cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,486 Documents
Analisis Ekonomi Islam Terhadap Upah dan Kesejahteraan Pekerja Indonesia Harahap, Ira Damayanti; Yafiz, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6207

Abstract

Agama Islam mengajarkan umatnya untuk berusaha mencapai kehidupan yang seimbang antara kesejahteraan dunia dan akhirat, termasuk dalam aspek ekonomi dan ketenagakerjaan. Islam memberikan pedoman komprehensif mengenai hubungan antara pekerja dan pemberi kerja yang menekankan prinsip keadilan, kemaslahatan, serta penghargaan terhadap hak-hak tenaga kerja. Dalam perspektif Islam, tenaga kerja memiliki peranan penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial, sehingga pekerja berhak memperoleh upah yang adil sesuai dengan jasa, kemampuan, dan usaha yang telah diberikan. Prinsip utama yang mendasari konsep ketenagakerjaan dalam Islam meliputi keadilan (al-‘adl), tanggung jawab, serta perlindungan terhadap hak-hak pekerja. Islam melarang segala bentuk ketidakadilan dalam hubungan kerja, seperti pemberian upah yang tidak sesuai, eksploitasi tenaga kerja, pemaksaan kerja tanpa kompensasi yang layak, serta penyalahgunaan kekuasaan oleh pemberi kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan dokumen terkait yang relevan dengan konsep ketenagakerjaan dalam Islam. Metode ini bertujuan untuk menguji keabsahan suatu pengetahuan serta memecahkan permasalahan berdasarkan fakta empiris dan kajian ilmiah yang telah ada. Melalui pendekatan ini, penelitian berupaya memberikan pemahaman yang mendalam mengenai prinsip-prinsip ketenagakerjaan dalam Islam serta relevansinya dalam praktik hubungan kerja modern. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dalam menciptakan sistem ketenagakerjaan yang adil, manusiawi, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.  
Konsep Kepemilikan Harta dalam Pemikiran Ekonomi Islam dan Implikasinya terhadap Sumber Daya Publik di Era Modern Sari, Melia; Yafiz, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6210

Abstract

Pengelolaan sumber daya publik di era modern menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan ekonomi, konsentrasi penguasaan sumber daya pada kelompok tertentu, serta meningkatnya praktik privatisasi yang berpotensi mengurangi akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar. Kondisi tersebut menuntut adanya kerangka konseptual alternatif yang mampu mengintegrasikan efisiensi ekonomi dengan prinsip keadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemilikan harta dalam pemikiran ekonomi Islam serta implikasinya terhadap pengelolaan sumber daya publik di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi dokumentasi yang bersumber dari Al-Qur’an, hadis-hadis shahih, literatur ekonomi Islam, serta artikel jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data menggunakan metode content analysis yang disajikan secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memandang kepemilikan harta sebagai amanah dari Allah SWT yang penggunaannya dibatasi oleh prinsip keadilan, kemaslahatan, dan tanggung jawab sosial. Dalam perspektif ekonomi Islam, sumber daya publik dikategorikan sebagai kepemilikan umum yang pengelolaannya menjadi tanggung jawab negara sebagai pengelola amanah masyarakat. Negara tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai pelindung kepentingan publik agar pemanfaatan sumber daya dapat dilakukan secara adil, merata, dan berkelanjutan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa konsep kepemilikan dalam ekonomi Islam dapat menjadi kerangka analitis yang relevan dalam mengevaluasi kebijakan pengelolaan sumber daya publik yang berorientasi pada keadilan distributif, kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan pembangunan
Optimalisasi Distribusi Zakat di Era Digital dalam Perspektif Ekonomi Islam Gea, Titi Inri Ani; Yafiz, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6211

Abstract

Distribusi zakat memiliki peran strategis dalam mewujudkan keadilan sosial dan peningkatan kesejahteraan umat dalam sistem ekonomi Islam. Zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah individual, tetapi juga sebagai mekanisme distribusi kekayaan yang bertujuan mengurangi kesenjangan sosial dan memberdayakan mustahik secara berkelanjutan. Perkembangan teknologi digital pada era modern membuka peluang besar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan serta distribusi zakat melalui pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi, pengelolaan basis data mustahik yang lebih akurat, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas lembaga pengelola zakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), dengan mengkaji berbagai literatur ilmiah, regulasi, serta hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan distribusi zakat, digitalisasi pengelolaan zakat, dan konsep maqāṣid al-sharī‘ah. Hasil kajian menunjukkan bahwa optimalisasi distribusi zakat di era digital tidak hanya berkaitan dengan aspek efisiensi teknis dan administratif, tetapi juga menekankan pada ketepatan sasaran penerima, keberlanjutan manfaat ekonomi dan sosial, serta kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah. Studi konseptual terhadap praktik pengelolaan zakat oleh BAZNAS menunjukkan bahwa penerapan digitalisasi mampu mendukung distribusi zakat yang lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Namun demikian, implementasi digitalisasi zakat masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta risiko keamanan dan perlindungan data. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem digital zakat, peningkatan literasi digital masyarakat, pengembangan profesionalisme amil zakat, serta integrasi digitalisasi dengan prinsip maqāṣid al-sharī‘ah guna mewujudkan distribusi zakat yang optimal dan berdampak transformasional bagi kesejahteraan mustahik.  
Pemikiran Ekonomi Islam Tentang Larangan Ihtikar (Penimbunan), Kelangkaan Barang, dan Dampaknya terhadap Stabilitas Harga di Pasar Modern Nasution, Eza Okhy Awalia Br; Yafiz, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6212

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pemikiran ekonomi Islam mengenai larangan praktik ihtikar (penimbunan barang), fenomena kelangkaan barang, serta dampaknya terhadap stabilitas harga dalam pasar modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data penelitian diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an dan Hadis yang menjadi landasan normatif dalam ekonomi Islam, serta sumber sekunder berupa kitab-kitab pemikiran ekonomi Islam klasik dan kontemporer, buku ekonomi syariah, serta jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik ihtikar merupakan bentuk distorsi pasar yang dilarang dalam ekonomi Islam karena dapat menyebabkan kelangkaan barang secara tidak alami, memicu ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran, serta mendorong kenaikan harga secara tidak wajar. Larangan ihtikar dalam Islam bertujuan untuk menjaga prinsip keadilan ekonomi, menjamin kelancaran distribusi barang, dan menciptakan stabilitas harga yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Selain itu, ekonomi Islam menekankan pentingnya terciptanya mekanisme pasar yang sehat dan transparan, serta menegaskan peran negara dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas pasar guna mencegah praktik penimbunan dan manipulasi harga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa prinsip-prinsip ekonomi Islam memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi dinamika pasar modern, khususnya dalam mengatasi praktik monopoli, penimbunan barang, dan ketidakstabilan harga. Implementasi nilai-nilai ekonomi Islam dapat menjadi alternatif solusi dalam menciptakan sistem pasar yang adil, stabil, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Penerapan Metode Rapid Application Development dalam Pengembangan Sistem Informasi Sekolah Berbasis Website Andrianto, Romi; Yulianto, Muhamad Arief
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6213

Abstract

Kemajuan teknologi digital yang berkembang pesat mendorong institusi pendidikan untuk menyediakan informasi yang tepat, akurat, dan mudah diakses oleh berbagai pihak. Sekolah tidak hanya berfungsi sebagai penyelenggara pembelajaran, tetapi juga sebagai sumber informasi bagi peserta didik, calon peserta didik, orang tua, pendidik, dunia usaha dan industri, serta pemangku kepentingan lainnya. Ketersediaan sistem informasi yang baik menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan dan daya saing sekolah di era digital. Saat ini, SMK PUSTEK Serpong masih memanfaatkan sistem informasi yang kurang lengkap dan responsif, sehingga mengurangi efektivitas dalam penyampaian informasi serta interaksi dengan pengguna. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi sekolah yang modern, terintegrasi, informatif, serta responsif guna meningkatkan mutu layanan informasi dan membangun citra positif sekolah. Sistem yang dirancang meliputi fitur profil sekolah, informasi kelulusan, berita dan pengumuman, serta layanan perpustakaan digital dengan antarmuka yang mudah digunakan dan dapat diakses melalui berbagai perangkat. Metode Rapid Application Development (RAD) diterapkan dalam proses pengembangan dengan menekankan kecepatan, fleksibilitas, dan partisipasi pengguna secara aktif. Diharapkan, sistem yang dihasilkan mampu mempermudah akses informasi, meningkatkan efektivitas komunikasi antara sekolah dan seluruh pemangku kepentingan, serta mendukung keberlanjutan transformasi digital di bidang Pendidikan serta penelitian ini diharapkan memberi kontribusi yang praktis dan berkelanjutan untuk sekolah.
Pengaruh Harga, Kualitas Produk, dan Sosial Media Marketing terhadap Minat Beli Ulang Produk Samsung Aryanto, Febri; Karamang, Ezra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6214

Abstract

Persaingan industri smartphone yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian penjualan awal, tetapi juga pada kemampuan mempertahankan konsumen melalui minat beli ulang. Samsung sebagai salah satu merek smartphone global mengalami fluktuasi penjualan dalam beberapa tahun terakhir, sehingga penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian ulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, dan social media marketing terhadap minat beli ulang produk Samsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna dan pernah menggunakan produk Samsung, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum pengujian hipotesis, dilakukan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang produk Samsung. Sebaliknya, social media marketing tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli ulang. Namun, secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan pembelian ulang konsumen lebih dipengaruhi oleh pertimbangan rasional berupa kesesuaian harga dan kualitas produk dibandingkan dengan aktivitas pemasaran melalui media sosial. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk memprioritaskan strategi penetapan harga yang kompetitif dan peningkatan kualitas produk guna memperkuat loyalitas konsumen.  
Pengaruh Fixed Asset Intensity, Sales Growth dan Komisaris Independen terhadap Tax Avoidance Devi, Lutfiani Anisa; Irawati, Wiwit
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fixed Asset Intensity, Sales Growth, dan Komisaris Independen terhadap praktik Tax Avoidance pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Indonesia Stock Exchange (IDX). Tax Avoidance merupakan upaya perusahaan dalam meminimalkan beban pajak dengan memanfaatkan celah yang masih diperbolehkan dalam peraturan perpajakan, sehingga menjadi isu penting dalam tata kelola perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan dan annual report perusahaan yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2018–2024. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 32 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari Fixed Asset Intensity (X1), Sales Growth (X2), dan Komisaris Independen (X3), sedangkan variabel dependen adalah Tax Avoidance (Y). Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak statistik. Berdasarkan hasil pengujian model, Fixed Effect Model (FEM) merupakan model terbaik yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Fixed Asset Intensity berpengaruh terhadap Tax Avoidance, yang mengindikasikan bahwa kepemilikan aset tetap dapat memengaruhi kebijakan pajak perusahaan. Sales Growth juga berpengaruh terhadap Tax Avoidance, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan berperan dalam strategi pengelolaan pajak perusahaan. Sementara itu, Komisaris Independen tidak berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Namun, secara simultan Fixed Asset Intensity, Sales Growth, dan Komisaris Independen berpengaruh terhadap Tax Avoidance. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur di bidang perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perusahaan dan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan pajak
Pengaruh Kepuasan Pelanggan, Citra Merek, dan Suasana Toko Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Restoran Cepat Saji Warung Jepang Pendopo Di Kabupaten Sukabumi Destiani, Dina; Wiyata, Mariati Tirta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6222

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan omzet sebesar 40% pada tahun 2024 di Restoran Cepat Saji Warung Jepang Pendopo, Kabupaten Sukabumi, yang disebabkan oleh persaingan usaha yang semakin ketat, perubahan tren konsumsi, serta pergeseran preferensi konsumen terhadap desain restoran dan menu yang lebih sehat. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kepuasan pelanggan, citra merek, dan suasana toko. Kepuasan pelanggan mencerminkan sejauh mana harapan konsumen terpenuhi, citra merek membentuk persepsi dan kepercayaan konsumen terhadap restoran, sedangkan suasana toko menciptakan pengalaman yang dapat memengaruhi kenyamanan dan keinginan pelanggan untuk berkunjung kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan pelanggan, citra merek, dan suasana toko terhadap loyalitas pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden yang merupakan pelanggan Warung Jepang Pendopo dan telah berkunjung minimal tiga kali dalam tiga bulan terakhir, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS, serta dilengkapi dengan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kepuasan pelanggan, citra merek, dan suasana toko berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kepuasan pelanggan, penguatan citra merek, dan penciptaan suasana toko yang nyaman merupakan faktor penting dalam membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan di restoran cepat saji.
Pengaruh Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian pada Marketplace Shopee yang Dimediasi oleh Kepercayaan pada Produk Wardah Lightening Series Jati, Yulita; Mohungo, Yolanda; Zain, Zandy Pratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6224

Abstract

Pengaruh Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian pada Marketplace Shopee dengan Kepercayaan Konsumen sebagai Variabel Mediasi pada Produk Wardah Lightening Series. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh online customer review terhadap keputusan pembelian, dengan kepercayaan konsumen sebagai variabel mediasi pada produk Wardah Lightening Series di marketplace Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berdomisili di Kota Ternate dan pernah melakukan pembelian produk Wardah Lightening Series melalui platform Shopee. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dan diperoleh sebanyak 144 responden yang dikumpulkan melalui kuesioner online. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) online customer review berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian; (2) online customer review berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen; (3) kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian; dan (4) kepercayaan konsumen mampu memediasi pengaruh online customer review terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa online customer review memiliki peran penting dalam membentuk kepercayaan konsumen, yang selanjutnya mendorong konsumen untuk mengambil keputusan pembelian produk Wardah Lightening Series di marketplace Shopee. Oleh karena itu, pengelolaan dan kualitas ulasan pelanggan perlu menjadi perhatian utama bagi pelaku usaha dan pihak marketplace guna meningkatkan kepercayaan serta keputusan pembelian konsumen.
Memahami Dinamika Upskilling dan Reskilling Karyawan Menghadapi Disrupsi Teknologi: Pendekatan Studi Kasus Multipel pada Industri Retail Gideon, Andrea
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6225

Abstract

Disrupsi teknologi yang dipicu oleh kecerdasan buatan, otomasi, big data, dan Internet of Things telah mengubah lanskap kerja di industri ritel secara fundamental. Transformasi ini tidak hanya memengaruhi proses operasional, tetapi juga mengubah tuntutan kompetensi tenaga kerja yang semakin dinamis dan kompleks. Penelitian ini mengeksplorasi dinamika upskilling dan reskilling karyawan dalam menghadapi transformasi teknologi melalui pendekatan studi kasus multipel pada sektor ritel. Studi ini mengintegrasikan temuan dari 35 publikasi akademik periode 2021–2025 untuk memahami spektrum keterampilan yang diperlukan, tantangan implementasi program pengembangan kompetensi, serta strategi organisasi yang efektif dalam menghadapi perubahan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus multipel dengan analisis tematik terhadap literatur sistematis yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa industri ritel membutuhkan kombinasi keterampilan yang semakin kompleks, meliputi keterampilan digital, seperti sistem otomasi dan teknologi ritel modern, serta soft skills seperti komunikasi, adaptabilitas, dan pemecahan masalah. Selain itu, pembelajaran berkelanjutan muncul sebagai meta-skill yang sangat menentukan dalam menjaga relevansi dan daya saing karyawan dalam jangka panjang. Tantangan utama yang dihadapi organisasi bersifat multidimensional, mencakup resistensi karyawan terhadap perubahan, keterbatasan anggaran pelatihan, kurangnya dukungan manajerial, serta kesenjangan literasi digital yang masih cukup tinggi. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah strategi yang terbukti efektif, misalnya pemetaan kesenjangan keterampilan berbasis data, budaya pembelajaran berkelanjutan, penerapan pendekatan dual pathways, integrasi pelatihan soft skills, kolaborasi dengan institusi pendidikan, serta penguatan dukungan kepemimpinan organisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan program upskilling dan reskilling memerlukan pendekatan strategis yang holistik, adaptif, dan berkelanjutan untuk memastikan kesiapan tenaga kerja menghadapi transformasi digital di industri ritel.