cover
Contact Name
Davit Nugraha
Contact Email
pharmacogenius@gmail.com
Phone
+6285314834050
Journal Mail Official
pharmacogenius@gmail.com
Editorial Address
Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Pharmacy Genius
ISSN : -     EISSN : 29644771     DOI : https://doi.org/10.56359/pharmgen.v2i1
Core Subject : Health, Science,
A manuscripts submitted to Pharmacy Genius should be an original research article related to the field of the all scopes of Pharmaceutical Science such as: 1. Pharmaceutics, 2. Biopharmaceutics, 3. Drug Delivery System, 4. Physical Pharmacy, 5. Chemical Pharmacy, 6. Pharmaceutical Technology, 7. Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, 8. Pharmacology and Toxicology, 9. Pharmacokinetics, 10. Pharmaceutical Chemistry, 11. Pharmaceutical Biology, 12. Community and Clinical Pharmacy, 13. Regulatory Affairs and Management Pharmacy, 14. and Alternative Medicines.
Articles 83 Documents
Evaluasi Perencanaan dan Pengadaan Perbekalan Farmasi di Instalasi Farmasi RSUD Ciamis Nurjanah, Aprilia Tri
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 2 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i2.682

Abstract

Pendahuluan : Manajemen logistik perbekalan farmasi di rumah sakit mencakup perencanaan dan pengadaan obat yang efektif untuk memastikan ketersediaan obat yang memadai bagi pelayanan pasien. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengevaluasi proses perencanaan dan pengadaan obat di Instalasi Farmasi RSUD Ciamis melalui pendekatan kualitatif. Metode : Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam kepada petugas perencanaan dan pengadaan obat serta telaah dokumen terkait (rencana kebutuhan obat, anggaran, laporan stok). Hasil : menunjukkan bahwa perencanaan kebutuhan di RSUD Ciamis umumnya didasarkan pada data konsumsi obat sebelumnya dengan margin penambahan (sekitar 10–20%) untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan. Rencana kebutuhan mempertimbangkan ketersediaan anggaran, prioritas pelayanan, sisa stok dan pola penyakit setempat sesuai pedoman Permenkes 72/2016. Pada tahap pengadaan, obat-obatan diperoleh melalui mekanisme pengadaan pemerintah (misalnya e-purchasing) yang melibatkan petugas farmasi sesuai standar, namun terkendala keterbatasan dana dan keterlambatan distribusi yang mempengaruhi realisasi persediaan. Kesimpulan : Ketersediaan obat di RSUD Ciamis dinilai relatif baik karena rutin dilakukan stok opname bulanan. Kesimpulannya, RSUD Ciamis telah melaksanakan perencanaan dan pengadaan farmasi sesuai standar, tetapi perlu peningkatan dalam pengelolaan anggaran dan proses pemusnahan obat kadaluwarsa agar lebih optimal.
Pengaruh tingkat pengetahuan terhadap tindakan swamedikasi batuk di Dusun Sidamukti, Kecamatan Langkaplancar Purwati, Yunia
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 2 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i2.683

Abstract

Pendahuluan: Swamedikasi didefinisikan sebagai upaya pengobatan diri sendiri untuk penyakit ringan tanpa bantuan tenaga medis. Di Indonesia, swamedikasi sangat lazim, bahkan mencapai 72,19% penduduk pada tahun 2020. Pengetahuan yang memadai tentang obat batuk dan cara penggunaannya sangat penting agar swamedikasi dilakukan secara rasional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menelaah pengaruh tingkat pengetahuan masyarakat terhadap tindakan swamedikasi batuk di Dusun Sidamukti, Langkaplancar. Metode: Penelitian bersifat deskriptif analitik cross-sectional dengan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Sebanyak 78 responden dipilih berdasarkan kriteria inklusi, kemudian data dianalisis menggunakan uji Chi-square untuk melihat pengaruh pengetahuan terhadap swamedikasi. Hasil: Hasil survei menunjukkan 84,6% responden memiliki tingkat pengetahuan baik, 10,3% cukup, dan 5,1% kurang. Sebanyak 92,3% tindakan swamedikasi batuk tergolong tepat, sedangkan 7,7% tidak tepat. Uji Chi-square menghasilkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara tingkat pengetahuan dan tindakan swamedikasi batuk. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan yang lebih tinggi berkaitan dengan tingginya proporsi tindakan swamedikasi batuk yang tepat. Temuan ini menegaskan perlunya edukasi kefarmasian di masyarakat agar praktik swamedikasi menjadi lebih rasional.
Kajian Kelengkapan Administrasi dan Farmasetik Resep Pasien Rawat Jalan di RSU Dadi Keluarga Ciamis (November 2022–April 2023) Elista, Vega Novayanti
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 2 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i2.684

Abstract

Pendahuluan :Pelayanan resep didahului dengan proses pengkajian resep yang meliputi persyaratan administrasi dan persyaratan farmasetik. Aspek administrasi dan farmasetik dipilih karena merupakan tahap awal dalam proses pengkajian resep pada saat resep dilayani diapotek karena mencakup seluruh informasi didalam resep yang berkaitan dengan kejelasan tulisan obat, keabsahan resep, dan kejelasan informasi didalam resep. Pengkajian resep merupakan salah satu pelayanan kefarmasian yang sangat penting dalam peresepan karena dapat membantu menghindari terjadinya medication error. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase kelengkapan administrasi dan farmasetik resep pasien rawat jalan di RSU Dadi Keluarga Ciamis (November 2022–April 2023). Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif non-eksperimental retrospektif. Data diambil dari semua resep rawat jalan selama periode tersebut dan dilakukan purposive sampling sebanyak 400 resep. Hasil : penelitian menunjukkan kelengkapan administrasi resep sebesar 78% dan kelengkapan farmasetik sebesar 99%.. Kesimpulan : Temuan ini penting untuk praktik kefarmasian rumah sakit dan apotek komunitas, karena kelengkapan resep yang tinggi mendukung penggunaan obat yang rasional dan keamanan pasien.
Review Jurnal Pengelolaan Limbah Cair Farmasi Dengan Metode Aerob-Anaerob Dalam Penurunan Kadar COD Annisa, Annisa; Az-Zahra, Difa; Ashya, Nur Rifa; Latifah, Nor
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 2 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i2.732

Abstract

Pendahuluan: Limbah cair industri farmasi mengandung senyawa organik kompleks dan bahan toksik yang menyebabkan tingginya nilai Chemical Oxygen Demand (COD). Pengolahan biologis dengan metode aerob dan anaerob menjadi alternatif yang efektif dan ramah lingkungan. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mereview dan membandingkan efektivitas metode aerob dan anaerob dalam menurunkan kadar COD pada limbah cair farmasi. Metode: Kajian ini dilakukan melalui studi literatur terhadap dua artikel penelitian. Artikel pertama membahas metode anaerob menggunakan lumpur aktif dari pupuk kandang dengan variabel MLSS dan beban fenol. Artikel kedua mengkaji metode aerob dengan sistem biofilter menggunakan media bioball dan variasi waktu tinggal. Hasil: Metode anaerob menurunkan COD sebesar 21,84–55% dan fenol hingga 99,87% pada kondisi optimum. Namun, efisiensi menurun pada beban fenol tinggi atau adanya mikronutrien toksik seperti Cu. Metode aerob menunjukkan efisiensi penurunan COD sebesar 23,04–42,82%, dengan hasil terbaik pada waktu tinggal 8 jam. Sistem biofilter aerob terbukti stabil dan cocok untuk pengolahan limbah dengan beban organik sedang. Kesimpulan: Kedua metode memiliki kelebihan dan keterbatasan masing-masing. Penggunaan metode anaerob cocok untuk beban COD tinggi, sementara metode aerob efektif untuk stabilisasi lanjutan. Kombinasi keduanya direkomendasikan sebagai strategi optimal dalam pengolahan limbah cair farmasi secara berkelanjutan.
Review Kepatuhan Regulasi pada Industri Farmasi Terhadap Pengelolaan Limbah Cair Sairi, Ahmad; Aniffah, Putri; Lattifah, Nor
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 2 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i2.744

Abstract

Pendahuluan: Industri farmasi merupakan salah satu industri yang sedang mengalami perkembangan pesat di Indonesia.Namun pada kegiataan produksi perusahaan perusahaan menghasilkan limbah cair yang berbahaya dan beracun.Salah satu sumber pencemaran yang mungkin dan komponen penting dari industri farmasi, air limbah industri farmasi harus diolah sebelum dibuang ke badan air. Tujuan: Dengan mengacu pada peraturan yang berlaku di Indonesia, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif pengolahan limbah cair dan seberapa sesuai aspeknya. Metode:penelitian mecakupi pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil: pengumpulan data berupa dokumentasi,observasi dan wawancara  tidak secara terstruktur. Kesimpulan: pentingnya memperbaiki dan menyesuaikan sistem pengolahan limbah cair dalam industri farmasi. Hal ini sangat penting untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dan mencegah pencemaran lingkungan. Hasil ini menunjukkan bahwa saat industri farmasi berkembang, diperlukan inovasi dan investasi lebih lanjut dalam teknologi pengolahan limbah serta pengawasan yang lebih ketat untuk menjaga kualitas lingkungan.
Analisis Tingkat Kepuasan Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Graha Persada Medika Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis Puspitasari, Fani; Kurniasih, Nia; Indriastuti, Marlina
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 3 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i3.741

Abstract

Pendahuluan: Apotek merupakan tempat untuk melaksanakan kefarmasian dan mendistribusikan sediaan farmasi kepada masyarakat. Pelayanan kefarmasian bertujuan mencegah dan mengatasi masalah obat serta kesehatan. Tingkat kepuasan pelanggan menjadi salah satu indikator dalam menganalisis kualitas pelayanan di apotek. Tujuan: Penelitian ini mengukur kepuasan pelayanan kefarmasian di Apotek Graha Persada Medika, dengan fokus pada pasien resep dan non-resep berdasarkan lima dimensi: sarana fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Metode: Populasi penelitian mencakup seluruh pelanggan apotek yang melakukan pembelian, dengan pemilihan responden menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Total responden yang dianalisis adalah 94 orang, dan penelitian ini menganalisis tingkat kepuasan pasien berdasarkan lima dimensi pelayanan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan. Pasien resep memiliki kepuasan rata-rata 83,88% (harapan 83,98%), sedangkan pasien non-resep 89,2% (harapan 89,6%). Kepuasan pada dimensi Sarana Fisik, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati berkisar antara 83,4%-84% untuk pasien resep dan 88,3%-89,5% untuk pasien non-resep, menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Kesimpulan: Pelayanan kefarmasian di Apotek Graha Persada Medika dinilai sangat memuaskan oleh pasien, dengan skor rata-rata melebihi 80% pada semua dimensi layanan. Kesesuaian antara harapan dan persepsi pasien terhadap layanan yang diterima mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan apotek secara berkelanjutan.  
Pharmacogical Potential And Bioactivity Of Mangifera indica L.: A Scopus-Based Bibliometric Analysis Dwi Astuti, Niken; Octaviani, Peppy; Prabandari, Rani
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 3 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i3.855

Abstract

Introduction: Mangifera indica L. (mango) is a tropical plant valued in traditional medicine and rich in bioactive compounds such as mangiferin, quercetin, and catechin, known for antioxidant, anti-inflammatory, antimicrobial, antidiabetic, hepatoprotective, and immunomodulatory activities. Despite increasing research, no comprehensive bibliometric mapping of its pharmacological potential and bioactivity has been conducted. Objective: To analyze global research trends, influential contributors, and thematic foci on the pharmacological potential and bioactivity of Mangifera indica L.  using a Scopus-based bibliometric approach. Method: Publications from 2015–2024 were retrieved from Scopus using defined Boolean search terms. Only English-language journal articles in the final publication stage were included, resulting in 305 records. Data were analyzed using Microsoft Excel 2021, Bibliometrix/Biblioshiny, and VOSviewer to evaluate performance indicators, thematic evolution, and network visualization of co-authorship, co-citation, and keyword co-occurrence. Kesimpulan: Annual publications peaked in 2023 (n=50) and 2024 (n=54), showing growing scholarly interest. Industrial Crops and Products was the most influential journal, strongly linked to Molecules and Food Chemistry. CASAS L and MANTELL C were the most productive authors (7 articles each), while Ho Chi Minh City University of Technology led institutional output (47 articles). India was the most prolific country and a central hub for collaborations. Keyword mapping revealed two clusters: phytochemistry and bioactivity, and methodological advances. Research on Mangifera indica L.  has expanded significantly in the last decade, bridging pharmacognosy, food science, and nanotechnology. However, gaps remain in translational research and clinical application.
Pharmacological Potential and Bioactivity of Pandanus spp.: A Scopus-Based Bibliometric Analysis Setiyoputro, Aji; Samodra, Galih; Prabandari, Rani
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 3 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i3.861

Abstract

ntroduction: Pandanus spp. are tropical plants widely recognized for their ethnomedicinal use and diverse phytochemical constituents, including flavonoids, alkaloids, and phenolic compounds with pharmacological potential. Despite this, global research on Pandanus remains fragmented and lacks systematic mapping. Objective: This study aimed to perform a bibliometric analysis of Pandanus research related to pharmacological potential and bioactivity using Scopus-indexed literature. Method: A Scopus search was conducted using taxonomic and pharmacological keywords without time restrictions, limited to English-language articles, reviews, and conference papers. Eligible records were analyzed with Bibliometrix (Biblioshiny) for bibliometric indicators and VOSviewer for visualization. Metrics included publication trends, citations, authorship, institutional and country contributions, co-citation networks, and keyword co-occurrence. Conclusion: Between 1984–2024, publications exhibited steady growth, with early studies maintaining citation relevance for decades. Productivity was concentrated among a few authors, notably Nonato MG, supported by institutions such as Universiti Malaysia Terengganu and other Southeast Asian universities. Collaboration networks were primarily Asia-centered, with Indonesia and India as key hubs. Keyword mapping revealed four thematic clusters: phytochemistry and antioxidants, taxonomy and isolation, pharmacology and metabolism, and ethnomedicine. The Journal of Ethnopharmacology emerged as the primary publication outlet. Pandanus research reflects sustained interest, regional leadership, and thematic diversity. Broader international collaborations and advanced pharmacological investigations are essential to fully realize the therapeutic promise of Pandanus-derived compounds.
Analisis Bibliometrik Terkait Tren Teratogenik Maharani, Ira; Alifiar, Ilham; Sukmawan, Yedy Purwandi
Pharmacogenius Journal Vol 4 No 3 (2025): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v4i3.912

Abstract

Pendahuluan: Kelainan kongenital merupakan penyebab utama kematian bayi yang sering disebabkan oleh paparan zat teratogen seperti obat, bahan kimia, dan polutan. Penelitian ini bertujuan memetakan tren global penelitian teratogenik melalui analisis bibliometrik selama sepuluh tahun terakhir untuk mengetahui perkembangan topik, kontribusi penulis dan institusi, serta area penelitian yang masih kurang dieksplorasi. Tujuan: Mengetahui pemetaan bibliometrik guna mengidentifikasi tren penelitian terkait teratogenik dari waktu ke waktu. Mengetahui area-area penelitian yang masih kurang mendapatkan perhatian namun memiliki potensi besar untuk dieksplorasi lebih lanjut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Alur penelitian mengikuti standar PRISMA 2020 untuk proses identifikasi, penyaringan, dan seleksi artikel ilmiah. Menggunakan 3 sumber data base yaitu PubMed, Cochrane, dan Dimensions Hasil: Dari 3.342 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 621 memenuhi kriteria inklusi. Terjadi peningkatan signifikan publikasi lima tahun terakhir, terutama pada jurnal The Science of The Total Environment. Topik dominan meliputi nanoparticles, zebrafish, dan oxidative stress. Penulis produktif adalah Wang J, sementara institusi terbanyak berasal dari Amerika Serikat dan China dengan kontribusi negara berkembang masih rendah. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan meningkatnya perhatian global terhadap isu teratogenik, terutama dalam konteks toksikologi lingkungan dan kesehatan reproduksi. Dominasi penelitian masih berasal dari negara maju, menandakan perlunya peningkatan kolaborasi dan riset di negara berkembang. Hasil ini menjadi dasar untuk mengarahkan fokus penelitian pada topik yang belum banyak dikaji secara lokal maupun global.
Penetapan Kadar Antosianin Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea) dengan Metode Differensial pH Ramdan, Siti Rahmah Kurnia; Alviansyah, Aldi
Pharmacogenius Journal Vol 3 No 1 (2024): Pharmacy Genius
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/pharmgen.v3i01.306

Abstract

Pendahuluan: Antosianin merupakan keluarga besar polifenol yang menunjukkan pigmen  pada berbagai jenis  buah-buahan dan tanaman di alam. Pigmen yang ditunjukkan yaitu merah, merah jambu, biru dan ungu. Antosianin bertanggung jawab terhadap adanya warna biru dari bunga telang. Berbagai manfaat yang dimiliki antosianin bagi kesehatan diantaranya sebagai proteksi DNA, antiinflamasi, anti kanker, antioksidan, antidiabetes, mencegah penyakit kardiovaskular dan penyakit neurodegeneratif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar antosianin pada ekstrak etanol bunga telang. Metode: Penentuan kadar antosianin pada ekstrak etanol  bunga telang dilakukan dengan metode differensial pH dengan menggunakan spektrofotometri uv-vis pada panjang gelombang 510 nm dan 700 nm. Hasil: Kadar antosianin pada ekstrak etanol bunga telang yang dilakukan pada penelitian ini dengan metode differensial pH diperoleh sebesar 0,853%. Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar antosianin bunga telang dari hasil ekstraksi maserasi dengan  pelarut etanol 70% cukup tinggi dan berpotensi sebagai salah satu sumber obat bahan alam dan sebagai pewarna alami.