cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
putrapurniadi@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan Desa Lorong Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29647460     DOI : https://doi.org/10.58540/pijar.v1i2.147
Core Subject : Education,
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran is a scientific journal published by CV Putra Publisher. This journal aims to accommodate research articles and community service in the field of education and learning. This journal can provide an overview of the development of science and technology in the field of education for the academic community. This journal is published 3 times a year (December, April and August).
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2026): April" : 23 Documents clear
Pengaruh Model Pembelajaran Inside Outside Circle Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas III Haloho, Sando Putra; Sijabat, Desi; Barus, Maria
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i1.1504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memgetahui Pengaruh Model Pembelajaran Inside Outside Circle Terhadap Hasil Belajar Matematika Kelas Iii Sd 098166 Perumnas.Desain penelitian yang digunakan merupakan desain “one-group prestest postest Design” yang dimana sebelum diberi perlakuan terlebih dahulu diberi test awal atau (pretest) dan setelah diberi perlakuan juga di tes kembali dengan soal yang sama sebagai tes akhir atau posttestBerdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa:Model pembelajaran Inside Outside Circle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas III SD 098166 Perumnas.Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t yang menunjukkan thitung (9,5) > ttabel (2,086).Nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 63,33 (pretest) menjadi 82,00 (posttest) dengan nilai N-Gain sebesar 0,51 (kategori sedang-tinggi). Artinya, pembelajaran menggunakan model Inside Outside Circle efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.Model Inside Outside Circle membantu siswa lebih aktif, berani berpendapat, dan mampu memahami materi dengan cara yang menyenangkan dan interaktif
The Effect of Discovery Learning on the Mathematical Communication Skills in Class X Students Sipahutar, Daniel Juan Piter; Sinaga, Christa Vony Roulina; Simamora, Rianita
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1506

Abstract

This study aims to analyze the influence of the Discovery Learning Model on the Mathematical Communication Skills of Class X Students at Sma Negeri 4 Pematangsiantar. The type of research that is being studied is curative research. The research method that is being studied is the research method . In this research, the type of research that is being studied is the Curative Research Design with the type of research design namely Oner Shot Caser Sturdy. This research was conducted at SMA Negeri 4 Permatangsiantar which is located at Jalan Patimura No. 1, Pahlawan, Siantar Timur District, Permatangsiantar City. The reason the researcher chose this location is because research with the subject that the researcher has taken has been carried out at the terrserburt school. This research was conducted in the odd semester of the 2025/2026 academic year. Based on the results of data analysis and discussion, it can be concluded that there is a positive and significant influence of the Discovery Learning learning model on the mathematical communication skills of class X students of SMA Negeri 4 Pematangsiantar. This influence can be seen from the regression equation, namely Y = 60.442 + 1.265X with a regression coefficient of 1.265. By means of the t-test, namely t_hitung>t_tabel = (11.142> 7.169) shows that the significance using the coefficient of determination can be seen that the large influence is 81.6%. Based on the results of the calculation of the coefficient of determination, it shows that the discovery learning learning model on students' mathematical communication skills has an influence of 81.6%..
Pengaruh Metode Outdoor Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas IV Pardosi, Astri Nurlina; Napitupulu, Rio Parsaoran; Sirait, Esti
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Metode Outdoor Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri 098164 Dolok Parmonangan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Pretest dilakukan untuk melihat kemampuan siswa sebelum diberikan perlakuan dan posttest dilakukan untuk melihat kemampuan siswa sesudah diberikan perlakuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Kelas IV SD Negeri 098164 Dolok Parmonangan dan sampel yang digunakan adalah siswa Kelas IV SD Negeri 098164 Dolok Parmonangan yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sample Jenuh dengan dua variabel penelitian yaitu variabel terikat berupa hasil belajar siswa, dan variabel bebas berupa Metode Outdoor Learning. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes. hasil uji NGain menunjukan kriteria nilai 0,7198 dikategorikan klasifikasi tinggi. Hasil analisis data menggunakan N-Gain Percent menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar SD Negeri 098164 Dolok Parmonangan mencapai 71,9776%. Kriteria interpretasi N-Gain dari nilai tersebut tergolong dalam kategori “efektif”. Persentasi tersebut mencerminkan bahwa ada pengaruh Pengaruh Metode Outdoor Learnig Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri 098164 Dolok Parmonangan. Dari hasil uji ngain di atas kita dapat melihat bahwa Ha diterima dan Ho ditolak
Implementasi Meditasi di Sekolah Minggu Buddha Vihara Dhammasusena Bagi Remaja: Dampak Pada Kesehatan Mental Siswa Lauw Acep; Epitamalasari Epitamalasari
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1531

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak meditasi terhadap kesehatan mental siswa remaja di Sekolah Minggu Buddha Vihara Dhammasusena. Tujuannya adalah menilai potensi meditasi sebagai intervensi non-klinis untuk meningkatkan kesehatan mental remaja. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 siswa yang rutin bermeditasi. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola pengalaman peserta. Temuan utama menunjukkan bahwa meditasi secara signifikan meningkatkan konsentrasi, ketenangan emosional, dan kemampuan manajemen stres. Selain itu, siswa juga melaporkan peningkatan empati dan keterampilan sosial. Kesimpulannya, meditasi terbukti efektif sebagai strategi untuk mendukung kesehatan mental remaja dan dapat diintegrasikan dalam program pendidikan sebagai upaya preventif. Implikasinya, sekolah dapat mempertimbangkan penerapan praktik meditasi rutin untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan mendukung
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Pendidikan Agama Kristen Terhadap Karakter Kristiani Pakpahan, Ebenezer; Munthe, Bangun; Lumbanraja, Riana
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap pembentukan karakter Kristiani siswa kelas XI di SMK Negeri 14 Medan. Karakter Kristiani yang dimaksud mencakup aspek iman kepada Tuhan, kasih kepada sesama, kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerendahan hati. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran konvensional yang belum optimal dalam membentuk karakter Kristiani, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan inferensial. Populasi penelitian berjumlah 46 siswa kelas XI, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi, regresi linier sederhana, uji t, dan uji determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter Kristiani siswa. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,666 menunjukkan hubungan kuat antara model pembelajaran kontekstual dan karakter Kristiani. Hasil uji t menunjukkan thitung (5,828) > ttabel (2,018), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 44,4% mengindikasikan bahwa model pembelajaran kontekstual memberikan kontribusi sebesar 44,4% terhadap peningkatan karakter Kristiani siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Secara kualitatif, penerapan pembelajaran kontekstual meningkatkan keaktifan siswa, kerja sama, refleksi diri, dan internalisasi nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
Learning Methods And Digital Literacy As Predictors Of Higher-Order Thinking Skills Lestari, Sri Puji; Hidayat, Otib Satibi; Puryanto, Sidik
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1546

Abstract

This study explores how learning methods and digital literacy influence students’ higher-order thinking skills within the context of natural and social science instruction at SDN Muktiwari 02. Developing higher-order thinking skills (HOTS) is imperative, given that these competencies empower students to navigate and solve problems arising in daily life. Students’ daily problems are inseparable from the transformation that has been reformed by integrating digital literacy. Therefore, the treatment for the control class and the experimental class was divided into two groups: the control class used conventional methods, and the experimental class used PjBL and digital literacy. This treatment resulted in a paired samples t-test using SPSS 27. The analysis of SPSS 27 results revealed a difference in pretest HOTS scores for students using conventional strategies and digital literacy, with an average score of 69.07 and a posttest score of 77.80, with the Ha decision accepted. There was a difference in pretest HOTS scores for students using PjBL strategies and digital literacy, with an average score of 69.07 and a posttest score of 85.20, with the Ha decision accepted. The PjBL learning model has a very significant or higher influence on higher-order thinking skills (HOTS) compared to conventional learning.
Penerapan Metode “GASING (Gampang, Asyik, Dan Menyenangkan)” Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta didik Kelas V Saifudin, Achmad; Ep, Desti Nurdiana; Nurfalah, Erfin; Agustina, Lasia
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1547

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah masih lemahnya kemampuan siswa dalam kemampuan berhitung. Hal ini mengakibatkan hasil belajar matematika siswa yang masih rendah. Pembelajaran matematika yang sering dilakukan di kelas kurang mampu menarik perhatian siswa sehingga siswa kurang memahami konsep dari materi yang diajarkan. Metode Gasing menawarkan teknik berhitung yang mengedepankan pemahaman konsep dan teknik berhitung yang sederhana. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses penerapan metode gasing dan meningkatkan hasil belajar siswa dengan penerapan metode gasing dalam pembelajaran matematika.Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas VE MI pembangunan UIN Jakarta. Jumlah siswa yang diteliti sebanyak 30 siswa terdiri dari 16 laki-laki dan 14 perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2025. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes tertulis, lembar observasi, dan wawancara.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa penerapan metode gasing dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Korelasi Antara Kecerdasan Akademik Dengan Keterampilan Public Speaking Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Khoirun Nisa; Ainol; Farich Purwantoro
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1559

Abstract

Kemampuan public speaking merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), karena berkaitan dengan kegiatan akademik seperti presentasi, diskusi, serta peran mereka sebagai calon pendidik dan penyampai nilai-nilai keislaman di masyarakat. Namun, masih banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam berbicara di depan umum, seperti kurang percaya diri, gugup, dan kurang mampu menyampaikan gagasan secara terstruktur. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kemampuan tersebut adalah kecerdasan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan akademik dengan keterampilan public speaking mahasiswa Program Studi PAI di Universitas Islam Zainul Hasan Genggong Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa dari populasi 133 mahasiswa yang diambil menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan akademik dengan keterampilan public speaking mahasiswa dengan nilai koefisien korelasi (r hitung) sebesar 0,44, yang lebih besar dari r tabel pada taraf signifikansi 5%, sehingga termasuk dalam kategori korelasi kuat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan akademik mahasiswa, maka semakin baik pula kemampuan public speaking yang dimiliki. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kecerdasan akademik perlu diintegrasikan dengan pembinaan keterampilan komunikasi lisan guna mendukung kesiapan mahasiswa PAI sebagai calon pendidik dan penyampai dakwah di masyarakat.
Perbandingan Pemahaman Siswa Tentang Thaharah Menggunakan Bahan Ajar Teks Dan Digital: Studi Kuasi Eksperimen di MA Miftahul Khair Iftitahul Maliyah; Ainol; Ummi lailia Maghfiroh
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pemahaman siswa tentang materi Thaharah antara penggunaan buku ajar teks dan buku ajar digital pada siswa kelas X MA Miftahul Khair. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Posttest-Only Control Group. Sampel penelitian berjumlah 34 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang menggunakan buku ajar digital dan kelompok yang menggunakan buku ajar teks, masing-masing terdiri atas 17 siswa. Instrumen penelitian berupa 30 soal pilihan ganda yang mengukur pemahaman konseptual, prosedural, dan aplikatif siswa. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, serta tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa yang menggunakan buku ajar digital dan buku ajar teks pada materi Thaharah (p > 0,05). Meskipun demikian, rata-rata hasil belajar kelompok yang menggunakan buku ajar digital lebih tinggi dibandingkan kelompok buku ajar teks. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua media pembelajaran sama-sama efektif dalam mendukung pemahaman siswa, sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, fasilitas sekolah, dan karakteristik peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam pemilihan media ajar yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Intercultural Communicative Competence In English Textbook Entitled Bahasa Inggris Tingkat Lanjut: A Content Analysis Prasetya, Alif; Sarosa, Teguh
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1567

Abstract

This study examines the representation of Intercultural Communicative Competence (ICC) in the reading texts of the Indonesian EFL textbook Bahasa Inggris Tingkat Lanjut and analyzes the distribution of cultural types. Despite increasing research on ICC in EFL materials, limited studies have specifically investigated how ICC components are systematically represented in textbooks used under the Merdeka Curriculum. Using a descriptive quantitative content analysis, 13 reading texts were analyzed based on Byram’s framework (1997; 2021), which includes five components: savoirs, savoir être, savoir comprendre, savoir apprendre/faire, and savoir s’engager. Cultural content was categorized into source, target, and international cultures. The findings reveal that all ICC components are present but unevenly distributed. Savoirs is the most dominant, while savoir comprendre is the least represented, indicating a stronger emphasis on cultural knowledge and values than on interpretive and interactive skills. International culture is the most prominent, followed by a balanced presence of source and target cultures, although their depth varies. Overall, ICC integration remains partial and unbalanced. The study highlights the need for more comprehensive integration of intercultural dimensions to support students’ holistic competence in line with the Merdeka Curriculum.

Page 1 of 3 | Total Record : 23