cover
Contact Name
Darah Ifalahma
Contact Email
darah_ifa@udb.ac.id
Phone
+6282223455008
Journal Mail Official
ovum.fikesudb@gmail.com
Editorial Address
PROGRAM STUDI D3 KEBIDANAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS DUTA BANGSA SURAKARTA JL. KH. SAMANHUDI NO. 93 SONDAKAN LAWEYAN SURAKARTA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences
ISSN : 28295293     EISSN : 28294726     DOI : -
Core Subject : Health,
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences merupakan jurnal yang berfokus pada Ilmu Kebidanan dan Kesehatan. Ruang lingkup Ilmu Kebidanan meliputi isu-isu yang berkaitan dengan praktik dan layanan asuhan dalam siklus hidup perempuan, kesehatan bayi dan anak, keluarga berencana, gender dan kesehatan reproduksi, kebidanan komunitas, inovasi/model asuhan kebidanan, teknologi penunjang kebidanan, kebijakan yang mempengaruhi kebidanan, serta lingkup terkait lainnya. Ruang lingkup Ilmu Kesehatan meliputi isu-isu yang berkaitan dengan keperawatan, fisioterapi, farmasi, gizi masyarakat, kesehatan masyarakat, teknologi dan informasi kesehatan serta lingkup kesehatan lainnya.
Articles 76 Documents
EFEKTIFITAS RELAKSASI NAFAS DALAM PADA PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN HIPERTENSI DI DESA SUKAJAYA LEMPASING DUSUN 06 SUKABUMI Anjani, Ni Wayan Oktavia; Elliya, Rahma; Hermawan, Dessy
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/e2va9d51

Abstract

Menurut Riskesdas prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%, mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Pada tahun 2018 angka ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan menjadi 13,2% pada usia 18-24 tahun,20,1% diusia 25-34 tahun dan 31,6% pada kelompok usia 25-44 tahun. Di Provinsi Lampung mencapai 8,0%. Data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2022 hasil jumlah estimasi penderita hipertensi di Provinsi Lampung sebesar 2.175.791 kasus. Peningkatan prevalensi hipertensi di dunia maupun di Indonesia terjadi karena beberapa faktor. Menurut (Utami, 2024) menyebutkan bahwa, salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kejadian hipertensi adalah kecemasan, Upaya untuk mengendalikan hipertensi salah satunya dengan terapi non farmakologi yaitu terapi relaksasi napas dalam. Metode penelitian deskriptif studi kasus pelayanan asuhan keperawatan. Pengambilan sampel dalam lingkup komunitas desa Suka Jaya Lempasing Dusun 06 Sukabumi yang dilakukan pada 2 pasien hipertensi yang mengalami kecemasan. Alat pengumpulan data dengan lembar pengkajian, metode yang digunakan dalam wawancara dan menggunakan kuisioner Hamilto Anxiety Rating Scale (HARS). Didapatkan hasil tingkat kecemasan pasien sebelum diterapi Ny. K dengan skor 21 dan Tn. S dengan skor 24, dan setelah diterapi terjadi penurunan tingkat kecemasan Ny. K skor 10 dan Tn. S skor 12. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk bahan alternatif yang dapat diterapkan oleh masyarakat yang mengalami hipertensi disertai kecemasan
PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP KECEMASAN LANSIA DI DESA BEJEN KABUPATEN KARANGANYAR Dwiyani, Linda; Wulandari, Riyani
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/g4gjqe88

Abstract

Latar Belakang: Jumlah lansia seluruh dunia terus bertambah, diperkirakan pada tahun 2021-2050, jumlah lansia yang berusia lebih dari 60 tahun mencapai 17%. Dengan semakin bertambahnya jumlah lansia, risiko mereka mengalami kecemasan juga meningkat. Saat ini, sekitar 10-20% lansia mengalami gangguan kecemasan. Untuk mengatasi gangguan kecemasan, bisa dilakukan dengan caara non farmakologi, salah satunya melalui brain gym. Tujuan: Mengetahui pengaruh brain gym terhadap tingkat kecemasan lansia di Desa Bejen Kabupaten Karanganyar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimental. Pendekatan yang digunakan desain one group prestest-pretest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan populasi 250 lansia dan sampel 17 lansia. Pelaksanaan brain gym dilakukan 2x dalam jangka 2 minggu, masing-masing sesi selama 13 menit. Analisis data yang digunakan yaitu Analisa univariat dan bivariat. Hasil: pada analisis univariat sebelum intervensi mayoritas responden mengalami kecemasan sedang (76,5%), setelah dilakukan intervensi mayoritas responden mengalami kecemasan ringan (58,8%). Dalam uji Wilcoxon test diperoleh hasil nilai sig.(2-tailed) (0,000) <0,05 maka Ha diterima. Kesimpula: Ada pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan brain gym terhadap kecemasan. Diharapkan kader posyandu mampu mengaplikasikan brain gym sebagai salah satu program rutin dalam upaya menurunkan kecemasan lansia
PENGARUH MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BULLYING DI SMP N 2 PESAWARAN utama, putri yolanda; Zainaro, M.Arifki; Furqoni, Prima Dian
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/nbr1b007

Abstract

Bullying bentuk kekerasan yang sering terjadi di sekolah dan berdampak negatif pada kesehatan mental serta sosial siswa. Pengetahuan mengenai bullying membuat siswa rentan menjadi pelaku atau korban. Edukasi kesehatan melalui media leaflet dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap isu ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang bullying di SMP N 2 Pesawaran. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test pada 30 siswa kelas VII. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi leaflet. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian leaflet (p-value = 0,002). Hasil ini membuktikan bahwa leaflet efektif sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying. Diharapkan sekolah dapat memanfaatkan leaflet dan mengembangkan metode edukasi lainnya seperti video edukatif atau role play guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan mendukung kesehatan mental remaja.
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP PSIKOLOGIS PASIEN CA MAMMAE YANG MENJALANI KEMOTERAPI widiastuti, Yesi; Probowati, Rovica; Mursudarinah, Mursudarinah
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/52sxm547

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi pada perempuan di dunia. Berdasarkan data dari Global Baurden Of Cancer (Globocan) sekitar 19,3 juta kasus baru kanker dilaporkan di seluruh dunia pada tahun 2020 dan hampir 10 juta korban jiwa akibat penyakit ini. Proses kemoterapi sering menimbulkan dampak psikologis seperti stress, kecemasan, depresi, serta penurunan konsep diri. Terapi musik klasik adalah pendekatan nonfarmakologis yang dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi musik klasik terhadap kondisi psikologis pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Desain quasi-eksperimental one group pretest-posttest diterapkan pada 35 pasien di RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dipilih melalui purposive sampling. Instrumen meliputi Chemotherapy-Symptom Assessment Scale (C-SAS) untuk distres psikologis, Kuesioner Konsep Diri, dan Cancer Coping Questionnaire (21-item versio). Intervensi berupa terapi musik klasik (komposisi Mozart, 60-80 bpm) selama 15 menit menggunakan headset. Hasil menunjukkan penurunan signifikan psikologis (skor C-SAS: 12,06 ? 7,51; p<0,000), peningkatan konsep diri (52,17 ? 56,46; p<0,000), dan penguatan kemampuan koping (40,37 ? 45,63; p<0,000). Simpulan: terapi musik klasik berpengaruh signifikan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kondisi psikologis pasien selama kemoterapi dan direkomendasikan untuk integrasi dalam asuhan keperawatan onkologi
TERAPI NONFARMAKOLOGI INFUSED WATER MENTIMUN UNTUK NYERI KEPALA PADA LANSIA HIPERTENSI: STUDI DI DESA SUKAJAYA 2025 Chrisanto, Eka Yudha; Yulendasari, Rika; Adhani, Neisa
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/tdn59644

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif dengan prevalensi tinggi pada lansia. Secara global, prevalensi lansia usia ?65 tahun meningkat dari 9,3% pada tahun 2020 menjadi 10% pada tahun 2022 dan diproyeksikan mencapai 16% pada tahun 2050. Di Indonesia, prevalensi lansia pada tahun 2023 tercatat usia 60–69 tahun sebesar 63,59%, usia 70–79 tahun 27,76%, dan usia ?80 tahun 8,65%. Sementara itu, prevalensi hipertensi di Provinsi Lampung meningkat dari 7,4% pada tahun 2013 menjadi 15,10% pada tahun 2018 dengan jumlah penderita 130.076 orang. Hipertensi sering disertai nyeri kepala sedang, sehingga diperlukan intervensi non-farmakologi seperti infused water mentimun yang mengandung flavonoid, kalium, dan magnesium. Tujuan: Mengevaluasi kegunaan terapi infused water mentimun sebagai intervensi non-farmakologi untuk menurunkan intensitas nyeri kepala dan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Studi kasus dilakukan pada satu pasien lansia hipertensi dengan keluhan nyeri kepala sedang. Intervensi diberikan berupa infused water mentimun 50gram dalam 250 ml air dingin, dikonsumsi sekali sehari selama tiga hari berturut-turut. Asuhan keperawatan dilakukan melalui tahapan pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Setelah tiga hari pemberian terapi, skala nyeri pasien menurun dari 5 menjadi 2, disertai penurunan tekanan darah yang signifikan. Pasien tampak lebih rileks, tidak lagi meringis, dan mampu beraktivitas ringan. Kesimpulan: Terapi infused water mentimun efektif sebagai intervensi non-farmakologi dalam menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah pada lansia hipertensi, sehingga dapat menjadi pilihan intervensi pendukung dalam praktik keperawatan gerontik
EFEKTIVITAS DEEP BREATHING RELAXATION SEBAGAI PERSIAPAN PERSALINAN DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA Sulistiyanti, Anik; Farida, Siti; Oktavia, Cindy
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/kxn0rs94

Abstract

Kehamilan merupakan proses alami pertemuan antara sel sperma dengan sel telur yang berkualitas. Terjadinya kehamilan akan timbul rasa kecemasan karena perubahan hormone kehamilan. Kecemasan adalah rasa emosi dan perasaan subjektif seseorang yang merasakan adanya ketidaknyamanan, merasa khawatir dan bingung tanpa sebab dan ada tahapan kecemasan yang dialami oleh ibu hamil terjadinya stigma dengan berfikir negative tentang diri sendiri. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Deep Breathing Relaxation sebagai persiapan persalinan terhadap kecemasan ibu hamil primigravida.Metode penelitian yang digunakan quasi eksperimen dengan desain one grup pre test and post test. Sampel adalah ibu hamil 30 orang. Data diperoleh secara langsung menggunakan kuesioner SAS selanjutnya data dianalisis uji Dependent t-test. Hasil penelitian ini rata-rata kecemasan sebelum dilakukan teknik Deep Breathing Relaxation sebesar 49.06 dengan kategori ibu hamil normal 4 orang (13.33%), kecemasan ringan 21 orang (70%) kecemasan sedang 5 orang (16.67%) dan rata-rata kecemasan sesudah dilakukan teknik deep breathing sebesar 27.33 dengan 29 orang normal (93,33% tidak cemas) dan cemas ringan 2 orang (6.67%). Secara statistic terdapat pengaruh teknik deep breathing terhadap kecemasan ibu hamil trimester III dengan value = 0,000 < (0,05). Diharapkan teknik deep breathing ini dapat menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil melalui penyuluhan dan demonstrasi teknik Deep Breathing Relaxation.
PENGETAHUAN TENTANG GIZI SEIMBANG BALITA DENGAN PERILAKU IBU MENCEGAH STUNTING Sulistiyanti, Anik; Ifalahma, Darah; Yuliana, Ana
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i1.3827

Abstract

Masalah terjadi di masyarakat khususnya pada bayi yang berusia dibawah lima tahun diantaranya status gizi yang kurang, kondisi stunting, selain itu akibat dari pengetahuan ibu mengenai gizi yang minim, pendapatan harian keluarga serta lingkungan sanitasi yang buruk sehingga dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang balita dengan perilaku ibu mencegah stunting Penelitian ini menggunakan metode yaitu design penelitian deskriptif korelasi secara pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah ibu-ibu yang mempunyai balita yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan di Posyandu Kemuning 9 Surakarta. Sampel Penelitian menggunakan Total sampling yaitu 40 sampel ibu yang mempunyai balita, dilakukan pengolahan data menggunakan analisis data univariat dan analisis bivariat dengan uji statistic kendall Tau. Berdasarkan hasil statistic dari penelitian ini didapatkan data dari 40 orang ibu yang memiliki pengetahuan cukup sebesar 17 responden (42.50%) dan memiliki pengetahuan baik tentang gizi seimbang balita sebesar 11 responden (27.50%). Uji kendall tau menunjukkan p value sebesar 0,000 (p< 0,05). Kesimpulan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi seimbang balita dengan perilaku ibu mencegah stunting.
PENGARUH SUPPORT EDUCATIVE TERHADAP PERILAKU MANAJEMEN PERAWATAN DIRI PADA PENDERITA HIPERTENSI Puspita, Tiara Ika; Ulkhasanah, Muzaroah Ernawati; Prakoso, Adi Buyu
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i1.3851

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di seluruh dunia karena merupakan faktor risiko utama yang mengarah pada penyakit kardiovaskuler dan menjadi dua penyebab kematian utama di dunia. Prevalensi hipertensi di Jawa Tengah sebesar 37,57% pada tahun 2018 tercatat sebanyak 9.099.765 dari hasil pengukuran tekanan darah, sebanyak 1.377.356 orang dinyatakan menderita hipertensi. Berdasarkan jenis kelamin, presentasi hipertensi pada perempuan sebanyak 15.845 dan lebih tinggi dibanding pada laki-laki yaitu 14.155. Hipertensi dapat dikontrol melalui beberapa cara salah satunya dengan support educative. Support educative diperlukan agar penderita hipertensi termotivasi untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih baik melalui keyakinannya pada manajemen perawatan diri. Melalui perilaku manajemen perawatan diri secara efektif dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian untuk meningkatkan kualitas hidup pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh support educative terhadap perilaku manajemen perawatan diri pada penderita hipertensi. Kemampuan manajemen perawataan diri bertujuan dalam melakukan pencegahan, mengurangi resiko akibat dari penyakit yang dideritanya. Metode penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain true eksperiment. Jumlah responden yaitu 59 orang yang di pilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan kuisioner Hypertension Self Management Behavior Questionnaire (HSMBQ). Hasil analisis data pre test responden dengan kategori kurang paling banyak 32 (64.2 %) dan Hasil analisis data post test responden paling banyak dengan kategori baik paling banyak 54 (91.5%). Hasil uji Wilcoxon nilai p-value 0.000. Diketahui dari nilai rata-rata post test lebih tinggi dari nilai pre test dengan hasil 54 (91.5%). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh support educative terhadap perilaku manajemen perawatan diri pada penderita hipertensi di Desa Jati.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI TUBEKTOMI PADA PASANGAN USIA SUBUR Jannah, Nur; Safitri, Herni
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i1.3853

Abstract

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya ini dapat bersifat sementara maupun bersifat permanen, dan upaya ini dapat dilakukan dengan menggunakan cara, alat atau obat-obatan. Program Keluarga Berencana merupakan bagian integral dari program pembangunan nasional dan bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan ekonomi, spiritual, dan sosial budaya bagi penduduk Indonesia sehingga dapat tercapai. Tubektomi adalah prosedur bedah sukarela untuk menghentikan fertilitas (kesuburan) seseorang secara permanen dengan cara mengoklusi tuba falopii sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum. Tujuan: mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi tubektomi pada wanita usia subur. Metode: pencarian artikel yang relevan menggunakan database Garuda, Academia, dan Google Scholar dengan kata kunci: “Kontrasepsi” + “Tubektomi” + “Usia” + “Pasangan Usia Subur”. Pencarian literatur dari 2017 hingga Juni 2020 dan analisis literatur menggunakan pedoman PRISMA dan penilaian kelayakan menggunakan penilaian kritis JBI. Hasil: Lima artikel dimasukkan dalam tinjauan literatur. Penelitian ini menemukan bahwa Umur, Pendidikan, Paritas, Pengetahuan, dukungan suami berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi tubektomi pada pasangan usia subur. Kesimpulan: Ada hubungan antara umur, pendidikan, paritas dan pengetahuan ibu dengan pemilihan alat kontrasepsi tubektomi pada wanita. Saran: Diharapkan agar penyuluhan kepada masyarakat lebih ditingkatkan agar masyarakat semakin mengerti tentang manfaat maupun dampak dari kontrasepsi tubekomi itu sendiri
EFEK SAMPING PENGGUNAAN ORAL CONTRASEPTION Hidayaturrohmah, Siti; Wahyuningrum, Francisca Endah
OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences Vol. 4 No. 1 (2024): OVUM : Journal of Midwifery and Health Sciences
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/ovum.v4i1.3854

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan, kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merekomendasikan praktik bagi bidan mengenai intervensi apa yang dapat diterapkan untuk mengontrol dan menurunkan efek samping dari penggunaan pil KB. Metode pencarian artikel yang relevan menggunakan Google cendekia atau Google Scholar dan One Search dengan kata kunci: ”Efek samping” + “Berat badan” + “hipertensi” + “siklus menstruasi” + “KB Pil”. Pencarian literature dari tahun 2017 hingga tahun 2022 dan analisis literature menggunakan pedoman Google Scholar dan penilaian kelayakan menggunakan penilaian kritis JBI. Hasil: lima artikel dimasukkan dalam tinjauan literature. Penelitian ini menemukan bahwa pil KB relative mudah penggunaanya dan nyaman. Pil KB termasuk metode yang efekktif untuk mencegah kehamilan dan salah satu metode yang disukai karena kesuburan dapat langsung kembali bila penggunaan dihentikan. Kesimpulan: Pemilihan kontrasepsi pil banyak diminati karena kontrasepsi pil lebih mudah didapatkan dan praktis dalam penggunaanya. Perasaaan nyaman dan cocok responden dalam pemakaian kontrasepsi pil. Efek samping yang timbul akibat penggunaan kontrasepsi hormonal bisa diminimalisir dengan pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai