cover
Contact Name
Istiadi
Contact Email
pws@widyagama.ac.id
Phone
+6281805030211
Journal Mail Official
pws@widyagama.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Widyagama Malang Jl. Borobudur No. 35, Malang Jawa Timur-Indonesia
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosidia Widya Saintek
ISSN : -     EISSN : 29637708     DOI : https://doi.org/10.31328/pws.v1i1
Prosidia Widya Saintek (PWS) adalah terbitan berkala sebagai media bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dalam menuangkan hasil pemikiran, riset dan kajiannya yang berbentuk artikel ilmiah. PWS menampung karya ilmiah dalam lingkup multidisiplin yang terkait dangan pengembangan dan penerapan Sains dan Teknologi. PWS melingkupi dan fokus pada bidang : - Pengembangan dan penerapan sains, rekayasa dan teknologi elektro, sipil, mesin, industri dan informatika. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi dalam bidang pertanian dan lingkungan. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi bisnis digital, kecerdasan bisnis, dan ekonomi kreatif. - Pengembangan dan penerapan sains dan teknologi bagi kemanusiaan dan sosial-humaniora.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 144 Documents
MENGHIDUPKAN KEMBALI WARISAN BUDAYA: PELESTARIAN DAN PENGEMBANGAN SENI MALANGAN DI KABUPATEN MALANG Hakim, Lukman; Negara, Purnawan Dwikora; Rusyad, Zahir
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan "Seni Malangan," kesenian tradisional di Kabupaten Malang, yang mencakup Wayang Topeng, Wayang Kulit, Ludruk, dan Tayub Malangan. Seni Malangan menghadapi ancaman dari modernisasi dan globalisasi yang mengurangi minat generasi muda terhadap seni tradisional. Program ini mengidentifikasi dan mengklasifikasikan berbagai bentuk seni Malangan serta merancang instrumen pengelolaan dan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang relevan. Edukasi dan penyuluhan menggunakan media E-Katalog/E-Brosur dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan minat generasi muda terhadap seni ini. Program juga fokus pada pengembangan manajemen usaha dan pemasaran produk seni, termasuk penggunaan teknologi untuk produksi dan promosi. Partisipasi dalam event kesenian dan penggunaan media sosial membantu meningkatkan eksposur produk dan memperluas jaringan. Perlindungan HKI memastikan karya seni terlindungi secara hukum, mendukung inovasi dan pengembangan ekonomi kreatif. Hasilnya, program ini berhasil memberikan solusi konkret untuk pelestarian dan pengembangan Seni Malangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata dan industri kreatif.
OPTIMALISASI PEMANASAN TUNGKU DAPUR KRUSIBEL MELALUI VARIASI KECEPATAN PUTARAN BLOWER TERHADAP LAMA WAKTU PENCAPAIAN TEMPERATUR MAKSIMAL PELEBURAN ALUMINIUM Muhlis, Muhlis; Fadhillah, Arief Rizki; Hermawan, Dadang; Sasongko, M. Ilman Nur
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu metode pengecoran logam dapat menggunakan dengan metode dapur krusibel (dapur kowi). Dapur ini melebur logam tanpa berhubungan langsung dengan bahan pembakaran tidak langsung (indirect fuel-fired furnance). Permasalahan yang sering terjadi pada pengecoran logam dengan menggunakan metode dapur krusibel adalah laju panas yang belum stabil dalam proses pemanasan pada saat peleburan, hal in menyebabkan bahan bakar yang digunakan sangat boros dan material yang dihasilkan banyak yang cacat. penelitian ini akan memfokuskan pada optimalisasi pemanasan tungku dapur krusibel melalui variasi diameter pipa blower terhadap temperatur maksimal dan lama waktu peleburan aluminium. Dari penelitian ini diharapkan adanya peningkatan performansi pada dapur krusibel pada saat proses pengecoran dan mengurangi cacat hasil produksi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Kecepatan Putaran blower 1000 rpm, Kecepatan Putaran blower 2000 rpm, Kecepatan Putaran blower 3000 rpm. Hasil dari penelitian ini, antara lain: (1) Penggunaan kecepatan angin yang terbaik dapat menggunakan variasi 1910 rpm yang mampu menghasilkan suhu optimal pada tungku sebesar 760,3 ℃, logam aluminium cair sebesar 730,4 ℃, suhu dinding dalam yang lebih dingin sebesar 518,5 ℃. Suhu dinding luar yang jauh lebih dingin sebesar 57,6 ℃, serta waktu yang lebih singkat dan efisien selama 60 menit. (2) Pemilihan variasi kecepatan angin 1910 rpm lebih optimal dalam melakukan peleburan logam aluminium dibandingkan dengan variasi 2292 rpm, walaupun hanya terpaut lama waktu peleburan 10 menit, tetapi optimalisasi yang terjadi pada logam aluminium cair jauh lebih optimal pada variasi 1910 rpm.
KEBIJAKAN HUTANG DAN PENGHIDARAN PAJAK BERPENGARUH TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Sodik, Sodik; Wulandari, Wahju
Prosidia Widya Saintek Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan analisis terhadap kebijakan hutang, penghidaran pajak, dan nilai perusahan dapat berdampak pada investor dalam menanamkan saham di Perusahaan tersebut. Metode penelitian ini sebagai persoalah eksplanatori dengan pengujian hipotesis, dengan jumlah sampel 33 perusahaan makanan dan minuman yang go public di BEI dengan syarat lengkap laporan keuangannya. Analisis regresi berganda dengan software SPSS versi 23.0. Hasil penelitian menyatakan bahwa antara variabel kebijakan hutang dan penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan baik secara parsial maupun simultan signifikan, sehingga perusahaan harus membuat strategi yang cermat untuk memelihara investor sebagai pemegang saham.
KARAKTERISTIK NYALA API DENGAN PENDEKATAN VOLUME STOIKIOMETRI MINYAK NABATI TERHADAP PEMBAKARAN PREMIXED Sumardi, Sumardi; Soebiyakto, Gatot; Farid, Akhmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan bahan bakar fosil mendorong pemanfaatan energi alternatif berbasis minyak nabati. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik pembakaran premixed dari minyak biji bunga matahari, jagung, dan kedelai dengan fokus pada titik didih, rambatan nyala api, serta rasio udara–bahan bakar (Air Fuel Ratio/AFR). Metode yang digunakan adalah eksperimen nyata dengan variasi jenis minyak sebagai variabel bebas dan karakteristik nyala api sebagai variabel terikat.Hasil penelitian menunjukkan minyak jagung memiliki titik didih tertinggi (273°C) sehingga lebih stabil, sedangkan minyak kedelai memiliki titik didih terendah (248°C) dan rambatan nyala api tercepat (5295 s). Minyak bunga matahari menunjukkan rambatan paling lambat (7230 s) namun lebih stabil. Analisis AFR memperlihatkan minyak kedelai cenderung lebih kaya campuran, minyak jagung seimbang, dan minyak bunga matahari lebih miskin. Secara keseluruhan, minyak kedelai cocok untuk penyalaan cepat, minyak bunga matahari unggul dalam kestabilan, dan minyak jagung berada di posisi tengah. Hasil ini menegaskan potensi minyak nabati sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti bahan bakar fosil
KARAKTERISTIK NYALA API BIOETANOL DARI JENIS BIJI-BIJIAN TERHADAP PEMBAKARAN PREMIXED Syalna, Alvirtansyah Iqrotus; Soebiyakto, Gatot; Farid, Akhmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik termal dan visual pembakaran tiga jenis minyak nabati, yaitu minyak kemiri, minyak sawi, dan minyak alpukat. Sampel minyak dengan volume 20 ml diuji melalui proses pemanasan hingga mencapai titik didih, diikuti pencatatan temperatur boiling point (T₁), temperatur nyala api (T₂), serta variasi Air Fuel Ratio (AFR) 20:40 dan 30:30. Hasil menunjukkan bahwa minyak kemiri mencapai boiling point lebih cepat dengan temperatur rata-rata 257,5 °C dan nyala api yang stabil, sedangkan minyak sawi memiliki variasi waktu pencapaian boiling point lebih besar dengan rata-rata 256,5 °C. Minyak alpukat menunjukkan rata-rata boiling point tertinggi sebesar 275 °C dengan temperatur nyala api relatif lebih tinggi dibanding dua minyak lainnya. Analisis visual nyala api menggunakan komposisi warna RGB memperlihatkan bahwa minyak alpukat memiliki dominasi warna merah, sedangkan minyak kemiri dan sawi menunjukkan komposisi warna yang lebih seimbang. Secara keseluruhan, minyak nabati berpotensi digunakan sebagai bahan bakar alternatif, dengan perbedaan karakteristik termal dan visual yang dipengaruhi oleh jenis minyak serta variasi AFR.
STUDI KARAKTERISTIK PEMBAKARAN DIFUSI BAHAN BAKAR MINYAK ATSIRI Fatullah, Khoirul; Soebiyakto, Gatot; Farid, Akhmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi perkembangan industry di Indonesia berkembang sangat pesat, hal ini menyebabkan akan kebutuhan energy juga meningkat. Hingga saat ini di Indonesia masih sangat bergantung pada bahan bakar berbahan fosil sebagai sumber energy. Biodiesel hadir sebagai bahan bakar alternatif yang sangat diminati. Biodiesel dikenal sebagai bahan bakar karbon netral yaitu bahan bakar energy yang tidak memilik emisi gas rumah kaca bersih atau jejak karbon dan tidak melepaskan polusi yang dapat membahayakan atmosfer lingkungan. Biodiesel umumnya dapat diproduksi dari lemak, minyak nabati, minyak atsiri, lemak hewan, minyak sisa penggorengan. Dalam penelitian ini peneliti akan mengamati pembakaran difusi pada minyak atsiri (minyak kayu putih, minyak daun cengkeh dan minyak daun sereh) agar diketahui karakteristik profil nyala api. Berdasarkan hasil peneliti dapat disimpulkan bahwa pengujian nyala api difusi minyak kayu putih memiliki ketinggian paling tinggi sebesar 35,972 mm, temperatur 845,5 °C, dan kecerahan (luminitas) mencapai 107,508 pixel, dibandingkan dengan minyak daun cengkeh dan sereh.
ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR DI WILAYAH KOTA MALANG Tjahjono, Ngudi; Fairuzabadi, Ahmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan kualitas lingkungan yang terabaikan dari perhatian masya-rakat adalah berupa kebisingan yang ditimbulkan oleh kendaraan ber-motor di jalan raya. Padahal paparan kebisingan yang melebihi ambang baku mutu yang diizinkan oleh pemerintah berpotensi mengganggu kesehatan fisiologis maupun psikologis. Penelitian yang dilakukan di wilayah Kota Malang ini bertujuan mengukur tingkat kebisingan lalu lintas di sekitar jalan raya. Pengukuran dilakukan di luar dan di dalam rumah sampel penduduk yang tinggal di sekitar ruas jalan yang menjadi target penelitian. Pengambilan data dilakukan pada rentang waktu antara pukul 16.00 hingga 21.00, di mana pada saat itu lalu lintas jalan raya sedang padat dan penduduk sudah berada di rumah. Analisis dilakukan dengan statistika deskriptif dan analisis ragam. Untuk menilai perbedaan tingkat kebisingan di dalam dan di luar rumah pada masing-masing fungsi jalan, dilakukan dengan analisi ragam. Hasil yang didapatkan menunjukkan, bahwa baik di dalam mapun di luar rumah pada masing-masing fungsi jalan tidak ada perbedaan yang signifikan, yaitu melebihi ambang baku mutu yang diizinkan. Kendati tingkat kebisingan di dalam rumah masih bisa dikurangi, tetapi faktanya kebisingan tetap berada di atas ambang batas atau lebih dari baku mutu untuk permukiman sebesar 55 dB.
PERAN KEJAKSAAN DALAM PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PENGELOLAAN ANGGARAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH DI KABUPATEN PASURUAN Abdulloh, Abdulloh; Solehoddin, Solehoddin; Miladiyanto, Sulthon
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah diatur dalam peraturan menteri, dalam pelaksanaannya masih dimungkinkan terjadi penggunaan dana yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Oleh karena itu, diperlukan peran Kejaksaan sebagai salah satu lembaga penegak hukum sebagai upaya preventif fungsi pengawasan terhadap pengelolaan dana BOS di sekolah-sekolah khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini fokus kepada dua pokok permasalahan. Pertama, bagaimana peran Kejaksaan dalam penegakan hukum terhadap pengelolaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah di lingkungan pendidikan Kabupaten Pasuruan. Kedua, bagaimana bentuk penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan terhadap pengelolaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah di lingkungan pendidikan Kabupaten Pasuruan yang tidak sesuai dengan petunjuk dan teknis penggunaannya. Tujuan dari penelitian ini ialah: Pertama, untuk mengetahui peran Kejaksaan dalam penegakan hukum terhadap pengelolaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah di lingkungan pendidikan Kabupaten Pasuruan. Kedua, untuk mengetahui serta menganalisis bentuk penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan terhadap pengelolaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah di lingkungan pendidikan Kabupaten Pasuruan yang tidak sesuai dengan petunjuk dan teknis penggunaannya. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian yuridis empiris yang dilakukan di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Pasuruan. Hasil penelitian yang didapat ialah peran Kejaksaan dalam melakukan penegakan hukum terhadap pengelolaan dana BOS yang tidak sesuai dengan petunjuk teknis penggunaannya yaitu dengan menerima laporan, melakukan pemeriksaan, melakukan penyidikan dan penuntutan terhadap kasus-kasus pengelolaan dana BOS yang tidak sesuai peruntukannya. Selain itu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan juga berperan dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah se Kabupaten Pasuruan. Selanjutnya, jika laporan terbukti maka akan diproses secara hukum untuk disidangkan ke Pengadilan sebagai upaya penegakan hukum.
PENGARUH PERUBAHAN TEKANAN ALIRAN BAHAN BAKAR TERHADAP KARAKTERISTIK NYALA API PADA PEMBAKARAN DIFUSI Adil, Ata Mukhammad; Soebiyakto, Gatot; Farid, Akhmad
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada bidang automotive sangatlah pesat, salah satunya yang berfokus pada sistem pembakaran kendaraan. Sistem pembakaran merupakan hasil reaksi kimia antara bahan bakar, udara, dan sumber api yang berlangsung secara cepat dan menghasilkan suatu energi berupa panas dan cahaya. Disilain terdapat komponen nozzle berfungsi untuk mengontrol laju aliran, kecepatan, arah, fasa, dan tekanan pada bahan bakar. yang dapat mempengaruhi karakteristik nyala api pada sistem berupa warna, panas, cahaya, temperature, panjang, dan tinggi profil api, terhadap nilai tekanan bahan bakar yang bervariasi pada nozzle. sehingga pada penelitian ini berfokus untuk menganalisis karakteristik api yang di hasilkan dari proses pembakaran difusi menggunakan bahan bakar pertalite (RON 90), pertamax (RON 92), pertamax turbo RON (95). Selama 60 second, dengan variasi tekanan bahan bakar 30 psi, 40 psi, dan 50 psi, pada trainer sistem injeksi bahan bakar kendaraan. Dari hasil riset yang telah dilakukan menyatakan bahwa pertamax turbo (RON 95) menghasilkan profil api paling panjang sebesar 85,715 cm pada tekanan 30 psi.
SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI PENYAKIT GIGI BERLUBANG MENGGUNAKAN METODE NEURAL NETWORK DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION jauhar, afif; Istiadi, Istiadi; Marisa, Fitri
Prosidia Widya Saintek Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa model Sistem Pakar menggunakan neural network (NN) dalam identifikasi kasus gigi berdasarkan data gejala pasien. Model dilatih menggunakan algoritma backpropagation dengan berbagai skenario pembagian data dan jumlah epoch. Hasil kurva loss menunjukkan bahwa model mampu belajar dengan baik dan mencapai konvergensi pada sekitar epoch ke-150. Evaluasi performa menunjukkan bahwa skenario 70:30 menghasilkan akurasi, recall, dan F1-score terbaik, meskipun presisi relatif lebih rendah dibanding recall. Analisis data gejala pasien memperlihatkan bahwa nyeri parah, perubahan warna gigi (kekuningan dan coklat/hitam), serta sensitivitas terhadap makanan/minuman dingin merupakan keluhan dominan, dengan solusi utama berupa edukasi kesehatan gigi dan pola makan sehat. Confusion matrix sebelum balancing menunjukkan bias kuat terhadap kelas mayoritas (dentin), sehingga model gagal mengenali kelas enamel dan saraf. Oleh karena itu, diperlukan strategi balancing data dan optimasi parameter untuk meningkatkan presisi serta akurasi klasifikasi multi-kelas. Secara keseluruhan, model NN menunjukkan potensi yang baik sebagai sistem pendukung analisis dan diagnosis berbasis data, namun masih memerlukan perbaikan untuk mencapai performa yang lebih andal.

Page 11 of 15 | Total Record : 144