cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
PENGARUH TATA LETAK RUANG TERHADAP MINAT KUNJUNG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS DAN PERILAKU PADA PERPUSTAKAAN KOTA SUBANG Fitri, Liestya Desyana; Rusyda, Hana Faza Surya; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan umum telah mengalami transformasi dari sekadar tempat penyimpanankoleksi buku menjadi ruang sosial yang menyediakan pengalaman belajar, interaksi, danpengembangan potensi diri. Namun, perubahan pola konsumsi informasi masyarakat yangsemakin digital menuntut perpustakaan untuk menyesuaikan tata ruang dan layanannya. Studikasus pada Perpustakaan Umum Kota Subang menunjukkan penurunan signifikan jumlahkunjungan dari 27.129 pada tahun 2023 menjadi 18.774 pada tahun 2024, yang mengindikasikanadanya persoalan daya tarik ruang perpustakaan terhadap kebutuhan masyarakat modern. Hasilobservasi mengungkapkan bahwa tata letak ruang baca dan sirkulasi, khususnya antara areadiskusi kelompok dan area baca individu, sangat memengaruhi kenyamanan serta efektivitaspenggunaan ruang. Permasalahan utama yang muncul adalah kebisingan dari area diskusi yangmengganggu ketenangan area baca individu, serta sirkulasi pengunjung yang tumpang tindih.Penelitian terdahulu menekankan pentingnya zonasi yang jelas antara area baca individu dan areadiskusi untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi pembelajaran dan interaksi sosial. Penataanmeja, kursi, serta jarak antar furnitur harus memperhatikan aspek ergonomi dan privasi. Selain itu,karakteristik pengguna perpustakaan umum yang sangat beragam menuntut penyediaan koleksidan fasilitas yang inklusif. Dengan demikian, penataan ruang perpustakaan berbasis aktivitas danperilaku pengguna menjadi kunci untuk meningkatkan kenyamanan, efektivitas layanan, sertamendukung pembelajaran mandiri sepanjang hayatKata Kunci : Perpustakaan umum, Tata ruang, Zonasi ruang, Perilaku dan Aktivitas pengguna
PERANCANGAN ULANG PERPUSTAKAAN UMUM KOTA TANGERANG SELATAN DENGAN PENDEKATAN LEARNING COMMON S Firdausy, abila Putri; Liritantri, Widyanesti; Hidayat, Raisya Rahmaniar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Umum Kota Tangerang Selatan memiliki peran penting dalam menyediakan aksesinformasi serta meningkatkan literasi masyarakat. Namun, kondisi eksisting menunjukkanketerbatasan, antara lain luasan ruang yang tidak memadai, fasilitas yang belum sesuai standar,serta pengaturan tata ruang yang belum optimal. Dalam kondisi tersebut serta dominasipengunjung dari kalangan anak-anak dan remaja, perancangan ini mengusulkan perancanganulang interior perpustakaan dengan pendekatan Learning Commons. Pendekatan LearningCommons mengedepankan lingkungan pembelajaran yang kolaboratif, fleksibel, dan interaktif.Metode perancangan yang digunakan mencakup studi literatur, observasi lapangan, wawancaradengan pihak terkait, dan analisis kebutuhan pengguna. Hasil perancangan mencakup konseporganisasi ruang berdasarkan segmentasi pengguna dan penerapan elemen interior sepertipencahayaan, warna, dan material yang mendukung kenyamanan, estetika, serta fungsi ruang.Perancangan bertujuan untuk meningkatkan kualitas sirkulasi ruang, meminimalisasi gangguankebisingan, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan melalui tata ruangyang fleksibel dan mudah diakses. Kesimpulan dari perancangan menunjukkan bahwapendekatan Learning Commons sangat relevan untuk mengubah fungsi perpustakaankonvensional menjadi ruang publik dinamis yang mendukung aktivitas edukatif, sosial, dankomunitas.Kata Kunci: Perpustakaan Umum, Learning Commons, Transformasi Perpustakaan, Desain ramah anak dan remaja.
PERANCANGAN ULANG PESANTREN MODERN AL – IHSAN DENGAN PENDEKATAN FUNGSIONAL Fauzi, Fadli Akmal; Salayanti , Santi; Palupi, Fajarsani Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok Pesantren Modern Al-Ihsan Baleendah menghadapi permasalahandalam penataan ruang yang kurang optimal, yang menghambat kenyamanan danefektivitas aktivitas santri. Latar belakang perancangan ini adalah untuk menciptakanruang belajar yang lebih fungsional dan efisien yang mendukung kegiatan spiritual,akademis, dan sosial penghuni. Permasalahan yang muncul mencakup ketidaksesuaianantara fungsi ruang dengan elemen interior yang ada, serta kurangnya integrasi antaraberbagai fasilitas. Tujuan dari perancangan ulang ini adalah untuk mengoptimalkanpenggunaan ruang dengan pendekatan fungsional yang terintegrasi. Metode yangdigunakan meliputi analisis zonasi ruang, perencanaan elemen interior, dan pengaturansirkulasi ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip desain yangefisien dan fleksibilitas ruang dapat menciptakan lingkungan yang lebih nyaman danmendukung berbagai kegiatan pesantren. Kesimpulannya, perancangan ulang interiorpesantren dengan pendekatan fungsional mampu meningkatkan kualitas lingkunganbelajar dan ibadah. Manfaat dari perancangan ini diharapkan dapat meningkatkankenyamanan penghuni dan efektivitas kegiatan di Pondok Pesantren Modern Al-IhsanBaleendah. Kata kunci: perancangan ulang, pondok pesantren, fungsional, elemen interior, zonasi ruang.
PERANCANGAN ULANG PLAZA ASIA SUMEDANG DEPARTMENT STORE, FOOD COURT, DAN LOBBY Naufal, Muhammad Faris; Liritantri, Widyanesti; Palupi, Fajarsani Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plaza Asia Sumedang yang berlokasi di Jalan Mayor Abdurahman Kota Sumedangmerupakan pusat perbelanjaan berkonsep mixed-use yang tidak hanya digunakan sebagaiarea untuk berbelanja namun terdapat fasilitas hotel Bintang Tiga, Bioskop, serta aulasebagai fasilitas untuk melaksanakan acara seperti seminar, resepsi pernikahan atau acaralainnya. Sejalan dengan visi Plaza Asia yaitu menjadi menjadi perusahaan di bidang retailyang termaju, terdepan dan terbesar di wilayah Priangan Timur, denganmemperhitungkan minat pengunjung yang semakin tinggi akibat adanya akses dari exitjalan tol Cisumdawu dan cukup pesatnya perkembangan daya tarik wisata di KabupatenSumedang, mengharuskan untuk memiliki tampilan visual yang lebih menarik sehinggamembuat pengunjung betah hingga tertarik untuk berbelanja dan kembali lagidikemudian hari. Salah satu upayanya adalah melakukan perancangan ulang interiornya.Perancangan ulang Plaza Asia Sumedang dilakukan pada area Asia Fashion di lantai dasar(Ground Floor), Food court Teras Jajan di lantai 2, dan Lobby GF Utama yang berfokusuntuk menciptakan suasana dan penerapan standar perancangan sebagai solusi untukkenyamanan dan pengalaman baru dalam berbelanja serta menambah daya tarikpengunjung dengan konsep perancangan yang lebih baik mengikuti tren desain retail storeterkini.Kata Kunci: Asia Fashion, Food court Teras Jajan, Lobby GF Utama, Tren desain interior retail store
IMPLEMENTASI PENDEKATAN BRAND IDENTITY DALAM PERANCANGAN ULANG RUMAH SAKIT INSAN PERMATA TIPE C TANGERANG SELATAN Wisdhiputri, Fauzia Aisyah; Haristianti, Vika; Rusyda, Hana Faza Surya
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan Rumah Sakit Umum Syariah Insan Permata di Tangerang Selatandilatarbelakangi oleh kebutuhan fasilitas kesehatan yang mengintegrasikan pelayananmedis dengan nilai-nilai Islam. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana merancangrumah sakit yang tidak hanya memenuhi standar teknis rumah sakit kelas C sesuaiPermenkes, tetapi juga menampilkan identitas syariah secara menyeluruh pada interiordan fasilitasnya. Tujuan perancangan ini adalah menciptakan lingkungan penyembuhanyang nyaman, menenangkan, dan islami melalui pendekatan brand identity. Metode yangdigunakan meliputi studi literatur, analisis kebutuhan ruang, observasi lapangan, danpenerapan konsep desain islami. Hasil perancangan menunjukkan penerapan elemenidentitas pada bentuk furnitur, skema warna, pencahayaan, dan penataan ruang yangmendukung suasana tenang dan religius. Kesimpulan dari perancangan ini adalah bahwapenerapan identitas merek berbasis syariah dapat meningkatkan pengalaman pasien,memperkuat citra rumah sakit, serta menjadi pembeda di antara rumah sakit umumlainnya. Manfaatnya adalah memberikan alternatif desain rumah sakit yang fungsional,estetis, dan bernilai spiritual.Kata kunci: brand identity, desain interior, rumah sakit, syariah.
PERANCANGAN ULANG RUMAH SAKIT TK.II MOH.RIDWAN MEURAKSA (RS KESDAM JAYA) JAKARTA DENGAN PENDEKATAN INDOOR HEALTH COMFORT Yudha, Dimas Fantri; Liritantri, Widyanesti; Siregar, Fernando Septony
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Tk. II Moh. Ridwan Meuraksa adalah fasilitas kesehatan militer di bawah KesdamJaya yang juga melayani masyarakat umum dan menjadi pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon anggotaTNI-AD, sehingga membutuhkan kondisi interior yang mendukung kenyamanan. Namun, ditemukanbeberapa permasalahan seperti pencahayaan alami yang berlebih, suhu ruang yang tidak stabil, sirkulasi pascapandemi yang kurang maksimal, serta elemen interior seperti material, furnitur dan signage yang belummemenuhi standar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan perancangan ulang dengan pendekatanIndoor Health Comfort (IHC) yang terdiri dari delapan aspek utama. Penelitian ini dilakukan secara kualitatifmelalui observasi, wawancara, studi literatur, studi preseden, dan dokumentasi lapangan. Tema perancanganadalah Healing in Common Place, yang menggambarkan rumah sakit sebagai tempat penyembuhan bagisemua pengguna dari berbagai latar belakang, sedangkan konsep yang digunakan adalah Modern Space Basedon Comfort and Identity, yaitu desain interior modern yang menekankan kenyamanan tanpa menghilangkankarakter militer. Hasil perancangan menghasilkan ruang yang lebih aman, nyaman dan mendukung prosespenyembuhan, namun masih diperlukan pengembangan lebih lanjut bagi peneliti selanjutnya dikarenakanperkembangan teknologi material serta desain di masa yang akan datang agar rumah sakit dapat lebih optimalterhadap kebutuhan di masa mendatang.Kata kunci : Fasilitas Kesehatan Militer, Indoor Health Comfort, Healing in Common Place, Modern Space,Comfort and Identity.
KAJIAN PENERAPAN DESAIN BIOFILIK PADA KAMAR RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TIPE B OTO ISKANDAR DI NATA SOREANG Setiawan, Elita Felisiana Ananda; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Hidayat, Raisya Rahmaniar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan adanya peningkatan kebutuhan manusia terhadap lingkunganpenyembuhan yang dapat mendukung kenyamanan psikologis pasien di rumah sakitmenjadi latar belakang penting dalam penelitian ini, khususnya pada penerapan desainbiofilik di Rumah Sakit Umum Daerah Tipe B Oto Iskandar Di Nata. Lingkungan rumahsakit yang seringkali menimbulkan kecemasan dan stress pada pasien menuntut adanyapendekatan desain yang lebih beriorientasi pada penyembuhan. Pada penyusunan penelitianini digunakan beberapa metode seperti penggunaan metode kualitatif dengan pendekatanobservasi langsung terhadap ruang rawat inap, dilakukan dokumentasi visual terhadapelemen interior, beserta wawancara semi-terstruktur dengan pengguna dan staff rumah sakithingga dilakukannya proses desain dalam mencapai kebutuhan pengguna sesuai dengankonsep desain biofilik. Penelitian ini bertujuan memberikan masukan untuk pengembangandesain interior rumah sakit yang lebih mendukung proses penyembuhan secara holistik.Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa desain biofilik dipandang sebagai solusipotensial yang mampu menghadirkan elemen alami ke dalam ruang rawat inap untukmeningkatkan kesejahteraan pasien. Dengan menerapkan elemen seperti pencahayaanalami, kehadiran tanaman, koneksi visual dengan alam terbukti dapat mengurangi tingkatkecemasan dan depresi pada pasien serta dapat menciptakan suasana ruang yang lebihtenang dan nyaman. Oleh karena itu, integrasi elemen biofilik secara menyeluruh sangatdisarankan untuk meningkatkan kualitas lingkungan penyembuhan di rumah sakit.Kata kunci : Desain, Biofilik, Kesehatan, Rawat Inap, Kenyamanan Psikologis
PERANCANGAN ULANG SEKOLAH KHARISMA BANGSA DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS BERDASARKAN KURIKULUM CAMBRIDGE Fathimah, Fathimah; Firmansyah, Rangga; Sudarisman, Irwan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan Sekolah Kharisma Bangsauntuk menciptakan ruang belajar yang mampu menjawab tantangan pendidikanmasa kini dan juga masa depan. Hasil observasi menunjukkan bahwa beberapa ruangbelajar dan fasilitas pendukung belum sepenuhnya mendukung aktivitas belajarmengajar, kolaborasi, dan pekerjaan administratif. Tujuan penelitian ini adalahmerancang ulang interior sekolah dengan mengusung tema Future-Ready LearningSpace dan konsep Adaptive Learning, selaras dengan Kurikulum Cambridge yangmenekankan pembentukan pribadi Confident, Responsible, Reflective, Innovative,dan Engaged. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, studi literatur,studi preseden, dan analisis kebutuhan pengguna. Hasil perancangan ini diwujudkanmelalui tata ruang modular dan multifungsi, furnitur fleksibel, ruang kolaboratifterbuka, area tenang untuk belajar mandiri, integrasi teknologi, dan zonasi efisien.Kesimpulannya, rancangan ini dapat mengatasi permasalahan layout yang kaku,kapasitas ruang yang kurang sesuai dengan standar, dan minimnya fasilitaskolaboratif, sehingga bermanfaat dalam menciptakan ekosistem belajar yangadaptif, fungsional, dan dapat mendukung perkembangan siswa secara optimal. Kata kunci: Adaptive Learning, Cambridge Curriculum, desain interior sekolah,Future-Ready Learning Space, ruang kolaboratif
PERANCANGAN ULANG SHOWROOM VOLKSWAGEN BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BRAND INDENTITY Soetopo, Dani Kahil Muharram; Perdana, Aditya Bayu; Pangestu, esthyo Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan tren industri otomotif global, khususnya transisi menujukendaraan listrik (EV), mendorong Volkswagen untuk memperkuat identitasmereknya melalui pendekatan desain showroom yang baru, yaitu New Brand Design(NBD). Namun, showroom Volkswagen Bandung belum sepenuhnya mengadopsiidentitas visual dan fungsional tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancangulang interior showroom Volkswagen Bandung agar sesuai dengan identitas brandterkini dan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan. Metode yang digunakanmencakup observasi, wawancara, studi literatur, dan studi preseden. Hasilperancangan menekankan penerapan elemen-elemen identitas merek sepertipemilihan warna cerah, bentuk dinamis, pencahayaan aksen, serta material yangmerepresentasikan nilai inovatif dan berkelanjutan dari Volkswagen. Desain ulang inijuga menata ulang sirkulasi ruang, sistem display, serta fasilitas penunjang sepertilounge dan area interaktif untuk mendukung informasi seputar kendaraan listrik.Implementasi pendekatan brand identity diharapkan mampu membentuk showroomyang tidak hanya berfungsi sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai ruangpengalaman yang memperkuat citra merek Volkswagen di mata konsumenIndonesia.Kata kunci: Showroom, Brand Identity, Volkswagen, Desain Interior, Mobil Listrik
KAJIAN TEORI COLLABORATIVE LEARNING DALAM PERANCANGAN INTERIOR RUANG KELAS SLBN NEGERI TAMANSARI Nabila, Nasya; Asharsinyo, Doddy Friestya; Nanda, Rexha Septine Faril
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ulang SLB Negeri Tamansari di Tasikmalaya denganpendekatan Collaborative Learning bertujuan menciptakan lingkungan belajar yanginklusif, aman, nyaman, serta sepenuhnya mendukung kebutuhan siswaberkebutuhan khusus dalam berbagai aspek perkembangan mereka. Proyek iniberangkat dari identifikasi sejumlah permasalahan nyata di lapangan, seperti ruangkelas yang terlalu sempit untuk aktivitas belajar yang optimal, furnitur yang tidakergonomis dan kurang ramah bagi siswa dengan keterbatasan fisik, minimnya zonaindividual untuk konsentrasi belajar, serta kurangnya fasilitas keamanan dan sistempemeliharaan bangunan yang memadai. Melalui pendekatan desain yangmenitikberatkan pada kerja sama, fleksibilitas tata ruang, dan integrasi fungsi,perancangan mencakup penyediaan furnitur yang sepenuhnya ramah disabilitas,pencahayaan alami yang memadai, ventilasi silang yang baik, serta elemen desainyang mendukung stimulasi sensorik positif bagi siswa dengan beragam kebutuhan.Selain itu, rancangan juga memperhatikan kemudahan aksesibilitas antar ruang,penataan area belajar kelompok dan ruang pribadi secara proporsional, penggunaanmaterial yang aman, ramah lingkungan, dan mudah dirawat, serta penambahanruang terbuka hijau dan area bermain interaktif untuk mendorong perkembanganfisik, emosional, dan sosial siswa. Hasil desain diharapkan mampu meningkatkankenyamanan, efektivitas pembelajaran, interaksi sosial yang inklusif, sekaligusmenjadi model referensi yang dapat diaplikasikan pada pengembangan sekolahinklusif lainnya di Indonesia.Kata kunci: Collaborative Learning, inklusivitas, desain interior, SLB, disabilitas.