cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,921 Documents
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Faringitis Siswa Kelas VII di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten Amartya Noor, Rizkia; Sari, Siti Maulidya; Anggaita, Grace Akmalia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2648

Abstract

Faringitis merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan atas yang sering terjadi pada anak usia sekolah, termasuk di lingkungan pesantren, dan dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri. Rendahnya pengetahuan santri mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan faringitis menjadi faktor risiko meningkatnya prevalensi penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan siswa kelas VII mengenai faringitis di Pondok Pesantren Riyadlul Jannah, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Metode yang digunakan adalah studi analitik deskriptif dengan pendekatan pre-eksperimental melalui desain pre-test dan post-test. Sebanyak 50 responden dipilih secara acak dan diberikan penyuluhan edukatif menggunakan media presentasi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata skor pengetahuan dari pre-test (43,60) ke post-test (62,80), dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan efektivitas intervensi edukatif. Sebanyak 35 responden mengalami peningkatan skor, sementara hanya 7 responden mengalami penurunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluhan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang faringitis. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan berbasis sekolah/pesantren dapat menjadi strategi preventif efektif dalam menurunkan risiko penyakit menular seperti faringitis di kalangan remaja. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penyuluhan terhadap perubahan perilaku pencegahan penyakit.
Optimalisasi Manajemen Komunikasi di TikTok untuk Meningkatkan Interaksi dan Retensi Pengguna Muda: Studi Kasus pada Save the Children Perianti K, Linda; Yusnita, Yusnita
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2650

Abstract

TikTok, sebagai platform media sosial berbasis video pendek, telah merevolusi cara generasi muda berinteraksi dan mengonsumsi konten. Dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia, TikTok menawarkan peluang unik bagi organisasi non-profit untuk menjangkau audiens muda dengan cara yang inovatif dan menarik. Save the Children, sebuah organisasi internasional yang berfokus pada kesejahteraan anak-anak, telah memanfaatkan TikTok untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu sosial serta melibatkan audiens muda dalam kampanye mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Save the Children di TikTok guna meningkatkan interaksi dan retensi pengguna muda. Melalui metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis konten TikTok Save the Children, melakukan wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta menyebarkan survei kepada pengguna muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konten kreatif berbasis storytelling, kolaborasi dengan influencer, dan pemanfaatan tren platform secara efektif mampu meningkatkan keterlibatan audiens muda. Konten yang mengedukasi sekaligus menghibur terbukti lebih efektif dalam menarik perhatian dan mempertahankan minat pengguna. Selain itu, kolaborasi dengan influencer yang memiliki basis pengikut yang relevan membantu memperluas jangkauan pesan organisasi. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi organisasi non-profit lainnya dalam memanfaatkan TikTok sebagai alat komunikasi strategis. Dengan memahami cara berinteraksi dengan audiens muda melalui platform ini, organisasi dapat meningkatkan dampak sosial mereka dan memperluas jangkauan pesan-pesan penting yang ingin disampaikan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan tren media sosial dan kebutuhan audiens untuk mencapai keberhasilan dalam kampanye komunikasi.
Analisis Perbaikan Respond Time Door to Needle R-TPA Pada Pasien Code Stroke di IGD RSPON Prof. Dr. Mahar Mardjono Jakarta Tahun 2022 - 2023 Trisetiawati, Lami; Modjo, Robiana; Bachtiar, Adang; Candi, Cicilya
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2651

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian 131,8 per 100.000 penduduk (WHO, 2023). Penanganan stroke iskemik akut yang optimal harus dilakukan dalam waktu ? 4,5 jam sejak onset, dengan pemberian terapi trombolitik (rtPA) idealnya dalam waktu ? 60 menit sejak pasien tiba di instalasi gawat darurat (door-to-needle time/DTN). Namun, di IGD RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta, waktu DTN tahun 2021 masih mencapai 91 menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan memperbaiki alur penanganan pasien code stroke guna mempercepat waktu pemberian rtPA. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif berbasis Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara tenaga medis, dan telaah rekam medis tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi terhadap sembilan titik proses pada lima fase utama—triase, pendaftaran, pemeriksaan penunjang, konsultasi DPJP, dan keputusan rtPA—berhasil menurunkan waktu DTN menjadi 40 menit pada triwulan IV tahun 2023. Penurunan ini melampaui standar pelayanan yang ditetapkan (<60 menit), menandakan keberhasilan reformasi alur penanganan stroke. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem code stroke terstruktur dan berbasis monitoring waktu efektif dalam meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan stroke akut serta menurunkan risiko kecacatan.
Implementasi Hukum Humaniter Dalam Konflik Israel-Palestina: Analisis Konsekuensi Hukum dan Tantangan Penegakan Ridha, M.; Sudarmin , Sudarmin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2654

Abstract

Konflik Israel-Palestina merupakan salah satu konflik berkepanjangan yang menimbulkan tantangan serius terhadap implementasi Hukum Humaniter Internasional (HHI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika penerapan HHI dalam konflik tersebut, dengan fokus pada konsekuensi hukum dari tindakan militer dan tantangan penegakan norma hukum internasional. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui analisis dokumen dari organisasi internasional (PBB, ICRC), resolusi Dewan Keamanan, serta wawancara dengan pakar hukum dan hak asasi manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Israel maupun Palestina terindikasi melakukan pelanggaran prinsip-prinsip HHI, khususnya prinsip proporsionalitas dan pembedaan, yang berdampak besar pada warga sipil dan infrastruktur sipil. Mekanisme penegakan akuntabilitas, seperti Mahkamah Pidana Internasional, terbukti lemah karena hambatan yuridis dan politis. Interpretasi yang beragam terhadap prinsip HHI, serta kompleksitas konflik asimetris, turut memperparah ketidakefektifan norma hukum tersebut di lapangan. Implikasi dari temuan ini menekankan perlunya pendekatan lebih inovatif dalam penegakan hukum humaniter, termasuk penguatan mekanisme pelaporan independen, pelatihan militer berbasis HHI, serta integrasi resolusi yang lebih adaptif. Penelitian ini merekomendasikan kolaborasi aktif antara negara, organisasi internasional, dan masyarakat sipil untuk meningkatkan perlindungan terhadap warga sipil dan mendorong kepatuhan terhadap hukum humaniter dalam konflik yang sangat politis dan berkepanjangan ini.
Jurisdictional Analysis of the Authority of the Fisheries Court to Try Corruption Crimes in the Fisheries Sector Ramadhan, Azis Akbar; Wibowo, Mustofa Ponco
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2673

Abstract

This research addresses the legal ambiguity in determining jurisdiction over corruption crimes committed within Indonesia’s fisheries sector. Globally, both corruption and illegal fishing represent complex transnational crimes that demand clear legal enforcement. In Indonesia, two distinct legal frameworks intersect in such cases: the Fisheries Court established under Law No. 45 of 2009 and the Corruption Court under Law No. 46 of 2009. This study aims to analyze the jurisdictional conflict that arises when an act of corruption occurs in the fisheries sector, potentially falling under both courts’ authority. Using a normative juridical method, the research applies a statutory and conceptual approach by examining relevant laws, court decisions, and legal doctrines. The findings reveal that despite the dual specificity of laws, corruption crimes—even when committed in the fisheries sector—fall under the jurisdiction of the Corruption Court based on the principle of lex specialis systematica. This principle prioritizes legal norms that are systematically more specific in handling a particular offense. The study contributes to legal scholarship by clarifying the hierarchy and interaction of overlapping special laws in Indonesia’s legal system and provides practical implications for law enforcement agencies and the judiciary to avoid conflict of competence. Future research may explore comparative models in other legal systems for resolving similar jurisdictional overlaps.
Penyakit Menular di Buton Tahun 1950an Ishak, Abdul Rauf Ode
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2723

Abstract

Dekade 1950-an merupakan masa krusial dalam sejarah kesehatan Indonesia, khususnya di wilayah kepulauan seperti Buton yang mengalami berbagai wabah penyakit menular seperti cacar, malaria, kolera, dan disentri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab penyebaran penyakit menular di Buton, jenis-jenis penyakit yang berkembang, serta bagaimana respons masyarakat dan pemerintah terhadap kondisi tersebut. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber utama diperoleh dari arsip pemerintah, surat kabar kolonial, serta literatur sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran penyakit dipengaruhi oleh faktor geografis, ekologi, kurangnya infrastruktur kesehatan, rendahnya tingkat sanitasi, dan terbatasnya pemahaman masyarakat tentang kesehatan. Pemerintah merespons dengan mendirikan poliklinik, menggalakkan vaksinasi, serta memperbaiki kebersihan lingkungan, meskipun distribusi layanan belum merata. Penelitian ini menegaskan bahwa wabah tidak hanya berkaitan dengan faktor medis, tetapi juga mencerminkan kondisi sosial, ekonomi, dan kapasitas negara pasca-kemerdekaan. Implikasi penelitian ini penting bagi historiografi kesehatan Indonesia, khususnya untuk melihat bagaimana tantangan kesehatan di wilayah terpencil membentuk dinamika masyarakat dan kebijakan negara.
Melatih Kreativitas Mahasiswa Melalui Pengembangan Produk Digital Pada Mata Kuliah Kreativitas dan Inovasi Armila, Alvanisa Putri; Kusumastuti, Anggit Dyah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2726

Abstract

Dalam era digital saat ini, kreativitas menjadi keterampilan yang sangat penting bagi mahasiswa untuk bersaing di tingkat global. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan pembuatan produk digital menggunakan Canva dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa Administrasi Bisnis Angkatan 2023 Universitas Sahid Surakarta, khususnya dalam mata kuliah Kreativitas dan Inovasi. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara pengajaran teori dan praktik langsung (learning by doing) melalui beberapa tahapan, termasuk penyampaian materi, brainstorming ide, praktik desain, presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada tiga aspek: pemahaman dasar desain grafis (dari 28% menjadi 85%), kemampuan menggunakan Canva (dari 25% menjadi 88%), dan kreativitas dalam menciptakan produk digital (dari 30% menjadi 90%). Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis mahasiswa dalam desain digital, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri serta kemampuan berpikir kritis dan inovatif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan produk digital berbasis Canva sangat efektif dalam mengembangkan potensi kreatif mahasiswa dan sangat relevan untuk diterapkan secara berkelanjutan di dunia pendidikan tinggi.
The Urgency of Rijal Al-Hadis in the Contemporary Era M. Dun, Ummulkhairy; Askar, Romlah; Suparta, Suparta
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2727

Abstract

In the development of Islamic knowledge, hadith holds a central role as the second source of Islamic law after the Qur'an. To ensure its authenticity, the study of Rijal al-Hadith—biographical evaluation of hadith narrators—becomes essential, especially in the contemporary era where the spread of weak and fabricated hadiths is a growing concern. This research aims to analyze the concept, methodology, and relevance of Rijal al-Hadith as a scientific discipline that verifies the credibility of narrators through two main approaches: tarikh al-ruwah (narrator biography) and jarh wa ta'dil (narrator criticism). Using qualitative methods and a literature review approach, the study gathers references from classical and modern Islamic scholarship to examine how Rijal al-Hadith can serve as a critical tool in maintaining the integrity of hadith literature. The findings show that Rijal al-Hadith plays a crucial role in identifying authentic narrations, preventing misinterpretations, and strengthening critical thinking in Islamic discourse. It emphasizes that Muslims today must go beyond merely quoting hadith and instead understand the science behind its authentication. The study concludes that Rijal al-Hadith remains highly relevant and should be reintroduced in modern Islamic education to build intellectual resilience and prevent the misuse of religious texts. Future studies are recommended to integrate digital tools in mapping narrator chains and enhance accessibility to hadith authentication resources.
Peran Penghambat Sodium-Glucose Cotransporter-2 Pada Pasien Gagal Jantung Dengan Diabetes Melitus Gautama, Putu Gizha Satrya
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2728

Abstract

Gagal jantung dan diabetes melitus (DM) merupakan dua kondisi kesehatan yang saling terkait, dengan prevalensi yang terus meningkat secara global. Pasien DM memiliki risiko lebih tinggi mengalami gagal jantung akibat kelainan metabolik dan patofisiologis yang disebabkan oleh hiperglikemia. Terapi konvensional gagal jantung umumnya menargetkan sistem renin-angiotensin-aldosteron (RAA) dan saraf otonom, namun pada pasien DM diperlukan pendekatan tambahan untuk mengatasi mekanisme lain yang mendasari kondisi tersebut. Sodium-glucose cotransporter-2 inhibitor (SGLT2i) muncul sebagai terapi potensial yang tidak hanya menurunkan glukosa darah tetapi juga memberikan efek kardioprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran SGLT2i dalam mengurangi morbiditas dan mortalitas pada pasien gagal jantung dengan DM, serta menjelaskan mekanisme kerja yang mendasarinya. Studi ini dilakukan melalui tinjauan literatur terhadap penelitian sebelumnya dan uji klinis terkait penggunaan SGLT2i pada pasien gagal jantung dengan DM. SGLT2i menunjukkan manfaat kardiovaskular melalui berbagai mekanisme, seperti penurunan aktivitas saraf simpatis, perbaikan hemodinamik, peningkatan metabolisme energi jantung, dan pengurangan fibrosis miokard. Namun, terdapat risiko efek samping seperti hipotensi, ketoasidosis, dan cedera ginjal akut yang perlu diwaspadai. Temuan ini mendukung penggunaan SGLT2i sebagai terapi tambahan pada pasien gagal jantung dengan DM, namun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memvalidasi keamanan dan efektivitasnya, terutama pada pasien tanpa DM.
Kesiapan Masyarakat Indonesia Hidup Di Era Digital Situmorang, James Rianto
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2729

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini berkaitan dengan pergeseran masyarakat Indonesia menuju era digital, yang ditandai oleh meningkatnya pemanfaatan internet dan perangkat digital seperti ponsel pintar. Perubahan ini semakin dipercepat oleh pandemi Covid-19 yang mendorong berbagai aktivitas sehari-hari—seperti bekerja, belajar, hingga berbelanja—beralih ke ranah daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana kesiapan masyarakat Indonesia dalam menghadapi era digital, dengan menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi, media sosial, dan layanan digital. Metodologi yang digunakan berupa studi pustaka serta analisis data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber yang kredibel. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia telah secara luas mengadopsi teknologi digital, terbukti dari jumlah pengguna smartphone yang mencapai 192,15 juta dan tingginya penggunaan platform media sosial seperti WhatsApp, Facebook, dan Instagram di tingkat global. Di samping itu, berbagai layanan digital seperti e-commerce, perbankan digital, dan platform konferensi video telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Meski demikian, sejumlah tantangan seperti maraknya penyebaran konten negatif dan kejahatan siber masih menjadi persoalan yang perlu ditangani. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital dan penguatan regulasi agar pemanfaatan teknologi dapat berlangsung secara aman dan produktif. Penekanan juga diberikan pada pentingnya integrasi teknologi dalam sektor pelayanan publik dan perekonomian sebagai upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dalam kerangka Society 5.0.

Page 82 of 193 | Total Record : 1921


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 3 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue