Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika
Redaksi menerima tulisan yang relevan dengan pengembangan ilmu di bidang pendidikan matematika. Tulisan belum pernah diterbitkan pada media cetak dan atau online lain, serta harus asli (bukan plagiat) hasil pemikiran, penelitian dan pendapat disertai acuan/pustaka. Petunjuk penulisan bagi Penyumbang Naskah Jurnal Cartesian dapat dilihat pada sampul dalam belakang. Tulisan dikirim dalam bentuk softcopy (Microsoft Word) ke alamat email jurnalcartesian@gmail.com. Naskah yang masuk dievaluasi oleh Penyunting Ahli, Mitra Bestari dan atau Peninjau Ahli. Penyunting berhak mengubah tulisan untuk keseragaman format dan istilah tanpa mengubah maksud dan isinya
Articles
103 Documents
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA MASA COVID-19 MELALUI MEDIA YOU TUBE
Restuningsih;
Sari Saraswati
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Cartesian Vol. 3 No. 1 November 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v3i1.5211
Penyebaran virus COVID-19 berdampak di berbagai bidang kehidupan, salah satunya di bidang pendidikan. Pada masa ini, pembelajaran tidak lagi dilakukan di sekolah yang dikenal dengan istilah “pembelajaran daring”. Guru dapat memanfaatkan teknologi agar pembelajaran tetap terlaksana meskipun daring. Salah satu teknologi yang dapat digunakan guru adalah YouTube yang digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa dalam menggunakan media YouTube dalam pembelajaran matematika materi himpunan. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 siswa kelas VII dengan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket respon siswa. Data kemudian dianalisis secara statistik deskriptif untuk mendapatkan persentase masing-masing kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) 60% siswa merespon penggunaan video YouTube tidak membingungkan bagi mereka, (2) 80% siswa merespon bahwa mereka tertarik jika pembelajaran dilakukan seperti di video YouTube, (3) 100% siswa termotivasi belajar menggunakan video YouTube, (4) 60% siswa tidak mengalami kesulitan dalam memahami materi di video YouTube, dan (5) 60% siswa merasa pemberian contoh soal dan penyelesaiannya di video YouTube memudahkan mereka dalam memahami materi himpunan.
Pembelajaran Berbasis Science Technology Engineering and Mathematics Meningkatkan Kemampuan Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematis
Medi Dwi Utari;
Imam Kusmaryono;
Mochamad Abdul Basir
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6325
Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah membekali siswa agar dapat memecahkan masalah. Namun, hasil observasi menunjukkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih belum maksimal atau tergolong rendah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pembelajaran berbasis STEM dalam melatih kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII pada materi statistika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas VIII F MTs Negeri 2 Kota Semarang yang berjumlah 34 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi, tiga jenis lembar kerja siswa, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM pada materi statistika dilaksanakan melalui tahap ask, imagine, plan, create, dan improve dengan mengintegrasikan setiap aspek science, technology, engineering dan mathematics ke dalam proses pembelajaran. Siswa disajikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari atau dunia nyata yang relevan kemudian melalui tahap ask siswa mengidentifikasi masalah. Tahap imagine siswa memikirkan solusi yang terbaik untuk menyelesaikan masalah berdasarkan konsep dan pada tahap plan siswa membuat rancangan penyelesaian agar solusi yang dipilih dapat digunakan. Pada tahap create siswa melaksanakan penyelesaian masalah berdasarkan rancangan yang dibuat dan di tahap akhir yaitu improve siswa membuat kesimpulan atas hasil yang diperoleh. Kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 80,86% yang dikategorikan baik.
Proses Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Operasi Hitung Aljabar
Hidayah, Nur;
Kusmaryono, Imam;
Abdul Basir, Mochamad
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6326
Pembelajaran berdiferensiasi digunakan untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam memahami materi pembelajaran sehingga kemampuan berpikir kritis siswa dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran berdiferensiasi terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis pada materi operasi hitung aljabar. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Islam Sultan Agung Semarang dengan subjek penelitian adalah guru matematika dan 30 siswa kelas VII A5. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, wawancara, tes, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini yaitu langkah pembelajaran dengan identifikasi keragaman, membagi kelompok siswa, memberikan diferensiasi konten, memberikan diferensiasi proses, dan memberikan diferensiasi produk. Lembar kerja yang diberikan memuat langkah FRISCO. Focus difasilitasi dengan bentuk soal PGK (Pilihan Ganda Kompleks) berupa langkah-langkah, uraian, dan soal cerita. Reason difasilitasi guru memberikan pendekatan agar siswa dapat mengkonstruksi konsep dengan tahapan-tahapan yang telah diberikan guru. Inference difasilitasi guru membantu siswa membuat kesimpulan yang tepat. Situation difasilitasi guru memberikan arahan agar semua diisi dan dicek pengerjaan siswa secara berkala. Clarity difasilitasi guru memberikan tugas yang dikaitkan dengan kehidupan sehari- hari. Overview difasilitasi guru memberikan stimulus, waktu pengerjaan, dan arahan untuk mengecek ulang jawaban sebelum dikumpulkan. Peningkatan kemampuan berpikir kritis terbukti dari nilai lembar kerja pertemuan pertama, kedua, ketiga, dan tes kemampuan berpikir kritis. Inteval nilai 81-100 dengan kategori sangat tinggi meningkat 100%. Indikator kemampuan berpikir kritis juga dipenuhi rata-rata 90% siswa.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROJEK MELALUI GEOMATH SCRATCH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL MATEMATIS SISWA
Fatchul Huda;
Nila Ubaidah, Nila Ubaidah;
Imam Kusmaryono, Imam Kusmaryono
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6385
Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah membekali siswa agar dapat memecahkan masalah. Namun, hasil observasi menunjukkan kemampuan berpikir komputasional matematis siswa masih belum maksimal atau tergolong rendah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kevalidan, kepraktisan dan keefektifan penggunaan media pembelajaran melalui projek Geomath berbantuan Scratch dalam meningkatkan kemampuan berpikir komputasional matematis siswa kelas XI MIPA- 4 SMA Negeri 1 Grabag Kabupaten Magelang dalam materi Geometri bangun ruang. Adapun subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIPA-34 SMA Negeri 1 Grabag Kabupaten Magelang yang berjumlah 31 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli materi, angket respon siswa dan soal pre-test maupun post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir komputasional matematis dalam menyelesaikan soal materi Geometri Bangun Ruang. Peningkatan kemampuan berpikir komputasional matematis siswa diukur menggunakan soal pre-test dan soal post-test. Nilai rata-rata pretest 80,16 dan rata-rata posttest 90,65 sehingga selisih nilai rata rata hasil yang didapatkan adalah 10,49.
Respon Siswa Terhadap Model Contextual Teaching And Learning Pada Materi Bangun Ruang
ariana, niken;
Iesyah Rodliyah
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Matematika merupakan ilmu yang mempelajari tentang bilangan dan ilmu tentang logika yang saling berhubungan. Salah satu materi dalam matematika adalah bangun ruang, yang dekat dalam kehidupan sehari-hari karena berbagai macam benda di sekitar berbentuk bangun ruang sehingga memungkinkankan siswa dapat dengan mudah mempelajarinya. Kenyataan dilapangan menunjukkan siswa masih kebingungan dalam mengimplementasikan rumus bangun prisma dan limas karena kedua rumus bangun tersebut terdapat kemiripan. Oleh karena itu alternatif solusi yang bisa dimplementasikan dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu melalui Contextual Teaching and Learning yang membuat siswa terlibat aktif dalam pembelajaran melalui pengalaman langsung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon siswa terhadap model Contextual Teaching and Learning pada materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan subjek siswa kelas VII SMPN 1 Diwek Jombang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket respon siswa tertutup dengan menggunakan skala likert empat. Teknik pengolahan data angket diawali dengan menjumlahkan skor pernyataan. Setelah itu, menentukan nilai rata-ratanya agar dapat dikonversi. Dan hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa respon siswa pada materi bangun ruang dengan model Contextual Teaching and Learning dikategorikan positif, dengan persentase rata-rata skor sebesar 77,08%. Hasil ini terlihat selama proses pembelajaran siswa terdorong untuk bekerjasama, menumbuhkan rasa keingintahuan yang akhirnya membuat siswa lebih bersemangat dalam pembelajaran.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Kartu Soal Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa
fariha, akun;
Nihayatus Sa’adah
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6522
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi statistika di kelas VIII SMP Negeri 1 Jombang. Banyak siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) karena siswa masih kesulitan dalam memahami konsep dasar, terutama menentukan nilai rata-rata. Untuk mengatasi masalah ini, guru dapat menerapkan pendekatan yang lebih interaktif seperti model Problem Based Learning (PBL) dengan menggunakan media kartu soal. Metode penelitian yang digunakan adalah quasy eksperimen dengan posttest-only control design. Subjek penelitian terdiri dari dari dua kelas, yaitu kelas VIII-F sebanyak 33 siswa sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model PBL berbantuan media kartu soal dan kelas VIII-E sebanyak 32 siswa sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data menggunakan hasil posttest siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar matematika pada materi statistika, di peroleh bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 85,15, sementara rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol sebesar 60,16. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa pada kelas eksperimen melampaui standar KKM yang ditetapkan yakni 75. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah sebesar 0,000. Karena nilai signifikansi yang didapat lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditentukan (0,000 < 0,05), artinya ada perbedaan hasil belajar antara kelas yang diajar menggunakan model PBL berbantuan media kartu soal dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini penerapan model Problem Based Learning berbantu media kartu soal dapat meningkatkan hasil belajar siswa agar mencapai KKM.
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Pada Soal Cerita Materi Statistika
Eka Zalfa, Sidqi Naufi;
Novia Dwi Rahmawati
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6648
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita tipe HOTS berdasarkan teori Newman pada materi statistika serta faktor-faktor penyebabnya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Jombang yang berjumlah 32 siswa, dengan 3 siswa dipilih berdasarkan jumlah kesalahan terbanyak. Instrumen penelitian meliputi tes dan pedoman wawancara, dengan teknik analisis data yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan lima jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa yaitu tahapan memahami (comprehention) yaitu sebanyak 50%, kesalahan menyimpulkan jawaban (encoding) yaitu sebanyak 22,85%, kesalahan keterampilan proses (process skill) yaitu sebanyak 18,57%, kesalahan pada tahapan transformasi (transformation) yaitu 4,29% dan terakhir kesalahan pada tahap membaca (reading) yaitu 4,29%. Kesalahan membaca terjadi karena kurangnya kemampuan literasi matematika siswa. Kesalahan memahami terjadi karena kebiasaan siswa yang langsung melakukan perhitungan tanpa menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan. Kesalahan transformasi disebabkan oleh kesulitan siswa dalam mengidentifikasi permasalahan dan kurangnya pemahaman konsep matematika. Kesalahan keterampilan proses terjadi karena ke tidak telitian dalam melakukan operasi hitung. Kesalahan menyimpulkan jawaban terjadi dikarenakan siswa tidak teliti dan tidak terbiasa menuliskan jawaban akhir.
Efektivitas Pembelajaran dengan Pendekatan PMRI Berbantuan Aplikasi Geogebra pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Rahmadhani, Rizki Nur Aulia;
Saraswati, Sari
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6687
Materi bangun ruang sisi datar pada pelajaran matematika sering dijumpai dalam kehidupan nyata. Namun, realita menunjukkan bahwa masih banyak peserta didik yang belum bisa menyelesaikan masalah terkait bangun ruang sisi datar secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan efektivitas pembelajaran dengan pendekatan PMRI berbantuan aplikasi Geogebra pada materi bangun ruang sisi datar, khususnya luas permukaan dan volume dari bangun balok dan kubus. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 28 peserta didik kelas VIII G di MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng. Adapun jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode tes tertulis, angket, serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pendekatan PMRI berbantuan aplikasi Geogebra efektif terhadap hasil belajar peserta didik. Hal ini terlihat dari perolehan skor rata-rata yakni 83,26 dan persentase ketuntasan klasikal yakni sebesar 82,14%. 2) Pendekatan PMRI berbantuan aplikasi Geogebra efektif terhadap respon peserta didik. Hal ini terlihat dari respon peserta didik tergolong positif dengan persentase rata-rata respon siswa sebesar 70,8% dengan yang menjawab ya lebih besar daripada yang menjawab tidak. 3) Pendekatan PMRI berbantuan aplikasi Geogebra efektif terhadap kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Hal ini terlihat pada perolehan skor rata-rata yakni 3,63 dan masuk dalam kategori baik.
Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif dalam Pemecahan Masalah Barisan dan Deret Ditinjau dari Disposisi Matematis
Tsania Shofiyati Rakhna;
Triyanto, Triyanto;
Dhidhi Pambudi, Dhidhi Pambudi
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6712
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif siswa kelas X SMK Batik 1 Surakarta dalam pemecahan masalah pada materi barisan dan deret ditinjau dari disposisi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data disposisi matematis yang diperoleh melalui angket dan data kemampuan berpikir reflektif yang diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara, data-data tersebut merupakan hasil dari pekerjaan siswa. Teknik uji validitas pada penelitian ini menggunakan triangulasi metode. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah diperoleh data disposisi matematis dan kemampuan berpikir reflektif, siswa dikategorikan menjadi tiga kategori yaitu disposisi matematis tinggi, sedang, dan rendah. Pada tiap kategori dipilih dua siswa sebagai subjek penelitian melalui teknik purposive sampling. Wawancara dilakukan bersama subjek penelitian yang terpilih. Siswa dengan disposisi matematis tinggi dapat memenuhi seluruh indikator-indikator pada tiap-tiap fase dalam kemampuan berpikir reflektif yaitu fase reacting,elaborating, dan contemplating. Siswa dengan disposisi matematis sedang dapat memenuhi beberapa indikator pada fase reacting dan elaborating, namun tidak dapat memenuhi indikator pada fase contemplating. Siswa dengan disposisi matematis rendah tidak memenuhi indikator pada fase elaborating dan contemplating, dan hanya dapat memenuhi beberapa indikator pada fase reacting.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis pada Materi Distribusi Normal Ditinjau dari Self Esteem
Rusyda, Sabila Fa'iz;
Getut Pramesti;
Triyanto
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Cartesian Vol. 4 No. 1 November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/cartesian.v4i1.6982
Kemampuan pemahaman konsep matematis penting untuk membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Sejalan dengan itu, self esteem menjadi salah satu aspek kognitif yang berperan dalam mengembangkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan pemahaman konsep matematis pada materi distribusi normal yang ditinjau dari self esteem siswa kelas XII SMA Negeri 1 Boyolali. Adapun penelitian ini berjenis penelitian studi kasus deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini diambil dari siswa kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Boyolali tahun ajaran 2023/2024 yang memiliki tingkat self esteem tinggi, sedang, dan rendah. Data diperoleh melalui teknik pengumpulan data secara angket, tes, dan wawancara semi terstruktur. Kemudian data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi data yang digunakan untuk menguji keabsahan data berupa triangulasi teknik dengan membandingkan hasil tes dengan wawancara. Hasilnya memperlihatkan bahwa siswa dengan self esteem tinggi mampu memenuhi kelima indikator kemampuan pemahaman konsep matematis. Sedangkan, siswa dengan self esteem rendah dan sedang belum mampu memenuhi indikator kemampuan pemahaman konsep matematis mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Ditambah lagi siswa dengan self esteem rendah tidak mampu mengklasifikasikan objek menurut sifat tertentu sesuai dengan konsepnya.