cover
Contact Name
Istiadi
Contact Email
pws@widyagama.ac.id
Phone
+6281805030211
Journal Mail Official
pws@widyagama.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Widyagama Malang Jl. Borobudur No. 35, Malang Jawa Timur-Indonesia
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosidia Widya Saintek
ISSN : -     EISSN : 29637708     DOI : https://doi.org/10.31328/pws.v1i1
Prosidia Widya Saintek (PWS) adalah terbitan berkala sebagai media bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dalam menuangkan hasil pemikiran, riset dan kajiannya yang berbentuk artikel ilmiah. PWS menampung karya ilmiah dalam lingkup multidisiplin yang terkait dangan pengembangan dan penerapan Sains dan Teknologi. PWS melingkupi dan fokus pada bidang : - Pengembangan dan penerapan sains, rekayasa dan teknologi elektro, sipil, mesin, industri dan informatika. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi dalam bidang pertanian dan lingkungan. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi bisnis digital, kecerdasan bisnis, dan ekonomi kreatif. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi bagi kemanusiaan dan sosial-humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
EVALUASI STRUKTUR DERMAGA KAISON AKIBAT RENCANA PENGEMBANGAN PELABUHAN Nurahida, Ika Salsabila; Pranoto, Pranoto; Suraji, Aji
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia sebagian besar berupa lautan, sehingga Indonesia memerlukan pelabuhan sebagai saran penunjang pertumbuhan ekonomi. Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya merupakan pelabuhan dengan wilayah yang strategis dengan dikukung daerah hinterland Jawa Timur. Seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi maka PT Pelindo III melakukan penataan ruang bongkar muat dan klasterisasi pada beberapa dermaga. Salah satu dermaga yang mengalami klasterisasi adalah dermaga X dimana dulu dermaga X adalah dermaga yang menangani muatan general cargo menjadi dermaga multipurpose. Sehingga dermaga X akan mengalami pengembangan seperti yang direncanakan, yaitu peningkatan bobot kapal yang ditambat sesuai dengan stabilitas struktur kapal yang dapat ditambat agar struktur kaison tetap aman, yaitu kapal container 10.000 DWT. Namun, tetap perlu dilakukan perkuatan terhadap struktur kaison dikarenakan terjadi pengerukan. Struktur dermaga X menggunakan kaison, sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap stabilitas eksternal dan kapasitan elemen struktur dermaga itu sendiri. Berdasarkan hasil evaluasi, untuk stabilitas eksternal struktur dermaga masih memenuhi, namun untuk kapasitas elemen struktur dermaga kaison tidak memenuhi, sehingga diperlukan rencana perkuatan kedepannya. Rekomendasi perkuatan yang diusulkan adalah penambahan elemn struktur dinding pengaku di tengah bentang atau dermaga baru didepan struktur dermaga eksisting.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK TRANSMISI 500 KV DI SUMATERA DENGAN METODE EARNED VALUE: STUDI KASUS MUARA ENIM – NEW AUR DURI Al Aziz, A. Iqbal; Cakrawala, Muhamad; Irawan, Dafid
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia terus mengembangkan jaringan transmisi listrik dalam program kelistrikan jangka panjang. Proyek Pembangunan Transmisi 500 kV Sumatera Paket 3 Zona 4 & 5 Muara Enim – New Aur Duri merupakan proyek strategis untuk meningkatkan kapasitas daya dan keandalan listrik di Sumatera, dengan nilai kontrak Rp 2.979.717.105.158 dan durasi 1095 hari kalender. Namun, pada minggu ke-76 di bulan Juli 2023, prestasi proyek baru mencapai 21,679% dari target 40,375%, menyebabkan deviasi -18,696% dan potensi keterlambatan penyelesaian proyek. Penelitian ini mengevaluasi pengendalian biaya, waktu, dan pekerjaan proyek menggunakan metode Earned Value (EVA). Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Indikator kinerja yang dihitung meliputi Earned Value, Actual Cost, Budgeted Cost, Schedule Variance, Cost Variance, Budget at Completion, Cost Performance Index (CPI), Schedule Performance Index (SPI), Remaining Work at Completion, dan To Complete Performance Index. Hasil penelitian menunjukkan proyek mengalami keterlambatan signifikan dengan penyimpangan jadwal sebesar -Rp 705.795.603.206, namun efisiensi biaya tinggi dengan penyimpangan biaya Rp 1.924.910.568.803. Indeks Kinerja Jadwal (SPI) sebesar 0,737 mengindikasikan proyek lebih lambat dari jadwal, sementara Indeks Kinerja Biaya (CPI) sebesar 36,830 menunjukkan efisiensi biaya yang tinggi. Perkiraan Biaya untuk Pekerjaan Tersisa (ETC) adalah Rp 957.558.879.185 dan Perkiraan Biaya pada Saat Penyelesaian (EAC) adalah Rp 1.011.282.531.640, lebih rendah dari anggaran yang direncanakan. Disimpulkan bahwa proyek mengalami keterlambatan signifikan dan perlu upaya percepatan penyelesaian. Rekomendasi meliputi optimasi sumber daya, peningkatan koordinasi tim, penjadwalan ulang dengan penambahan shift atau lembur, pemantauan progres real-time, evaluasi rutin, dan pengendalian biaya ketat.
TINJAUAN YURIDIS PENGGUNAAN ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM SIDANG PERKARA PERDATA Christamahendra, Bonifasius Ardian; Solehoddin, Solehoddin; Miladiyanto, Sulthon
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh tidak adanya pengaturan yang jelas mengenai penggunaan alat bukti elektronik ketika persidangan perkara perdata, yang dimana di era globalisasi saat ini teknologi informasi sudah menjadi bagian pada kehidupan sehari hari, dan segala macam bukti tertulis seperti surat saat ini sudah menjadi surat elektronik. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana ketentuan penggunaan alat bukti elektronik dalam persidangan perkara perdata, apakah kedudukan alat bukti elektronik setara dengan alat bukti lainnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normative dengan menggunakan data primer dan sekunder. Adapun metode analisisnya yaitu deskripsif kualitatif. Hasil dan analisis ini yang pertama menunjukan bahwa ketentuan alat bukti elektronik sudah diatur di dalam Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik, kedua kedudukan alat bukti elektronik dalam persidangan perkara perdata memiliki kedudukan yang sama apabila alat bukti elektronik tersebut memenuhi persyaratan formil dan materil. Kesimpulan dari penelitian ini memberikan Upaya kepada pemerintah agar dapat lebih menjelaskan mengenai penggunaan alat bukti elektronik dalam RancanganUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Perdata
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PEKERJAAN PELAT BETON KONVENSIONAL DENGAN PELAT PANEL AUTOCLAVED AERATED CONCRETE Maulana, Jefri Angga; Irawan, Dafid; Aditya, Candra
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pembangunan suatu proyek, pemilihan jenis material mempengaruhi kualitas bangunan. Pemilihan jenis material berpengaruh besar dalam berbagai aspek pelaksanaannya, salah satunya adalah jumlah biaya dan lama waktu pengerjaannya. Bersamaan dengan perkembangan teknologi pada saat ini, telah diciptakan beton ringan dengan kualitas tinggi dan merupakan beton cetak siap pakai (precast) yang disebut dengan Autoclaved Aerated Concrete (AAC). Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan pelat beton konvensional dengan pelat panel Autoclaved Aerated Concrete (AAC). Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode studi kasus pada proyek pembangunan Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Dr. Etty Asharto di Kota Batu. Hasil penelitian dari segi aspek biaya pekerjaan dan waktu pelaksanaan menunjukkan bahwa pelat lantai Autoclaved Aerated Concrete (AAC) lebih efisien 73,38% dengan penurunan biaya pekerjaan sebesar Rp.71,077,111.99 atau 26,62%.
ANALISIS PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK PEMBANGUNAN PENGEMBANGAN GEDUNG RUMAH SAKIT TAHAP III (Study Kasus : RSI UNISMA Kota Malang) Iskandar, Achmad Maulana; Irawan, Dafid; Aditya, Candra
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi mempercepat perkembangan infrastruktur konstruksi melalui teknologi, kemampuan proyek, dan pembiayaan. Di Indonesia, proyek besar sektor publik dan swasta meningkatkan pertumbuhan jasa konstruksi, menciptakan peluang dan tantangan bagi perekonomian serta perusahaan jasa konstruksi. Manajemen konstruksi, yang meliputi perencanaan, penjadwalan, pengendalian, dan pelaksanaan, menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi proyek. Faktor waktu, biaya, dan kualitas adalah tolok ukur utama keberhasilan proyek konstruksi. Penelitian ini berfokus pada proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Tahap III RSI UNISMA Malang oleh Yayasan UNISMA MALANG dan PT. Fajar Wangi Atariz, yang direncanakan selesai dalam 240 hari dengan periode pemeliharaan enam bulan. Tantangan tambahan muncul akibat pandemi Covid-19. Penelitian menggunakan pendekatan trade-off antara waktu dan biaya untuk merencanakan dan mengevaluasi efektivitas percepatan proyek dengan metode Time Cost Trade Off (TCTO). Metode penelitian adalah analisis kuantitatif dengan penambahan 4 jam kerja per hari dan peningkatan staf sebesar 5%. Microsoft Project 2016 digunakan untuk mengidentifikasi jalur kritis dan melakukan percepatan serta penetapan biaya. Hasil penelitian menunjukkan enam item pekerjaan berada pada jalur kritis. Total biaya reguler selama 90 hari kerja adalah Rp. 31.746.493.000. Dengan penambahan 4 jam kerja, biaya meningkat menjadi Rp. 31.813.974.045 dan durasi optimal menjadi 85 hari kerja. Dengan penambahan 5% tenaga kerja, biaya mencapai Rp. 31.752.811.989 dan durasi optimal menjadi 80 hari kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa penambahan 5% tenaga kerja lebih efisien dibandingkan penambahan jam kerja lembur.
PENGENDALIAN KUALITAS METODE SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI CACAT PRODUK KAOS Cahyo, Agung Dwi; Putri, Avira Maresa; Silviana, Silviana
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian kualitas adalah proses yang dilakukan untuk memastikan produk atau layanan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. UMKM Ajies Screen Printing & Konveksi (Dika) adalah salah satu usaha kecil menengah yang bergerak di bidang penyablonan kaos. Namun, seiring dengan pertumbuhan permintaan dan volume produksi, UMKM Ajies menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produk. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat cacat produk kaos. Metode Six Sigma, dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve,Control), digunakan untuk mengidentifikasi dan menghilangkan penyebab cacat serta mengurangi variabilitas dalam proses produksi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penyebab utama kerusakan produk, menerapkan metode Six Sigma untuk mengurangi tingkat kerusakan produk dan mengevaluasi efektivitas penerapan Six Sigma dalam mengurangi kerusakan produk. Nilai sigma yang didapat UMKM Ajies Screen Printing & Konveksi (Dika) adalah 3, dengan nilai ratarata DPU adalah 0,056 dan nilai rata-rata DPMO adalah 55977,79. Penelitian ini melibatkan beberapa tahapan mulai dari pengumpulan data, analisis data produksi dan jenis kerusakan, identifikasi penyebab kerusakan, hingga rekomendasi solusi perbaikan dan evaluasi efektivitas solusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Six Sigma mampu mengurangi tingkat kerusakan produk secara signifikan, meningkatkan efisiensi proses produksi, dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan oleh UMKM Ajies Screen Printing & Konveksi.
EVALUASI PROYEK PENINGKATAN JALAN MAYANG-KALISAT-AJUNG KABUPATEN JEMBER MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE Irawan, Dafid; Ayuningtyas, Firda Hani; Suraji, Aji; Sudjianto, Agus Tugas
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berjalannya waktu, proyek konstruksi berjalan sangat cepat. Proses pembangunan konstruksi memerlukan manajemen proyek yang matang sehingga dapat meminimalisir ketelambatan proyek dan proyek dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana. Setiap proyek mempunyai karakteristik dan persyaratan khusus dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek, sehingga proyek-proyek tersebut dapat dibedakan satu sama lain. Dalam pelaksanaan proyek, peran pemilik, konsultan dan kontraktor sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang maksimal. Proses manajemen biaya dan waktu merupakan faktor penting dalam keberhasilan dan efisiensi pekerjaan proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan estimasi penyimpangan proyek untuk mengetahui besarnya penyimpangan biaya dan waktu pada proyek peningkatan jalan Mayang-Kalisat-Ajung Kabupaten Jember dengan menggunakan metode Earned Value. Hasil penelitian menunjukkan pada minggu ke 1 hingga minggu ke 11 nilai SPI sebesar 0,59, pada minggu ke 12 hingga ke 20 nilai SPI sebesar 2,97. CPI minggu 1 sampai 27 adalah 0,90 yang berarti belanja lebih boros. Estimasi Waktu Penyelesaian (EAC) dengan Metode Earned Value Rp 20.298.475.550,24 dengan estimasi kerugian sebesar Rp 8.759.432.242,03. Estimasi Total Jadwal (EAS) menggunakan metode nilai yang diperoleh selama 176 hari.
EVALUASI KINERJA SIMPANG 4 MERGAN KOTA MALANG Prabowo, Prabowo; Pranoto, Pranoto; Suraji, Aji
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang 4 Mergan Kota Malang merupakan jalan alternatif penghubung lalu lintas dari sisi selatan menuju pusat kota Malang, sehingga sering mengalami kondisi lalu lintas yang ramai dan terjadi tundaan pada simpang. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan sebuah kajian analisis kinerja simpang. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kinerja simpang dan mengidentifikasi langkah-langkah rekayasa lalu lintas yang sesuai untuk menawarkan solusi potensial dalam mengatasi kemacetan lalu lintas. Metode pengambilan data dilakukan melalui survei langsung dan kajian literatur, sementara analisis menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Hasil analisis menunjukkan bahwa kaki simpang dari arah Mergan Lori memiliki nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 1,37 dengan Level of Service (LoS) kategori F. Kaki simpang ini memiliki lebar 5 meter dengan kondisi kiri-kanan jalan yang sulit untuk diperlebar. Rekomendasi yang diajukan adalah menjadikan Jalan Mergan Lori satu arah. Dengan perubahan ini, kinerja simpang dari arah Mergan Lori akan menurun dari 1,37 menjadi 0,54, dan DS kaki simpang Jalan Langsep akan menurun dari 0,76 menjadi 0,3. Hasil perhitungan nilai tundaan rata – rata setelah dilakukan perubahan menjadi 1 arah menjadi 10 detik/smp dari sebelumnya 161 det/smp. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja Simpang 4 Mergan secara keseluruhan dan mengurangi kemacetan lalu lintas.
SIKAP PENDUDUK SEKITAR JALAN RAYA TERHADAP KEBISINGAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR Tjahjono, Ngudi
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalu lintas jalan raya semakin hari semakin dipadati oleh kendaraan bermotor. Perkembangan daya tamping prasarana jalan yang tidak mampu mengimbangi percepatan pertambahan kendaraan bermotor, terutama di perkotaan, menimbulkan penurunan kualitas lingkungan. Pengaruh buruk terhadap lingkungan ini berupa kebisingan lalu lintas, yang berpengaruh terhadap kesehatan fisik maupun psikologis. Penelitian ini menggali sikap dari penduduk yang tinggal di sekitar jalan raya terhadap kebisingan lalu lintas yang memaparnya. Jajag pendapat dilakukan dengan instrumen kuesioner yang disebarkan secara acak kepada para responden yang tinggal di sekitar jalan raya di kota Malang. Dari populasi sebanyak 1202 rumah, diambil sampel sebanyak 160 rumah tinggal. Data diolah dengan alat statistika deskriptif dalam bentuk gambar grafik. Dari data yang sudah diolah didapatkan simpulan, bahwa sebagian besar responden merasa tidak nyaman tinggal di lingkungan jalan raya yang bising. Kendati mereka merasakan ketidaknyamanan tinggal di lingkungan jalan raya yang bising, namun di sisi yang lain, mereka juga senang-senang saja tinggal di kawasan itu.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PILIHAN BAKSO BERMEREK DI MALANG, “ONLINE MARKETPLACE” DAN FAKTOR YANG MENDASARI Siswanto, Diky; Setiawidayat, Sabar; An-Nisa, Dinda; Muzzaki, Muhammad Iqbal; Mukhsim, Mohammad; Riman, Riman; Tjahjono, Ngudi
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakso berasal dari budaya masyarakat Tionghoa yang menjadi salah satu makanan favorit di Indonesia, khususnya di Malang. Selain bisa menikmati bakso di warung tersebut, pelanggan juga bisa menikmati bakso di tempat lain dengan memesannya melalui online marketplace. Terdapat sejumlah online marketplace yang marak dikunjungi pelanggan serta digunakan untuk kanal penjualan bagi pengusaha kuliner. Tujuan dari artikel ini adalah membahas faktor-faktor yang mendorong ataupun mengurangi minat pelanggan membeli bakso serta aplikasi yang banyak digunakan untuk melakukan pesanan secara online. Metode yang digunakan adalah melakukan survei online terhadap sejumlah responden yang berlokasi di Malang raya. Survei online telah dilakukan dengan melibatkan 50 responden. Hasil survei menunjukkan mayoritas (90%) pelanggan bakso berusia 16 – 30 tahun, yang merupakan Generasi Milenial dan Z yang familiar dengan teknologi digital. Mayoritas pengguna memilih GrabFood (44%) yang menekankan penerapan protokol kesehatan, relevan dengan berlangsungnya pandemi COVID-19 saat dilaksanakan survei. Responden memilih bakso karena faktor kedekatan jarak ke lokasi warung, varian produk, rasa enak, harga terjangkau, higienis dan halal. Adanya aplikasi seperti GrabFood, GoFood dan ShopeeFood bisa merepresentasikan preferensi pelanggan terhadap lokasi warung yang terjangkau. Dipilihnya bakso merek ternama karena varian produk, rasa konsisten, higienis dan halal, meski dinilai harganya mahal, antrian lama serta ada kandungan bahan yang dihindari.

Page 10 of 15 | Total Record : 144