cover
Contact Name
Enny Rachmani
Contact Email
ijhims.aptirmik@gmail.com
Phone
+628112761627
Journal Mail Official
ijhims.aptirmik@gmail.com
Editorial Address
Universitas Dian Nuswantoro Fakultas Kesehatan Jl. Nakula I No. 5-11 Semarang
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
ISSN : 28090462     EISSN : 28090241     DOI : https://doi.org/10.33560/
- Medical Record Management - Health Information Clinical Audit - Coding Audit - Medical Record audit - Health Information Technology - Health Information System - Health Service Statistic
Articles 70 Documents
EDUKASI PETUGAS TERKAIT KETEPATAN KODE DIAGNOSA OBTETRI DALAM MENDUKUNG KELANCARAN KLAIM BPJS DI RS.X Heltiani, Nofri; Budiarti, Anggia; Agusianita, Agusianita
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.131

Abstract

Ketepatan kode tindakan memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran klaim dan menjadi dasar disetujuinya penagihan biaya oleh BPJS kepada Rumah Sakit, namun berkas klaim kasus obstetric RS.X Kota Bengkulu selalu mengalami pending setiap kali pengajuan klaim BPJS yang disebabkan mayoritas kode diagnosa tidak tepat. Hal ini disebabkan informasi koding (berkaitan dengan tindakan dan kode yang diinputkan tidak sesuai dengan aturan koding pada Surat Edaran BPJS Kesehatan 2023 dan Berita Acara Kesepakatan ketika verifikasi klaim oleh verifikator BPJS Kesehatan, yang berdampak terlambatnya proses pembayaran klaim sehingga menyebabkan kerugian material bagi Rumah Sakit. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada petugas terkait pentingnya ketepatan kode diagnose obstetri dalam mendukung kelancaran klaim BPJS. Kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi dan diskusi interaktif melalui tiga tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanan dan tahap monitoring evaluasi dengan sasaran petugas casemix sebanyak 8 orang. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa pengetahuan petugas casmix sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi meningkat menjadi 70%, dimana sebelum diberikan edukasi, rerata pretest sebesar 56 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai posttest menjadi 95. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan petugas casemix dalam melakukan identifikasi penyebab tidak tepatnya kode diagnosa obstetri berdasarkan ICD 10 dan ICD-9CM serta INA-CBG’s.
PELATIHAN PENGGUNAAN POSYANDU DIGITAL UNTUK MEMPERMUDAH PENCATATAN HASIL POSYANDU KEPADA KADER POSYANDU PEPAYA 5 Wibowo, Syifa Sofia; Nisa Rani Khoirun, Nayla; Koes Oktariana Dyah Ramadhani, Rizki
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.132

Abstract

Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Posyandu bersama dengan pengelola desa memiliki tanggung jawab untuk menyediakan data yang dilaporkan ke tingkat kecamatan, salah satunya yaitu data posyandu anak balita. Berdasarkan hasil studi pendahuluan di Posyandu Pepaya 5, terdapat dua permasalahan yaitu terkait pencatatan dan pelaporan hasil pengukuran dan pemeriksaan. Tim pengabdian membuat sebuah program posyandu digital dengan sistem informasi berbasis website yang merupakan langkah yang strategis dan efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta aksesibilitas informasi kesehatan kepada masyarakat. Tujuan kegiatan ini yaitu sebagai upaya memudahkan pencatatan dan pelaporan oleh kader posyandu dan bidan desa di Posyandu Pepaya 5. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana dengan baik dan lancar. Pihak Posyandu Pepaya 5 yang menjadi mitra pengabdian menyambut dengan baik mulai dari saat perijinan hingga pelaksanaan kegiatan. Kader posyandu menyambut kegiatan pelatihan posyandu digital dengan baik dan juga ikut aktif memberi masukan terkait pengembangan posyandu digital.
EDUKASI PENINGKATAN PEMAHAMAN KEAMANAN DATA PASIEN PADA RME BAGI PEREKAM MEDIS DI UPTD PUSKESMAS PEGANDON BERDASARKAN PERMENKES NOMOR 24 TAHUN 2022 Maya Rani, Destri; Nurul Widyaningrum, Bajeng
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.133

Abstract

Transformasi digital dalam sektor kesehatan telah mendorong adopsi Rekam Medis Elektronik (RME) sebagai sistem pencatatan informasi medis yang efisien. Namun, penerapan RME menghadirkan tantangan terkait perlindungan data pasien yang bersifat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemahaman petugas rekam medis di UPTD Puskesmas Pegandon terhadap prinsip keamanan data, meliputi Confidentiality, Integrity, dan Availability sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022. Metode yang digunakan berupa sosialisasi edukatif kepada 10 peserta, dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 74,4 menjadi 84,6, dengan selisih 10,2 poin atau peningkatan sebesar 13,7%. Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi sosialisasi berkontribusi positif dalam penguatan pemahaman petugas terhadap aspek keamanan dalam pengelolaan RME.
SOSIALISASI TATALAKSANA PELEPASAN INFORMASI MEDIS DALAM MENJAGA PERLINDUNGAN INFORMASI KESEHATAN PASIEN DI RSUD LIMPUNG BATANG Suyoko, Suyoko; Astuti Setijaningsih, Retno; Tomy Abiyasa, Maulana
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 5 No. 1 (2025): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v5i1.134

Abstract

RSUD Limpung merupakan rumah sakit tipe D yang melayani pelepasan informasi medis pasien untuk berbagai keperluan. Dengan era transisi menuju rekam medis elektronik perlu adanya pengelolaan pelepasan informasi medis guna menjamin kerahasiaan data pasien. Tujuan sosialisasi ini adalah meningkatkan pemahaman staf mengenai pengelolaan pelepasan informasi medis untuk perlindungan data informasi kesehatan. Metode melalui penyampaian materi dan focus group discussion pada tanggal 7 februari 2025 kepada staf RSUD Limpung yang berjumlah 15 petugas. Evaluasi keberhasilan program melalui testimoni staf RSUD Limpung. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa staf RSUD Limpung menyambut baik dan antusias dalam mengikuti sesi penyampaian materi maupun sesi tanya jawab. Tim pengabdian dapat memberikan jawaban atas pertanyaan tentang hambatan dalam pelepasan informasi medis kepada pihak ketiga selain pasien. Diakhir sesi diskusi kepala bidang pelayanan medis memberikan testimoni apresiasi kepada Tim Udinus atas kegiatan pengabdian yang dilakukan memberikan dampak positif bagi tenaga kesehatan, khususnya dalam pengelolaan rekam medis di RSUD Limpung. Implementasi rekam medis elektronik dalam mendukung pelepasan informasi masih mengalami hambatan antara lain: keterbatasan akses internet yang stabil, keterbatasan Pelatihan. Disarankan adanya pelatihan yang berkelanjutan untuk memastikan staf disegarkan mengenai ketentuanketentuan dalam pelepasan informasi medis serta membantu staf dalam menghadapi dilema etik yang mungkin terjadi dalam pelepasan informasi medis.
SOSIALISASI KELENGKAPAN PENGISIAN DATA PENUNJANG MEDIS TERHADAP KEJADIAN PENDING KLAIM DI RST. REKSODIWIRYO PADANG 2023 Yulfa Yulia; Oktamianiza; Sari, Dian; Ayunda Putri, Kalasta; Ilahi, Vitratul; Permata Sari, Ayu
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i2.91

Abstract

Rumah Sakit TK. III Dr. Reksodiwiryo Padang masih terdapat pending klaim rawat inap salah satupermasalahnya adalah ketidaklengkapan data penunjang medis rekam medis rawat inap. Tujuan kegiatan inisosialisasi kelengkapan data penunjang medis terhadap kejadian pending klaim rawat inap di Rumah Sakit TK.III Dr. Reksodiwiryo Padang, dengan mengadakan sosialissai kepada tenaga kesehatan terhadap pengisiankelengkapan dari data penunjang medis. Pengabmas dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut dengan melibatkan 5 (lima) orang mahasiswa untuk membantu dalam pelaksaan kegiatan kepada tenaga medis.Hasil data yang tidak lengkap menunjukkan dari 76 rekam medis rawat inap di dapatkan 40(52.6%) rekam medisyang tidak lengkap data penunjang medis dan 40 (52.6%) rekam medis yang tidak diterima oleh pihak BPJS.Disarankan petugas rekam medis lebih memperhatikan terkait kelengkapan formulir hasil penunjang medis yangharus diisi dan dilampirkan agar menunjang proses pengklaiman system INA-CBGs di rumah sakit.
SOSIALISASI PENYEDIAAN REKAM MEDIS RAWAT JALAN SESUAI STANDAR PELAYANAN MINIMAL DI RUMAH SAKIT X Maisa Putra, Deni; Fitriani, Yulia; Novita, Dian; Fadhila, Washi; Fatullah, Naufal
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i2.107

Abstract

Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Penyediaan rekam medis mengacu pada penyediaan rekam medis mulai dari saat pendaftaran pasien sampai saat rekam medis diberikan atau ditemukan. Waktu standar klinik rawat jalan untuk menyediakan rekam medis adalah ≤ 10 menit. Di Rumah Sakit X masih banyak di dijumpainya keterlambatan dalam penyediaan berkas rekam medis. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui tinjauan waktu penyediaan rekam medis rawat jalan sesuai standar pelayanan minimal di Rumah Sakit X. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan mengunakan angket untuk menilai dalam kecepatan penyediaan rekam medis, dengan analisis data sesaca univariat. Hasil dalam pelaksanaan sosialisasi sistem penyedian berkas rekam medis sesuai standar pelayanan minimal rumah sakit masih dalam kategori masih ada keterlambatan dan masih belum sesuai dengan standar pelayanan minimal. Berdasarkan pembahasan dan sosialiasi terhadap penyediaan berkas rekam medis perlunya upaya setiap pengambil kebijakan untuk bisa memberikan arahan dan pelatihan bagai mana cara dalam penediaany berkas rekam medis yang berlaku di rumah sakit. Maka dari itu disarankan perlu adanya evaluasi, sosialisasi, pelatihan lebih lanjut terhadap permasalah yang dapat mempengaruhi keterlambatan penyediaan rekam medis rawat.
DECOMPILE MENU NIGHT AUDIT SENSUS HARIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) Harjanti; Bayu Sinta, Tunjung; Widiantoro, Reza; Siam Anggi P, Zahra; Rochani, Dyah
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i2.108

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) mengintegrasikan proses pelayanan rumah sakit untuk memperoleh informasi akurat dan mendukung pengambilan keputusan. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 1171 tahun 2011, rumah sakit wajib membuat laporan periodik guna meningkatkan pengawasan. Kendala dalam implementasi SIMRS termasuk modul yang tidak sesuai dengan kebutuhan user dan informasi yang kurang memadai.Mitra menghadapi masalah pada menu Night Audit Sensus Harian SIMRS yang belum memiliki opsi pasien keluar masuk pada hari yang sama, mempengaruhi perhitungan Hari Perawatan (HP) dan Bed Occupation Rate (BOR). Output pelaporan juga berubah saat opsi refresh digunakan, mengganggu pengambilan keputusan manajemen. Kegiatan Pengabdian bertujuan untuk decompile menu Night Audit Sensus Harian SIMRS dan menyesuaikan rumusnya. Metode melibatkan konsultasi, wawancara, identifikasi masalah, dekompilasi, dan penyesuaian data. Evaluasi program berdasarkan pemanfaatan menu yang sesuai dengan teori. Hasil menunjukkan masalah dalam perhitungan HP dan BOR dapat diatasi dengan dekompilasi, namun masih diperlukan perbaikan bertahap untuk mencapai pelaporan yang efektif, efisien, dan akurat.
PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PENYAJIAN DATA SIM KLINIK DI KLINIK MODERN, PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG Nanta sigit, Nanta sigit; Maulana, Moh
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klinik Modern merupakan satu diantara klinik rawat inap pratama yang terdapat di Kabupatenmalang yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara perorangan, dimana rata-rata kunjungan pasien di klinik moderna berkisar 50 pasien per hari. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan termasuk klinik wajib menyelenggarakan rekam medis. Salah satu sistem yang dilaksanakan dalam unit rekam medis adalah Rekam medis elektronik merupakan rekam medis yang penyelenggaraannya dilakukan dengan sistem elektronik. Tujuan dari rekam medis adalah untuk meningkatkan mutu sebuah pelayanan kesehatan, memberikan kepastian hukum, kerahasiaan, keamanan, keutuhan serta ketersediaan data rekam medis pasien, dan mewujudkan sebuah penyelenggaraan berbasis digital yang terintegrasi. Rekam medis elektronik paling sedikit dilakukan kegiatan registrasi pasien, ditribusi data rekam medis elektronik, pengisisan informasi klinis, pengolahan informasi rekam medis elektronik, pengimputan data, penyimpanan data rekam medis elektronik, menjamin mutu , transfer isi rekam medis. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktifmengenai pelaksanaan sistem penyimpanan rekam medis yang dilakukan kepada petugas kesehatan. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa pengetahuan petugas kesehatan antara sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi meningkat sebesar 70%, dimana sebelum diberikan edukasi, rerata nilai pretest sebesar 56.00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 95.00. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan petugas kesehatan dalam melakukan sistem perancangan aplikasi SIMKLINIK.
OPTIMALISASI APLIKASI SAYANG BUNDA PADA IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA MENGURANGI AKI DAN AKB Wibowo, Syifa Sofia; Wibowo, Syarifah Aqil
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i2.111

Abstract

Dinas Kesehatan Kota Semarang telah membuat sebuah program inovatif untuk mencegah bertambahnya AKI dan AKB di Kota Semarang. Aplikasi Sayang Bunda merupakan sebuah aplikasi milik Dinas Kesehatan Kota Semarang yang sudah disebarluaskan kepada masyarakat sejak tahun 2023 lalu. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan dan penyuluhan untuk ibu maupun kader tentang berbagai informasi kesehatan maupun teknologi Kesehatan. Tujuan kegiatan ini yaitu yaitu meningkatnya pengetahuan ibu tentang kesehatan ibu hamil, melahirkan dan nifas. Serta dapat meningkatkan sikap positif ibu (mawas diri) dan menurunkan AKI serta AKB. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap dan terencana yang dilakukan tim pengabdian kepada mitra sasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 21-30 Juni 2024 dengan peserta kegiatan adalah 10 ibu hamil. Kegiatan diawali dengan membagikan kuesioner pre-test dilanjutkan dengan penyuluhan materi, implementasi penggunaan aplikasi Sayang Bunda dan pengisian kuesioner post-test. Semua peserta kegiatan diketahui mengalami kenaikan pengetahuan, yang dapat dibuktikan dengan nilai post-test yang meningkat dibandingkan nilai pre-test.
PEMBENTUKAN “KAPPAS” DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN DATA DAN INFORMASI KESEHATAN UNTUK PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL irmawati, irmawati; Golo, Zefan Adiputra; Eliyah; Sugiarto, Puput
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 4 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v4i2.115

Abstract

Masalah stunting menjadi perhatian serius di Indonesia karena tingginya prevalensi, mencapai30,8%, lebih tinggi dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, dan Brunei. Puskesmas Tlogosari Kulon memiliki angka stunting yang cukup tinggi, yaitu 31,13% di Jawa Tengah dan 29,68% di Kota Semarang. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Kelompok Aksi Penggerak Pencegahan Stunting (KAPPAS) di Kelurahan Muktiharjo Kidul sebagai upaya percepatan penurunan stunting melalui peningkatan komunikasi, perubahan perilaku, dan pemberdayaan masyarakat. Metode pengabdian kepada masyarakat melibatkan empat tahapan utama: koordinasi dengan puskesmas dan kelurahan, pendataan calon anggota KAPPAS, pelatihan menggunakan modul tervalidasi, dan penguatan melalui pertemuan rutin. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan anggota KAPPAS setelah pelatihan, yang diukur melalui pre-test dan post-test. Disarankan agar model KAPPAS diperluas ke wilayah lain dan dukungan dari puskesmas serta kelurahan terus diperkuat. Evaluasi dan monitoring rutin diperlukan untuk memastikan efektivitas program dan penyesuaiannya dengan kebutuhanlokal.