cover
Contact Name
Muhsinun
Contact Email
jurnal.armada@gmail.com
Phone
+6281882840231
Journal Mail Official
armada@45mataram.ac.id
Editorial Address
Tawak-Tawak Street, East Mataram Sub-district, Mataram District, Mataram City, West Nusa Tenggara, 83127, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 29642981     DOI : doi.org/10.55681/armada
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin is a multidisciplinary journal published by LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram every month a year with online version of E-ISSN 2964-2981 and can be accessed openly. This journal is a peer reviewed, open access, scientific and scholarly journal which publishes research papers, review papers, case reports, case studies, books review, thesis, dissertation works, etc. ARMADA journal provides a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be examined empirically. This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, including humanities and social sciences, education, religious sciences, philosophy, economics, engineering sciences, and health sciences.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 504 Documents
Peran Diskusi Kelompok dalam Membangun Pemahaman Konseptual Persamaan Kuadrat melalui Pembelajaran Mendalam pada Siswa Kelas X Rastina Kurniasari; Oktavia Jauharotus Shofa; Sikky El Walida; Siti Ambarwati
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2898

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran diskusi kelompok dalam membangun pemahaman konsep persamaan kuadrat melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Kajian mengenai diskusi kelompok dalam pembelajaran matematika umumnya masih berfokus pada peningkatan hasil belajar, sementara proses pembentukan pemahaman konseptual melalui interaksi dan refleksi dalam pembelajaran mendalam belum banyak dikaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan subjek 33 murid kelas X SMA Negeri 7 Kota Malang yang dibagi ke dalam enam kelompok heterogen. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas diskusi kelompok dan wawancara semi-terstruktur terhadap enam murid perwakilan kelompok, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskusi kelompok berkontribusi dalam membangun pemahaman konsep persamaan kuadrat melalui proses berpikir reflektif, kolaboratif, dan pertukaran strategi penyelesaian masalah. Kendala yang ditemukan meliputi perbedaan tingkat pemahaman, miskomunikasi, dan ketidakseimbangan partisipasi. Oleh karena itu, guru perlu merancang diskusi kelompok secara terstruktur untuk mendukung pembelajaran matematika yang lebih bermakna.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Agresi Pelaku Tawuran di Desa X dan Desa Y Della Wardhani; Mochamad Widjanarko
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2906

Abstract

Tawuran antar desa merupakan bentuk konflik kolektif yang melibatkan dua kelompok dengan nilai dan sejarah konflik yang telah mengakar dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku agresi pelaku tawuran antar Desa X dan Desa Y di Jepara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap tiga informan pelaku tawuran, kemudian dianalisis menggunakan teknik koding serta uji kredibilitas melalui triangulasi rekan sejawat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku agresi dipengaruhi oleh lima faktor utama, yaitu sosial, personal, kebudayaan, situasional, dan media massa. Faktor sosial menjadi faktor dominan melalui provokasi kelompok, konflik historis, konsumsi alkohol, dan solidaritas kelompok. Faktor personal berkaitan dengan rendahnya regulasi emosi, sedangkan faktor budaya memperkuat persepsi mengenai harga diri kelompok. Faktor situasional dan media massa turut meningkatkan agresivitas melalui pemicu lingkungan dan reproduksi konflik. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku agresi merupakan hasil interaksi kompleks berbagai faktor sehingga diperlukan strategi pencegahan yang komprehensif.
Menjaga Laut atau Mengusir Penjaganya? Dilema Konservasi, Ekonomi Nelayan Kecil, dan Keadilan Adat di Pulau Damer Kabupaten Maluku Barat Daya Aholiab Watloly; Ony Frengky Rumihin; Johanis Darwin Borolla; Yamres Pakniany
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2912

Abstract

Konservasi laut merupakan strategi penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir dan keanekaragaman hayati. Namun, implementasinya di wilayah masyarakat adat sering menghadirkan tantangan terkait keseimbangan antara perlindungan lingkungan, keberlanjutan ekonomi nelayan kecil, dan pengakuan hak adat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penetapan kawasan konservasi laut di Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya, terhadap kehidupan masyarakat adat dan nelayan kecil yang bergantung pada sumber daya laut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif ekologi politik dan keadilan lingkungan melalui studi literatur, analisis dokumen kebijakan, serta kajian sosial, ekonomi, dan kelembagaan adat masyarakat Pulau Damer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penolakan masyarakat tidak berkaitan dengan konservasi lingkungan, tetapi dengan proses penetapan kawasan yang dinilai kurang partisipatif dan belum mengakomodasi hak petuanan laut, praktik sasi, serta hukum adat Kalwedo. Pembatasan akses wilayah tangkap juga berpotensi meningkatkan kerentanan ekonomi nelayan kecil. Keberhasilan konservasi memerlukan pengakuan hak adat, partisipasi masyarakat, dan integrasi pengetahuan lokal.
Evaluasi Kualitas Layanan Sistem Kearsipan Digital OLIGOS Si-Arsip Berbasis E-GovQual pada Pemerintah Daerah Ilham Putra Pradana; Yuyun Eka Kartika Sari
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2914

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan sistem kearsipan digital OLIGOS Si-Arsip di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menggunakan kerangka E-GovQual. Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan enam informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan enam dimensi E-GovQual. Hasil penelitian menunjukkan OLIGOS Si-Arsip memiliki kemudahan penggunaan dan tingkat kepercayaan yang baik, namun masih ditemukan kelemahan berupa ketidaklengkapan metadata, kolom nomor rak yang belum terisi, belum adanya fitur validasi otomatis untuk mencegah duplikasi dokumen, keterbatasan panduan operasional tertulis, serta dukungan teknis yang belum optimal. Perbaikan melalui standardisasi metadata, mengembangkan fitur validasi otomatis, penyusunan panduan operasional tertulis, dan pengembangan help desk diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas pengelolaan arsip digital serta mendukung pencapaian SDG 16.
Analisis Curah Hujan dan Konidium Terhadap Keparahan Penyakit Cercospora sp. Pada Edamame Tumpangsari Kelapa Sawit Fase TBM Febri Syahrian; Guntoro
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2922

Abstract

Pemanfaatan ruang antarbarisan kelapa sawit fase Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) melalui sistem tumpang sari dengan edamame (Glycine max (L.) Merr.) berpotensi meningkatkan produktivitas lahan. Namun, perubahan vegetasi ini menciptakan mikroklimat spesifik di bawah tegakan tajuk yang dapat memengaruhi penyakit bercak daun pada edamame. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan curah hujan dan jumlah konidium terhadap epidemi penyakit bercak daun (Cercospora sp.) Penelitian dilaksanakan di Kebun Praktik Institut Teknologi Sawit Indonesia. Dengan metode deskriptif kuantitatif, pengamatan keparahan penyakit menggunakan metode petak kuadrat . Pengumpulan data menggunakan spore trap dan ombrometer. Hasil Penelitian kombinasi curah hujan dan jumlah konidium berpengaruh nyata terhadap keparahan penyakit bercak daun Cercospora sp pada edamame. kombinasi kedua variabel berkontribusi sebesar 29,1% terhadap keparahan penyakit, sementara 70,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor iklim mikro lain di bawah naungan kanopi kelapa sawit.
Peningkatan Kualitas Jalan pada Jalan Abdul Gani atas Kota Batu Qori' Arrahmah Fara Misni; Amalia Nur Adibah; Andi Syaiful Amal
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2928

Abstract

Jalan Abdul Gani Atas di Kota Batu merupakan jalur vital yang menghubungkan kawasan wisata Kusuma Agrowisata, Museum Angkut, dan Amarta Hills dengan area permukiman. Jalan sepanjang ±2.300 m dengan lebar 6,5 m ini mengalami kerusakan parah berupa lubang, retak, pelepasan butir, dan keamblasan akibat beban lalu lintas, cuaca ekstrem, dan menurunnya kualitas material. Penelitian ini bertujuan untuk meingkatkan kualitas jalan Abdul Gani Atas di Kota Batu dan merumuskan solusi pemeliharaan tepat. Metode yang digunakan adalah Surface Distress Index (SDI) berdasarkan Bina Marga dengan empat parameter serta Root Cause Analysis (RCA) dengan teknik 5 Whys. Hasil perhitungan SDI menunjukkan kerusakan berat (SDI 175) pada STA 0.000 + 0.100 dan STA 0.100 + 0.200 berupa keamblasan, kerusakan ringan pada STA 0.200 + 0.300 dan STA 0.300 + 0.400 akibat drainase meluap, serta kerusakan sedang pada STA 0+800 + 0.900 dan STA 1.700 + 1.800 berupa lubang. Faktor utama kerusakan meliputi menurunnya kualitas material, beban lalu lintas yang melebihi kapasitas, sistem drainase yang kurang baik, dan kurangnya perawatan rutin. Penanganan dari standar Bina Marga yang di rekomendasikan meliputi perbaikan drainase dengan mengganti box culvert dan grill, menambahkan trotoar lebar 1,5 m, overlay menggunakan ACWC setebal 4 cm, dan perbaikan pondasi dengan ACBC setebal 6 cm sesuai spesifikasi Bina Marga.
Analisis Kekuatan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi Daerah Bantaran Sungai: Pendekatan Ekologi Bronfenbrenner Etna Anjani Trunoyudho; Imam Yuwono; Rasuna Rasuna
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2932

Abstract

Pendidikan inklusif memberikan kesempatan setara bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk memperoleh layanan pendidikan berkualitas. Namun, penerapannya di wilayah tepi sungai menghadirkan tantangan ekologis, sosial, dan kelembagaan yang dapat memengaruhi kekuatan belajar ABK. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan belajar ABK di SMPN 14 Banjarmasin menggunakan Teori Sistem Ekologis Bronfenbrenner. Penelitian menggunakan studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan analisis dokumen. Informan meliputi kepala sekolah, koordinator inklusi, guru pendidikan khusus, guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dan siswa berkebutuhan khusus. Data dianalisis secara tematis dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikrosistem menjadi faktor paling dominan melalui dukungan keluarga, lingkungan sekolah inklusif, serta interaksi positif dengan guru dan teman sebaya. Mesosistem berperan melalui kolaborasi sekolah dan keluarga, sedangkan eksosistem masih terkendala keterbatasan guru pendidikan khusus, layanan disabilitas, dan akses terapi. Kondisi sosial-ekonomi serta implementasi kebijakan pada makrosistem turut memengaruhi pengalaman belajar ABK. Sinergi antarsistem diperlukan untuk memperkuat kapasitas belajar mereka.
Implementasi Model ADDIE dalam Pengembangan Kurikulum Seni Musik berbasis Multiple Intelligencies bagi Siswa Tunagrahita Ringan dan Slow Learner di Lingkungan Inklusif Fanny Andriamy; Ardipal Hasibuan
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi problematika pembelajaran seni musik di kelas inklusif SMP Negeri 26 Tangerang, di mana Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) sering kali mengalami marginalisasi instruksional. Melalui metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, penelitian ini menghasilkan model pembelajaran berbasis teori Multiple Intelligences (MI) yang adaptif bagi siswa tunagrahita ringan dan slow learner. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli, observasi, dan tes hasil belajar. Hasil validasi ahli materi menunjukkan skor rerata 4,8 (Sangat Layak) dan ahli media 4,6 (Sangat Layak). Temuan menunjukkan bahwa model ini secara signifikan meningkatkan durasi perhatian (attention span), kepercayaan diri, dan capaian hasil belajar melalui pendekatan diferensiasi yang mengakomodasi kecerdasan musikal, kinestetik, visual, dan linguistik. Model ini direkomendasikan sebagai prototipe pembelajaran inklusif yang humanis dan berpusat pada kekuatan peserta didik.
Reconstructing Maqasid-Based Welfare Indicators According to Athiyyah: Integrating Hifz al-Nafs and Hifz al-Mal into Multi-Level Governance Erika Rishan; Neng Yani Nurhayani; Raden Rara Rita Erawati; Nurrohman Syarif
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2946

Abstract

Conventional welfare state models tend to be fragmented and centred on material indicators, making them less responsive to the holistic welfare needs of Muslim communities. This article aims to reconstruct a Maqasid Athiyyah-based welfare indicator framework by integrating hifz al-nafs and hifz al-mal within multi-level governance. The study adopts a qualitative-conceptual approach through literature synthesis and policy document analysis. Findings show that Maqasid as a normative anchor can strengthen policy coherence at micro, meso, and macro levels. At the micro level, a holistic empowerment pathway integrates basic guarantees, Islamic financial literacy, and psychospiritual assistance. The meso level transforms charitable philanthropy into ta’awun-based economic stability instruments through Islamic cooperatives. At the macro level, the Maqasid-Based Policy Impact Assessment (MB-PIA) evaluates material welfare, distributive justice, and social cohesion. The study concludes that Maqasid Athiyyah offers a coherent, measurable, and holistic welfare governance model supported by political commitment, institutional capacity, and cross-sector coordination.
Pemikiran Pendidikan Hukum Islam dalam Perspektif Sejarah, Sosial, dan Politik: Kelebihan dan Kekurangan Kompilasi Hukum Islam Dahlia Farina; Aljamaedi Aljamaedi; Agusrianto Agusrianto; Sri Wahyuni; Desi Asmaret
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2950

Abstract

Penelitian ini mengkaji Kompilasi Hukum Islam (KHI) sebagai upaya penyatuan hukum Islam di Indonesia. Kehadirannya penting untuk mengurangi keragaman penerapan hukum yang sebelumnya bergantung pada pilihan rujukan masing-masing hakim dalam praktik peradilan. Sebelum diberlakukan, hakim Pengadilan Agama menggunakan berbagai kitab fikih klasik sebagai rujukan, yang sering menimbulkan perbedaan putusan dan ketidakpastian hukum. Ditetapkan melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991, KHI menjadi pedoman dalam penyelesaian perkara perkawinan, kewarisan, dan perwakafan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis pengertian, latar belakang sejarah, dasar hukum, struktur, kelebihan, dan kelemahan KHI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KHI mendorong keseragaman dan kepastian hukum, mengakomodasi nilai adat serta kearifan lokal, memperkuat perlindungan hukum bagi perempuan dan anak, serta mempermudah akses masyarakat terhadap hukum Islam melalui susunan yang sistematis dan penggunaan bahasa Indonesia. Namun, KHI masih memiliki beberapa keterbatasan, yaitu kedudukan hukum yang relatif lemah, keterwakilan mazhab fikih yang terbatas, kurang responsif terhadap persoalan kontemporer, serta kemungkinan terjadinya ketidaksesuaian dengan peraturan perundang-undangan lainnya. Oleh karena itu, pembaruan diperlukan untuk memperkuat kedudukan hukumnya dan mempertahankan relevansinya terhadap perkembangan sosial dan hukum di Indonesia.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026 Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026 Vol. 4 No. 5 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2026 Vol. 4 No. 4 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, March 2026 Vol. 4 No. 2 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuary 2026 Vol. 4 No. 1 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, January 2026 Vol. 3 No. 12 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, December 2025 Vol. 3 No. 11 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2025 Vol. 3 No. 10 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2025 Vol. 3 No. 9 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2025 Vol. 3 No. 8 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2025 Vol. 3 No. 6 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2025 Vol. 3 No. 5 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2025 Vol. 3 No. 4 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2025 Vol. 3 No. 3 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2025 Vol. 3 No. 2 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuari 2025 Vol. 3 No. 1 (2025): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2025 Vol. 2 No. 12 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2024 Vol. 2 No. 11 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, November 2024 Vol. 2 No. 10 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Oktober 2024 Vol. 2 No. 9 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, September 2024 Vol. 2 No. 8 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2024 Vol. 2 No. 7 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juli 2024 Vol. 2 No. 6 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2024 Vol. 2 No. 5 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Mei 2024 Vol. 2 No. 4 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, April 2024 Vol. 2 No. 3 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Maret 2024 Vol. 2 No. 2 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Februari 2024 Vol. 2 No. 1 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Januari 2024 Vol. 1 No. 12 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2023 Vol. 1 No. 8 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2023 Vol. 1 No. 2 (2023): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Februari 2023 More Issue