cover
Contact Name
Khoirun Nikmah
Contact Email
khoirun.nikmah@iainponorogo.ac.id
Phone
+6282221097996
Journal Mail Official
jiipsi@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka nomer 156 Ronowijayan, Ponorogo
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia (JIIPSI)
ISSN : 2775037     EISSN : 2775104X     DOI : https://doi.org/10.21154/jiipsi
Core Subject : Education, Social,
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia [e-ISSN 2775-104X, p-ISSN 2775-037X] diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial di bidang pendidikan ilmu pengetahuan sosial. Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditinjau oleh reviewer secara profesional. JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia ini menerbitkan artikel asli tentang isu terkini dalam bidang pendidikan lmu Pengetahuan Sosial dan Kegiatan Mengajar (meliputi tentang kurikulum, pengajaran, pembelajaran, kebijakan kementerian pendidikan, dan persiapan guru IPS dengan tujuan untuk memajukan pengetahuan kita), teori dan praktek pendidikan sosial.
Articles 87 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS BERBASIS GOOGLE SITES MATERI ASEAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI MTsN 2 PONOROGO Satria Fajar Fatoni; Khoirun Nikmah
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i1.5444

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan adalah dengan mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Namun, dalam pembelajaran IPS di MTsN 2 Ponorogo, masih ditemukan keterbatasan dalam penggunaan media pembelajaran yang menarik dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, khususnya pada materi ASEAN. Pembelajaran yang masih didominasi oleh metode ceramah menyebabkan kurangnya partisipasi aktif siswa dan rendahnya pemahaman terhadap materi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran IPS berbasis Google Sites dan mengetahui efektivitas serta respon siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan berupa validasi ahli materi dan media serta angket respon siswa. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif untuk menguji kelayakan serta efektivitas media pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran IPS berbasis Google Sites memperoleh validasi ahli materi dengan skor 85% (sangat layak) dan validasi ahli media dengan skor 87% (sangat layak). Respon guru terhadap media pembelajaran ini mencapai 90% (sangat menarik), sedangkan respon siswa sebesar 82,88% (sangat menarik). Hasil pretest menunjukkan rata-rata nilai siswa sebelum menggunakan media pembelajaran adalah 68,1, sementara setelah penggunaan media pembelajaran, nilai rata-rata meningkat menjadi 87,9. Uji T-test menunjukkan nilai 0.000 < 0.05, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penggunaan media pembelajaran berbasis Google Sites. Uji N-Gain menunjukkan peningkatan sebesar 60,24%, yang termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, media pembelajaran IPS berbasis Google Sites dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi ASEAN di MTsN 2 Ponorogo.
ANALISIS PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNG SITOLI Desti Nirmala Zebua; Asali Lase; Bezisokhi Laoli; Yearning Harefa
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS kelas VIII UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru IPS telah memanfaatkan berbagai bentuk teknologi seperti LCD proyektor, video pembelajaran, kuis online,dan platform digital lainnya. Teknologi digunakan untuk mempermudah penyampaian materi, menarik perhatian siswa, dan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif. Siswa juga dapat mengakses materi secara mandiri sesuai gaya dan kecepatan belajar masing-masing. Namun, penerapan teknologi belum sepenuhnya optimal, terutama dalam hal umpan balik otomatis, pemantauan belajar secara individu, serta pengelolaan komunikasi digital yang efektif. Dari sisi motivasi belajar, teknologi terbukti memberikan dampak positif. Siswa menunjukkan peningkatan semangat belajar, keberanian bertanya, keinginan untuk berhasil, serta kesadaran terhadap pentingnya pendidikan untuk masa depan. Media digital juga mendorong keterlibatan emosional dan rasa dihargai melalui penghargaan yang diberikan guru. Kendati demikian, tantangan masih ditemukan, seperti penyalahgunaan perangkat oleh siswa dan keterbatasan pengawasan guru. Kesimpulannya, teknologi pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa IPS, tetapi masih perlu diimbangi dengan pelatihan guru, pengawasan ketat, dan dukungan infrastruktur yang memadai.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KECAKAPAN 4C DAN LITERASI SEJARAH MELALUI PENGUATAN KARAKTER SOSIAL Hardiyawansyah; Aqilah Fakhriyati Auliya; Elza Noveliani; Syarifuddin; Rani Oktapiani
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kecakapan 4C (kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi) serta literasi sejarah melalui penguatan karakter sosial siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui teknik primer dan sekunder dari berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan keterampilan 4C karena menempatkan siswa SMA sebagai pusat pembelajaran untuk menyelesaikan masalah nyata secara aktif. Selain itu, penerapan PBL terbukti memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan literasi sejarah siswa dengan cara menghubungkan konsep ilmiah terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Integrasi PBL juga berperan signifikan dalam penguatan karakter sosial seperti tanggung jawab, kerja sama, dan etika ilmiah melalui proses penyelidikan kolaboratif. Simpulannya, PBL merupakan strategi pembelajaran holistik yang mampu menghasilkan siswa SMA yang tidak hanya unggul secara kognitif tetapi juga memiliki keterampilan abad ke-21 dan karakter sosial yang kuat.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF MELALUI MEDIA VIRTUAL TOUR 360° UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMPN 1 MLARAK Dzulqurnein, Nesyim; M. Syafiq Humaisi
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5744

Abstract

Pembelajaran IPS di tingkat SMP memerlukan inovasi dalam model dan media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mempermudah siswa dalam memahami dan mengingat materi. Materi IPS yang beragam seringkali membuat siswa merasa bosan jika disampaikan dengan cara tradisional. SMPN 1 Mlarak menjadi satu-satunya sekolah negeri di Kecamatan Mlarak yang mengimplementasikan pembelajaran interaktif melalui media virtual tour 360° guna meningkatkan daya ingat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta implikasi penggunaan media virtual tour 360° dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta melibatkan guru IPS dan siswa kelas VIII A sebagai subjek. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ini membuat siswa lebih aktif, visualisasi materi lebih nyata, dan eksplorasi lebih mendalam. Terdapat dukungan dari sarana, guru, dan antusiasme siswa, meskipun masih ada kendala pada jaringan wifi. Siswa yang belajar dengan media ini menunjukkan pemahaman lebih baik, peningkatan nilai asesmen, serta daya retensi materi yang lebih kuat dibanding metode konvensional.
PERBANDINGAN EFEKTIFITAS MODEL SNOWBALL THROWING DAN MODEL NUMBERED HEAD TOGETHER TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS Rita Oktaviani; Anita Lisdiana
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5802

Abstract

Penelitian ini berfokus pada keterampilan sosial siswa di SMP Negeri 1 Punggur, terutama dalam mata pelajaran IPS. Keterampilan sosial adalah kemampuan untuk mengelola pikiran, emosi, dan perilaku dalam berinteraksi dengan orang lain. Belajar yang tidak optimal menghambat siswa untuk menyampaikan pendapat, sehingga diperlukan model pembelajaran yang beragam untuk meningkatkan komunikasi dan keberanian siswa. Model pembelajaran Snowball Throwing diharapkan dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimental, melibatkan 198 siswa kelas VIII, dengan kelas VIII 3 sebagai kontrol dan VIII 5 sebagai eksperimen. Hasil menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 74. 21 dan kontrol 62. 03, dengan signifikansi. 000. Penilaian N-Gain menunjukkan peningkatan keterampilan sosial siswa di kelas eksperimen berada pada kategori sedang. Kesimpulan dari penelitian adalah model Snowball Throwing memiliki pengaruh signifikan terhadap keterampilan sosial siswa di kelas tersebut.
MUSEUM VIRTUAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN INOVATIF DALAM PEMBELAJARAN IPS: KAJIAN PADA MATERI KOLONIALISME DAN IMPERIALISME fira, Nurhikma; Dwita Aprilla Amir; Firdaus W Suhaeb
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5834

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran IPS yang selama ini cenderung bersifat konvensional dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan museum virtual sebagai media pembelajaran kontekstual dan inovatif dalam pembelajaran IPS. Kajian pustaka dalam penelitian ini mengacu pada konsep museum virtual, pembelajaran berbasis teknologi, serta pendekatan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang menekankan keterkaitan materi dengan kehidupan nyata peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa museum virtual berperan sebagai sumber belajar interaktif yang mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan siswa, serta keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital dan berpikir kritis. Penerapan museum virtual pada materi kolonialisme dan imperialisme menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dalam eksplorasi, analisis sumber sejarah, dan penyusunan argumentasi berbasis bukti. Namun demikian, terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan guru, penguatan sarana prasarana, serta pengembangan konten yang kontekstual. Kesimpulannya, museum virtual merupakan media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di era digital.
RESPON SISWA TERHADAP METODE OUTDOOR LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN SEKITAR PADA MATERI KERAGAMAN BENTUK MUKA BUMI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 24 SAMARINDA Hasanah, Uswatun; Azmi, Nurul; Saputra, Yulian Widya; Kedhaton, Sekar Arum
JIIPSI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jiipsi.v6i2.5839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap metode outdoor learning berbasis lingkungan sekitar siswa kelas VIII di SMP Negeri 24 Samarinda materi keragaman bentuk muka bumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan siswa kelas VIII sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melaui angket skala likert yang didukung dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penerapan metode outdoor learning berbasis lingkungan sekitar berada pada kategori respon positif. Hal ini ditunjukkan dari hasil presentase , dimana pada respon siswa terhadap pemahaman siswa sebesar 79,52%, respon siswa terhadap minat belajar sebesar 79,03%, respon siswa terhadap keterlibatan siswa sebesar 75,76% dan respon siswa terhadap pengalaman belajar sebesar 83,54%. Indikator pengalaman belajar memperoleh presentase tertinggi yang menunjukkan bahwa siswa merasakan pembelajaran yang lebih bermakna melalui kegiatan pengamatan langsung di lingkungan sekitar. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa siswa merasa lebih mudah memahami materi, lebh tertarik dalam mengikuti pembelajaran, serta lebih aktif selama kegiatan belajar langsung. Dengan demikian, penerapan metode outdoor learning berbasis lingkungan sekitar dapat memberikan tanggapan dan respon positif terhadap proses pembalajaran IPS, khususnya materi keragaman bentuk muka bumi di SMP Negeri 24 Samarinda.