cover
Contact Name
Enny Rachmani
Contact Email
ijhims.aptirmik@gmail.com
Phone
+628112761627
Journal Mail Official
ijhims.aptirmik@gmail.com
Editorial Address
Universitas Dian Nuswantoro Fakultas Kesehatan Jl. Nakula I No. 5-11 Semarang
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
ISSN : 28090462     EISSN : 28090241     DOI : https://doi.org/10.33560/
- Medical Record Management - Health Information Clinical Audit - Coding Audit - Medical Record audit - Health Information Technology - Health Information System - Health Service Statistic
Articles 70 Documents
SOSIALISASI APLIKASI PEMINJAMAN DAN PENGEMBALIAN REKAM MEDIS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MAHASISWA/I REKAM MEDIS STIKES DHARMA LANDBOUW PADANG Fitriani, Yulia; Maisa Putra, Deni; Novita, Dian; Handam Dewi, Siti; Alfauzain
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i1.88

Abstract

Electronic Medical Record Storage is an activity of storing data on digital-based media in health service facilities. Based on the results of interviews with level 2 students, it was found that there is no application for borrowing and returning medical record files for learning on campus. The aim of this research is to design a system. borrowing and returning medical records as a learning medium for students of STIKES Dharma Landbow Padang. This type of research uses the Research and Development development method. This research was carried out at STIKES Dharma Landbouw Padang in December 2022 - July 2023. The population in this research is RMIK level 2 students with a sample size of 50 people taken by Simple Random Sampling. This research was carried out using interviews and observations, the data was processed using computerization. The research results showed that the flow of borrowing and returning medical record files at the STIKES Dharma Landbouw Padang campus had been done manually in expedition books and treacers, but now it has developed with the design of an application for borrowing and returning medical record files which produces output and uses a black box. which means the application is running well according to student needs. Based on the research results, it can be concluded that there is a need for learning, practice and development of the application system for borrowing and returning medical record files by the STIKES Dharma Landbouw Padang campus in order to make it easier and shorten the time for students to store and return medical record files in order to train students before going out into the field for street vendors or work later.
SOSIALISASI SATU SEHAT APLIKASI BERBASIS MOBILE DI POSYANDU RW 05 RT 04, MEJING LOR, GAMPING SLEMAN: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini memperkenalkan dan mensosialisasikan aplikasi satu sehat bagi ibu Posyandu RW 05, Kel. Ambarketawang, Kec. Gamping, Kab, Sleman, Yogyakarta . Rahmatul Ilmi, Laili; Handayani, Mega; Kharisma , Andi
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i1.92

Abstract

Satu sehat merupakan aplikasi yang diluncurkan pemerintah Indonesia per Maret 2023, namunbelum semua lapisan masyarakat mendapatkan sosialisasi aplikasi satu sehat yang berbasis mobile. Aplikasitersebut memberikan manfaat terkait informasi rekam kesehatan, jaminan kesehatan, edukasi kesehatan.Posyandu di RT 04 merupakan layanan pemeriksaan primer tingkat desa oleh para nakes dan kader, kegiatanrutinnya adalah monitoring tumbuh kembang bayi. Beberapa penelitian sebelumnya menjelaskan pentingnyaedukasi pada implementasi sebuah aplikasi kepada masyarakat memberikan peran positif pada peningkatanpengetahuan dan manfaat dari aplikasi tersebut. Kegiatan ini akan diselenggarakan secara langsung atau luringdengan tetap mematuhi protocol kesehatan Metode pelaksanaan kegiatan adalah koordinasi dengan pihak RTdan RW di Mejing Lor, Gamping, Sleman. Pelaksanaan kegiatan ini pada tahap pertama dengan koordinasidengan pihak RT dan RW, tahap kedua penyampaikan materi secara luring di Pendopo Warga RW 05, MeijingLor, Gamping, Sleman, Pre dan Post test dan dilanjutkan diskusi dengan peserta serta pendampingan prosesinstalasi Aplikasi Satu Sehat di gawai peserta.
PELATIHAN MANAJEMEN REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN PETUGAS REKAM MEDIS SEBAGAI CLINICAL INSTRUCTUR (CI) DI PUSKESMAS KAB.CIREBON Khasanah, Lina
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i1.94

Abstract

Education and training is one of the efforts to increase human resources and a series of activities or efforts that are carried out continuously, gradually and integratedly. The training was carried out to develop Clinical Instructor competency in organizing student clinical practice activities at community health centers. The limited knowledge of Clinical Instructors in terms of competencies that must be achieved by practical students influences the implementation of clinical practical learning and when giving assessments. One of the competencies that must be achieved during clinical practice is the basic management of medical records. This research aims to increase CI's knowledge and competence in implementing clinical practice guidance for students. The method used is training with several stages of activities, namely competency identification analysis in the form of training system design, then implementation of activities, and evaluation. The increase in competency is proven by an increase in post test results from an average pre test score of 71.59 and an average post test result of 87.73. The evaluation results of training implementation can be assessed on 4 scales, namely training implementation, speakers, materials, etc. Each scale has an average value of 3.5, these results prove that the training implementation process is in the good category. Implementation of training can improve the competency of medical record officers as Clinical Instructors in administering clinical practice students at community health centers.
PENGEMBANGAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PELAYANAN KESEHATAN: INISIATIF LAYANAN SEPENUH HATI DI RSU USADA SIDOARJO Astuti, Widi; Januarika, Satria; Sutha, Diah
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i1.95

Abstract

Kegiatan pengambangan komunikasi efektif dalam pelayanan kesehatan adalah langkah progresif untuk meningktakan kualitas pelayanan kesehatan dan mengukuhkan hubungan yang lebih erat antara tenaga kesehatan dengan masyarakat. Melalui metode pelaksnaan yang terencana dengan inisiatif “Layanan Sepenuh Hati” berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dan tenaga kesehatan akan pentingnya komunikasi efektif dalam pengelolaan kesehatan pribadi. Pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan dan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan pelayanan kesehatan mencipatakan lingkungan yang responsif dan terhubung secara emosional. Hasil positif mencakup peningkatan keterampilan komunikasi tenaga kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan penerapan teknologi informasi untuk menyediakan informasi kesehatan yang mudah diakses. Pembahasan melibatkan identifikasi tantangan, strategi perbaikan dan peningkatan kesinambungan kegiatan ini. evaluasi berkala dan umpan balik menjadi instrumen penting untuk penyesuaian dan pengembangan lebih lajut. Menyoroti pentingnya kesinambungan, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi lintas sektor, dalam menjadi keberlanjutan kegiatan ini, inovasi teknologi, penelitian lanjutan, dan keterlibatan pihak stakeholder merupakan elemen kunci bagi pertumbuhan dan adaptasi kegiatan ini. Dengan demikian, kegiatan ini bukan hanya menciptakan perubahan positif dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga menetapkan fondasi bagi model pelayanan kesehatan yang adaptif dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN TENAGA REKAM MEDIS TERKAIT PENGENALAN SISTEM APLIKASI PERANCANGAN SIMKLINIK: PEMBERDAYAAN TENAGA REKAM MEDIS TERKAIT PENGENALAN SISTEM APLIKASI PERANCANGAN SIMKLINIK Nanta sigit, Nanta sigit; Ariyanti, Rea
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i1.98

Abstract

Klinik Modern merupakan satu diantara klinik rawat inap pratama yang terdapat di Kabupaten malang yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara perorangan, dimana rata-rata kunjungan pasien di klinik moderna berkisar 50 pasien per hari. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan termasuk klinik wajib menyelenggarakan rekam medis. Salah satu sistem yang dilaksanakan dalam unit rekam medis adalah Rekam medis elektronik merupakan rekam medis yang penyelenggaraannya dilakukan dengan sistem elektronik. Tujuan dari rekam medis adalah untuk meningkatkan mutu sebuah pelayanan kesehatan, memberikan kepastian hukum, kerahasiaan, keamanan, keutuhan serta ketersediaan data rekam medis pasien, dan mewujudkan sebuah penyelenggaraan berbasis digital yang terintegrasi. Rekam medis elektronik paling sedikit dilakukan kegiatan registrasi pasien, ditribusi data rekam medis elektronik, pengisisan informasi klinis, pengolahan informasi rekam medis elektronik, pengimputan data, penyimpanan data rekam medis elektronik, menjamin mutu , transfer isi rekam medis. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis yang dilakukan kepada petugas kesehatan. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa pengetahuan petugas kesehatan antara sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi meningkat sebesar 70%, dimana sebelum diberikan edukasi, rerata nilai pretest sebesar 56.00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 95.00. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam melakukan sistem perancangan aplikasi SIMKLINIK
SOSIALISASI INFORMASI TERHADAP PROSEDUR PELAYANAN DAN PENANGAN KLINIS MEDIS PRATAMA TERHADAP JAMINAN KESEHATAN Syaputra, Reka Dwi; Ameliasasi, Dinda; Sari, Suci Junita; Sakoci, Siti; Oktarina, Ayu; Methania, Delara; Aprilia, Sinta; Nengsih, Elia Septia; Saputra, Romadan
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i1.100

Abstract

BPJS Kesehatan di Indonesia memberikan jaminan kesehatan dan akses layanan kesehatankepada Warga Negara Indonesia, terutama bagi yang kesulitan finansial, untuk mewujudkan hak atas layanankesehatan bagi semua, termasuk kelompok miskin. Mereka juga memfasilitasi pelayanan klinis, mempercepatpengobatan, dan meningkatkan mutu layanan rumah sakit. kurangnya pemahaman masyarakat tentang BPJS 9Kesehatan dan prosedur yang terkait dengannya. Hal ini dapat mempengaruhi akses terhadap layanan kesehatan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Diperlukan upaya sosialisasi dan edukasi yang lebih luas untukmeningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat, prosedur, dan layanan yang dapat diberikan oleh BPJSKesehatan.
PENINGKATAN KESADARAN AKAN PENTINGNYA ERGONOMI DI RUANG UNIT KERJA REKAM MEDIS Sulistyoadi, Sulistyoadi; Djamaludin, Rachmad; Sutha, Diah; Setiawan, Mohammad Yusuf
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.118

Abstract

Lingkungan kerja yang tidak ergonomis dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan bagi petugas rekam medis, seperti gangguan muskuloskeletal dan kelelahan fisik, yang pada gilirannya memengaruhi produktivitas kerja. Di Puskesmas Sukodono, unit rekam medis masih menghadapi kendala dalam penerapan ergonomi di tempat kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan prinsip ergonomi oleh petugas rekam medis melalui sosialisasi dan pelatihan. Metode yang digunakan mencakup pemberian materi teoritis mengenai pentingnya ergonomi serta pelatihan praktis untuk mengajarkan pengaturan postur kerja, penggunaan peralatan yang benar, dan teknik peregangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petugas sebesar 80% terkait ergonomi, serta 70% petugas berhasil menerapkan pengaturan postur kerja yang lebih baik. Evaluasi lanjutan menunjukkan bahwa 85% peserta lebih sadar akan pentingnya ergonomi dan melaporkan peningkatan kenyamanan kerja. Meskipun demikian, penerapan berkelanjutan masih memerlukan dukungan fasilitas yang ergonomis. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan penerapan ergonomi, namun pengelolaan lingkungan kerja secara lebih sistematis perlu dilakukan untuk menjaga kesinambungan hasil yang dicapai.
PENDIDIKAN KESEHATAN: PENINGKATAN PENGETAHUAN PETUGAS REKAM MEDIS TENTANG FAMILY NUMBERING SYSTEM Harjanti, Harjanti; Astri Sri Wariyanti; Hanifah, Hanifah
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.125

Abstract

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan pertama yang memiliki peran penting dalam pemberian pelayanan Kesehatan secara menyeluruh kepada Masyarakat. Rekam medis menjadi elemen penting dalam pendokumentasian pelayanan Kesehatan, termasuk dalam sistem pencatatan dengan system penomoran keluarga (Family Numbering System/ FNS). Namun dalam implementasi di Dinas Kesehatan Kota Surakarta masih terdapat kendala seperti tidakpahaman petugas tentang klasifikasi nomor dan tidak adanya regulasi yang seragam dalam implementasinya. Tujuan kegiatan yaitu adanya persamaan persepsi dalam implementasi sistem penomoran di masing masing puskesmas wilayah kerja dinas Kesehatan Kota Surakarta dan pemanfaatan sistem penomoran dalam kegiatan pelaporan. Metode kegiatan dilakukan dengan penyuluhan. Peserta yang hadir dalam kegiatan 16 orang Puskesmas dan 4 Orang dari Dinas Kesehatan. Hasil diskusi menegaskan perlunya kebijakan yang seragam dalam penerapan FNS, termasuk standarisasi kode wilayah berdasarkan domisili atau KTP serta penyesuaian digit indeks keluarga untuk meningkatkan efisiensi pencatatan dan analisis data kesehatan. Implementasi FNS memudahkan pengelolaan rekam medis dan pemantauan kesehatan masyarakat, tetapi memerlukan regulasi yang jelas untuk menghindari kesalahan pencatatan dan meningkatkan akurasi data dalam pengambilan keputusan kesehatan masyarakat.
PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) UNTUK PENCEGAHAN DOBEL REGISTER DALAM SISTEM PENDAFTARAN RUMAH SAKIT Oktoriani, Ervita Nindy; Hanafiah, Ali; Rhamadany , Musthafa
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.127

Abstract

Proses pendaftaran pasien di rumah sakit merupakan tahap awal yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan. Salah satu tantangan utama dalam sistem pendaftaran adalah Register ganda, yaitu pendaftaran ganda pasien dengan identitas yang sama, yang dapat menyebabkan ketidakakuratan data inefisiensi operasional, serta risiko kesalahan medis. Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan Register ganda dalam Sistem Pendaftaran Rumah Sakit guna meningkatkan akurasi data dan efisiensi layanan di RS Islam A. Yani Surabaya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan difusi ipteks, yang mencakup identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan, perancangan dokumen SOP, serta validasi dan revisi dengan tenaga rekam medis dan petugas pendaftaran. Hasil dari kegiatan ini adalah SOP yang disusun secara sistematis untuk mencegah pendaftaran ganda melalui prosedur verifikasi identitas pasien, pencarian data dalam sistem informasi rumah sakit, serta mekanisme penanganan Register ganda. Meskipun SOP telah disusun dan dikonsultasikan dengan pihak terkait, kegiatan ini tidak mencakup implementasi dan evaluasi penerapan di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas SOP dalam praktik rumah sakit.
OPTIMALISASI KEAMANAN DAN KESADARAN PERILAKU CYBER PENGGUNA SISTEM RME DI RSUD LIMPUNG KABUPATEN BATANG Wulandari, Fitria; Setiono, Oki; Kurniadi, Arif
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.128

Abstract

RSUD Limpung Kabupaten Batang telah melaksanakan Rekam Medis Elektronik (RME), berdasarkan hasil survey masih di temukan kendala dalam implementasi RME di RSUD Limpung yaitu keterbatasan infrastruktur IT dan dukungan serta ketrampilan SDM dalam menggunakan RME. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman petugas tentang keamanan system RME dan meningkatkan kesadaran perilaku cyber di kalangan pengguna sistem, yang terdiri dari tenaga kesehatan dan staf administrasi. Kegiatan ini mencakup audit keamanan melalui wawancara, penilaian risiko, pelatihan keamanan informasi, serta sosialisasi dengan media edukatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kerentanan utama berasal dari perilak pengguna, seperti penggunaan kata sandi yang lemah dan kurangnya pembaruan sistem. Pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap praktik keamanan data, yang terlihat dari peningkatan skor hasil post-test. Sosialisasi juga memberikan dampak positif terhadap kesadaran kolektif dalam menjaga kerahasiaan informasi pasien. Namun, observasi menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pemahaman dan praktik di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut berupa pelatihan berkelanjutan dan penguatan kebijakan internal rumah sakit. Pengabdian ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun budaya keamanan informasi yang lebih baik di lingkungan RSUD Limpung serta mendukung kualitas pelayanan kesehatan yang berbasis sistem informasi yang aman dan terpercaya.