cover
Contact Name
Nohan
Contact Email
retii@itny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
retii@itny.ac.id
Editorial Address
https://journal.itny.ac.id/index.php/ReTII/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi ReTII
ISSN : 19075995     EISSN : -     DOI : -
Sub – Tema : Manajemen EBT (Energi Baru Terbarukan) & Energy Harvesting IOT Robotika Era Industry 4.0 Green Manufacturing Sains Terapan Berbasis Kecerdasan Teknologi Transportasi Cerdas & Ramah Lingkungan Rekayasa Material Maju & Teknologi Nano Teknologi Eksplorasi Mineral, Limbah & Lingkungan Sistem Peringatan Dini & Mitigasi Bencana Alam Teknologi Penanganan Pandemi Covid-19 Teknologi Informasi & Komunikasi Berkesinambungan Berbasis Layanan Technology in Teaching Technology of Online Business Perguruan Tinggi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Ekonomi Kreatif di Indonesia Pembangunan Masyarakat Madani Siap Era Industri 4.0 & Society 5.0 Perencanaan Wilayah Kota Berkelanjutan Peran Teknologi Digital Pasca Pandemi & Perubahan Budaya Kerja Rekayasa Infrastruktur Berbasis Manajemen Resiko Bencana Proses Peer Review Editor akan menyerahkan tulisan yang telah diterima kepada tim redaksi untuk menentukan review bagi tulisan yang telah diterima. Pada dasarnya setiap tulisan akan direview oleh seorang ahli (mitra bestari) yang berkompeten di bidang yang menjadi fokus tulisan. Berdasar hasil review pertama, Editor akan menentukan prosedur lanjutan dari sebuah tulisan, diterima dengan perbaikan minor; diterima dengan perbaikan mayor, atau ditolak. Tulisan yang telah direview dan memerlukan perbaikan, akan segera dikirim kepada penulis melalui kontak yang tertera dalam tulisan. Selain substansi tulisan yang diatur dalam proses review, Redaksi juga berhak meminta perbaikan teknis, sebelum tulisan benar-benar diterbitkan. Waktu perbaikan harus memenuhi ketentuan seperti yang diberikan. Setelah proses perbaikan selesai, dan tulisan dinyatakan siap terbit, maka penulis juga harus menyerahkan pernyataan pengalihan hak cipta bagi distribusi tulisan kepada Redaksi Jurnal ReTII atau Penerbit. Semua tulisan yang masih dalam proses review, menjadi tanggung jawab redaksi dan redaksi akan bertanggung jawab terhadap kerahasiaan isi tulisan. Semua tulisan dan dokumen lain yang telah diserahkan kepada redaksi tidak akan dikembalikan
Articles 905 Documents
Analisis Perbandingan Penggunaan Mutu Baja Pada Bangunan Gedung Rumah Sakit Condong Catur Bedasarkan SNI 2847-2019 Monica Novi Anggreini; Zulaicha, Lilis
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Concrete and reinforcing steel are the main materials for building reinforced concrete structures. Reinforcing steel with different steel grades has a major influence in planning a construction. Comparative analysis of the quality of steel is needed to find out what differences arise from its use. By comparing the variations in the quality of fy steel: 380 MPa, 400 MPa, 420 MPa, and 440 MPa with the SAP2000 application, SP Column and Microsoft Exel, it will be known that the resulting differences are different. The results of this analysis will provide a comparison of the effectiveness of its use, so that it can reduce errors in selecting the quality of reinforcing steel used in construction and will create buildings that are safe, comfortable, sturdy, and economical. Keywords: Reinforced Concrete, Reinforcing Steel, Steel Quality, Comparison, Analysis
Rancangan Teknis Tahap Penambangan Batubara Jangka Pendek Pada Pit X di PT Adimitra Baratama Nusantara, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur Safitri Tiara Wulandari Sukardi; Partama Misdiyanta; Andy Erwin Wijaya
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Adimitra Baratama Nusantara merupakan perusahaan pertambangan yang melakukan kegiatan penambangan untuk bahan galian batubara yang dilakukan pada area wilayah IUP OP milik PT. Adimitra Baratama Nusantara itu sendiri, dengan menggunakan unit rental PT. Gunungmas Sukses Makmur (PT GSM). Sistem penambangan yang dilakukan adalah sistem tambang terbuka dengan metode strip mine. Rancangan teknis penambangan merupakan salah satu bagian penting dalam perencanaan kegiatan penambangan dengan tujuan tercapainya target produksi yang diinginkan dan memberikan gambaran mengenai rencana kemajuan penambangan pada suatu periode waktu. Oleh karena itu perlu dibuat rancangan teknis penambangan Monthly. Target produksi rata-rata sebesar 28.000 ton/bulan serta melaksanakan penambangan secara aman, efektif dan efisien. Pada perancangan juga akan ditentukan jumlah kebutuhan alat gali muat dan alat angkut yang dibutuhkan setiap bulannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data, baik data primer maupun data sekunder. Data yang diperoleh kemudian akan diolah menggunakan software tambang untuk mendapatkan desain pit penambangan yang tepat sesuai dengan target produksi. Selain itu, data yang diperoleh juga diolah menggunakan software Microsoft excel untuk mendapatkan jumlah kebutuhan alat gali muat dan alat angkut setiap bulannya. Hasil reserve berdasarkan desain pit didapatkan penambangan batubara untuk setiap bulannya adalah sebesar 27.097 Ton dengan Overburden sebesar 354.660 BCM, sehingga didapatkan stripping ratio sebesar 12,83 pada bulan November 2022. kemudian Batubara 26.375 Ton dengan Overburden sebesar 338.389 BCM sehingga didapatkan stripping ratio sebesar 12,12 pada bulan Desember 2022. Dan 30.722 Ton batubara dengan overburden 301.419 BCM sehingga didapatkan stripping ratio sebesar 9,51 pada bulan Januari 2023. Alat yang digunakan untuk membongkar overburden secara mekanis (free digging) karena kondisi material yang lunak adalah dengan menggunakan alat gali muat Hitachi 870 sebanyak 1 unit, Sany SY500H sebanyak 3 unit setiap bulan yang akan di angkut menggunakan alat angkut dump truck LGMG CMT96 sebanyak 4 unit, Scania P360 dan Volvo FMX400 sebanyak 5 unit perbulan. Pembongkaran Batubara akan dilakukan menggunakan alat gali muat Hitachi Zaxis350H sebanyak 1 unit setiap bulan yang akan dingkut menggunakan Iveco Trakker AD/AT380T38H sebanyak 2 unit untuk setiap bulannya).
Identifikasi Bahaya Dan Penilaian Resiko (Ibpr) Pada Unit Peleburan Timah Di Pt Menara Cipta Mulia Kecamatan Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur Provinsi Keplauan Bangka Belitung Jesika Septiana Naema Oan; Andy Erwin Wijaya; Bayurohman Pangacella Putra
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Menara Cipta Mulia adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan timah di Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Salah satu kegiatan utama yang di lakukan oleh PT Menara Cipta Mulia adalah kegiatan pengolahan berupa peleburan dengan tingkat resiko dan keselamatan kerja yang tinggi sehingga menimbulkan potensi tidak aman dan mengakibatkan kecelakaan kerja seperti terjadinya ledakan, percikan material panas, semburan api, terpapar debu hingga tertimpa ingot. Dari kecelakan kerja yang ada pada proses peleburan tersebut perlu adanya identifikasi potensi bahaya supaya mengetahui lebih jelas asal mula kecelakaan tersebut terjadi lalu melakukan penilaian resiko dari kecelakaan yang ada apakah kecelakaan tersebut termasuk kategori tinggi, sedang, atau rendah. Dan perlunya melalukan pengendalian resiko Untuk mengantisipasi atau mengurangi kecelakaan yang ada pada proses peleburan tersebut. Maka dari itu diperlukan identifikasi bahaya dan penilaian resiko pada kegiatan peleburan dengan menggunakan metode HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control) yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya yang dapat ditimbulkan setiap pekerjaan dalam sebuah organisasi yang kemudian dilakukan penilaian risiko dan pengendalian terhadap resiko tersebut. Hasil dari penelitian ini terdapat beberapa potensi bahaya kecelakaan kerja yang ada di PT Menara Cipta Mulia seperti ledakan, percikan material panas, semburan api, terpapar debu hingga tertimpa ingot .kemudian hasil dari penilaian resiko terdapat 3 kategori yaitu Tinggi, Sedang, Rendah. Sedangkan pengendalian dengan melakukan perbaikan pada setiap alat yang digunakan dan bisa juga membuat alternatif yang memudahkan proses peleburan, peningkatan penggunaan APD, peningkatan keamanan pada area operasional.
Produktivitas Alat Gali Muat Komatsu PC2000 Dan Caterpillar 6020B Pada Kegiatan Pengupasan Overburden Di Pit OS PT Bukit Makmur Mandiri Utama Site Lati Berau Kalimantan Timur Tyas, Yoritaning; Andy Erwin Wijaya; Hidayatullah Sidiq
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Bukit Makmur Mandiri Utama site Lati menetapkan target produktivitas alat gali muat penambangan batubara pada kegiatan pengupasan overburden di pit OS sebesar 660 bcm/jam pada unit Komatsu PC2000 dan 698 bmc/jam pada Caterpillar 6020B. Data produktivitas alat gali-muat aktual diperoleh 538 bcm/jam pada unit Komatsu PC2000 dan 404 bcm/jam pada unit Caterpillar 6020B, dengan hasil produktivitas belum tercapai. Hal ini disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas alat mekanis. Faktor yang mempengaruhi tidak tercapai nya target produktivitas yaitu rendahnya waktu edar dari alat mekanis dan nilai Effective Utilization yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas aktual alat gali-muat serta mengoptimalkan produktivitas alat mekanis sehingga target produktivitas alat gali muat dapat tercapai. Setelah dilakukan simulasi dan analisis data, upaya perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan pola pemuatan Top Loading pada alat gali-muat sehingga waktu edar menjadi 29 detik sesuai dengan standart yang telah ditetapkan oleh perusahaan, serta meningkatkan nilai unjuk kerja Effective Utilization dengan menekan standby time sehingga nilai EU naik menjadi 66% pada unit Komatsu PC2000 dan 68% pada unit Caterpillar 6020B. Setelah dilakukan perbaikan pada waktu edar didapatkan hasil produktivitas alat gali muat meningkat menjadi 660 bcm/jam pada unit Komatsu PC2000 dan unit Caterpillar 6020B menjadi 698 bcm/jam dimana produktivitas alat gali muat tercapai. Sedangkan jika dilakukan perbaikan hanya pada nilai EU hasil produktivitas alat gali muat sebesar 568 bcm/jam pada unit Komatsu PC2000 dan unit Caterpillar 6020B sebesar 417 bcm/jam dimana hal tersebut menunjukkan bahwa produktivitas belum tercapai.
Analisis Property Damage di Area Penambangan Nikel PT. Trimegah Bangun Persada Halmahera Selatan Maluku Utara Maria Matruty; Andy Erwin Wijaya; Faisol Mukarom
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SARIPT. Trimegah Bangun Persada merupakan perusahaan tambang yang berakomodasi bijih nikel dan memiliki luas 4.247 Ha. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka diketahui nilai frequency rate tahun 2019 mencapai 86,89 dengan severity rate mencapai 260,68. Pada tahun 2020 nilai frequency rate mencapai 40,36 dengan severity rate mencapai 121. Pada tahun 2021 nilai frequency rate mengalami penurunan menjadi 13,31 dengan severity rate 39,91 dan pada tahun 2022 nilai frequency rate mengalami penurunan lagi menjadi 13,06 dengan severity rate 39,18. Dari hasil analisis kuisioner program kerja K3, mayoritas responden menjawab setuju bahwa program manajemen K3 mampu meminimalisir angkat kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Trimegah Bangun Persada. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat disimpulkan bahwa nilai frekuensi kecelakaan/ frequency rate (FR) pada tahun 2019-2022 menurun dan untuk tingkat keparahan kecelakaan/ severity rate (SR) juga mengalami penurunan sehingga dapat diberikan kesimpulan bahwa program kerja yang dilakukan oleh manajemen K3 PT. Trimegah Bangun Persada dinilai mampu meminimalisir angkat kecelakaan property damage.Kata Kunci : kecelakaan kerja, property damage, manajemen K3
Rancangan Teknis Sistem Pengolahan Air Pada Kolam Pengendapan Pt. Jhonlin Baratama Jobsite PT. Baramega Citra Mulia Persada, Kotabaru, Kalimantan Selatan Bungalan, Elsy Thiansy; Novandri Kusuma Wardana; Faisol Mukarom
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAir merupakan salah satu permasalahan besar yang dapat mengganggu aktifitas tambang. Sumber air yang masuk ke tambang antara lain air hujan, air limpasan dan air tanah. Metode penambangan di PT. Jhonlin Baratama site PT. BCMP saat ini adalah tambang terbuka (open pit mining) yang dimana dengan metode tambang yang dilakukan dapat berpotensi terkumpulnya air dalam suatu bukaan tambang dan dapat terjadinya erosi yang dimana hal ini dapat menyebabkan tingginya TSS (Total Suspended Solid) sehingga dapat berdampak buruk terhadap lingkungan sekitar, oleh karena itu diperlukan rancangan dimensi kolam pengendapan guna menampung material dan air yang akan masuk untuk dikelola sebelum dialirkan menuju masyarakat sekitar .Metode yang digunakan untuk menghitung data curah hujan adalah metode Distribusi Normal dan perhitungan intensitas curah hujan menggunakan metode Monobe sehingga didapatkan debit air limpasan sebesar 54.175 m3/hari dengan kecepatan partikel mengendap sebesar 0,000987 m/detik, maka didapati luasan kolam pengendapan sebesar 412,06 m2 dengan jumlah kompartemen yang dibuat sebanyak 3 kompartemen dengan masing-masing dimensi kompartemen 1 30x18x3 dan pada kompartemen 2 dan 3 28x18x3 dengan persentase pengendapan yang terjadi pada kompartemen 1 yaitu sebesar 90,9%, dengan jumlah padatan yang masuk sebesar 115,478 m3/hari dan waktu yang dibutuhkan partikel keluar dari kompartemen sebesar 506 menit, pada kompartemen 2 persentase pengendapan sebesar 8,2% dengan jumlah padatan yang masuk sebesar 10,415 m3/hari dan waktu yang dibutuhkan partikel keluar dari kompartemen sebesar 473 menit dan kompartemen 3 persentase pengendapan sebesar 0,8% dengan jumlah padatan yang masuk sebesar 1,008 m3/hari dengan waktu penggerukan partikel di kompartemen 1 yaitu selama 3 hari sekali, pada kompartemen 2 dilakukan selama 26 hari sekali dan pada kompartemen 3 dilakukan selama 268 hari sekali.Kata kunci: Nikel Laterit, Kolam Pengendapan
Penerapan Metode Sequence Accuracy Untuk Analisis Desain Penambangan Batubara Elda Pratama Yudistira; Hidayatullah Sidiq; Faisol Mukarom
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sequence Accuracy merupakan sistem pengukuran kesesuaian penambangan secara aktual dengan mangkok desain yang sudah direncanakan dan disepakati sebelumnya (Jhony & Firdaus, 2020), PT. Bukit Makmur Mandiri Utama memiliki pengukuran akurasi pentahapan penambangan yang dikenal dengan (sequence accuracy) guna mengukur kesesuaian kegiatan penambangan dengan mangkok desain yang telah disepakati sebelumnya untuk itu sequence accuray memiliki nilai yang ditargetkan yaitu 95%, pada Bulan Agustus dilakukan analisis desain penambangan dengan melakukan pembuatan cross section antara topografi akhir Bulan Agustus dengan desain Bulan Agustus hasil tersebut didapatkan adanya ketidaksesuaian berupa overcut dan undercut. Dengan jumlah volume sebagai berikut volume Face position untuk overburden 1.184.148 bcm dan coal 118.105 ton, On sequence jumlah volume overburden 952.571 bcm dan coal 79.061 ton, overcut dengan jumlah volume overburden 53.494 bcm dan coal 2.328 ton, dan Undercut dengan jumlah volume overburden 231.577 bcm dan coal 39.044 ton dari hasil volume yang didapatkan dilakukan perhitungan nilai sequence accuracy yaitu 90% yang artinya masih ada 5% yang diluar dari oprasional yang targetkan baik berupa overcut maupun undercut. Adanya (overcut) yang terdapat pada boundary 3 pada elevasi +64, kondisi tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil cross section pada terlihat pada penampang H-H’, I-I’, dan J-J’ dan expression sequence accuracy, overcut pada area tersebut terjadi karena pada Bulan Agustus sequence 3 direncanakan untuk dilakukan ekspose seam berdasarkan hasil cross section pada penampang b-b’ seam O dengan sisi terdekat dengan permukaan pada elevasi +56 sementara pada rancangan desain penambangan Bulan Agustus sequence 3 terdapat area kerja pada elevasi +64 sehingga pada kegiatan ekspose seam kegiatan penambangan dilakukan melebihi dari rencana desain (overcut) pada area elevasi +64. serta adanya undercut dilakukan analisis berdasarkan rancangan desain penambangan pada Bulan Agustus berupa rancangan front penambangan pada kondisi ini rancangan front penambangan sudah sesuai, rancangan jalan angkut berdasarkan perhitungan rancangan jalan angkut sudah sesuai dan dilakukan juga analisis berdasarkan penempatan jumlah alat gali muat pada setiap boundary dari hasil perhitungan jumlah 1 alat gali muat pada boundary 1, 2 alat gali muat pada boundary 2, dan 2 alat gali-muat pada boundary 3 sudah tepat, sehingga di simpulkan keterdapatan undercut tidak dipengaruhi rancangan desain penambangan pada Bulan Agustus. Berdasarkan hasil analisis sehingga direkomendasikan perbaikan desain pada area yang terpadat overcut yaitu boundary 3 Bulan Agustus sehingga didapatkan nilai sequence accuracy menjadi 98% dengan total volume on sequence untuk overburden 995.426 bcm dan batubara 81.389 ton, volume overcut untuk overburden 10.639 bcm, dan total volume undercut untuk overburden menjadi 188.722 bcm, untuk batubara 36.716 ton. Kata kunci: desain penambangan, Sequence Accuracy, Overcut, Undercut
Analisis Sistem Penyaliran Tambang Terbuka Pada Penambangan Batubara Area Blok A PT. Minemex Indonesia Site Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi Azmi Abdulah Binolombangan; Hendro Purnomo; Shilvyanora Aprilia Rande
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Minemex Indonesia adalah perusahaan pertambangan batubara yang menerapkan sistem tambang terbuka. Metode tambang terbuka sangat dipengaruhi faktor cuaca terutama musim hujan. Ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi akan meningkatkan volume air yang terakumulasi di dasar tambang. Sistem penyaliran tambang blok A adalah mine drainage dan mine dewatering. Metode dalam upaya analisis sistem penyaliran tambang ini dengan mengolah data primer dimensi komponen penyaliran dan data sekunder data curah hujan 11 tahun terakhir memakai distribusi Gumbell dan Mononobe. Analisis data curah hujan tahun 2011-2021, diperoleh curah hujan rencana periode ulang 5 tahun sebesar 100,90 mm/hari. Intensitas curah hujan berdasarkan durasi tertinggi sebesar 22,04 mm/jam. Luas DTH berdasarkan peta situasi tambang bulan Agustus 2022 yaitu 75,9363 Ha. Debit air hujan diperoleh sebesar 14,57 m3/jam, debit air limpasan sebesar 11.088 m3/jam, dan debit air tanah sebesar 0,399 m3/jam. Pompa yang digunakan berjumlah 2 unit (Ksb 150 dan 200), debit masing-masing sebesar 400 m3/jam dan 550 m3/jam. Dimensi saluran terbuka diketahui sudah memadai, mampu menampung debit air masuk pada saluran. Volume sump kemajuan tambang Agustus 2022 sebesar 17.348,25 m3, diketahui sudah memadai. Luas total settling pond sebesar 3.138,4 m2 dan volume total 6.058,9 m3, belum cukup memadai sehingga diperlukan perbaikan dimensi. Kata kunci : Debit, Saluran, Sump, Kolam Pengendapan.
The Optimasi Fleet Management System Modular Untuk Mengurangi Waktu Tidak Produktif Sebagai Efisiensi Bahan Bakar Pc 4000 Pada Penambangan Batubara Yunita, Chrissensia; Sidiq, Hidayatullah; Bayurohman Pangacella Putra
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu tidak produktif merupakan suatu waktu yang terjadi tetapi tidak di harapkan ketika pada kegiatan operasional berlangsung yang berdampak akan menurunkan produktivitas maupun produksi dan mengakibatkan pemborosan bahan bakar terutama pada big fleet yang menjadi prioritas karena kapasitas dan penggunaan bahan bakar yang cukup besar, ketika big fleet yang tidak termanajemen dengan baik maka akan menyebabkan loss fuel dan produksi maupun perduktivitas tidak maksimal pada pengupasan overburden, fuel cost merupakan unit cost terbesar didalam operational penambangan, sehingga diperlukan perhatian khusus terhadap pemakakaian fuel dalam aktifitas penambangan salah satu dengan penggunaan fleet management system yang sudah memiliki tingkat perincian data yang tinggi dari setiap pergerakaan alat yang ada dilapangan. Permasalahan yang masih terjadi saat ini masih tinggi nya waktu tidak produktif yang membuat mesin menyala dalam keadaan tidak berproduksi, hal tersebut menyebabkan pemborosan konsumsi bahan bakar. Berdasarkan data-data yang ada waktu tidak produktif yang paling besar adalah hanging time dimana rata-rata setiap ritasi hanging time adalah 0,61 menit/ritasi atau setara 16% dari total hoursmeter yang berarti juga terdapat 16% bahan bakar terbuang. dalam penurunan ini harus berdasarkan ketercapaian alat dengan memasukan parameter hanging time disetiap ritasinya dalam menghitung produktivitas, match factor dan jumlah truck yang digunakan. perusahaaan memiliki target produktivitas yang berbeda beda di setiap material. fuel ratio hasil perhitungan bahan bakar dan produksi aktual yaitu 0,25 liter/jam, dalam mengurangi fuel ratio 0,25 liter/jam agar mendekati standar 0,20 yaitu dilakukan rekomendasi hanging maksimal setiap material, yang dilanjutkan perbaikan setting fleet dalam mencapai match factor mendekati 1. setelah dilakukan rekomedasi hanging time maksimal/material pada setiap fleet dan optimasi perbaikan setting fleet, produktivitas material blasting rata-rata mencapai 1.505 BCM/Jam, material non blasting rata-rata mencapai 1.007 BCM/Jam, dan material redsitub rata-rata mencapai 1.152 BCM/Jam. Maka peningkatan match factor hasil optimasi meningkat menjadi 0,96 dari aktual 0,76 dan rata-rata fuel ratio setelah dilakukan optimasi meningkat menjadi 0,21 liter/jam dari aktual 0,25 liter/jam. sehingga utilisasi alat yang dimiliki dan penggunaan fleet management system lebih maksimal.
Fasies dan Lingkungan Pengendapan Karbonat di Gua Gadung, Desa Pundung Sari, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Erlandi, Muhammad; Kurniawan, Sandi; Rizqi, Al Hussein Flowers; Nadip, Muhammad
Retii Vol 18 No 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-18 (Edisi Penelitian)
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research area on Facies and Environment of Carbonate Rock Deposition of Wungkal-Gamping Formation located in Gadung Cave, Pundung Sari Village, Semin District, Gunung Kidul Regency, Special Region of Yogyakarta with geographical position 7o 53’32.2”S and 110o 46'09.1”E. Not many ordinary people or researchers know the location of Gadung Cave, let alone carry out in-depth studies, so a detailed study of the facies and depositional environment of the rocks in the research area needs to be carried out. The research area regionally belongs to the Wungkal Formation, which is found locally and is located between the Semilir and Mandalika Formations to the north of Mount Panggung, Semin Gunung Kidul. The purpose of this research is to identify the facies and depositional environment through field observation and petrographic analysis. The research method is from petrographic analysis of 3 sample petrographic thin section taken in Gadung Cave. The results of rock determination and description obtained facies in the form of Wackestone, Corraline Bindstone, and Foraminifera Rudstone. After identification and plotting to a depositional environment model in the standard limestone facies belt, it was found that this area was once a Reef Margin to the Toe-of Slope. Withdrawal of the age of the rocks in the limestone fragments in the bed breccias beneath the Gadung Cave. Relative age analysis to obtain the age of N3 (Late Oligocene) indicates that it is possible that the Gadung Cave carbonate rocks were deposited before the existence of the Semilir Formation. Keywords : Gadung Cave, Carbonate facies, Wungkal-Gamping, Semin