cover
Contact Name
Ridha Fadila Putri
Contact Email
ridhafadila61@gmail.com
Phone
+6282285329559
Journal Mail Official
stit.q@stit-alquraniyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Affan Bachsin No.13 Manna Bengkulu Selatan 38518 Telp.(0739) 21689
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
ISSN : 24601292     EISSN : 27462773     DOI : Prefix by Crossref
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Education, which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of Islamic Education, Education Policy, Learning Strategy, Management Education, Islamic Economic as well as the examination of contemporary issues in the field Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
Pengenalan Bacaan Al-Qur’an pada Anak Usia Dini dengan Metode Utrujah (Studi Kajian di Sekolah Cabang Utrujah Patrol, Tambakmekar ,Subang) Halimah, Dede; Sartika, Ela; Gesyani, Helma
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v4i2.241

Abstract

Metode pengenalan Al-Qur’an di Indonesia sangat beragam, hal ini didasarkan atas permasalahan yang dihadapi baik pengajar maupun peserta didik dalam belajar membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, para penemu metode mencoba menawarkan beragam macam metode untuk bisa digunakan dalam pembelajaran khususnya dalam mengajarkan bacaan Al-Qur’an kepada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi efektivitas metode Utrujah dalam mengenalkan bacaan Al-Qur'an pada anak usia dini di Tambakmekar Subang. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan observasi partisipatif dan wawancara dengan guru dan orang tua di Tambakmekar Subang. Metode Utrujah digunakan sebagai intervensi untuk mengajar anak-anak usia dini membaca Al-Qur'an dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Utrujah efektif dalam meningkatkan minat dan kemampuan anak-anak dalam memahami serta membaca Al-Qur'an pada usia dini. Observasi menunjukkan partisipasi aktif anak-anak dalam kegiatan pembelajaran, sedangkan wawancara dengan guru dan orang tua mengungkapkan persepsi positif terhadap metode ini. Ditemukan bahwa metode Utrujah mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendukung perkembangan anak-anak dalam memahami isi Al-Qur'an sejak usia dini. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak dalam mengenalkan bacaan Al-Qur'an pada usia dini, serta perlunya dukungan dari guru dan orang tua dalam proses pembelajaran tersebut.
Upaya Peningkatan Kemampuan Minat Baca Siswa Kelas 3 SDN 105 Bengkulu Selatan Melalui Penggunaan Metode Storytelling Pebbilia Utami; Melza; Ajeng Pransiska Dewi; Yeni Meylani
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.195

Abstract

Penelitian yang akan kami lakukan ini mempunyai tujuan untuk mendalami dan menganalisis adanya dampak dari penggunaan metode storytelling dalam proses meningkatkan kemampuan minat baca siswa kelas 3 Sekolah Dasar Negeri 105 Bengkulu Selatan. Metode storytelling ini dipilih sebagai salah satu metode pendekatan interaktif atau komunikasi yang mana bertujuan agar dapat memperkuat daya tarik minat siswa dalam membaca dan juga dapat dijadikan sebagai media yang dapat memotivasi siswa dalam mengembangkan minat baca yang ada pada diri mereka. Penelitian ini dilakukan dengan cara melibatkan siswa kelas 3 secara langsung dari SDN 105 Bengkulu Selatan. Penelitian ini juga dikatakan sebagai penelitian yang mengadopsi pendekatan eksperimen yang mana terdapat kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol itu akan menerima pembelajaran tanpa menggunakan metode storytelling, sedangkan kelompok perlakuan akan medapat pembelajaran dengan menggunakan metode storytelling tersebut. Dalam hal pengumpulan data mengenai peningkatan kemampuan minat baca siswa kelas 3 melalui penggunaan metode storytelling maka dapat melalui tes awal, tes akhir, observasi kelas dan angket minat baca siswa. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa peningkatan yang signifikan dalam upaya meningkatkan kemampuan minat baca siswa kelas 3 yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan metode storytellinng dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan metode storytelling. Dalam analisis data juga dapat memberikan wawasan mengenai tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas metode storytelling dalam konteks pembelajaran minat baca siswa kelas 3. Penelitian ini juga memberikan kontribusi yang besar bagi pengembangan suatu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan minat baca siswa SD kelas 3. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi suatu landasan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dalam menggali potensi metode storytelling sebagai suatu alat pembelajaran yang inovatif dalam proses belajar mengajar di pendidikan dasar. Penelitian yang akan kami lakukan ini mempunyai tujuan untuk mendalami dan menganalisis adanya dampak dari penggunaan metode storytelling dalam proses meningkatkan kemampuan minat baca siswa kelas 3 Sekolah Dasar Negeri 105 Bengkulu Selatan. Metode storytelling ini dipilih sebagai salah satu metode pendekatan interaktif atau komunikasi yang mana bertujuan agar dapat memperkuat daya tarik minat siswa dalam membaca dan juga dapat dijadikan sebagai media yang dapat memotivasi siswa dalam mengembangkan minat baca yang ada pada diri mereka. Penelitian ini dilakukan dengan cara melibatkan siswa kelas 3 secara langsung dari SDN 105 Bengkulu Selatan. Penelitian ini juga dikatakan sebagai penelitian yang mengadopsi pendekatan eksperimen yang mana terdapat kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok kontrol itu akan menerima pembelajaran tanpa menggunakan metode storytelling, sedangkan kelompok perlakuan akan medapat pembelajaran dengan menggunakan metode storytelling tersebut. Dalam hal pengumpulan data mengenai peningkatan kemampuan minat baca siswa kelas 3 melalui penggunaan metode storytelling maka dapat melalui tes awal, tes akhir, observasi kelas dan angket minat baca siswa. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa peningkatan yang signifikan dalam upaya meningkatkan kemampuan minat baca siswa kelas 3 yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan metode storytellinng dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan metode storytelling. Dalam analisis data juga dapat memberikan wawasan mengenai tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas metode storytelling dalam konteks pembelajaran minat baca siswa kelas 3. Penelitian ini juga memberikan kontribusi yang besar bagi pengembangan suatu strategi pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk meningkatkan minat baca siswa SD kelas 3. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi suatu landasan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dalam menggali potensi metode storytelling sebagai suatu alat pembelajaran yang inovatif dalam proses belajar mengajar di pendidikan dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DAN KONVENSIONAL TERHADAP PENGUASAAN MATERI SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 JATIYOSO TAHUN AJARAN 2023/2024 Siti Nurjanah
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.232

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan materi siswa terutama pada materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dikarenakan pembelajaran berlangsung hanya satu arah sehingga siswa sulit memahami materi, cenderung pasif, dan tidak dapat menjawab pertanyaan saat pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penguasaan materi siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) di SMP Negeri 4 Jatiyoso, 2) mengetahui penguasaan materi siswa sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran konvensional, 3) mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) terhadap penguasaan materi siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Jatiyoso Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif quasi eksperimen. Hasil penelitian terdapat pengaruh signifikan yang ditunjukkan dari hasil uji hipotesis menggunakan uji independent simple t-test dengan nilai signifikansi sebesar 0,00 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) terhadap penguasaan materi Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Jatiyoso Tahun Ajaran 2023/2024.
Upaya Guru PAI Dalam Menguatkan Pemahaman Literasi Keagamaan Pada Peserta Didik di SMPN 2 Mentaya Hulu Sawitri, Lia
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.237

Abstract

Pendidikan selalu berkaitan dengan kegiatan membaca dan menulis (literasi. Banyak peserta didik khususnya di SMPN 2 Mentaya Hulu yang masih sulit untuk diarahkan dalam memahami literasi keagamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana literasi keagamaan peserta didik di SMPN 2 Mentaya Hulu dan bagaimana upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam menguatkan literasi keagamaan pada peserta didik di SMPN 2 Mentaya Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomologi. Subjeknya adalah Guru Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Mentaya Hulu. Teknik pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah : (1) Literasi keagamaan peserta didik yang ada di SMPN 2 Mentaya Hulu bertujuan untuk menguatkan pemahaman keagamaan pada peserta didik dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi yang didukung dengan media pembelajaran berupa media sosial, dengan beberapa tahapan literasi yaitu tahap pembiasaan, pengembangan dan pembelajaran. Hasilnya yaitu: Wawasan peserta didik menjadi lebih bertambah dan peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi ataupun dalam proses pembelajaran. (2) upaya yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Islam dalam menguatkan pemahaman literasi keagamaaan pada peserta didik, antara lain: Menumbuhkan kesadaran pentingnya literasi, Membaca 15 menit sebelum KBM, Mengoptimalkan peran perpustakaan dan Motivasi.
MULTIPLE INTELLIGENCES IN ARTS AND CULTURE SUBJECTS IN PRIMARY SCHOOLS: MULTIPLE INTELLIGENCES PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA di SEKOLAH DASAR Nurhayati, Tiara
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.238

Abstract

Pendidikan formal yang mengutamakan pemikiran terhadap penilaian kognitif saja. Sehingga, permasalahan afektif terkait pada sistem nilai kurang mampu dikembangkan, peristiwa ini tentu dapat menjabarkan pendidikan yang berpusat kepada guru. Pembelajaran batik mampu mengembangkan pola pikir peserta didik, melalui kegiatan batik tulis pada proses menggambar di media kain yang lebar membentuk pola-pola yang indah. Kesenian batik adalah kesenian gambar diatas kain untuk pakaian yang menjadi kebudayaan masyarakat. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan multiple intelligences, pada kegiatan batik tulis serta faktor pendukung dan penghambat dalam materi membatik pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas V sekolah di SD Muhammadiyah Bodon. Jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas, peserta didik kelas V. Objek penelitiannya yaitu Analisis Multiple Intelligences dalam materi membatik pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan kelas V di SD Muhammadiyah Bodon. Pengumpulan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksanaan keabsahan data dengan ketekunan peneliti, triangulasi sumber dan teknik. Data analisis menggunakan analisis data interaktif induktif model Miles dan Huberman.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN LIFE SKILL BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN AL –QURANIYAH MANNA BENGKULU SELATAN Dewanti, Yeti
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.244

Abstract

Lembaga pendidikan Islam adalah tempat di mana proses pendidikan dilakukan untuk meningkatkan sikap atau perilaku seseorang melalui interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Karena institut pendidikan Islam memiliki kemampuan untuk menghasilkan santri yang memiliki pemahaman yang luas bukan hanya dalam bidang ilmu agama tetapi juga dalam bidang ilmu umum, yang sangat penting untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan yang diperlukan untuk menjadikan orang yang cerdas, kritis, dan ahli dalam teknologi. Pesantren, selain berfungsi sebagai institut pendidikan juga memiliki peran penting dalam mentrasper sosial dalam kehidupan masyarakat. oleh karana itu pesantren akan terus menjadi toga utama dalam memberikan pendidikan dan pembinaan yang konstruktif dan positif. Pesantren telah meningkatkan peran penting dalam pembentukan individu yang telah mencapai kematangan spiritual dan kecerdasan dalam konteks kemuliaan hidup Ini adalah kenyataan yang jelas dan tidak dapat disangkal. Oleh karena itu, Pesantren harus mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi (iptek) di era globalisasi saat ini. mereka harus lebih mampu mengembangkan kemampuan keagamaan, intelektual, life skill, dan hidup yang kuat untuk menjaga eksistensi mereka. Dengan mengikuti kemajuan teknologi di pondok pesantren, dapat ditunjukan bahwa tidak semua lulusan pondok pesantren hanya memiliki pilihan untuk menjadi kiayi atau ulama dan bekerja sebagai pekerjaan dalam bidang agama, santri harus diberikan keterampilan hidup, seperti pendidikan dan keahlian lainya sebelum mereka terjun ke masyarakat nyata.
Pengelolaan Program Parenting di TK Dharma Wanita Kedurang Bengkulu Selatan: Pengelolaan Program Parenting di TK Dharma Wanita Kedurang Bengkulu Selatan Nelda Sari Siregar; Julianto, Alfin; Purnamayanti
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.245

Abstract

Penelitian ini berfokus pada proses pengasuhan anak yang tidak efektif dalam lingkungan keluarga, sering kali karena minimnya wawasan dan pemahaman orang tua tentang edukasi dan pengasuhan anak. Penelitian bertujuan untuk menguraikan prosedur perencanaan, implementasi, dan penilaian dari kegiatan Program Parenting. Metodologi yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini meliputi Pengelola, pendidik, dan orang tua dari siswa yang aktif dalam Program Parenting di TK Darma Wanita. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengelolaan Program Parenting di TK Darma Wanita mencakup perencanaan yang intens dengan partisipasi orang tua siswa. Perencanaan tersebut merancang jadwal kegiatan orang tua dan menetapkan format kegiatan Program Parenting. Tujuan dari perencanaan adalah untuk meningkatkan partisipasi orang tua dan komunitas dalam mendukung pengembangan kreativitas anak melalui program. 2) Fase pelaksanaan Program Parenting menjamin keikutsertaan pendidik TK, siswa, dan orang tua sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Struktur program, fasilitas, metode, dan media yang digunakan selaras dengan rancangan awal. Namun, terdapat kekurangan dalam fasilitas dan infrastruktur seperti kondisi ruangan, ketersediaan kursi, dan proyektor sebagai alat/media yang masih belum memadai. Meski partisipasi orang tua dan masyarakat sudah terlibat, partisipasi aktif dari semua pihak masih belum tercapai sepenuhnya. Penggunaan metode dan media yang variatif telah mendukung pelaksanaan Program Parenting di TK Darma Wanita. 3) Tahap evaluasi melibatkan guru, orang tua, dan masyarakat. Evaluasi dilaksanakan pada akhir semester dengan menggunakan rubrik penilaian sumatif, tetapi belum terlaksana secara maksimal dan sistematis akibat keterbatasan informasi dan pemahaman tentang evaluasi program. Evaluasi bertujuan untuk mengukur tingkat keterlibatan dan kesinambungan pendidikan antara orang tua dan guru. Namun, evaluasi program belum sepenuhnya melibatkan orang tua, karena mereka lebih banyak memberikan masukan untuk tindak lanjut program, bukan pada proses penilaian itu sendiri.
- PERAN MAJELIS TA’LIM DALAM PEMBINAAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA MASYARAKAT: - Habiba, Fitri
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.270

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam membentuk kepribadian individu dan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan modernisasi. Majlis ta’lim, sebagai wadah pendidikan non-formal berbasis pengajaran agama Islam, memainkan peran signifikan dalam pembinaan karakter. Selain sebagai tempat memperdalam pemahaman agama, majlis ta’lim juga menanamkan nilai-nilai moral dan etika melalui kegiatan pengajian, ceramah, dan diskusi. Hal ini berkontribusi pada pembentukan individu yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab serta memperkuat ikatan sosial dan solidaritas di komunitas. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka untuk mengumpulkan data tentang sejarah, peranan, dan dampak majlis ta’lim dalam pendidikan karakter. Dalam konteks pendidikan karakter, majlis ta’lim menanamkan nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian. Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk individu yang bermoral, mampu menghargai kebebasan dan tanggung jawab, serta berperan aktif dalam masyarakat. Secara keseluruhan, majlis ta’lim memiliki kontribusi yang signifikan dalam pendidikan karakter, dan optimalisasi peran majlis ta’lim dapat menjadi solusi perubahan sosial yang positif.
Peran Metode Sorogan Dalam Meningkatkan Kemampuan Santri Membaca Kitab Kuning Nur Rohmah
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.272

Abstract

Dalam sebuah pembelajaran di pondok pesantren, masalah pokok yang harus dihadapi adalah bagaimana cara untuk meningkatkan kemampuan santri dalam membaca kitab kuning. Kitab kuning atau yang sering kita sebut dengan kitab gundul memiliki pesan-pesan yang sangat bernilai sehingga menuntut keahlian khusus untuk memahaminya. Kemampuan membaca kitab kuning ini adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk memahami isi kandungan yang terdapat dalam teks kitab. Kemampuan tersebut sangat diperlukan yang namanya pembiasaan dan pelatihan, pelatihan membaca kitab kuning merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kemampuan santri dalam memahami kitab kuning. Metode sorogan ini dilakukan di mana para santri maju satu persatu menghadap kyai atau ustadz, kemudian membaca kitabnya dengan memperhatikan nahwu dan shorofnya. Setelah membaca, selanjutnya santri menterjemah dan menjelaskan isi kitab tersebut. Metode sorogan ini bertujuan agar para santri dapat membaca kitab kuning dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah nahwu dan shorof, seta dapat memahami isi dalam sebuah kitab kuning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan membaca kitab kuning dengan metode sorogan di pondok pesantren. Metode sorogan merupakan salah satu metode tradisional yang diterapkan di pondok pesantren untuk membantu santri dalam membaca dan memahami kitab kuning. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa Pondok Pesantren telah melahirkan sejumlah santri yang mampu membaca kitab dengan tahapan awal mengetahui sakal, tahap kedua mengetahui tata bahasa Arab, dan tahap ketiga dapat memberikan makna sesungguhnya yang termaktub di dalam kitab yang dibaca.
Platform Alef Education sebagai media pembelajaran bahasa arab secara mandiri Ruhamauliyah Meiliyati
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i1.276

Abstract

Sistem pendidikan di Indonesia saat ini tengah mengusung sebuah konsep “Merdeka Belajar” dimana konsep tersebut memberikan dorongan bagi dunia pendidikan untuk menciptakan dan menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Selain itu, siswa diharapkan mampu belajar secara mandiri, kreatif dan inovatif sesuai dengan masa perkembangan mereka. Self Regulated Learning (SRL) sebagai salah satu strategi dalam proses belajar yang dilakukan oleh siswa untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal, terlebih pada proses pembelajaran Bahasa Arab terutama bagi siswa yang belum pernah mempelajari Bahasa Arab sebelumnya. Siswa dapat belajar mandiri melalui berbagai media, salah satunya yaitu Alef education yang merupakan media pembelajaran berbasis AI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan platform alef education sebagai media pembelajaran bahasa Arab secara mandiri di madrasah Aliyah negeri Bengkulu selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan (observasi), catatan lapangan dan dokumentasi. Platform alef education dapat digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Arab secara mandiri oleh siswa karena dapat diakses di setiap waktu dan tempat. Kata Kunci: Alef Education, media pembelajaran, Artificial Intellegence, mandiri belajar (Self Regulated Lerning)