cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Analisis Perencanaan Pajak (Tax Planning) dalam Upaya Meningkatkan Efisiensi Beban Pajak Penghasilan pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia Kinanti Permata Wiharja; Sylvia Fettry Elvira Maratno
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan pajak yang diproksikan dengan Deferred Tax dan Book Tax Difference (BTD) terhadap efisiensi beban pajak penghasilan yang diproksikan dengan Effective Tax Rate (ETR) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2025. Penelitian ini didasarkan pada Agency Theory, Political Cost Theory, dan Tax Planning Theory yang menjelaskan bahwa perusahaan memiliki insentif untuk mengelola kewajiban perpajakannya secara legal guna meningkatkan efisiensi beban pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan tahunan tujuh perusahaan manufaktur yang memenuhi kriteria sampel selama periode pengamatan dengan total 34 observasi dan diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi secara simultan tidak signifikan dalam menjelaskan variasi Effective Tax Rate (ETR), yang ditunjukkan oleh nilai F sebesar 0,626 dan nilai Significance F sebesar 0,541 (>0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,0388 mengindikasikan bahwa hanya 3,88% variasi Effective Tax Rate dapat dijelaskan oleh Deferred Tax dan Book Tax Difference, sedangkan sisanya sebesar 96,12% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Secara parsial, Deferred Tax memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Effective Tax Rate dengan koefisien regresi sebesar -2,029 dan nilai signifikansi 0,607 (>0,05). Sementara itu, Book Tax Difference juga menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Effective Tax Rate dengan koefisien regresi sebesar -0,396 dan nilai signifikansi 0,315 (>0,05).
Analisis Perbandingan Fitur “Rekomendasi” vs “Beli Lagi” terhadap Keputusan Pembelian pada Platform E-Commerce Michael Tajuddin Panotogomo; Faizatul Siti Nur Azizah Finanda Putri; Ailsa Atikah Azaria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9763

Abstract

Persaingan bisnis e-commerce yang sangat pesat telah mendorong perusahaan mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) strategis berbasis Kecerdasan Buatan (AI) guna mengoptimalkan setiap transaksi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas dua fitur antarmuka utama, yaitu "Rekomendasi Untuk Anda" (berbasis algoritma Collaborative Filtering) dan "Beli Lagi" (berdasarkan analitik prediktif Algoritma Apriori) dalam memengaruhi keputusan akhir pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan mendistribusikan kuesioner terstruktur melalui platform Google Form kepada 50 responden terpilih, yang sebagian besar merupakan kelompok pengguna Generasi Z dari aplikasi Shopee dan TikTok Shop. Hasil analisis empiris menunjukkan bahwa fitur Collaborative Filtering sangat unggul dalam memanipulasi perhatian visual pengguna dan sukses memicu perilaku pembelian impulsif yang tidak terencana, serta mendominasi keputusan checkout akhir sebesar 66%. Di sisi lain, fitur analitik prediktif "Beli Lagi" sangat unggul dalam memberikan efisiensi waktu belanja secara signifikan (76%) dan terbukti sangat efektif sebagai instrumen strategi loyalitas pelanggan, khususnya untuk produk kebutuhan rutin sehari-hari. Kesimpulan utama dari studi ini secara tegas menekankan bahwa arsitektur Sistem Informasi Manajemen (SIM) e-commerce modern sangat membutuhkan sinergi dinamis dari kedua algoritma tersebut: Collaborative Filtering berfokus untuk meningkatkan Gross Merchandise Value (GMV) secara instan, sedangkan Predictive Analytics berfokus untuk mempertahankan Customer Relationship Management (CRM) jangka panjang.
Pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah dan Sanitasi Layak terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2018-2025 Bonaraja Purba; Wandira Anzani; Shabilla Aisyah; Dwi Anggriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9768

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan instrumen multidimensional yang mengukur capaian suatu negara pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Jumlah Penduduk Miskin, Rata-Rata Lama Sekolah, dan Sanitasi Layak terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia tahun 2018–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Jumlah Penduduk Miskin berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,5209. Variabel Rata-Rata Lama Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,0008, yang menunjukkan bahwa peningkatan pendidikan mampu meningkatkan kualitas pembangunan manusia. Temuan ini mengimplikasikan bahwa percepatan peningkatan rata-rata lama sekolah melalui perluasan akses pendidikan menengah dan program beasiswa merupakan kebijakan paling strategis untuk mendorong IPM Indonesia ke level yang lebih tinggi dan merata. Sementara itu, variabel Sanitasi Layak berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IPM dengan nilai probabilitas sebesar 0,2526. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap IPM dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000079. Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,9886 menunjukkan bahwa 98% variasi IPM dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan pembangunan manusia di Indonesia.
Analisis Keterlibatan Mahasiswa Akuntansi dalam Program Magang pada Sub Bagian Fasilitasi Penganggaran DPRD Kota Palangka Raya Agustin Dio Revaldo; Nopariani Nopariani; Agus Kubertein; Oktobria Yusirat Asi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9769

Abstract

Magang merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan akademik secara langsung dalam lingkungan kerja profesional. Kegiatan ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, khususnya pada bidang akuntansi sektor publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengalaman magang mahasiswa akuntansi di Sub Bagian Fasilitasi Penganggaran DPRD Kota selama periode magang empat bulan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, dokumentasi kegiatan, refleksi jurnal harian, serta analisis pengalaman yang diperoleh selama pelaksanaan magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program magang memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kompetensi teknis mahasiswa, terutama dalam memahami proses penyusunan dan pengelolaan anggaran pemerintah daerah, sistem administrasi keuangan publik, penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), serta penggunaan perangkat lunak pendukung pengelolaan keuangan. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh peningkatan kemampuan nonteknis yang meliputi komunikasi interpersonal, kerja sama tim, kemampuan beradaptasi terhadap budaya organisasi, manajemen waktu, serta sikap profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Pengalaman magang juga memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai dinamika birokrasi dan tata kelola pemerintahan. Dengan demikian, program magang di lingkungan DPRD Kota terbukti menjadi jembatan yang efektif antara teori akademik dan praktik profesional serta berperan penting dalam membentuk sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap berkarier di sektor publik maupun bidang akuntansi secara umum.
Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Mendukung Layanan Digital Bagi Masyarakat Desa Bontomangiring Maghfira, Maghfira; Anisa, Anisa; Iryani, Juniarti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.977

Abstract

Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) telah memberikan dampak signifikan dalam mendukung transformasi layanan digital, khususnya di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan TI dalam mendukung layanan digital bagi masyarakat Desa Bontomangiring. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan wawancara kepada perangkat desa dan masyarakat. Jumlah responden dalam penelitian ini terdiri dari 10 staf desa dan 20 masyarakat umum, sehingga total responden sebanyak 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan TI telah membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan administrasi, mempercepat akses terhadap informasi publik, serta memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dan warga. Beberapa layanan seperti pendaftaran administrasi kependudukan, penyampaian informasi, dan pelaporan kegiatan masyarakat menjadi lebih mudah diakses melalui platform digital. Namun, masih terdapat tantangan seperti kurangnya infrastruktur jaringan internet yang merata. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun TI telah membawa dampak positif, perlu dilakukan upaya lanjutan dalam hal pelatihan, pendampingan, serta pembangunan infrastruktur digital agar seluruh masyarakat desa dapat merasakan manfaatnya secara maksimal. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan dan strategi pengembangan layanan digital yang lebih inklusif di tingkat desa.
Pengaruh Fee Audit, Audit Rotation, dan Audit Tenure terhadap Audit Quality Sudarmadi Sudarmadi; Meilynda Safitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9770

Abstract

This study examines the effect of audit fees, audit rotation, and audit tenure on audit quality in insurance subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019–2024. The research applies a quantitative associative design using secondary data obtained from annual reports and audited financial statements. From a population of 18 companies, purposive sampling produced 10 companies observed for six years, resulting in 60 firm-year observations. Audit quality is measured using a binary proxy based on the use of Big Four and non-Big Four public accounting firms, while audit fees, audit rotation, and audit tenure are treated as explanatory variables. Data were processed with Microsoft Excel and analyzed through binary logistic regression using EViews 12. The likelihood ratio test shows a probability value of 0.000009, indicating that audit fees, audit rotation, and audit tenure jointly have a significant effect on audit quality. Partially, audit fees have a positive and significant effect, with a coefficient of 0.000206 and a probability value of 0.0003. Audit rotation has a negative but statistically insignificant effect, with a probability value of 0.5726, while audit tenure has a positive but statistically insignificant effect, with a probability value of 0.6174. These findings indicate that adequate audit remuneration is associated with a greater likelihood of higher audit quality, whereas auditor replacement and engagement length alone do not determine audit quality. The study emphasizes the importance of reasonable fee determination, effective audit committee oversight, and professional quality-control mechanisms.
Analisis Strategi Public Relations dalam Memperbaiki Citra Danantara di Tengah Sentimen Negatif Publik Muhammad Hafidz Fadhlurrohman; Prastyo W.U; Joko S.; Reyno R.; Bayu S.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9774

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi public relations dalam memperbaiki citra Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di tengah berkembangnya sentimen negatif publik. Permasalahan penelitian berangkat dari munculnya keraguan masyarakat terhadap transparansi pengelolaan investasi, tata kelola lembaga, mekanisme pengawasan, potensi intervensi politik, dan risiko penyalahgunaan aset negara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi pemberitaan media daring, pernyataan resmi, konferensi pers, media sosial, artikel ilmiah, serta informasi publik yang berkaitan dengan Danantara. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber. Penelitian menggunakan Situational Crisis Communication Theory sebagai landasan untuk mengidentifikasi karakter krisis dan strategi respons organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif terhadap Danantara berkaitan dengan rendahnya kepercayaan publik akibat pengalaman kasus tata kelola pada sejumlah badan usaha milik negara. Strategi public relations yang relevan meliputi komunikasi publik secara terbuka, media relations, konferensi pers, pemanfaatan media digital, klarifikasi informasi, serta penguatan transparansi dan tata kelola. Pendekatan rebuild strategy dan diminish strategy dapat digunakan secara terpadu untuk mengurangi kesalahpahaman dan membangun kembali legitimasi organisasi. Keberhasilan strategi tersebut bergantung pada konsistensi antara komunikasi, keterbukaan informasi, akuntabilitas, pengawasan, dan tindakan nyata Danantara dalam mengelola investasi negara secara profesional.
Pengaruh Belanja Pemerintah dan Investasi Daerah terhadap Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Bengkulu Della Agustin; Pakri Fahmi; Fitriani Ariska
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9775

Abstract

This study aims to analyze the effect of regional government expenditure and regional investment on the growth of the Constant Price Gross Regional Domestic Product (GRDP) of Bengkulu Province during the 2010–2024 period. The main problem underpinning this research is the suboptimal utilization of government expenditure in driving productive sectors and the relatively low investment attractiveness in Bengkulu Province. This study employs a quantitative method with a causal associative approach. The research population covers all data on regional government expenditure, regional investment, and constant-price GRDP of Bengkulu Province. The sample was determined through purposive sampling, yielding 14 observations for the 2010–2024 period (excluding 2020 due to Covid-19 pandemic distortions). Secondary data were obtained from BPS, BPKAD, and DPMPTSP of Bengkulu Province. The independent variables are regional government expenditure (X₁) and regional investment (X₂), while the dependent variable is constant-price GRDP (Y). Multiple linear regression using EViews was employed, supplemented by classical assumption tests. The results show that government expenditure has a positive and significant effect on GRDP (prob. 0.0016; coefficient 4.181339), regional investment has a positive and significant effect (prob. 0.0007; coefficient 1.242175), and simultaneously both variables significantly affect GRDP (Prob. F-statistic = 0.000000). The R² value of 0.944851 indicates that 94.48% of GRDP variation is explained by these two variables. Improving government expenditure effectiveness and strengthening the investment climate are key strategies for promoting sustainable economic growth in Bengkulu Province.
Strategy to Improve the Quality of Online Seaman Book Services at the Harbor Master and Port Authority (KSOP) Class II of Benoa Sriningrum, Kadek Dwi; Amrullah, Romanda Annas; Agustina, Eka Nurmala Sari; Sianturi, Intan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.978

Abstract

Seaman Book Online is an online service system that makes it easier for Seamans to take care of seaman books, official documents that record Seamans' identities and work experiences without having to come directly to the office. This research uses a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation. The results show that service quality is influenced by six management elements: man, money, materials, machines, methods, and markets. The obstacles faced include a shortage of employees, limited equipment, network disruptions, and SOPs that are not fully effective. The improvement strategy is carried out through human resource arrangements, equipment procurement, facility optimization, and socialization of online services, including through social media. The Online Seaman Book service at Harbor Master and Port Authority (KSOP) Class II of Benoa has been running well, with a Community Satisfaction Index (IKM) value of 3.93 in the "Very Good" category.
Analisis Penyimpangan Ejaan pada Penggunan Bahasa Gaul Mahasiswa di Media Sosial Ditinjau dari EYD V Vebi Puspitasari; Sri Intan Lestari; Nabila Septiani; Grace Angelina Giawa; Shelin Okta Sandria; Gabriela Fiona Catherine Duka; Salsalina Tarigan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9780

Abstract

Sadar atau tidak, teknologi dan media sosial punya andil besar dalam mengubah cara mahasiswa mengobrol sehari-hari. Sekarang, platform seperti WhatsApp, Instagram, Tiktok, dan Telegram penuh dengan bahasa gaul. Alasan utamanya simpel: bahasa gaul terasa lebih praktis, santai, dan gak ribet dibanding bahasa baku. Penggunaan bahasa gaul ini tidak hanya muncul dalam percakapan langsung, tetapi juga sangat sering ditemukan dalam komunikasi digital yang dilakukan setiap hari. Fenomena ini semakin mudah ditemukan karena media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa. Penelitian ini dibuat untuk membedah apa saja penyimpangan ejaan yang sering muncul akibat bahasa gaul ini jika diukur menggunakan standar EYD V, sekaligus mencari tahu apa yang membuat mahasiswa sering memakainya. Selain itu, penelitian ini juga berupaya melihat sejauh mana pemahaman mahasiswa terhadap aturan ejaan yang berlaku dalam bahasa Indonesia. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan lewat observasi, dokumentasi, dan survey Google Form ke 42 mahasiswa dari berbagai jurusan. Hasilnya adalah mahasiswa sebenarnya paham aturan EYD V, tapi mereka sengaja memilih bahasa gaul untuk mengirim pesan sehari-hari. Jenis “kesalahan” ejaan yang paling sering ditemukan adalah singkatan yang ngasal, cuek sama huruf kapital, lupa pakai tanda baca, atau malah menggunakan tanda baca yang berlebihan. Penyebab utamanya tidak lain adalah pengaruh media sosial, kebiasaan, ingin cepat mengetik, dan pengaruh lingkungan tongkrongan. Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi turut memengaruhi kebiasaan berbahasa mahasiswa. Kalau dibiarkan terus kebiasaan ini ditakutkan bisa terbawa sampai ke tulisan ilmiah mereka dan memengaruhi kualitas penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.