cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Analisis Perilaku Konsumsi Pemilik Hewan Peliharaan Ditinjau dari Pendekatan Perilaku Antropomorfisme Naibaho, Hastuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4293

Abstract

Pertumbuhan signifikan pada industri hewab peliharaan di Indonesia dipengaruhi oleh perubahan perilaku sosial yang menempatkan hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga, perilaku ini disebut dengan perilaku antropomorfisme. Kajian literatur ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi dari hasil-hasil penelitian terdahulu terkait mekanisme terbentuknya perilaku antropomorfisme dan bagaimana perilaku ini mempengaruhi perilaku konsumsi dari pemilik hewan peliharaan. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis sintetik naratif berdasarkan studi-studi terdahulu yang relevan terkait konsumsi hewan peliharaan dan perilaku antropomorfisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku antropomorfisme terbentuk melalui ikatan emosional yang kuat antara pemilik dan hewan peliharaan, yang kemudian memengaruhi persepsi identitas diri, hubungan sosial, dan alokasi pengeluaran untuk produk dan layanan premium. Lebih lanjut, peran media sosial sangat kuat dalam hal penyebaran penomena sosial ini melalui jaringan afektif digital yang kemudian membentuk norma-norma sosial baru terkait hubungan manusia-hewan dan cara memperlakukan hewan peliharaan. Hasil penelitian memberikan kontribusi praktis bagi pelaku usaha lokal di sektor industri hewan peliharaan untuk merancang strategi produk, layanan, dan pemasaran yang berfokus pada pengalaman emosional pemilik hewan peliharaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan bisnis lokal dan membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut tentang dinamika konsumsi hewan peliharaan di Indonesia. Hasil kajian literatur ini memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha pada industri hewan peliharaan untuk dapat membangun strategi inovasi melalui kolaborasi dengan komunitas lokal pecinta hewan peliharaan dan influencer lokal dengan memanfaatkan pengaruh mereka pada pemilik hewan peliharaan untuk membangun persepsi positif serta kepercayaan terhadap produk dan jasa yang mereka jual.
Pengaruh Digital Literacy Competence, Learning Agility, dan Social Capital terhadap Early Career Readiness dengan Peran Mediasi Personal Brand Strength Ramdhani, Rommy Mochamad; Wijaya, Dwi Nova; Sa’diyah, Dewi Fitrotus; Mulyana, Aam Rachmat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Literacy Competence (X1), Learning Agility (X2), dan Social Capital (X3) terhadap Early Career Readiness (Y), dengan menguji peran mediasi dari Personal Brand Strength (Z). Kesiapan karier di era digital menuntut lebih dari sekadar keterampilan teknis, melainkan kemampuan adaptif dan identitas profesional yang kuat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis jalur (path analysis) melalui JAMOVI, penelitian ini melibatkan 137 mahasiswa yang dipilih secara purposive. Model struktural menunjukkan kesesuaian sempurna (perfect fit), menjelaskan 40.4% varians Z dan 58.2% varians Y. Hasil utama menemukan bahwa Learning Agility (β= 0.4369, p < 0.001) adalah prediktor paling kuat dan signifikan terhadap Personal Brand Strength (Z), diikuti oleh Social Capital (β = 0.1718, p = 0.047). Digital Literacy Competence (X1) tidak signifikan, karena dianggap telah menjadi hygiene factor yang merata di kalangan digital native. Pada jalur menuju Early Career Readiness (Y), Personal Brand Strength (Z) merupakan prediktor paling dominan (β = 0.3881, p < 0.001), bersama dengan Social Capital (β = 0.3159, p < 0.001). Personal Brand Strength terbukti memediasi secara penuh pengaruh X2 dan secara parsial pengaruh X3 terhadap Y. Kesimpulan menegaskan bahwa Early Career Readiness lebih ditentukan oleh kemampuan adaptif, jejaring sosial, dan kekuatan identitas profesional. Institusi pendidikan perlu mereorientasi program pengembangan karier untuk memperkuat Z, X2, dan pembangunan jejaring X3.
Relationship Between Loneliness and Fear Without a Smartphone (Nomophobia) Among TikTok Users Sikumbang, Laila Husna; Dewi, Fransisca Iriani Roesmala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4296

Abstract

The use of social media has become an important part of everyday life, especially for students who use it for entertainment, communication, learning, and information seeking. High intensity of use is often associated with various psychological problems, including feelings of loneliness and dependence on smartphones, also known as nomophobia. One of the platforms widely used by students today is TikTok, which provides short, interactive, and easily accessible video content. This study aims to determine the relationship between loneliness and nomophobia among students who use the TikTok application. A correlational quantitative approach was used, involving 163 students aged 18 to 23 years who actively use TikTok. Measurements were taken using the UCLA Loneliness Scale to measure loneliness levels and the Nomophobia Questionnaire or NMP-Q to measure nomophobia levels. Data analysis was performed using Pearson's correlation test to determine the direction and strength of the relationship between variables. The results showed a correlation coefficient of r = 0.15 with p < 0.05, indicating a significant positive relationship between loneliness and nomophobia. These findings suggest that students with higher levels of loneliness tend to exhibit higher levels of nomophobia. This study is expected to contribute to understanding the psychological dynamics of students in their use of social media and serve as a reference for further research.
Fenomena Surrogate Mother dan Hak Privasi Data Genetik Anak Menurut Hukum Positif di Indonesia Fikri, Danu Arya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4298

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena surrogate mother dan perlindungan hak privasi data genetik anak dalam perspektif hukum positif Indonesia. Fokus utama diarahkan pada dua isu krusial: status hukum anak hasil surrogacy dan otoritas persetujuan atas penggunaan data genetik yang belum diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan. Dengan menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, penelitian ini menelaah kesesuaian praktik surrogacy dengan ketentuan hukum nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa perjanjian surrogate mother tidak memiliki legitimasi hukum di Indonesia. Hal ini disebabkan praktik tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Kesehatan, yang secara implisit melarang penggunaan rahim perempuan lain dalam proses reproduksi buatan, serta tidak memenuhi unsur sebab yang halal sebagaimana dipersyaratkan dalam hukum perdata. Kondisi tersebut menimbulkan implikasi serius terhadap status keperdataan anak, terutama terkait hubungan keperdataan dengan ibu yang melahirkan maupun pihak yang menyediakan materi genetik. Selain itu, ditemukan adanya kekosongan norma mengenai perlindungan data genetik anak, khususnya terkait pihak yang berwenang memberikan persetujuan atas pengumpulan, pemrosesan, dan pemanfaatan data tersebut. Ketiadaan aturan yang jelas membuka peluang terjadinya penyalahgunaan data genetik yang dapat mengancam hak privasi anak. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya harmonisasi antara Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, termasuk pengaturan mengenai otoritas persetujuan serta mekanisme pengelolaan data genetik. Integrasi tersebut penting untuk mewujudkan kepastian hukum, memperkuat perlindungan privasi, dan menjamin prinsip kepentingan terbaik bagi anak dalam konteks perkembangan teknologi reproduksi modern.
Analysis of the Effect of Average Years of Schooling and Provincial Minimum Wages on the Human Development Index Across 38 Provinces in Indonesia (2024) Fadhilah, M. Farid; Salsabila, Misfah; Aufa, Faisa Syahda; Yulianti, Oliviani; Sabila, Ratu Salza Alya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4299

Abstract

The Human Development Index (HDI) is a key indicator for assessing development progress through three dimensions: health, education, and standard of living. This study is motivated by persistent disparities in HDI achievements across Indonesian provinces, where western regions generally show higher development performance compared to eastern regions that continue to face limited access to basic services, inadequate infrastructure, and lower human capital quality. These differences indicate that national improvements in HDI have not yet reflected equitable development.The purpose of this research is to analyze HDI trends across 38 provinces in Indonesia, identify factors contributing to regional gaps, and examine the influence of Average Years of Schooling (AYS) and the Provincial Minimum Wage (PMW) on HDI in 2024. This study uses secondary data from the Central Bureau of Statistics and employs a descriptive approach combined with multiple linear regression using SPSS. The analytical procedures include classical assumption tests, the F-test, t-test, correlation analysis, and the coefficient of determination to assess model feasibility and the significance of each variable.The results show that education and wage policies play an important role in improving HDI, particularly through greater access to education, enhanced public services, and improved living standards. These findings provide policy implications for provincial governments to promote more balanced development, especially by strengthening education, expanding healthcare services, and improving economic welfare in less developed regions.
Etika Bisnis Dalam Penanganan Data Pasien: Tanggung Jawab Rumah Sakit Gigi Dan Mulut Iik Bhakti Wiyata Kediri di Era Big Data Bramanto, R. Handi; Sikki, Nurhaeni; Rahmawati, Feti; Khaneisya, Rashell Puteri; Wulandari, Apriliana Ayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.430

Abstract

This study aims to explore business ethics in handling patient data at the IIK Bhakti Wiyata Dental Hospital in Kediri, especially in the context of the big data era. With the increasing use of information technology in the health sector, ethical challenges related to patient data privacy and security are becoming increasingly complex. The research method used is a qualitative approach, with data collection through in-depth interviews, observations, and document analysis. The results of the study indicate that the hospital has developed clear policies and procedures to protect patient data, including aspects of privacy protection and staff responsibilities. The implementation of good business ethics has been shown to have a positive impact on the quality of health services, with higher levels of patient satisfaction and increased trust in the institution. However, this study also identified several gaps, including the need for further research on the implementation of business ethics in the context of new technologies and the challenges faced in maintaining data confidentiality in the digital era.
Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe Nurhayati1, Nurhayati; Yusrawati, Yusrawati; Safrina, Emi; Zahraini, Zahraini; Iskandar, Umar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pentingnya optimalisasi sumber daya manusia dalam menghadapi persaingan perbankan syariah yang semakin kompetitif di Aceh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Bank Aceh Syariah KC Lhokseumawe, di mana pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh untuk memastikan representasi data yang akurat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung, studi dokumen, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Sebelum data dianalisis, dilakukan uji kualitas data yang meliputi uji validitas dan reliabilitas guna memastikan instrumen penelitian konsisten dan akurat. Metode analisis data yang diterapkan adalah analisis regresi linear berganda, uji F (simultan), uji T (parsial), serta uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel motivasi dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, hasil uji T membuktikan bahwa masing-masing variabel independen, yaitu motivasi dan disiplin kerja, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan capaian kerja individu, sehingga seluruh hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan diterima. Berdasarkan uji koefisien determinasi, diperoleh nilai R Square sebesar 0,532 atau 53,2%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel motivasi dan disiplin memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan, sementara sisanya sebesar 46,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam model ini. Implikasi dari penelitian ini menyarankan manajemen bank untuk terus memperkuat sistem penghargaan dan ketegasan regulasi internal guna menjaga performa organisasi.
Perancangan Strategi Pembuatan Konten Pemasaran Instagram Melalui 7 Tahap Content Marketing Framework (Studi Kasus Personality Kopi) hafiz, zhafran; Nuryadin, Asep; Maesaroh, Syti Sarah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4301

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk merancang dokumen strategi pembuatan konten pemasaran Instagram yang komprehensif dan terukur bagi merek Personality Kopi, sebagai respons terhadap urgensi strategi konten yang terstruktur dalam pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan menerapkan 7 tahap Content Marketing Framework yang sistematis. Proses ini melibatkan analisis mendalam terhadap data operasional historis merek, data analitik kinerja Instagram, dan tren industri, untuk menentukan fondasi strategis yang relevan dan kuat. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah deck strategi konten yang lengkap dan siap diimplementasikan. Dokumen tersebut secara eksplisit mendefinisikan pilar konten yang dibagi menjadi fokus engagement (edukasi, hiburan, interaksi) dan fokus promotion (penawaran, testimoni). Selain itu, strategi ini menetapkan brand voice yang konsisten, memetakan alur produksi konten dari ideasi hingga publikasi, dan merumuskan Key Performance Indicators (KPIs) yang spesifik dan selaras dengan tujuan bisnis Personality Kopi. Strategi ini memberikan panduan operasional yang jelas, yang dirancang untuk secara signifikan meningkatkan interaksi audiens yang berkualitas, mendorong pertumbuhan pengikut yang loyal, dan pada akhirnya, memperkuat pencapaian target konversi serta posisi pasar Personality Kopi dalam ranah digital. Implementasi strategi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya pemasaran digital merek secara efektif. Secara keseluruhan, kontribusi penelitian ini adalah menyediakan cetak biru praktis untuk keberhasilan pemasaran konten di sektor kuliner.
Pengaruh Digital Marketing terhadap Minat Beli Ulang dengan Brand Trust sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Produk Teh Kota Cabang Sekaran UNNES Semarang) Saputra, Budi Dian; Gultom, Henry Casandra; Darmaputra, M. Fadjar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing terhadap minat beli ulang dengan brand trust sebagai variabel intervening pada produk Teh Kota Cabang Sekaran UNNES Semarang. Fenomena yang melatarbelakangi adalah semakin ketatnya persaingan bisnis minuman siap saji yang menuntut pelaku usaha untuk memanfaatkan digital marketing secara optimal guna mempertahankan konsumen. Kondisi ini menuntut perusahaan agar strategi digital marketing yang dilakukan mampu membangun kepercayaan merek (brand trust) secara konsisten, mengingat brand trust merupakan faktor penting dalam mendorong minat beli ulang konsumen. Metode penelitian yaitu menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pembeli produk Teh Kota Cabang Sekaran UNNES Semarang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 96 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan melakukan penyebaran kuesioner. Dalam penelitian ini teknik pengolahan data menggunakan metode Structural Equation-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Berdasarkan dari penelitian ini, hasil penelitian yang diperoleh bahwa digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang, brand trust berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang, digital markelting tidak berpengaruh signifikan terhadap brand trust. Hasil penelitian secara tidak langsung brand trust tidak mampu memediasi pengaruh digital markelting berpengaruh terhadap minat beli ulang.
Pemahaman Akuntansi Forensik, Persepsi Whistleblowing, dan Moralitas Individu terhadap Pencegahan Kecurangan di Ditjen Bina Bangda Tzalinggar, Ayudyasiwi; Setyowati , Hasanah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4304

Abstract

Kecurangan masih menjadi permasalahan yang serius di Indonesia, baik dalam sektor publik maupun swasta. Berbagai kasus kecurangan yang sering terjadi mencakup korupsi, manipulasi laporan keuangan, dan penyalahgunaan uang publik. Pencegahan kecurangan secara fundamental menuntut adanya kolaborasi antara faktor kognitif (pengetahuan), persepsi (sikap), dan nilai etis (moralitas). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi forensik, persepsi whistleblowing, dan moralitas individu terhadap pencegahan kecurangan di Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 74 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman akuntansi forensik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan, yang menegaskan bahwa semakin baik pemahaman pegawai mengenai konsep, teknik, dan prosedur akuntansi forensik, semakin efektif upaya mendeteksi manipulasi dan mencegah penyimpangan. Persepsi whistleblowing tidak berpengaruh positif dan signifikan, karena meskipun persepsinya baik, tindakan pelaporan memerlukan dukungan sistem pengendalian, budaya organisasi yang aman, serta perlindungan pelapor. Moralitas individu menunjukkan pengaruh positif dan signifikan paling dominan. Integritas, kejujuran, dan nilai moral menjadi faktor internal yang kuat dalam membentuk perilaku antikecurangan, karena individu bermoral tinggi lebih mampu mengendalikan tindakan melanggar aturan dan memahami dampak negatif kecurangan. Secara simultan, ketiga variabel memiliki berdampak positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan di Ditjen Bina Bangda, dengan nilai koefisiensi determinasi sebesar 82,1%, sedangkan sisanya 17,9% disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak dipertimbangkan dalam penelitian ini (R2 = 0,821).