cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2024): April 2024" : 22 Documents clear
PENGENALAN METODE WAWANCARA KELOMPOK FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) DI SMP ANASTASYA: "MEMBANGUN KETERAMPILAN PEMAHAMAN BERDISKUSI" Tarigan, Karisma Erikson; Simamora, Rosa Maria
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1814

Abstract

Abstract: This community service aims to explain how students at Anastasya Middle School understand the focus group discussion (FGD) method, and the extent to which this understanding influences their involvement in group discussion activities. This study applies design-based research (DBR), a systematic yet flexible research method that aims to improve educational practice through iterative analysis, design, development, and implementation of scientific collaboration in real action settings and has an impetus towards the development of context-based learning principles and theories. The results of observations of the students' abilities obtained an average of 89.00 with a completion percentage of 50%. So the students' ability level at this stage is categorized as good. The average score is 89.00 which is in the good category with a classical completion percentage reaching 50%. The results obtained indicate that the students' ability to implement a scientific approach is good. Through the opportunities given, each student, after identifying their own shortcomings and weaknesses, began to make improvements after conducting a focus group discussion. Keyword: Focus Group Discussion, speaking skill.Abstrak: Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemahaman siswa di SMP Anastasya terkait metode wawancara kelompok terfokus (FGD), dan sejauh mana pemahaman tersebut memengaruhi keterlibatan mereka dalam kegiatan diskusi kelompok. Penelitian ini menerapkan penelitian berbasis desain (DBR), sebuah metode penelitian sistematis namun fleksibel yang bertujuan untuk meningkatkan praktik pendidikan melalui analisis berulang, desain, pengembangan, dan implementasi kolaborasi ilmiah dalam pengaturan tindakan nyata dan memiliki implikasi terhadap pengembangan prinsip dan teori pembelajaran berbasis konteks. Hasil observasi kemampuan para siswa memperoleh rata-rata 89.00 dengan persentase ketuntasan 50%. Maka tingkat kemampuan para siswa pada tahap ini terkategori baik. Nilai rata-rata 89,00 yang berada para kategori baik dengan persentase ketuntasan secara klasikal mencapai 50%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan para siswa dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik sudah baik. Melalui kesempatan yang diberikan, setiap siswa setelah melakukan identifikasi kekurangan dan kelemahan masing masing, mulai melakukan perbaikan setelah dilakukan focus group discussion. Kata kunci: Focus Group Discussion, Kemampuan Berbicara.  
PENYUSUNAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN BERBASIS PERMAINAN DI SDN BANDENGAN 02 Hidayah, Nurina; Karimah, Sayyidatul; Susanto, Susanto; Mukti Maliki, Sarah; Maula Ulfa, Halimah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2020

Abstract

Abstract: Game-based learning technology has many advantages and can overcome the low literacy, numeracy skills, and interest in learning of Bandengan 02 elementary school students. However, the resources owned have not been maximally utilized by teachers. So it is necessary to provide assistance in preparing game-based learning technology for teachers. Teachers who are able to develop game-based learning can improve literacy, numeracy, and student interest in learning in the classroom. The method of implementing community service is service learning (SL). Service learning is a learning method that prioritizes service, both to oneself, to others, and to the environment. The assistance provided was in the form of  preparation of a Google Site and Wordwall for learning by teachers of SDN Bandengan 02, numeracy learning assistance in the classroom; and literacy learning assistance in the classroom. The implementation team, consisting of three lecturers and two students, divided the tasks for each of the program plans. The results of the implementation of the activities obtained  an increase in literacy skills by 16% and numeracy by 26% for students of SDN Bandengan 02, and  90% of SDN Bandengan 02 teachers were able to develop a personalized Google Site to facilitate students' independent learning. Keyword: google site; learning technology; literacy; numeracy; service learning  Abstrak: Teknologi pembelajaran berbasis permainan memiliki banyak keunggulan serta mampu mengatasi rendahnya kemampuan literasi, numerasi dan minat belajar siswa SD Bandengan 02. Akan tetapi sumber daya yang dimiliki belum maksimal dimanfaatkan oleh guru. Sehingga perlu adanya pendampingan penyusunan teknologi pembelajaran berbasis permainan untuk guru. Guru yang mampu Menyusun pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan kemampuan literasi, numerasi serta minat belajar siswa di kelas. Metode pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat yaitu service learning (SL). Service Learning merupakan sebuah metode pembelajaran yang mengutamakan sebuah pelayanan, baik pelayanan terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, maupun terhadap lingkungan. Pendampingan yang dilakukan berupa, penyusunan Google Site dan Wordwall untuk pembelajaran oleh guru SDN Bandengan 02, pendampingan pembelajaran numerasi di kelas, pendampingan pembelajaran literasi di kelas. Tim pelaksana yang terdiri dari tiga dosen dan dua mahasiswa membagi tugas untuk masing-masing rencana program tersebut. Hasil pelaksanaan kegiatan diperoleh yaitu  peningkatan kemampuan literasi sebesar 16% dan numerasi sebesar 26% untuk siswa-siswa SDN Bandengan 02, dan  90% Guru-guru SDN Bandengan 02 mampu menyusun Google Site pribadi untuk memfasilitasi siswa belajar secara mandiri. Kata kunci: google site; literasi; numerasi; service learning; teknologi pembelajaran 
PEMANFAATAN APLIKASI PEMBAYARAN SPP DALAM PENGEMBANGAN SMART SDM PADA PONDOK PESANTREN SIRAJUL MUSTHAFA SILAU LAUT Marpaung, Nasrun; Yesputra, Rolly; Kurniawan, Edi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1977

Abstract

Abstract: The advancement of information technology has significantly influenced all aspects of life, particularly in the field of education. In educational settings, the service sector plays a crucial role for institutions to ensure that all stakeholders benefit from its offerings and adapt to the digital world. One example is the implementation of SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) applications, which provide numerous advantages for both schools and parents. The utilization of SPP applications enhances the efficiency and effectiveness of school financial management. These applications are designed based on specific school requirements using the web-based CodeIgniter framework, enabling online access. SPP streamlines the SPP payment process for schools, saving time and effort. Additionally, SPP applications facilitate the tracking of students' SPP payment history, allowing for easier monitoring and evaluation of payment transparency. SPP applications serve as a viable solution to improve the efficiency and effectiveness of school financial management, while also promoting convenience and transparency in the SPP payment process. Therefore, schools and parents are encouraged to adopt SPP applications to enhance the quality of education, particularly in the service sector. Keyword: application;school financial management;parents of students.  Abstrak: Perkembangan teknologi informasi sangat mempengaruhi segala aspek, terutama pada aspek pendidikan. Dalam lingkungan pendidikaan, bidang pelayanan merupakan peran penting bagi penyelenggara agar seluruh sumber daya terkait merasakan manfaatnya dan beradaptasi dengan dunia digital. Salah satu contohnya adalah penggunaan aplikasi SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) yang menawarkan berbagai manfaat bagi sekolah dan orang tua murid. Pemanfaatan aplikasi SPP dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan sekolah. Aplikasi yang dirancang berdasarkan kebutuhan sekolah dengan framework codeigniter berbasis web yang hasilnya dapat diakses secara online. SPP dapat membantu sekolah dalam mengotomatisasi proses pembayaran SPP, sehingga menghemat waktu dan tenaga. Selain itu, aplikasi SPP juga dapat membantu sekolah dalam melacak riwayat pembayaran SPP siswa, sehingga memudahkan dalam monitoring dan evaluasi terkait transparansi dalam proses pembayaran SPP. Pemanfaatan aplikasi SPP merupakan solusi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan sekolah, serta memberikan kemudahan dan transparansi dalam proses pembayaran SPP. Oleh karena itu, sekolah dan orang tua murid didorong untuk menggunakan aplikasi SPP dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan terutama dibidang pelayanan. Kata kunci: aplikasi SPP;keuangan sekolah;orang tua murid. 
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI MASYARAKAT DESA CENGKERING PEKAN Handayani, Masitah; Risnawati, Risnawati; Ubaidillah, Abdul Azis; Zulkhairani, Zulkhairani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2114

Abstract

Abstract: Information technology is the study or use of electronic equipment, especially computers, to store, analyze and distribute any information, including words, numbers and images. Information technology that is currently developing has created new traditions and culture in people's lives where the virtual world seems to have become the real world. An example is computer use. By using a computer connected to the internet, you can open up very wide world horizons so that the world seems not limited by time and space. The rapid development of information technology in various fields cannot be separated from its role in creating, storing, conveying and disseminating information. The use of electronic devices such as televisions, computers and smartphones also makes information technology increasingly needed by the wider community. Therefore, the use of information technology must be optimized so that it has a positive impact, including the efficiency of village government bureaucracy, facilitating public services and administrative services, increasing community participation in decision making, increasing transparency and accountability of village government, and increasing access to information for all related parties. .               Keywords: technology, society, village Abstrak: Teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar. Teknologi informasi yang berkembang pada saat ini telah menciptakan tradisi dan budaya baru dalam kehidupan masyarakat, dimana dunia maya seolah-olah menjadi dunia nyata. Contohnya adalah dengan memanfaatkan komputer yang terhubung dengan internet dapat membuka cakrawala dunia yang sangat luas sehingga dunia seakan tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Pesatnya perkembangan teknologi informasi di berbagai bidang tak terlepas dari perannya dalam membuat, menyimpan, menyampaikan, hingga menyebarkan informasi. Penggunaan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan smartphone pun turut membuat teknologi informasi semakin dibutuhkan oleh masyarakat luas. Oleh sebab itu, penggunaan teknologi informasi harus dioptimalkan agar memberikan dampak posistif antara lain efisiensi birokrasi pemerintahan desa, memudahkan layanan publik dan pelayanan administrasi, meningkatkan partisipasi, masyarakat dalam pengambilan keputusan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa, serta meningkatkan akses informasi bagi semua pihak terkait.Kata Kunci: teknologi, masyarakat, desa  
PEMANFAATAN INTERNET SEHAT MENUJU GENERASI UNGGUL PADA DESA CENGKERING PEKAN KABUPATEN BATUBARA Syafwan, Havid; Helmiah, Fauriatun; Putri, Pristiyanilicia
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2024

Abstract

Abstract: Healthy and wise use of the internet is an important factor in forming a superior generation in the current era of digitalization. This Community Service activity educates participants on how to use the internet healthily to support individual and community development towards achieving a superior young generation in Cengkering Pekan Village, Batubara Regency. The PKM activity method is in the form of socialization to participants by explaining several aspects, starting from digital literacy, introduction and use of the internet, and social media, to the impact of internet use on life. Healthy internet use can improve critical thinking abilities, creativity, and technical skills, all of which are the main components of a superior generation. In addition, education regarding digital ethics and cyber security has proven effective in reducing the risks associated with unwise internet use. The results of this PKM activity conclude that collaboration between the government, educational institutions, and the community is very necessary to promote healthy internet use to create a competent generation, that has integrity and is highly competitive in the future.            Keywords: healthy internet; superior generation; cengkering pekan village.  Abstrak: Penggunaan internet yang sehat dan bijaksana merupakan faktor penting dalam membentuk generasi unggul di era digitalisasi saat ini. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memberikan edukasi kepada para peserta kegiatan bagaimana pemanfaatan internet sehat dalam mendukung perkembangan individu dan masyarakat menuju pencapaian generasi muda unggul yang ada di Desa Cengkering Pekan Kabupaten Batubara. Bentuk metode kegiatan PKM ini berupa sosialisasi kepada para peserta dengan memaparkan beberapa aspek, mulai dari literasi digital, pengenalan dan penggunaan internet, sosial media, hingga dampak penggunaan internet terhadap kehidupan. Dalam penggunaan internet yang sehat dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan teknis, yang semuanya merupakan komponen utama dari generasi unggul. Selain itu, edukasi mengenai etika digital dan keamanan siber terbukti efektif dalam mengurangi risiko yang terkait dengan penggunaan internet yang tidak bijak. Adapun hasil kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempromosikan pemanfaatan internet sehat guna menciptakan generasi yang kompeten, berintegritas, dan berdaya saing tinggi di masa depan. Kata kunci: internet sehat; generasi unggul; desa cengkering pekan
PELATIHAN WRITING BAGI SISWA MAS BAHRUL ULUUM AL KAMAL ASAHAN Akmal Akmal; Suparmadi Suparmadi; Zulkarnain Sirait
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1881

Abstract

Abstract. This training was focused on the writing skill in English language and the paricipants were the students of MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan.. The speakers used the field methods in this training of English education. The speakers told about the English tenses because the English writing skill had to use the tenses and if the students were able to understand the English basic tenses, they will make the sentences in English very well and correctly. The basic tenses that were used in this training were present tense, past tense, present perfect tense, and present future tense. The speakers elaborated the tenses more details and completely. They were able to identify the basic tenses which used in English writing and they were so satisfied in getting the training from the speakers.    Keywords : english; speaker; tenses Abstrak. Pelatihan ini difokuskan pada keterampilan menulis dalam bahasa Inggris dan pesertanya adalah siswa-siswi MAS Bahrul Uluum Al-Kamal Asahan. Pemateri menggunakan metode lapangan dalam pelatihan pendidikan bahasa Inggris ini. Pemateri menceritakan tentang tenses bahasa inggris karena keterampilan menulis bahasa inggris harus menggunakan tenses dan jika siswa mampu memahami basic tenses bahasa inggris maka mereka akan membuat kalimat dalam bahasa inggris dengan sangat baik dan benar. Tenses dasar yang digunakan dalam pelatihan ini adalah present tense, past tense, present perfect tense, dan present future tense. Pemateri menguraikan tenses tersebut lebih detail dan lengkap. Mereka mampu mengidentifikasi tenses dasar yang digunakan dalam penulisan bahasa Inggris dan mereka sangat puas mendapatkan pelatihan dari para pembicara. Kata Kunci :bahasa inggris; pemateri; tenses
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA DALAM PEMBUATAN KONTEN KREATIF (PHOTOGRAPHY, AUDIO DAN VIDIO EDITING) PADA MEDIA SOSIAL Parini Parini; Rizky Fauziah; Andrew Ramadhani; Nurul Masitha
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2105

Abstract

Abstract: In the current digital era, the ability to produce interesting and quality content is very important, especially for the younger generation who interact a lot via social media platforms. Therefore, it is important to organize training on creating creative content using simple and easy applications. Alma'shum Sidodadi Private Vocational School wants to improve the quality of students' competence through photography, audio and video editing. Therefore, training and guidance is needed so that students have skills and can develop talents in making video media. In this way, students can produce work that can be used as presentation media at school as well as becoming content creators or entrepreneurs in the editing field, thus producing independent students. The aim of this training is to help students develop creative thinking skills, equip them with technical skills in using software for content creation, teach them how to convey messages effectively through various content media, and encourage students to see opportunities in the creative industry and design content that has commercial value. This service is carried out through observation stages, followed by training providing material and direct practice using the Canva and Catcut applications. It is hoped that the results of this service will improve students' skills in creating creative content and raise the enthusiasm of participants in business in the digital era.Keywords: creative content; photography; audio editing; video editing; social media Abstrak: Dalam era digital saat ini, kemampuan untuk menghasilkan konten yang menarik dan berkualitas menjadi sangat penting, terutama bagi generasi muda yang banyak berinteraksi melalui platform media sosial. Oleh karena itu, penting untuk menyelenggarakan pelatihan tentang pembuatan konten kreatif dengan menggunakan aplikasi yang sederhana dan mudah. SMK Swasta Alma’shum Sidodadi ingin meningkatkan kualitas kompetensi siswa/i melalui photography, audio dan editing video, Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan bimbingan agar siswa memiliki keterampilan dan dapat mengembangkan bakat dalam membuat media berbentuk video. Dengan demikian, siswa dapat menghasilkan karya yang bisa digunakan sebagai media presentasi di sekolah serta menjadi content creator atau pengusaha di bidang pengeditan, sehingga menghasilkan siswa yang mandiri. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, membekali mereka dengan keterampilan teknis dalam penggunaan perangkat lunak untuk pembuatan konten, mengajarkan cara menyampaikan pesan dengan efektif melalui berbagai media konten, serta mendorong siswa untuk melihat peluang dalam industri kreatif dan merancang konten yang memiliki nilai komersial. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tahapan observasi, dilanjutkan dengan pelatihan pemberian materi dan praktek langsung dengan menggunakan aplikasi canva dan catcut. Hasil dari pengabdian ini harapannya siswa/i dapat meningkatkan  keterampilan siswa/i dalam pembuatan konten kreatif serta membangkitkan semangat peserta dalam bisbis di era digital.Kata kunci: Konten Kreatif; fotographi; Audio; vidio editing; sosial media
WORKSHOP PELATIHAN PENGENALAN MESIN FEELING 5 JENIS MINUMAN BERBASIS MICROCONTROLER DI SEKOLAH ALMA’SUM Ricki Ananda; Muhammad Amin; Nuriadi Manurung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1998

Abstract

Abstrak: The large number of coffee lovers sometimes makes coffee maker users overwhelmed in mixing coffee and combining various flavors, blends of coffee and other mixed ingredients such as milk, sugar, sweeteners and others. Apart from that, sometimes it takes a long time to make coffee, so many consumers complain and sometimes work accidents occur. when making or compounding coffee (the glass spills).  After conducting research, it was found that the device design had 5 inputs, consisting of 5 buttons which were supplied with 5VDC voltage and supplied by Arduino. Meanwhile, the output consists of 5 outputs, or 5 pump motors which are supplied from a 12VDC/2A adapter. When button 1 is pressed, the LCD 2004+I2C will display information in the form of the type of drink that will be dispensed, as well as buttons 2 to button 4. Each delay on the pump motor has its own delay, where pump 1 has a delay setting of 17 seconds for the glass filling size. 0.250 ml, for pump 2 the delay setting is 33 seconds, pump 3 has a delay setting of 22 seconds, pump 4 has a delay setting of 15 seconds and pump 5 has a delay setting of 9 seconds. The difference in delay settings is influenced by the length of the pipe or hose that will fill the glass. Kata kunci: coffee machine; 5 input; 5 output; beverage filling machine.  Abstract: Banyaknya penikmat coffe, terkadang membuat user pembuat kopi kewalahan dalam meracik coffe dan memadukan berbagai macam rasa paduan antara coffe dan bahan campuran lainnya seperti susu, gula, pemanis dan lainnya, selain itu terkadang lamanya waktu pembuatan coffe sehingga banyak konsumen mengelurh serta terkadang terjadi kecelakaan kerja pada saat pembuatan atau peracikan coffe (gelas tumpah).  Setelah dilakukannya penelitian mendapati bahwa Rancangan alat memiliki 5 input, yang terdiri 5 button yang disupply dengan tegangan 5VDC dan disupply oleh arduino. Sedangkan output terdiri dari 5 ouput, atau 5 motor pompa yang disupply dari adaptor 12VDC/2A. Ketika button 1 ditekan, maka LCD 2004+I2C akan menampilkan informasi berupa jenis minuman yang akan dikeluarkan, begitu juga dengan button 2 sampai dengan button 4. Setiap delay pada motor pompa memiliki delay tersendiri, dimana pompa 1 pengaturan delay 17 detik untuk ukuran pengisian gelas 0,250 ml, untuk pompa 2 pengaturan delay 33 detik, pompa 3 pengaturan delay 22 detik, pompa 4 pengaturan delay 15 detik dan pompa 5 p pengaturan delay 9 detik. Perbedaan pengaturan delay dipengaruhi panjang pipa atau selang yang akan mengisi gelas. Keyword: mesin kopi; 5 input; 5 output; mesin fiiling minuman.
WOMEN EMPOWERING THROUGH DECOUPAGE Hommy Dorthy Ellyany Sinaga; Petrus Loo; Dedy Lazuardi; Sri Rezeki; Norhaslina BT Asri; Mashitah Binti Duralim; Nur Fadzillah Binti Jaafar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2049

Abstract

Abstract: The community service activity "Women Empowering Through Decoupage," conducted in continuation of the Memorandum of Understanding with Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic, was organized by several lecturers at Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya from October 2nd to October 5th, 2023. The target participants were Puspanita (Wives of Lecturers/Employees) of Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic. The activity focused on training participants in decorating pandan clutch using decoupage techniques. This collaboration between lecturers at Eka Prasetya College of Economics and Sultan Azlan Shah Malaysia Polytechnic lecturers aimed to empower Puspanita by imparting new knowledge and skills. The production outcomes potentially hold economic value. The activity garnered a highly positive response from all participants.            Keywords: decoupage; pandan clutch; puspanita; sultan azlan shah malaysia polytechnic; women empowering,  Abstrak: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Women Empowering Through Decoupage dilakukan sehubungan dengan kelanjutan dari MoU dengan Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh beberapa Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya dan berlangsung pada 2-5 Oktober 2023, dengan sasaran peserta adalah Puspanita (Istri dari Dosen/Pegawai) Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Aktivitas yang dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan pembuatan menghias tas pandan dengan menggunakan Teknik decoupage. Pengabdian kepada Masyarakat ini merupakan kolaborasi dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Eka Prasetya dengan dukungan Dosen dari Politeknik Sultan Azlan Shah Malaysia. Dari kegiatan ini, para Puspanita mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan yang baru. Hasil produksi dapat menjadi peluang bernilai ekonomis. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif dari seluruh peserta. Kata kunci: decoupage; cluth pandan; pemberdayaan perempuan; politeknik sultan azlan shah; puspanita 
MEMBANGUN KETERAMPILAN DIGITAL: PELATIHAN PENGGUNAAN SCRATCH DI SMK NEGERI 8 PEKANBARU Nurliana Nasution; Feldiansyah Bakri Nasution; Mhd Arief Hasan; Muhammad Al Fajar
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.1932

Abstract

Abstract: This community service aims to enhance the programming skills of students at SMK Negeri 8 Pekanbaru through Scratch training. The problems addressed include limited access to and knowledge of programming among students, as well as low participation rates in technology learning. With a practical and interactive approach, the training involved 7 students and one accompanying teacher. The methods used included introducing basic programming concepts, case studies, and practical projects. Evaluation results showed a significant improvement in understanding basic programming concepts, ability to create simple projects, and interest in programming. The level of student participation in the training sessions reached 100%, indicating high enthusiasm and engagement. This activity proves to be an effective step in preparing students to face the challenges in an increasingly digitally connected workforce. Keywords: pelatihan; pemrograman; scratch; siswa; SMK.  Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemrograman siswa SMK Negeri 8 Pekanbaru melalui pelatihan penggunaan Scratch. Masalah yang dihadapi adalah keterbatasan akses dan pengetahuan siswa terkait pemrograman serta rendahnya tingkat partisipasi dalam pembelajaran teknologi. Dengan pendekatan praktis dan interaktif, pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan 7 siswa dan satu guru pendamping. Metode yang digunakan mencakup pengenalan konsep dasar pemrograman, studi kasus, dan proyek praktikum. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep dasar pemrograman, kemampuan membuat proyek sederhana, dan minat terhadap pemrograman. Tingkat partisipasi siswa dalam sesi pelatihan mencapai 100%, menandakan antusiasme dan keterlibatan yang tinggi. Kegiatan ini membuktikan dirinya sebagai langkah efektif dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin terhubung secara digital. Kata kunci: training; programming; scratch; students; vocational school.

Page 1 of 3 | Total Record : 22