cover
Contact Name
I Putu Agus Putra Wirawan
Contact Email
agusputrawirawan2020@unmas.ac.id
Phone
+6282247027898
Journal Mail Official
jadma@unmas.ac.id
Editorial Address
Jalan Kamboja 11A Denpasar Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27747824     DOI : -
JADMA yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) Universitas Mahasaraswati Denpasar merupakan media untuk mempublikasikan hasil-hasil kegiatan Pengabdian pada Masyarakat. Kehadiran jurnal ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi siapa saja, baik kalangan akademisi maupun masyarakat luas. Jurnal ini sekaligus sebagai wahana untuk memotivasi dosen, praktisi, dan civitas akademika maupun siapa saja dapat ikut menyumbangkan hasil kegiatan terkait pengabdian pada masyarakat.
Articles 96 Documents
PENTINGNYA PEMAHAMAN PENDIDIKAN PRENATAL KEPADA UMAT HINDU SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA BERENG RAMBANG I Gede Dharman Gunawan; Megawati; Serlis Rusandi; I Ketut Subagiasta; Sepiani
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i1.11460

Abstract

Pendidikan prenatal merupakan pendidikan awal yang sangat penting. Karena dengan pendidikan ini setidaknya orang tua telah berusaha untuk menanamkan karakterkarakter baik pada anak. Dalam ajaran Agama Hindu, orang tua hendaknya melaksanakan penyucian terhadap anak agar apa yang dicita-citakan utamanya dalam mendidik anak dapat terwujud dengan baik. Dengan demikian pentingnya pendidikan pranatal, yang prosesnya terutama dimulai dari terbentuknya janin, atau bayi masih dalam kandungan yang membutuhkan asupan gizi yang baik. Namun pemahaman umat Hindu di Desa Bereng Rambang terkait pemahaman pendidikan prenatal masih kurang, sehingga perlu pemahaman terkait pendidikan prenatal tersebut untuk pencegahan stunting.
EDUKASI PEMILAHAN DAN DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK SE-SD NEGERI DI DESA CELUK I Made Tamba; Putu Diah Kumalasari; Ni Nyoman Putriani; I Gede Asta Karya Agung
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i1.11806

Abstract

Permasalahan sampah merupakan isu lingkungan yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk di Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan dan pengolahan sampah, terutama pada usia dini, mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi di tingkat sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsep pemilahan sampah organik, anorganik, dan residu serta pengolahan sampah plastik menjadi kerajinan yang bernilai guna kepada siswa kelas IV SD Negeri se-Desa Celuk. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, penyuluhan langsung, dan praktik kreatif daur ulang sampah plastik. Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan pihak sekolah dan siswa secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keberhasilan 100% dalam pencapaian target, dengan tingginya partisipasi siswa dan pemahaman yang meningkat mengenai pemilahan serta pengolahan sampah. Antusiasme siswa tercermin dari keaktifan dalam sesi penyuluhan dan hasil karya kerajinan yang dihasilkan. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini antara lain dukungan penuh dari pihak sekolah, pemerintah desa, serta kesiapan siswa sebagai subjek utama kegiatan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan melalui kreativitas daur ulang. Disarankan agar program serupa dilakukan secara berkelanjutan dan direplikasi di wilayah lain sebagai upaya sistematis dalam membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan.
EDUKASI LITERASI KEUANGAN MELALUI GERAKAN MENABUNG DAN PEMBUATAN CELENGAN Bagiana, I Kadek; Yudiarini, Nyoman; Wedayanti, Ni Made Erna; Natalia, Ketut Dewi
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i1.11808

Abstract

Peningkatan literasi keuangan sejak usia sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi yang cakap dalam mengelola keuangan secara bijak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman dasar tentang pentingnya menabung dan mengelola uang secara sederhana kepada siswa-siswi di Desa Kemenuh melalui pendekatan edukatif dan praktik kreatif. Program dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif mengenai konsep literasi keuangan, termasuk pengenalan program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, serta pelatihan pembuatan celengan dari bahan daur ulang sebagai media edukatif yang menarik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap pengelolaan keuangan pribadi dan penghargaan terhadap uang rupiah. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mengembangkan kreativitas melalui kegiatan mendaur ulang botol bekas menjadi celengan. Program ini terbukti efektif sebagai upaya awal membentuk karakter disiplin finansial, peduli lingkungan, dan bertanggung jawab sejak usia dini.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DAN PEMBERIAN PMT (PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN) PADA IBU BALITA DAN IBU HAMIL UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI SEHAT DI BANJAR KENANGA DESA BATUBULAN KANGIN Permana, Doni; Sutrisni, Ketut Elly; Ayu Sri Swadesi, Ni Komang; Berliana Putri, Ni Kadek Dea
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i1.11809

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan serius dengan dampak jangka panjang pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kecerdasan yang lebih rendah, penurunan produktivitas, serta lebih rentan terhadap penyakit kronis pada usia dewasa. Kabupaten Gianyar mencatatkan prevalensi stunting yang cukup tinggi, khususnya di Banjar Kenanga, Desa Batubulan Kangin, yang menjadikannya fokus utama dalam upaya pencegahan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pola makan seimbang melalui penyuluhan dan pemberian makanan tambahan yang memanfaatkan bahan lokal. Edukasi yang diberikan berfokus pada bagaimana pola asuh dan kebiasaan makan ibu mempengaruhi status gizi anak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pencegahan stunting. Diharapkan, program ini dapat berkontribusi pada penurunan angka stunting serta mendorong penerapan gaya hidup sehat di keluarga.
INVESTASI HIJAU DI DESA PERING, KABUPATEN GIANYAR, GUNA MENCIPTAKAN KAWASAN YANG RAMAH LINGKUNGAN Maharani, Shinta; Tamba, I Made; Mardika Putra, I Wayan Agus; Mayola Yosoa, Issac Jaques
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, dengan latar belakang temuan observasi lapangan di lingkungan Banjar Adat Pering yang mengungkap permasalahan pengelolaan sampah serta kekurangan pembibitan tanaman yang berfungsi sebagai sarana upakara yadnya. Melalui program edukasi pengelolaan sampah dan penanaman pohon yang terstruktur, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih sehat serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh sarana tumbuhan guna mendukung pelaksanaan yadnya, sehingga potensi pengembangan secara berkelanjutan dapat terwujud. Artikel ini mengkaji urgensi peningkatan kesadaran dan keterampilan masyarakat, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan tanaman yang memiliki nilai guna dalam konteks upacara adat, mengingat kendala yang muncul antara lain kurangnya pemahaman pengolahan sampah yang tepat, minimnya pengetahuan mengenai jenis tanaman yang perlu dilestarikan untuk kelestarian lingkungan, serta rendahnya kesadaran generasi penerus dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pembersihan irigasi di lingkungan kantor Desa Pering dan penanaman pohon di sekitar pura serta area subak yang dikelola oleh Banjar Adat, dengan metode pelaksanaan yang meliputi reportase lapangan, perencanaan strategis, dan partisipasi aktif tokoh masyarakat setempat. Keberhasilan program pengabdian masyarakat di Desa Pering dalam merealisasikan 100% kegiatan pembersihan saluran drainase dan penanaman pohon telah memberikan dampak positif yang nyata, yaitu mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan mengurangi genangan air, serta memperluas ruang hijau membuat lingkungan lebih sejuk, dapat menyerap emisi karbon. Hal ini penting menuju Desa Pering sebagai kawasan wisata yang ramah lingkungan. Melihat adanya potensi wisata di Desa Pering, maka program penghijauan dapat dikembangkan melalui program penanaman tanaman hias atau buah-buahan yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.
PENDAMPINGAN DALAM PEMAHAMAN LINTAS BUDAYA BAGI POKDARWIS DESA WISATA BENGKALA Dian Andriyani, Anak Agung Ayu; Ida Ayu Putri Gita Ardiantari; Agung Pandawana, I Dewa Gede; Utami Putri, Ni Putu Sri; Putra Wirawan, I Putu Agus; Putra Salain, Putu Pradiva; Indah Mentari, Ni Made; Shahizan Ali, Mohd. Nor
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i1.11878

Abstract

Desa Bengkala merupakan salah satu desa yang berada di Kabupaten Singaraja, dikenal sebagai desa wisata dengan komunitas difabel, khususnya penyandang tuna rungu dan wicara. Kondisi ini menjadi keunikan sekaligus peluang dalam pengembangan desa wisata berbasis inklusif. Namun karena desa wisata ini baru terbentuk maka banyak kendala yang dihadapi salah satunya dalam pemahaman lintas budaya Ketika memberikan pelayanan kepada wisatawan yang berkunjung baik wisatawan lokal maupun mancanegara dengan kondisi disabilitas maupun tidak. Melalui Program Pemberdayaan Desa Binaan (PDB), team merancang beberapa kegiatan pelatihan dengan mengundang narasumber yang berkopeten di bidang pemahaman lintas budaya dengan harapan setelah mendapatkan pendapingan dalam bentuk pelatihan para pokdarwis mampu memberikan pelayanan dengan baik sehimngga mampu membangun Kesan yang baik pula. Pendekatan yang digunakan meliputi pelatihan hospitality berbasis inklusi, pengembangan layanan wisata yang aksesibel, serta pendampingan dalam promosi wisata berbasis nilai-nilai lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota Pokdarwis terhadap konsep pemahaman lintas budaya sebagai pendukung pariwisata inklusif di desa wisata Bengkala. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan bagi seluruh desa wisata inklusif lainnya di Indonesia.
PENINGKATAN DAYA SAING DESTINASI MELALUI STRATEGI MEDIA SOSIAL UNTUK MENDORONG BRAND AWARENESS DAN MINAT MENGINAP WISATAWAN DI THE TWIN GARDEN VILLA PECATU Merry Nirmala Yani, Ni Wayan; Bagus Suteja, I Gede; Melinda Purwaningsih, Ni Putu; Ari Ningsih, Ni Ketut; Ayu Kartika Dewi, Ni Putu Sri; Udayana, Nyoman Yudi; Arynanda Mahardika, I Gede Putu; Saninditha, Made Nataliani
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i2.11788

Abstract

Pengabdian marketing untuk "The Twin Garden Villa Pecatu" merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa D-IV Manajemen Bisnis Pariwisata di Politeknik Negeri Bali sebagai bagian dari mata kuliah project. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk membantu melakukan promosi di platform online guna membangun brand awareness bagi The Twin Garden Villa Pecatu seperti promosi di media sosial (Instagram, Tiktok, Facebook) yang dapat menarik pengunjung lokal maupun mancanegara, memperkenalkan fasilitas akomodasi kepada pengunjung, dan meningkatkan pendapatan The Twin Garden Villa Pecatu. Metode promosi yang digunakan antara lain membuat promosi melalui berbagai media sosial, serta melakukan promosi secara langsung. Implementasi melibatkan tim projek dengan berbagai peran seperti marketing executive, content creator, social media specialist, graphic designer, accounting, serta photographer dan videographer. Keberhasilan marketing pada pengabdian kepada "The Twin Garden Villa Pecatu" dapat diukur melalui followers, like, comment, dan customer. Meskipun menghadapi kendala waktu dan sumber daya, kegiatan pengabdian ini tetap menitikberatkan pada pentingnya mengoptimalkan promosi untuk mendukung perkembangan usaha pariwisata lokal.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DAN MAKANAN SEHAT KEPADA ANAK – ANAK TK TRI DHARMA BUDAYA Juwita Putra, I Nyoman Gede; Dewi, Intan Kemala; Ayu Pramesti, Ni Putu Linda; Permana Sari, Ni Made Dian
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i2.11874

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diposisikan sebagai suatu konstruksi perilaku yang berorientasi pada pembentukan kesadaran kolektif mengenai pentingnya kesehatan sebagai pondasi kualitas hidup manusia. Implementasi PHBS tidak selalu menuntut intervensi kompleks; praktik sederhana seperti mencuci tangan dan menerapkan etika batuk yang tepat sudah merepresentasikan internalisasi nilai-nilai kesehatan dasar. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memperluas pemahaman serta menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya anak usia dini agar terbiasa menjaga kebersihan diri melalui tindakan preventif yang mudah diterapkan. Pendekatan kegiatan memadukan metode edukatif dan persuasif melalui sesi penyuluhan yang dilaksanakan di lingkungan Taman Kanak-kanak Tri Dharma Budaya di Desa Batuaji. Program berlangsung selama dua minggu, melibatkan 29 peserta didik dan dua tenaga pendidik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa baik siswa maupun guru mampu menyerap informasi yang diberikan serta mendemonstrasikan keterampilan mencuci tangan dan etika batuk secara mandiri sesuai standar kesehatan. Di samping itu, kegiatan ini menempatkan aspek healthy eating sebagai elemen integral dari PHBS. Konsep makan sehat tidak sekadar berkaitan dengan pemilihan pangan bergizi, tetapi juga dengan proses internalisasi kebiasaan makan yang berkesinambungan sejak usia dini. Anak-anak diperkenalkan pada pentingnya konsumsi bahan pangan yang mengandung vitamin, mineral, dan protein, seperti buah-buahan, sayuran, serta sumber protein nabati maupun hewani. Efektivitas kegiatan ini diperkuat melalui dukungan sarana dan media pembelajaran antara lain fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabun, media poster edukatif, pemutaran lagu bertema PHBS, serta distribusi perlengkapan kebersihan kepada peserta.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS TPACK BAGI GURU DI SMK PGRI 4 DENPASAR Krismayani, Ni Wayan Krismayani; Wersi Murtini, Ni Made; Handayani, Nengah Dwi; Pithaloka Devi, Ida Ayu Dwi Utari; Octaviani, Ni Luh Candra; Dwi Cahayani, Kadek Aprilia
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i2.12178

Abstract

Dengan perkembangan teknologi di dunia pendidikan, guru harus memiliki keterampilan yang tidak hanya terbatas pada pedagogi dan konten, tetapi juga menguasai teknologi. Metode TPACK menjadi dasar penting untuk menggabungkan ketiga komponen tersebut secara merata dalam proses pembelajaran. Guru di SMK PGRI 4 Denpasar menyadari pentingnya menerapkan pembelajaran berbasis TPACK untuk meningkatkan hasil belajar di era digital. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh Tim Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmas Denpasar bahwa guru membutuhkan pemahaman dan keterampilan praktis dalam menerapkan model pembelajaran berbasis TPACK. Selama kegiatan, para peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mereka tentang ide-ide TPACK dan peningkatan kemampuan mereka dalam merancang pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman, kemampuan dan sikap peserta terhadap pembelajaran berbasis TPACK. Pemahaman awal guru tentang konsep dan penerapan TPACK masih rendah, sebesar 36,5% guru menyatakan Sangat Setuju. Setelah pelatihan, pemahaman mereka tentang semua aspek meningkat tajam sebesar 80% tanpa adanya respons netral atau negatif. Selain itu, para guru sangat antusias, berpartisipasi secara penuh dalam diskusi, dan sangat terlibat dalam setiap sesi pelatihan. Selain itu, mereka berharap bahwa di masa mendatang akan ada pendampingan lanjutan untuk penerapan TPACK dalam berbagai bidang.
PEMBERDAYAAN SAMPAH MELALUI PROGRAM ECOBRICK DI BANJAR SILAKARANG, DESA SINGAPADU KALER I Wayan, Juniartha; Eka Pratiwi, Desak Putu; Sulatra, I Komang; Dian Andriyani, Anak Agung Ayu; Dian Nugraha, I Gusti Komang; Dwi Putra, I Made Kembang
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v6i2.12288

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengelolaan sampah di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler. Program ini adalah sebuah usaha untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk menyadari pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah anorganik. Program Pengabdian ini mengelaborasi seluruh metode-metode yang pernah digunakan dalam kegiatan pengabdian tentang pembuatan ecobrick, khususnya di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler. Program pengabdian masyarakat ini menggunakan metode sosialisasi dan pelatihan tentang pembuatan ecobrick sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengurangi volume sampah. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan langsung, diskusi interaktif, dan praktik pembuatan ecobrick. Adapun output dari program pengabdian masyarakat ini memberikan hasil berupa Perubahan positif terkait pengetahuan dan kesadaran masyarakat, serta perubahan sikap yang positif terhadap pengelolaan sampah. Masyarakat mulai berkomitmen untuk mengimplementasikan ilmu dan metode yang diperoleh dalam kehidupan mereka sehari-hari, seperti memisahkan sampah dan membuat kompos dari sisa makanan. Program ini juga berhasil menciptakan rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif mengurangi jumlah sampah anorganik.

Page 9 of 10 | Total Record : 96