cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Analysis of Factors Related to BPJS Patient Satisfaction at Kabawo Community Health Center, Muna Regency, Southeast Sulawesi Province Marliana, Marliana; Pajung, Christian Bertom; Toar, Jilly; Mamuaja, Prycilia Pingkan; Langitan, Fentje; Lolowang, Djajty M.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4166

Abstract

Health is a fundamental human right as mandated by the 1945 Constitution and Law Number 17 of 2023, which affirms that the state is responsible for providing proper healthcare services. To achieve this, the government established BPJS Health as the implementing body of the National Health Insurance (JKN) system, aiming to ensure equitable and high-quality healthcare services for all Indonesian citizens. The success of a health insurance program is not only assessed by service accessibility but also by the level of patient satisfaction with the quality of care received. This study aims to identify the factors associated with the satisfaction of BPJS patients at Kabawo Community Health Center, Muna Regency, Southeast Sulawesi Province. The research employed a quantitative analytic design with a cross-sectional approach. The study population included all BPJS participants visiting the Kabawo Health Center, with a sample of 100 respondents selected using simple random sampling. The results showed a significant relationship between age (p = 0.031), sex (p = 0.043), occupation (p = 0.018), membership status (p = 0.003), and membership duration (p = 0.000) with BPJS patient satisfaction. Meanwhile, education (p = 0.156) was not significantly associated with patient satisfaction. These findings indicate that certain characteristics may influence patients’ perceptions of service quality at primary healthcare facilities.
Pengaruh Green Marketing dan Product Quality terhadap Keputusan Pembelian yang Dimediasi oleh Brand Image (Studi pada Konsumen Produk The Body Shop di Kota Denpasar) Pratiwi, Ni Kadek Wulan Cahyaning; Sedana, Komang Widhya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4167

Abstract

Kesadaran konsumen akan pentingnya menggunakan produk ramah lingkungan semakin meningkat seiring dengan isu kerusakan lingkungan dan pemanasan global. Perubahan perilaku konsumen ini memberikan peluang bagi perusahaan untuk menerapkan strategi Pemasaran Hijau (Green Marketing) guna menarik perhatian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Citra Merek dan Pemasaran Hijau terhadap keputusan pembelian konsumen produk The Body Shop di Kota Denpasar. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, dengan populasi seluruh konsumen di Denpasar yang pernah membeli produk The Body Shop. Sampel sebanyak 125 responden dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara statistik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi statistik deskriptif untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan variabel penelitian, serta statistik inferensial melalui uji asumsi klasik, analisis jalur (path analysis), uji Sobel, dan uji VAF. Pemasaran hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen produk The Body Shop di Kota Denpasar. Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen produk The Body Shop di Kota Denpasar. Pemasaran hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek konsumen produk The Body Shop di Kota Denpasar. Kualitas Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek di kalangan konsumen produk The Body Shop di Kota Denpasar. Citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di kalangan konsumen produk The Body Shop di Kota Denpasar. Citra merek merupakan variabel mediasi parsial pengaruh pemasaran ramah lingkungan terhadap keputusan pembelian di kalangan konsumen produk The Body Shop di Kota Denpasar.
Analisis Kualitas Layanan Digital pada Sektor Perbankan Digital Taufik, Muhammad; Aris, Valentino; Ruslan, Andi; Islamiah, Farida; Asizah, Andi Balqis Mutiara
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor utama yang mempengaruhi kualitas layanan digital pada sektor perbankan digital. Penelitian dilakukan pada Bank Jago yang merupakan salah satu bank digital terbaik di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang mencoba memberikan gambaran mendetail mengenai topik ulasan yang dibicarakan dalam sentimen negatif dan positif. Data yang digunakan adalah data ulasan pengguna Aplikasi Bank Jago yang diambil pada Google Play Store. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode scraping data, dimana data yang dikumpulkan sebanyak 9.000 baris data. Data kemudian dilakukan preprocessing data, pelabelan data dan kemudian dianalisis dengan menggunakan tiga algoritma machine learning yaitu Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes Classifier, dan Random Forest. Hasil analisis menunjukkan faktor-faktor utama yang mempengaruhi kualitas layanan digital dalam bentuk sentimen positif dan negatif. Hasil analisis menunjukkan konsumen sudah merasa puas dengan layanan digital yang disediakan oleh Bank Jago. Namun, untuk lebih meningkatkan kualitas layanan digital dimasa yang akan datang, sentimen negatif pada penelitian ini memberikan pengetahuan mengenai faktor negatif yang dirasakan konsumen berdasarkan pengalamannya menggunakan aplikasi. Hal ini dapat menjadi saran masukan untuk perbaikan pelayanan digital oleh Bank Jago.
Perlindungan Hukum terhadap Mitra Driver dalam Perjanjian Kemitraan Gojek Mujahid, Mushofi Nahar; Wahyoeono, Dipo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4170

Abstract

Perkembangan ekonomi platform pada era Revolusi Industri 4.0 telah menghadirkan gig economy yang menempatkan jutaan mitra pengemudi dalam posisi rentan akibat konstruksi hukum "kemitraan" yang membatasi akses terhadap perlindungan hukum ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi mitra pengemudi dalam perjanjian kemitraan dengan perusahaan aplikasi Gojek, menilai kesesuaian klausul perjanjian dengan prinsip-prinsip keadilan kontraktual, mengkaji pemenuhan kewajiban perlindungan konsumen dan keselamatan kerja, serta merumuskan model perlindungan hukum yang bersifat operasional. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menganalisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier melalui penalaran deduktif serta interpretasi sistematis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hubungan hukum antara Gojek dan mitra dibangun sebagai hubungan kemitraan perdata berdasarkan KUHPerdata dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019, bukan sebagai hubungan kerja, sehingga norma perlindungan ketenagakerjaan tidak berlaku secara otomatis. Perlindungan preventif tercermin melalui regulasi tarif, SOP terkait suspensi dan pemutusan kemitraan, program BPJS Ketenagakerjaan, serta transparansi melalui Tartibjek. Adapun perlindungan represif tersedia melalui hak banding, layanan pengaduan, dan jalur penyelesaian sengketa. Namun demikian, posisi mitra tetap lemah akibat kontrak baku yang bersifat sepihak, monopoli perusahaan atas pengambilan keputusan dan data, serta mekanisme banding yang kurang transparan. Kesimpulannya, meskipun kerangka normatif telah tersedia, kesenjangan antara perlindungan de jure dan de facto masih terjadi sehingga diperlukan penguatan partisipasi mitra, penegasan unsur-unsur hubungan kerja secara faktual, serta penegakan lebih ketat atas kewajiban perusahaan guna mewujudkan keadilan kontraktual dalam ekosistem platform digital.
Urgensi Pengaturan Pertanggungjawaban Pidana atas Kealpaan Artificial Intelligence dalam Pelayanan Kesehatan di Indonesia Yunita, Asti; Hadi, Syofyan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4171

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam layanan kesehatan telah membawa perubahan signifikan melalui peningkatan akurasi diagnosis, percepatan layanan, serta peningkatan efisiensi tenaga medis. Namun, penerapan AI juga memunculkan potensi risiko kelalaian (negligence), khususnya ketika terjadi kesalahan pada rekomendasi klinis atau pengambilan keputusan yang dihasilkan sistem. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai konstruksi tanggung jawab pidana, mengingat sistem hukum pidana Indonesia pada dasarnya berorientasi pada perbuatan manusia dan belum memiliki kerangka normatif yang secara spesifik mengatur karakteristik AI yang bersifat otonom, adaptif, dan tidak sepenuhnya dapat diprediksi. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pertanggungjawaban pidana atas kelalaian AI dalam sektor kesehatan serta menilai urgensi pembentukan regulasi khusus untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan optimal bagi pasien. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan memadukan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif untuk menilai kesesuaian norma hukum positif dengan tantangan teknologi kesehatan berbasis AI. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketiadaan regulasi khusus (lex specialis) menimbulkan ketidakjelasan dalam menentukan standar kehati-hatian, hubungan kausalitas, serta siapa pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban apakah pengembang, penyedia layanan kesehatan, tenaga medis, atau operator sistem. Ketidakpastian ini membuka potensi risiko hukum, termasuk kemungkinan kriminalisasi yang tidak tepat ketika kegagalan keputusan lebih disebabkan keterbatasan algoritma AI daripada kesalahan manusia. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya merumuskan regulasi khusus yang menetapkan standar kehati-hatian, mekanisme pengawasan, serta batas tanggung jawab pidana guna memastikan penggunaan AI yang aman, etis, dan akuntabel dalam pelayanan kesehatan di Indonesia.
Rangkap Jabatan Menteri dan Ketua Partai Politik Dalam Prespektif Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Kementrian Rindi, Tin Qadriana Anaway; Ruslie, Ahmad Sholikhin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4172

Abstract

Rangkap jabatan menteri menjadi isu penting dalam penyelenggaraan pemerintahan Indonesia, terutama setelah diberlakukannya Undang-Undang (UU) No. 39 Tahun 2008 terkait Kementerian Negara beserta perubahannya. Meskipun Pasal 23 UU tersebut telah mengatur larangan untuk menteri mendobel jabatan selaku pejabat negara lain, komisaris perusahaan, maupun pimpinan instansi yang memperoleh dana APBN atau APBD, ketentuan ini belum secara tegas mencakup jabatan di partai politik. Kondisi ini menimbulkan multitafsir dan membuka peluang terjadinya konflik kepentingan, penyalahgunaan wewenang, serta melemahnya prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Padahal, partai politik secara normatif juga menerima pendanaan negara, sehingga secara substansi memiliki keterkaitan dengan larangan rangkap jabatan. Situasi ini memperlihatkan adanya kekaburan norma yang perlu dikaji lebih jauh untuk menjamin kepastian hukum dan menjaga integritas penyelenggara negara. Metode yang dipergunakan ialah penelitian hukum normatif melalui pendekatan peraturan perundang-undangan, asas hukum, dan doktrin dengan menelaah UU No. 39 Tahun 2008, serta ketentuan pendanaan partai politik dalam UU No. 2 Tahun 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya Pasal 23 UU No. 39 Tahun 2008 belum DENGAN tegas memberi larangan pada menteri dalam hal mendobel merangkap jabatan dalam partai politik meskipun partai politik memperoleh dukungan finansial negara, hingga menimbulkan kekaburan norma dan membuka ruang multitafsir. Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, serta melemahkan berbagai prinsip manajemen pemerintahan yang baik. Dengan begitu, diperlukan penguatan regulasi untuk memberikan kepastian hukum dan memastikan penerapan asas legalitas secara konsisten dalam penyelenggaraan pemerintahan
Perancangan Interior Rumah De’Castillo 2 dengan Konsep Muji Harahap, Hargi Listian; Sianturi, Noprita Elisabeth
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4173

Abstract

Meningkatnya kebutuhan hunian di Kota Medan terutama pada segmen rumah menengah, Salah satunya perumahan menengah yang sedang dibangun oleh pengembang adalah De’Castillo 2. De’Castillo 2 yang awalnya dirancang dengan konsep modern classic. Konsep modern classic menekankan elemen dekoratif klasik, furnitur besar, dan nuansa mewah. Penerapan konsep ini membutuhkan ruangan yang luas agar setiap elemen-elemen desain klasik yang dipakai dan estetika ruang dapat ditampilkan secara proporsional. Namun, luas bangunan rumah De’Castillo 2 hanya 95 m², menerapkan konsep tersebut menimbulkan permasalahan seperti terbatasnya pergerakan dalam ruang, penataan kurang fleksibel, serta juga dapat menciptakan kesan interior yang padat dan kurang nyaman bagi penghuni. Melalui analisis karakteristik rumah dan kebutuhan penghuni rumah, penelitian ini memberikan solusi alternatif desain dengan menggunakan konsep interior bergaya Muji. Pendekatan konsep Muji yang mengedepankan kesederhanaan, penggunaan warna netral, material alami, dan penggunaan furnitur multifungsi dinilai lebih sesuai dengan kondisi ruang rumah yang terbatas. Hasil dari perancangan desain alternatif menunjukkan bahwa dengan menerapkan konsep Muji pada rumah tersebut mampu meningkatkan efisiensi tata ruang, menciptakan kesan ruang yang lebih lapang, rapi, menenangkan, dan dapat memberikan kenyamanan bagi penghuni dalam aktivitas sehari-hari.Kesimpulannya, konsep Muji merupakan solusi desain yang tepat untuk rumah dengan tipe menengah dengan luas yang terbatas seperti perumahan De’Castillo 2, dengan memakai pendekatan alternatif desain ini mampu menciptakan ruang dengan tata letak yang fleksibel dan furnitur multifungsi. Dan juga penghuni rumah dapat menikmati suasana rumah yang tenang dan nyaman.
Re-Desain Interior Cafe Dengan Konsep Modern Minimalis Pada Café Tuan Muda Kopi Medan Anjani, Nur’aina; Panjaitan, Sri Wahyuni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4174

Abstract

Kafe sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat sekarang ini. Kafe sudah menjadi tempat yang wajib untuk dikunjungi tiap harinya untuk berkumpul dengan teman dan keluarga, urusan meeting, mengerjakan tugas, dan sekedar bersantai. kafe sudah banyak tersebar di seruluh kota di Indonesia dan banyak ditemui diberbagai daerah. Namun seiring berjalan waktu, kafe tidak hanyak untuk menikmati makan dan minum. Namun juga datang untuk menikmati suasana yang ditawarkan dari kafe tersebut. Kafe sendiri berasal dari kata coffee yang berarti kopi. Kafe dikota Medan sendiri beragam dan mempunyai keunikan masing-masing. Hal ini karena masyarakat dikota Medan mulai tertarik mencari kafe yang tidak hanya untuk tempat menikmati makan dan minum saja namun sebagai tempat untuk nongkrong, bersantai dan berfoto di kafe tersebut. Dengan bermunculannya kafe-kafe dengan konsep yang up to date sekarang ini, banyak kafe-kafe yang sepi pengunjung dikarenakan konsep yang ditawarkan kafe-kafe /tersebut sudah terlalu monoton dan ketinggalan zaman. Sehingga menurunnya minat pengunjung pada kafe tersebut. Tuan Muda Kopi berada di kota Medan, tepatnya berada Jl. Mustafa No.46C Medan. Kafe Tuan Muda Kopi dibangun diatas tanah sepanjang 4mx10m. Lokasi ini merupakan salah satu area yang padat dan menjadi wilayah lalu lintas para pekerja dan mahasiswa karena lingkungan dekat dengan kawasan universitas yang ada di daerah tersebut, oleh karena itu sebagian besar pengunjung merupakan mahasiswa yang ingin bersantai sehabis kuliah dan tidak jarang mengerjakan tugas kuliah dikafe tersebut.
Perancangan Interior Hotel Dainang dengan Konsep Mediternia Nurjannaha, Yolanda; Irwansyah, Irwansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4175

Abstract

Perkembangan zaman dan pesatnya urbanisasi telah memberikan dampak signifikan terhadap pola hidup masyarakat, khususnya di daerah perkotaan. Munculnya tenakan psikologis seperti stress, kelelahan mental (burnout), dan keterasingan sosial menimbulkan kebutuhan akan ruang yang mampu menghadirkan kenyamanan emosional dan ketenangan jiwa. Dalam konteks ini, sektpr pariwisata dan perhotelan menjadi salah satu solusi yang dapat meneydiakan ruang relaksasi dan pemulihan bagi masyarakat. Hotel Dainang yang berlokasi di Kota Pangururan, Kabupaten Samosir, dirancang sebagai resort hotell yang mengusung kosnep mediterania. Konsep ini dipilih karena memiliiki karakateristik desain yang sangat hangat, terbuka dan dekatt dengan alam, sehingga mampu menciptakan suasana tenang dan menyegarkan. Desain ini selaras dengan kondisi iklim tropis di wilayah Samosir, serta memperkuat hubungan antar ruang dalam dan luar melalui pencahayaan alami, ventilasi silang, serta penggunaan material alami seperti kayu, batu dan keramik. Perancangan Interior Hotel Dainang meliputi fasilitas utama seperti kamar, restaurant dan kolam renang yang dirancang secara harmonis untuk menciptakan kenyamanan visual dan emosianal bagi tamu. Kehadiran Hotel ini diharapkan dapat memberikan pengalaman menginap yang tidak hanya memneuhi aspek fungsional sebagai akomodasi, tetapi juga sebagai sarana peneyembuhan (healing space) dari kejenuhan dan tekanan kehidpan modern. Selain itu, Hotel ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata baru yangmendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Samosir.
Perancangan Penginapan Agrowisata Dengan Konsep Minimalis Tropis Pada Saung Sawah Telaga 7 Deli Serdang Yanti, Puji; Irwansyah, Irwansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4176

Abstract

Agrowisata merupakan salah satu bentuk dari rural turisme yang menawarkan kegiatan pertanian sebagai daya tarik wisata serta melibatkan penduduk local dalam perencanaan hingga pengelolaan kawasan agrowisata. Agrowisata adalah suatu bisnis yang dilakukan oleh para petani yang bekerja di sektor pertanian bagi kesenangan dan edukasi para pengunjung. Agrowisata menghadirkan potensi sumber pendapatan dan meningkatkan keuntungan masyarakat. Pengunjung kawasan agrowisata dapat berhubungan langsung dengan para petani dan mendukung peningkatan produk-produk pertanian secara tidak langsung. Pengembangan aktivitas agrowisata secara langsung dan tidak langsung akan meningkatkan persepsi petani serta masyarakat akan arti pentingnya pelestarian sumber daya lahan pertanian. Selain itu menurut Subowo (2002) dalam Budiarti (2013), pengembangan agrowisata dapat melestarikan kearifan dan teknologi local, dan meningkatkan pendapatan petani atau masyarakat di sekitar agrowisata. Pengembangan agrowisata akan menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan serta meningkatkan kesejahteraan petani. Beberapa dampak positif pengembangan agrowisata antara lain meningkatkan nilai jual komoditi pertanian yang dihasilkan dan berkembangnya sumber-sumber pendapatan lainnya yang dapat dinikmati oleh masyarakat setempat seperti penyewaan homestay dan sarana rekreasi lainnya yaitu kantin, penjualan cenderamata dan lain-lain. Selain itu, agrowisata merupakan salah satu wahana yang efektif dalam rangka promosi produkproduk pertanian dan budaya Nusantara. Hal tersebut karena selain dapat menikmati hasil pertanian secara langsung dari sumbernya, para pengunjung akan berkesan dengan sensasi wisata alam yang unik dan segar yang akan terbawa hingga mereka kembali  ketempat asalnya bahkan mereka akan bercerita kepada keluarga serta kerabatnya.