cover
Contact Name
M. Ali Rusdi
Contact Email
malirusdi@iainpare.ac.id
Phone
+6285257099481
Journal Mail Official
alishlah@iainpare.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Parepare Alamat Redaksi: Jalan Amal Bhakti No. 8 Soreang, Parepare, Sulawesi Selatan 91132 Telp. (0421) 21307 Fax. (0421) 24404 Email: alishlah@iainpare.ac.id Telepon: 081342074388 / 081241171249
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 16937449     EISSN : 26856581     DOI : https://doi.org/10.35905/alishlah
Core Subject : Education,
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Islam adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare fokus pada kajian tentang pemikiran, penelitian, manajemen, pengembangan, dan evaluasi pendidikan.
Articles 146 Documents
Integrasi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial dalam Pendidikan Islam Mutakallim Sijal Sijal; Mutakallim Sijal
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 2 (2020): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.982 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v18i2.1524

Abstract

Guru diharapkan mengintegrasikan sikap spiritual dan sikap sosial ke dalam kompetesi tujuan pembelajaran, langkah – langkah pembelajaran, dan penilaian hasil belajar. pengintegrasian sikap spiritual dan sikap sosial dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas (sekolah) terwujud dalam interaksi guru dengan siswa dan interaksi guru dengan siswa. Interaksi guru dengan siswa saat kegiatan pembelajaran ditunjukkan dengan cara memberikan arahan, motivasi, teguran, nasihat, dan penguatan. Dalam rencana pembelajaran, pencapaian kompetensi sikap peserta didik adalah dengan cara mengembangkan silabus dan RPP yang sesuai dengan materi pembelajaran, kemudian guru menganalisis materi yang akan dibelajarkan di kelas agar dapat diketahui kompetensi sikap peserta didik yang akan dicapai. Pencapaian kompetensi sikap peserta didik, baik sikap spiritual maupun sikap sosial berada pada kategori yang sangat baik, karena peserta didik telah mampu menjalankan kedua sikap tersebut. Sikap spiritual dan sikap sosial diintegrasikan oleh guru melalui silabus dan RPP (kurikulum) lalu kemudian guru menganalisisnya sehingga sesuai dengan capaian yang akan dicapai. Melalui integrasi sikap spiritual dan sikap sosial seperti yang tampak di lingkungan sekolah adalah sikap jujur, disiplin, gotong royong, dan sopan santun.
Peran Takmir Masjid dalam Pelaksanaan Pendidikan Islam di Masjid Darus Sakinah Sangatta Utara Ramdanil Mubarok
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 2 (2020): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1050.814 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v18i2.1576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran takmir masjid dalam pelaksanaan pendidikan Islam serta mengetahui faktor penghambat dalam pelaksanaan pendidikan Islam sehingga dapat memberikan masukan solusi untuk memecahkan masalah dari faktor penghambat pelaksanaan pendidikan Islam di majid Darus Sakinah. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, pengambilan datanya dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu mengklasifikasikan dan menganalisis berdasarkan teknik content analysis, yaitu suatu analisis data yang dilakukan secara cermat, obyektif dan sistematis. Hasilnya, secara umum pelaksanaan pendidikan Islam di masjid Darus Sakinah sudah berjalan, namun terdapat faktor penghambat dalam pelasanaannya baik dari segi sumber daya manusianya, metode dan materi pendidikan Islamnya, durasi waktu pelaksanaanya, serta antusias masyarakatnya disekitarnya. Namun faktor penghambat tersebut dapat diberikan solusi seperti pemilihan sumber daya manusia sebagai pengajarnya yang kompeten, materi yang disajikan faktual dan aktual serta berkesinambungan, metode penyampaian yang bervariatif sehingga tidak mudah membuat audiennya menjadi bosan dan tidak fokus.
Merdeka Belajar Menapaki Syara’ Jamiluddin
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 2 (2020): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (830.252 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v18i2.1577

Abstract

Perjalanan sejarah kehidupan mencatat bahwa: “Sebuah perubahan besar sesungguhnya terjadi karena revolusi. Indonesia mebuktikan catatan sejarah ini. Dalam dinamikanya, Indonesia telah melalui beberapa proses revolusi social, ekonomi, politik, dan kekuasaan. Bak pepatah menyatakan, “ setiap zaman ada paradigmanya, dan setiap paradigma ada zamannya”. Indonesia dengan segala konsekuensi, mengawal revolusi yang dialami dengan perubahan paradigma kenegaraan. Revolusi ini kemudian secara alamiah men-trigger pergeseran paradigma, termasuk dalam tatanan system pendidikan nasional Indonesia. Kebijakan “Merdeka Belajar” ini sangatlah baik, namun demikian dasar-dasar historis dan filosofisnya belum membumi. Akibatnya, kebijakan “Merdeka Belajar” belum sepenuhnya mampu memotivasi penyelenggara pendidikan untuk mengimplementasikannya. Penulis menangkap bahwa “Merdeka Belajar” ini banyak dibahas dalam Al-qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW sebagai sumber insfirasi dan grand theory penyelenggaraan pendidikan Islam. Atas alasan inilah kemudian penulis tertarik membahas tentang “Merdeka Belajar Menapak Syara’ ” dengan menggunakan metode kualitatif kualitatif dengan pendekatan dan desain fenomenologi. Hasil research menunjukkan bahwa merdeka belajar ternyata benar merupakan tuntutanan Islam dan dengan kejelasan ini, tenaga pendidik dan pihak terkait menjadi sangat termotivasi menyukseskannya
Youtube Sebegai Media Pembelajaran PAI di Masa Pandemi Covid-19 Risqa Ulandari Basri; Abd. Rahman K; Zulfikar Busrah
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2021): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.675 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v19i1.1692

Abstract

Youtobe adalah salaha satu media yang dapat digunkan untuk menonton berbagai jenis konten video. Entah itu video kecantikan, tutorial memasak, video lucu, bahkan video pembelajaran. Di masa pandemi covid-19 dimana pembelajaran tatap muka digantikan dengan pembelajaran daring sebagai bentuk tindakan memutus mata rantai penularan covid-19 yang mengharuskan para tenaga pendidik untuk membuat strategi dan metode pembelajaran yang cocok digunakan dalam pembelajaran daring. Pembelajaran yang efektif memerlukan perencanaan yang baik salah satunya media yang akan digunakan dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran Daring: Perkembangan (Efektivitas dan Kekurangan) di Masa Pandemi Covid19 Fathul Arif; Kaharuddin; Muhammad Irwan
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 20 No 1 (2022): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.154 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v20i1.1716

Abstract

Education from time to time always undergone changes, technological progress has become the biggest and greatest in this change. In essence, the presence of technology aims to facilitate human activities in the social, economis, and education fields. The use of technology in education has been carried out by many educators, none other than comments from teachers and lecturers. Varios aplication modes make it easier for teachers to design learning . The presence of Covid19 is certainly a concern for community, so the use of technology in learning the right alternative, best of course it will add new problems.
Penanaman Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren di SMK IT Pesantren Tabina Rosyida Intan; Haifa Ghassani Safir; Rani Rosvita Ningrum
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 18 No 2 (2020): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1226.762 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v18i2.1823

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: nilai-nilai karakter, proses penanaman nilai-nilai karakter, dan pengembangan diri siswa di SMK IT Pesantren Tabina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi website. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif model Miles & Huberman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh (1) Nilai pendidikan yang diterapkan di SMK IT Pesanten Tabina yaitu nilai karakter yang berbasis pondok pesantren; (2) Proses pembentukan karakter di SMK IT Pesanten Tabina menggunakan konteks mikro dan konteks makro. Konteks mikro: perpaduan dari nilai karakter dengan setiap mata pelajaran dan muatan lokal, budaya sekolah, dan kegiatan pengembangan diri. dan (3) Pengembangan diri yang ditanamkan di SMK IT Pesantren Tabina melalui kegiatan ekstrakurikuler adalah sebagai berikut: 1) Komunitas Bahasa Inggris, 2) Tahfidz, 3) Gerakan Literasi Sekolah, 4) Olahraga Memanah. Kata kunci: Pendidikan karakter, Islam, Berbasis Pesantren.
Peran Orang Tua dalam Pendidikan Agama Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Difa’ul Husna; Lia Ni’matul Maula; Nur Fitri Wulandari
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2021): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.511 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v19i1.1843

Abstract

The role of parents in children's education is very influential on the emotional development of children, the character and attitudes of children, especially children with special needs who in their daily lives still need the role of other people to carry out their activities. Even so, it does not mean that children with special needs become children who are dependent on other people, but if in their daily lives they are educated patiently, repeatedly at least the child can become independent and can get used to their activities. The role of parents in children with special needs can be classified as parents who have roles as motivators, mentors, supervisors, good examples and provide facilities for children's needs and religious facilities. In this study using qualitative research methods by conducting interviews as data collection. After analyzing the data, the researcher can conclude that the role of parents in Islamic religious education has an important role for children by allowing children to go to school, escorting children and accompanying children patiently according to the different ability conditions experienced by children with special needs. Keywords: The Role Of Parents, Islamic Education, The Child With Special Needed.
Rekontekstualisasi Ide Pendidikan Perempuan Buya Hamka: Studi Analisis Hermeneutika Gracia Abby Janu Ramadhan Abby; Alifatul Lusiana Uswatun Chasanah
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2021): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.484 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v19i1.1867

Abstract

Various issues regarding gender inequality against women have become issues that have not been discussed. The background for writing the article is the awareness that education is an alternative in addressing the problem of gender inequality. However, the gender-imbalanced education system is another problem. This article aims to recontextualize Buya Hamka's ideas and thoughts on women's education to be associated with the current phenomenon of women's education. Using a literature review research method, this article describes the phenomenon of gender inequality in today's education along with the idea of ​​Buya Hamka's women's education as an analysis to find good Islamic education for women to realize gender equality.
Efektivitas Majelis Taklim dalam Pengembangan Pendidikan Keagamaan Mukhtar Mas'ud,
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2021): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.561 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v19i1.1940

Abstract

ABSTRAK (ABSTRACT) Dasar penyelenggaraan Majelis Taklim, di antaranya adalah kebijakan Pemerintah, pembiayaan, yakni sumber pembiayaan, fungsi manajemen pendidikan dalam penyelenggaraan Majelis Taklim, pemanfaatan sumber daya manusia, dan anggota sekaligus peserta didik Majelis Taklim. Tantangan Penyelenggaraan dalam penyelenggaraan Majelis Taklim, antara lain: era globalisasi, dekadensi moral manusia, dan pengutamaan urusan dunia yang dapat memberikan sesuatu yang bersifat materi dan kurang kecenderungan mengejar amaliyah untuk persiapan dan bekal di akhirat kelak. Harapan dalam penyelenggaraan Majelis Taklim, di anatranya: membangun manusia yang beriman dan meningkatkan kecerdasan dalam bidang agama, peningkatan hubungan silaturrahmi dan Ukhuwah Islamiyah, dan pusat ilmu dalam masyarakat, yakni penyelenggaraan Majelis Taklim memberikan harapan yang besar bagi umat Islam, yakni pusat informasi perkembangan pengetahuan Islam, pusat pembinaan pengetahuan Islam, dan pusat konsultasi agama Islam.
Beberapa Pandangan tentang Guru Sebagai Pendidik Muh. Akib D -
Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2021): Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : IAIN PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.204 KB) | DOI: 10.35905/alishlah.v19i1.1950

Abstract

Dalam proses belajar mengajar di dunia pendidikan salah satu unsur terpenting di dalamnya adalah seorang guru. Kedudukan guru dalam penyelenggaraan pendidikan berada di garda terdepan. Pengetahuan tentang guru sebagai pendidik, bagi seorang guru, merupakan acuan normatif dalam menumbuhkan kesadaran diri sebagai salah satu dari lima faktor pendidikan yang keberadaannya sangat menentukan jalannya suatu proses pendidikan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dan memahami dengan jelas pengertian guru sebagai pendidik, untuk mengetahui pandangan tipologi guru baik mengenai persyaratan, karakteristik dan tugas guru serta untuk mengetahui pandangan multi peran guru yang diembannya. di sekolah dan di luar sekolah. Makalah ini berharap data tersebut dapat digunakan sebagai bahan bacaan mengenai pemahaman guru sebagai pendidik. Guru sebagai pendidik yang tugasnya mengajar, mendidik, dan melatih peserta didik dengan tujuan agar peserta didik tersebut dapat memiliki pengetahuan, keterampilan, akhlak yang mulia dan dapat berpikir secara cerdas. Tipologi guru sebagai pendidik sebenarnya tercermin dari sejumlah persyaratan, ciri dan tugas yang harus dimiliki dan melekat pada seorang guru. Peran ganda guru sangat kompleks dan tidak hanya dimainkan di sekolah, tetapi juga di luar sekolah.

Page 9 of 15 | Total Record : 146