cover
Contact Name
Istiadi
Contact Email
pws@widyagama.ac.id
Phone
+6281805030211
Journal Mail Official
pws@widyagama.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Widyagama Malang Jl. Borobudur No. 35, Malang Jawa Timur-Indonesia
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosidia Widya Saintek
ISSN : -     EISSN : 29637708     DOI : https://doi.org/10.31328/pws.v1i1
Prosidia Widya Saintek (PWS) adalah terbitan berkala sebagai media bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dalam menuangkan hasil pemikiran, riset dan kajiannya yang berbentuk artikel ilmiah. PWS menampung karya ilmiah dalam lingkup multidisiplin yang terkait dangan pengembangan dan penerapan Sains dan Teknologi. PWS melingkupi dan fokus pada bidang : - Pengembangan dan penerapan sains, rekayasa dan teknologi elektro, sipil, mesin, industri dan informatika. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi dalam bidang pertanian dan lingkungan. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi bisnis digital, kecerdasan bisnis, dan ekonomi kreatif. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi bagi kemanusiaan dan sosial-humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 129 Documents
STUDI PERBANDINGAN CURAH HUJAN AKTUAL DAN DATA SATELIT GPM DI BENDUNGAN KUNINGAN Amin, Rais; Rahayu, Sri; Suraji, Aji
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data curah hujan sangat penting karena sering digunakan dalam perhitungan perencanaan infrastruktur air, pengelolaan daerah aliran sungai, pembangkit listrik tenaga air, pencegahan banjir, irigasi, pemenuhan kebutuhan air baku, dan penanggulangan kekeringan. Data curah hujan ini juga disebut sebagai data curah hujan observasi. Namun, saat ini terdapat satelit yang dapat digunakan untuk memperoleh data curah hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara curah hujan aktual dan data curah hujan yang diperolah dari satelit dengan studi kasus di daerah aliran Sungai Bendungan Kuningan. Berdasarkan data yang diperoleh (1 Juni 2000 – 30 September 2021) dari dua sumber data, diperoleh hasil yang berbeda untuk debit puncak. Pada Gambar x yang bersumber dari stasiun darat Ciwaru, debit hujan maksimum terjadi pada 29 Januari 2003 sebesar 24,4 m3/s, sedangkan data dari satelit GPM menunjukkan debit hujan maksimum pada 26 oktober 2017 sebesar 42,5 m3/s. curah hujan maksimum tahunan rata-rata terjadi pada tahun 2010 dari kedua data yang diperoleh. Nilai korelasi yang diperoleh adalah 0,70, yang termasuk dalam kategori kuat. Nilai RMSE cukup tinggi. Root Mean Square Error (RMSE) digunakan untuk mengukur perbedaan antara nilai observasi dan nilai situasi.
APLIKASI TEKNOLOGI APC PADA SEPEDA MOTOR RODA TIGA ANGKUTAN BARANG Cakrawala, Mohamad; Suraji, Aji; Halim, Abdul; Irawan, Dafid; Riman, Riman
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dalam telaah tentang aplikasi alat pemantul cahaya (APC) pada sepeda motor roda tiga angkutan barang ini adalah untuk mengetahui bagaimana manfaat dari penerapan APC. Analisis situasi serta permasalahan yang terdapat pada sepeda motor angkutan barang adalah pengendara tidak dapat melihat secara jelas baik ke samping maupun ke belakang. Kondisi tersebut akan dapat menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas jalan raya. Hal ini dikarenakan pandangan pengendara terhalang oleh dimensi gerobag yang ada di belakang. Metode Aplikasi APC diterapkan pada bagian gerobag angkutan barang pada bagian belakang bak dan bagian sisi kiri dan kanan. Hasil dari aplikasi APC pada sepeda motor roda tiga angkutan barang adalah mampu memberikan peningkatan kesan mencolok pada kendaraan yang bersangkutan sehingga pengemudi yang ada di belakangnya dapat lebih perhatian terhadap keberadaan kendaraan yang ada di depan. Selain itu keberadaan APC juga mampu memberikan perhatian yang lebih ini akan memberikan efek antisipasi bagi kendaraan yang ada di belakangnya apabila dalam kondisi tidak sengaja terjadi manuver risiko kecelakaan.
PEMANFAATAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUKSI JAGUNG DI DESA CAMPOR KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN Hanafie, SRdm Rita; Soetriono, Soetriono; Maharani, Ariq Dewi; Basuki, Basuki; Zahrosa, Dimas Batara; Malika, Uyun Erma; Habriantono, Bakhroini; Nurul Hak, Mohammad Alaika
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemupukan merupakan salah sata cara pengelolaan tanaman agar menghasilkan produk yang tinggi baik secara kuantitas maupun kualitas. Akan tetapi pemberian pupuk anorganik yang terus-menerus justru akan menjadikan kandungan unsur hara tanah terganggu terutama C-organiknya. Untuk mendukung perkembangan pertanian yang lestari dan berkelanjutan, perlu dilakukan pemupukan yang berimbang dengan mengurangi pemberian pupuk an-organik dan menambahkan pupuk organik. Pengelolaan lahan perlu memperhatikan masukan rendah tetapi mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya alam (tanah, air, tumbuhan dan hewan), dan manusia (tenaga, pengetahuan dan keterampilan) yang tersedia di tempat, serta layak secara ekonomis, mantap secara ekologis, adil secara sosial dan sesuai dengan budaya lokal. Hal ini ditujukan untuk memenuhi kriteria produksi yang berkelanjutan dan sistem usahatani konservasi diharapkan secara teknis dapat dilaksanakan oleh para petani, secara ekonomis menguntungkan, secara sosial dapat diterima masyarakat dan tidak merusak lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan wawasan petani tentang pengelolaan lahan pertanian. Kegiatan dilakukan di Desa Campor Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan. Metode pelaksanaan kegiatan melalui kaji terap dan penyuluhan. Kesimpulan hasil kegiatan adalah perlu terus dilakukan pendampingan agar petani mampu meningkatkan produksi jagung, baik secara kuantitas maupun kualitas melalui pengelolaan lahan yang tepat.
EDUKASI EARTHENWARE MELALUI OUTHING CLASS BAGI GENERASI MUDA Sodik, Sodik
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengrajin earthenware di Kota Malang berdasarkan sejarah sudah terkenal sejak jaman Belanda. Industri earthenware atau gerabah sampai saat ini masih berkembang dengan baik. Produk gerabah masih dibutuhkan masyarakat untuk souvenir, hiasan dinding, peralatan dapur, dan pot bunga. Bisnis earthenware cukup menjanjikan, namun untuk keberlangsungan bisnis ini mulai meredup dikarenakan banyak generasi muda kurang tertarik untuk meneruskan. Permasalahan yang terjadi adanya penurunan minat bagi generasi muda untuk mengembangkan earthenware menjadi sebuah bisnis yang harus diseriusi. Tujuan pengabdian untuk menumbuhkan semangat muda dalam mengenal earthenware agar bisnis ini terus ada. Metode pelaksanaannya menanamkan seni budaya, menggerakkan karangtaruna, Outhing Class. Hasil pengabdian ada 13 mahasiswa yang mau untuk diajak nguri-uri budaya melalui pemaknaan tari. Karangtaruna mau diajak untuk membahas bisnis earthenware dengan memajukan Pokdarwis membuat kampung gerabah sebagai eduwisata. Tarip pelatihan Rp. 5.000 x 20 orang x 6 kali dalam satu bulan, maka pendapatan sebesar Rp. 600.000. Outhink class diikuti oleh mahasiswa dari Universitas Widyagama Malang dari 15 orang yang hadir 13 orang atau 87%. Outhing class dengan mempraktekkan langsung membuat produk earthenware atau gerabah dari 13 mahasiswa yang hadir hanya ada 2 orang atau 15,4% yang berhasil membuat gerabah bentuk pot bunga
STUDI KOMPARATIF PROGRAM PENYULUHAN PADA PRODUKTIVITAS USAHATANI STRAWBERRY Seingu, Romario Lede; Hanafie, SRDm Rita; Suwarta, Suwarta
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini mengeksplorasi pengaruh program penyuluhan pertanian terhadap produktivitas usahatani strawberry di Desa Pandanrejo, Kota Batu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis kuantitatif. Penelitian ini membandingkan produktivitas antara petani yang mengikuti penyuluhan dan yang tidak mengikuti penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan temuan yang menarik. Analisis menggunakan uji t sampel independen mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan secara statistik dalam produktivitas antara kedua kelompok petani. Temuan ini menimbulkan pertanyaan penting tentang efektivitas program penyuluhan saat ini dan potensi faktor-faktor lain yang mempengaruhi produktivitas usahatani strawberry di daerah tersebut.
PENGARUH PERSENTASE KATALIS BIOETANOL DARI UMBI-UMBIAN PADA PROSES FERMENTASI TERHADAP TEMPERATUR NYALA API Manek, Kletus Pascal V.; Soebiyakto, Gatot; Farid, Akhmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor mengakibatkan penurunan jumlah bahan bakar minyak sehingga diperkirakan akan mengalami kehabisan stok nantinya. Untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi pembuatan bioetanol umbi kayu, umbi walur, dan umbi jalar terhadap temperatur nyala api. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. lama fermentasi berpengaruh terhadap temperatur yang dihasilkan oleh bioethanol dari ubi jalar, ubi walur, dan singkong. Suhu terbaik dihasilkan bioethanol dari ubi jalar dengan kadar ragi 15 gr dan waktu fermentasi 90 jam sebesar 37,06 °C dan suhu terendah dihasilkan bioetanol dari ubi walur dengan kadar ragi 10 gr dan waktu fermentasi 50 jam sebesar 26,96 °C.
STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI KACANG TANAH DAN JAGUNG (STUDI KASUS) DI DESA SANGANOM KECAMATAN NGULING KABUPATEN PASURUAN Josimar, Rifki; Darmadji, Darmadji; Kiyono, Kiyono; Sahro, Hanifatus
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah dan jagung merupakan komoditas utama di Desa Sanganom Kecamatan Nguling. Sebagian petani sulit memilih antara menanam kacang tanah dan jagung di karenakan produksi jagung lebih besar dibandingkan dengan produksi kacang tanah tetapi perawatan kacang tanah lebih mudah. Selain itu juga karena adanya pengaruh budaya setempat dalam bercocok tanam. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sampel sebanyak 30 orang petani kacang tanah dan 30 orang petani jagung yang diambil secara random. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis biaya produksi (TC), penerimaan (TR), pendapatan (π), R/C Ratio, B/C Ratio, dan Uji T. Hasil menunjukkan bahwa usahatani jagung memiliki pendapatan yang lebih rendah yaitu sebesar Rp.9.256.032/Ha di bandingkan dengan usahatani kacang tanah yaitu sebesar Rp.21.554.184/Ha. Petani jagung memiliki nilai R/C Ratio dan B/C Ratio yang lebih kecil dari pada petani kacang tanah yaitu sebesar 1,7 dan 0,7. Sedangkan nilai R/C Ratio dan B/C Ratio petani kacang tanah sebesar 2,2 dan 1,2. Sehingga dapat dikatakan bahwa usaha tani kacang tanah lebih lebih efisien dan nilai kebermanfaatannya lebih besar.
PERENCANAAN BENDUNG PADA STUDI KASUS DAERAH IRIGASI TAPUS KABUPATEN TANAH BUMBU KALIMANTAN SELATAN Firmansyah, Didin; Riman, Riman; Halim, Abdul
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung Tapus merupakan bangunan utama yang berfungsi untuk mengairi irigasi pada sub-DI Tapus Kiri seluas 6.183,3 hektar dan sub-DI Tapus Kanan seluas 2.344,7 hektar. Perencanaan Bendung Tapus merupakan salah satu upaya menyuplai air irigasi untuk Bendungan Kusan. Bangunan utama Bendung Tapus direncanakan menggunakan mercu tipe bulat dengan mempertimbangkan kriteria pemilihan tipe mercu yang berdasar pada Pedoman Kriteria Perencanaan. Berdasarkan perhitungan hidrolis Bendung Tapus direncanakan memiliki tinggi 2,65 m dengan lebar 38,70 m dan jari-jari mercu 1,40 m. Peredam energi direncanakan menggunkan tipe bucket dengan jari-jari 7,10 m untuk mencegah terjadinya kerusakan peredam energi akibat adanya gaya hantam, karena jenis sungai yang membawa material hanyut berupa batuan besar (boulder). Bangunan pengambilan pada Bendung Tapus Kiri direncanakan mempunyai 4 buah pintu dengan lebar 1,50 m dengan 3 buah pilar selebar 1 m. Untuk bangunan pengambilan Tapus Kanan memiliki 2 buah pintu dengan lebar 1,50 m dengan pilar selebar 1 m. Bangunan pembilas direncanakan berada di sebelah kanan dan kiri bendung. Dengan lebar pintu 1,20 m sebanyak 3 buah dengan 2 pilar selebar 0,90 m untuk bangunan pembilas sebelah kiri. Dan lebar pintu 0,80 m sebanyak 2 buah dengan pilar selebar 0,80 m untuk bangunan pembilas sebelah kiri. Struktur keamanan bangunan Bendung Tapus direncanakan aman dan stabil dalam kondisi normal dan gempa pada saat air normal dan air banjir.
PERBANDINGAN BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT NANAS DAN LIMBAH KULIT PISANG Wahai, Rizky; Soebiyakto, Gatot; Farid, Akhmad; Suwandono, Purbo
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya alam tak terbarukan semakin terkuras oleh eksploitasi tanpa batas. Untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, bioetanol dari limbah kulit nanas dan pisang dipelajari dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bahan baku bioetanol dari limbah kulit nanas dan kulit pisang, serta alat destilasi. Variabel bebas penelitian ini mencakup penggunaan kulit nanas dan kulit pisang, variabel terikat meliputi kadar bioetanol, suhu fermentasi, suhu destilasi, suhu api pembakaran, dan karakteristik titik api. Variabel terkontrol termasuk berat fermipan untuk fermentasi dan berat kapas untuk uji pembakaran.Kulit nanas menghasilkan bioetanol 92,8%, sedangkan kulit pisang 88%, karena kandungan gula yang lebih tinggi pada kulit nanas. Proses fermentasi dan distilasi diamati selama beberapa hari dengan hasil yang menjanjikan untuk menjadi bahan bakar alternatif.
DESAIN ALAT PENGERING PRODUK OLAHAN PISANG DENGAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Putri, Chauliah Fatma
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia dilakukan untuk memperbaiki perekonomian dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. Dalam pengembangan bisnisnya pelaku UMKM masih kekurangan –pengetahuan untuk dapat melakukan proses produksi secara efektif dan efisien. Selain itu, pelaku UMKM juga mengalami kendala dalam mengurus perizinan usaha untuk dapat memperluas jaringan distribusi pemasaran produk olahan pisang. Metode Quality Function Deployment (QFD) yang digunakan untuk formulasi strategi pengembangan produk dan merupakan salah satu metode yang tepat untuk merumuskan kebutuhan teknis dalam usaha meningkatkan kualitas produk metode QFD dipilih karena mampu menerjemakan apa yang dibutuhkan konsumen ke dalam sebuah produk, guna memperbaiki dan mengembangkan produk sesuai dengan kebutuhan konsumen. Untuk mengembangkan produk alat pengering, kita perlu mengetahui fungsi alat pengering produk olahan pisang yang lebih rinci (bukan sekedar black box). Oleh karena itu fungsi menghilangkan atau mengurangi kadar air dari alat pengering tersebut perlu dipilah-pilah menjadi beberapa fungsi yang lebih detail sehingga bagaimana proses input menjadi output akan lebih jelas atau transparan. Sale pisang adalah makanan hasil olahan dari buah pisang yang disisir tipis kemudian dijemur. Pisang sale ini bisa langsung dimakan dan digoreng dengan tepung terlebih dahulu. Selain itu, saat ini sale pisang mempunyai berbagai macam rasa seperti rasa keju, saat ini produksi pisang sale sudah menembus pasar internasional.

Page 9 of 13 | Total Record : 129