cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Cash Holding, Likuiditas, dan Firm Size terhadap Stabilitas Keuangan Manufaktur Reva Defitrianti; Herman Rustandi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11832

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh cash holding, likuiditas, dan firm size terhadap stabilitas keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022-2024. Stabilitas keuangan diproksikan menggunakan Springate Score, sedangkan cash holding diukur melalui rasio kas dan setara kas terhadap total aset, likuiditas menggunakan current ratio, serta firm size menggunakan logaritma natural total aset. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan menghasilkan 120 observasi yang berasal dari 47 perusahaan manufaktur. Data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews. Berdasarkan pengujian Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier, model yang terpilih adalah Random Effect Model. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa cash holding, likuiditas, dan firm size secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan. Secara parsial, cash holding berpengaruh positif dan signifikan, sehingga mendukung trade-off theory mengenai fungsi cadangan kas sebagai penyangga ketika perusahaan menghadapi tekanan pendanaan. Likuiditas juga berpengaruh positif dan signifikan, sejalan dengan pecking order theory yang menekankan penggunaan sumber dana internal. Sebaliknya, firm size tidak berpengaruh signifikan, yang menunjukkan bahwa besarnya aset perusahaan tidak secara otomatis menjamin stabilitas keuangan. Nilai adjusted R-squared sebesar 11,91% mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi stabilitas keuangan dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini memberikan implikasi bagi manajemen dalam menjaga kecukupan kas dan likuiditas guna memperkuat ketahanan keuangan perusahaan manufaktur.
Evaluasi Kinerja Pelayanan Terminal Tipe A Kertawangunan Kabupaten Kuningan Berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Aji Satria Bagaskara; Brigita Agnes Verena; Dimas Faturrahman; Raden Caesario Boing Rachmat Raharjo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11834

Abstract

Terminal penumpang merupakan simpul transportasi yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menjamin kelancaran pelayanan angkutan umum. Kualitas pelayanan terminal perlu memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2015 agar pelayanan yang diberikan memenuhi aspek keselamatan, keamanan, kehandalan, kenyamanan, kemudahan dan kesetaraan. Berdasarkan hasil penilaian SPM, masih terdapat beberapa indikator pelayanan yang belum memenuhi standar, sehingga diperlukan evaluasi untuk mengetahui tingkat kinerja pelayanan serta menentukan prioritas peningkatan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan Terminal Tipe A Kertawangunan berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM), mengidentifikasi aspek pelayanan yang belum memenuhi standar, serta merumuskan rekomendasi teknis pengembangan terminal. Penelitian menggunakan metode evaluatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan berupa data primer melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan inventarisasi fasilitas terminal serta data sekunder yang diperoleh dari laporan penilaian SPM Terminal Tipe A Kertawangunan Tahun 2025, regulasi dan literatur pendukung. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting terminal terhadap indikator SPM, kemudian menghitung tingkat pemenuhan pada setiap aspek pelayanan untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Terminal Tipe A Kertawangunan mencapai 68,75%, sehingga masih terdapat kesenjangan pelayanan sebesar 31,25%. Aspek kenyamanan memperoleh tingkat pemenuhan tertinggi sebesar 85,71%, diikuti aspek kemudahan/keterjangkauan sebesar 84,21%, kehandalan/keteraturan sebesar 80%, keselamatan sebesar 50%, kesetaraan sebesar 25%, sedangkan aspek keamanan belum memenuhi indikator pelayanan dengan tingkat pemenuhan 0%. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, prioritas pengembangan difokuskan pada peningkatan sistem keamanan, penyediaan fasilitas keselamatan, peningkatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, pengembangan sistem informasi pelayanan, serta penyempurnaan fasilitas pendukung terminal melalui penyusunan rekomendasi teknis desain pengembangan Terminal Tipe A Kertawangunan yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola terminal dan instansi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan terminal sehingga mampu mewujudkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, tertib, inklusif, dan berkelanjutan.
Pengaruh Financial Awareness dan Digital Payment terhadap Impulsive Buying pada Mahasiswa Universitas Ekuitas Indonesia Meisya Rahma Fahira; Fia Dialysa Sulaksana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11837

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan sistem pembayaran digital di Indonesia yang diikuti dengan perubahan perilaku konsumsi, khususnya pada Generasi Z, sehingga diperlukan analisis mengenai peran financial awareness sebagai faktor internal dan digital payment sebagai faktor eksternal dalam memengaruhi impulsive buying. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial awareness dan digital payment baik secara parsial maupun simultan terhadap impulsive buying pada mahasiswa Universitas Ekuitas Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Ekuitas Indonesia dengan sampel sebanyak 118 responden yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial awareness berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impulsive buying, sedangkan digital payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying. Secara simultan, financial awareness dan digital payment juga berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying. Nilai Adjusted R Square sebesar 16,1% menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan variasi impulsive buying, sedangkan 83,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa perilaku impulsive buying pada mahasiswa dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal serta dapat menjadi referensi bagi pengembangan kajian manajemen keuangan dan perilaku konsumen di era digital.
Pengaruh Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Margin Laba terhadap Pengembalian Aset Anisa Nur Salsabila; Deni Hamdani; Cantika Zahra Rahmania; Rahmalya Adristi Nurdinah; Hana Kamelia; Anisa Mulia Wati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11839

Abstract

Sektor transportasi dan logistik menjadi objek dalam pengujian ini guna mengevaluasi dampak rasio likuiditas (CR), solvabilitas (DER), dan margin laba (NPM) terhadap pengembalian aset (ROA). Studi ini menerapkan desain penelitian kuantitatif yang dijalankan melalui kombinasi antara pendekatan verifikatif dan deskriptif, di mana seluruh data sekunder dikumpulkan dan dihimpun secara langsung dari laporan keuangan perusahaan. Data sebanyak 60 observasi didapat dari teknik purposive sampling dalam penentuan sampel dengan hasil 12 perusahaan total dengan jangka waktu 5 tahun (2021-2025) yang teregistrasi di Bursa Efek Indonesia. Proses pengolahan dan evaluasi data dibantu oleh aplikasi Eviews 14 melalui estimasi Fixed Effect Model dengan pendekatan White Cross-Section. Hasil pengujian secara parsial membuktikan bahwa variabel CR dan NPM memiliki kontribusi signifikan terhadap ROA, sementara DER didapati tidak menunjukkan pengaruh terhadap ROA. Secara bersamaan, kombinasi variabel CR, DER, dan NPM terbukti memberikan pengaruh nyata terhadap variabel ROA dengan perolehan nilai koefisien determinasi sebesar 86,86%, sedangkan 13,14% sisanya dijelaskan oleh unsur eksternal di luar pembahasan model ini. Temuan ini menegaskan bahwa keselarasan antara pengelolaan likuiditas yang terukur serta penguatan efisiensi laba bersih menjadi instrumen krusial dalam memaksimalkan produktivitas aset perusahaan.
The Influence of Transformational Leadership on Employee Performance at CU Sauan Sibarrung Tana Toraja La'biran, Dian Tiku Rombe; Tandirerung, Ch. Jeane; Londong, Jerliyen Pramita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1184

Abstract

Study This aiming For analyze influence leadership transformational to performance employees at Sauan Credit Union Sibarrung Tana Toraja. Research use approach quantitative with data collection through questionnaire against 20 employees remain . Data analysis was performed using the Pearson correlation test , the coefficient determination , and t-test through SPSS application . Research results show that leadership transformational influential positive and significant to performance employees , with mark correlation of 0.606 and the contribution influence by 34.5%. Findings This strengthen that dimensions leadership like charisma , motivation inspiring , stimulating intellectual , and individual attention real increase quality work , responsibility answer , and initiative employees . This study recommend importance strengthening style leadership transformational in managerial strategies to create environment productive , innovative and sustainable work . These results can made into base for development policy leadership in cooperative and institution finance based on community .
Analisis Pengendalian Internal pada Pengelolaan Kas di Klinik ABC Nala Alysia Kirana; Hayati Fatimah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian internal pada pengelolaan kas di Klinik ABC berdasarkan COSO Framework 2013. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai pelaksanaan pengendalian internal dalam aktivitas pengelolaan kas. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dengan pihak yang terlibat dalam pengelolaan kas, observasi terhadap proses operasional, serta dokumentasi yang berkaitan dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku. Analisis dilakukan dengan mengacu pada lima komponen COSO Framework 2013, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik ABC telah menerapkan seluruh komponen pengendalian internal, namun tingkat penerapannya masih bervariasi. Komponen lingkungan pengendalian dan pemantauan telah berjalan relatif sesuai dengan prinsip-prinsip COSO. Aktivitas pengendalian serta informasi dan komunikasi juga telah diterapkan, meskipun masih ditemukan beberapa kelemahan, seperti pemisahan tugas yang belum optimal, pencatatan transaksi yang masih dilakukan secara manual, serta penyampaian informasi yang belum terdokumentasi secara menyeluruh. Pada komponen penilaian risiko ditemukan bahwa Klinik ABC belum menetapkan tujuan pengelolaan kas secara formal sebagai dasar identifikasi dan analisis risiko. Selain itu, belum tersedia dokumentasi risiko yang sistematis sehingga proses mitigasi belum dapat dilakukan secara optimal. Keterbatasan jumlah sumber daya manusia, belum optimalnya penerapan standar operasional prosedur, serta belum adanya evaluasi risiko yang terdokumentasi turut memengaruhi efektivitas pengendalian internal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian internal pengelolaan kas di Klinik ABC telah mengacu pada COSO Framework 2013, namun masih memerlukan penyempurnaan pada beberapa aspek agar pengelolaan kas dapat berlangsung secara lebih efektif, konsisten, transparan, akuntabel, serta mampu meminimalkan risiko yang berpotensi mengganggu operasional klinik.
Penetration Testing White-Box dan Black-Box pada Web Server Menggunakan Large Language Model Bayani Adam Sasaki; I Putu Hariyadi; Lilik Widyawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11841

Abstract

Audit keamanan dan pengujian penetrasi (penetration testing) secara manual pada web server membutuhkan sumber daya yang besar, waktu yang lama, dan sangat bergantung pada keahlian individu sehingga berisiko menimbulkan temuan yang tidak konsisten. Di sisi lain, penggunaan Large Language Models (LLM) berbasis cloud untuk otomatisasi triage keamanan membuka risiko kebocoran data sensitif berupa konfigurasi sistem dan log kerentanan ke jaringan publik. Penelitian ini mengusulkan dan mengevaluasi kerangka kerja triage keamanan otomatis yang berjalan secara luring (offline) dan dipetakan ke standar Penetration Testing Execution Standard (PTES) menggunakan model lokal Qwen2:1.5b melalui framework Ollama. Alat berbasis Python yang dikembangkan, NULL Security System, memiliki 29 modul untuk audit internal (white-box) dan analisis lalu lintas aktif (black-box). Dalam lingkungan jaringan terisolasi VirtualBox, Kali Linux bertindak sebagai penyerang (menjalankan Nmap, Nuclei, dan FFUF) dan Ubuntu Server 24.04.4 LTS sebagai target. Hasil pengujian selama lima iterasi menunjukkan triage berbantuan LLM lokal mencapai konsistensi 100% dalam penilaian risiko dan ekstraksi Source IP. Rata-rata waktu pemrosesan (Time-to-Insight) tercatat 56 detik untuk triage white-box dan 1 menit 57 detik untuk triage black-box, merepresentasikan peningkatan efisiensi 5 hingga 10 kali lipat dibanding baseline manual. Sistem berhasil mengidentifikasi lalu lintas Nuclei secara konsisten melalui pemetaan pola perilaku URL (behavioral URL pattern) ketika metode pencocokan User-Agent tradisional gagal. Integrasi pemantau proses aktif (psutil) mencegah kelelahan CPU target dengan memicu analisis cadangan (fallback) berbasis kata kunci saat batas load average terlampaui, sehingga menjamin kelayakan sistem lokal dan kedaulatan data.
Analisis Fundamental, Valuasi Perusahaan, dan Implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam Menilai Kelayakan Investasi: Studi Kasus pada PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk Sucitra Dewi; Aditya Amanda Pane; Muthya Rahmi Darmasnyah; Imam Syahroji Az-zahri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11844

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan investasi pada saham INET melalui analisis fundamental yang mencakup kondisi industri, kinerja keuangan, valuasi perusahaan, serta implementasi Environmental, Social, and Governance(ESG). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan periode 2021–2025, publikasi Bursa Efek Indonesia, serta berbagai referensi pendukung terkait industri telekomunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa INET memiliki prospek pertumbuhan yang baik seiring meningkatnya permintaan terhadap layanan internet dan infrastruktur digital. Kinerja keuangan perusahaan mengalami peningkatan yang sangat signifikan pada tahun 2025 yang ditunjukkan oleh pertumbuhan pendapatan dan laba bersih, didukung struktur modal yang relatif sehat dengan tingkat solvabilitas yang baik. Namun demikian, hasil valuasi menggunakan pendekatan EV/EBITDA dan Price Earnings Ratio (PER) menunjukkan bahwa saham INET diperdagangkan pada valuasi premium sehingga mengindikasikan kondisi overvalueddibandingkan rata-rata industri. Di sisi lain, implementasi ESG memberikan nilai tambah melalui penguatan tata kelola, pengembangan infrastruktur digital yang berkelanjutan, serta kontribusi terhadap pemerataan konektivitas nasional sehingga meningkatkan prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa saham INET memiliki potensi investasi yang menarik dalam jangka panjang, namun investor perlu mempertimbangkan risiko valuasi yang tinggi, volatilitas harga saham, serta efisiensi operasional sebelum mengambil keputusan investasi.
Determinan Tax Avoidance pada Perusahaan Manufaktur: Peran Moderasi Corporate Governance Ali Najarudin; Siti Hartinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11845

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh capital intensity, corporate social responsibility (CSR), dan business risk terhadap tax avoidance serta menguji peran corporate governance sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur besar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan selama periode 2020–2024. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling berdasarkan rata-rata total aset tertinggi, sehingga diperoleh 20 perusahaan dengan 100 observasi perusahaan-tahun. Tax avoidance diproksikan menggunakan Effective Tax Rate, sedangkan analisis dilakukan melalui regresi data panel dan Moderated Regression Analysis dengan bantuan EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital intensity berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa tingginya investasi aset tetap dapat memberikan peluang pemanfaatan beban penyusutan dalam perencanaan pajak. Sementara itu, CSR, business risk, dan corporate governance tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap tax avoidance. Hasil pengujian interaksi menunjukkan bahwa corporate governance memperlemah pengaruh positif capital intensity terhadap tax avoidance, namun tidak mampu memoderasi hubungan CSR maupun business risk terhadap tax avoidance. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas tata kelola perusahaan sebagai mekanisme pengawasan bergantung pada karakteristik keputusan yang diawasi, terutama kebijakan investasi aset tetap. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan dan regulator untuk memperkuat transparansi, pengawasan, serta kepatuhan perpajakan pada perusahaan dengan tingkat capital intensity yang tinggi.
Motivasi Berwirausaha Dalam Perspektif Necessity-Opportunity pada Usaha Mikro Kuliner: Studi di Tasikmalaya Umair Abdullah Farouqi; Syti Sarah Maesaroh; Adi Prehanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11846

Abstract

Penelitian ini menganalisis motivasi berwirausaha pelaku usaha mikro kuliner di Kota Tasikmalaya dalam perspektif necessity dan opportunity entrepreneurship serta keterkaitannya dengan proses kewirausahaan berdasarkan kerangka Shane et al. (2003). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan enam informan yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan prinsip maximum variation. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis tematik hibrida Fereday dan Muir-Cochrane (2006) dengan dukungan perangkat lunak NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berwirausaha tidak dapat dipahami sebagai dua kategori biner, tetapi berada pada kontinum yang dinamis dan dapat berubah sepanjang perjalanan usaha. Motivasi internal, khususnya self-efficacy, goal setting, dan locus of control, menjadi mekanisme utama yang mendorong perpindahan pelaku usaha dari orientasi necessity menuju opportunity. Pola tersebut tercermin secara konsisten pada tahapan pengenalan peluang, pengembangan ide, pelaksanaan strategi, pengelolaan krisis, hingga business outcome. Penelitian juga menemukan bahwa self-efficacy dapat diperkuat oleh dukungan sosial, keterbatasan modal awal tidak menentukan orientasi motivasi, lingkungan keluarga dan kerabat menjadi sumber peluang bagi pelaku usaha berorientasi necessity, sedangkan teknologi digital berperan sebagai akselerator pertumbuhan bagi pelaku usaha berorientasi opportunity. Temuan ini memperkaya pemahaman mengenai dinamika motivasi kewirausahaan pada usaha mikro di negara berkembang serta memberikan dasar bagi penyusunan program pembinaan UMKM yang lebih terdiferensiasi.