cover
Contact Name
Putu Indah Lestari
Contact Email
lppm@undhirabali.ac.id
Phone
+62361426450
Journal Mail Official
sinaptek@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padang Luwih Tegaljaya Dalung Kuta Utara, Bali, Indonesia
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK)
ISSN : -     EISSN : 28100867     DOI : -
Prosiding SINAPTEK adalah forum ilmiah bagi dosen untuk memublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam mengimplementasikan pengetahuan, inovasi, dan aplikasi teknologi tetap guna yang berdampak nyata. Wadah berbagi pengetahuan, best practices, serta inspirasi bagi para akademia, peneliti, dan pengabdi sebagai wadah untuk berkolaborasi, mendiseminasikan karya ilmiah, inovasi, dan aplikasi Iptek yang bermanfaat dan berdampak bagi ilmu pengetahuan serta bagi masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK" : 32 Documents clear
PENDAMPINGAN PENINGKATAN KUALITAS TAS ROTAN DAN BAMBU PADA UMKM TAS ROTAN DAN BAMBU DI DESA DANGIN PURI DENPASAR Ni Wayan Deswiniyanti; Ni Kadek Dwipayani Lestari; I Wayan Rosiana; I Gusti Ngurah Manik Nugraha
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.984 KB)

Abstract

ABSTRAKPutu Sosiawan merupakan pemilik usaha UMKM tas rotan dan bambu yang telah berjalan selama 6 tahun. Permasalahan yang dihadapi yaitu kurangnya pengetahuan tentang meningkatkan nilai kualitas produk, metode pengemasan untuk meningkatkan kualitas tas rotan dan bambu yang dipasarkan, penyimpanan hasil kerajinan dengan metode yang tepat agar tidak mudah rusak atau berjamur. Solusi dari hasil diskusi dengan kelompok mitra dan tim PKM yaitu pertama pendampingan pembaruan tas yang telah rusak, kedua pendampingan pengaplikasian antijamur pada produk, ketiga pengembangan kemasan produk dan silica gel agar tidak mudah berjamur dan rusak, keempat pendampingan prosedur penyimpanan produk dan pengadaan penyimpanan yang sesuai untuk produk didalam gudang. Metode evaluasi dengan persentase peningkatan kualitas produk, nilai jual dan kuisioner kebermanfaatan kegiatan. Evaluasi dari kegiatan ini yaitu adanya pengurangan jumlah tas yang rusak (42,8%), peningkatan ketahanan produk terhadap jamur sebanyak 100%, peningkatan nilai jual (15%) produk tas rotan dan bambu, memiliki prosedur pengemasan dan penyimpanan produk yang baik untuk menjaga kualitas produk dan nilai kuisioner kebermanfaatan sebesar 100%. Manfaat tambahan dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan jumlah tas rotan dan bambu yang dikirim memenuhi standar ekspor.Kata kunci: Tas, Rotan, Bambu, Ekspor, Pengrajin
PENINGKATAN PENGETAHUAN MARKETING SEBAGAI PENGEMBANGAN DESA WISATA PINGE KECAMATAN MARGA, KABUPATEN TABANAN I Wayan Ruspendi Junaedi; Putu Steven Eka Putra; Gerson Feoh
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1616.163 KB)

Abstract

ABSTRAKKelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pinge, terletak di Desa Wisata Pinge, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Dari hasil pengamatan pada kelompok ini diketahui bahwa pengelola daya tarik wisata Desa Wisata Pinge, Tabanan, Bali sedang mengalami permasalahan kewirausahaan, pemasaran yang nampak dari minimnya tingkat kunjungan, dan masalah aksesibilitas karena jarak Desa Wisata Pinge, Tabanan, Bali. Jika dilihat dari indikator sumber daya manusia, maka dapat disimpulkan bahwa desa tersebut memiliki SDM yang cukup untuk pengembangan pemasaran. Untuk mengatasi masalah tersebut, masyarakat Desa Wisata Pinge, memerlukan solusi berupa sosialisasi Pelatihan dan Pendampingan pembuatan media promosi (content) sebagai bahan digital marketing seperti mikro website, IG dan FB. Untuk itu, melalui program pengabdian masyarakat, tim dari Universitas Dhyana Pura memberikan pelatihan dan pendampingan dalam meningkatkan kualitas promosi dan pemasaran Pokdarwis Desa Pinge ini dalam membuat, mengelola dan mengirimkan informasi marketing secara online. Metode yang digunakan selama pelatihan dan pendampingan, setiap peserta diberikan form kuisioner awal (pratest) untuk mengetahui kemampuan awal peserta, kemudian peserta diberikan pendampingan secara teknis dan pada akhir pelatihan dan pendampingan, peserta diberikan form kuisioner akhir (posttest) untuk mengetahui pengukuran kemampuan para peserta setelah diberikan pelatihan dan pendampinga. Hasil dari pelatihan dan pendampingan yang intensif, tergambar pada peningkatan kemampuan pengetahuan pada 15 peserta pelatihan dan pendampingan dari rata-rata skor 62 menjadi rata-rata skor 88 sehingga dapat disimpulkan pengetahuan Kelompok Sadar Wisata Pinge terjadi peningkatan pemahaman mitra pengabdian. Dampaknya sangat positif, dimana dapat secara mandiri mempromosikan keunggulan desa wisata Pinge melalui website dan media sosial.Kata kunci: Pengetahuan, Digital Marketing, Desa Adat Pinge, Pokdarwis.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN STORYTELLING DI TK PRA WIDYA DHARMA CATUR Ni Made Esy Santi Wulandari; Arlina Laia; Novenda Putri Ayuni; Fiki Sahfitri; Putu Indah Lestari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.88 KB)

Abstract

ABSTRAKKeterampilan menyimak merupakan bagian dari keterampilan berbahasa Indonesia yang memiliki peranan penting dan perlu diperhatikan. Budaya menyimak sebaiknya dimulai sejak dini, sejak anak mulai mengenal dunia. Hal ini, dapat dimulai dengan menyimak nyaring cerita. Hasil pengamatan kami selama melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik di TK Pra Widya Dharma Catur yang terletak pada Banjar Lampu, Desa Catur Kintamani Bangli, terdapat kendala yaitu anak-anak masih memiliki keterbatasan dalam pengembangan bahasa. Dalam menstimulasi bahasa anak di sekolah tersebut kami menggunakan media dalam bentuk visual. Gambar yang nyata, mendekati bentuk, warna dan kondisi objek yang memudahkan anak dalam memahami makna yang terkandung didalamnya. Salah satu media yang dapat menstimulasi budaya berbahasa anak yaitu boneka jari. Solusi yang diberikan kepada mitra yaitu dengan metode bercerita menggunakan alat peraga media boneka jari. Sebelum diberikan pelatihan, rata-rata skor pre test keterampilan berbahasa anak sebesar 60%. Setelah diberikan pelatihan dan pendampingan, rata-rata skor post test meningkat menjadi 85%.Kata kunci: menyimak, berbahasa, boneka jari, TK Pra Widya Darma, Desa Catur
PKM PEMANFAATAN MALTODEKSTRIN DALAM PEMBUATAN BUMBU MIE KELOR GUD DI DESA BUAHAN, TABANAN Ni Wayan Nursini; Ida Bagus Agung Yogeswara; I Gusti Ayu Wita Kusumawati
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.145 KB)

Abstract

ABSTRAKKelor (Moringa oleifera) adalah tanaman bernilai tinggi yang dapat ditemui di daerah tropis dan subtropis. Manfaat kelor telah banyak dirasakan oleh masyarakat yang dikonsumsi dalam bentuk olahannya seperti ice, permen jelly, mie kelor. Salah satu masyarakat Desa Buahan, Tabanan yang bernama Bapak I Wayan Sumerta Dana Arta yang biasa disapa Pak Wayan Mokoh merintis usaha memanfaatkan daun kelor menjadi mie dengan nama “mie kelor gud” sejak tahun 2019. Permasalahan yang dihadapi yaitu rendahnya pengetahuan terkait pemanfaatan bahan pengisi untuk membuat bumbu mie yang lebih bervolume. Oleh karena itu tim pengabdi menawarkan solusi penambahan maltodekstrin pada bumbu sehingga bumbu menjadi lebih bervolume. Berdasarkan hasil pendampingan dan pelatihan pengunaan bahan pengisi yaitu maltodekstrin dalam pembuatan bumbu didapatkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 76,63% dan menghasilkan bumbu yang lebih bervolume. Sampai saat ini pesanan mie kelor sangat diminati sehingga pesanan terus meningkat selain di Bali juga dari luar daerah seperti Subang, Surabaya, Bekasi, Bogor dan Jakarta.Kata kunci: maltodekstrin, bumbu, mie kelor
PENINGKATAN NILAI GUNA KARUNG GONI MENJADI PRODUK KREATIF Ni Made Nila Hermayani; Ni Made Sintya Kumaladewi; Ni Kadek Dwik Leonyta; Putu Dyah Krismawintari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.404 KB)

Abstract

ABSTRAKIndustri kreatif merupakan siklus kreasi, produksi, dan distribusi barang/jasa menggunakan modal kreatifitas dan intelektual sebagai input utamanya. Industri kreatif dapat meningkatkan kesejahteraan dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Objek penelitian ini adalah produsen Tote bag dan paouch. Dasar pertimbangan pemilihan material tas adalah mudah didapat, mudah terurai oleh bumi dan berasal dari barang bekas. Salah satu barang bekas yang dapat dimanfaatkan sebagai tas belanja adalah karung goni. Tas karung goni yang didesain menarik tentu akan meningkatkan nilai produk tersebut, baik itu nilai fungsi, estetika dan ekonomi. Salah satu cara meningkatkan penampilan tas karung goni adalah dengan penambahan Seperti dipadukan dengan kain perca, lukisan, retsleting, accessories dan juga logo dari bisnis kami. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberi pelatihan kreasi ornamen pada tas karung goni, melalui kombinasi warna dan bentuk, untuk Ibu-ibu Rumah Tangga dan mahasiswa. Pada umumnya Tote bag dan Pouch dibuat dengan menggunakan bahan baku dari kulit sehingga produk Tote bag dan Pouch cenderung tidak ramah lingkungan. Banyak alternatif bahan alam yang lebih ramah lingkungan untuk menggantikan produk kulit ini, salah satunya adalah karung goni.Kata kunci: Karung Goni, Tote bag dan Pouch, Industri kreatif
PENERAPAN SIKLUS MANAJEMEN PENGETAHUAN SEBAGAI UPAYA PENDAMPINGAN USAHA CANDA KOPI TABANAN BALI Caroline Eka Mertanti; Gusti Ayu Adi Wahyu Paramitha; Ayu Savitri Merianti Dyastama Putri; I Gede Deddy Rahmat; Putu Chris Susanto
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.622 KB)

Abstract

ABSTRAKCanda Kopi adalah sebuah UMKM kedai kopi yang berdiri sejak tahun 2020 di Jalan Hassanudin, Tabanan Bali. Canda Kopi menjual beraneka ragam jenis kopi dan non kopi serta makanan dan kudapan. Usaha ini masih mengalami kendala di bidang manajemen pengetahuan yaitu belum adanya kumpulan buku resep menu untuk membantu pegawai dalam memproduksi dan melayani pesanan makanan dan minuman, serta belum adanya standar prosedur pelayanan (SOP) bagi karyawan sehingga muncul kesulitan dalam melatih pegawai baru terkait prosedur pelayanan tamu. Tim penulis memberikan solusi berupa penerapan siklus manajemen pengetahuan (Socialization, Externalization, Combination, Internalization) penyusunan buku kumpulan resep menu dan booklet SOP pelayanan tamu. Setelah mengumpulkan data dari pengamatan dan wawancara, tim mendokumentasi dan menyusun buku resep dan SOP pelayanan, dan kemudian menginternalisasikan hasil penyusunan tersebut kepada mitra, di samping juga membantu UMKM ini dalam hal pemasaran digital.Kata kunci: pendampingan usaha, knowledge management, pemasaran digital, SOP, UMKM
MENINGKATKAN BAHASA INGGRIS LISAN KELAS XI ROOM DIVISION SMK WIRA HARAPAN MELALUI PELATIHAN ESP Gek Wulan Novi Utami; Ni Luh Desy Suari Dewi; Putu Chrisma Dewi; Km. Tri Sutrisna Agustia; Nengah Laba; Ni Made Diana Erfiani; Ni Nyoman Tri Sukarsih; I Gede Neil Prajamukti Wardhana; I Gusti Nyoman Putra Kamayana
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.665 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari kegiatan pelatihan ESP di SMK Wira Harapan ini untuk mempromosikan prodi Sastra Inggris, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris lisan siswa kelas XI room division (jurusan House Keeping dan Front Office) yang akan membantu performa terutama dalam pelayanan dengan komunikasi lisan yang memadai dan mengenalkan wawasan lebih khusus terkait standar bahasa Inggris hospitality yang mencakup courtesy dan kesopanan berbahasa. Kegiatan ini menyasar siswa kelas XI room division yang terbagi atas siswa jurusan House Keeping dan siswa jurusan Front Office diberikan pelatihan keterampilan berbicara yang mencakup bahasa Inggris yang berkaitan dan diperlukan jurusan tersebut.Kata kunci: ESP, Hospitality, room division, House Keeping, Front Office, SMK Wira Harapan
PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF PADA SANGGAR TENUN KEMBAR SARI DESA BATUAGUNG, KABUPATEN JEMBRANA, PROVINSI BALI I Gede Deddy Rahmat; Gabriel Firsta Adnyana; I Wayan Ruspendi Junaedi
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1255.397 KB)

Abstract

AbstrakSanggar Tenun Kembar Sari yang terletak di Desa Batuagung, Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali adalah salah satu sanggar perajin kain tenun tradisional khas Kabupaten Jembrana, di dalam proses pengerjaannya Sanggar Tenun Kembar Sari menggunakan teknik pengerjaan kain tenun menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) dan alat tenun tradisional khas Kabupaten Jembrana yang bernama CagCag. sebagai pelaku Ekonomi Kreatif, Sanggar Tenun Kembar Sari dan perajin tenun khas Jembrana menghadapi masalah pada pengelolaan Marketing Mix 4P (Product, Price, Place & Promotion), kurangnya pengetahuan dan kemampuan manajerial, kurangnya pengetahuan tentang manajemen pemasaran yang profesional (digital marketing), belum menerapkan Teknologi Informasi berupa perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi (software dan hardware). Akibatnya, Sanggar Tenun Kembar Sari belum maksimal dalam perkembangan bisnisnya sehingga omzet penjualannya relatif masih kecil, oleh karena itu, melalui program kemitraan masyarakat, tim dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Dhyana Pura memberikan pelatihan dan pendampingan dalam proses sosialisasi, pembinaan, pelatihan, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan keberlanjutan program kepada Unit Usaha Sanggar Tenun Kembar Sari. Tim PkM dibantu dengan melibatkan 3 orang mahasiswa. Waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan PkM ini 8 (delapan) bulan. Proses yang dilakukan berupa (1) sosialisasi mengenai pengelolaan UMKM dan pengelolaan manajemen kewirausahaan, (2), strategi pengembangan ekonomi kreatif berupa strategi dalam manajemen pemasaran, (3) pendampingan dan pelatihan mengenai cara dan penggunaan perangkat teknologi dan informasi berupa perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi (hardware dan software), sehingga dapat disimpulkan proses pendampingan dan pelatihan kepada UMKM Sanggar Tenun Kembar Sari secara umum sudah terlaksana dengan baik.Kata Kunci: Alat Tenun Bukan Mesin, (ATBM), Digitalisasi UMKM, Manajemen Pemasaran,Kewirausahaan, Sanggar Tenun Kembar Sari
Pelatihan dan Pendampingan Tata Boga, House Keeping pada pengelola Homestay Desa Wisata Blimbingsari Ni Made Erpia Ordani Astuti; I Putu Pranatha Sentosa; Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa; Kristoforus I Gede Sadhana; Inggrit Fajar Pradata
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1416.073 KB)

Abstract

ABSTRAKPWDK Pniel GKPB Blimbingsari merupakan salah satu organisasi di desa wisata Blimbingsari, yang memiliki latar belakang pendidikan, pekerjaan dan perekonomian yang berbeda-beda. Masa pandemi memberi dampak bagi semua sektor, termasuk sektor pariwisata dalam hal ini pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari, hal ini membuat situasi desa wisata Blimbingsari sangat sepi. Hampir seluruh pengelola homestay di desa wisata Blimbingsari kehilangan sumber pencahariannya, termasuk kaum ibu yang biasanya menyediakan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar. Setelah tidak diberlakukannya pembatasan jumlah orang dalam satu kegiatan namun tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, beberapa kegiatan mulai dilaksanakan dan pengelola homestay dan ibu-ibu kembali memiliki kesibukan/pekerjaan yaitu menyiapkan hidangan makan pagi, menata dan membersihkan kamar yang akan disiapkan bagi wisatawan yang menginap. Kemampuan atau ketrampilan dalam memproduksi makanan, menata dan membersikan kamar adalah potensi yang perlu dikembangkan untuk dapat menghasilkan makanan berkualitas, menarik, rasanya enak, aman dimakan, bernilai gizi tinggi serta penataan kamar yang nyaman. Untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar bagi ibu-ibu PWDK Pniel desa wisata Blimbingsari, dilakukan suatu upaya optimalisasi potensi dan pengembangan keterampilan dalam proses pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar, melalui tindakan nyata dengan memberi pelatihan dan pendampingan kepada ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari dalam pembuatan hidangan telur, sandwich, serta penataan dan membersihkan kamar. Luaran dari kegiatan ini meliputi: ibu-ibu PWDK Pniel Blimbingsari memiliki pemahaman, pengetahuan tentang jenis-jenis bahan makanan, peralatan yang dipergunakan, serta ketrampilan tentang teknik memasak yang tepat dalam pembuatan hidangan telur, sandwich serta penataan dan membersihkan kamar.Kata Kunci: pelatihan, pendampingan, tata boga, house keeping
Pelatihan Prinsip Hygiene dan Sanitasi Pengolahan Abon Ikan pada Kelompok Amertha Segara Tanjong Benoa Ni Luh Utari Sumadewi; Dylla Hanggaeni Dwi Puspaningrum; Eka Putri Suryantari
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol 5 (2022): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.992 KB)

Abstract

ABSTRAKKelompok Amertha Segara merupakan salah satu kelompok pengolahan ikan yang berasal dari Tanjung Benoa, Bali. Produk olahan ikan yang dihasilkan adalah abon ikan. Hygiene dan sanitasi dalam pengolahan sangat penting agar produk yang dihasilkan bersih dari cemaran. Pelatihan ini sangat diperlukan untuk menjamin mutu produk yang dihasilkan. Pada pengabdian ini kami menggunakan cara sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Beberapa Langkah yang dilakukan yaitu, 1) persiapan, 2) pre test, 3) pelaksanaan, dan 4) evaluasi kegiatan dengan melaksanakan post test. Pemahaman mitra setelah dilakukan pelatihan meningkat mencapai 95%, dan mitra memahami bahwa hygiene dan sanitasi saling terkait satu dengan lainnya. Sanitasi lingkungan sangat dibutuhkan sebagai pelengkap terlaksananya kegiatan hygiene sanitasi dalam produksi abon ikan tuna ini.Kata kunci: abon ikan, Hygiene, sanitasi, Amertha Segara, Tanjung Benoa

Page 1 of 4 | Total Record : 32