cover
Contact Name
-
Contact Email
penamasjurnal@gmail.com
Phone
+6221-4800725
Journal Mail Official
penamasjurnal@gmail.com
Editorial Address
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta Jl. Rw. Kuning No.6, RT.3/RW.2, Pulo Gebang, Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13950 Telp. : +62-21-4800725 Fax. : +62-21-4800712
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Penamas
ISSN : 02157829     EISSN : 25027891     DOI : https://doi.org/10.31330.Penamas
PENAMAS (ISSN : 0215 - 7829 e-ISSN : 2502 - 7891) is a peer-reviewed journal published by Office of Religious Research and Development, Jakarta, Agency of Religious Research and Development, Education and Training, The Ministry of Religious Affairs, The Republic of Indonesia (Balai Litbang Agama Jakarta, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI). PENAMAS is the acronym of Penelitian Agama dan Masyarakat translated in English as Research on Religion and Society. The journal publishes research articles focussing on religious and social issues (isu-isu keagamaan dan sosial kemasyarakatan). From 2018 onward, the journal publishes twice a year.
Articles 363 Documents
KADERISASI ULAMA DALAM PERSPEKTIF KH. AHMAD SANUSI endin mujahidin
Penamas Vol 31 No 1 (2018): Volume 31, Nomor 1, Januari-Juni 2018
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v31i1.241

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang Model Kaderisasi Ulama Menurut KH. Ahmad Sanusi. Tema ini penting untuk dikaji, mengingat KH Ahmad Sanusi merupakan satu dari sekian banyak ulama yang telah membawa pikiran-pikiran baru serta memiliki reputasi dan prestasi di masyarakat dalam pengkaderan ulama. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis secara deskriptif dapat dikemukan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Pertama, KH. Ahmad Sanusi merupakan salah satu ulama yang dzulwujuh dalam arti positif; Kedua, model pesantren yang digagas dan direalisasikan oleh KH. Ahmad Sanusi adalah pesantren yang menjadi poros bagi upaya integrasi tiga basis kaderisasi ulama, yakni basis keluarga, santri yang mulazamah dengannya, dan para tokoh agama yang telah berkiprah di masyarakat.
PENGEMBANGAN MADRASAH ALIYAH AKADEMIK (STUDI MAN INSAN CENDEKIA SERPONG): STUDI MAN INSAN CENDEKIA SERPONG Juju Saepudin
Penamas Vol 31 No 1 (2018): Volume 31, Nomor 1, Januari-Juni 2018
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v31i1.242

Abstract

Tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang pengembangan Madrasah Aliyah Akademik Insan Cendekia (IC) di daerah. Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong lahir dari keinginan untuk menjembatani dunia pesantren dengan dunia ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa diduga telah menjadi lembaga pendidikan menengah atas yang difavoritkan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil analisa data secara induktif dapat diketahui bahwa komitmen MAN Insan Cendekia Serpong sebagai Madrasah Aliyah Akademik untuk mencapai sintesis ideal itu adalah subsidi pemerintah yang kuat untuk sarana prasarana dan subsidi bagi siswa, rekrutmen siswa yang ketat dan guru secara otonomi serta kurikulum yang tajam dan fokus pada pengembangan kemampuan ilmu pengtahuan dan teknologi yang diintegrasikan dengan penguasaan agama melalui pembelajaran yang bertumpu pada tiga bidang hadlarah dengan mengadopsi sistem boarding dari pesantren. Dengan demikian potret MAN Insan Cendekia Serpong sebagai madrasah pencetak calon saintis berkarakter Islam ini bisa menjadi model bagi pengembangan Madrasah Akademik di daerah lainnya.
MAUDU’ (A WAY OF UNION WITH GOD) Rita Sukma Dewi
Penamas Vol 31 No 1 (2018): Volume 31, Nomor 1, Januari-Juni 2018
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v31i1.245

Abstract

The term “Sayyid” or “Arab” has always been associated with Islam in Indonesia. Since Islam originated in the land of Arab, Muslims in Indonesia often believe that religion and Arab race are similar, just as the term “Culture” or “Religion”, although they have different context, many people believe that the term “culture” is similar to “religion”. Religious influences are embedded in many aspects of culture but Arabic culture is not an identity about Islam, these two should be separate from one another.
KOMUNIKASI DALAM MENCIPTAKAN NILAI ISLAMI MELALUI PENYEBARAN INFORMASI KESEHATAN BAGI KELUARGA Ditha Prasanti
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.286

Abstract

Keluarga, sebuah kata yang kaya makna bagi individu yang memilikinya. Saking pentingnya, para anggota keluarga akan saling berbagi menyebarkan informasi kepada anggota keluarga lainnya, khususnya informasi kesehatan. Jika ada anggota keluarga yang sakit, maka anggota keluarga lainnya akan berupaya mencari informasi kesehatan tentang metode penyembuhan penyakit anggota keluarganya. Keunikan penelitian ini adalah penulis menemukan adanya upaya menciptakan nilai-nilai islami melalui penyebaran informasi kesehatan dalam keluarga urban. Melalui artikel ini, penulis mengangkat judul “Komunikasi dalam Menciptakan Nilai Islami melalui Penyebaran Informasi Kesehatan dalam Keluarga Urban”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ditinjau dari teknik komunikasi, komunikasi yang digunakan dalam menciptakan nilai islami melalui penyebaran informasi kesehatan adalah komunikasi persuasif. Internalisasi nilai islami yang ada yaitu penyebaran informasi kesehatan yang menganjurkan pengobatan dan pola hidup sehat berlandaskan pada Al Quran dan Ajaran Rasulullah SAW. Penyebaran informasi kesehatan tersebut dilakukan secara langsung (tatap muka) dan via media sosial yaitu whatsapp group keluarga.
PERSEKUSI VESUS EGALITER LOKALITAS MASYARAKAT SUMATERA BARAT Hilma Pami Putri; Nofri Andy N; Silfia Hanani; Muhiddinur Kamal
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.389

Abstract

Filosofi Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang dipegang teguh oleh masyarakat Sumatera Barat terciderai dengan terjadinya persekusi yang dilakukan sekelompok orang. Runtuhnya adat sebagai basis kultural orang Minang disebabkan menguatnya politik identitas dan pemahaman yang minim masyarakat terhadap peran media. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap dan menganalis fenomena menguatnya politik identitas pasca aksi 212 serta pengaruhnya terhadap pembungkaman kebebasan berpendapat dalam media sosial di Sumatera Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui pengumpulan data dengan metode wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian adalah: (1) hilangnya tradisi musyawarah dalam memutuskan suatu kesepakatan di Sumatera Barat disebabkan opini yang keliru di media (2) politik identitas menguat di Minangkabau juga disebabkan oleh cara pandang masyarakat yang lebih kepada akar geografis serta adat yang dikolaborasikan dengan nilai-nilai agama (3) semangat paderi juga menginspirasi masyarakat dalam konstruksi pemikiran masyarakat Sumatera Barat.
PEMBERDAYAAN JAMAAH MELALUI PENDIDIKAN LIFE SKILLS PADA MASJID AL-ANWAR GONDANG WONOSOBO Saridudin Saridudin
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.396

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masjid di Indonesia yang memiliki fasilitas yang lengkap, namun pengelolaan fasilitas-fasilitas tersebut lebih banyak digunakan untuk menghasilkan income masjid semata, dan pemanfaatannya lebih cenderung pada aspek ibadah, sosial, pendidikan formal dan dakwah namun kurang memperhatikan pada pemberdayaan dan pelibatan jamaah dalam berbagai aspek apalagi dalam pendidikan life skills. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyelenggaraan pendidikan life skills yang diselenggarakan di Masjid Al-Anwar dan bagaimana pengaruhnya terhadap kondisi sosial ekonomi jamaah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa pendidikan life skills yang diajarkan dan ditransformasikan masjid Al-Anwar kepada jamaahnya diantaranya sinematografi, fotografi, desain grafis, keterampilan MC bahasa jawa (pranoto adicoro) dan pengolahan kopi dengan merek “Pereng Gantung”. Selain itu masjid juga membuat program Masjid Digital. Takmir menyediakan berbagai sarana seperti alat absen bagi jama'ah (fingerprint), penyala lampu otomatis (trigger), fasilitas wifi gratis dan website bagi jamaahnya. Hasil penelitian menyimpulkan, pertama, masjid Al-Anwar memfungsikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, dakwah dan pendidikan semata, tapi meluas pada pemberdayaan jamaah pada bidang life skills. Kedua, pendidikan life skills di Masjid Al-Anwar didukung beberapa faktor diantaranya inovasi pengurus Takmir yang masih relatif muda, dukungan tokoh masyarakat dan satu program yang unik dan menarik yaitu program masjid digital. Ketiga, Pendidikan life skills yang diselenggarakan di Masjid Al-Anwar berpengaruh terhadap beberapa hal diantaranya meningkatnya penghasilan ekonomi jamaah, meningkatnya jamaah yang datang ke masjid, menjadi media dakwah yang efektif bagi remaja dan terjalinnya silaturahmi antara jamaah dengan kalangan eksternal.
PENGARUH ARTIS HIJRAH TERHADAP PERUBAHAN DIRI FOLLOWERS INSTAGRAM @KAJIANMUSAWARAH Asyfa Audya Istigfarin; Izzatul Mardhia; Rihlah Nur Aulia
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.411

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh hijrah artis terhadap perubahan diri followers Instagram @kajianmusawarah. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara online, penyebaran angket secara online, dan dokumentasi. Objek dalam penelitian ini adalah followers Instagram @kajianmusawarah. Hasil penelitian ini menyimpulkan: pertama, bahwa banyak dari penggemar terpengaruh terhadap hijrahnya para artis. Hal tersebut ditunjukkan dari hijrahnya para artis yang menjadi suatu fenomena baru yang dapat mendorong seseorang untuk berhijrah. Kedua, Pengaruh hijrah para artis terhadap penggemar tersebut dapat dilihat dari perubahan diri penggemar yang cenderung ke arah positif dalam bentuk perubahan diri. Ketiga, berdasarkan teori George Herbert Mead menyatakan bahwa diri berkembang melalui dua tahap yaitu seseorang menginternalisasikan sikap orang lain terhadap dirinya, dan menginternalisasikan norma masyarakat. Perubahan penggemar tersebut berupa penampilan, pemikiran beragama, dan sikap sosial. Hal tersebut disesuaikan dengan teori dari Andi Hikmawati Yunus yang mengatakan bahwa pada umumnya hijrah dimaknai dengan tiga perubahan yang terjadi dalam dirinya, yaitu gaya berpakaian (penampilan), perilaku (sikap sosial), dan peningkatan dalam pengetahuan agama (pemikiran beragama).
EFEKTIVITAS MANAJEMEN PONDOK PESANTREN JAM’IYYAH ISLAMIYYAH TANGERANG SELATAN: PENDEKATAN BALANCED SCORECARD Athoillah Islamy; Saihu Saihu
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.424

Abstract

This paper aims to determine the effectiveness of the management in Islamic boarding schools using balanced scorecard performance analysis, including four perspectives: finance, customers, internal business processes and learning and growth in Jam'iyyah Islamiyyah Islamic Boarding School. This research uses a qualitative approach with a descriptive model. Based on the research that has been done, it is known that the management of Jam'iyyah Islamiyyah Islamic Boarding School measured with balanced scorecard approach is categorized as good, as the measurement results in all four perspectives are close to the expected target. After being measured using balanced scorecard approach and then analyzed with the effectiveness indicators according to Danim, the results show that the management of the Jam'iyyah Islamiyyah Islamic Boarding School can be said to be effective.
IMPLEMENTATION OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN INTEGRATED ISLAMIC JUNIOR HIGH SCHOOL AMONG NU Zakiyah Zakiyah
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.435

Abstract

  Artikel ini membahas tema pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Syakur Al Marzuki yang berada di desa Nglingi Bareng Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Topik ini penting dikaji karena PAI merupakan mata pelajaran wajib yang harus diberikan kepada peserta didik dan pada saat yang sama dalam beberapa tahun terakhir perkembangan sekolah-sekolah dengan label Islam Terpadu (IT) semakin berkembang dan bermunculan, tidak saja sekolah yang masuk ke dalam jaringan Sekolah Islam Terpadu (SIT), namun juga sekolah yang berafiliasi dengan organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) membuka sekolah dengan model ini, salah satunya adalah SMP IT Syakur Al Marzuki yang berafilisasi dengan NU. Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2018. Adapun data dikumpulkan dengan beberapa metode meliputi wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa SMP IT Syakur Al Marzuki melaksanakan PAI pada proses pembelajaran di dalam kelas dan melalui pembiasaan ibadah, serta perilaku. Meskipun berlabel IT, sekolah ini menyasar anak-anak dari keluarga menengah ke bawah  di wilayah sekitar sekolah ini untuk dapat melanjutkan belajar dengan biaya murah dan gratis, serta mendapatkan pendidikan agama Islam secara komprehensif. Sekolah ini juga mempunyai program unggulan “tahfiz” dan menyediakan pesantren untuk siswa-siswinya.
BAITUL MAL WA TAMWIL AS A SOCIAL ECONOMIC MOVEMENT OF RURAL MUSLIM RELIGION Firman Nugraha; Mohammad Anton Athoillah; Yadi Janwari
Penamas Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v34i1.475

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan bagaimana gerakan ekonomi keagamaan yang merupakan khas Muslim perkotaan (modernis) dapat terbentuk dan tumbuh di perdesaan yang pada umumnya tradisionalis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis. Data dan informasi sesuai dengan tujuan penelitian diperoleh melalui pengamatan pada lingkungan penelitian. Pengamatan diperkuat dengan wawancara kepada beberapa narasumber dan partisipan dalam penelitian yang dikombinasikan dengan membaca data-data dokumentatif. Semua informasi yang diperoleh dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Analisis teoritik terhadap temuan data di lapangan menggunakan teori Max Weber yang menyatakan adanya relasi antara pemahaman keagamaan dengan perilaku ekonomi pemeluknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan sosial ekonomi keagamaan di perdesaan terbentuk ketika simbol agama bertemu dengan faktor kesempatan, antara lain: pertama, dukungan struktural yaitu menguatnya semangat formalisasi doktrin Islam dan dukungan politis. Kedua, adanya ketegangan struktural akibat terbentuknya kemiskinan baru sebagai dampak perubahan ekologi. Ketiga, formalisasi substansi agama menjadi simbol sekaligus framing gerakan. Keempat, watak kegotongroyongan di perdesaan dan perilaku kolektif alamiah dalam majelis taklim telah menjadi modal dasar untuk menjadi kelompok terorganisir dalam gerakan ekonomi. Kelima, adanya aktor gerakan yang hadir dari fragmentasi kewibawaan desa baru akibat modernisasi perdesaan. Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini, agama pada Muslim perdesaan bukan menjadi faktor utama yang mendorong terwujudnya gerakan sosial ekonomi, melainkan ketika dorongan perilaku ekonomi keagamaan bertemu dengan faktor-faktor tersebut.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 38 No 2 (2025): Volume 38, Issue 2, July-December 2025 Vol 38 No 1 (2025): Volume 38, Issue 1, January-June 2025 Vol 37 No 2 (2024): Volume 37, Issue 2, July-December 2024 Vol 37 No 1 (2024): Volume 37, Issue 1, January-June 2024 Vol 36 No 2 (2023): Volume 36, Issue 2, July-December 2023 Vol 36 No 1 (2023): Volume 36, Issue 1, January-June 2023 Vol 35 No 2 (2022): Volume 35, Issue 2, July-December 2022 Vol 35 No 1 (2022): Volume 35, Issue 1, January-June 2022 Vol 34 No 2 (2021): Volume 34, Nomor 2, Juli-Desember 2021 Vol 34 No 1 (2021): Volume 34, Nomor 1, Januari-Juni 2021 Vol 33 No 2 (2020): Volume 33, Nomor 2, Juli-Desember 2020 Vol 33 No 1 (2020): Volume 33, Nomor 1, Januari-Juni 2020 Vol 32 No 2 (2019): Volume 32, Nomor 2, Juli-Desember 2019 Vol 32 No 1 (2019): Volume 32, Nomor 1, Januari-Juni 2019 Vol 31 No 2 (2018): Volume 31, Nomor 2, Juli-Desember 2018 Vol 31 No 1 (2018): Volume 31, Nomor 1, Januari-Juni 2018 Vol 30 No 3 (2017): Volume 30, Nomor 3, Oktober-Desember 2017 Vol 30 No 2 (2017): Volume 30, Nomor 2, Juli-September 2017 Vol 30 No 1 (2017): Volume 30, Nomor 1, April-Juni 2017 Vol 29 No 3 (2016): Volume 29, Nomor 3, Oktober-Desember 2016 Vol 29 No 2 (2016): Volume 29, Nomor 2, Juli-September 2016 Vol 29 No 1 (2016): Volume 29, Nomor 1, April-Juni 2016 Vol 28 No 3 (2015): Volume 28, Nomor 3, Oktober-Desember 2015 Vol 28 No 2 (2015): Volume 28, Nomor 2, Juli-September 2015 Vol 28 No 1 (2015): Volume 28, Nomor 1, April-Juni 2015 Vol 27 No 3 (2014): Volume 27, Nomor 3, Oktober-Desember 2014 Vol 27 No 2 (2014): Volume 27, Nomor 2, Juli-September 2014 Vol 27 No 1 (2014): Volume 27, Nomor 1, April-Juni 2014 More Issue