cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,361 Documents
Peran Program Kewirausahaan Mahasiswa dalam Pengembangan Usaha Trayndy Snack Lulu, Magdalena Rika; Wulandari, Lusi Wahyu; Angelina, Michelle; Putri R, Diah Suci; Kurniawan, Taufik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4866

Abstract

Program Kewirausahaan Mahasiswa berperan penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis untuk menghadapi dunia usaha yang semakin kompetitif. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam merancang, menjalankan, dan mengevaluasi suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Program Kewirausahaan Mahasiswa dalam pengembangan usaha snack kekinian Trayndy Snack yang dikelola oleh mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap kegiatan usaha, wawancara dengan pengelola usaha, serta dokumentasi yang berkaitan dengan proses perencanaan, produksi, pemasaran, dan pengelolaan keuangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kewirausahaan Mahasiswa berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan mahasiswa. Kontribusi tersebut tercermin dalam kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan inovasi produk yang sesuai dengan tren pasar, menyusun strategi pemasaran yang efektif, serta mengelola usaha dan keuangan secara sederhana namun terstruktur. Keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam seluruh tahapan usaha, mulai dari perencanaan, produksi, pemasaran, hingga evaluasi kinerja usaha, memberikan pengalaman praktis yang sangat berharga. Pengalaman ini mendukung pembentukan sikap mandiri, rasa tanggung jawab, kreativitas, serta kemampuan pengambilan keputusan sebagai bekal menghadapi dunia usaha nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Kewirausahaan Mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga berperan sebagai media pendukung dalam pengembangan usaha mahasiswa secara berkelanjutan. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki jiwa wirausaha, kompetensi manajerial, dan kesiapan untuk menciptakan lapangan kerja secara mandiri.
Analisis Perbandingan Kolom Eksisting dan Redesain Gedung 9 Lantai Surakarta Ramadhan, Gani Adiyatma; Anggraini, Nurti Kusuma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4867

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi sehingga perencanaan struktur bangunan gedung wajib memenuhi ketentuan ketahanan gempa sesuai SNI 1726:2019. Salah satu elemen struktur yang berperan penting dalam menahan beban gempa adalah kolom. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja struktur kolom eksisting dan kolom hasil redesain pada sebuah gedung perkuliahan 9 lantai yang berlokasi di Kota Surakarta. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode respons spektrum melalui pemodelan struktur tiga dimensi software ETABS versi 22. Parameter yang ditinjau meliputi gaya dalam kolom (momen lentur dan gaya geser), simpangan antar tingkat, serta pemenuhan konsep strong column–weak beam (SCWB). Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, didapatkan momen max aksial lentur pada kolom pada pengecekan gaya dalam pada kolom momen dan gaya geser memiliki perbedaan yang hampir sama, kolom asli M3 sebesar 558.799 dan V2 sebesar 247,8383 sedangkan pada redesain M3 sebesar 738.438 dan V2 sebesar 266.8319. pada pengecekan simpangan antar tingkat bangunan asli dan redesain memiliki displacement sebesar 0 dan grafik yang dihasilkan juga sama. Kemudian pada pengecekan SCWB Momen Nominal Kolom, Mnc sebesar 1255,913, Mn- Tumpuan Balok sebesar 778,923, dan Mn+ Tumpuan Balok sebesar 716,366 sedangkan pada kolom redesain Momen Nominal Kolom, Mnc sebesar 2040,898, Mn- Tumpuan Balok sebesar 865,470, dan Mn+ Tumpuan Balok sebesar 716,366. Berdasarkan hasil tersebut, kolom redesain dinilai layak untuk diterapkan karena mampu meningkatkan kinerja struktur sekaligus berpotensi memberikan efisiensi dimensi dan biaya konstruksi.
Implementasi Pengawasan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tanjung Balai Karimun terhadap Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Syahfina, Wulan; Mardalena, Tri; Arianti, Nisa Desfi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4868

Abstract

Aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan domestik merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi antardaerah. Namun demikian, pergerakan barang antarpulau juga berpotensi membawa risiko kesehatan masyarakat apabila tidak disertai dengan pengawasan kekarantinaan kesehatan yang memadai. Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Tanjung Balai Karimun memiliki peran strategis dalam melakukan pengawasan terhadap barang, alat angkut, dan lingkungan pelabuhan guna mencegah masuk dan keluarnya penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengawasan bongkar muat barang yang dilaksanakan oleh BKK Kelas I Tanjung Balai Karimun, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta merumuskan upaya penguatan pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diperoleh selama kegiatan Praktik Kerja Lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan bongkar muat barang telah dilaksanakan melalui pemeriksaan dokumen administrasi, pemeriksaan fisik terhadap barang tertentu yang berisiko, serta pemantauan sanitasi lingkungan pelabuhan. Meskipun demikian, efektivitas pengawasan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, tingginya intensitas aktivitas bongkar muat pada waktu tertentu, keterbatasan fasilitas pendukung, serta rendahnya pemahaman sebagian pelaku usaha terhadap pentingnya pengawasan kekarantinaan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi lintas instansi, peningkatan kapasitas dan jumlah petugas, penyediaan fasilitas pendukung yang memadai, serta peningkatan sosialisasi kepada pelaku usaha untuk meningkatkan efektivitas pengawasan bongkar muat barang di pelabuhan domestik.
Penguatan Kewirausahaan Mahasiswa melalui Usaha Thrifting “Aftertime Apparel” di STIE Mahardhika Surabaya Mochammad Zakariya; Agus Wahyudi; Surya Falah Ragil Kusuma; Muh Fiqhi Maulana; Moch Roni Aprilyanto; Alexander Benevides
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4869

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman dan keterampilan kewirausahaan mahasiswa melalui pelaksanaan usaha thrifting “Afthertime Apparel” di STIE Mahardhika Surabaya. Program dirancang sebagai pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan ekonomi kreatif, sustainable fashion, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan sederhana. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif selama Oktober–Desember 2025 dengan tahapan perencanaan konsep usaha, penentuan segmen pasar dan harga, pengadaan serta penyortiran pakaian layak pakai, penyusunan konten pemasaran melalui media sosial, pelaksanaan penjualan, pencatatan transaksi, perhitungan laba, dan pemahaman titik impas atau Break Even Point. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menjalankan proses usaha secara lebih mandiri, mulai dari pemilihan produk hingga pelayanan konsumen dan evaluasi hasil penjualan. Pendampingan juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membedakan pendapatan, biaya operasional, laba usaha, dan kebutuhan modal kerja. Usaha yang dijalankan mampu menghasilkan laba dan melampaui titik impas, sehingga memperlihatkan peluang keberlanjutan apabila pengelolaan produk, promosi digital, dan pencatatan keuangan dilakukan secara konsisten. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini membentuk keterampilan pengambilan keputusan, kerja sama tim, komunikasi pemasaran, kreativitas, dan tanggung jawab terhadap pengelolaan usaha. Hasil tersebut menegaskan pentingnya pengalaman bisnis nyata sebagai pelengkap pembelajaran konseptual di lingkungan perguruan tinggi. Dengan demikian, Afthertime Apparel dapat menjadi model pembelajaran kewirausahaan mahasiswa yang aplikatif, kontekstual, dan selaras dengan prinsip konsumsi fashion yang lebih berkelanjutan.
Enhanced Rainfall Forecasting Through Deep Learning Optimization Using Long Short-Term Memory Networks Harefa, Ade May Luky; Antoni, Robin; Sitepu, Andri Ismail; Limbong, Yohannes France; Novelan, Muhammad Syahputra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.487

Abstract

This study aims to develop a rainfall prediction system using Deep Learning with the Long Short-Term Memory (LSTM) method to improve prediction accuracy and efficiency. The model was built using rainfall data from Gunung Sitoli, covering the period from October 16 to December 14, 2004. The dataset was divided into 90% for training and 10% for testing. The LSTM model was configured with 1 hidden layer and trained for 50 epochs. To evaluate its performance, the Mean Squared Error (MSE) metric was applied. The model achieved an MSE of 0.03 on the test data, indicating a low prediction error and good accuracy. This result shows that LSTM is capable of learning rainfall patterns over time and producing reliable forecasts. Furthermore, the model was integrated into a system to streamline the forecasting and evaluation process. This integration provides an efficient alternative to manual calculations, offering users faster and more accessible predictions. The implementation of this system is especially beneficial for early warning and decision-making processes in regions like Gunung Sitoli, where rainfall patterns can significantly impact on daily activities and disaster preparedness.
Legislasi di Era Transformasi Digital Elviandri, Elviandri; Putri, Ona Monisca; Azqmi, Ulul; Hayuningtyas, Wilda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4870

Abstract

Pesatnya transformasi digital telah memunculkan pacing problem, yakni kondisi ketika perkembangan teknologi berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan hukum untuk beradaptasi. Fenomena ini berdampak signifikan pada proses pembentukan peraturan perundang-undangan, khususnya terkait mekanisme partisipasi publik yang semakin terdigitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas konstitusional partisipasi publik digital dalam proses legislasi serta urgensi pengembangan model legislasi adaptif di Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Fokus kajian diarahkan pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91/PUU-XVIII/2020 yang menegaskan pentingnya meaningful participation dalam pembentukan undang-undang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik partisipasi publik berbasis digital yang saat ini diterapkan masih bersifat prosedural dan rentan terjebak pada fenomena click-activism, di mana keterlibatan publik hanya diukur dari kuantitas interaksi tanpa jaminan kualitas deliberasi. Ketiadaan mekanisme verifikasi identitas yang memadai serta tidak adanya kewajiban pemberian umpan balik dari pembentuk undang-undang menyebabkan hak publik untuk didengar, dipertimbangkan, dan memperoleh penjelasan tidak terpenuhi secara optimal. Selain itu, struktur hierarki peraturan perundang-undangan yang kaku turut menciptakan Collingridge Dilemma, yang menghambat kemampuan hukum untuk merespons inovasi teknologi secara tepat waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi proses legislasi tidak boleh berhenti pada aspek prosedural semata, melainkan harus diarahkan pada pemenuhan substansi demokrasi konstitusional. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan pelembagaan konsep Regulatory Sandbox dalam sistem hukum nasional serta revisi ketentuan partisipasi publik agar mencakup mekanisme umpan balik terverifikasi yang bersifat wajib, guna memastikan hukum tetap adaptif, responsif, dan demokratis di era digital.
Manajemen Risiko Pendidikan di Era Digital: Tinjauan Sistematis terhadap Kesenjangan Literasi Finansial dan Digital Zuhri, Irsyad Maulana; Amirah, Amirah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4871

Abstract

Transformasi digital di bidang pendidikan telah memberikan berbagai manfaat, terutama dalam meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas layanan pembelajaran, serta akses terhadap sumber daya pendidikan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul berbagai risiko baru dalam pengelolaan pendidikan, khususnya risiko keuangan, operasional, teknologi, dan strategis. Risiko-risiko ini menjadi semakin signifikan ketika institusi pendidikan menghadapi ketidakseimbangan tingkat literasi finansial dan literasi digital di kalangan pengelola, pendidik, maupun pemangku kepentingan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran literasi finansial dan literasi digital sebagai faktor kunci dalam pengelolaan risiko pendidikan di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan mengacu pada pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Sumber data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang relevan dengan topik pengelolaan risiko pendidikan, literasi finansial, dan literasi digital. Proses seleksi literatur dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi untuk memastikan kualitas dan relevansi sumber yang dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat literasi finansial menyebabkan lemahnya pengambilan keputusan anggaran, ketidakefisienan pengelolaan dana, serta meningkatnya risiko keberlanjutan keuangan lembaga pendidikan. Sementara itu, keterbatasan literasi digital berkontribusi terhadap tingginya risiko teknologi, seperti kegagalan sistem informasi, keamanan data, dan rendahnya pemanfaatan teknologi pembelajaran. Temuan juga mengindikasikan bahwa integrasi literasi finansial dan literasi digital secara simultan mampu memperkuat kerangka pengelolaan risiko pendidikan secara komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan literasi finansial dan digital merupakan elemen strategis dalam menciptakan sistem pengelolaan risiko pendidikan yang adaptif, tangguh, dan berkelanjutan di tengah dinamika transformasi digital.
Evaluasi Normatif-Empiris Implementasi UU Nomor 35 Tahun 2014 dalam Sistem Peradilan Pidana Anak Adawiyah, Nurul Rahmi; Fauzan, Dicky; Athoris, Luthfi; Azizah, Khamala; MR, Yennie Agustin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4872

Abstract

Kekerasan terhadap anak hingga saat ini masih menjadi persoalan serius di Indonesia, meskipun kerangka regulasi perlindungan anak telah diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002. Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan adanya tren peningkatan kasus kekerasan terhadap anak, khususnya kekerasan seksual dan kekerasan dalam lingkup domestik, yang mengindikasikan lemahnya efektivitas perlindungan anak pada tataran implementasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 sekaligus mengevaluasi kinerja sistem peradilan pidana anak, terutama terkait peran aparat penegak hukum, penerapan diversi, dan pendekatan keadilan restoratif. Penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis. Analisis normatif dilakukan untuk menelaah substansi hukum dan prinsip perlindungan anak yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, sementara pendekatan empiris digunakan untuk mengkaji praktik penegakan hukum serta realitas sosial dalam penanganan perkara pidana anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 telah bersifat progresif dan menempatkan kepentingan terbaik bagi anak (the best interests of the child) sebagai prinsip utama. Namun, secara empiris efektivitas penerapannya masih terhambat oleh budaya hukum yang permisif terhadap kekerasan, keterbatasan kapasitas dan sensitivitas aparat penegak hukum, serta belum optimalnya pelaksanaan diversi dan keadilan restoratif. Artikel ini menegaskan bahwa perlindungan anak tidak dapat diwujudkan hanya melalui penguatan norma hukum semata, melainkan membutuhkan integrasi sistem peradilan pidana anak yang berperspektif pemulihan, kolaboratif, dan berorientasi pada perlindungan komprehensif terhadap hak-hak anak.
Analisis Kinerja Keuangan: Studi Multi-Metode (RGEC, Z-Score, DEA, Altman, dan Zmijewski) pada PT. Bank BJB Syariah Periode 2020–2024 Umiyati, Umiyati; Salsabilah, Ayudia; Widyastuti, Nadia; Nada, Radhina Dwinta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4873

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bank BJB Syariah secara komprehensif selama periode 2020–2024 dengan mengintegrasikan aspek kesehatan, efisiensi, stabilitas keuangan, serta risiko kebangkrutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan dan laporan Good Corporate Governance. Pengukuran kinerja keuangan dilakukan menggunakan lima alat analisis, yaitu metode RGEC untuk menilai tingkat kesehatan bank, Z-Score untuk mengukur stabilitas keuangan, Data Envelopment Analysis (DEA) untuk mengevaluasi efisiensi operasional, serta model Altman Z-Score Modifikasi dan Zmijewski X-Score untuk memprediksi potensi kebangkrutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank BJB Syariah secara konsisten berada pada kategori bank sehat dengan peringkat dominan Komposit 2 berdasarkan metode RGEC. Analisis stabilitas keuangan menggunakan Z-Score mengindikasikan tingkat ketahanan finansial yang tinggi dengan probabilitas kegagalan yang sangat rendah sepanjang periode penelitian. Namun demikian, evaluasi efisiensi menggunakan DEA mengungkapkan adanya inefisiensi teknis dan inefisiensi skala pada beberapa tahun pengamatan, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan aset tetap dan dana syirkah temporer. Selanjutnya, hasil pengujian menggunakan model Altman Z-Score Modifikasi dan Zmijewski X-Score secara konsisten menempatkan Bank BJB Syariah pada zona aman dari risiko kebangkrutan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun bank memiliki struktur keuangan yang stabil dan sehat, masih terdapat ruang perbaikan dalam aspek efisiensi operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Bank BJB Syariah memiliki tingkat stabilitas dan ketahanan struktural yang kuat, namun peningkatan efisiensi operasional perlu menjadi agenda strategis utama guna mendorong kinerja keuangan yang lebih optimal dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika industri perbankan syariah.
Pengaruh Harga dan Kualitas Produk terhadap Kepuasan Konsumen Bolu Kering Minirusk Moch Taufik Wahyu H; Mochammad Gery Ihllazul Amal; Muhammad Iqbal Putra Ramadhan; Arya Duta Genta Putra Prakasa; Syahrul Wahyu Firmansyah; Yourini Erawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.4874

Abstract

This study aims to analyze the effects of price and product quality on consumer satisfaction with Mini Rusk dry sponge cakes. A quantitative survey approach was applied to 31 consumers who participated as respondents. Primary data were collected using a Likert-scale questionnaire covering price, product quality, and customer satisfaction indicators. The analysis involved descriptive statistics, validity and reliability testing, classical assumption tests, Pearson correlation, multiple linear regression, t-tests, an F-test, and the coefficient of determination. The research instrument was reliable, with a Cronbach’s Alpha value of 0.766, while the regression residuals were normally distributed and showed no symptoms of heteroscedasticity or multicollinearity. The regression results indicate that price has a positive and significant effect on customer satisfaction, with a coefficient of 0.449 and a significance value of 0.009. Product quality also has a positive and significant effect, with a coefficient of 0.512 and a significance value of 0.004, and is the more dominant variable based on a standardized beta value of 0.453. Simultaneously, price and product quality have a significant effect, with an F value of 17.224 and a significance value of 0.000. The R Square value of 0.552 shows that both variables explain 55.2% of the variation in customer satisfaction, while 44.8% is influenced by other factors outside the model. These findings confirm that reasonable pricing should be accompanied by consistent taste, texture, ingredients, and packaging to maintain Mini Rusk consumer satisfaction.