cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
ovum.fikesudb@gmail.com
Editorial Address
PROGRAM STUDI D3 KEBIDANAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS DUTA BANGSA SURAKARTA JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences
ISSN : 28295293     EISSN : 28294726     DOI : -
Core Subject : Health,
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences merupakan jurnal yang berfokus pada Ilmu Kebidanan dan Kesehatan. Ruang lingkup Ilmu Kebidanan meliputi isu-isu yang berkaitan dengan praktik dan layanan asuhan dalam siklus hidup perempuan, kesehatan bayi dan anak, keluarga berencana, gender dan kesehatan reproduksi, kebidanan komunitas, inovasi/model asuhan kebidanan, teknologi penunjang kebidanan, kebijakan yang mempengaruhi kebidanan, serta lingkup terkait lainnya. Ruang lingkup Ilmu Kesehatan meliputi isu-isu yang berkaitan dengan keperawatan, fisioterapi, farmasi, gizi masyarakat, kesehatan masyarakat, teknologi dan informasi kesehatan serta lingkup kesehatan lainnya.
Articles 76 Documents
FAKTOR YANG BERKAITAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD (INTRAUTERINE DEVICE) PADA WANITA USIA SUBUR Nandi, Nahdalia; Farida, Siti
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i1.3855

Abstract

Permasaalahan di Indonesia adalah pertumbuhan penduduk yang relatif sangat tinggi. Laju pertumbuhan ditentukan oleh kelahiran dan kematian, dengan adanya perbaikan pelayanan kesehatan menyebabkan tingkat kematian rendah, sedangkan tingkat kelahiran tetap tinggi. Hal ini menjadi penyebab utama ledakan jumlah penduduk. Oleh karena itu upaya menekankan jumlah penduduk dengan cara menggalakan program keluarga berencana salah satunya dengan metode kontrasepsi jangka panjang yaitu IUD. Alat kontrasepsi Intra Uterine Device merupakan pilihan alat kontrasepsi yang efektif, aman dan nyaman bagi banyak wanita Dukungan suami dalam KB merupakan bentuk nyata dari kepedulian dan tanggung jawab para pria. Metode : mencari data sumber Pustaka yang relavan terkait dengan KB IUD pada Wanita usia subur dengan menggunakaan google schooler yang memakai kata kunci : KB IUD, Wanita Usia Subur dan pemilihan KB IUD. Dari hasil pencarian terdapat 5 artikel yang terkait dengan ketentuan dan di analisis sesuai metode deskriptif kualitatif. Hasil : kurangnya pengetahuan terkait dengan pemilihan dan penggunaan KB IUD itu sendiri. Kesimpulan : pengetahuan itu penting terkait dengan penggunaan KB IUD dan pemilihan alat kontrasepsi yang sesuai serta perlu adanya dukungan penuh dari suami
EFEKTIVITAS KONTRASEPSI DARURAT (KONDAR) Eliansa, Elvin; Setyawati, Nita
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i1.3856

Abstract

Kontrasepsi darurat merupakan kontrasepsi yang bertujuan untuk mencegah kehamilan setelah melakukan hubungan seksual tanpa perlindungan (unprotected intercourse), yang digunakan segera setelah melakukan bersenggama. Terdapat 2 (dua) metode kontrasepsi darurat, yaitu pil kontrasepsi darurat dan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) yang menggunakan tembaga. Pil kontrasepsi darurat harus diberikan sesegera mungkin setelah senggama tidak terlindungi, dan paling efektif bila diberikan dalam waktu 24 jam. AKDR sebagai kontrasepsi darurat dapat dipasang hingga lima hari pasca senggama tidak terlindungi. Tidak ada kontraindikasi absolut untuk penggunaan kontrasepsi darurat kecuali kehamilan yang diketahui, dan ini hanya karena tidak efektif. Efektivitas kontrasepsi darurat dapat didefinisikan dari proporsi wanita menjadi hamil setelah menggunakan metode ini, dan jumlah kehamilan yang diamati setelah penggunaan dibagi dengan perkiraan jumlah kehamilan yang akan terjadi tanpa penggunaan
ANALISIS DAN STRATEGI MANAJEMEN MUTU PELAYANAN KESEHATAN: STUDI TEORITIS DAN PRAKTIS DI BERBAGAI FASILITAS KESEHATAN Maulia, Hafizhah; Hartono, Budi
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.3951

Abstract

Penelitian ini menganalisis dan menyusun strategi manajemen mutu pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah utama dalam pelayanan kesehatan, menerapkan metode manajemen mutu, serta mengevaluasi hasil penerapan tersebut. Metode yang digunakan mencakup studi teoritis dan praktis, dengan pengumpulan data dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepuasan pasien dan efisiensi operasional setelah penerapan strategi manajemen mutu. Kesimpulannya, manajemen mutu yang efektif dapat meningkatkan daya saing sektor kesehatan Indonesia secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi manajemen mutu dalam kebijakan kesehatan nasional.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA KESEHATAN TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS 'AISYIYAH SURAKARTA Maharani, Elynda Febri; Imamah, Ida Nur
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.3977

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa tingkat akhir merupakan mahasiswa yang berada ditahap semester akhir perkuliahan dan sedang menyelesaikan tugas akhir. Selama proses penyusunan tugas akhir, mahasiswa cenderung rentan mengalami kecemasan sehingga berdampak pada kualitas tidur mahasiswa. Dampak dari kualitas tidur yang terganggu dapat menimbulkan mahasiswa terjaga dimalam hari dan merasa mengantuk disiang hari. Kebutuhan tidur yang kurang dapat menimbulkan gangguan keseimbangan fisiologis dan psikologis pada mahasiswa. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa kesehatan tingkat akhir Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 76 responden. Instrument yang digunakan pada kecemasan yakni Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) dan pada kualitas tidur adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil: hasil peneliltian menunjukkan bahwa 74 (97,4%) responden mengalami cemas, dan 63 (82,9%) responden mengalami kualitas tidur sedang. Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa p-value (0,000) < ɑ (0,05) sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: ada hubungan tingkat kecemasan dan kualitas tidur mahasiswa kesehatan tingkat akhir Universitas ‘Aisyiyah Surakarta.
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU DAN SIKAP PETUGAS KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DENGAN KESELAMATAN KERJA DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT UNIVERSITAS SEBELAS MARET Rumawi, Elvin; Triyanta, Triyanta; Fanny, Nabilatul
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.4050

Abstract

Rumah sakit menghadapi risiko tinggi terpapar agen infeksi, darah, cairan tubuh, dan luka tusuk jarum. Sebuah survei di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret mengungkapkan dua kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kejutan listrik. Studi ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara penggunaan APD dan keselamatan kerja.Studi ini, yang melibatkan 44 tenaga kesehatan di Instalasi Bedah Sentral, menggunakan desain potong lintang dengan pengambilan sampel total untuk mengukur perilaku dan sikap, dengan keselamatan kerja sebagai variabel dependen.Studi tersebut menemukan bahwa perilaku dan sikap pekerja kesehatan terhadap penggunaan APD "cukup baik" dengan persentase 56,8% dan 36,4% masing-masing, sementara keselamatan kerja dianggap baik dengan persentase 59,1%. Tingkat signifikansi 0,003 menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel.Studi ini mengungkapkan adanya korelasi antara penggunaan APD dan keselamatan kerja di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret, merekomendasikan pelatihan berkelanjutan dan pengamatan langsung untuk akurasi dan relevansi.
STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA BALITA Irawati, Fadly Alfenia; Ifalahma, Darah
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.4122

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh manusia sebagai akibat dari konsumsi suatu makanan dan pengunaan zat-zat gizi. Kurangnya asupan gizi seimbang dapat meempengaruhi status gizi balita sehingga pertumbuhan dan perkembangan balita tidak normal. Pengetahuan ibu sangat diperlukan agar dapat memberikan dan menyediakan makanan yang dikonsumsi oleh balita bervariasi sehingga kualitas dan kuantitas makanan yang disajikan oleh ibu mempunyai nilai gizi yang tinggi. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektifitas pengetahuan ibu terhadapstatus gizi balita ditinjau dari beberapa literatur. Metode penelitian dengan mencari sumber pustaka yang relevan menggunakan Google Scholar dan Garuda dengan menggunakan kata kunci: Pengetahuan, Status Gizi Balita. Artikel yang didapat sebanyak lima artikel yang dicari sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil review dari semua studi tingkat pengetahuan ibu dapat berpengaruh terhadap status gizi balita. Kesimpulan tingkat pengetahuan ibu berpengaruh terdahap status gizi pada anak balita. Disarankan ibu untuk meningkatkan kesadaran pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi bagi balita.
PENGARUH PENGGUNAAN KB IMPLANT DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN AKSEPTOR KB Fakhiroh, Zakiatul; Ifalahma, Darah
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.4124

Abstract

Implant adalah metode kontrasepsi hormonal yang efekif, tidak permanen dan dapat mencegah terjadinya kehamilan antara tiga sampai lima tahun, metode ini di kembangkan oleh the Population Concil, yaitu suatu organisasi internasional yang didirikan tahun 1952 untuk mengembangkan metode kontrasepsi. Implant merupakan alat kontrasepsi yang dipasangkan dibawah kulit lengan atas yang berbentuk kapsul silastik yang lentur dimana didalam seiap kapsul berisi hormone levenorgestril yang dapat mencegah terjadinya kehamilan. Kontrasepsi implant ini memiliki cara kerja menghambat terjadinya ovulasi, menyebabkan selaput lendir endometrium tidak siap dalam menerima pembuahan (nidasi), mengentalkan lendir dan menipiskan lapisan endometrium dengan efektivitas keberhasilan kontrasepsi implant sebesar 97-99%. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk mengetahui penggaruh penggunaan KB Implant terhadap perubahan berat badan pada aksepstor KB. Metode pencarian artikel yang relevan menggunakan database Google scholar, Garuda dengan kata kunci: “Pengaruh”+ “ KB” + ”Implant” + ”Berat badan”. Penelusuran literature dari 2018 hingga 2022 dan penilaian literature menggunakan pedoman PRISMA dan penilaaian kelayakan menggunakan penilaian kritis JBI. Lima artikel dimasukan dalam literature.penelitian ini menemukan bahwa KB implant yang digunakan dapat mempengaruhi perubahan berat badan bagi beberapa konsptor KB. Semua intervensi ini memiliki sala satu efek yang sama, diperlukan untuk meningkatkan penelitian berbasis bukti latihan
Prediksi Gross Death Rate dan Net Death Rate di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo Tahun 2024-2028 Sri Rahayuningsih, Lilik Anggar; Rahmawati, Eni Nur; Fauziah, Fadhilah Jihan Nur
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 2 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i2.4143

Abstract

Prediksi menggambarkan kondisi dimasa yang akan datang sejumlah kegiatan yang terjadi dalam setiap aspek kehidupan. Trend merupakan data yang disusun berdasarkan urutan waktu atau data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu. Berdasarkan hasil survey belum pernah dilakukan penelitian tentang trend indikator mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend indikator Gross Death Rate (GDR) dan Net Death Rate (NDR) tahun 2019-2023. Serta mengetahui prediksi indikator GDR dan NDR tahun 2024-2028. Jenis penelitian deskriptif dengan Pendekatan retrospektif. Metode pengambilan data observasi dan wawancara. Populasi dari data rekapitulasi sensus harian rawat inap tahun 2019-2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Instrument penelitian menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, alat hitung, tabel kerja, alat tulis. Hasil penelitian diperoleh angka GDR pada tahun 2019-2023 tertinggi tahun 2021 dengan hasil 52,65 ‰ tidak ideal, terendah tahun 2022 dengan hasil 15,19 ‰ ideal. Serta angka NDR pada tahun 2019-2023 tertinggi tahun 2021 dengan hasil 48,34 ‰ tidak ideal, terendah tahun 2022 dengan hasil 11,93 ‰ ideal. Hasil trend dan prediksi angka GDR penurunan sebesar (-1,742) setiap tahunnya, hasil trend dan prediksi angka NDR penurunan sebesar (-0,48) setiap tahunnya. Kesimpulan bahwa trend statistik kematian Tahun 2019-2023 terjadi penurunan trend GDR sebesar (-1,742) dan trend NDR sebesar (-0,48). Prediksi statistik kematian tahun 2024-2028 terjadi penurunan pada prediksi GDR dan prediksi NDR. Sebaiknya rumah sakit mempertahankan dan menjaga mutu pelayanan dengan baik karena nilai GDR dan NDR ada yang belum ideal yang ditetapkan oleh Depkes.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI RSUD BAHTERAMAS PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2024 Malik, Mayurni Firdayana; Rasma, Rasma; Supriyadi, Supriyadi; Handriani, Indah; Misdayanti, Misdayanti; Anasari, Wa; Azim, La Ode Liaumin
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 1 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v5i1.4771

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu faktor kunci dalam menentukan tingkat kepuasan pasien, khususnya bagi pengguna BPJS Kesehatan yang menggunakan layanan rawat jalan di rumah sakit. RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai rumah sakit rujukan utama di daerah tersebut memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS yang menggunakan layanan rawat jalan di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien pengguna BPJS rawat jalan di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara periode Januari sampai dengan Mei 2024 sebanyak 544 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang, yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi. Kualitas pelayanan diukur dengan menggunakan beberapa indikator, seperti keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan fasilitas fisik. Sementara itu, kepuasan pasien diukur melalui tingkat kepuasan secara umum terhadap pelayanan yang diterima. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan aplikasi spss versi 25.0 dan diuji dengan menggunakan uji chi-square. Hasil uji statistik Chi Square menunjukkan bahwa bukti langsung (p = 0,395), keandalan (p = 0,006), daya tanggap (p = 0,614), jaminan (p = 0,258) empati (p = 0,000). Hal ini berarti dimensi kehandalan dan empati memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien pengguna BPJS rawat jalan, sedangkan bukti fisik, daya tanggap dan jaminan tidak berhubungan dengan kepuasan pasien. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit perlu terus meningkatkan dan memastikan kualitas pelayanan yang optimal untuk memenuhi harapan dan kebutuhan pasien
STUDI KASUS PENERAPAN SOCIAL SKILL TRAINING (SST) PADA KLIEN DENGAN ISOLASI SOSIAL Wangge, Romana Sandrani; Herminsih, Adelheid Riswanti
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 1 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v5i1.4806

Abstract

Penderita skizofrenia mempunyai ciri menarik diri dari lingkungan sosial. Seseorang yang mengalami isolasi sosial akan menghindari interaksi ataupun komunikasi dengan orang lain.  Oleh karena itu dibutuhkan peran perawat untuk membantu pasien agar dapat mengurangi isolasi sosial antara lain melakukan terapi Social Skill Training (SST). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi Social Skills Training (SST) pada pasien skizofrenia yang mengalami isolasi sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kopeta, waktu penelitian 8-13 Januari 2025. Populasi semua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), dengan jumlah sampel sebanyak 2 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample. Penelitian diawali dengan identifikasi asuhan keperawatan. Instrumen pengumpulan data menggunakan format asuhan keperawatan jiwa dan buku kerja terapi SST. Analisa data menggunakan analisa deskriptif dan data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan SST efektif menurunkan masalah isolasi sosial. SST dapat meningkatkan keterampilan sosial pada pasien isolasi sosial.