cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
IMPLEMENTASI KONSEP BRAND IDENTITY DALAM DESAIN INTERIOR BTN KANTOR CABANG BANDUNG Dyandra, Shafa Amira; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Kurniawan, Mohd. Ridho
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identitas merek dalam sektor perbankan tidak hanya tercermin melalui logoatau strategi komunikasi, tetapi juga melalui elemen fisik, khususnya desain interiorkantor cabang. Ruang yang digunakan oleh pegawai dan nasabah berperan pentingdalam membentuk pengalaman serta persepsi mereka terhadap institusi. Desaininterior dapat menjadi medium efektif untuk menyampaikan nilai-nilai, citra, danprofesionalisme bank secara konsisten. Penataan ruang, pemilihan warna, material,pencahayaan, hingga tata letak furnitur dapat memengaruhi atmosfer yangdirasakan, sehingga mampu memperkuat kesan kepercayaan, kenyamanan, dankredibilitas. Studi ini bertujuan mengkaji sejauh mana identitas merek diterapkandalam aspek interior kantor cabang bank, serta bagaimana penerapan tersebutmemengaruhi persepsi pengguna. Melalui analisis ini, diharapkan diperolehpemahaman mendalam mengenai hubungan antara desain interior dan citrainstitusi, sehingga dapat menjadi acuan bagi perbankan dalam mengembangkankonsep ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga selaras dengan identitasmerek. Dengan demikian, desain interior dapat menjadi strategi penting dalammembangun hubungan emosional dan loyalitas, baik bagi pegawai maupun nasabah.Kata kunci: identitas merek, interior kantor, perbankan.
PERANCANGAN ULANG INTERIOR RUANG PELAYANAN KANTOR DEPOT ARSIP KOTA TANGERANG SELATAN DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI Syarief, Mikayla Prinsara; Gunawan, Ahmad Nur Sheha; Akhmadi, Akhmadi
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengacu pada Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor31 Tahun 2015, gedung depot arsip harus dapat mengakomodasi tiga fungsi utama,yaitu pelayanan publik, ruang kerja pegawai, dan penyimpanan dokumen. Minimnyafasilitas ruang publik serta ketidakoptimalan tata ruang kerja dan sistempenyimpanan pada Gedung Depot Arsip Kota Tangerang Selatan berdampak padaketidaksesuaian peran dan fungsi bangunan sebagai kantor pelayanan administratifyang bertanggungjawab atas pengolahan, penyimpanan, serta pelestarian arsiptingkat kota. Adanya masalah terkait lay out dan blocking ruang yang belum optimalmenyebabkan terjadinya gangguan alur aktivitas dan cenderung bertolak belakangdengan visi dan misi instansi. Selain itu, adanya berbagai kebijakan pemerintah yangmenuntut kantor pemerintahan dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologiuntuk efisiensi dan peningkatan kualitas pelayanan turut menjadi permasalahan yangdihadapi. Oleh karena itu, dilakukan perancangan ulang dengan pendekatanteknologi untuk meningkatkan efisiensi kerja, keamanan arsip, dan kenyamananpengguna yang dapat meningkatkan kualitas, efektivitas, dan produktivitas yangsignifikan baik dalam pelayanan, penyimpanan, maupun ruang kerja pegawai.Integrasi teknologi yang memudahkan serta menciptakan lingkungan yang adaptif,modern, dan efisien menjadi fokus dari perancangan dalam memenuhi tuntutanpemerintah dan mewujudkan Visi Misi DPK Kota Tangerang Selatan sebagai instansiyang saling terkoneksi, efektif, dan efisien.Kata kunci: Depot Arsip, Kantor, Pelayanan Publik, Efisiensi, Teknologi
PERANCANGAN ULANG INTERIOR KANTOR PT ISM BOGASARI JAKARTA UTARA DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS Nazhifa, Khansa; Rusyda, Hana Faza Surya; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Indofood Sukses Makmur Divisi Bogasari Flour Mills merupakan perusahaanpenggilingan tepung terigu terbesar di Indonesia. Perancangan ulang kantor Gedung Pulen Sariberfokus pada permasalahan tata letak ruang kerja yang dinilai tidak sesuai dengan hubunganstruktur organisasi dan menghambat efisiensi alur aktivitas kerja. Jarak fisik antar ruang danmeja kerja yang memiliki keterkaitan fungsi tugas, terutama antara pimpinan departemen,sub-departemen, dan staf di lantai 3, 3A, dan 5, memperlambat komunikasi langsung. Tujuandari perancangan ulang interior kantor ini adalah untuk mengoptimalkan alur aktivitas kerjakaryawan berdasarkan struktur organisasi perusahaan dan memenuhi standarisasi elemeninterior kantor. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studiliteratur, studi banding, programming, pengembangan konsep, dan visualisasi hasilperancangan. Pendekatan perancangan yang diterapkan adalah pendekatan aktivitas dengantema "professional workplace" dan konsep implementasi "structured design". Hasilperancangan berupa penataan ruang kerja yang teratur berdasarkan aktivitas kerja, didukungdesain interior yang bersih, rapi, dan konsisten untuk menciptakan lingkungan kerja yangefisien, teratur, dan nyaman.Kata kunci: Desain interior kantor, struktur organisasi kantor, efektivitas kerja
PERANCANGAN ULANG INTERIOR PONDOK PESANTREN SABILUNNAJAH BANDUNG (PUTRA) DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS Susilo, Muhammad Rifqy Adi; Trihanondo, Donny; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era globalisasi memberikan tantangan besar terhadap duniapendidikan, termasuk dalam aspek moral dan perilaku generasi muda. Pondokpesantren hadir sebagai solusi untuk membentuk karakter santri yang berilmu,berakhlak, dan memiliki landasan nilai-nilai Islam yang kuat. Namun, meningkatnyajumlah santri dari tahun ke tahun menimbulkan berbagai permasalahan, terutamaterkait kenyamanan ruang, dan penyesuaian fasilitas mengingat aktivitas yangdilakukan berbeda dengan sekolah pada umumnya. Perancangan ini bertujuan untukmerancang ulang interior Pondok Pesantren Sabilunnajah Bandung denganpendekatan aktivitas, yang berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan fisik danfasilitas sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas dankenyamanan penghuni pondok pesantren. Pendekatan ini diharapkan mampumenciptakan ruang yang aman, nyaman, serta mendukung aktivitas belajar dankehidupan sehari-hari penghuni pondok pesantren, terutama santri. Metode yangdigunakan mencakup observasi langsung, wawancara, serta kajian literatur, untukmenganalisis kebutuhan ruang dan aktivitas pengguna. Hasil perancangandiharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas yang tersedia, sehingga padaakhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kenyamanan di lingkunganpesantren. Kata kunci: Pondok pesantren, Desain interior, Aktivitas, Fungsional, Fasilitas
PERANCANGAN ULANG INTERIOR PPTQ SMPIT IBNU ABBAS KLATEN DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Aini, Azizah Nur; Sudarisman, Irwan; Haryotedjo, Tri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren merupakan salah satu bentuk pendidikan di Indonesia.Dulunya pesantren bukan termasuk dari pendidikan resmi. Namun seiringberjalannya waktu pesantren pun mengikuti perkembangan zaman dan melahirkanpesantren modern. Minat masyarakat terhadap pesantren modern semakin melesatseiring dengan perkembangan zaman. Banyak orang tua yang lebih memilihmemasukkan anaknya ke pesantren modern karena fasilitas yang didapatkan lebihbagus dibanding dengan pesantren tradisional. Namun fasilitas yang ada di beberapapesantren masih ada yang tidak memenuhi kebutuhan aktivitas sehinggapenggunanya merasa tidak nyaman saat berkativitas di pesantren. Tujuan dariproyek ini adalah menciptakan desain pesantren yang optimal, nyaman, dan tepatsasaran dengan pendekatan perilaku yang berfokus pada kebutuhan pengguna danperilakunya. Masalah di analisis dan dicarikan solusi dengan menggunakanpendekatan dan metode perancangan kualitatif. Hasil dari analisis ini nantinyaberupa tema dan konsep serta hasil desain perancangan ulang. Harapannyaperancangan ini dapat digunakan dan bermanfaat sebagai acuan bagi berbagai pihakyang terkait dan pihak yang membutuhkan.Kata kunci: Pesantren, perilaku, perancangan ulang, asrama.
PENGEMBANGAN INTERIOR MTs DAN MA PONDOK PESANTREN SABILUNNAJAH PUTRI DI BANDUNG MELALUI PENDEKATAN AKTIVITAS TERHADAP PERILAKU PENGGUNA Alhani, Annur Hanan; M.H, Ully Irma; Firmansyah, Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren berfungsi tidak hanya sebagai pusat pendidikan agama,tetapi juga sebagai tempat pembinaan karakter dan kepribadian santri. Struktur sebuahpesantren pada umumnya tediri dari beberapa komponen utama, diantaranya adalahkiai, santri, masjid dan asrama. Pondok pesantren dapat dibagi menjadi dua macam :tradisional dengan metode pembelajaran klasik berfokus pada kajian kitab- kitab islam,serta modern yang mencangkup perkembangan pendidikan melalui penggabungansistem tradisional dan pendidikan formal seperti madrasah. Perbedaan antar keduanyaterletak pada pendekatan pembelajaran, kurikulum dan fasilitas. Perancangan inibertujuan menciptakan ruang yang nyaman dan fungsional berdasarkan dengankurikulum, capaian pembelajaran serta standarisasi pondok pesantren denganmenggunakan pendekatan aktivitas perilaku pengguna, dimana pembentukan tataruang memiliki keterkaitan yang kuat sesuai dengan pendekatan yang ada. Melaluimetode observasi, wawancara, kuesioner, studi banding, dan kajian pustaka, rancangandifokuskan pada ruang-ruang seperti kelas, asrama, laboratorium, ruang keterampilan,perpustakaan, dan area komunal. Aspek ergonomi, pencahayaan, material, dan privasimenjadi pertimbangan utama dalam desain, yang ditujukan untuk menunjangpembentukan santri muslimah yang berkarakter, berpengetahuan, dan adaptif terhadapperkembangan zaman. Kata kunci: Pondok pesantren , desain interior, pendidikan islam, perilaku santri,remaja putri
PERANCANGAN ULANG INTERIOR SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI CICENDO KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOR SETTING Ririhena, Fellmy Yehezkiel; Cardiah, Tita; Firmansyah, Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perancangan ulang interior Sekolah Luar BiasaNegeri (SLBN) Cicendo, sebuah bangunan cagar budaya yang berlokasi di Kota Bandung,dengan menerapkan pendekatan Behavior Setting untuk menciptakan lingkungan belajaryang inklusif, nyaman, dan adaptif bagi siswa-siswi tunarungu. Urgensi perancangan inimuncul dari beberapa permasalahan yang teridentifikasi, yaitu perpaduan warna interioryang monoton sehingga kurang merangsang stimulasi visual, akustik ruang kelas yangbelum optimal dalam mendukung kebutuhan komunikasi, serta pola sirkulasi yangterganggu oleh keberadaan pengunjung eksternal selama jam sekolah. Prosesperancangan diawali dengan identifikasi masalah dan kajian literatur untukmengeksplorasi teori-teori yang relevan terkait pendidikan inklusif, optimasi akustik, dankomunikasi visual bagi siswa tunarungu. Studi banding terhadap institusi sejenis dilakukanuntuk mengidentifikasi praktik terbaik, yang kemudian menjadi dasar perumusan tema“Inclusive Harmony” dan konsep “Structured Unity” sebagai panduan integrasi elemenfungsional dan estetis. Tahap pengembangan desain meliputi optimalisasi zonasi ruang,pemilihan material dan warna yang tepat, penerapan elemen akustik, serta penyesuaiantata ruang untuk mendukung sirkulasi dan aksesibilitas yang efisien. Rancangan awaldievaluasi melalui pengujian berulang guna memastikan kesesuaian dengan kebutuhanpendidikan sekaligus ketentuan pelestarian bangunan cagar budaya.Kata kunci: Desain Interior, Sekolah Luar Biasa, Tunarungu, Behavior Setting, Inklusif,Cagar Budaya.
PERANCANGAN ULANG INTERIOR SMA AISYIYAH BOARDING SCHOOL PUTRI DENGAN PENDEKATAN LEARNING COMMONS Sihotang, Satria Juan Pablo; Cardiah, Tita; Haryotedjo, Tri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan paradigma dalam dunia pendidikan menuntut adanya penyesuaian pada desainruang belajar, khususnya di tingkat sekolah menengah. Pendekatan learning commons merupakansalah satu konsep desain interior pendidikan yang menekankan fleksibilitas ruang, kolaborasi antarsiswa, serta integrasi teknologi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih aktif danpartisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan pendekatan learningcommons terhadap kualitas dan fungsi interior di SMA 'Aisyiyah Boarding School Putri.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dananalisis literatur. Observasi dilakukan terhadap elemen-elemen interior seperti tata letak, perabot,pencahayaan, dan sirkulasi ruang yang mencerminkan prinsip learning commons. Selain itu, persepsipengguna ruang—baik siswa maupun guru—dikaji untuk mengevaluasi efektivitas konsep tersebutdalam mendukung kegiatan belajar di lingkungan sekolah berasrama. Hasil studi menunjukkanbahwa penerapan pendekatan learning commons pada interior sekolah memberikan dampak positifterhadap interaksi sosial siswa, peningkatan motivasi belajar, serta fleksibilitas penggunaan ruang.Ruang yang dirancang secara terbuka, adaptif, dan berorientasi pada kolaborasi terbukti mampumeningkatkan dinamika pembelajaran di luar pendekatan konvensional.Kata kunci: learning commons, desain interior pendidikan, ruang belajar kolaboratif, sekolahberasrama, fleksibilitas ruang
KAJIAN PENERAPAN PENDEKATAN BEHAVIOR SETTING TERHADAP TERMINAL LEUWI PANJANG TIPE A DI BANDUNG STUDY ON THE APPLICATION OF THE BEHAVIOR SETTING APPROACH TO LEUWI PANJANG TYPE A TERMINAL IN BANDUNG Maruwa, Salsa Ruzika; Salayanti, Santi; Hanafiah, Ully Irma Maulina
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Leuwi Panjang merupakan terminal tipe A utama dan terbesar diKota Bandung yang telah mengalami revitalisasi, namun masih menghadapipermasalahan dalam penataan ruang dan fasilitas yang belum optimal sehinggadapat menghambat alur sirkulasi pengguna. Penelitian ini bertujuan untukmerancang ulang interior terminal dengan menggunakan pendekatan BehaviorSetting sehingga dapat mengoptimalkan penggunaan ruang, memperbaiki sirkulasialur aktivitas pengguna, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagipengguna, termasuk penumpang penyandang disabilitas, lansia dan ibu hamil.Metode penelitian meliputi observasi, wawancara, studi literatur, dan studi bandingdengan terminal tipe A lain seperti Terminal Pulo Gebang, Harjamukti, dan Tirtonadi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan ulang ruang berdasarkan zonasiaktivitas dapat memperbaiki alur sirkulasi dan meningkatkan hubungan antar ruangserta dapat memaksimalkan fungsi fasilitas terminal. Konsep desain yang diusulkanmengintegrasikan elemen ergonomi, pencahayaan, penghawaan, serta signage yangjelas untuk mendukung aktivitas pengguna. Perancangan ulang ini diharapkan dapatmeningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi umum melalui terminalyang lebih nyaman, aman, dan terorganisir.Kata kunci: perancangan ulang; interior terminal; Behavior Setting; sirkulasi ruang;kenyamanan pengguna
PERANCANGAN ULANG INTERIOR TERMINAL REGULER PELABUHAN BAKAUHENI LAMPUNG DENGAN PENDEKATAN INDOOR HEALTH AND COMFORT (IHC) Prinada, Bunga Annisa; Rusyda, Hana Faza Surya; Siregar, Fernando Septony
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan merupakan fasilitas yang menghubungkan perairan dan daratandalam batas wilayah tertentu dalam aktivitas pelayanan jasa dan pemerintahan.Pelabuhan Bakauheni merupakan gerbang utama Pulau Sumatra dengan Pulau Jawamelalui perairan yang sudah melayani ribuan penumpang setiap tahun, sehinggapelabuhan penumpang memerlukan ruang tunggu yang nyaman. Namun, terdapatberbagai masalah yang muncul di area ruang tunggu Reguler Pelabuhan Bakauheniseperti ketidaknyamanan akibat suhu pada ruang tunggu, pencahayaan yang kurangbaik, kebisingan tinggi, serta fasilitas umum dan disabilitas kurang optimal.Hal yang dilakukan saat observasi dan hasil wawancara menunjukan bahwa belumoptimalnya sirkulasi udara pada area belakang, pencahayaan area depan terasa silaukarena area tunggu depan didominasi oleh kaca. Permasalahan ini menyebabkanketidaknyamanan pada ruang tunggu dan beberapa ruang lainnya. Oleh karena itu,diperlukan perancangan ulang mengusung Green Concept dengan pendekatanIndoor Health dan Comfort (IHC) yang meliputi penggunaan material ramahlingkungan serta memiliki Green Label, penghawaan, pencahayaan alami yangoptimal, pengurangan kebisingan, serta memenuhi fasilitas disabilitas yang sesuaidengan standar.Tujuan dari proyek perancangan ulang ini adalah menciptakan ruang tunggu danruang lainnya lebih fungsional, nyaman, aman dan sesuai standar. Dengan demikian,desain ruang tunggu dan ruang lainnya mampu meningkatkan kualitas pelayanan diPelabuhan Bakauheni dan mendukung aktivitas penumpang secara optimal.Kata kunci : Pelabuhan Bakauheni, Green Concept, Indoor Health and Comfort (IHC), Ramah Lingkungan.