cover
Contact Name
Siful Arifin
Contact Email
saifuleman@gmail.com
Phone
+6282333101186
Journal Mail Official
jurnalkariman@gmail.com
Editorial Address
Kompleks PP Al-Karimiyyah Beraji Gapura Sumenep
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman
ISSN : 2303338X     EISSN : 25498487     DOI : https://doi.org/10.52185/kariman
Core Subject : Religion, Education,
Focus and Scope The journal focuses its scope on the issues of Education and Islamic Studies. We invite scientists, scholars, researchers, as well as professionals in the field of Islamic Education to publish their researches in our Journal. The journal publishes high quality empirical and theoretical research covering all aspects of Education and Islamic Studies. Education: Islamic Education, Philosophy of Education, Education Policy, Gender and Education, Comparison of Education, Education and Science, Nusantara Education, Pesantren Education, Education and Social Transformation, Leadership of Education, Figure of Education, Education Management, Curriculum of Education, Innovation of Education, Madrasah Education Islamic Studies: Covering all aspects of Islam and the Islamic world in the fields of philosophy, history, religion, political science, international relations, psychology, sociology, anthropology, economics, the environment.
Articles 222 Documents
REKONSILIASI AKAL-WAHYU DALAM FILSAFAT IBN RUSYD Nur Rahmad Yahya Wijaya
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2017): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.284 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v5i1.42

Abstract

Maraknya klaim-klaim kebenaran atas nama Tuhan dan agama dan paksaan atas satu tafsir kebenaran menunjukkan bahwa kedewasaan berakal dan bernalar masih jauh dari yang semestinya. Ketidakdewasaan ini membuat lupa bahwa pemahaman keagamaan, apapun bentuknya, dari siapapun ia disandarkan, dan dari manapun ia berasal, hanyalah tafsir atas wahyu Tuhan. Akhirnya, ini membuat lupa bahwa sebenarnya kebenaran tidak hanya dapat diakses dengan satu tafsir, satu cara, satu bahasa, dan satu pemahaman. Di antara manusia juga ditemukan bahwa kemampuan bernalar tidak sama dan tidak dapat disamakan. Bahwa kebenaran dapat diraih dengan berbagai bahasanya ini juga ditunjukkan oleh ragam bahasa al-Qur’an yang dapat sesuai dengan berjenjangnya ragam kecerdasan manusia. Tulisan ini menghadirkan Ibn Rusyd yang dengan usahanya menunjukkan bahwa sasaran utama wahyu adalah khalayak manusia pada umumnya. Kebenaran yang disampaikan di dalam wahyu, karenanya, lebih memilih bahasa yang dapat cocok untuk semua kalangan. Tetapi jika seseorang bermaksud mencari kebenaran terdalam, ia harus menelusurinya lewat pencarian akal manusia, yang sebenarnya juga merupakan karunia Tuhan bagi umatnya yang terlatih, dan, bagaimanapun, pertentangan akal-wahyu hanyalah kesan di permukaan luar pemahaman yang sempit dan dogmatis.
MANAJEMEN PEMASARAN PENDIDIKAN Kacung Wahyudi
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 2 (2016): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.719 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v4i2.43

Abstract

Pada zaman dewasa ini lembaga pendidikan dituntut untuk mampu bersaing dengan baik dalam memenuhi atau bahkan melebihi keinginan dan kebutuhan masyarakat sebagai konsumen jasa pendidikan dengan melakukan perbaikan secara kontinu dalam semua aspek pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, manajemen pemasaran pendidikan harus benar-benar diatur seoptimal mungkin untuk bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya. Dalam manajemen pemasaran pendidikan terdapat bauran (alat) pemasaran jasa pendidikan yaitu: produk, harga, lokasi, promosi, sumber daya manusia, bukti fisik dan proses jasa pendidikan. Sedangkan strategi pemasaran pendidikan yaitu: identifikasi pasar, segmentasi, positioning atau diferensiasi, komunikasi pemasaran dan pelayanan lembaga pendidikan. Model pemasaran pendidikan yaitu: pemasaran eksternal, internal dan interaktif. Indikator keberhasilan pemasaran pendidikan yaitu: kepuasan pelanggan pendidikan, loyalitas pelanggan pendidikan dan opini publik terhadap citra lembaga pendidikan.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENGEMBANGKAN KOGNITIF ANAK DI RA AL-MANAR LENTENG SUMENEP Ali Rahmat
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2017): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.122 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v5i1.44

Abstract

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran bagi anak di RA Al-Manar dapat mempermudah dalam mencerna materi pelajaran sehingga kapasitas koginif anak dapat berkembang. Penggunaan media pembelajaran untuk anak usia dini sangat membantu dalam memberikan pemahaman terhadap materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Adapun cara menerapkan media pembelajaran ialah dengan mengadakan tanya jawab kepada anak, percakapan, penugasan dan kemudian melihat hasil yang telah dicapai oleh anak kemudian memberikan penilaian. Adapun kendala yang dapat menghambat efektifitas penggunaan media pembelajaran ialah bagi guru itu sendiri seperti: guru kesulitan dalam mempersiapkan media untuk suatu pembelajaran, butuh waktu lama untuk menyiapkan media, serta mengeluarkan biaya yang banyak pula. Sementara kendala bagi anak itu sendiri ialah kurangnya media yang difasilitasi oleh guru, kurang efektifnya media yang digunakannya, dan sulitnya anak dalam menggunakan media pembelajaran.
SIMPAN-PINJAM SYARI’AH: TUNTUTAN AGAMA YANG HANIF Hafid Hafid
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2017): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.985 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v5i1.45

Abstract

Praktek simpan pinjam syari’ah amat dibutuhkan masyarakat Islam dalam mengantisipasi laju perkembangan ekonomi modern yang cenderung kapitalistik dan sekuler. Pendirian simpan-pinjam koperasi, simpan-pinjam kelompok arisan, atau simpan-pinjam kelompok pengajian dapat mengatasi masyarakat yang membutuhkan pinjaman, akan tetapi terus diarahkan pada praktek yang syar’iyyah. Ada tiga bahasan sesuai dengan ulasan kitab-kitab fiqih: a) Syirkah, terkait dengan pengumpulan uang dari beberapa orang (perkongsian). b) Qardh, terkait dengan sistem pinjam-meminjam uang dari seseorang atau lembaga. c) Riba, terkait dengan konsekwensi transaksi ketika ada penarikan manfaat pada pinjaman.
A STUDY ON TEACHING READING COMPREHENSION BY USING SHORT STORY AT THE SEVENTH GRADE OF MTS MANSHURUL UMMAH PASEAN PAMEKASAN Zainollah Zainollah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 5 No. 1 (2017): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.431 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v5i1.46

Abstract

This study has three research focuses: (1) how does the English teacher teach reading comprehension by using short story, (2) what are the obstacles faced by English teacher, and (3) what are the advantages of teaching reading comprehension by using shot story at the seventh grade of MTs Manshurul Ummah Pasean Pamekasan. The approach of this study is qualitative and the kind is descriptive. The data was collected through observation, interview and documentation and analyzed by using explorative descriptive procedures: data reduction, data display, data conclusion drawing and verification. The data validity used triangulation of data collection techniques. The findings of the study shows: (1) The steps in teaching reading comprehension by using short story are: pre-teaching, whilst-teaching, and post teaching. The use of short story makes students enjoyed learning and students’ are highly motivated, fun and joyfull with the teaching and learning. (2) The obstacles faced by teacher in teaching reading comprehension are: (a) students’ motivation is low, (b) students’ vocabulary is very limitted, (c) students’ self confidence and bravery are very poor. (3) The advantages of teaching reading comprehension are: (a) recognizing English texts genre, (b) increasing fluency in reading, (c) enlarging students’ English vocabulary.
MODEL IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DI PERGURUAN TINGGI ISLAM Siful Arifin
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.128 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.47

Abstract

Beberapa perguruan tinggi Islam maupun umum, Pendidikan anti korupsi sudah menjadi mata kuliah wajib. Ada yang menjadikannya sebagai mata kuliah tersendiri, ada juga yang hanya menyisipkan dalam setiap mata kuliah dan atau hanya meyisipkan dalam setiap kegiatan. Beragamnya cara penerapan pendidikan anti korupsi tersebut menarik untuk dijadikan bahan kajian. Oleh karena itu, dalam paper ini akan dibahas tentang model implementasi pendidikan anti korupsi di perguruan tinggi Islam. Sejauh ini, ada 4 model implementasi pendidikan anti korupsi yang terlacak digunakan oleh beberapa perguruan tinggi Islam. Di antaranya adalah model independen-otonom, model integrative, model suplemen dan model kulturisasi/pembudayaan.
PENDIDIKAN HUMANIS DALAM PERSPEKTIF PAULO FREIRE DAN TAN MALAKA Amiruddin Amiruddin
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.132 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.48

Abstract

Pendidikan humanis memandang manusia sebagai makhluk mulia yang harus dikembangkan sesuai dengan koderatnya. Prinsip pendidikan harus diselenggarakan dalam rangka membebaskan manusia dari berbagai persoalan hidupnya. Sementara itu, pendidikan yang diselenggarakan oleh penjajah di Brazil dan Indonesia semasa hidup Paulo Freire dan Tan Malaka dirasa masih jauh dari ruh pendidikan yang semestinya. Pendidikan dijadikan sebagai alat penindasan yang pada akhirnya hanya mampu melahirkan penindas-penindas baru. Aksi pembungkaman (culture of silence) masif diterapkan penjajah untuk melanggengkan kekuasaannya. Kondisi itulah yang ditentang oleh Paulo Freire dan Tan Malaka dengan memunculkan konsep pendidikan yang menempatkan manusia sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pendidikan. Paulo Freire dan Tan Malaka memiliki kesamaan pandangan terkait orientasi pendidikan humanis, yaitu: penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia, keadilan sosial dan penerapan pendidikan harus berbasis realitas.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LANGUAGE ANXIETY DAN MANIFESTASINYA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MAHASISWA TBI SEMESTER I STAIN PAMEKASAN Zainollah Zainollah
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.799 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.49

Abstract

Keberhasilan belajar bahasa Inggris tercermin dalam kemampuan speaking-nya karena Speaking merupakan keterampilan bahasa yang prominent. Namun mahasiswa masih enggan, malu dan takut untuk mengungkapkan gagasan dengan bebas (free) karena mereka dihinggapi perasaan cemas (language anxiety) atau nervous yang mereka alami ketika hendak mengungkapkannya. Hal ini diakibatkan oleh faktor individu dan faktor sosial. Bentuk manifestasi dari language anxiety yang dihadapi mahasiswa berbentuk perilaku verbal dan non-verbal. Untuk mengatasi language anxiety tersebut mahasiswa mensugesti diri, menarik nafas panjang, dan meminta bantuan teman-temanya apabila perasaan anxiety itu muncul.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN IBNU SINA DAN IMPLEMENTASINYA DI ERA GLOBALISASI Mukhlis Mukhlis
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.4 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.50

Abstract

Ibnu Sina merupakan salah satu tokoh filosuf dikalangan orang muslim yang memiliki konsep tentang pemikiran pendidikan. Hal ini tentunya perlu diketahui oleh setiap orang muslim dan harus dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Tulisan ini tentang pemikiran pendidikan Ibnu Sina dan implementasinya di era globalisasi. Dalam tulisan ini menunjukkan bahwa pemikiran pendidikan Ibnu Sina sesuai dengan konsep dalam pendidikan Islam pada umumnya. Konsep-konsep tersebut bisa di implementasikan pada era globalisasi.
RESPON KIAI TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PENYETARAAN MADRASAH DINIYAH DI SUMENEP Ach Syaiful
Kariman: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 3 No. 1 (2015): Pendidikan dan Keislaman
Publisher : Institut Kariman Wirayudha Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.282 KB) | DOI: 10.52185/kariman.v3i1.51

Abstract

Secara umum, penelitian ini menyimpulkan bahwa adanya kebijakan politik pendidikan penguasa (pemerintah) memberikan nuansah tersendiri bagi pendidikan madrasah diniyah di pesantren berupa dampak positif dan negatif. Integrasi pendidikan agama dan umum di pesantren pada madrasah diniyah merupakan bentuk pemikiran inklusi para kiai pimpinan pesantren. Penyetaraan madrasah diniyah oleh pemerintah artinya memberikan peluang yang sama kepada lulusannya (sesuai ijazahnya) disamping mengembalikan nilai dan kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan pesantren. Dengan demikian, para kiai yang dijadikan obyek dalam penelitian ini sepakat dengan adanya penyetaraan madrasah diniyah dengan catatan pesantren diberikan otonomi dalam konteks tertentu, seperti pengembangan kurikulum dan bentuk evaluasinya (ujian).

Page 5 of 23 | Total Record : 222