pemeliharaan tanaman. Respon petani mitra cukup baik karena ada perbedaan yang signifikan cara budidaya yang sering mereka lakukan dengan cara budidaya yang telah disepakati bersama dengan tim pelaksana.  Petani mitra dapat melihat, merasakan dan mengalami bahwa cara budidaya yang dianjurkan lebih memudahkan petani mitra dalam melakukan pemeliharaan tanaman padi gogo. Pertmbuhan tanaman padi gogo lebih baik dibandingkan dengan cara budidaya yang selama ini dilakukan oleh petani.

Page 2 of 14 | Total Record : 134