cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Saat Data Menjadi Cerita Emosional: Studi Fenomenologi tentang Personalisasi Marketing dalam Kampanye Spotify Wrapped Rika Meilandari Siagian; Andrian Haro; Adnan Kasofi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9595

Abstract

Penelitian ini membahas personalisasi pemasaran dalam kampanye digital Spotify Wrapped melalui pengalaman pengguna Spotify sebagai salah satu bentuk strategi komunikasi pemasaran berbasis data yang banyak digunakan pada platform digital. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk memahami secara lebih mendalam bagaimana pengguna memaknai pengalaman personalisasi yang ditampilkan dalam Spotify Wrapped serta bagaimana pengalaman tersebut hadir dalam aktivitas penggunaan sehari-hari. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 10 pengguna aktif Spotify yang dipilih secara purposive berdasarkan kriteria penelitian yang telah ditentukan sebelumnya. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan Customer Engagement Theory sebagai dasar interpretasi untuk memahami keterlibatan pengguna terhadap konten yang disajikan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Spotify Wrapped menghadirkan pengalaman personalisasi yang mampu mendorong keterlibatan pengguna pada aspek kognitif, emosional, dan perilaku. Personalisasi yang ditampilkan memunculkan proses refleksi terhadap preferensi musik yang selama ini mereka dengarkan, membangun respons emosional tertentu terhadap hasil yang ditampilkan, serta mendorong pengguna untuk berpartisipasi dalam aktivitas berbagi konten melalui berbagai platform media sosial. Di sisi lain, sebagian pengguna menilai bahwa hasil personalisasi yang disajikan belum sepenuhnya mampu merepresentasikan identitas dan kebiasaan mendengarkan musik mereka secara akurat. Penelitian ini menunjukkan bahwa personalisasi pemasaran dalam platform digital tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan data pengguna, tetapi juga berkaitan erat dengan bagaimana pengalaman tersebut dipahami, dimaknai, dan diinterpretasikan secara personal oleh pengguna dalam interaksi digital sehari-hari.
Peran Mahasiswa KKN dalam Mengembangkan Produk Sabun Cuci Piring sebagai Usaha Mikro Nur Abdullah Gimnastiar; Siti Aisyah; Santi Hasibuan; Diesa Novia Shandy; Windy Frestia Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam mengembangkan usaha mikro melalui inovasi branding dan pengemasan produk sabun cuci piring di Desa Sugihen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo. Pengembangan usaha mikro menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama proses pendampingan terhadap pelaku usaha. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas produk melalui perancangan identitas merek, pembuatan logo, stiker, dan label kemasan yang lebih menarik, informatif, dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya daya tarik produk, kepercayaan konsumen, serta citra usaha mikro di pasar lokal. Selain itu, pendampingan yang dilakukan juga meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola usaha secara lebih profesional, terutama dalam aspek pemasaran dan pengemasan produk. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi partisipasi aktif pemilik usaha, kerja sama yang baik antara mahasiswa dan masyarakat, serta ketersediaan bahan baku lokal. Adapun kendala yang dihadapi adalah keterbatasan akses terhadap teknologi digital dan rendahnya kemampuan pemasaran berbasis media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa KKN memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan branding dan inovasi kemasan produk usaha mikro, sehingga mampu meningkatkan daya saing serta keberlanjutan usaha di tingkat lokal.
Pembentukan Niat Beli pada Live Streaming Commerce: Kajian Literatur Miftahul Jannah; Gatot Wijayanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9597

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya live streaming commerce sebagai salah satu strategi pemasaran yang mengintegrasikan komunikasi pemasaran secara real-time dengan transaksi online. Model perdagangan ini menawarkan pengalaman berbelanja yang lebih interaktif, informatif, dan personal dibandingkan e-commerce konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan niat beli konsumen dalam konteks live streaming commerce, khususnya peran live streamer, interaktivitas, media richness, dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan Narrative Literature Review dengan menelaah berbagai artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan, kemudian disintesis secara tematik untuk memperoleh pola hubungan antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa live streamer berperan dalam membangun kredibilitas, daya tarik, serta efektivitas komunikasi pemasaran. Interaktivitas terbukti meningkatkan keterlibatan, rasa keterhubungan, serta partisipasi konsumen selama siaran berlangsung. Media richness membantu konsumen memperoleh informasi produk yang lebih lengkap, jelas, dan meyakinkan sehingga dapat mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan pembelian. Selain itu, kepercayaan konsumen menjadi faktor kunci yang memperkuat pengaruh berbagai stimulus pemasaran terhadap niat beli, sekaligus menjadi mediasi penting dalam proses pembentukan keputusan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkaya kajian perilaku konsumen pada lingkungan live streaming commerce serta memberikan implikasi praktis bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Selanjutnya, penelitian ini juga merekomendasikan perlunya kajian empiris lanjutan untuk menguji model konseptual secara kuantitatif pada berbagai platform dan kategori produk.
Akuntabilitas Dalam Dimensi Historis : Memaknai Akuntabilitas Dari Cerita Candi Penataran Saputri, Novitasari Agus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.960

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji makna akuntabilitas melalui perubahan social masyarakat pada jaman kerajaan yang ditunjukan dari peninggalan sejarah di Candi Penataran. Teori yang digunakan adalah institusional teori. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Foucaultian dari interpretasi arkeologi dan silsilah untuk mengembangkan praktik akuntabilitas dengan cara mengumpulkan bukti dari penyelidikan arkeologi tradisional. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles and Hubberman. Teknik analisis data penelitian dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung. Peneliti melakukan wawancara pada arkeolog dan pada saat itu juga peneliti melakukan analisis data. Hasil penelitian ini tidak hanya memaknai akuntabilitas fisik yang bersifat modern akan tetapi lebih jauh akuntabilitas dimaknai sebagai ketaatan seseorang kepada Tuhanakuntabilitas tidak hanya dimaknai dalam bentuk fisik akan tetapi lebih mendalam akuntabilitas dapat dimaknai sebagai bentuk yang abstrak atas ketaan, keimanan dan kebaktian kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan bukti adanya arca Dewa Wisnu dalam kompeks Candi Penataran. Implikasi dari temuan penelitian ini menunjukan bahwa akuntabilitas yang dimaknai dengan abstrak dapat kita peroleh dari perubahan- perubahan sosial budaya masyarakat yang berkembang disekitar kita. Salah satu yang dapat kita representasikan adalah akuntabilitas dapat dimaknai dari perkembangan sejarah kerajaan yang ada di Indonesia.
Implementasi Sistem Digital Branding Berbasis Web pada Yayasan Islam Taʾzhimus Sunnah dengan Role-Based Access Control (RBAC) dan CMS Multi-Jenjang M Adam Raffi Alfaruqi; Aziz Nugroho; Jupron Jupron
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9601

Abstract

Yayasan Taʾzhimus Sunnah mengelola tiga unit pendidikan—PAUD, SD, dan SMP Sekolah Islam Imam Syafiʾi di Parungpanjang, Bogor—tanpa platform web terintegrasi untuk profil institusi, data akademik, galeri kegiatan, maupun informasi pendaftaran. Pengelolaan konten oleh satu admin pusat menyebabkan pembaruan informasi per jenjang kerap tertunda dan membuka celah data lintas jenjang saling tertimpa. Selain itu, halaman login administrator belum dilindungi mekanisme keamanan terhadap serangan bot seperti brute force dan spambot. Penelitian ini bertujuan membangun sistem digital branding berbasis web yang mampu menyelesaikan ketiga permasalahan tersebut secara simultan. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel 10 dengan pola arsitektur MVC dan model pengembangan Waterfall, dilengkapi Content Management System (CMS) berbasis Role-Based Access Control (RBAC). Admin Yayasan mengelola seluruh data lintas jenjang; admin per jenjang hanya dapat mengubah field dengan prefiks role-nya sendiri melalui mekanisme filter di layer controller. Login admin diamankan oleh Custom Captcha Generator berbasis library PHP GD untuk menangkal serangan bot secara mandiri tanpa bergantung layanan pihak ketiga. Antarmuka publik mencakup sembilan halaman responsif, dilengkapi fitur Light/Dark Mode dan slider interaktif Swiper.js. Pengujian Black Box pada 44 skenario mencapai kelulusan 100%; User Acceptance Testing (UAT) terhadap 25 responden menghasilkan kepuasan rata-rata 87,6% (Sangat Baik). Konvensi penamaan kolom ‘{role}_{field}’ pada tabel data_statistik terbukti menjadi fondasi mekanisme filter RBAC yang elegan tanpa membutuhkan tabel permission terpisah. Sistem memungkinkan tiap kepala jenjang mengelola kontennya secara mandiri tanpa mengganggu data jenjang lain.
Dua Dekade Pemasaran Influencer: Analisis Bibliometrik dan Arah Riset Masa Depan Serli Fatonah; Umar Burhan; Rachmad Ilham
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9606

Abstract

Pemasaran influencer telah berkembang menjadi salah satu strategi pemasaran digital yang paling dominan dalam dua dekade terakhir. Perkembangan media sosial dan perubahan perilaku konsumen mendorong perusahaan untuk memanfaatkan influencer sebagai sarana komunikasi yang lebih efektif dibandingkan metode pemasaran tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan literatur pemasaran influencer selama periode 2005–2025 melalui pendekatan bibliometrik. Data penelitian diperoleh dari berbagai basis data akademik, seperti Scopus, Web of Science, dan Google Scholar, yang mencakup artikel ilmiah, prosiding konferensi, dan publikasi terkait pemasaran digital. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer dan Biblioshiny untuk memetakan tren publikasi, jaringan kolaborasi penulis, pola sitasi, serta tema penelitian yang dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengenai pemasaran influencer mengalami peningkatan yang signifikan terutama setelah tahun 2015, seiring dengan meningkatnya penggunaan platform media sosial. Tema penelitian yang paling banyak dikaji meliputi kredibilitas influencer, perilaku konsumen, keterlibatan audiens (engagement), niat pembelian (purchase intention), dan efektivitas kampanye pemasaran digital. Selain itu, hasil analisis menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi internasional antara peneliti dan institusi akademik dalam mengembangkan kajian pemasaran influencer. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa peluang penelitian di masa depan, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), virtual influencer, dan peran micro-influencer dalam membangun hubungan dengan konsumen. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis bagi pengembangan strategi pemasaran digital serta agenda penelitian selanjutnya.
Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap SIM DPRD: Perspektif Staf Sekretariat DPRD Efitra, Efitra; Zefriansyah, Rahmat; najwa, Khoirun; Ningtias, Try Munarti Handayani; Alfarizi, Alfarizi; Irawan, Jeki Gusma; Hasani, Iqbal; Hidayat, Taufik
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.961

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (SIM DPRD) merupakan sistem digital yang dirancang untuk mendukung efektivitas dan efisiensi kerja administratif di lingkungan Sekretariat DPRD. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna terhadap SIM DPRD dari perspektif staf Sekretariat DPRD Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada 23 responden. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert lima poin untuk menilai enam aspek utama: kemudahan penggunaan, kecepatan sistem, kesesuaian fitur, stabilitas, relevansi informasi, dan kebutuhan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna berada pada kategori "puas" hingga "sangat puas" pada aspek kemudahan penggunaan (4,57), manfaat sistem (4,65), dan fitur (4,52). Namun demikian, aspek stabilitas sistem (3,39) dan dukungan teknis menunjukkan perlunya perbaikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun SIM DPRD memberikan kontribusi positif dalam mendukung kinerja pegawai, peningkatan kualitas teknis dan pelatihan pengguna masih dibutuhkan. Evaluasi berkala dan pelibatan aktif pengguna dalam pengembangan fitur direkomendasikan untuk optimalisasi sistem ke depan.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Wisma di Tembilahan Berbasis Website Menggunakan Metode AHP dan SAW M. Naofal Maulana Putra; Fitri Yunita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9611

Abstract

Tembilahan sebagai ibu kota Kabupaten Indragiri Hilir mengalami pertumbuhan ekonomi dan mobilitas penduduk yang cukup tinggi, sehingga kebutuhan akan akomodasi penginapan terjangkau seperti wisma terus meningkat. Permasalahan yang muncul adalah banyaknya pilihan wisma dengan variasi harga dan kualitas yang beragam, sementara calon tamu belum memiliki panduan sistematis dalam menentukan pilihan terbaik. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pendukung keputusan berbasis website untuk membantu proses pemilihan wisma secara lebih objektif dan terukur, menggunakan integrasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW). Objek penelitian mencakup sepuluh wisma di Tembilahan yang dievaluasi berdasarkan lima kriteria, yaitu harga, fasilitas, lokasi, pelayanan, dan kebersihan. Metode AHP diterapkan untuk menghitung bobot tiap kriteria berdasarkan penilaian tiga expert, menghasilkan bobot fasilitas 27,72%, harga 25,22%, kebersihan 16,88%, pelayanan 16,78%, dan lokasi 13,41%, dengan nilai Consistency Ratio sebesar 0,0357 yang dinyatakan konsisten. Bobot tersebut selanjutnya digunakan oleh metode SAW untuk menghitung nilai preferensi masing-masing wisma melalui proses normalisasi dan penjumlahan terbobot. Hasil perhitungan menunjukkan Wisma 3 Putri menempati peringkat pertama dengan skor preferensi 0,8462 karena memiliki nilai tinggi pada hampir seluruh kriteria benefit. Sistem dikembangkan menggunakan PHP native, MySQL, dan Bootstrap 5. Pengujian usability dilakukan menggunakan instrumen System Usability Scale terhadap 20 responden dan menghasilkan skor rata-rata 76,25 yang termasuk dalam kategori Good, menunjukkan sistem layak dan mudah digunakan.
Sistem Manajemen Aset Fisik Berbasis Web pada PT Prima Solusi Komputindo Afiani Agus Abdillah; Fawzy Imam Hamdani Gunamukti; Kelvin Jana Satria; Syifa Fibriana Syam
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9612

Abstract

PT Prima Solusi Komputindo (RADSoft) masih melakukan pengelolaan aset fisik secara semi-manual menggunakan spreadsheet sehingga menimbulkan beberapa permasalahan, seperti kesulitan dalam pencatatan, pencarian, dan pemantauan data aset. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian data serta menurunkan efisiensi pengelolaan aset perusahaan. Tujuan Kerja Praktik ini adalah merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen aset fisik berbasis web menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Tahapan pengembangan sistem mencakup analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini berupa sistem manajemen aset berbasis web yang menyediakan fitur pengelolaan data aset, pencatatan peminjaman aset, pencarian data, serta pelaporan aset secara terpusat. Sistem ini juga dirancang dengan antarmuka yang sederhana dan mudah digunakan untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Implementasi sistem menunjukkan bahwa proses pengelolaan aset menjadi lebih terstruktur, mudah diakses, dan efisien dibandingkan dengan metode pengelolaan sebelumnya. Selain itu, sistem ini membantu mengurangi risiko kesalahan pencatatan data serta meningkatkan akurasi informasi aset yang dimiliki perusahaan. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan setiap fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur dapat berfungsi dengan baik tanpa adanya kesalahan yang signifikan. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung digitalisasi pengelolaan aset perusahaan.
Pengaruh Perbedaan Budaya terhadap Efektivitas Komunikasi dalam Tim Multikultural: Studi Kualitatif pada Lingkungan Kerja Faiz Akbar Darmawan; Shani Muthia Nabila; Nayyara Fazila Mutia Yuwono; Nur Fatimatuzahro; Mutiara Syafaqoh; Anet Farellyska
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9615

Abstract

Perbedaan budaya dalam lingkungan kerja multikultural dapat memengaruhi cara anggota tim menafsirkan pesan, menyampaikan pendapat, memberikan kritik, dan membangun kepercayaan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perbedaan budaya terhadap efektivitas komunikasi dalam tim multikultural serta mengidentifikasi strategi yang digunakan untuk mengurangi hambatan komunikasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi terstruktur terhadap dua narasumber yang memiliki pengalaman langsung bekerja dalam lingkungan multikultural, yaitu pemilik usaha yang berinteraksi dengan karyawan dan pelanggan dari berbagai daerah serta Project Manager Event Organizer yang berkoordinasi dengan tim lintas kota. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan bahasa daerah, logat, tingkat kelugasan, pola penyampaian kritik, dan kebiasaan komunikasi dapat memicu miskomunikasi, terutama ketika anggota tim belum memahami karakter budaya satu sama lain. Namun, keberagaman budaya juga dapat memperluas perspektif, mendukung proses adaptasi, dan menjadi kekuatan tim apabila dikelola melalui tujuan bersama, penggunaan bahasa yang netral, pembagian tugas yang jelas, komunikasi terbuka dan terstruktur, serta penghargaan terhadap budaya lokal. Temuan juga memperlihatkan pentingnya kemampuan pemimpin menyesuaikan gaya komunikasi dengan konteks budaya tanpa mengurangi kejelasan pesan dan tanggung jawab kerja. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi dalam tim multikultural tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga oleh sensitivitas budaya, keterbukaan, kepercayaan, dan kesediaan anggota tim untuk beradaptasi sehingga koordinasi dan pencapaian tujuan organisasi dapat berlangsung secara lebih efektif.