cover
Contact Name
Opan Arifudin
Contact Email
admin@ojs-steialamar.org
Phone
+6285717166597
Journal Mail Official
admin@ojs-steialamar.org
Editorial Address
Jl. Ottista Gg. Saluyu Rt.33. RW.11 Kel. Sukamelang, Kec. Subang, Kab. Subang, Provinsi Jawa Barat, 41251
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2962990X     DOI : https://doi.org/10.57171/jesi
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), published by Study Program of Sharia Economics STEI Al-Amar Subang, West Java, Indonesia. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of Islamic economics, Islamic public finance, Islamic finance, Islamic accounting, Islamic business ethics, Islamic banking, Islamic insurance, Islamic economic thoughts, Islamic human resource management, Islamic microfinance, Islamic development economics, Islamic monetary economics, Islamic fiscal economics, Islamic capital market, and other relevant themes. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) is a peer-reviewed journal published twice a year on March and September. The editor accepts the manuscript with provisions according to the guidelines for the author.
Articles 75 Documents
Analisis Strategi Marketing Mix 7P Dalam Meningkatkan Pembiayaan Multijasa di BPRS Hayat Kota Bandung Siti Fazriah
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 3 No. 2 (2024): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v3i2.421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi marketing mix 7P (Product, Price, Place, Promotion, People, Process dan Physical Evidence) dalam upaya meningkatkan pembiayaan multijasa di BPRS Hayat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi marketing mix 7P pada produk pembiayaan multijasa di BPRS Hayat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di BPRS Hayat, wawancara dengan pihak staf BPRS Hayat dan dokumentasi berupa laporan pembiayaan dan dokumen pemasaran lainnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis untuk mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai penerapan strategi marketing mix 7P dan kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi strategi marketing mix 7P memiliki peranan yang penting dalam menentukan keberhasilan produk pembiayaan multijasa di BPRS Hayat. Aspek product menunjukan variasi layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, aspek price menunjukan ujrah yang kompetitif, place memiliki lokasi yang strategis berdekatan dengan pasar, pemukiman, dan pabrik, promotion dilakukan melalui media sosial dan pemasaran langsung, people menunjukan kualitas SDM, process menerapkan pelayanan yang baik, dan physical evidence mencerminkan fasilitas yang mendukung kenyamanan nasabah.
ANALISA PEMENUHAN DEFISIT BPJS MELALUI OPTIMALISASI PENGGUNAAN DANA WAKAF DENGAN PENDEKATAN MODEL REGRESI TIME SERIES Siti Fazriah
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 4 No. 2 (2025): September
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v4i2.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan defisit Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) melalui optimalisasi penggunaan dana wakaf dengan pendekatan model regresi time series. Defisit BPJS menjadi salah satu tantangan utama dalam keberlangsungan program jaminan sosial di Indonesia, yang memerlukan solusi inovatif dan efektif. Dana wakaf, sebagai sumber dana sosial berbasis syariah, memiliki potensi besar untuk dioptimalkan sebagai salah satu instrumen penunjang keuangan BPJS. Penelitian ini menggunakan data historis pendanaan dan pengeluaran BPJS selama lima tahun terakhir serta data pengelolaan dana wakaf dari lembaga terkait. Metodologi yang digunakan adalah analisis regresi time series dengan pendekatan ARIMA untuk memodelkan dan memprediksi tren defisit BPJS serta pengaruh potensi dana wakaf terhadap saldo keuangan BPJS. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimalisasi penggunaan dana wakaf dapat secara signifikan menurunkan tingkat defisit BPJS dalam jangka menengah dan panjang, sehingga meningkatkan keberlanjutan program sosial ini. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengambil kebijakan dalam mengintegrasikan dana wakaf sebagai sumber pembiayaan alternatif dan strategis dalam mengatasi defisit keuangan BPJS. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya pengembangan kerangka regulasi dan mekanisme pengelolaan dana wakaf yang efektif untuk mendukung keberlangsungan layanan sosial di Indonesia.
ANALISIS PENGUNGKAPAN AKUNTABILITAS BANK SYARIAH DI INDONESIA DALAM SUSTAINABLE ACTIVITY INDEX BERBASIS MAQASID SHARIAH Dedek Saripah; Anggie Yolanda Ritonga; Ella Annissa
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan akuntabilitas secara online melalui model yang dikembangkan Sustainable activity index berbasis Maqasid shariah yang menjadi indikator yang mengukur akuntabilitas. Indeks ini dikembangkan dengan mengintegrasikan Maqasid Syariah sebagai landasan normatif dan Global Reporting Initiative (GRI) sebagai pedoman operasional dalam mengukur pengungkapan keberlanjutan lembaga keuangan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis konten terhadap informasi yang dipublikasikan melalui website resmi 12 bank umum syariah di Indonesia selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengungkapan akuntabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2022–2024 mencapai 69,33% dengan variasi antar bank. Bank Muamalat memperoleh tingkat pengungkapan akuntabilitas tertinggi sebesar 79,41%, sedangkan Bank Victoria Syariah memperoleh tingkat pengungkapan terendah sebesar 53,91%. Berdasarkan dimensi pengukuran, dimensi sosial memiliki tingkat pengungkapan tertinggi, diikuti dimensi ekonomi, sedangkan dimensi lingkungan memiliki tingkat pengungkapan terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik pelaporan keberlanjutan bank syariah masih lebih berfokus pada aspek ekonomi dan sosial, sementara pengungkapan pada aspek lingkungan masih relatif rendah, sehingga penguatan pengungkapan pada dimensi lingkungan dan optimalisasi fungsi sosial diperlukan untuk mewujudkan akuntabilitas yang lebih sesuai dengan tujuan Maqasid Syariah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengukuran akuntabilitas keberlanjutan pada perbankan syariah dengan menawarkan Sustainable Activity Index berbasis Maqashid Syariah sebagai kerangka evaluasi yang lebih komprehensif dibandingkan pendekatan keberlanjutan konvensional.
KONSEP TAWAZUN DALAM ZERO WASTE PADA KEBUTUHAN DASAR MANUSIA Hayifa Sasi Firmadi; Idwal B; Esti Alfiah
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep Tawazun dalam Islam serta menganalisis penerapannya dalam praktik Zero Waste pada pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang meliputi pangan, sandang, dan papan. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari Al-Qur'an, hadis, buku, jurnal ilmiah, scopus dan dokumen pendukung yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Tawazun memiliki keterkaitan yang erat dengan prinsip Zero Waste melalui penerapan 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, dan Rot). Pada aspek pangan, penerapan Tawazun diwujudkan melalui pengendalian food waste, konsumsi secukupnya, dan pemanfaatan limbah organik. Pada aspek sandang, konsep ini tercermin dalam pengurangan konsumsi pakaian berlebihan, praktik thrifting, upcycling, dan pengelolaan limbah tekstil. Pada aspek papan, penerapan Tawazun diwujudkan melalui efisiensi penggunaan energi, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pemanfaatan sumber daya yang ramah lingkungan. Dengan demikian, Tawazun dapat menjadi landasan etis dan spiritual dalam penerapan Zero Waste guna mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang berkelanjutan serta selaras dengan nilai-nilai Islam.
IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) SYARIAH DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO PADA BSI KC BENGKULU S PARMAN 1 Rere Fitaloka; Khairiah Elwardah; Anwar Junaidi
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara penerapan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah serta perkembangan usaha mikro setelah mendapatkan pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Bengkulu S. Parman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian dilakukan di lapangan. Data didapat dari pengamatan, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan cara mengurangi data, menyajikan data, dan mengambil kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian pinjaman KUR Syariah telah dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah dan prinsip syariah yang benar, mulai dari pengajuan permohonan, pemeriksaan kemampuan, survei usaha, penentuan jenis perjanjian, hingga penyertaan dana. Pembiayaan KUR Syariah membantu meningkatkan usaha mikro dengan meningkatkan modal, penjualan, laba, dan nilai aset usaha. Namun, masih ada kendala berupa kurangnya pemahaman masyarakat tentang pembiayaan syariah serta prosedur administrasi yang dianggap rumit. Oleh karena itu, perlu dilakukan penjelasan dan bimbingan lebih lanjut agar pembiayaan KUR Syariah bisa digunakan secara optimal.
A MODEL FOR STRENGTHENING THE ECONOMIC INDEPENDENCE OF AL-UTSMANI ISLAMIC BOARDING SCHOOL BASED ON THE FREE NUTRITIONAL MEAL PROGRAM (MBG) Siti Fatimatus Zehroh; Muhammad Hibatullah Huwaidi
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kemandirian ekonomi Pesantren Salafiyah Al-Utsmani sebelum dan selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta merumuskan model penguatan kemandirian ekonomi pesantren berbasis program tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengasuh pesantren, pengelola unit usaha, pengelola dapur, santri, serta masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum adanya Program MBG, pesantren telah memiliki beberapa unit usaha internal seperti koperasi, kantin, bazar santri, dan penyediaan bahan pangan melalui Toko Merpati. Pelaksanaan Program MBG memberikan dampak terhadap meningkatnya aktivitas ekonomi pesantren melalui penguatan pengelolaan dapur, peningkatan kebutuhan logistik pangan, keterlibatan santri dalam aktivitas produktif, serta terbukanya kerja sama dengan masyarakat sekitar sebagai pemasok bahan pangan. Model penguatan kemandirian ekonomi pesantren berbasis MBG dilakukan melalui integrasi program MBG dengan unit usaha pesantren, pemberdayaan santri, penguatan manajemen konsumsi, dan kolaborasi ekonomi berbasis masyarakat.
PENERAPAN PRINSIP EKONOMI SYARIAH DALAM PENGEMBANGAN UMKM JAMU HERBAL (Studi Kasus pada UMKM Jamu Herbal di Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu) Syafrina Nur Izzati; Nonie Afriyanti; Eeng Juli Frianto
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip ekonomi syariah, strategi pengembangan UMKM jamu herbal, serta integrasi prinsip ekonomi syariah dalam strategi pengembangan UMKM jamu herbal di Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga pelaku UMKM jamu herbal, yaitu UMKM Jamu Herbal Sari Minuman, Toko Jamu Pak Ali, dan Depot Jamu Sido Muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM telah menerapkan prinsip tauhid, keadilan, kejujuran dan transparansi, serta prinsip maslahah dalam menjalankan usahanya. Namun, penerapan prinsip larangan riba belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat pelaku usaha yang pernah menggunakan pembiayaan berbasis bunga. Strategi pengembangan usaha yang diterapkan meliputi menjaga kualitas produk, mempertahankan kepercayaan konsumen, melakukan diversifikasi produk, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Integrasi prinsip ekonomi syariah dalam strategi pengembangan usaha memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan usaha, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mendorong terciptanya usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberkahan dan kemaslahatan.
PERAN SOSIAL MEDIA MARKETING DAN ETIKA PEMASARAN ISLAM PADA KINERJA BISNIS UMKM KABUPATEN SIDOARJO DI ERA INDUSTRI 5.0 Nabil Faiz Wikendra
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.414

Abstract

Perkembangan teknologi era industri 5.0 mendorong UMKM untuk dapat memanfaatkan media social media secara optimal sebagai strategi pemasaran. Instagram merupakan salah satu platfotm media social yang banyak dipakai karena dapat menampilkan konten visual yang menarik, meningkatkan interaksi dengan konsumen, dan memperluas jangkaun pasar. Dalam sudut pandang ekonomi syariah, kegiatan pemasaran tidak hanya fokus pada keuntungan saja, tetapi juga harus menerapkan prinsip etika pemasaran islam(Shidiq, Amanah, dan fatanah). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahuio peran social media marketing dan etika pemasaran islam dalam meningkatkan kinerja bisnis umkm di kabupaten sidoarjo era industry 5.0. metode penelitian yang digunakan yaitu pendektan kualitatif deskriptif melalui wawancara dengan pelaku umkm dan konsumen. Hasil penelitan menunjukkan bahwa pemanfaatan media social Instagram dapat berkontribusi terhadap peningkatan omzet, penjualan, brand awareness, dan efisiensi. Selain itu, pengaplikasian pemasaran sialm mampu meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen sehingga mampu mendukung kinerja bisni dan keberlanjutan usaha UMKM.
IMPLEMENTASI KONSEP TRIPLE BOTTOM LINE PADA USAHA BERKELANJUTAN BERBASIS ISLAM (Studi Pada Industri Pabrik Tahu di Kelurahan Padang Serai) Mona Chairun Nisa; Khairiah Elwardah; Yenti Sumarni
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.431

Abstract

Penelitian  ini dilatarbelakangin penerapan konsep triple bottom line dalam mewujudkan usaha yang berkelanjutan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep triple bottom line terhadap pabrik tahu yang ada di Kelurahan Padang Serai, Kota Bengkulu. Serta kesesuainnya terhadap prinsip ekonomi Islam yang berkaitan dengan maqashid syariah, kontribusinya terhadap ekonomi hijau di tingkat lokal. Penelitian mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis mengunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek profit, people, dan planet telah diterapkan melalui keberlangsungan dalam usaha, menciptakan lapangan pekerjaaan, serta memanfaatkan ampas tersebut dijadikan pakan ternak. Implementasi triple bottom line juga mendukung keberlanjutan usaha yang sejalan dengan prinsip ekonomi Islam dan ekonomi hijau.
IMPLEMENTASI HALAL VALUE CHAIN DALAM PROSES PRODUKSI MAKANAN (STUDI UMKM ZONA KHAS BERENDO KOTA BENGKULU) Nisa Uswatun Hasana; Desi Isnaini; Miko Polindi
Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI) Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : STEI Al-Amar Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jesi.v5i1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan halal value chain (HVC) pada UMKM makanan halal di Kawasan Berendo Kota Bengkulu, kawasan Berendo dipilih karena telah ditetapkan sebagai Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari 5 pelaku UMKM dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Halal Value Chain pada aspek bahan, proses pembuatan, tempat produksi, dan alat pembuatan telah diterapkan, namun belum terlaksana secara optimal. Hal ini ditunjukkan bahwa semua memastikan kehalalan bahan tambahan serta belum seluruh UMKM memiliki fasilitas dan peralatan yang dipisahkan sesuai standar Halal Value Chain. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan penerapan Halal Value Chain agar dapat berjalan secara lebih optimal dan menyeluruh.