cover
Contact Name
Ridha Fadila Putri
Contact Email
ridhafadila61@gmail.com
Phone
+6282285329559
Journal Mail Official
stit.q@stit-alquraniyah.ac.id
Editorial Address
Jl. Affan Bachsin No.13 Manna Bengkulu Selatan 38518 Telp.(0739) 21689
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
ISSN : 24601292     EISSN : 27462773     DOI : Prefix by Crossref
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Education, which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of Islamic Education, Education Policy, Learning Strategy, Management Education, Islamic Economic as well as the examination of contemporary issues in the field Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
PERAN MUHAMMADIYAH DALAM MENDORONG PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ISLAM DI INDONESIA. Lilis Sugiati; Dinda Ayu Cahyaningrum; Firza Ardian Prayoga; Arya Indra Prasta
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i2.328

Abstract

Artikel ini membahas peran Muhammadiyah dalam mendorong perkembangan ilmu pengetahuan Islam di Nusantara. Muhammadiyah, yang merupakan salah satu organisasi keislaman terbesar di tanah air, memiliki peran penting dalam kehidupan beragama di Indonesia memiliki kontribusi signifikan dalam memajukan pendidikan, penelitian, dan pengembangan keilmuan berbasis Islam. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif melalui metode kajian literatur, menganalisis dokumen-dokumen resmi Muhammadiyah, literatur akademik, dan data historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah telah berhasil mendirikan berbagai institusi pendidikan formal, seperti sekolah, universitas, dan pesantren modern, yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dengan nilai-nilai Islam. Selain itu, Muhammadiyah juga aktif dalam mempromosikan tafsir Al-Qur'an yang kontekstual, mendorong kemajuan sains dan teknologi, serta memperkuat kajian Islam dalam perspektif keilmuan yang lebih luas. Artikel ini menekankan pentingnya Muhammadiyah dalam menciptakan ekosistem keilmuan yang inklusif dan relevan, sehingga mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga identitas keislaman. Kata kunci: Muhammadiyah; Ilmu Pengetahuan Islam; Pendidikan; Indonesia; Modernisasi Islam.
Pengembangan Karir Guru Sebagai Tenaga Pendidik dalam Mewujudkan Kualitas Pendidikan Isal Bastomi, Muhammad
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i2.340

Abstract

Pengembangan profesionalisme seorang guru dapat dikatakan aspek yang rumit dalam meningkatkan kualitas pendidikan, karena guru tidaklah selalu bertugas sebagai penyalur ilmu pengetahuan namun sebagai pembentuk akhlak dan kepribadian peserta didik. Faktor upah guru yang rendah menjadi penyebab utama rendahnya kualitas guru, sehingga pemerintah perlu memperhatikan kesejahteraan guru dan meningkatkan standar profesionalisme mereka. Strategi pengembangan guru profesional mencakup perubahan paradigma, debirokratisasi, dan pengembangan sikap profesional dan inovatif. Guru perlu terus meningkatkan standar profesionalisme dengan menguasai persyaratan standar, menjalin hubungan pelayanan yang baik, dan mengadopsi inovasi dalam proses pembelajaran. Pengembangan karir guru sebagai pendidik juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, karena guru memiliki peran vital dalam memberikan arahan, bimbingan, dan pengetahuan kepada murid. Karir guru melibatkan perkembangan dan kemajuan dalam pekerjaan mereka, sehingga perlu terus dikembangkan untuk menuju tercapainya pendidikan yang berkualitas dan lebih baik.
PERAN IMAN, ISLAM, DAN IHSAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA Intan Yunita; Tiara Bilqis; Shifna Maulida Qudsi
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i2.357

Abstract

Artikel ini mengkaji peran strategis serta tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Iman, Islam, dan Ihsan dalam pendidikan karakter siswa. Ketiga nilai fundamental ini tidak hanya menjadi landasan spiritual dalam kehidupan beragama, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pembentukan sikap, perilaku, dan etika peserta didik. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, artikel ini menemukan bahwa nilai-nilai tersebut berperan penting dalam menanamkan kejujuran, tanggung jawab, empati, dan etos kerja. Namun, implementasinya menghadapi sejumlah tantangan, seperti kurangnya keteladanan dari pendidik, minimnya integrasi dalam kurikulum, serta pengaruh lingkungan sosial yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen pendidikan, termasuk guru, orang tua, dan institusi, dalam membangun karakter siswa secara holistik berdasarkan nilai-nilai spiritual Islam. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan dan praktik pendidikan karakter di lingkungan pendidikan Islam.
Peran Ulama Dalam Penyebaran Islam Di Indonesia Rachma Weny Islamiati; Rahmi Putri; Demina; Muhammad Yahya
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i2.364

Abstract

Peran ulama dalam penyebaran agama islam di Indonesia adalah elemen yang sangat penting dalam keberhasilan misi dakwah islam di wilayah nusantara. Ulama juga mendirikan pesantren dan madrasah sebagai pusat pendidikan yang membentuk generasi muslim berilmu dan berakhlak, sekaligus menjadi pusat penggerak sosial dan politik. Selain itu, ulama menggunakan media budaya lokal seperti wayang dan gamelan sebagai sarana dakwah yang efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penyebaran Islam di Indonesia tidak lepas dari peran ulama yang bijaksana dalam mengintegrasikan agama dengan kearifan lokal, sehingga Islam dapat berkembang secara inklusif dan harmonis di tengah masyarakat yang plural. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran ulama dalam penyebaran islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan melihat secara langsung fenomena yang terjadi, dan melakukan wawancara secara langsung, setelah melakukan wawancara informasi yang didapat lebih akurat. Hasil dari Penelitian ialah pentingnya peranan ulama dalam menciptakan islam nusantara yang bersifat inklusif dan moderat, yang relevan dalam menghadapi tantangan zaman modern dan globalisasi. Peneliti berharap kepada peneliti selanjutnya agar dapat melakukan penelitian terkait peran ulama dalam penyebaran islam di Indonesia. Penelitian ini juga merekomendasikan kepada penelitian selanjutnya agar menjadikan penelitian ini sebagai rujukan dalam melakukan penelitian tentang peran ulama dalam penyebaran islam di Indonesia.
Peran pembina asrama dalam membimbing karakter religius antri MAN Bengkulu Selatan fuji astuti, feky
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v5i2.365

Abstract

Pembinaan karakter religius bukan hanya sekedar memberitahukan mana yang baik dan mana yang buruk, melainkan juga mempengaruhi dan mendorong agar membentuk hidup yang suci sesuai dengan memproduksi kebaikan dan kebajikan yang mendatangkan manfaat bagi manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran pembina asrama dalam membimbing karakter religius sanri MAN Bengkulu Selatan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan karakter religius di Asrama MAN Bengkulu Selatan. Metode Penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang tidak menggunakan sistematik, maksudnya data yang dikumpulkan berupa teks atau kata-kata. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, yaitu penelitian yang bertujuan melakukan studi yang mendalam mengenai suatu unit social sedemikian rupa, sehingga menghasilkan gambaran yang terorganisir dengan baik dan lengkap mengenai unit social tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran Pembina Asrama dalam Pembinaan Karakter Religius Santri MAN Bengkulu Selatan yakni Pembina asrama mengajarkan kedisiplinan, tata karma, dan sopan santun kepada para santri dengan cara memberikan kasih sayang dan perhatian, memberikan pengetahuan dengan suka rela, memberikan motivasi kepada para santri dan mampu memahami setiap karakter para santri sebagaimana orang tua terhadap anaknya sendiri serta mengadakan tahfidz, dan di wajibkan setoran dua hari sekali, melakukan pembiasaan yang positif seperti, sholat wajib berjama’ah , puasa senin kamis, membiasakan para santri mengerjakan tugas dengan tepat waktu. Faktor pendukung yakni : motivasi dari orang tua santri, kesadaran santri untuk memperbaiki diri, Pembina membiasakan santri sholat berjamaah, melaksankan kegiatan mabit (malam bina iman dan taqwah), membiasakan santri berpuasa di hari senin dan kamis serta terjalinnya kerjasama dan mendapatkan dukungan penuh oleh kepala sekolah, orang tua dan guru, serta lingkungan sekitar. Faktor penghambat yakni : rasa tidak betah yang ada dalam diri santri, rasa egois pada santri masih tinggi serta kurangnya konsentrasi santri saat mengikuti mabit dikarenakan ada santri yang bermain hp.
EKSISTENSI AL-QUR’AN DAN HADIS SERTA HUBUNGAN FUNGSIONAL ANTARA KEDUANYA Hermawan, Hendra; Imamudin, Mochamad
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v11i2.410

Abstract

Makalah ini mengkaji eksistensi Al-Qur’an dan Hadis serta hubungan fungsional yang terjalin di antara keduanya sebagai dua sumber utama ajaran Islam. Al-Qur’an merupakan wahyu ilahi yang menjadi pedoman utama kehidupan umat Islam, sementara Hadis adalah penjelasan otoritatif terhadap kandungan Al-Qur’an yang disampaikan melalui sabda, tindakan, dan ketetapan Nabi Muhammad ﷺ. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan Hadis memperjelas makna, rincian hukum, dan implementasi praktis dari ajaran Al-Qur’an, sehingga keduanya saling melengkapi dalam membentuk bangunan keilmuan Islam. Dalam konteks sosial, spiritual, hukum, dan budaya, Al-Qur’an dan Hadis menjadi dasar normatif dan operasional yang mengarahkan umat Islam menuju kehidupan yang bermartabat dan berlandaskan wahyu. Kajian ini menggunakan pendekatan tematik untuk menguraikan posisi epistemologis dan aplikatif kedua sumber tersebut serta pentingnya integrasi antara keduanya dalam memahami ajaran Islam secara menyeluruh. Hasil pembahasan menegaskan bahwa pemisahan antara Al-Qur’an dan Hadis akan mengakibatkan pemahaman Islam yang tidak utuh dan cenderung bias.
STRATEGI GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBE;AJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 2 KOTA CIREBON Nur Ilahisabila, Firna
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v11i2.427

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka membawa tantangan tersendiri bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki orientasi kuat pada keterampilan vokasional. Penelitian ini menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di SMK Negeri 2 Kota Cirebon. Khususnya pada aspek perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan pembelajaran guru PAI memiliki strtaegi serta pendekatan yang beragam dan telah sesuai dengan ketentuan kemendikbud serta sekolah juga mengadakan MGMP unutk menyusun modul ajar. Pelaksanaan pembelajaran melibatkan beragam metode yang bervariatif berbasis konteks vokasional dan pemanfaatan beragam media digitial. Evaluasi dilakukan secara komprehensif melalui asesmen formatif dan sumatif, mencakup aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.guru PAI juga selalu melakukan evaluasi atau refleksi terhadap penggunaan metode serta media yang telah digunakan. Strategi yang diterapkan tersebut telah mencerminkan prinsip diferensiasi dan pembelajaran berpusat pada siswa. Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar juga membawa pengaruh positif, yaitu adanya peningkatan minat belajar pada siswa. Kata kunci: Strategi Guru, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Agama Islam
UPAYA MEMILIH TEKNOLOGI YANG TEPAT UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN : UPAYA MEMILIH TEKNOLOGI YANG TEPAT UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN Diniyah, Nashoihid; Sholikhah, Mar’atus; Fasya, Zaini; Purwodidodo, Agus
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v11i2.428

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kriteria dalam memilih teknologi, jenis-jenis teknologi yang digunakan dalam pengembangan media pembelajaran, kelebihan dan kekurangan media website, serta urgensi teknologi dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas Latar belakang kajian ini adalah adanya kebutuhan untuk memilih media teknologi yang tepat dalam mendukung pembelajarean PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, regulasi pendidikan, dan dokumen yang relevan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa kriteria dalam memilih teknologi untuk pengembangan media pembelajaran antara lain yaitu, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, kemudahan penggunaan dan penguasaan teknologi oleh guru, ketersediaan dan kesesuaian sarana dan prasarana, biaya dan efisiensi penggunaan, mutu teknis dan kualitas media, fleksibilitas dan ketahanan media, praktis dan luwes dalam pemanfaatan, kompatibilitas dengan sistem pembelajaran. Jenis-jenis teknologi dalam pengembangan media pembelajaran antara lain Multimedia Interaktif, Digital Video dan Animasi, Podcast, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), Game Based Learning (GBL), Media Audio, Visual, dan Audio Visual Tradisional, Aplikasi Pembelajaran dan Website Pembelajaran Online Artificial Intelligence (AI), Simulasi dan Webinar, Pembelajaran Berbasis Proyek dan Kolaborasi Online. Kelebihan media website dalam pengembangan media pembelajaran yaitu aksesibilitas yang mudah dan fleksibel, mendukung pembelajaran mandiri, menyediakan beragam materi dan evaluasi, memudahkan guru dalam menyampaikan materi, kemudahan pembaruan konten, mendorong kemandirian dan aktivitas belajar. sedangkan kekurangannya berkurangnya interaksi langsung, ketergantungan pada koneksi internet, variasi pemahaman peserta didik, minimnya pengawasan dan disiplin belajar, proses pengembangan yang memakan waktu, keterbatasan materi dan pengujian, kesulitan bagi siswa dengan kemampuan teknologi rendah. Urgensi teknologi dalam pengembangan media pembelajaran yaitu meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran, mendorong keterlibatan dan motivasi siswa, menjawab tantangan pendidikan di era digital, mendukung pembelajaran fleksibel dan aksesibilitas, meningkatkan inovasi dan kreativitas guru dalam pembelajaran, dan mengurangi kesenjangan akses pendidikan Kata kunci: Teknologi, Media, Pembelajaran
Program Tadarus Qur’an dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an Siswa kelas V di SD Negeri 23 Bengkulu Selatan Aisyah Nur Herliyanti; Emy Herawati; Yeti Dewanti
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v11i2.453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program tadarus Qur’an dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa kelas V di SD Negeri 23 Bengkulu Selatan dan juga mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam program tadarus Qur’an tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus di SD Negri 23 Bengkulu Selatan. Data yang diperoleh dalam Penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan informan beberapa diantaranya adalah Kepala Sekolah dan Guru Agama pendidikan islam serta perwakilan siswa/siswi SD Negri 23 Bengkulu Selatan. Hasil penelitian mengenai Program tadarus Qur’an di Negeri 23 Bengkulu Selatan yang terlihat dalam pelaksanaannya dapat dikatakan sebagai program yang sangat baik. Faktor pendukung pada program tadarus Qur’an ini diantaranya adalah fasilitas kegiatan yang memadai, motivasi dan perhatian guru, kemampuan siswa dalam membaca al Qur’an dan penerapan penerapan kurikulum kebiasaan program. Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2022 dan masih dilaksanakan sampai saat ini. Dengan adanya pembiasaan seperti ini di setiap awal pembelajaran pendidikan agama islam 5 menit sebelum jam pelajaran dimulai dengan begitu suasana di sekolah tercipta nuansa yang religius, semakin berdisiplin, setelah bertadarus al-Qur’an hati menjadi tenang, mudah dalam menghafal dan melantunkan ayat al-Qur’an, kemampuan membaca al-Qur’an dan beribadah siswa siswi SD Negeri 23 Bengkulu Selatan perlahan mengalami peningkatan dan siswa juga antusias dalam program tadarus al Qur’an ini. Selain faktor pendukung program tersebut Hal ini juga terdapat faktor penghambat diantaranya yaitu, siswa yang kurang menghargai waktu dan kurang pengawasan lebih. Selain itu program pembiasaan al-Qur'an adalah termasuk salah satu program Kurikulum Kebiasaan. itu salah suatu bentuk pelatihan siswa dalam penanaman nilai-nilai ajaran agama islam.
Dominasi Penilaian Aspek Kognitif Terabaikannya Aspek Afektif dan Psikomotorik Okta Viola Ramadhani; Zaimul Ihsan
Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan
Publisher : STIT Al-Quraniyah Manna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69775/jpia.v11i2.415

Abstract

Penilaian aspek kognitif mengukur kemampuan berpikir, pengetahuan dan pemahaman, penilaian aspek afektif mengukur nilai, sikap, minat, motivasi, dan karakter peserta didik, dan penilaian psikomotor mengukur keterampilan fisik atau kemampuan melakukan suatu tindakan nyata berdasarkan hasil belajar.Penilaian hasil belajar di lembaga pendidikan pada umumnya masih berfokus pada aspek kognitif, sementara evaluasi afektif dan psikomotorik sering diabaikan. Lemahnya penilaian afektif menyebabkan nilai-nilai karakter siswa tidak terpantau secara optimal, sehingga berdampak pada sikap dan perilaku sehari-hari. Selain itu, kurangnya perhatian terhadap aspek psikomotorik menjadikan keterampilan praktis dan kemampuan aplikasi siswa tidak berkembang sesuai harapan. Fokus berlebih pada aspek kognitif juga menimbulkan ketidakseimbangan dalam pembentukan kompetensi utuh yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tiga masalah pokok: (1) minimnya instrumen penilaian afektif yang valid dan reliabel; (2) kurangnya pelatihan guru dalam merancang evaluasi psikomotorik yang efektif; dan (3) dominasi tes tertulis yang mengesampingkan pengamatan langsung perilaku dan keterampilan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekaran kualitatif. Hasil penelitian adalah menjadi dasar pengembangan strategi evaluasi yang lebih holistik demi tercapainya tujuan pendidikan yang seimbang dan menyeluruh.