cover
Contact Name
Siful Arifin
Contact Email
saifuleman@gmail.com
Phone
+6282333101186
Journal Mail Official
jurnalkariman@gmail.com
Editorial Address
Kompleks PP Al-Karimiyyah Beraji Gapura Sumenep
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman
ISSN : 2303338X     EISSN : 25498487     DOI : https://doi.org/10.52185/kariman
Core Subject : Religion, Education,
Focus and Scope The journal focuses its scope on the issues of Education and Islamic Studies. We invite scientists, scholars, researchers, as well as professionals in the field of Islamic Education to publish their researches in our Journal. The journal publishes high quality empirical and theoretical research covering all aspects of Education and Islamic Studies. Education: Islamic Education, Philosophy of Education, Education Policy, Gender and Education, Comparison of Education, Education and Science, Nusantara Education, Pesantren Education, Education and Social Transformation, Leadership of Education, Figure of Education, Education Management, Curriculum of Education, Innovation of Education, Madrasah Education Islamic Studies: Covering all aspects of Islam and the Islamic world in the fields of philosophy, history, religion, political science, international relations, psychology, sociology, anthropology, economics, the environment.
Articles 222 Documents
IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING PRIBADI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 JEMBER TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Musayyidi Musayyidi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.995 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.52

Abstract

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jember merupakan salah satu Madrasah Aliyah Negeri di Jember dengan pelaksanaan proses bimbingan dan konseling 24 jam pembelajaran dalam satu minggu dan sesuai dengan aturan dalam bimbingan dan konseling. Jumlah siswanya kurang lebih 950 siswa dan hanya ada tiga orang guru Bimbingan dan Konseling. Tingkat kedisiplinan seperti menaati aturan madrasah dan penghormatan kepada dewan guru begitu tinggi, dan proses pembelajaran begitu kondusif, para siswa juga kelihatan akrab dengan guru bimbingan dan konseling. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba mendeskripsikan dan menganilisis aktifitas yang dilakukan terkait Implementasi Layanan Konseling Pribadi / perorangan di MAN 2 Jember Tahun pelajaran 2014/2015 berupa keterampilan yang dilakukan guru BK di tahap awal, tahap pertengahan dan tahap akhir konseling. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisi model miles dan hubberman, yaitu reduksi data (data reduction), Penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (Conclusing Drawing and verification).Uji keabsahan data menggunakan Trianggulasi Sumber.
MERUNTUHKAN FILSAFAT ILMU: SUATU USULAN UNTUK MEMBANGUN FILSAFAT RUMPUN ILMU Nur Rahmad Yahya Wijaya
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.824 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.53

Abstract

Tulisan ini merupakan kritik terhadap filsafat ilmu. Tetapi, filsafat ilmu yang dimaksud adalah filsafat ilmu yang masih asli yang berasal dari daerah aslinya di Barat dengan pendekatannya yang positivistik. Kritik terhadap filsafat ilmu ini akan dilakukan dengan cara menguji kecukupan syarat yang harus dipenuhi oleh sistem pemikiran apapun yang namanya filsafat. Dari pengujian ini akan dilihat apakah sistem filsafat ilmu memenuhi syarat-syarat tersebut, dan apakah penyelidikannya terhadap hakikat ilmu sudah memadai bagi semua ilmu. Dan jika tidak, apa yang harus dilakukan terhadap filsafat ilmu. Dari kritik ini kemudian ditawarkan sebuah terobosan baru untuk merumuskan filsafat rumpun ilmu.
PERSPEKTIF KEPEMIMPINAN PROFETIK:: Manajemen Sunnah Penuh Rahmah dan Barokah Hafid Hafid
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.037 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.54

Abstract

Kepemiminan menjadi penting untuk dipahami karena seorang pimpinan dalam memegang tampuk kekuasaannya dijumpai ketidakseimbangan antara ucapan dengan tindakannya. Pemimpin sebagai sosok yang mempunyai posisi strategis di tengah-tengah masyarakat harus memiliki kompetensi integritas dan moralitas yang mumpuni. Kepemimpinan profetik adalah kepemimpinan dengan meneladani apa yang telah dicontohkan oleh Muhammad Rasulullah. Amar ma’ruf, nahi mungkar dan tu’minu billahi sebagai etika dasar yang menjadi landasan perjuangannya.
URGENSI KONTINUITAS PENGAWASAN ORANG TUA TERHADAP PERGAULAN BEBAS ANAK: Studi Pada Anak Hamil di Luar Nikah Jamiliya Susantin
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.579 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.55

Abstract

Pergaulan remaja saat ini perlu mendapat sorotan yang utama, Ada banyak sebab remaja melakukan pergaulan bebas. Penyebab tiap remaja mungkin berbeda tetapi semuanya berakar dari penyebab utama yaitu kurangnya pegangan hidup remaja dalam hal keyakinan/agama dan ketidakstabilan emosi remaja. Maka dari itu bagaimana bentuk pengawasan orang tua terhadap anak remaja yang sudah tergiur dan terlanjur dalan pergaulan bebas. Ada beberapa bentuk pengawasan yang perlu ditanamkan pada diri anak yakni pertama, dengan mendidik kepribadian dan kedisiplinan anak. Kedua, menanamkan ilmu keagamaan kepada anak. Ketiga, mengajak diskusi kepada anak, guna untuk mengetahui kegiatan dan kebiasaan anak ketika berada diluar pengawasan orang tua.
MENDIRIKAN BADAN USAHA MASJID Hosnan Hosnan
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.192 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.57

Abstract

Menghadapi era globalisasi di segala bidang kehidupan merupakan suatu keniscayaan bagi masjid untuk mendirikan suatu badan usaha. Dalam mengelola suatu badan usaha pengurus/ta’mir masjid dapat memilih personalia yang berjiwa wiraswasta yang pinter, kober, bener dan professional jangan setengah-setengah apalagi ragu-ragu. Mendirikan badan usaha masjid senantiasa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait misalnya perbankan, dinas perijinan, dinas perindustrian dan perdagangan, dinas koperasi sehingga dapat diperoleh informasi yang benar dan detail. Mampu menjaga satu kesatuan visi dan misi serta kebersaman langkah dan tujuan dalam mendirikan suatu badan usaha Selalu menjaga kekompakan, kebersamaan, persatuan dan kesatuan sesama pengurus/ta’mir masjid.
التحليل التقابلي بين اللغة العربية واللغة الإندونيسية على مستوى حروف الجر Anwar Rudi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.065 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.58

Abstract

ومع ذلك، توجد الصعوبات في تعلّم اللغة التي ليست اللغة الاصلية لمتعلّمي اللغة. من ثمّ تستخدم الطرق والمناهج اللغوية لإنهاء تلك المشكلات ومنها بتطبيق التحليل التقابلي بين اللّغتين أو الاكثر من أرومة المختلفة[1]، كالمقابلة بين الفرنسية والعربية مثلا، أو بين الإندونيسية والعربية مثلا آخر. الأسس النظرية - التي أصبحت معروفة باسم فرضية التحليل التقابلي – صيغت في كتاب لادو (Lado) في اللغويات عبر الثقافات (Linguistics Across Cultures) .في هذا الكتاب، ادعى لادو أنّ " تلك العناصر التي تتشابه مع اللغة الأم )للمتعلّم( تكون بسيطة له، وتلك العناصر التي تختلف ستكون صعبة. "[2] ولذلك، فإن التحليل التقابلي في اللغة العربية واللغة الإندونيسية يسهّل فهم مجال حروف الجرّ في هتين اللغتين المختلفتين ويمكن اكتشاف الأخطاء اللّغوية من متعلّمي اللغة ووصفها.[3] أحمد سليمان ياقوت، في علم اللغة التقابلي: دراسة تطبيقية (اسكندرية: دار المعرفة الجامعية،1983)، ص.7[1] Douglas Brown,H., Principles of Language Learning and Teaching, (New York: Pearson Education, inc., 2007), h. 249 [2] Jos Daniel Parera, Linguistik Edukasional: Metodologi Pembelajaran Bahasa, Analisis Kontrastif Antarbahasa, Analisis Kesalahan Berbahasa, (Jakarta: Erlangga, 1997), h. 108 [3]
HAKEKAT KURIKULUM PENDIDIKAN DAN SEJARAH PERKEMBANGANNYA DI INDONESIA Imam Syafi'i
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.15 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i1.59

Abstract

Kurikulum mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam lembaga pendidikan. Karena, salah satu penentu keberhasilan pendidikan terdapat pada kurikulum. Kurikulum diharapkan dapat menjadi sarana terciptanya tujuan pendidikan nasional, sebagaimana pasal 3 dan penjelasan atas UU RI No. 20 tahun 2003). Namun, pada realitasnya kurikulum dijadikan media politis dalam mencapai tujuan, visi dan misi suatu negara. Lebih dari itu, masyarakat menjadikan dua kekuatan yang saling tarik ulur, apakah kurikulum menyesuaikan masyarakat, ataukah masyarakat yang harus mengikuti perkembangan kurikulum. Untuk itu, ada tiga peranan kurikulum yang dinilai sangat penting dalam menjawab problematika ini yakni, peranan konservatif, kreatif, dan kritis. Ketiga peranan ini harus berjalan secara seimbang dan harmonis agar dapat memenuhi tuntutan keadaan. Jika tidak, akan terjadi ketimpangan yang menyebabkan peranan kurikulum menjadi tidak optimal. Hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak yang terkait dalam proses pendidikan. Sehingga, pihak-pihak yang terkait idealnya dapat memahami betul apa yang menjadi tujuan dan isi dari kurikulum yang diterapkan sesuai dengan bidang tugas masing-masing.
REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT Siful Arifin
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.473 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i1.60

Abstract

Setiap sistem dan lembaga pendidikan, tak terkecuali pendidikan Islam bertujuan untuk memberi pendidikan dan pengajaran kepada masyarakat, agar masyarakat mampu menghadapi dan dapat memecahkan setiap masalah yang dihadapinya. Namun kenyataannya, sampai saat ini, pendidikan, khususnya pendidikan Islam di Indonesia belum mampu menjadi solusi tepat bagi masyarakat Islam. Sebagian besar masyarakat Islam masih terjerat dengan masalahnya sendiri-sendiri. Hal ini kemudian memunculkan suatu pesimisme di kalangan masyarakat dan menjadikan pendidikan Islam semakin terpinggirkan dihadapan masyarakatnya sendiri. Kondisi ini, memunculkan suatu kegelisahan tersendiri dikalangan intelektual Islam sehingga memunculkan suatu pemikiran untuk melakukan suatu re-vitalisasi terhadap lembaga pendidikan Islam. Re-vitalisasi dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengembalikan jati diri pendidikan Islam yang dalam sejarah telah terbukti mampu untuk menjawab dan menjadi solusi bagi masyarakat Islam. Upaya revitalisasi ini bisa dilakukan di lembaga pendidikan formal, non-formal dan informal. Ruang lingkup dan aspek revitalisasi dalam tiga pendidikan yang dimaksud bisa berbeda-beda. Di antaranya; 1). Revitalisasi terhadap paradigma dan ideologi pendidikan masyarakat. 2). Revitalisasi terhadap design kurikulum yang ditawarkan. 3) Revitalisasi terhadap sumber ekonomi lembaga pendidikan.4). Revitalisasi terhadap lingkungan serta sarana dan prasarana pendidikan.
KEMISKINAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR`AN DAN SOLUSINYA DALAM PANDANGAN ISLAM: Studi Pemikiran Sa’ad Ibrahim dan Yusuf Qardhawi Tentang Penanggulangan Kemiskinan Sidqi Ahyani
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.469 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i1.61

Abstract

Al-Qur’an sebagai sumber ajaran agama Islam di samping berfungsi sebagai petunjuk, ia juga berguna sebagai pembeda antara yang hak dan yang batil, yang etis dan yang tidak etis, termasuk dalam tata cara mencari rezeki yang halalan thayyiban sebagai upaya untuk membebaskan seseorang dari belenggu kemiskinan. Kemiskinan merupakan problematika kehidupan yang sangat membutuhkan solusi, baik bagi orang miskin itu sendiri, maupun kepada para hartawan yang diberi kecukupan hidup supaya berbagi dengan orang-orang fakir dan miskin sebagai golongan yang tidak memiliki keberuntungan dalam hal kecukupan ekonomi. Kemiskian yang disebabkan oleh kondisi alam dapat ditanggulangi dengan hijrah, usaha di luar kawasan tempat tinggal, serta pengadaan dan pengaturan pengairan. Sementara penanggulangan kemiskinan yang disebabkan oleh kondisi manusia adalah bekerja, jaminan hidup dari kerabat yang, dan zakat. Sedangkan solusi kemiskian yang berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat dan struktural adalah melalui pemerataan ekonomi seperti akad mudharabah dan keputusan the ruling class seperti jaminan dari kas Islam (bait al-mal).
PROBLEMATIKA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI ISLAM Kacung Wahyudi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.721 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i1.62

Abstract

Potret buram lembaga pendidikan Islam, khususnya perguruan tinggi Islam sudah menjadi rahasia umum, hal ini dikarenakan lemahnya manajemen dalam melaksanakan tugas pengembangan perguruan tinggi, ini terjadi bisa saja karena lemahnya pengetahuan pimpinan tentang manajemen pendidikan tinggi Islam dalam meningkatkan kualitas dari berbagai aspek. Problematika pendidik dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Islam antara lain: secara personal meliputi kualifikasi akademik dan relevansi dengan jurusan untuk menghindari mis-match dan underqualified, etos kerja dan hak tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sedangkan secara sistem dan manajemen adalah koordinasi yang lemah dan rekrutmen tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Problem solving dari problematika pendidik dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi Islam antara lain melaksanakan proses rekrutmen pegawai secara profesional, proporsional dan transaparan, pelatihan dan pengembangan SDM sesuai tugas dan fungsinya, kompensasi didapat sesuai dengan tanggungjawab masing-masing dan kemampuan lembaga serta pengembangan karir.

Page 6 of 23 | Total Record : 222