cover
Contact Name
Mardewi Jamal
Contact Email
jtsunmul@gmail.com
Phone
+6282352281157
Journal Mail Official
jtsunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mulawarman Kampus Gunung Kelua Jalan Sambaliung No.9 Samarinda 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 22527613     EISSN : 29645212     DOI : http://dx.doi.org/10.30872/
Core Subject : Engineering,
Jurnal teknologi Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil. Jurnal ini diperuntukan khusus untuk pengembangan teknologi Sipil di Lingkungan Tropis juga ilmu yang relevan dengan Ilmu Teknik Sipil, seperti Transportasi, manajemen Konstruksi, Struktur dan Lingkungan Binaan pada umumnya
Articles 154 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN AIR DOMESTIK DAN NON DOMESTIK DI KABUPATEN KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Lidwina Putri Astani; Intan Supraba; Rachmad Jayadi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5, No 2 (2021): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v5i2.6984

Abstract

Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu wilayah di Provinsi DIY. Pada wilayah tersebut telah beroperasi New Yogyakarta International Airport (NYIA). Pesatnya pembangunan di wilayah ini sebagai kawasan pengembangan Aetropolis akan menimbulkan keterbatasan pasokan air dan meningkatnya kebutuhan air. Tujuan penelitian ini adalah menghitung kebutuhan air di wilayah kajian di Kabupaten Kulon Progo. Kebutuhan air yang dihitung di wilayah kajian meliputi kebutuhan air domestik, non-domestik, irigasi, industri, peternakan dan perikanan. Metode yang digunakan dalam kajian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kulon Progo serta perhitungan kebutuhan air mengacu pada SNI 6728-1-2015. Dari hasil perhitungan kebutuhan air terbesar adalah kebutuhan air irigasi yaitu Daerah Irigasi Kalibawang dengan kebutuhan air rata-rata pertahun sebesar 1,754 m³/detik, Daerah Irigasi Sapon kebutuhan air rata-rata pertahun sebesar 1,34 m³/detik, Daerah Irigasi Pengasih kebutuhan air rata-rata pertahun sebesar 1,366 m³/detik. Lalu kebutuhan air domestik sebesar 0,6157 m³/detik, kebutuhan air non-domestik sebesar 0,1847 m³/detik, kebutuhan air peternakan sebesar 0,0603 m³/detik, kebutuhan air industri sebesar 0,0061 m³/detik dan kebutuhan air perikanan sebesar 0,000000040 m³/detik.
MODEL BANGKITAN TRANSPORTASI PADA PERUMAHAN KORPRI KECAMATAN SUNGAI KUNJANG SAMARINDA Muhammad Jazir Alkas
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2018): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v2i1.2148

Abstract

Keberdaan permukiman di kelurahan Loa Bakung di Kawasan Kecamatan Sungai Kunjang (sebagai kawasan pembangkit) akan meningkatkan kepadatan lalu lintas khususnya pada jalan-jalan keluar di daerahkelurahan Loa Bakung menuju pusat kota. Meningkatnya jumlah perjalanan yang dibangkitkan oleh kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung dapat berdampak terhadap tingkat pelayanan jalan yang ada di sekitar lokasi perumahan, khususnya pada ruas jalan keluar Perumahan Korpri Loa Bakung, sehingga kemacetan lalu lintas sukar dihindari. Penelitian ini dilakukan untuk memodelkan bangkitan pergerakan transportasi pada Perumahan Korpri Loa Bakung Samarinda. Permodelan dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi statistik SPSS 21 dan Microsoft Excel, dengan metode analisis regresi linier berganda. Dari Hasil permodelan bangkitan Perumahan Korpri Loa Bakung ini didapatkan model terbaik yang digunakan yaitu Y= - 0,110 - 0,211 X1 + 0,018 X2 + 1,407 X3 + 0,481 X4 + 0,145 X7 , Dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,690 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,477. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah bangkitan perjalanan di perumahan korpri diantaranya meliputi jumlah anggota keluarga (X1), jumlah anggota keluarga yang bekerja (X2), jumlah anggota keluarga yang melakukan perjalanan (X3) , jumlah anggota kepemilikan kendaraan (X4) danpenghasilan perbulan (X7). Keeratan hubungan antara variabel ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,690, yang artinya memiliki hubungan koefisien korelasi yang kuat sebesar 69%. Hasil estimasi/perkiraan jumlahbangkitan perjalanan yang dibangkitkan oleh Perumahan Korpi Loa Bakung pada tahun 2020 melalui model persamaan bangkitan lalu lintas yang didapat adalah sebesar 15925 perjalanan/hari, sedangkan pada tahun 2015 didapat hasil sebesar 13670 perjalanan/hari.
ANALISIS PUSHOVER PADA STRUKTUR BAJA DENGAN BRESING MENGGUNAKAN SAP2000 Isna Kairatun; Ery Budiman; Mardewi Jamal
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3, No 1 (2019): JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v3i1.2763

Abstract

Analisis pushover merupakan prosedur untuk mengetahui perilaku keruntuhan suatu bangunan terhadap gempa. Metode analisis pushover banyak digunakan para perencana bangunan tingkat tinggi yang mengandalkan perencanaan berbasis kinerja. Tujuan dari penelitian ini menjadi acuan dalam mengevaluasi kinerja keruntuhan dan perilaku bangunan.Dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SAP2000 dimana struktur dimodelkan dalam permodelan tiga dimensi. Setelah dilakukan analisis pembebanan awal dan pemeriksaan tegangan, barulah struktur ditambahkan variasi bresing. Penambahan bresing diletakkan di sisi depan dan belakang struktur dengan model bresing konsentrik dan bresing eksentrik. Perilaku keruntuhan struktur dievaluasi dengan menggunakan analisis pushover.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketahanan struktur konsentrik lebih kuat daripada struktur tanpa bresing dan dengan bresing eksentrik. Dengan bantuan software SAP2000 struktur yang ditinjau termasuk dalam level kinerja Immediate Occupancy (IO). Kategori tersebut menyatakan struktur mampu menahan gaya lateral dan mengalami kerusakan yang mampu diperbaiki.Kata kunci: Analisis Statik Nonlinier Pushover, Bresing Konsentrik, Bresing Eksentrik
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK JENIS 7 (NYLON) SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA BATA BETON (PAVING BLOCK) Jaina Jaina; Fachriza Noor Abdi; Triana Sharly P Arifin
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 5, No 1 (2021): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v5i1.6295

Abstract

Plastik merupakan material yang sulit terurai baik itu ditanah maupun diair. Salah satu alternatif yang bisa dimanfaatkan dari plastik yaitu digunakan sebagai bahan tambah dalam pembuatan paving block. Bata beton (paving block) merupakan suatu bahan bangunan yang sering digunakan baik itu dalam penggunaan pada jalan maupun penggunaan pada tempat parkir dan taman sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan plastik jenis 7 (Nylon) pada paving block dengan menggunakan pasir mahakam perbandingan atau persentase pasir yang berbeda yaitu perbandingan semen dan pasir 1:4 atau persentase pasir (80%), 1:6 atau persentase pasir (85,7%), dan 1:8 atau persentase pasir (88,9%) dengan penambahan komposisi plastik dari jenis 7 (Nylon) 0,4% dari volume pasir, pada setiap perbandingan dengan FAS yang digunakan yaitu 0,5 dengan metode pengujian yang digunakan berdasarkan SNI 03-0691-1996. Pembuatan benda uji berbentuk persegi Panjang atau bata dengan ukuran 20cm x 10cm x 6cm sebanyak 45 benda uji dimana untuk setiap variasi perbandingan sebanyak 10 benda uji untuk kuat tekan dan 5 benda uji untuk daya serap air. Pengujian kuat tekan beton dilakukan setelah paving block berumur 28 hari.Hasil uji nilai kuat tekan min komposisi perbandingan 1:4, 1:6, dan 1:8 berturut-turut ialah 8 MPa, 8,5 MPa, dan 8,3 MPa.. Sedangkan untuk nilai persentase penyerapan air komposisi perbandingan 1:4, 1:6, dan 1:8 berturut-turut ialah 10,4%, 10,8%, dan 11,5%. Berdsarkan hasil tersebut maka paving block dengan adanya penambahan plastik jenis Nylon dengan menggunakan pasir Mahakam, maka dapat disimpulkan bahwa pada perbandingan 1:6 atau persentase pasir (85,7%) memenuhi syarat berdasarkan SNI 03-0691-1996 masuk pada mutu D atau dapat digunakan untuk taman
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN KAKU DENGAN METODE NAASRA DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA JALAN SAMBERASANTAN KALIMANTAN TIMUR Heri Sutanto
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v1i2.2139

Abstract

Dalam perencanaan jalan, perkerasan merupakan salah satu hal utama yang perlu diperhatikan. Suatu perkerasan diperlukan untuk dapat mengetahui tebal perkerasan yang tepat. Pembangunan jalan di Kalimantan Timur khususnya ruas jalan Sambera – Santan yang memiliki topografi berbukit dan terdapat beberapa ladang perkebunan, serta daerah rawa. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk menentukan tebal perkerasan kaku berserta anggaran biaya.Perencanaan tebal perkerasan kaku menggunakan metode NAASRA. Langkah awal yaitu mencari CBR, LHR dan data pertumbuhan lalu lintas. Setelah data didapat semua, lalu dapat diolah untuk mendapatkantebal perkerasan. Selanjutnya dapat di hitung anggaran biaya yang dibutuhkan dengan mengacu pada HSPK 2016 Kabupaten Kutai Kartanegara. Hasil perhitungan yang telah dilakukan untuk umur rencana 20 tahun, diperoleh tebal pelat rencana 190 mm dengan lapis pondasi bawah 125 mm. Dari hasil analisa biaya pada perkerasan kaku untuk panjang jalan 3500 m dan lebar jalan 7.00 m sebesar Rp. 25,129,236,050.10
STUDI ALTERNATIF PEMENUHAN SUMBER AIR BAKU KOTA BALIKPAPAN DENGAN CARA MENSUPLAY AIR DARI MAHAKAM KE MANGGAR Effa Sefti Zuhrotin
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 2 (2018): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v2i2.2186

Abstract

Balikpapan adalah salah satu kota besar dengan jumlah penduduk lebih kurang 6.000.000 jiwa yang mengalami krisis air bersih. Posisi kota yang berupa dataran tinggi atau perbukitan membuat PDAM kesulitan untukmengalirkan air bersih. Waduk Manggar yang seharusnya menjadi sumber utama air bersih Kota Balikpapan mengalami penurunan 3-4 cm perhari. Oleh karena itu, perlu adanya alternatif sumber air baku untukmengatasi kekurangan air bersih dan memanfaatkan sumber daya air yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah kebutuhan air bersih dan mengetahui kapasitas pompa, diameter pipa yang digunakandalam pendistribusian air bersih.Pada penelitian ini dilakukan analisis jumlah kebutuhan air dan ketersediaan air dengan menghitung debit andalan yang tersedia pada DAS Manggar, serta kapasitas pompa dan diameter pipa dengan menggunakan metode analitik.Dimulai dengan metode geometrik untuk menghitung proyeksi jumlah penduduk, selanjutnya menghitung debit andalan dengan menggunakan metode mock.Berdasarkan dari hasil analisis, kebutuhan air bersih Kota Balikpapan pada tahun 2035 didapat sebesar 203.214.317 liter/hari atau 2.3520 liter/detik. Ditambah dengan debit Waduk Manggar yang tersedia sebesar0.4232 m3/detik. menjadi 2.7752 m3/detik atau sama dengan 2775,21 liter/detik. serta ditambah dengan kehilangan air 20% maka kebutuhan air total Kota Balikpapan di tahun 2035 sebesar 3330,26 liter/detik. Daridebit total kebutuhan air Kota Balikpapan digunakan pipa utama dengan besaran diameter yang berbeda yaitu 1600 mm dan 1400 mm. Daya pompa yang digunakan pada rencana distribusi air bersih dari Mahakam keManggar dengan total head 67 Km adalah 17903.502 HP atau sama dengan 13350.641 KW.
PENGARUH PENAMBAHANFOAM AGENTTERHADAP KUAT TEKAN DANBERAT BETON NORMAL DENGAN AGREGAT KASAR PALU DAN HALUS MAHAKAM Irma Hidayati; Fachriza Noor Abdi; Masayu Widiastuti
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 2 (2022): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v6i2.9408

Abstract

Semakin bertambahnya tahun, maka perkembangan jumlah populasi penduduk semakin meningkat. Haltersebut mengakibatkan bertambahnya kebutuhan sarana dan prasarana masyarakat khususnyapembangunan konstruksi. Pembangunan konstruksi struktur yang banyak digunakan yaitu beton, namunbeton ternyata memiliki kelemahan yaitu berat isi yang cukup tinggi serta tidak ramah lingkungan karenapenyusun utama beton berupa material dari alam. Untuk itu, inovasi teknologi beton perlu dikembangkansalah satunya dengan pembuatan beton ringan menggunakanfoaming agentyang dapat mengembangkanvolume beton, sehingga menjadikan berat beton lebih ringan dan lebih ekonomis serta ramah lingkungankarena mengurangi penggunaan material konstruksi yang digunakan.Penelitian ini menggunakan tambahanfoamsebesar 20% dari volume adukan beton, dengan variasidensityfoam agentsebesar 40, 60 dan 80 kg/m3. Benda uji terdiri dari 32 silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi30 cm dimana untuk setiap variasidensity foammasing-masing sebanyak 4 benda uji. Pengujian yangdilakukan pada penelitian ini yaitu pengujian kuat tekan pada umur beton 7 dan 28 hari. Perencanaanadukan beton menggunakan metode SK SNI T-15-1990-03 dengan mutu beton yang direncanakan sebesar25 Mpa.Berat isi beton yang ingin dicapai yaitu < 1900 kg/m3(berat beton ringan).Hasil penelitian beton dengan penambahan 20%foam agentbelum mencapai nilai kuat tekan yangdirencanakan, namun memenuhi berat isi yang dicapai. Nilai kuat tekan rata-rata yang didapatkan padabeton tanpa penambahan 20%foam agentumur 7 dan 28 hari secara berurutan adalah 33,78 dan 47,68Mpa, pada beton dengan tambahan 20%foam agentdan variasidensityfoamsebesar 40, 60 dan 80 kg/m3umur 7 dan 28 hari secara berurutan adalah9,74 dan 16,12 Mpa; 12,26 dan 15,74 Mpa; serta 12,33 dan15,51 Mpa. Hasil berat isi rata-rata yang didapatkan pada beton tanpa penambahan 20%foam agentumur7 dan 28 hari secara berurutan adalah 2330 dan 2339 kg/m3, pada beton dengan tambahan 20%foam agentdan variasidensityfoamsebesar 40, 60 dan 80 kg/m3umur 7 dan 28 hari secara berurutan adalah 1833 dan1803 kg/m3; 1871 dan 1814 kg/m3; serta 1866 dan 1808 kg/m3. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan danberat isi, maka beton yang dihasilkantermasuk dalam kategori beton ringan struktural ringan (SNI 03-3449-2002) dan beton ringan non-struktural (SNI 2847-2013).Kata kunci:Beton Normal,Foam Agent, Variasi Density, Berat Isi, Kuat Tekan.
APLIKASI SERAT LOGAM LIMBAH DALAM UPAYA MENINGKATKAN MUTU BETON BERAGREGAT LOKAL Abdi, Fachriza Noor
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2017): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v1i1.2129

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan yang umum digunakan untuk konstruksi bangunan. Beton dengan kualitas baik sangat mendukung struktur bangunan teknik sipil serta dapat menghasilkan bangunan yanglebih kuat dan kokoh sehingga aspek keselamatan lebih terjamin. Salah satu usaha untuk meningkatkan dan memperbaiki kinerja beton adalah dengan menambah bahan tambah pada campuran beton. Misalnyadengan menambahkan serat logam limbah kaleng. Penambahan serat logam limbah kaleng diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap beton yaitu dengan menambah kemampuan tarik seratpada beton sehingga dapat meningkatkan kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak pengaruh penambahan serat logam limbah kaleng terhadap kuat tekan dan mengetahuikadar optimum serat logam limbah kaleng terhadap campuran beton. Pengujian kuat tekan menggunakan total 36 sampel terdiri dari beton normal dan 5 variasi kadar serat logam limbah kaleng mulai dari 2,3%;2,4%; 2,5%; 2,6%; 2,7%. Dimana sebanyak 3 buah sampel untuk masing – masing uji sampel. Perancangan campuran menggunakan metode standar SK SNI T-15-1990-03. Semua sampel dibuat denganmenggunakan cetakan kubus dengan dimensi 150 mm x 150 mm x 150 mm. Pengujian akan dilakukan pada umur 14 dan 28 hari. Berdasarkan analisis data dari hasil pengujian kuat tekan, nilai untuk masing –masing beton normal dan variasi serat logam 2,3%; 2,4%; 2,5%; 2,6%; 2,7% berturut – turut pada umur 14 hari adalah 16,230Mpa; 19,589 Mpa; 19,044 Mpa; 18,806 Mpa; 18,297 dan 19,595 Mpa. Nilai kuattekan pada umur 28 hari adalah 19,522 Mpa; 21,075 Mpa; 26,981 Mpa; 24,201 Mpa; 21,792 dan 21,075 Mpa. Dengan kuat tekan maksimum yaitu 24,77805 Mpa pada kadar optimum 2,4628%.
POTENSI METODE MICROBIAL FUEL CELL DUAL CHAMBER TERHADAP PENURUNAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK DAN PRODUKSI LISTRIK PADA LIMBAH CAIR TAHU Muhammad Busyairi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi No 1 (2018): Edisi Khusus JTS Teknologi Sipil
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v0i1.2162

Abstract

Tofu industry has become one of the most widespread home industries. In the production process, the tofu industry produces liquid and solid waste can cause environmental pollution, especially the aquatic environment. Microbial Fuel Cell method (MFC) is a waste treatment method by utilizing microbial activity to minimize waste while producing electricity The purpose of this research is to know the effectiveness of MFC in reducing organic matter in tofu wastewater, and the amount of electric energy generated. The reactor used is a type of MFC dual chamber. KMnO4 was used at the cathode space and tofu wastewater in the anode chamber. The electrodes used are graphite type carbon. Performed COD measurements every 12 hours, while for the current strength and voltage is measured every 6 hours during the operating time of 48 hours. The results showed that dual chamber MFC method can decrease dissolved organic matter and produce electricity. The optimum efficiency of COD was decreased 42,86% and efficiency of BOD decrease 86,83% at 48 hours. As for the maximum electricity production of 28.61 mW / cm2 at the residence of 24 hours.
KUAT TEKAN BETON DENGAN MENGGUNAKAN LATERIT SEBAGAI AGREGAT KASAR DAN PASIR MAHAKAM SEBAGAI AGREGAT HALUS Ridwan Effendi; Budi Haryanto; Fachriza Noor Abdi
Teknologi Sipil : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 1 (2020): JTS TEKNOLOGI SIPIL
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ts.v4i1.4928

Abstract

Beton merupakan bahan bangunan yang banyak digunakan dalam konstruksi pembangunan gedung dan perkerasan jalan. Agregat kasar dan agregat halus merupakan 2 komponen yang utama sebagai bahan penyusun beton. Sebagai agregat kasar yang digunakan pada penelitian ini yaitu laterit  serta pasir mahakam yang digunakan sebagai sebagian agregat halus, dengan memanfaatkan laterit yang telah dihancurkan menggunakan stone crusher sebagai material penyusun beton (agregat kasar dan agregat halus) dengan tujuan penelitian untuk mengetahui kuat tekan beton maksimal, mengetahui nilai kuat tekan karakteristik beton, mengetahui proporsi campuran, mengetahui manfaat yang dapat dipergunakan pada campuran beton, mengetahui pola retak pada pengujian kuat tekan beton. Penelitian ini dimulai dengan pengujian terhadap masing-masing bahan penyusun dan membuat rancangan adukan beton berdasarkan metode SNI 03-2834-2000. Mutu beton yang direncanakan 20 Mpa, selanjutnya adalah pembuatan benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 150 mm x 300 mm sebanyak 25 benda uji dimana untuk setiap sebanyak 5 benda uji. Pengujian kuat tekan beton dilakukan setelah beton berumur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari dievaluasi berdasarkan SNI 03-1974-1990.. Komposisi material campuran adalah (pasir 28%; laterit 1/2 52%; laterit 2/3 20%). Nilai kuat tekan adalah sebesar 20,05 MPa pada umur 28 hari. Nilai kuat tekan karakteristik (f’ck) beton laterit adalah 18,21 MPa Proporsi campuran material beton laterit untuk 1 m3 adalah maka material yang dibutuhkan semen 352,4 Kg; air 178,35 Kg/ltr; pasir mahakam 502,2 Kg; laterit 1/2 892,98 Kg; laterit 2/3 344,72 Kg dan perbandingan adukan beton adalah semen: air: laterit 1/2: laterit 2/3 = 1: 1,42: 2,53: 0,98. Beton laterit dapat dipergunakan untuk membuat beton bertulang seperti pelat lantai dasar, gorong-gorong beton bertulang, bangunan bawah jembatan dan struktur beton tanpa tulangan seperti beton siklop, trotoar dan pasangan batu kosong yang diisi adukan pasangan batu, Hasil pengujian benda uji silinder menunjukkan pola retak yang dominan terjadi adalah shear dan cone and shear

Page 8 of 16 | Total Record : 154