cover
Contact Name
Harianto GP
Contact Email
ijce@stakanakbangsa.ac.id
Phone
+6282115511552
Journal Mail Official
ijce@stakanakbangsa.ac.id
Editorial Address
Royal Crown Palace F1-2, Tambak Oso, Waru - Sidoarjo 61256
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Inculco Journal of Christian Education
ISSN : 29636485     EISSN : 29636485     DOI : https://doi.org/10.59404/ijce
Core Subject : Religion, Education,
Inculco Journal of Christian Education (IJCE) adalah jurnal penelitian peer-review (proses penelusuran atas kualitas suatu karya tulis ilmiah oleh ahli lain di bidang yang bersesuaian) akses terbuka berkualitas. Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi khususnya dalam dunia pendidikan. IJCE menyediakan platform (rencana kerja atau program) yang menyambut dan mengakui makalah penelitian asli yang berkualitas tentang pendidikan yang ditulis oleh para peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi. Kajian Inculco Journal of Education (IJE) mencakup: Ilmu Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, Pendidikan Biblika, Teologi Pendidikan, Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Keluarga, Pendidikan Berkebutuhan Khusus, Pendidikan Orang Dewasa, Pendidikan Guru.
Articles 105 Documents
PENGALAMAN NUH SEBAGAI MODEL PEMBELAJARAN DALAM TEOLOGI PENGANIAYAAN: IMPLIKASI TERHADAP PEMUDA DALAM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Haelitik, Apriana
Inculco Journal of Christian Education Vol 4, No 2 (2024): Vol 4, No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v4i2.184

Abstract

Abstract: Persecution has emerged throughout human history. It often arises from differences in power, faith, ethnicity and social background, causing global suffering. This study aims to understand: What is Noah's experience as a learning model in the theology of persecution? What are the implications for youth today? What is the contribution to Christian religious education? The methodology used is a graphic subjective examination strategy using written studies. The results obtained are that Noah's experience provides a learning model for the importance of integrity, obedience to God, and resilience in facing challenges, living in love and justice, with God providing opportunities for repentance. The implication for today's youth is to build moral integrity and obedience to God's will as the foundation of strong character. Youth are expected to defend the truth, practice obedience to God's principles, and become agents of moral and spiritual change amidst the challenges of life. Contributions to Christian Religious Education help youth understand the root of problems, develop empathy, and take responsibility, forming the basis of moral education with a focus on justice, love, and solidarity, to encourage their role as agents of social change for justice and peace.
PEMBELAJARAN BERBASIS PERTANYAAN: MENDORONG SISWA UNTUK AKTIF BERTANYA DAN MENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK Tabaleku, Roberth Edward; Tanggu Dendo, Alviana Maria
Inculco Journal of Christian Education Vol 4, No 3 (2024): Vol 4, No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v4i3.186

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia mengalami permasalahan kualitas dan orientasi guru yang perlu ditingkatkan. Tantangan tersendiri adalah lemahnya pembelajaran berbasis soal dalam pendidikan agama Kristen, sehingga perlu dimutakhirkan agar peserta didik lebih aktif dan memperdalam pemahaman rohani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas pembelajaran berbasis pertanyaan dalam mendorong siswa Kristen untuk aktif bertanya dan berdampak positif terhadap prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif yang mencakup penerapan metode desk study. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis pertanyaan efektif merangsang minat siswa, menciptakan diskusi mendalam, dan mempererat kolaborasi antar siswa. Peningkatan partisipasi siswa dalam proses tanya jawab tidak hanya meningkatkan pemahaman kolektif di dalam kelas, tetapi juga menciptakan suasana kelas yang dinamis dan inklusif. Dengan merancang pertanyaan yang relevan dan menantang, guru menciptakan suasana kelas yang mendukung dimana siswa merasa nyaman untuk berbagi pandangan mereka. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis pertanyaan dalam konteks PAK memberikan dampak positif terhadap prestasi akademik siswa Kristen, memberikan landasan moral, memfasilitasi pemahaman mendalam terhadap ajaran Kristen, dan memberdayakan siswa dalam menegaskan jati diri dalam kehidupan sehari-hari.Christian Religious Education (PAK) in Indonesia experiences quality problems and teacher orientation that need to be improved. A particular challenge is the weakness of question-based learning in Christian religious education, which needs to be updated to make students more active and deepen spiritual understanding. The purpose of the study was to explore the effectiveness of question-based learning in encouraging Christian students to actively ask questions and its positive impact on students' academic achievement. The research method adopted a descriptive qualitative research approach that involved the application of the desk study method. The results showed that question-based learning effectively stimulates students' interest, creates in-depth discussions, and strengthens collaboration among students. Increased student participation in the question and answer process not only enhances collective understanding within the classroom, but also creates a dynamic and inclusive classroom atmosphere. By designing relevant and challenging questions, teachers create a supportive classroom atmosphere where students feel comfortable to share their views. This research confirms that question-based learning in the context of PAK has a positive impact on Christian students' academic achievement, provides a moral foundation, facilitates a deep understanding of Christian teachings, and empowers students to assert identity in daily life.
PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM MEMPERTUMBUHKAN KOMUNITAS GEREJA Imuly, Lindawati
Inculco Journal of Christian Education Vol 4, No 2 (2024): Vol 4, No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v4i2.199

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, gereja dapat melihat bentuk-bentuk kegiatan yang ada yaitu pendidikan holistik. Pendidikan ini berfokus pada pendidikan komunitas gereja seutuhnya, meliputi pendidikan agama, pendidikan karakter, pendidikan keterampilan praktis, pendidikan sosial, dan lain-lain. Fokus pada pendidikan akan membantu memperkuat landasan iman dan keterampilan anggota gereja dan membantu mereka memberikan kontribusi positif kepada komunitas dan masyarakat pada umumnya. Tujuannya peranan lewat pendidikan holistik ini memegang peranan yang penting dalam pertumbuhan gereja, tanpa adanya pendidikan holistik yang dilakukan dengan sepenuhnya maka dalam perkembangan pertumbuhan gereja selanjutnya akan dirasakan mengalami peningkatan yang tidak terlalu tajam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah gereja juga suatu organisme yang hidup, di mana seluruh umat yang berada di dalamnya berinteraksi satu dengan yang lain dan harus mengutamakan pelayanan pendidikan holistik sebagai peranan yang penting dalam pertumbuhan gereja, karena lewat pelayanan holistik aspek-aspek yang ada dalam gereja dapat berkembang dengan baik. In everyday life, the church can see existing forms of activity, namely holistic education. This education focuses on whole person education, including religious education, character education, practical skills education, social education, and others. A focus on education will help strengthen the foundation of faith and skills of church members and help them make a positive contribution to the community and society at large. The goal is that the role through holistic education plays an important role in the growth of the church, without holistic education that is carried out fully, the development of church growth will be felt to have increased not too sharply. The research method used is a descriptive research method. The results obtained from this study are that the church is also a living organism, where all people in it interact with each other and must prioritize holistic education services as an important role in church growth, because through holistic service aspects of the church can develop well.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MELALUI KURIKULUM MERDEKA Sukri, Urbanus; Waruwu, Yamotani
Inculco Journal of Christian Education Vol 4, No 3 (2024): Vol 4, No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v4i3.221

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mendorong adopsi pembelajaran daring di Indonesia, menciptakan tantangan signifikan bagi Pendidikan Agama Kristen (PAK). Kendala utama meliputi akses internet terbatas, keahlian teknologi, dan pengelolaan kelas daring. Kurikulum Merdeka hadir sebagai respons, menawarkan fleksibilitas lebih besar dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kualitas PAK melalui implementasi Kurikulum Merdeka, fokus pada pengembangan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) efektif. Menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini mengeksplorasi perencanaan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka dan solusinya terhadap tantangan pandemi. Hasil menunjukkan Kurikulum Merdeka membuka peluang pengembangan metode pengajaran adaptif, dengan model pembelajaran holistik, futuristik, dan blended learning terbukti relevan. Perencanaan pembelajaran efektif, terutama RPP, menjadi kunci keberhasilan. Namun, implementasi bergantung pada kompetensi guru dalam teknologi dan metode inovatif. Implementasi Kurikulum Merdeka dalam PAK memerlukan adaptasi pengajaran yang berpusat pada siswa, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan kompetensi guru untuk memenuhi tuntutan pendidikan di era digital. Evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan efektivitas kurikulum dalam konteks PAK. The COVID-19 pandemic has spurred the adoption of online learning in Indonesia, creating significant challenges for Christian Religious Education (PAK). The main obstacles include limited internet access, technological expertise, and online classroom management. The Independent Curriculum is present as a response, offering greater flexibility in learning. This study aims to analyze the improvement of the quality of PAK through the implementation of the Independent Curriculum, focusing on the development of effective Learning Implementation Plans (RPP). Using the literature study method, this study explores the learning planning based on the Independent Curriculum and its solutions to the challenges of the pandemic. The results show that the Independent Curriculum opens up opportunities for the development of adaptive teaching methods, with holistic, futuristic, and blended learning models proving relevant. Effective lesson planning, especially lesson plans, is the key to success. However, implementation depends on the competence of teachers in innovative technologies and methods. The implementation of the Independent Curriculum in PAK requires student-centered teaching adaptation, the use of technology, and the development of teacher competencies to meet the demands of education in the digital era. Continuous evaluation is needed to ensure the effectiveness of the curriculum in the context of PAK. 
PERAN GURU PAK KREATIF DAN INOVATIF TERHADAP PERKEMBANGAN KARAKTER SISWA Bria, Selfiana
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i1.196

Abstract

Abstrak: Seorang guru Pendidikan Agama Kristen bertanggung jawab untuk memberikan pengajaran dan pembelajaran tentang keyakinan, nilai, etika, dan moralitas yang terkandung dalam agama Kristen. Selain itu konteks pendidikan di Indonesia, mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dianggap sebagai mata pelajaran wajib bagi siswa yang beragama Kristen. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Kristen memiliki peran yang penting dalam membentuk karakter siswa dan membimbing mereka dalam kehidupan beragama yang baik dan benar. Bukan hanya itu guru Pendidikan agama Kristen juga perlu guru yang kreatif dan inovatif dalam mengajar. Guru yang kreatif dan inovatif merupakan seorang pendidik yang memiliki kemampuan untuk menciptakan dan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan bervariasi. Seorang guru kreatif dan inovatif memanfaatkan berbagai metode dan teknik pembelajaran yang baru dan unik untuk memfasilitasi siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran sehingga dapat menciptakan dan mengembangkan kurikulum serta materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan konteks lingkungan belajar. Selain itu, guru kreatif dan inovatif juga mampu menciptakan suasana kelas yang positif dan mendukung, sehingga siswa merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar. Dengan begitu pembelajaran akan menjadi lebih menarik, efektif, dan bermakna bagi siswa. Siswa akan merasa termotivasi dan senang belajar, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih baik. Penulis menggunakan Teknik penelitian kepustakaan yang menyelidiki tentang upaha-upaya yang dapat di lakukan dalam meningkatkan guru pak yang kreatif dan inovatif. untuk hal ini penulis menggambarkan hal-hal penting untuk menjadi seorang guru Pendidikan agama Kristen yang kreatif dan inovatif. Tujuan dalam penulisan ini yaitu untuk mengetahui bagaiaman seorang guru Pendidikan gama Kristen yang kreatif dan inofatif dalam mengembangkan karakter siswa.
TRANSFORMASI KURIKULUM TEOLOGI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN: INTEGRASI ISU SOSIAL KONTEMPORER DAN NILAI-NILAI KEKRISTENAN Waruwu, Yamotani; Shindi, Shindi; Tfukani, Gregoria Silvestra
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i1.228

Abstract

Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, pendidikan agama Kristen menghadapi tantangan untuk tetap relevan dan efektif. Penelitian ini berfokus pada kebutuhan untuk menyesuaikan kurikulum dengan dinamika sosial yang terus berubah, serta untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi kompleksitas dunia modern. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi kurikulum teologi pendidikan agama Kristen melalui integrasi isu-isu sosial kontemporer dan nilai-nilai kekristenan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang mencakup studi literatur dan analisis kasus dari institusi pendidikan Kristen yang berhasil mengintegrasikan teknologi dan isu sosial dalam kurikulumnya. Temuan menunjukkan bahwa integrasi isu sosial, seperti keadilan sosial dan tanggung jawab lingkungan, serta pemanfaatan teknologi, dapat meningkatkan keterlibatan siswa dan relevansi pendidikan agama Kristen. Selain itu, evaluasi sistematis terhadap dampak transformasi kurikulum ini sangat penting untuk memastikan efektivitas pendidikan dalam membentuk karakter dan integritas individu.
PENDEKATAN SISTEMATIS DALAM ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN KURIKULUM UNTUK MENCAPAI PEMBELAJARAN HOLISTIK Laana, Darwis Lodowich
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i1.234

Abstract

Kurikulum yang holistik berfokus pada perkembangan siswa secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual. Untuk mencapai pembelajaran yang holistik, manajemen kurikulum yang sistematis sangat diperlukan. Pengelolaan kurikulum yang baik mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang terintegrasi, serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Namun, dalam praktiknya, terdapat berbagai tantangan yang dapat menghambat implementasi kurikulum holistik, seperti kurangnya kompetensi guru dan keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendekatan sistematis yang dapat mendukung administrasi kurikulum dalam mencapai pembelajaran holistik, (2) mengidentifikasi elemen-elemen penting yang berfokus pada pembelajaran holistik, dan (3) mengetahui tantangan yang muncul dalam implementasi kurikulum holistik serta solusi yang dapat diambil. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum yang efektif melibatkan penentuan tujuan pendidikan yang jelas, penyusunan isi kurikulum yang relevan, serta penerapan strategi pembelajaran yang adaptif dan integratif dengan teknologi. Selain itu, tantangan utama dalam implementasi kurikulum holistik adalah kurangnya kompetensi guru dan sarana prasarana yang memadai. Oleh karena itu, pelatihan berkelanjutan bagi guru dan peningkatan fasilitas pendidikan sangat penting untuk mendukung keberhasilan pembelajaran holistik.
TEOLOGI PAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN PANCASILA: KAJIAN IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEPEMIMPINAN KRISTEN BERDASARKAN KITAB NEHEMIA Adrian, Tonny; Kolibu, Dirk Roy
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i1.235

Abstract

This study analyzes the integration of Christian Religious Education Theology (PAK) with Pancasila values to shape the leadership character of the church in Indonesia. This study departs from the relevance of theological education in preparing church leaders who are not only theologically competent but also able to respond to social and political challenges in a multicultural society. This research aims to identify the principles of leadership in the Book of Nehemiah that can be adapted in the context of Pancasila values. The method used is a systematic literature review, analyzing relevant academic sources, including international journals, theological books, and Bible commentaries. Literature searches are conducted through reputable databases using specific keywords, followed by snowballing techniques to complete the references. The results of the study show that Nehemiah's leadership principles, such as integrity, vision, and social justice, are in line with the values of Pancasila, especially in the aspects of unity, humanity, and mutual cooperation. The implication of this integration is the development of Christian religious education oriented towards social transformation, where church leaders can play a significant role in building inclusive and equitable communities. In conclusion, the integration of Pancasila values in PAK Theology offers a model of church leadership that is relevant to Indonesia's socio-cultural needs. This research makes a significant contribution to the development of contextual Christian leadership studies, by opening up opportunities for further empirical research evaluating the impact of the application of these values in the context of church and community life.Penelitian ini menganalisis integrasi Teologi Pendidikan Agama Kristen (PAK) dengan nilai-nilai Pancasila untuk membentuk karakter kepemimpinan gereja di Indonesia. Penelitian ini berangkat dari relevansi pendidikan teologis dalam mempersiapkan pemimpin gereja yang tidak hanya kompeten secara teologis tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial dan politik dalam masyarakat multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip kepemimpinan dalam Kitab Nehemia yang dapat diadaptasi dalam konteks nilai-nilai Pancasila. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, menganalisis sumber akademik yang relevan, termasuk jurnal internasional, buku teologis, dan komentar Alkitab. Pencarian literatur dilakukan melalui database terkemuka menggunakan kata kunci tertentu, diikuti dengan teknik bola salju untuk melengkapi referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip kepemimpinan Nehemia, seperti integritas, visi, dan keadilan sosial, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis, menganalisis sumber akademik yang relevan, termasuk jurnal internasional, buku teologis, dan komentar Alkitab. Pencarian literatur dilakukan melalui database terkemuka menggunakan kata kunci tertentu, diikuti dengan teknik bola salju untuk melengkapi referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip kepemimpinan Nehemia, seperti integritas, visi, dan keadilan sosial, sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam aspek persatuan, kemanusiaan, dan gotong royong. Implikasi dari integrasi ini adalah pengembangan pendidikan agama Kristen yang berorientasi pada transformasi sosial, di mana para pemimpin gereja dapat memainkan peran penting dalam membangun komunitas yang inklusif dan merata. Kesimpulannya, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam Teologi PAK menawarkan model kepemimpinan gereja yang relevan dengan kebutuhan sosial budaya Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan studi kepemimpinan Kristen kontekstual, dengan membuka peluang untuk penelitian empiris lebih lanjut yang mengevaluasi dampak penerapan nilai-nilai ini dalam konteks kehidupan gereja dan komunitas
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DALAM KELUARGA JAWA MELALUI PIWULANG AKSARA HANACARAKA: PERSPEKTIF ALKITAB Kailuhu, Christin Destalia; Christi, Areyne
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i1.216

Abstract

Interaksi merupakan kunci bagi berlangsungnya proses sosialisasi dan orang tua adalah agen sosialisasi utama di keluarga. Pendidikan karakter anak di keluarga Jawa bertujuan agar anak menjadi seorang Jawa yang ideal sesuai dengan nilai-nilai budaya leluhur yaitu dengan piwulang dalam pengajaran aksara Jawa. Penulisan ini bertujuan untuk mengamati (1) Bagaimana peran sosialisasi keluarga dalam mendidik anak di keluarga Jawa? (2) Apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam piwulang pengajaran aksara Jawa Hanacaraka bagi pembentukan karakter anak-anak di keluarga? (3) Bagaimana tinjauan Alkitab terhadap sosialisasi keluarga Kristen dalam piwulang pengajaran aksara Jawa? Jawabannya adalah: 1) Keluarga adalah lembaga sosial utama berfungsi sebagai tempat sosialisasi budaya dalam mentransfer nilai-nilai luhur budaya Jawa dengan cara interaksi sosial di lingkungan keluarga. 2) Nilai tersebut adalah manusia diciptakan, dimuliakan, diberi tugas, mempunyai kebebasan memilih dan akan mendapat balasan dari yang dilakukannya. 3) Alkitab menyatakan bahwa manusia diciptakan, mulia karena segambar dan serupa dengan Allah, diberi tugas oleh Tuhan untuk menguasai bumi sebagai wakil Tuhan serta diberi kebebasan untuk memilih serta berlaku hukum tabur tuai. Metode studi literatur dipakai dalam penelitian ini
MODEL KEPEMIMPINAN KRISTEN YANG KREATIF DAN INOVATIF DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA VUCA DENGAN ANALISIS SMART-PLS Tiyow, Herby Calvin Paskal; Ibrahim, Ibrahim
Inculco Journal of Christian Education Vol 5, No 1 (2025): Vol 5, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59404/ijce.v5i1.238

Abstract

Abstrak : Model kepemimpinan Kristen yang kreatif dan inovatif menjadi kunci dalam menghadapi tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Penelitian ini bertujuan mengembangkan model kepemimpinan Kristen yang relevan, menggunakan pendekatan Smart-PLS untuk menganalisis hubungan antara kreativitas, inovasi, dan efektivitas kepemimpinan. Data diperoleh melalui survei terhadap para pemimpin Gereja YHS di Makassar. Dari hasil olahan data dengan analisa statistik Smart-PLS diperoleh Model final yang dihasilkan dari analisis SmartPLS, menunjukkan hubungan antara Kreativitas, Inovasi, dan Efektivitas dalam menghadapi tantangan era VUCA. Visualisasi model memperlihatkan jalur signifikan : Kreativitas - Efektivitas (Path Coefficient = 0.75, T-value = 3.2 ) menunjukkan bahwa kreativitas memiliki pengaruh positif yang sangat signifikan. Inovasi - Efektivitas (Path Coefficient = 0.60, T-value = 2.5) menegaskan bahwa inovasi juga berperan penting dalam mendukung efektivitas kepemimpinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap efektivitas kepemimpinan, dengan inovasi berperan sebagai mekanisme penghubung untuk implementasi ide-ide kreatif. Kombinasi kreativitas dan inovasi terbukti mampu meningkatkan respons pemimpin Kristen terhadap dimensi VUCA, seperti volatilitas dan kompleksitas, tanpa mengorbankan prinsip-prinsip teologis.Kata Kunci: Kepemimpinan, Kreativitas, Inovasi, Era VUCA, Smart-PLS. Abstract: A creative and innovative Christian leadership model serves as the key to addressing the challenges of the VUCA era (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). This study aims to develop a relevant Christian leadership model by employing a Smart-PLS approach to analyze the relationships between creativity, innovation, and leadership effectiveness. Data were collected through surveys conducted with leaders of YHS Church in Makassar. The statistical analysis using Smart-PLS produced a final model illustrating the relationships between Creativity, Innovation, and Effectiveness in addressing the challenges of the VUCA era. The model visualization revealed significant paths: Creativity - Effectiveness (Path Coefficient = 0.75, T-value = 3.2), indicating that creativity has a highly significant positive influence. Innovation - Effectiveness (Path Coefficient = 0.60, T-value = 2.5) confirmed that innovation also plays a critical role in supporting leadership effectiveness. The results show that creativity has a direct significant impact on leadership effectiveness, with innovation acting as a bridging mechanism for the implementation of creative ideas. The combination of creativity and innovation has been proven to enhance Christian leaders' responsiveness to VUCA dimensions, such as volatility and complexity, without compromising theological principles.Keywords: Leadership, Creativity, Innovation, VUCA Era, Smart-PLS

Page 9 of 11 | Total Record : 105