cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,931 Documents
Rancang Bangun Aplikasi Mobile Jaringan Lokal Kendali Jarak Jauh ESP32-CAM Pamungkas, Triyo Ginanjar; Subarkah, Pungkas; Azis, Abdul; Yunita, Ika Romadoni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8996

Abstract

Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler, khususnya modul ESP32-CAM yang mengintegrasikan komputasi dan akuisisi citra visual, semakin meluas di berbagai sektor pemantauan dan keamanan. Namun, ketergantungan pada infrastruktur internet eksternal dan perute nirkabel (router) sering menjadi kendala utama, terutama saat sistem diimplementasikan pada area luar ruangan yang terpencil atau minim sinyal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi mobile berbasis Android sebagai antarmuka sistem kendali jarak jauh untuk modul ESP32-CAM dengan memanfaatkan topologi jaringan lokal mandiri (mobile hotspot) pada smartphone. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan arsitektur jaringan klien-server berbasis protokol HTTP, perancangan antarmuka pengguna (User Interface) yang intuitif, pengujian fungsionalitas perangkat lunak dengan metode Black-Box Testing, serta pengujian latensi transmisi jaringan pada variasi jarak 1 hingga 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Android yang dikembangkan berhasil terhubung dan merender aliran video streaming dari ESP32-CAM secara stabil tanpa memerlukan akses internet eksternal. Pengujian Black-Box mengonfirmasi bahwa 100% fitur kendali, termasuk navigasi arah dan eksekusi pengambilan gambar, berfungsi secara akurat sesuai rancangan. Lebih lanjut, pengujian kinerja jaringan mencatatkan waktu tunda (latensi) transmisi yang sangat rendah, yaitu rata-rata 45 milidetik pada jarak operasional 1 meter. Kesimpulannya, aplikasi mobile ini terbukti menawarkan solusi antarmuka pemantauan yang portabel, memiliki responsivitas tinggi, dan hemat biaya untuk pengendalian perangkat IoT secara nirkabel, sehingga sangat aplikatif untuk diimplementasikan di lingkungan dengan keterbatasan infrastruktur jaringan seperti lahan pertanian.
Akuisisi Citra Penyakit Padi Menggunakan Node Sensor IoT Berbasis ESP32-CAM Yulianto, Yofi; Subarkah, Pungkas; Azis, Abdul; Riyanto, Riyanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8998

Abstract

Penyakit pada tanaman padi, seperti hawar daun dan tungro, dapat menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan yang mengancam ketahanan pangan jika tidak dideteksi sejak dini. Untuk melatih model klasifikasi kecerdasan buatan dalam mengenali penyakit tersebut, dibutuhkan dataset citra visual yang berskala besar dan berkualitas tinggi. Sayangnya, pengambilan dataset secara manual di area persawahan memakan waktu, tenaga, dan sangat rentan terhadap inkonsistensi sudut serta jarak pandang pengamat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun purwarupa perangkat keras node sensor Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler ESP32-CAM guna mengotomatisasi proses akuisisi data visual penyakit padi di lingkungan terbuka. Sistem utama mengintegrasikan sensor jarak ultrasonik HC-SR04 untuk memastikan lensa kamera OV2640 selalu berada pada titik fokus yang ideal sebelum pengambilan gambar. Selain itu, perangkat keras ini dilengkapi dengan motor servo sebagai aktuator untuk mengatur sudut pandang kamera secara mekanis dan presisi tanpa perlu memindahkan fisik alat. Catu daya sistem disuplai melalui skema distribusi kelistrikan paralel menggunakan powerbank portabel untuk mencegah terjadinya fenomena penurunan tegangan (brownout reset) pada mikrokontroler saat komponen mekanis beroperasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa arsitektur perangkat keras mampu beroperasi dengan sangat stabil tanpa interupsi daya, dan node sensor berhasil mengakuisisi citra daun padi dengan tajam pada jarak fokus optimal. Alat ini memberikan solusi fisik yang tangguh dan portabel untuk pengumpulan dataset visual secara masif. Ke depannya, purwarupa ini siap diintegrasikan dengan aplikasi kontrol jarak jauh untuk memfasilitasi pemantauan dan pergerakan alat secara nirkabel.
Implementasi Metode Agile Scrum Dalam Pengembangan Sistem Pencatatan Kesehatan Berbasis Website Di Posyandu Remaja Rokhanah, Eva; Hidayat, Husni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9004

Abstract

Posyandu remaja merupakan penyedia layanan kesehatan sebagai upaya mengatasi permasalahan kesehatan pada remaja. Keberadaan layanan ini penting, mengingat dari 46 juta remaja di Indonesia, sebanyak 15-20% mengalami masalah kesehatan seperti gangguan gizi dan anemia. Namun dalam pelaksanaannya, terutama proses pencatatan data kesehatan remaja pada beberapa posyandu remaja masih dilakukan dengan manual menggunakan kertas atau buku yang berakibat data hasil pemeriksaan kesehatan tidak terintegrasi serta proses pelaporan mengalami keterlambatan, sehingga menghambat pemantauan dan deteksi dini terhadap masalah kesehatan pada remaja. Penelitian ini bertujuan melakukan pengembangkan sistem pencatatan kesehatan berbasis website dengan penerapan metode agile scrum guna meningkatkan efektivitas pada proses pencatatan data kesehatan remaja serta menyediakan data real-time. Pengembangan sistem dilakukan secara iteratif menggunakan metode agile scrum yang diterapkan melalui tahapan product backlog, sprint planning, sprint, sprint review, dan sprint retrospective,. Pengujian sistem menggunakan metode black box testing guna menguji sistem dari sisi fungsionalitas dan metode user acceptance testing (UAT) guna mengukur tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengujian fungsionalitas sistem berjalan optimal dan memperoleh tingkat penerimaan pengguna dengan rata-rata persentase sebesar 96,24%. Hal ini menunjukkan bahwa metode agile scrum efektif dalam pengembangan sistem, dan sistem yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan harapan dari pengguna.
Pengaruh Budaya Kepasundanan Terhadap Transparansi Laporan Keuangan UMKM Es Teh Solo Salsabila, Zalfa; Haerunissa, Tita Belindha; Harnum Suci Rahayu; Sakinah, Salsabila Fitria; Hanif, Mirza Fahira; Mahardhika, Fidel Al Habsy; Muzakki, Kenzie Fathan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9015

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan vital dalam perekonomian Indonesia, termasuk sektor food and beverage yang berkembang pesat seperti usaha Es Teh Solo. Meskipun memiliki potensi pasar yang besar, banyak UMKM masih menerapkan pencatatan keuangan sederhana yang belum sepenuhnya mencerminkan kondisi usaha secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik pengelolaan keuangan serta menganalisis pengaruh nilai-nilai budaya Kepasundanan terhadap transparansi laporan keuangan pada UMKM Es Teh Solo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, sementara data sekunder diperoleh melalui studi pustaka berbasis internet yang relevan dengan pengelolaan keuangan UMKM dan kearifan lokal Sunda. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan kondensasi data, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan keuangan pada usaha Es Teh Solo masih dilakukan secara manual melalui buku harian dan belum menyusun laporan laba rugi secara lengkap karena keterbatasan pengetahuan dan waktu. Meskipun demikian, nilai-nilai Kepasundanan seperti silih asah (saling berbagi pengetahuan), silih asih (saling peduli dan jujur), serta silih asuh (saling membimbing dan menghargai) telah terinternalisasi dalam pengelolaan usaha dan berkontribusi terhadap transparansi laporan keuangan secara internal. Nilai-nilai ini mendorong kejujuran, keterbukaan, dan tanggung jawab moral yang memperkuat akuntabilitas meskipun belum terikat standar akuntansi formal. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi budaya lokal seperti Kepasundanan mampu menjadi pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan UMKM secara berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi akuntansi berbasis nilai budaya untuk mendorong praktik pelaporan keuangan yang lebih transparan di kalangan UMKM.
Pengaruh Live Shopping dan Electronic Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion Pada Generasi Z Di Platform Tiktok Shop Steviani, Ricinta Putri; Putra, Pratama Aditya; Ruhiyat, Anya Watina Nabillah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live shopping dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian produk fashion pada Generasi Z di platform TikTok Shop. Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola perilaku konsumen, terutama Generasi Z yang cenderung aktif menggunakan media sosial sebagai sarana memperoleh informasi dan melakukan transaksi pembelian secara daring. Penelitian ini penting dilakukan karena hasil penelitian dapat memberikan manfaat teoritis maupun praktis. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian ilmu pemasaran digital TikTok Shop menjadi salah satu platform yang mengalami pertumbuhan pesat melalui fitur live shopping yang memungkinkan interaksi langsung antara penjual dan konsumen. Selain itu, electronic word of mouth juga berperan penting dalam membentuk persepsi konsumen terhadap suatu produk. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden Generasi Z yang pernah melakukan pembelian produk fashion di TikTok Shop. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live shopping berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung sebesar 4,821 lebih besar dari ttabel sebesar 1,980 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Electronic word of mouth juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung sebesar 5,316 lebih besar dari ttabel sebesar 1,980 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.     
Urgensi pendapatan nasional dalam pengambilan keputusan ekonomi publik di era modern Salsabila, Zahra Najwa; Riofita, Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendapatan nasional dalam pengambilan keputusan ekonomi publik di era modern. Pendapatan nasional merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur tingkat pertumbuhan dan perkembangan perekonomian suatu negara. Selain itu, pendapatan nasional juga menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan publik, khususnya kebijakan fiskal dan pembangunan ekonomi. Melalui data pendapatan nasional, pemerintah dapat mengetahui kondisi ekonomi masyarakat, tingkat produksi nasional, pendapatan per kapita, serta tingkat kesejahteraan masyarakat secara umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah, buku, artikel, dan karya ilmiah lain yang berkaitan dengan pendapatan nasional dan ekonomi publik. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu dengan mengumpulkan, mengkaji, dan menganalisis berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran pendapatan nasional dalam kebijakan ekonomi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nasional memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi publik, memengaruhi tingkat kesejahteraan masyarakat, serta menjadi acuan dalam pengambilan keputusan ekonomi oleh pemerintah. Namun, di era modern terdapat berbagai tantangan, seperti ketimpangan distribusi pendapatan, perkembangan ekonomi digital, inflasi, dan dinamika ekonomi global. Oleh karena itu, pendapatan nasional memiliki urgensi yang tinggi dalam mendukung kebijakan ekonomi publik yang efektif, adaptif, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Kedudukan Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun Dalam Sistem Hukum Pertanahan Nasional Sumarni, Titin; Gozali, Djoni Sumardi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9057

Abstract

Perkembangan pembangunan rumah susun di Indonesia merupakan konsekuensi dari meningkatnya kebutuhan hunian dan keterbatasan ketersediaan tanah di wilayah perkotaan. Kehadiran rumah susun sebagai bentuk pembangunan hunian vertikal menimbulkan berbagai persoalan hukum, khususnya terkait kedudukan Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (HMSRS) dalam sistem hukum pertanahan nasional. Permasalahan hukum muncul karena HMSRS memiliki karakteristik yang berbeda dengan hak atas tanah pada umumnya, yaitu mengandung unsur hak perseorangan sekaligus hak bersama atas bagian bersama, benda bersama, dan tanah bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan HMSRS dalam sistem hukum pertanahan nasional serta karakteristik HMSRS sebagai hak kebendaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan analitis. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HMSRS merupakan hak kebendaan yang bersifat majemuk karena memadukan hak individual atas satuan rumah susun dan hak komunal atas bagian bersama, benda bersama, serta tanah bersama. Kedudukan HMSRS tidak dapat dipisahkan dari status hak atas tanah yang menjadi dasar berdirinya rumah susun. Oleh karena itu, berakhirnya hak atas tanah, khususnya Hak Guna Bangunan, berpotensi mempengaruhi kepastian hukum kepemilikan satuan rumah susun. Pengaturan hukum yang ada saat ini belum sepenuhnya memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum yang komprehensif bagi pemilik satuan rumah susun, terutama terkait keberlanjutan hak ketika jangka waktu hak atas tanah berakhir. Dengan demikian, diperlukan harmonisasi dan pembaruan regulasi guna mewujudkan kepastian hukum dalam sistem kepemilikan rumah susun di Indonesia
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Kuliner Di Pangandaran Untuk Meningkatkan Daya Saing Astuti, Widia; Tanjung, Asridah Warni; Rotaria, Pacifico Shorea
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9073

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian nasional Indonesia. Kabupaten Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat memiliki potensi besar, khususnya pada UMKM kuliner berbasis sumber daya laut. Transformasi menuju destinasi wisata kelas dunia harus didukung oleh kesiapan ekosistem, terutama sektor kuliner lokal yang kompetitif. Namun, pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pada UMKM kuliner tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan. Kesenjangan antara kompetensi SDM saat ini dengan kebutuhan pasar yang dinamis menjadi hambatan dalam meningkatkan nilai tambah produk dan daya saing usaha. Tanpa strategi pengembangan yang tepat, UMKM berisiko tertinggal di tengah pertumbuhan sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi SDM UMKM kuliner di Pangandaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, berlokasi di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran serta pelaku UMKM kuliner setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan dana, rendahnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya pelatihan, serta minimnya dukungan dan akses informasi. Meskipun demikian, potensi pengembangan tetap besar seiring meningkatnya permintaan kuliner akibat pertumbuhan pariwisata. Strategi kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha menjadi solusi utama. Dukungan melalui pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta kebijakan yang proaktif sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner di Pangandaran.
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Di Pangandaran Untuk Meningkatkan Persaingan Isnaeni, Devi Putri; Ellesia, Nindie; Syatoto, Iman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pada Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam meningkatkan daya saing usaha, khususnya pada sektor kuliner di Tangerang Selatan. Daya saing diartikan sebagai kemampuan usaha dalam menghasilkan produk atau jasa yang memenuhi standar pasar serta memiliki nilai tambah melalui kualitas, harga, pelayanan, inovasi, dan strategi pemasaran. Persaingan bisnis yang semakin ketat akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku UMK untuk terus meningkatkan kualitas usaha dan kompetensi SDM agar mampu bertahan dan berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian meliputi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan serta beberapa UMK kuliner di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pihak dinas dan pelaku usaha kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi SDM berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMK. Kompetensi yang baik mendorong peningkatan kualitas produk, pelayanan, inovasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital. Strategi yang dilakukan meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, pemanfaatan media digital, peningkatan keterampilan produksi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain faktor internal, daya saing juga dipengaruhi faktor eksternal seperti dukungan pemerintah, akses permodalan, perkembangan teknologi, dan kondisi pasar. Dengan SDM yang kompeten dan adaptif, UMK kuliner mampu bersaing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi
Analisis Threshold Akuisisi Dalam Hukum Persaingan Usaha Pada Rencana Merger Gojek dan Grab D, Cadasyudha Adilaga; Jonarto, Jordan; Wicaksono, Reza Prianda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9081

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia mendorong meningkatnya tren merger dan akuisisi (M&A), khususnya pada sektor platform digital seperti ride-hailing dan layanan on-demand. Rencana merger antara Gojek (GoTo Group) dan Grab menjadi isu penting dalam hukum persaingan usaha karena berpotensi menciptakan konsentrasi pasar yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan threshold akuisisi dalam hukum persaingan usaha Indonesia serta mengevaluasi apakah rencana merger Gojek dan Grab memenuhi ambang batas notifikasi berdasarkan ketentuan hukum positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem threshold notifikasi merger di Indonesia didasarkan pada nilai aset dan/atau penjualan, yaitu Rp2,5 triliun untuk aset dan Rp5 triliun untuk penjualan, dengan sistem notifikasi bersifat post-merger. Dalam konteks rencana merger Gojek dan Grab, nilai aset dan penjualan kedua entitas secara kumulatif jelas melampaui ambang batas tersebut, sehingga apabila transaksi direalisasikan, kewajiban notifikasi kepada KPPU akan timbul. Selain memenuhi threshold finansial, merger ini juga berpotensi menciptakan konsentrasi pasar yang sangat tinggi di sektor ride-hailing Indonesia, dengan penguasaan pangsa pasar lebih dari 90% dan peningkatan signifikan Indeks Herfindahl-Hirschman (HHI). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pengaturan threshold di Indonesia telah memberikan kepastian hukum secara administratif, karakteristik ekonomi digital yang berbasis data dan efek jaringan membutuhkan perbaikan lebih lanjut terhadap efektivitas sistem post-merger notification. Reformulasi threshold dan penguatan mekanisme pengawasan preventif menjadi penting untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi ekonomi dan perlindungan persaingan usaha yang sehat.