cover
Contact Name
Nohan
Contact Email
retii@itny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
retii@itny.ac.id
Editorial Address
https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
ISSN : 19075995     EISSN : -     DOI : -
Sub – Tema : Manajemen EBT (Energi Baru Terbarukan) & Energy Harvesting IOT Robotika Era Industry 4.0 Green Manufacturing Sains Terapan Berbasis Kecerdasan Teknologi Transportasi Cerdas & Ramah Lingkungan Rekayasa Material Maju & Teknologi Nano Teknologi Eksplorasi Mineral, Limbah & Lingkungan Sistem Peringatan Dini & Mitigasi Bencana Alam Teknologi Penanganan Pandemi Covid-19 Teknologi Informasi & Komunikasi Berkesinambungan Berbasis Layanan Technology in Teaching Technology of Online Business Perguruan Tinggi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia Pembangunan Masyarakat Madani Siap Era Industri 4.0 & Society 5.0 Perencanaan Wilayah Kota Berkelanjutan Peran Teknologi Digital Pasca Pandemi & Perubahan Budaya Kerja Rekayasa Infrastruktur Berbasis Manajemen Resiko Bencana Proses Peer Review Editor akan menyerahkan tulisan yang telah diterima kepada tim redaksi untuk menentukan review bagi tulisan yang telah diterima. Pada dasarnya setiap tulisan akan direview oleh seorang ahli (mitra bestari) yang berkompeten di bidang yang menjadi fokus tulisan. Berdasar hasil review pertama, Editor akan menentukan prosedur lanjutan dari sebuah tulisan, diterima dengan perbaikan minor; diterima dengan perbaikan mayor, atau ditolak. Tulisan yang telah direview dan memerlukan perbaikan, akan segera dikirim kepada penulis melalui kontak yang tertera dalam tulisan. Selain substansi tulisan yang diatur dalam proses review, Redaksi juga berhak meminta perbaikan teknis, sebelum tulisan benar-benar diterbitkan. Waktu perbaikan harus memenuhi ketentuan seperti yang diberikan. Setelah proses perbaikan selesai, dan tulisan dinyatakan siap terbit, maka penulis juga harus menyerahkan pernyataan pengalihan hak cipta bagi distribusi tulisan kepada Redaksi Jurnal ReTII atau Penerbit. Semua tulisan yang masih dalam proses review, menjadi tanggung jawab redaksi dan redaksi akan bertanggung jawab terhadap kerahasiaan isi tulisan. Semua tulisan dan dokumen lain yang telah diserahkan kepada redaksi tidak akan dikembalikan
Articles 905 Documents
Evaluasi Keberhasilan Reklamasi Pada Area Waste Dump PT. J Resources Kabupaten Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara Mamonto, Siti Faisa; Supandi; Shilvyanora Aprilia Rande
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

J Resources Bolaang Mongondow merupakan salah satu perusahaan pertambangan emas yang telah melakukan kegiatan reklamasi, pelaksanaan reklamasi yang dilakukan secara terencana, sistematis dan bekelanjutan merupakan wujud dan upaya untuk menerapkan pengelolaan pertambangan yang berwawasan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai tingkat keberhasilan pelaksanaan penatagunaan lahan, revegetasi dan penyelesaian akhir berdasarkan Kepmen ESDM Nomor 1827 dan mengevaluasi pelaksanaan revegetasi pada area waste dump serta mengoptimalkan tingkat keberhasilan reklamasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey berupa observasi lapangan serta pengukuran pada berbagai obyek kajian penelitian yang digunakan untuk mengetahui kesesuaian pelaksanaan reklamsi. Dari pengolahan data yang dilakukan berdasarkan Kepmen ESDM nomor 1827K/30/MEM/2018 pada matrik 16 dan matrik 17 dengan menggunakan metode Skoring Area untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan kegiatan reklamasi. Dari perhitungan yang telah dilakukan didapatkan nilai tingkat keberhasilan reklamasi area waste dump dengan luas 4 ha adalah sebesar 88,7% (baik) sehingga pelaksanaan reklamasi area waste dump PT. J Resources Bolaang Mongondow dapat diterima.
Evaluasi Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Bina Marga 2017 dan AASHTO 1993 pada Jalan Denggung – Wonorejo, Sleman Ottu, Martho; Ircham; Veronica Diana A.
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan Denggung – Wonorejo Kabupaten Sleman merupakan salah satu jalan arteri di Yogyakarta. Jalan tersebut merupakan jalur lalu lintas dengan volume kendaraan yang relatif tinggi. Berdasarkan hal tersebut dilakukan evaluasi struktural perkerasan lentur dan membandingkan tebal perkerasan, dengan dua metode yaitu Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 dan AASHTO 1993 sebagai pembanding agar diketahui parameter-parameter apa saja yang menyebabkan perbedaan hasil perhitungan kedua metode. Peneliti menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Bina Marga, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari data tersebut, perhitungan rencana tebal perkerasan dilakukan dengan metode Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 dan AASHTO 1993. Selanjutnya dilakukan kontrol menggunakan program KENPAVE untuk mengetahui gaya-gaya yang terjadi seperti tegangan, regangan, dan lendutan. Tebal perkerasan metode Manual Desain Perkerasan Jalan, 2017 diperoleh AC – WC 4 cm dan AC – BC 6 cm. CTB 15 cm dan LPA Kelas A 15 cm. metode AASHTO 1993 diperoleh AC – WC 5 cm, AC – BC 6 cm. Laston MS 744 25 cm, LPA Kelas A 4 cm. Hasil KENPAVE Nilai tegangan dan regangan hasil analisis dengan program KENPAVE terjadi sebesar 0,03910 pada kedalaman 21,4997 cm (dibawah lapisan permukaan). Pada kedalaman 52,5030 cm diperoleh nilai tegangan dan regangan penyebab kerusakan berupa rutting sebesar 0,03998 da
Analisis Perbandingan Penggunaan Metode Air Deck dan Non Air Deck terhadap Fragmentasi pada Tambang Batu Andesit di CV Handika Karya Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo Wa Istiqomah; Partama Misdiyanta; Andy Erwin Wijaya
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Handika Karya merupakan salah satu perusahaan yang melakukan penambangan batu andesit terletak di Desa Hargorejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, yang mana pengupasan lapisan tanah penutup menggunakan sistem pengeboran dan peledakan. Hasil Fragmentasi yang kurang beragam akan berpotensi kurang optimalnya volume isian bucket. Air Decking merupakan salah satu solusi dimana air decking ini membuat rongga udara pada kolom bahan peledak yang berfungsi untuk membuat energi terkurung, agar supaya mereduksi keluarnya gas kearah vertikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui geometri peledakan rata-rata non air deck dan air deck yang digunakan dilapangan, dan melakukan perhitungan dengan menggunakan software split desktop berupa distribusi fragmentasi hasil peledakan serta membandingkan fragmentasi hasil air deck dan non Air deck. Pada peledakan tanpa air deck menggunakan geometri burden 2.39 meter, spasi 2.75 meter, kedalaman lubang ledak 6.16 meter, stemming 2.60 meter, tinggi jenjang 6 m, dan PC 3.56 meter, penggunaan bahan peledak sebanyak 9.63 kg/m, volume peledakan sebesar 36,43 m3 sehingga didapatkan powder factor 0.3 kg/m3. Pada peledakan air deck menggunakan geometri burden 2.36 meter, spasi 2.72 meter, kedalaman lubang ledak 6.16 meter, stemming 2.60 meter, tinggi jenjang 6 m, dan PC 2.94 meter, penggunaan bahan peledak sebanyak 8.00 kg/m, volume peledakan sebesar 36.35 m3 sehingga didapatkan powder factor 0.2 kg/m3. Hasil fragmentasi yang lolos di ukuran 50cm untuk peledakan air deck ada pada peledakan ke-3 dan ke-4 yaitu sebesar 84.22% dan 80.90%, sedangkan untuk peledakan non air deck ukuran fragmentasi yang lolos ada pada peledakan pertama dan kedua yaitu sebesar 78.56% dan 76.10%. Untuk memperbaiki fragmentasi maka di buat geometri usulan R.L.Ash yaitu burden 1.60 m, spasi 2.22 m stemming 1.12 m PC 4.28 m subdrilling 0.48 m, tinggi jenjang 6 m kedalaman lubang ledak 6.48 m, Powder factor 0.49 kg/lubang dengan perkiraan fragmentasi Kuz-Ram 50 cm sebesar 92.66 %
Investigasi Lingkungan Pengendapan berdasarkan Fasies Batuan Karbonat Formasi Pamutuan Daerah Sindangsari dan Sekitarnya, Cimerak, Pangandaran, Provinsi Jawa Barat Fistina Audrey, Vivi; Rizqi, Al Hussein Flowers; Kurniawan, Sandi; Wijaya, Naufal Arya; Sugarbo, Oky
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research area is in the Sindangsari and surrounding areas, Cimerak District, Pangandaran Regency, West Java Province. The study area is included in the Pamutuan Formation, which is exposed in the South of the Karangnunggal map sheet, the Middle Miocene Pamutuan Formation, with a shallow marine depositional environment. Differences in sedimentation processes and the relationship between formations at several locations are thought to be due to the influence of early paleogeography. This is an interesting study because it can provide a specific description of the development of the depositional environment in the study area. In order to understand the Pamutuan Formation's sedimentation process, facies and depositional environment analyses were carried out in this study. The method used in this study included collecting data by selecting representative samples and carrying out petrological and petrographic descriptions to determine a facies such as lithology. Based on data analysis, four rock facies were obtained; Greywacke lithic and Mudrock, Bounstone, facies Packstone, and Mudstone. These facies were deposited in four alternating depositional environments: sand shoals, reef margin, slope, and toe of the slope. Microfossil analysis shows that carbonate rocks from the Pamutuan Formation in the study area were deposited at N 13 – N 14 (Middle Miocene) in the Middle Neritic – Outer Neritic environment (100 – 200 meters). Keyword : facies, depositional environment, pamutuan, Southern mountain, pangandaran.
Desain dan Produktivitas Crushing Plant dalam Upaya Memenuhi Target Produksi Batubara Sebesar 500 Ton/Jam di PT. Dizamatra Powerindo Lahat Provinsi Sumatera Haryanto, Agus; Hendro Purnomo; Erry Sumarjono
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Dizamatra Powerindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan batubara dengan sistem tambang terbuka. Perusahaan ini memiliki 3 (tiga) ROM yang aktif beroperasi dalam melakukan crushing batubara dan akan membangun ROM baru (ROM 4) dengan kapasitas sebesar 500 Ton/Jam. Sehingga diperlukannya desain dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang menjadi standar perancangan crusher plant agar mencapai rencana produksi sebesar 500 Ton/Jam. hasil penelitian ini berdasarkan desain yang dibuat, desain crushing plant dengan target produksi 500 Ton/Jam, dapat dibuat dengan desain yang menggunakan 1 belt feeder, 3 belt conveyor, 1 vibrating screen dan 1 double roll crusher. Produktivitas rencana Crashing plant adalah, produktivitas BF01 502,608 Ton/Jam, produktivitas CP01, 510,812 Ton/jam, produktivitas RC 610,412 Ton/Jam, produktivitas CP02 518,853 Ton/Jam, dan produktivitas CP03 525,407 Ton/Jam. Dengan hasil produktivitas tersebut, secara teoritis dapat disimpulkan bahwa dengan target produksi 500 Ton/jam dapat terpenuhi.
Upaya Teknis Pencegahan Dan Penanggulangan Swabakar (Spontaneous Combustion) Pada Stocpile Di PT. Manambang Muara Enim Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatra Selatan Jepriansyah; Hendro Purnomo; Shilvyanora Aprilia Rande
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Manambang Muara Enim merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Penelitian dilakukan pada lokasi stockpile yang memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 170.000 ton, dan permasalahan utama dalam penumpukan batubara pada stockpile adalah terjadinya swabakar. Tumpukan batubara di stockpile yang mengalami swabakar akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan seperti penurunan kualitas batubara yang akan mempengaruhi permintaan pasar, terbuangnya sebagian volume batubara dan pihak perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk penanganan batubara yang terbakar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya swabakar batubara pada area stockpile dan mengetahui cara pencegahan dan penanggulangan swabakar batubara di area stockpile PT.MME. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan melakukan studi litelatur guna mencari referensi yang berkaitan dengan topik penelitian, dilanjutkan dengan pengamatan lapangan guna mengetahui kondisi lapangan, kemudian pengambilan data sekunder maupun data primer selanjutnya di lakukan pengolahan data dan analisis data serta kesimpulan dan saran. Penyebab swabakar di PT MME yaitu penerapan penimbunan dan pembongkaran belum sepenuhnya melaksanakan sistem FIFO (First in first out), sehingga timbunan yang awal semakin lama ditimbun dan berpontensi menyebabkan swabakar. Oleh karena itu dilakukan penerapan sistem FIFO (First in first out) diharapkan penumpukan batubara yang terlalu lama dapat dihindari. Kemudian untuk pencegahan yang dilakukan yaitu menggunakan metode penimbunan dan pembongkaran FIFO (Fist In–Fist Out), Pemantauan temperature timbunan, Pemadatan secara berkala dan mengurangi tinggi timbunan di stockpile. Dan untuk penanganan swabakar yang diterapkan di PT.MME ini dilakukan dengan menggali batubara yang memiliki titik asap menggunakan Excavator PC200 kemudian batubara tersebut akan diambil di pindahkan ketempat lain di sekitar timbunan kemudian ditebar (spreading), atau batubara yang lama di timbun di stockpile sesegera mungkin di hauling agar penumpukan batubara tersebut tidak terlalu lama di tumpuk guna untuk menghindari swabakar. Kata Kunci: Stockpile, Swabakar, Temperature
Analysis of the Use of 80% Waste Oil in Products HiMEX70 on the Quality of Blasting Results at PT Petrosea Jobsite Kideco Jaya Agung East Kalimantan Demanson Ornansah Sinaga; Novandri Kusuma Wardana; Erry Sumarjono
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hanwha Mining Service Indonesia merupakan salah satu perusahaan jasa pertambangan yang bergerak pada bidang penyedia jasa Drilling dan Blasting terbesar di Indonesia. PT Petrosea Jobsite Kideco Jaya Agung merupakan salah satu customer dari PT. Hanwha Mining Service Indonesia yang melakukan kegiatan operasional pertambangan yang besar, sehingga memiliki limbah oli bekas yang banyak. PT Petrosea Jobsite Kideco Jaya Agung bekerjasama dengan PT. Hanwha Mining Service Indonesia untuk menaikkan content limbah oli bekas ini dari yang sebelumnya 60% waste oil menjadi 80% waste oil dalam pembuatan bahan peledak berbasis emulsi agar dapat mengurangi jumlah limbah bahan beracun dan berbahaya (oli bekas) dan mengurangi biaya operasional peledakan. Tahap awal penelitian dilakukan dengan uji laboratorium 9 parameter oli bekas sesuai dengan criteria limbah B3 minyak pelumas dari bekas kegiatan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun untuk kegiatan pemanfaatan limbah bahan berbahaya dan beracun dengan tujuan sebagai kontrol dan upaya untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan akibat penggunaan oli bekas sebagai campuran dalam pembuatan bahan peledak berbasis emulsi. Sesuai dengan standar yang ada, treatment yang dilakukan terhadap mixing bahan peledak dengan campuran 80% waste oil yang dilakukan oleh PT. Hanwha Mining Service Indonesia tetap menghasilkan kualitas peledakan yang optimal sehingga dapat menekan penggunaan solar dan mengurangi biaya operasional peledakan.
Analisis Pengaruh Jumlah Bahan Peledak Terhadap Getaran Tanah (Ground Vibration) Akibat Peledakan Di Pit Purnama PT. Agincourt Resources Provinsi Sumatera Utara Junior, Prince Robert; Wardana, Novandri Kusuma; Prastowo, Rizqi
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Agincourt Resources merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan emas. Lokasi Penambangan PT Agincourt Resources terletak di Desa Aek Pining, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, metode penambangan yang digunakan perusahaan ini adalah Open Pit (tambang terbuka). Getaran tanah (Ground Vibration) merupakan salah satu efek peledakan yang harus diperhatikan terutama pada saat aktivitas penambangan berada didekat bangunan penting, maka pengukuran getaran harus dilakukan setiap kali peledakan dilaksanakan. Penelitian ini difokuskan pada pit Purnama yang berjarak sekitar 30 meter dari pabrik pengolahan. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur getaran hasil peledakan menggunakan alat ukur Micromate. Pengukuran ini bertujuan mengetahui pengaruh jumlah bahan peledak terhadap getaran tanah (ground vibration), untuk mengetahui prediksi getaran peledakan dengan menggunakan persamaan PPV, serta mengetahui tingkat getaran tanah yang sesuai dengan SNI 7571:2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar jumlah muatan maksimum bahan peledak perwaktu tunda maka intensitas ground vibration yang dihasilkan akan semakin meningkat. Berdasarkan data yang didapat yaitu hubungan nilai Scaled Distance dan PPV aktual di lapangan dengan menggunakan analisis regresi power mendapat nilai konstanta K= 596,76 dan nilai n= -1,633. Perbandingan ground vibration aktual dan prediksi yang diperoleh cukup akurat dengan nilai rata-rata akurasi prediksi 77,80%.
Analisis Klasifikasi Massa Batuan Dengan Metode Slope Mass Rating Pada Lereng Tambang Emas Pit Gosowong North PT. Nusa Halmahera Minerals, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara Agustian, Wewen; Novandri Kusuma Wardana; Bayurohman Pangacella Putra
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nusa Halmahera Minerals merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan bijih emas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi parameter-parameter Rock Mass Rating untuk mengetahui massa batuan lereng. Menganalisa arah kekar, kemiringan kekar, arah lereng, dan kemiringan lereng yang bertujuan untuk menentukan kelas massa batuan pada daerah penelitian berdasarkan metode Slope Mass Rating. Nilai Slope Mass Rating didapatkan dari hasil pembobotan nilai RMR dengan faktor penyesuaian yang tergantung pada lereng dan menambahkan satu faktor tergantung peda metode pengupasan lereng. Hasil perhitungan oleh peneliti maka didapatkan pembobotan antara lain : (1) kuat tekan batuan utuh yaitu 22,98 Mpa dengan bobot 2, (2) Rock Quality Designation memiliki persentase 94.55% dengan bobot 20, (3) spasi diskontinuitas 0.83 meter dengan bobot 15, (4) Kondisi diskontinuitas memiliki bobot 17,33, (5) kondisi air tanah dalam keadaan kering dengan bobot 15. Sehingga diketahui pembobotan akhir RMR yaitu 67 untuk scanline 1, 71 untuk scanline 2, dan 70 untuk scanline 3. Setelah didapatkan bobot akhir RMR, diperoleh hasil SMR dengan bobot bobot 62,22 pada scanline 2 termasuk kedalam kelas II dengan deskripsi Baik, memiliki tingkat kestabilan Stabil, dan kriteria kelongsorannya berupa beberapa blok. Sedangkan bobot 49,13 pada scanline 1 dan 56,22 pada scanline 3 yg termasuk kedalam kelas III dengan deskripsi Sedang, memiliki tingkat kestabilan Sebagian Stabil, dan kriteria kelongsorannya berupa beberapa kekar atau banyak baji.
Kajian Teknis Mine Dewatering pada Tambang Terbuka PT. Putra Muba Coal Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Feri Adi Pratama; Supandi; Shilvyanora Aprilia Rande
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Debit air yang masuk kedalam tambang berasal dari debit air limpasan, debit air hujan dan debit air tanah. Debit air tersebut akan mengganggu kegiatan penambangan jika tidak lakukan penanganan. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah menghitung debit air yang masuk pada area penambangan dan mengkaji dimensi dari saluran terbuka serta kolam pengendapan agar sesuai dengan debit air yang masuk ke tambang. Data curah hujan yang diperoleh dari perusahaan akan digunakan untuk menghitung intesitas curah hujan menggunakan rumus mononobe. Perhitungan intensitas curah hujan dapat menentukan debit air pada sump. Hasil perhitungan didapatkan debit air limpasan untuk setiap daerah tangkapan hujan (catchment area) yaitu CA I 0,0000116 m3/detik, CA II 0,000012 m3/detik, CA III 0,0000119 m3/detik dan debit air hujan yaitu 0,0015 m3/detik. Total debit tersebut dipengaruhi oleh daerah tangkapan hujan (catchment area), lamanya durasi hujan, intensitas curah hujan dan curah hujan rencana periode ulang hujan 5 tahun. Berdasarkan perhitungan debit air yang masuk ke dalam tambang maka dimensi saluran terbuka adalah panjang sisi saluran terbuka 0,28 m, lebar dasar saluran terbuka 0,24 m, lebar atas saluran terbuka 1,73 m, kedalaman saluran 0,24 m, kedalaman aliran 0,21 m, tinggi jagaan 0,031 m, kemiringan dinding saluran 60ᵒ dan lebar permukaan air sebesar 0,48 m, untuk saluran menuju kolam pengendapan. Dimensi kolam pengendapan (settling pond) yang dibuat yaitu berbentuk zig-zag dengan 4 zona kompartemen yang berkedalaman masing - masing kedalaman 4 m, dengan luas kolam 445 m2, dengan panjang kolam 15 m dan lebar 30 m.