cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
PERANCANGAN AUDITORIUM PADA PERFORMING ARTS CENTER KOTA BARU PARAHYANGAN DENGAN PENDEKATAN FLEKSIBILITAS Azizah, Sarah Nurul; Gunawan, Ahmad Nur Sheha; Hidayat, Raisya Rahmaniar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Auditorium pada Performing Arts Center merupakan fasilitas utama bagiberbagai bentuk seni pertunjukan, seperti kerawitan, tari, pendalangan, dan musik.Fasilitas seni yang ada saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, sepertikapasitas yang tidak memadai, infrastruktur yang kurang mendukung, sertafleksibilitas ruang yang terbatas. Kendala ini berdampak pada kreativitas pelaku seni,efisiensi produksi, dan minat audiens terhadap pertunjukan seni. Selain itu,kurangnya sistem tata ruang yang fleksibel menjadi hambatan utama dalampenyelenggaraan acara berskala kecil dan besar. Pemerintah telah menunjukkankomitmen dalam pengembangan infrastruktur seni melalui RPJPD Jawa Barat 2025-2045 dan Peraturan Presiden No. 78 Tahun 2021, yang menekankan pentingnyafasilitas seni berbasis teknologi. Oleh karena itu, proyek ini bertujuan merancangAuditorium Performing Arts Center yang modern dengan menerapkan fleksibilitasyang didukung oleh smart system. Diharapkan, desain ini dapat menghadirkanfasilitas seni yang lebih representatif, meningkatkan pengalaman pengguna, danmendukung pertumbuhan industri kreatif khususnya di Kabupaten Bandung Baratumunya kota Bandung.Kata kunci: Auditorium, Performing Arts Center, fasilitas seni, fleksibilitas ruang.
PENDEKATAN USER ACTIVITY DALAM PENGEMBANGAN INTERIOR BANDUNG CREATIVE HUB : Menjawab Kebutuhan Komunitas Creative Monica, Viva; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Akhmadi, Akhmadi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat kreatif dapat mendukung pengembangan industri kreatif antara generasimuda dan para pelaku industri kreatif. Metode yang digunakan dalam penelitian initermasuk studi literatur, survei lapangan, dan wawancara dengan pelaku di industrikreatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain kreatif pusat harus memprioritaskankonsep koneksi, kerja sama, dan produktivitas untuk menciptakan ruang yang fleksibeldan menginspirasi. Dengan penerapan prinsip-prinsip berdasarkan aktivitas penggunaruang, bangunan ini akan memaksimalkan potensi situs dan menciptakan lingkunganpendukung yang memiliki konektivitas, kolaborasi, dan produktivitas tinggi. Penelitian inijuga menyoroti pentingnya integrasi teknologi, pencahayaan alami, dan tata ruang adaptifuntuk menunjang keberagaman aktivitas kreatif. Selain itu, keberadaan fasilitas yanginklusif di pusat kreatif diharapkan mampu mendorong pertukaran ide, kolaborasi lintasbidang, serta memperluas jejaring komunitas. Kesimpulan dari penelitian inimengonfirmasi bahwa pusat kreatif dapat berkontribusi positif terhadap pengembanganekonomi kreatif sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan keterlibatan sosialmasyarakat. Pemanfaatan Kembali bangunan dengan pengembangan user activity agardapat menghidupkan Kembali fungsi social dan budaya pada Bandung Creative Hubdengan berbagai komunitas dan aktivitas seniKata Kunci : Creative Hub, Generasi muda, Pelaku industri kreatif, UMKM, User Activity.
PENGEMBANGAN DESAIN INTERIOR KANTOR ADMINISTRASI DAN LOGISTIK PT SELAHONJE JAYA ABADI DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Wirawan, Muhammad Hafizh; Gunawan, Ahmad Nur Sheha; Hidayat, Raisya Rahmaniar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Selahonje Jaya Abadi merupakan perusahaan yang bergerak di bidangmakanan cepat saji dan distribusi logistik yang menghadapi tantangan efektivitas ruangkerja, terutama pada komunikasi antar divisi, kenyamanan karyawan, dan kesejahteraanmental. Permasalahan seperti tata letak ruang yang kurang efisien, minimnya ruangkolaborasi, dan ketiadaan area istirahat memadai memicu stres, menurunkanproduktivitas, serta menghambat interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan merancangulang interior kantor dengan pendekatan psikologi ruang, berfokus pada kenyamanan,interaksi sosial, keseimbangan kerja, dan kesehatan mental karyawan. Metode yangdigunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, kajian pustaka, danstudi banding untuk menganalisis kebutuhan serta merumuskan konsep desain. Hasilperancangan mencakup tata letak baru yang memperpendek jarak antar divisi,penambahan area istirahat ergonomis, pencahayaan dan warna yang mendukungkreativitas, serta pengaturan sirkulasi udara yang sehat. Desain ini dapat menciptakanlingkungan kerja yang humanis, sehat secara psikologis, dan selaras dengan produktivitasmodern, sehingga mampu meningkatkan motivasi, kualitas kerja, serta budaya kerjapositif di perusahaan.Kata kunci: efektivitas kerja, interaksi sosial, kesejahteraan karyawan, produktivitas,psikologi ruang.
PENGEMBANGAN RANCANGAN DESAIN INTERIOR HOTEL PADA KIMAYA SUDIRMAN YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS BISNIS Artiani, Charisma Fatiha; Hanafia, Ully Irma Maulina; Wismoyo, Erlana Adli
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran fungsi hotel dari akomodasi menjadi ruang pendukungaktivitas bisnis menuntut transformasi interior, khususnya pada Hotel KimayaSudirman Yogyakarta. Sebagai hotel bintang 4 di kawasan bisnis, hotel ini perluberadaptasi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat, terutama bagitamu bisnis dan MICE. Meskipun berlokasi strategis, identifikasi masalahmenunjukkan bahwa hotel ini belum memiliki fasilitas esensial seperti businesslounge untuk mengakomodasi kebutuhan aktivitas bisnis informal. Penelitian inibertujuan mengembangkan rancangan interior Hotel Kimaya Sudirman denganpendekatan aktivitas bisnis. Proyek ini berupaya menciptakan fasilitas dan tataruang yang efektif, fungsional, dan sesuai dengan standar kebutuhan tamuprofesional. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data,termasuk survei pada 35 tamu hotel bisnis, serta studi banding dan studipreseden. Hasil perancangan ini mencakup organisasi ruang yang terstandarisasi,pemilihan furnitur ergonomis, penciptaan suasana kolaboratif, serta penerapanelemen interior yang mendukung produktivitas. Desain yang diusulkan diharapkandapat meningkatkan kualitas fasilitas bisnis yang sudah ada dan menambahfasilitas baru yang belum tersedia. Secara keseluruhan, perancangan ini menjadisolusi konkret, memberikan kontribusi pada literatur desain interior, danmeningkatkan pengalaman menginap yang berorientasi pada profesionalisme dankenyamanan. Kata Kunci: Pengembangan Rancangan Interior, Hotel Bintang 4, Hotel Bisnis,Aktivitas Bisnis
PERANCANGAN BARU ARION SUITES HOTEL BANDUNG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS Mardiyah, Annisa Nurul; Wismoyo, Erlana Adli; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketiadaan fasilitas kerja yang ergonomis dan mendukung produktivitas dihotel bintang empat menjadi hambatan bagi tamu bisnis yang seringkalimembutuhkan ruang kerja selama menginap. Berdasarkan kondisi tersebut,perancangan ini difokuskan pada pengembangan interior hotel yangmengakomodasi aktivitas kerja dalam konteks MICE, khususnya pada aspek meeting,dengan pendekatan berbasis aktivitas. Metode yang digunakan meliputi studiliteratur, observasi lapangan, analisis preseden, serta identifikasi kebutuhanpengguna. Gaya klasik kontemporer diterapkan untuk membentuk suasana ruangyang profesional namun tetap hangat dan nyaman. Hasil perancangan menghasilkanruang-ruang kerja seperti executive lounge, coworking area, dan ruang diskusi yangditata untuk mendukung fleksibilitas, kenyamanan, serta pengalaman kerja yangrepresentatif di dalam hotel. Perancangan ini bertujuan untuk mengintegrasikanfungsi kerja ke dalam fasilitas hotel secara menyeluruh, melalui desain ruang yangadaptif terhadap kebutuhan pengguna, ergonomis, dan selaras secara visual. Desainini diharapkan menjadi alternatif hotel bintang empat yang mampu menjawabtuntutan kerja masa kini secara fungsional maupun estetis.Kata Kunci: interior, hotel bintang empat, aktivitas bisnis
PERANCANGAN BARU CITY HOTEL BINTANG 4 DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS Irawan, Hanyna Nur Shadryna; Sarihati, Titihan; Nanda, Rexha Septine Faril
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung, sebagai destinasi pariwisata utama, mengalami peningkatanjumlah wisatawan yang signifikan, sehingga mendorong kebutuhan akan akomodasi yangunik dan berkualitas. Laporan ini membahas perancangan baru interior City Hotel bintang4 di Bandung dengan pendekatan lokalitas, yang bertujuan untuk mengintegrasikankekayaan arsitektur heritage bergaya Art Deco di sekitar kawasan Asia Afrika denganfungsionalitas modern. Permasalahan utama yang diangkat adalah kurangnya hotelbintang 4 yang menyasar segmen keluarga dengan tema Art Deco, serta kebutuhan untukmenciptakan pengalaman menginap yang khas di tengah persaingan hotel di sekitarnya.Metode perancangan yang digunakan meliputi pengumpulan data primer melaluiobservasi dan kuesioner, serta data sekunder melalui studi literatur dan analisis studibanding. Hasil perancangan ini mengusung tema "Timeless Local Modernism", yangmemadukan kemewahan dan detail geometris khas Art Deco dengan kenyamanan danefisiensi ruang modern. Desain ini diimplementasikan pada area lobi, lounge, businesscenter, restoran, ballroom, serta kamar tipe deluxe dan suite. Perancangan inimenghasilkan sebuah konsep hotel yang tidak hanya memenuhi standar fasilitas hotelbintang 4, tetapi juga berfungsi sebagai medium pengenalan budaya dan sejarah lokal,menciptakan ruang yang nyaman, berkarakter, dan menarik bagi wisatawan domestikmaupun internasional.Kata Kunci: Hotel Kota, Desain Interior, Lokalitas, Art Deco, Hotel Bintang 4, Bandung
PERANCANGAN BARU GEDUNG KESENIAN GRAHA BAKTI BUDAYA DENGAN PENDEKTANA HUMAN CENTER DESIGN DI BANDUNG Hasibuan, Azzahra Humaira; Laksitarini, Niken; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya antusiasme masyarakat Bandung terhadap kesenian, yang tercermin daripertumbuhan sanggar dan komunitas seni lokal, belum diimbangi dengan ketersediaanfasilitas teater yang memadai untuk menunjang kegiatan pertunjukan secara optimal.Menjawab tantangan tersebut, perancangan teater baru yang modern, fungsional, dansesuai dengan kebutuhan nyata masyarakat menjadi sangat penting. Perancangan inimengadopsi pendekatan Human-Center Design (HCD), yang menempatkan manusia sebagaipusat dari proses desain. Melalui tahapan empati, perumusan masalah, ideasi, pembuatanprototipe, dan pengujian, pendekatan ini menggali secara mendalam pengalaman sertakebutuhan pengguna utama, seperti seniman, penonton, dan pengelola. Hasil desain yangdihasilkan tidak hanya memenuhi fungsi teknis dan estetika, tetapi juga menciptakan ruangyang inklusif, nyaman, dan berkelanjutan. Pendekatan HCD juga memastikan bahwarancangan ini selaras dengan konteks sosial dan budaya lokal Bandung, khususnya dalammemanfaatkan potensi kawasan Kiaracondong sebagai pusat seni yang dinamis danpartisipatif. Dengan demikian, teater ini diharapkan dapat menjadi ruang budaya yanghidup dan membina hubungan yang erat antara masyarakat dan kesenian, serta mendorongperkembangan ekosistem seni yang lebih luas dan berkelanjutan di Kota Bandung.Kata kunci: Aktivitas, Fasilitas teater, Fungsional, Human-centered design, Peraturanpemerintah, Seni pertunjukan
PERANCANGAN BARU GEDUNG PERTUNJUKAN MUSIK DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI Mahadewa, I Gusti Ngurah Ananta Surya; Cardiah, Tita; Trihanondo, Donny
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik sebagai seni performatif dan kolaboratif kini berkembang tidak hanyadari segi kualitas karya, tetapi juga dari aspek visual dan pengalaman multisensori sepertitata panggung, pencahayaan, dan atmosfer ruang. Namun, Indonesia masih kekurangangedung pertunjukan musik yang memenuhi standar internasional. Salah satu contohnyaadalah Jakarta Convention Centre (JCC), yang kondisinya kini memerlukan pembaruan. DiBandung, meskipun komunitas musik sangat aktif dan beragam, fasilitas pertunjukan yangergonomis dan layak belum tersedia. Hasil kuisioner menunjukkan 97,8% respondensepakat bahwa Bandung membutuhkan gedung pertunjukan musik yang representatif.Permasalahan umum mencakup kenyamanan tempat duduk, pencahayaan, ventilasi,akustik, serta aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Pendekatan desain berbasisergonomi menjadi solusi penting untuk menciptakan ruang pertunjukan yang aman,nyaman, dan mendukung kualitas artistik secara maksimal. Selain menjawab kebutuhankomunitas musik, keberadaan gedung pertunjukan yang memadai juga berpotensimenjadi daya tarik wisata budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif diBandung.Kata Kunci: Ergonomi, Gedung Pertunjukan, Musik, Komunitas Seni
PERANCANGAN BARU GEDUNG PUSAT SENI DAN KEBUDAYAAN DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BUDAYA Supriyatna, Haifa Nabila Otentia; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Nanda, Rexha Septine Faril
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Gedung Pusat Seni dan Kebudayaan Sunda di Kota Bandungdilatarbelakangi oleh kebutuhan akan fasilitas seni budaya terintegrasi yang mampumengakomodasi komunitas seni yang selama ini belum terwadahi secara optimal,sekaligus menciptakan suasana kebudayaan Sunda melalui elemen tradisional yangmendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya di Kota Bandung. Hasil observasilapangan dan studi banding ke Gedung Budaya Sabilulungan, Padepokan Seni MayangSunda, dan Gedung Rumentang Siang menunjukkan adanya kebutuhan akan ruangkomunitas, terutama bagi komunitas tari, bela diri, dan musik tradisional serta programkegiatan dan penerapan elemen tradisional Sunda. Dalam perancangan pendekatanBudaya Sunda diterapkan sebagai inovasi melalui penciptaan suasana ruang yang selarasdengan nilai-nilai budaya Sunda, yang terinspirasi dari filosofi ‘Tri Tangtu Buana’. Temaperancangan ini mengadaptasi nilai-nilai arsitektur tradisional Sunda yang dielaborasikandengan perancangan Pusat Seni dan Kebudayaan Sunda untuk mengoptimalkan fungsiruang sekaligus menjadi sarana yang merepresentasikan dan menyampaikan nilai-nilaibudaya Sunda secara utuh.Kata kunci: seni dan budaya Sunda, pusat seni, arsitektur tradisional, Tri Tangtu Buana,Kota Bandung
PERANCANGAN BARU GREEN FOREST RESORT DI DAGO DENGAN PENDEKATAN WELLNESS TOURISM Filiasari, Theresia Nara; Budiono, Irwana Zulfia; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penginapan resort merupakan pilihan berlibur menarik bagi wisatawan,keluarga, bahkan pekerja, karena memberikan pengalaman menginap denganberbagai fasilitas relaksasi dilengkapi dengan fasilitas rekreasi dan fasilitas penunjanglainnya. Dengan pemandangan pegunungan, pemandangan kota, keindahan alam,udara sejuk, serta potensi wisata yang baik, kawasan Dago menjadi lokasi strategisuntuk pengembangan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang hotelresort baru pada kawasan Dago yang sesuai dengan visi misi dari Green Forest Resort,mengoptimalkan potensi alam hijau sekitar, merancang fasilitas relaksasi dankebugaran, juga penerapan pendekatan wellness tourism sebagai solusi daritingginya tingkat stress pada masyarakat perkotaan. Pada perancangan baru resort,diterapkan aspek-aspek wellness pada interior melalui pengalaman menginapdengan perpaduan konsep modern serta menyatu dengan alam natural, jugapenerapan fasilitas relaksasi dan kebugaran sehingga dapat memberi manfaat bagibrand melalui pengembangan penerapan aspek wellness serta bermanfaat bagikesehatan jiwa dan badan pengunjung. Selain estetika, perancangan ini jugamengedepankan kenyamanan dan keamanan pengunjung dari segi ergonomi, tataletak, penggunaan material, serta kelengkapan fasilitas dan pelayanan bagipengunjung.Kata kunci: Hotel Resort, Desain Interior, Wellness Tourism