cover
Contact Name
Tri Susilawati
Contact Email
tri.susilawati@uts.ac.id
Phone
+6282339078059
Journal Mail Official
hexagon.jurnal@uts.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Olat Maras Batu Alang, Pernek, Kec. Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Hexagon
ISSN : 27213714     EISSN : 27213188     DOI : https://doi.org/10.36761/hexagon
Core Subject : Engineering,
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains, Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa hadir sebagai salah satu wadah yang menyajikan pemikiran hasil penelitian dalam bidang keilmuan teknik dan sains. Dimana, Jurnal yang di Kelola oleh Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral ini memiliki ruang lingkup keilmuan dari teknik dan sains. Selain keilmuan Teknik, Jurnal Hexagon juga menyajikan hasil penelitian dalam ruang lingkup untuk bidang sains. Untuk waktu publikasi, Hexagon Jurnal Teknik dan Sains terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada Semester Ganjil di bulan Januari dan pada Semester Genap di bulan Juli. Dan memiliki ISSN Cetak : 2721-3714 dan ISSN Online : 2721-3188
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11" : 9 Documents clear
MUTU FISIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SERUM KOMBINASI EKSTRAK BUAH MURBEI DAN CERMAI Mardhiyah Sardjan; Erna Susanti
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.6077

Abstract

Ekstrak buah  Murbei diketahui mengandung antosianin , asam galat, flavonoid dan tanin yang dapat  mencegah kerusakan sel dan mempunyai  aktivitas penghambat tirosinase  dan menghambat pembentukan melanin dalam sel melanoma B-16 sehingga dapat digunakan sebagai bahan alternatif pencerah kulit. Bahan alam yang lain yang mempunyai aktivitas antioksidan  adalah buah murbei .Ekstrak etanol buah cermai  diketahui mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan fenolik. Tujuan penelitian ini adalah mengkombinasikan ektrak murbei dan cermai dalam bentuk serum agar mudah diaplikasikan dan diuji aktivitas antioksidan. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi dengan pelarut etanol 70%.Serum dibuat dengan perbandingan cermai  dan murbei 4:1 (F1 , 2,5:2,5 (F2) dan 4 :1 (F3). Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga formula memenuhi syarat mutu fisik untuk sediaan serum berdasarkan parameter uji organoleptis, homogenitas, pH dan viskositas. Aktivitas antioksidan dari ketiga formula termasuk dalam kategori sangat lemah  
APLIKASI SOFTWARE LEAP PADA PERKIRAAN KEBUTUHAN BEBAN LISTRIK DI WILAYAH LOMBOK TIMUR: APLIKASI SOFTWARE LEAP PADA PERKIRAAN KEBUTUHAN BEBAN LISTRIK DI WILAYAH LOMBOK TIMUR Muhammad Hidayatullah; Yogi Wardana; Ahmad Jaya; Indra Darmawan
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.4184

Abstract

Penyediaan energi listrik yang memadai dan tepat sasaran menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan pembangunan daerah, baik sektor industri, pelayanan publik, bisnis, maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memproyeksikan kebutuhan beban energi listrik di Kabupaten Lombok Timur menggunakan perangkat lunak LEAP (Long-range Energy Alternatives Planning System) dengan pendekatan permodelan end-use. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan pemodelan pada aplikasi LEAP dengan mempertimbangkan dua skenario, yaitu skenario baseline dan skenario 1. Skenario baseline merupakan kondisi masa depan berdasarkan kecenderungan yang sudah terjadi, sedangkan skenario 1 merupakan skenario alternatif dengan menon-aktifkan PLTD Paokmotong. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa permintaan energi listrik Kabupaten Lombok Timur pada tahun 2035 untuk skenario baseline sebesar 98.109.736.388 MWh dan skenario 1 sebesar 93.609.274.785 MWh. Sektor rumah tangga menjadi sektor permintaan energi listrik yang dominan di setiap skenario. Pada skenario baseline, PLTD Paokmotong memiliki total pengeluaran bahan bakar tertinggi selama 13 tahun sebesar 212.868 MWh, sedangkan pada skenario 1, setelah menon-aktifkan PLTD Paokmotong, pengeluaran bahan bakar pembangkit terbanyak dihasilkan dari PLTS. Penelitian ini memberikan gambaran tentang proyeksi kebutuhan energi listrik di Kabupaten Lombok Timur dan membandingkan dampak dari skenario baseline dengan skenario alternatif yang menon-aktifkan PLTD Paokmotong terhadap permintaan energi listrik dan pengeluaran bahan bakar pembangkit
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PADA PRODUK PAVING BLOCK MENGGUNAKAN STATISTICAL QUALITY QONTROL (SQC) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA): Studi Kasus: UD. Industri Cahaya Baru Rifaldi; Silvia Firda Utami; Nurul Hudaningsih; Ismi Mashabai
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.6379

Abstract

Paving block merupakan salah satu produk yang diproduksi oleh UD. Industri Cahaya Baru. Dalam proses produksinya terdapat banyak cacat produk yang tidak sesuai standar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas prduk dan pengendaliannya menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysys (FMEA). Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian kecacatan tertinggi pada bagian cacat gompel dengan jumlah 550 biji dengan presentase 49,1%. Penyebab cacat tersebut dari lima faktor yaitu lingkungan, manusia, mesin, material, dan metode. Nilai RPN tertinggi yaitu 125 dari faktor manusia yaitu kurangnya kedisiplinan karyawan dan tidak ada pengecekan kualitas akhir.
Evaluasi Sistem Pengelolaan Sampah Domestik Di Fakultas Universitas X Di Wilayah Kabupaten Sumbawa Maitsa Fikri Nabila; Eriza Risqita; Annisatun Nadzafah
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.6550

Abstract

Universitas X merupakan salah satu institusi pendidikan yang terus berkembang dan mengalami peningkatan jumlah mahasiswa dan aktivitas akademik setiap tahun. Seiring dengan hal tersebut, volume dan komposisi sampah yang dihasilkan pun meningkat, sehingga dibutuhkan sistem pengelolaan yang terstruktur, efisien, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan sampah domestik di lingkungan Fakultas Universitas X dengan meninjau timbulan dan komposisi sampah, pelaksanaan teknis pengelolaan (pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan), serta merumuskan rekomendasi perbaikan yang tepat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data primer diperoleh melalui pengukuran langsung volume dan berat sampah di tiap fakultas, observasi lapangan, serta wawancara dengan petugas kebersihan dan pengguna fasilitas kampus menggunakan kuesioner. Data sekunder diperoleh dari dokumen kampus dan referensi relevan. Evaluasi dilakukan terhadap 8 fakultas dan beberapa unit pendukung kampus lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timbulan sampah rata-rata mencapai 0,0381 kg/orang/hari dan 0,1623 L/orang/hari. Fakultas E merupakan penghasil sampah terbesar dengan rata-rata selama 10 hari sampling sebesar 6,65 kg, sedangkan Sekolah Pascasarjana menghasilkan sampah paling sedikit sebesar 0,77 kg. Komposisi sampah didominasi oleh sisa makanan (5,36 kg), plastik (7,24 kg), dan kertas/karton (6,01 kg).
Analisis Mitigasi Risiko Pada Pengrajin Pembuatan Parang Menggunakan Metode JSA Dan HOR (Studi Kasus: UD. Parang Tayam): Indonesia Ulfaturrahmi; Debi Julia Sari; Nurul Hudaningsih; Koko Hermanto
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7109

Abstract

UD. Parang Tayam adalah usaha kecil yang berlokasi di Desa Tarwa, Kecamatan Moyohulu, Kabupaten Sumbawa Besar, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dengan kapasitas produksi sekitar 10 hingga 12 batu bata merah per hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis langkah-langkah untuk mengurangi insiden kecelakaan kerja dalam proses produksi. Dua metode utama diterapkan: Analisis Keselamatan Pekerjaan (JSA) untuk mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja dan langkah-langkah pencegahannya, serta pendekatan Rumah Risiko (HOR) yang menekankan pencegahan dua tahap. Pada HOR 1, Potensi Risiko Agregat (ARP) digunakan untuk mengevaluasi potensi risiko dan mengidentifikasi faktor risiko prioritas. Sementara itu, pada HOR 2, langkah-langkah mitigasi dirumuskan untuk faktor risiko prioritas tersebut. JSA mengidentifikasi 10 potensi bahaya dari 16 aktivitas kerja. Ini termasuk iritasi mata akibat debu dedak beras, gangguan pernapasan, terpeleset, dan paparan percikan api. Sementara itu, HOR 1 mengidentifikasi enam faktor risiko prioritas (A7, A16, A5, A10, A13, A8) yang memerlukan pengelolaan lebih lanjut. HOR 2 mengembangkan 17 langkah mitigasi risiko dari enam faktor risiko utama, dengan memprioritaskan PA1 yang memiliki nilai ETDk tertinggi (975) sebagai langkah mitigasi utama. Pendekatan ini memungkinkan pengurangan risiko keselamatan dan kesehatan kerja secara efektif dan efisien di UD. Parang Tayam
Ms ANALISIS POTENSI KELONGSORAN DAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DARI AKTIVITAS PENAMBANGAN MANGAN DI PT. NGALI SUMBAWA MINING Sayidatina Hayatuzzahra; Nandita Suri Kallo; Rizky Akbar; Ardian Anwar; Dimas Wijaya; Popi Jolia Salia; Veri Irsha Pratama; Zaki Ulwan Muflih
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7144

Abstract

Kegiatan  pertambangan  mangan  di  PT  Ngali  Sumbawa  Mining  (PT  NSM),  merupakan perusahaan swasta nasional yang memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) sejak tahun 2011 yang berlokasi di Desa Lape, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pertambangan terbuka oleh PT. Ngali Sumbawa Mining berpotensi menimbulkan perubahan kondisi lingkungan, terutama pada kestabilan lereng dan kualitas air permukaan di sekitar wilayah tambang. Maka, tujuan penelitian ini adalah untuk menilai potensi bahaya lingkungan akibat aktivitas penambangan mangan. Evaluasi terhadap risiko longsor ke arah Dusun Ngali serta kemungkinan pencemaran air menjadi langkah awal untuk memastikan kegiatan penambangan tetap sesuai dengan prinsip pertambangan berkelanjutan (sustainable mining). Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan metode kuantitatif, melalui studi literatur, observasi lapangan serta pengujian laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan, kondisi lereng pada area penambanga PT Ngali Sumbawa Mining stabil, sehingga potensi kelongsoran kecil. Sedangkan, untuk kualitas air dari aktivitas penambangan masih berada dalam rentan baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah
ANALISA DERAJAT KEJENUHAN PADA SIMPANG TAK BERSINYAL SIMPANG EMPAT PPN BUKIT PERMAI KABUPATEN SUMBAWA Hermansyah; Adinda Srivangga; Eti Kurniati
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7158

Abstract

Kabupaten Sumbawa memiliki pertumbuhan penduduk yang berkembang secara cukup pesat. Seiring waktu perberkembangan dengan aktivitas masyarakat yang beragam dalam setiap harinya, sehingga kepadatan tingkat lalu lintas harianpun mengalami peningkatan pada suatu jalan. Salah satu lokasi aktivitas masyarakat adalah simpang empat PPN Bukit Permai Kabupaten Sumbawa, NTB, dimana menghubungkan jalan kearah timur, barat, utara dan selatan Kabupaten Sumbawa. Volume Lalu lintas harian rata-rata (LHR) adalah kondisi kepadatan volume kendaraan dalam satu hari berdasarkan arah lajur yang tersedia. Tingkat kepadatan lalu lintas dalam kurun waktu 24 jam mengalami puncak volume kepadatan kendaraan yang berbeda-beda berdasarkan aktivitas masyarakat setiap harinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pelayanan jalan simpang empat PPN Bukit Permai dalam menampung volume kendaraan yang lewat setiap harinya dengan sistem pengumpulan data, baik data primer yang terdiri dari survei langsung pada lokasi dan data sekunder yang didapatkan dari instansi terkait. Analisis ini menggunakan metode lalu lintas harian rata-rata (LHR) dengan acuan peraturan MKJI tahun 1997. Hasil perhitungan yang telah dilakukan memberikan landasan penilaian kejenuhan dari pelayanan suatu jalan terhadap tingkat volume aktivitas yang dilakukan. Berdasarkan hasil analisis kinerja jalan simpang empat PPN Bukit Permai didapatkan data bahwa tingkat volume harian kendaraan tettinggi terjadi pada pukul 17.00-18.00 WITA dengan nilai dari derajat kejenuhan adalah sebesar 0.379 dimana dapat dikatan bahwa simpang empat PPN Bukit Permai stabil dalam kemampuan pelayanan kapasitas jalan dengan kondisi ramai lancar
ANALISIS PERBAIKAN LOSSES ENERGY PADA LINGKUNGAN KERJA PT. PLN (Persero) ULP DOMPU UIW NTB Fauzi Widyawati; Widhiyanto Thirta Darma; Titi Andriani
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7164

Abstract

PLN (Persero) ULP Dompu menghadapi tantangan signifikan berupa rugi daya (losses power) pada gardu distribusi yang berdampak langsung pada kerugian finansial perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab susut energi serta mengevaluasi efektivitas metode pemerataan beban pada Jaringan Tegangan Rendah (JTR). Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian mengidentifikasi 9 gardu kritis dari 6 penyulang yang memiliki tingkat ketidakseimbangan beban di atas ambang batas toleransi 20%. Hasil observasi awal menunjukkan total susut energi akibat arus netral mencapai 5.387 kWh per bulan, yang setara dengan kerugian finansial sebesar Rp7.782.602,-. Intervensi teknis dilakukan melalui rekonfigurasi Sambungan Rumah (SR) untuk menyeimbangkan beban antar fasa. Pasca-perbaikan, seluruh gardu sampel berhasil memenuhi standar teknis dengan nilai unbalance di bawah 20%, dan akumulasi susut energi menurun secara signifikan menjadi 3.061 kWh per bulan. Penelitian ini berhasil menyelamatkan potensi energi sebesar 2.326 kWh atau setara dengan saving Energy Not Served (ENS) sebesar Rp3.360.373,- per bulan. Hasil ini membuktikan bahwa metode pemerataan beban sangat efektif dalam menekan angka losses dan mengoptimalkan pendapatan perusahaan secara berkelanjutan.
ANALISIS PENGARUH KONSENTRASI SIANIDA DAN RASIO PADAT CAIR PADA PROSES PELINDIAN EMAS DARI BIJIH EMAS DESA MOKONG Emsal Yanuar; Anggina Kalara; Kholida Tul Khairy; Syamsul Bahtiar; Fauzi Widyawati
Hexagon Vol 7 No 1 (2026): EDISI 11
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v7i1.7176

Abstract

Emas merupakan logam mulia bernilai ekonomi tinggi yang dimanfaatkan secara luas dalam berbagai bidang, seperti perhiasan, elektronik, kesehatan, dan teknologi. Peningkatan produksi emas di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir mendorong aktivitas eksploitasi di berbagai daerah, termasuk Desa Mokong, Kecamatan Moyo Hulu. Pengolahan emas di wilayah ini umumnya masih menggunakan metode amalgamasi yang memiliki tingkat toksisitas tinggi dan efisiensi ekstraksi yang rendah, sehingga diperlukan metode alternatif yang lebih efektif, seperti sianidasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi natrium sianida (NaCN), rasio padat–cair, dan waktu pelindian terhadap persen ekstraksi emas. Variasi konsentrasi NaCN yang digunakan adalah 250, 500, dan 750 ppm dengan rasio padat–cair 1:10, 1:15, dan 1:20 serta waktu pelindian 0,5; 6; 12; 24; dan 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi NaCN dan rasio padat–cair secara signifikan meningkatkan persen ekstraksi emas. Kondisi optimum diperoleh pada konsentrasi NaCN 750 ppm dengan rasio padat–cair 1:20 selama 48 jam, menghasilkan persen ekstraksi emas sebesar 91%. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan teknologi pengolahan emas yang lebih efektif dan berkelanjutan, khususnya bagi pertambangan emas skala kecil.

Page 1 of 1 | Total Record : 9