cover
Contact Name
Tri Susilawati
Contact Email
tri.susilawati@uts.ac.id
Phone
+6282339078059
Journal Mail Official
hexagon.jurnal@uts.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Olat Maras Batu Alang, Pernek, Kec. Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Hexagon
ISSN : 27213714     EISSN : 27213188     DOI : https://doi.org/10.36761/hexagon
Core Subject : Engineering,
Hexagon Jurnal Teknik dan Sains, Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa hadir sebagai salah satu wadah yang menyajikan pemikiran hasil penelitian dalam bidang keilmuan teknik dan sains. Dimana, Jurnal yang di Kelola oleh Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral ini memiliki ruang lingkup keilmuan dari teknik dan sains. Selain keilmuan Teknik, Jurnal Hexagon juga menyajikan hasil penelitian dalam ruang lingkup untuk bidang sains. Untuk waktu publikasi, Hexagon Jurnal Teknik dan Sains terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada Semester Ganjil di bulan Januari dan pada Semester Genap di bulan Juli. Dan memiliki ISSN Cetak : 2721-3714 dan ISSN Online : 2721-3188
Articles 152 Documents
Analisis Hubungan Total Suspended Particulate (TSP) Dan Kecepatan Angin Di Jalan Raya Kota Makassar Awwalini Maghfirah Salim; Anita Pratiwi; Darasita Zahra Dayanun; Siti Rahmatia Pratiwi; Andi Iin Nindy Karlinda Kadir; Alricha
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5838

Abstract

Aktivitas transportasi yang menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil menyumbang pencemaran udara dalam bentuk gas dan partikel. Kualitas udara yang buruk di wilayah perkotaan umumnya disebabkan oleh tingginya kadar polutan dari emisi gas buang kendaraan, baik milik pribadi maupun umum. Salah satu kota yang mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah kendaraan adalah Kota Makassar. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor berdampak pada meningkatnya emisi yang mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Salah satu jenis polutan yang dihasilkan kendaraan bermotor adalah Total Suspended Particulate (TSP). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat konsentrasi TSP dalam udara ambien serta hubungannya dengan kecepatan angin. Data diperoleh melalui pengukuran langsung menggunakan alat High Volume Air Sampler (HVAS). Penelitian dilakukan pada enam ruas jalan di Kota Makassar selama tiga waktu sibuk (peak hour) setiap harinya di masing-masing lokasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa konsentrasi TSP tertinggi mencapai 398,67 ?g/Nm³, yang tercatat di Jalan Perintis Kemerdekaan. Angka ini melebihi ambang batas kualitas udara ambien berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999. Analisis korelasi antara kecepatan angin dan konsentrasi TSP menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat, dengan nilai korelasi sebesar 0,709.
PEMANFAATAN LIMBAH FLY ASH DAN BOTTOM ASH SEBAGAI BAHAN TAMBAH DAN BAHAN PENGGANTI UNTUK MENINGKATKAN NILAI KUAT TEKAN BETON Arsil Adlimi; Hermansyah; Adi Mawardin
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.4529

Abstract

Hasil pembakaran dari industri batubara menghasilkan limbah berupa bottom ash dan fly ash yang dapat mencemari lingkungan. Pemanfaatan limbah khususnya yang dihasilkan PLTU Kertasari Kabupaten Sumbawa Barat masih belum optimal sehingga perlu adanya alternatif guna mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental untuk memperoleh komposisi campuran penambahan fly ash sebagai bahan tambah semen dan bottom ash sebagai pengganti pasir pada beton. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai slump, nilai kuat tekan beton pada umur 7 dan 28 hari pada variasi fly ash 0%, 20%, 40%. dan 60% serta mengetahui nilai perbandingan kuat tekan beton umur 7 dan 28 hari. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder sebanyak 15 benda uji dimana untuk setiap variasinya sebanyak 3 benda uji. Adapun hasil yang didapatkan berupa nilai slump dengan bahan tambah fly ash menghasilkan campuran terbesar pada variasi 0% yaitu sebesar 11,5 cm. Nilai kuat tekan beton terbesar yang dihasilkan pada umur 7 hari terdapat pada variasi 60% yaitu sebesar 6,09 MPa. Sedangkan pada umur 28 hari nilai kuat tekan beton terbesar dihasilkan pada umur 28 hari terdapat pada variasi 60% yaitu sebesar 13,02 MPa.
PERANCANGAN KINCIR AIR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO ALIRAN HEAD RENDAH: Studi Kasus Di Desa Manemeng Kecamatan Brang Ene Kabupaten Sumbawa Barat Haizan; Mietra Anggara; Fadhli Dzhil Ikram; Aldrin
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5072

Abstract

This study designs a water wheel for micro-hydropower generation with low-head flow of the Undershot type. The water wheel is designed with a head height of 0.5 meters, a diameter of 1.10 meters, and 16 blades, producing a planned power of 6.536 kW. The peripheral speed of the wheel is 0.28 meters per second with a rotation speed of 4.05 rpm. The blade receives water at a rate of 1.4 m³/second, generating a fluid force of 840 Newtons. The angular velocity of the wheel is 0.424 rad/second, and the shaft power is 5.556 kW with a shaft diameter of 0.10 meters. The static equivalent load is calculated to be 438.91 Newtons. This water wheel is expected to utilize slow but constant water flow to generate electricity, helping the rice field area in Manemeng village to maximize harvest yields and control pests.
PENERAPAN ORANGE DATA MINING UNTUK PEMBELAJARAN SISTEM MANUFAKTUR DISKRIT PADA KASUS KLASIFIKASI DAN KLASTERISASI GAMBAR HEWAN BERBASIS MACHINE LEARNING Sukriyah Buwarda; Mutmainnah; Lutfi
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5144

Abstract

Politeknik ATI Makassar has introduced technologies such as Artificial Intelligence, Internet of Things, and Big Data Analytics in the Discrete Manufacturing Systems course. This research focuses on the application of Data Science using the Orange Data Mining application for the classification and clustering of animals. The adopted experimental method involves controlling variables by following the CRISP-DM methodology. Evaluation results indicate that the logistic regression model is the best, with an AUC accuracy of 1 and a precision of 0.962. Clustering resulted in two clusters: C1 for cats and C2 for cows, with a silhouette score of 0.145. This research demonstrates the effectiveness of the Orange Data Mining application in teaching discrete manufacturing systems based on machine learning.
ANALISIS FORECASTING DEMAND OBAT TABLET DI GUDANG OBAT DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA BARAT: ANALISIS FORECASTING DEMAND OBAT TABLET DI GUDANG OBAT DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA BARAT Arida Martikasari; Naura Rizky Aulia; Firman Hidayat Raharjo; Irwan Yulianto
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5769

Abstract

Gudang obat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat merupakan pusat pengeluaran obat yang memiliki beragam data terkait pengeluaran obat pada tahun 2023. Analisis data menunjukkan bahwa obat dalam bentuk tablet menjadi satuan yang paling dominan dalam proses pengeluaran, dengan jumlah pengeluaran mencapai 3.648 kali ke seluruh fasilitas kesehatan atau Dinkes Kota/Kabupaten di seluruh Jawa Barat. Mengingat signifikansi penggunaan obat tablet, penelitian ini mengusulkan penerapan analisis forecasting demand sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi manajemen persediaan obat. Dengan memprediksi permintaan obat tablet, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dapat lebih efektif menyiapkan stok obat, mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan stok, dan menjawab permintaan pasar yang tinggi. Berdasarkan hasil olah data yang dilakukan dengan menggunakan analisis Forecasting Regresi Linear Sederhana program obat Antiretroviral (ARV) diperoleh MAPE sebesar 69%, lebih kecil dibandingkan dengan MAPE dari analisis Forecasting Single Exponential Smoothing yaitu sebesar 83,780%. Sedangkan, untuk program obat Buffer analisis Forecasting Single Exponential Smoothing lebih akurat dibandingkan analisis Forecasting Regresi Linear Sederhana dikarenakan hasil perhitungan MAPE dari analisis exponential smoothing sebesar 79,088% lebih kecil dibandingkan perhitungan MAPE Regresi Linear Sederhana 85%. Diharapkan model analisis peramalan permintaan dapat menjadi alat strategis bagi gudang obat Departemen Kesehatan dalam mengatasi tantangan manajemen inventaris obat, sekaligus mengurangi biaya pengadaan obat secara keseluruhan.
PENGARUH DEFORESTASI TERHADAP TEMPERATUR, KELEMBABAN, CURAH HUJAN, DAN PENYINARAN MATAHARI: STUDI KASUS DI SUMATERA UTARA Yuni Yolanda
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5920

Abstract

Climate change due to deforestation is a hot global issue today. This study analyzes the effect of deforestation on temperature, humidity, rainfall, and sunshine duration in North Sumatra Province during the period 2013-2022. A quantitative approach was used with deforestation data from the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) and climate data from the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG). Pearson Product Moment correlation analysis was performed using SPSS version 29. The results showed that the average deforestation in North Sumatra reached 9,884.79 hectares per year. The correlation analysis showed a very weak to low negative relationship between deforestation and the four climate parameters analyzed, namely rainfall (r = -0.292), sunshine duration (r = -0.173), air temperature (r = -0.086), and air humidity (r = -0.056). Statistically, no significant relationship (p>0.05) was found between deforestation and climate variables, most likely due to the limited number of annual samples. This study identified that local factors such as the presence of the large Lake Toba and the conversion of deforested land to plantations act as moderators of the microclimate. This explains the impact of deforestation on temperature and humidity in this region is not always significant as theoretically assumed. Correlations between climate variables also show complex interactions, such as a very strong negative relationship between temperature and humidity (r=-0.974; p<0.001). This study provides important insights into the complexity of deforestation and microclimate interactions in a unique tropical region such as North Sumatra.
PERANCANGAN MODEL INTEGRASI INDUSTRI HIJAU DAN SISTEM HALAL PADA IKM PAKAIAN: PENDEKATAN SOSIAL – TEKNIS BERBASIS SOFT SYSTEM METHODOLOGY Gina Rahayu Wardiani
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5929

Abstract

Permintaan terhadap produk yang tidak hanya halal namun juga ramah lingkungan semakin meningkat, khususnya di kalangan konsumen Muslim Indonesia. Permintaan produk halal dan ramah lingkungan tidak terbatas hanya pada industri makanan, namun juga semakin melebar ke produk non-makanan seperti ke industri pakaian. Industri pakaian di Indonesia memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui kontribusi sektor industri kecil dan menengah (IKM). Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga etis dan berkelanjutan, muncul kebutuhan untuk mengintegrasikan prinsip kehalalan dan keberlanjutan lingkungan (industri hijau) dalam rantai pasok industri pakaian. Namun, sebagian besar studi masih berfokus secara terpisah pada aspek halal di industri makanan atau aspek lingkungan di sektor manufaktur besar, sementara sinergi keduanya dalam konteks industri pakaian belum banyak dikaji. Penelitian ini menjadi relevan untuk menjawab tantangan kompleks yang dihadapi pelaku IKM, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pedoman integratif, serta tekanan regulatif dan pasar. Melalui pendekatan sistemik seperti Soft System Methodology (SSM), penelitian ini bertujuan untuk memahami permasalahan nyata, membangun model konseptual, dan merumuskan strategi implementasi integrasi halal dan industri hijau secara kontekstual di sektor pakaian. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan industri berkelanjutan dan sistem sertifikasi yang inklusif di Indonesia.
STUDI FORMULASI, KARAKTERISTIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SIRUP BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) Lailiiyatus Syafah; Ade Reka Saputri; Ebbie Permata Sari; Ima Nurul Kurnianingsih; Sherlina Ahmalia; Ummi Khalila
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.6030

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L. ) merupakan bunga yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai minuman. Bunga telang memberikan warna biru pada minuman namun tidak memberikan rasa, sehingga perlu ditambahkan perasa pada sirup bunga telang. Perasa tersebut dapat bersasal dari asam sitrat atau buah lemon. Adanya penambahan tersebut akan mempengaruhi karakteristik minuman bunga telang. Tujuan penelitian ini adalah memformulasi dan melakukan pengujian karakteristik yang meliputi, organoleptis, pH, viskositas, serta pengujian kadar antosianin dan aktivitas antioksidan dari empat formula sirup bunga telang. Terdapat empat formula (F1,F2,F3 dan F4) sirup telang, uji yang dilakukan adalah organoleptis warna, rasa, aroma dan bentuk, uji pH, viskositas, uji flavonoid secara kualitatif dengan reaksi warna, antosianin dan uji antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkkan F1 tidak memiliki aroma dan warna biru, sedangkan F2, F3, F4 memiliki aroma lemon dan warna merah. Keempat formula memiliki rasa manis dan bentuk kental. Keempat formula memiliki pH dan viskositas yang memenuhi syarat, secara kualitatif mengandung flavonoid. Kadar antosianin tertinggi 2,338 dan IC50 183,52 pada F2 dengan fomula 1% asam sitrat. Kesimpulan Penambahan asam sitrat menurunkan pH, dan viskositas tetapi meningkatkan IC50 sirup bunga telang.
PENGELOLAAN LIMBAH BUNGA PACAR AIR (IMPATIENS BALSAMINA) DARI CANANG SARI DAN PENETAPAN WAKTU PENGUMPULAN Audina Setya Fitriana; Edia Rahayuningsih; Rochim Bakti Cahyono
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.6112

Abstract

The aims of this research are 1) to develop system for collection and separation of flower waste in area model; 2) to analyse the natural dye content in pacar air flower waste during the collection and drying process. The data was collected by interviewing, giving questionnaire, and observing. Respondents in this research were staff of the environmental authority and communities in 5 sub-districts at Buleleng regency. From results of questionnaire, the current behaviour of community in managing canang sari waste can be identified. Then, it can be used as basis for preparation of an effective canang sari waste collection system and qualified as natural dye raw-material. To determine the quality of flowers for collection time, natural dye extraction from pacar air flower waste was carried out at various collection times. Duration of observation time: 1-7 days after canang sari used for worship. Analysis of natural dye content in extract with several tests, used phytochemical, gravimetry, and UV-vis spectrophotometry. The conclusion that can be drawn is that flower waste collection system is carried out in two categories of locations, at places of worship and non-places of worship. Collection time is every 2 days, with the flower waste will be puchased. Sorting system is carried out by providing blue bins for flower waste and grey bins for other waste. Flower waste collected every 2 days, produces the highest natural dye content compared to other collection times, at 59.0481% grams of dye per gram of dried flowers, with anthocyanin content at 32.06185 mg/l.
MODEL REKLAMASI LAHAN ADAPTIF UNTUK TAMBANG RAKYAT DI KABUPATEN SUMBAWA: STUDI KASUS DAN REKOMENDASI Welly Nuraga; Sayidatina Hayatuzzahra; Nandhita Suri Kallo; Robby Mardian Safitra; Rita Desiasni
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.6350

Abstract

income for the local community, also have negative impacts, namely land degradation with numerous abandoned and poorly managed former mining holes. This research aims to provide practical and sustainable recommendations for adaptive reclamation activities in former artisanal mining areas in Area Y, and to serve as a guide for realizing more responsible and sustainable artisanal mining practices. The research was conducted using a qualitative method through the analysis of relevant secondary data. The study results indicate that miners tend to leave former mining holes unreclaimed. This is due to miners' limitations in both technical knowledge and capital, rendering them incapable of carrying out reclamation independently. The impact of these abandoned mining holes has the potential to become a future hazard. The selection of an adaptive land reclamation model focusing on a flexible and participatory approach has proven to be an effective and efficient method for implementing reclamation activities in artisanal mining. Both government and non-governmental agencies can conduct intensive education and training to maximize local community participation for the success of reclamation activities