cover
Contact Name
Sita Meiningtyas Perdani Putri
Contact Email
phcjournal21@gmail.com
Phone
+6287899595523
Journal Mail Official
mail@iphorr.com
Editorial Address
Jl. Raden Imba Kusuma Ratu Gang Durian No.40, Sukadana Ham, Kota Bandar Lampung 52473
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Public Health Concerns
ISSN : 27770826     EISSN : 2776592X     DOI : 10.56922
Core Subject : Health,
Jurnal pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia baik secara individu, kelompok maupun lembaga pendidikan sekolah. Kegiatannya yang diawali dengan survei lapangan dan temuan masalah kesehatan yang dialami oleh masyarakat dan ditindaklanjuti dengan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan; pelatihan menuju perilaku hidup bersih dan sehat; peningkatan pengetahuan pengobatan alternatif; dan pengetahuan tentang kebutuhan gizi. Terbit bulan April, Juli, Oktober dan Desember.
Articles 335 Documents
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit hipertensi pada lansia Putri, Adilla Nesya; Suharti, Sri
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): Penanganan dan Perawatan Penyakit Asma
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i2.50

Abstract

Hypertension is defined by the Joint National Committee on Detection (JIVC) as a pressure higher than 140/90 mmHg and is classified according to its degree of severity, ranging from normal high blood pressure (BP) to malugary hypertension. Hypertension is categorized as mild when the diastolic pressure is between 105 and 114 mmHg. And severe hypertension when the diastolic pressure is 115 mmhg or more. The goal of hypertension counseling is to increase the knowledge of the elderly about the dangers of hypertension, the importance of pandemic and the dangers if the home with health protocol during the Covid 19 pandemic and the dangers if the home environment is no clean.Participants who attended were 6 people. The place used is in accordance with the plan that was made using the equipment during outreach such as flipcharts and leaflets. The result of this activity can increase the knowledge of the elderly about hypertension .
Penyuluhan Kesehatan tentang penyakit hipertensi pada usia produktif Sandra Puspita, Yesi; Nurhayati, Nurhayati
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 2 (2021): Penanganan dan Perawatan Penyakit Asma
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i2.51

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor resiko utama penyakit kardiovaskuler seperti jantung, gagal jantung, stroke, dan penyakit ginjal, kejadian ini bukan hanya lansia saja yang dapat terkena hipertensi, usia produktif bisa terkena hipertensi. Tingginya angka kejadian hipertensi pada usia produktif disebabkan oleh gaya hidup dan pola hidup yang tidak sehat.Tujuan dari penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai faktor resiko hipertensi, pentingnya pengobatan hipertensi, menaati protocol kesehatan di masa pandemic covid 19 , bahaya jika kondisi lingkungan rumah tidak bersih dan cara pencegahan hipertensi. Peserta yang hadir sebanyak 5 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Tempat yang digunakan sudah sesuai dengan rencana yang telah dibuat dengan menggunakan perlengkapan selama penyuluhan seperti lembar balik dan leaflet. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi. Kata kunci: hipertensi, masyarakat, penyuluhan Hypertension is one of the main risk factors for cardiovascular disease such as heart, heart failure, stroke, and kidney disease, this incident is not only the elderly who can develop hypertension, productive age can develop hypertension. The high incidence of hypertension at productive age is caused by unhealthy lifestyles and lifestyles. The aim of counseling can increase public knowledge about the risk factors for hypertension, the importance of hypertension treatment, obeying health protocols during the Covid 19 pandemic, the dangers if the home environment is not clean and how to prevent hypertension. Participants who attended were 5 people consisting of men and women. The place used is in accordance with the plan that was made using the equipment during outreach such as flipcharts and leaflets. The results of this activity can increase public knowledge about hypertension. Key words: hypertension, community, counseling
Penyuluhan kesehatan tentang penerapan terapi bermain puzzle pada anak pra sekolah untuk mengurangi kecemasan saat menjalani perawatan di rumah sakit Yulianto, Andri; Idayati, Idayati; Sari , Senja Atika
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i1.53

Abstract

Health learning about the application of puzzle playing therapy in preschool age to reduce an anxiety during hospitalization The therapeutic game, in which the nature of therapeutic play is a simple game, and a mechanism for development and critical events such as hospitalization. The therapeutic play believed to have a healing or healing effect with cathartic or anxiety-relieving properties, so that play develops into a therapeutic method for children. Types of games in preschool-age that use motor skills or play skills that are widely chosen, such as candles that can form, such as drawing large manic and puzzles. Puzzle is a game that uses patience and persistence in arranging it. The puzzle playing method chosen as a therapeutic play medium during preschool-age children undergoing treatment in the hospital which aims to reduce the impact of hospitalization because of nursing procedures because this game is easy and does not require a lot of energy, so that gradually the child's mental also gets used to being calm, diligent and patient in getting things done. Extension activities for 4 people consisting of boys and girls. The equipment used for counseling such as leaflets, laptops, LCDs, power points, play therapy equipment. Keywords: Puzzle game; Anxiety; Preschool-age; Hospitalization Bermain merupakan permainan terapeutik (therapeutic play), dimana sifat permainan terapeutik merupakan permainan yang sederhana, dan sebagai mekanisme perkembangan dan peristiwa yang kritis seperti hospitalisasi. Bermain terapeutik diyakini memiliki efek healing atau penyembuhan dengan sifat katarsis atau pelepasan kecemasan sehingga menjadikan bermain berkembang menjadi sebuah metode terapi pada anak. Jenis permainan pada anak usia prasekolah yang menggunakan kemampuan motorik atau skill play yang banyak dipilih yaitu seperti lilin yang dapat dibentuk, menggambar manic manic ukuran besar, dan puzzle. Puzzle merupakan permainan yang menggunakan kesabaran dan ketekunan dalam merangkainya. metode bermain puzzle dipilih sebagai media bermain terapeutik selama anak usia prasekolah menjalani perawatan di rumah sakit yang bertujuan untuk mengurangi dampak hospitalisasi akibat prosedur keperawatan karena permainan ini mudah dan tidak memerlukan energy yang besar, sehingga lambat laun mental anak juga terbiasa untuk bersikap tenang, tekun dan sabar dalam menyelesaikan sesuatu. Kegiatan penyuluhan 4 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Adapun perlengkapan yang digunakan untuk penyuluhan seperti leaflet, laptop, lcd, power point, perlengkapan terapi bermain.
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit reumatik pada lansia Sanjaya, Riona; Mukhlis, Hamid; Febriyanti, Hellen
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i1.54

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), rheumatoid arthritis sufferers worldwide reached 355 million in 2009, meaning that 1 in 6 people in the world suffer from Rheumatoid Arthritis. Rheumatism is a disease that attacks the moving limbs, namely the parts of the body that are connected to each other by joints causing pain. Various factors can cause a high incidence of rheumatism, one of which is a behavioral factor that is not in accordance with health principles. Behavioral factors are very important to pay attention to so that they can reduce the incidence of disease. The purpose of counseling is to understand rheumatism as a factor, signs and symptoms, and the importance of rheumatism treatment. Participants who attended were 5 people consisting of 2 men and 3 women. The place is used according to the plan made using the tools during the socialization, such as flipcharts and leaflets. The results of this activity can increase public knowledge about rheumatic diseases. Keywords: Rheumatism; Society; Health counseling; Health promotion. Menurut World Health Organization (WHO) Penderita Reumatoid Arthritis diseluruh dunia mencapai angka 355 juta jiwa di tahun 2009, artinya 1 dari 6 orang didunia ini menderita Reumatoid Arthritis. Rematik adalah penyakit yang menyerang anggota tubuh yang bergerak, yaitu bagian tubuh yang berhubungan antara yang satu dengan yang lain dengan perantaraan persendian, sehingga menimbulkan rasa nyeri. Penyebab tingginya angka kejadian reumatik dapat diakibatkan oleh berbagai faktor baik faktor yang tidak dapat dimodifikasi ataupun faktor yang dapat dimodifikasi. Tujuan dari penyuluhan memahami tentang penmyakit reumatik berupa faktor, tanda dan gejala, dan pentingnya pengobatan reumatik. Peserta yang hadir sebanyak 5 orang yang terdiri dari 2 laki-laki dan 3 perempuan. Tempat yang digunakan sudah sesuai dengan rencana yang telah dibuat dengan menggunakan perlengkapan selama penyuluhan seperti lembar balik dan leaflet. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit reumatik.
Penyuluhan kesehatan mengenai penyakit gastritis di desa Batang Harjo Kecamatan Batang Hari Kabupaten Lampung Timur Marthalena, Yenny; Yunitasari, Eva; Nurzanah, Eka; Komalasari, Komalasari
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i1.55

Abstract

Gastritis is an inflammatory process in the mucosal and submucosal lining of the stomach, and histopathologically it lead proven the infiltration of inflammatory cells in the area. Gastritis is an acute, chronic diffuse or local inflammation of the gastric mucosa with characteristics of anorexia, a feeling of fullness in the stomach, discomfort in the epigastrium, nausea, vomiting. The purpose of counseling is to provide information about the understanding of gastritis, provide information about the causes of gastritis, provide information about signs and symptoms of gastritis disease. The target of the extension is people diagnosed with gastritis in Batang Harjo Village, Batang Hari District, East Lampung Regency. The location of the counseling at Batang Harjo Village, Batang Hari District, East Lampung Regency. The result of counseling is how to prevent gastritis. Keywords: Gastritis; Community; Health counseling; Health promotion Gastritis adalah proses inflamasi pada lapisan mukosa dan submukosa lambung, dan secara histopatologis terbukti adanya infiltrasi sel inflamasi di daerah tersebut. Gastritis adalah peradangan akut, kronis atau peradangan lokal pada mukosa lambung dengan karakteristik anoreksia, perasaan kenyang di perut, ketidaknyamanan di epigastrium, mual, muntah. Tujuan penyuluhan adalah memberikan informasi tentang pengertian maag, memberikan informasi tentang penyebab maag, memberikan informasi tentang tanda dan gejala penyakit maag. Sasaran penyuluhan adalah penderita gastritis di Desa Batang Harjo, Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur. Lokasi penyuluhan di Desa Batang Harjo, Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur. Hasil penyuluhan adalah bagaimana mencegah terjadinya gastritis.
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit hipertensi pada lansia Pribadi, Teguh; Chrisanto, Eka Yudha; Edimarta Sitanggang, Antonij
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i1.56

Abstract

Hypertension mostly occurs at age 35-44 years (6.3%), age 45-54 years (11.9%), and age 55-64 years (17.2%). The elderly are at high risk for degenerative diseases, such as coronary heart disease, hypertension, diabetes mellitus, gout (rheumatism), and cancer. The hypertension is a one disease that many elderly suffer. The cause of the incidence of hypertension is an unhealthy lifestyle that causes hypertension such as smoking, drinking alcohol and fatty foods. The aim of counseling is to increase public knowledge, especially those over 60 years of age, about the risk of hypertension, the importance of hypertension treatment, and prevention of hypertension. Participants who attended were 4 elderly involve of men and women. The gathering place following by Covid-19 protocol. The media using such as flipcharts and leaflets. The results of this activity can improve of their knowledge regarding hypertension, especially  who are more than 60 years old. Suggestions for the future need a more health promotion regularly on the schedule by public health centre management and nursing staff Keywords: Hypertension; Elderly; Health counseling; Health promotion. Hipertensi paling banyak terjadi pada usia 35-44 tahun (6,3%), usia 45-54 tahun (11,9%), dan usia 55-64 tahun (17,2%). Lansia berisiko tinggi terkena penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes melitus, asam urat (rematik), dan kanker. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita lansia. Penyebab timbulnya hipertensi adalah gaya hidup tidak sehat yang menyebabkan hipertensi seperti merokok, minum alkohol dan makanan berlemak. Tujuan penyuluhan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya yang berusia di atas 60 tahun tentang risiko hipertensi, pentingnya pengobatan hipertensi, dan pencegahan hipertensi. Peserta yang hadir adalah 4 lansia yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Tempat berkumpulnya mengikuti protokol Covid-19. Media yang digunakan berupa flipchart dan leaflet. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang hipertensi khususnya yang telah berusia lebih dari 60 tahun. Saran untuk kedepannya perlu adanya promosi kesehatan yang lebih rutin yang di jadwalkan oleh manajemen puskesmas dan tenaga perawat.
Penyuluhan penyakit diare pada masyarakat di desa Gunugsari Kecamatan Gunungsari Lombok Barat Nadrati, Bahjatun; Thoyibah, Zurriyatun; Hajri, Zuhratul; Fatmawati, Baiq Ruli; Albayani, Melati Inayati; Suprayitna, Marthilda; Prihatin, Kurniati; Supriatna, Lalu Dedy
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i1.59

Abstract

Diarrhea is an infectious disease that causes death in infants and toddlers. Diarrhea is currently still a difficult problem to solve in tropical countries like Indonesia. Diarrhea in children is the major cause of death and morbidity in children in the world. The primary cause is contaminating food and water sources. The purpose of counseling is to increase public knowledge about the dangers of diarrhea, its causes, signs, how to prevent it and how to handle it. Participants who attended were 5 peoples involve of men and women. There are limited places for counseling related to the Covid-19 pandemic, which must adjust health protocols. The media used in this counseling were flip charts and leaflets. The results can improve their knowledge about diarrhea. Suggestion; health education program by the health team from the local Public health centre deliveries sustainably with the achievements of the community and still follow health protocols during the Covid-19 pandemic. Keywords: Diarrhea; Community; Health counseling; Health promotion Diare merupakan penyakit infeksi yang menyebabkan kematian pada bayi dan balita. Diare saat ini masih menjadi masalah yang sulit diatasi di negara tropis seperti Indonesia. Diare pada anak merupakan penyebab utama kematian pada anak di dunia. Penyebab utamanya adalah sumber makanan dan air yang tercemar. Tujuan penyuluhan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahaya diare, penyebabnya, tanda-tandanya, cara pencegahannya dan cara menanganinya. Peserta yang hadir sebanyak 5 orang melibatkan laki-laki dan perempuan. Tempat konseling masih dibatasi terkait pandemi Covid-19, yang harus menyesuaikan protokol kesehatan. Media yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah flip chart dan leaflet. Hasilnya dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang diare. Saran; program penyuluhan kesehatan oleh tim kesehatan dari puskesmas setempat supaya disampaikan secara berkelanjutan dan tetap mengikuti protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.
Asuhan keperawatan masalah ganguan rasa nyaman nyeri pada pasien hipertensi dengan menggunakan terapi air kelapa muda Kusumaningsih, Dewi; Aryanti, Lidya; Saputra, Imron
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i3.82

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian / mortalitas. Tekanan darah 140/90 mmHg didasarkan pada dua fase dalam setiap denyut jantung yaitu fase sistolik 140 menunjukan fase darah yang sedang dipompa oleh jantung dan fase diastolik 90 menunjukan fase darah yang kembali ke jantung. Tujuan : Melakukan Asuhan Keperawatan Masalah Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Pada Pasien Hipertensi Dengan Menggunakan Terapi Air Kelapa Muda Di Teluk Betung Barat Bandar Lampung Tahun 2021 Metode: metode asuhan keperawatan ini menggunkan pendengakan dengan perlakukan menggunakan terapi air kelapa muda dengan konsep asuhan keperawatan komprehensif pasa setase keluarga, serta mendeskripsikan dalam bentuk review kasus dengan menganalisi masalah yang terjadi pada demam menggunakan penerapan teknik  Terapi Air Kelapa Muda dengan Gangguan Rasa Nyaman Nyeri Pada Pasien Hipertensi Di Teluk Betung Barat Bandar Lampung Tahun 2021. Hasil : Masalah yang ditemukan  Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan peningkatan vaskuler serebral, intoleransi aktifitas berhubungan dengan ketidakberdayaan fisik, Risiko cidera berhubungan dengan kelemahan evaluasi hari terakhir pemeriksaan tekanan darah terjadi penurunan pada Ny. S, diperoleh dataskala nyeri sebelum diberikan intervensiskala nyeri 6 dan setelah diberikan intervensi pemberian air kelapa muda selama kurun waktu 7 hari dari hasil pemeriksaan didapatkan skala nyeri yaitu 3 dengan di lakukan pemberian terapi air kelapa muda. Dan pada pasien Ny. L didapatkan hasil pemeriksaan skala nyeri yaitu 6 dan sesudah intervensi skala nyeri yaitu 4. Masalah pada nyeri yaitu pada Ny.S sebelum implementasi skala nyeri dari 6 setelah implementasi skala nyeri  3. Simpulan: maka dapat disimpulkan bahwasanya ada pengaruh pemberian terapi minum air kelapa muda terhadap gangguan rasa nyaman nyeri pada pasien hipertensi. Saran Diharapkan pada penderita hipertensi agar dapat melakukan terapi air kelapa muda sebagai terapi alternatif pengganti obat farmakologi untuk membantu mengatasi masalah baik itu pada nyeri ataupun pada penurunan tekanan darah. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar dapat menggunakan alternatif lain dalam mengurangi nyeri dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi seperti tekhnik relaksasi atau mengkonsumsi herbal lainnya.
Asuhan keperawatan komprehensif dengan penerapan active cycle breathing technique pada pasien gagal jantung dengan masalah ketidakefektifan jalan nafas dan pola nafas Djamaludin, Djunizar; Setiawati, Setiawati; Gustini, Gustini
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i3.83

Abstract

Pendahuluan: Gagal jantung adalah kondisi medis di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh sehingga jaringan tubuh yang membutuhkan oksigen dan nutrisi tidak terpenuhi dengan baik. Menurut WHO, tercatat 17,5 juta penduduk dunia meninggal akibat gangguan kardiovaskuler. Berdasarkan studi lapangan didapatkan data di ruang IGD Rumah Sakit Abdul Moeloek Provinsi Lampung pada bulan Januari hingga Februari 2021 diperoleh data pasien yang masuk dengan CHF sebanyak 46 pasien dan tekhnik ACBT ini belum familiar dan tidak pernah dilakukan di ruang IGD. Tujuan : Dilakukan Asuhan Keperawatan Komprehensif Dengan Penerapan Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) Pada Pasien Gagal Jantung Dengan Masalah Ketidakefektifan Jalan Nafas Dan Pola Nafas Di IGD RSUD.Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2021. Metode: Metode asuhan keperawatan ini adalah mendeskripsikan dalam bentuk review kasus yang menganalisis suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien pasien yang mengalami gagal jantung kongestif. Lokasi penelitian pasien (Ny.S) dilakukan di Ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD.Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Hasil: Hasil review kasus  terhadap pasien ditemukannya keluhan utama sesak nafas dan batuk berdahak. Pada penegakan diagnosa yaitu jalan nafas tidak efektif, pola nafas tidak efektif dan penurunan curah jantung. Evaluasi kasus diagnosa tersebut yaitu masalah teratasi sebagian. Simpulan: Berdasarkan evaluasi pada perubahan kondisi jalan nafas dan pola nafas sebelum dan setelah dilakukan latihan ACBT adalah masalah teratasi sebagian. Kedepannya diharapkan agar tenaga kesehatan dapat menerapkan ACBT pada pasien yang mempunyai masalah jalan nafas dan pola nafas yang tidak efektif di IGD.
Asuhan keperawatan komprehensif dengan penerapan efektifitas foot massage dan progressive muscle relaxation terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi Zainaro, M. Arifki; Chrisanto, Eka Yudha; Perkasa, Aria Winara
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i3.86

Abstract

Pendahuluan : Transisi epidemiologi global telah mengakibatkan perubahan pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular (PTM) yang meliputi penyakit degeneratif. Penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskuler, kanker, diabetes, hipertensi dan penyakit paru kronis telah menggantikan penyakit infeksi sebagai penyebab terbanyak kematian di seluruh dunia. Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hamper sama dengan gejala penyakit lainnya. Gejala-gejalanya itu adalah sakit kepala/rasa berat di tengkuk, pusing (vertigo), jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging (tinnitus), dan mimisan. Prevalensi hipertensi di provinsi Lampung berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah yaitu 24,7%. Sedangkan prevalensi hipertensi provinsi Lampung berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan adalah 7,4%, ditambah kasus yang minum obat hipertensi prevalensi hipertensi berdasarkan wawancara sedikit bertambah menjadi 7,6%. Dari 10 besar penyakit terbanyak di provinsi Lampung, pada tahun 2016 hipertensi menduduki urutan ketujuh dengan jumlah 5.29%dan meningkat menjadi urutan kelima pada tahun 2017 dengan jumlah 7.05% dan pada tahun 2018 hipertensi meningkat lagi menjadi urutan ketiga dengan jumlah 11,01% Tujuan : Diketahui Efektivitas Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kotabumi Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021. Metode : metode asuhan keperawatan ini adalah mendeskripsikan dalam bentuk review kasus yang mengananalisis suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami hipertensi. Lokasi penelitian dilakukan di Kotabumi Lampung Utara. Hasil: hasil review kasus terhadap klien ditemukan keluhan utama nyeri kepala. Pada penegakkan diagnosis yaitu Resiko Penurunan Curah Jantung berhubungan dengan adanya vasokonstriksi. Evaluasi kasus diagnosa tersebut yaitu masalah teratasi sebagian. Simpulan: Berdasarkan evaluasi masalah dapat teratasi sebagian. Sebaiknya terapi foot massage (pijat kaki) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) dilakukan secara teratur 2x sehari selama 5 hari, agar tekanan darah yang tinggi dapat turun secara stabil dan dapat menurunkan resiko penurunan curah jantung pada klien dengan hipertensi

Page 10 of 34 | Total Record : 335


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 11 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 1 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 10 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 9 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 8 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 7 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 5 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 4 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 2 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 5 No. 1 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 4 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 3 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 2 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 1 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 4 (2024): PHC Vol. 3 No. 4 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 3 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 3 (2023): PHC Vol. 3 No. 2 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2 Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Vol. 2 No. 2 (2022): Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia Vol. 2 No. 1 (2022): Promosi Kesehatan Pada Remaja Vol. 1 No. 4 (2021): Perawatan Lansia Secara Umum Dan Pertolongan Pertama Pada Keadaan Darurat Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2021): Penanganan dan Perawatan Penyakit Asma Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan More Issue