cover
Contact Name
Eddy Saputra
Contact Email
poetra2149@gmail.com
Phone
+6281399958557
Journal Mail Official
poetra2149@gmail.com
Editorial Address
Jl. Balai Rakyat No.37, RT.8/RW.10, Utan Kayu Utara, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13120
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Islamic Education Studies
ISSN : -     EISSN : 29620295     DOI : https://doi.org/10.58569/jies
Core Subject : Religion, Education,
Specifically discusses the issue of Islamic education. The journals scope includes research. Islamic education thinking, and fieldwork on Islamic education. The approach is interdisciplinary, encompassing, and combining perspectives from Islamic education philosophy. comparative studies of Islamic education, curriculum, teaching and learning process in Islamic education. evaluation, Islamic education, and special education relevant to Islamic education issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
Pengaruh Konsep Tawakal Dalam Tasawuf Terhadap Pengurangan Burnout Akademik Pada Mahasiswa Lutfiana
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/seydec70

Abstract

Tekanan akademik yang tinggi sering kali menempatkan mahasiswa pada kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang dikenal sebagai burnout akademik. Fenomena ini tidak hanya berdampak pada penurunan produktivitas belajar, tetapi juga memengaruhi kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Dalam konteks tersebut, pendekatan spiritual menjadi salah satu alternatif strategi koping yang relevan, khususnya konsep tawakal dalam tradisi tasawuf. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konsep tawakal dalam tasawuf terhadap upaya pengurangan burnout akademik pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur atau tinjauan pustaka sistematis terhadap sumber-sumber yang berasal dari literatur tasawuf, psikologi, dan kajian akademik yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik konseptual guna membangun sintesis antara perspektif spiritual dan psikologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tawakal berperan sebagai mekanisme koping spiritual yang efektif dalam mereduksi gejala burnout akademik. Praktik tawakal yang memadukan ikhtiar maksimal dengan penyerahan diri kepada Allah mampu memberikan ketenangan batin, mengurangi kecemasan, serta membantu mahasiswa memaknai tekanan akademik secara lebih positif. Dengan demikian, tawakal tidak hanya berfungsi sebagai konsep teologis, tetapi juga sebagai sumber kekuatan psikologis yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan mental dan ketahanan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik. Kata Kunci : Tawakal, Tasawuf, Burnout Akademik, Mahasiswa, Kesehatan Mental.
Transformasi Spiritual Melalui Tasawuf Akhlaki Dalam Pembentukan Karakter Islami Irsan Hadi
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/dfs96t17

Abstract

Krisis moral dan spiritual masyarakat modern menuntut pendekatan pembinaan karakter yang komprehensif, mendalam, dan berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis konsep transformasi spiritual melalui tasawuf akhlaki dengan fokus pada tazkiyatun nafs dalam pembentukan karakter Islami. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi pustaka dengan sumber primer berupa karya klasik tasawuf dan literatur kontemporer. Analisis dilakukan melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa takhalli, tahalli, dan tajalli, yang didukung oleh praktik mujahadah, muraqabah, dan muhasabah, merupakan model pendidikan karakter Islami yang relevan untuk menjawab degradasi moral. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi tazkiyatun nafs dengan pendidikan karakter modern yang menekankan aspek kognitif–afektif–spiritual secara seimbang. Pendekatan ini sekaligus memperkuat resiliensi mental, meningkatkan kontrol diri digital, serta menumbuhkan etika sosial di lingkungan pendidikan Indonesia.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Etika Penggunaan Artificial Intelligence Dalam Pendidikan Tinggi: Tinjauan Berbasis Maqasid Al-Syari'ah Bina Prima Panggayuh; Dzaki Prayogo; Muhammad Wahidin Annaba; Nabila Mutiarawat; Adzra Aliya Sidqi
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/zeasb316

Abstract

Pertumbuhan pesat Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) telah sepenuhnya mengubah cara pembelajaran dilakukan di pendidikan tinggi melalui sistem akademik otomatis dan platform pengetahuan digital. Meskipun AI menawarkan efisiensi dan aksesibilitas, teknologi ini juga menghadirkan kekhawatiran etis terkait integritas akademik dan ketergantungan intelektual. Penelitian ini menilai persepsi etis mahasiswa mengenai penggunaan AI dalam pendidikan tinggi berdasarkan kerangka maqāṣid al-sharī‘ah, khususnya pemeliharaan akal (ḥifẓ al-ʿaql). Temuan utama menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya melihat AI sebagai sesuatu yang bermanfaat dalam meningkatkan efisiensi pembelajaran. Di sisi lain, muncul kekhawatiran etis penting terkait ketergantungan berlebihan pada AI, penurunan kemampuan berpikir kritis, keluaran yang bias, serta ancaman terhadap kejujuran akademik. Tata kelola institusional dinilai sebagai salah satu dimensi yang paling kuat didukung, yang berarti bahwa mahasiswa mengharapkan universitas menjadi pihak utama dalam mengatur penggunaan AI secara etis. Kesadaran etika Islam memang ada, tetapi masih kurang diterapkan secara sistematis dalam praktik akademik sehari-hari. Hasil ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk melembagakan tata kelola etis berbasis maqāṣid dalam pendidikan tinggi. Studi ini merekomendasikan dua hal: memasukkan literasi etika Islam ke dalam kurikulum dan menetapkan kebijakan akademik yang jelas untuk memastikan penggunaan AI yang bertanggung jawab.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Beragama Siswa Melalui Pendidikan Agama Islam Choli, Ifham
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/7rdbgt21

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam adalah penanggung jawab dalam proses pemahaman dan bimbingan kognitif, afektif, religius dan psikomotorik siswa dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.[1] Akan tetapi selain di sekolah , keluarga juga tidak kalah pentingnya dalam menanamkan nilai-nilai agama pada anak. Oleh karena itu orang tua merupakan pendidikan pertama dan utama di mana anak-anak mulai menerima pendidikan. Maka, fungsi keagamaan harus dijalankan baik dalam keluarga maupun di sekolah, melalui pendidikan yang berpedoman pada agama, hal ini sangat penting karena kehidupan beragama yang baik dapat memberikan keseimbangan hidup bagi manusia dan alam pada umumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bertujuan memahami realitas sosial, yaitu melihat dunia dari apa adanya, bukan dunia yang seharusnya. Penelitian ini dilakukan di SMP IT Asy-Syarof Jatiwangsan. Hasil penelitian menunjukkan bahw pembelajaran yang  sudah dijalankan oleh para pendidik di sekolah SMP IT Asy-Syarof terutama oleh guru Pendidikan Agama Islam, antara lain: membiasakan praktek dan kebiasaan keberagamaan pada siswa , mewujudkan kasih sayang dan hubungan harmonis antara guru dan murid, memotivasi siswa untuk menghafal ayat – ayat Al – Qur’an surat pilihan, memberikan pemahaman dan kesadaran kepada siswa akan pentingnya Pendidikan Agama Islam, membiasakan diri siswa untuk selalu menerapkan sifat – sifat terpuji dan berakhlakul karimah, dengan harapan sifat terpuji tersebut diterapkan pada sesama teman di dalam sekolah maupun di luar sekolah, membiasakan kepada siswa untuk selalu menghormati kepada yang lebih tua, terutama kepada Bapak dan Ibu Guru di sekolah.  
Eco-Theology Impementasi Menumbuhkan Kesadaran Lingkungan dalam Nilai Pembelajaran PAI Eddy Saputra
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/yyskx464

Abstract

Implementasi eco-theology dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya krisis lingkungan global yang berdampak langsung pada kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi nilai-nilai eco-theology dapat menumbuhkan kesadaran lingkungan peserta didik melalui proses pembelajaran PAI. Fokus utama penelitian ini terletak pada integrasi ajaran Islam tentang pelestarian alam, larangan berbuat kerusakan (fasad), serta prinsip keseimbangan (mizan) dalam materi dan praktik pembelajaran di sekolah. Eco-theology dalam konteks pendidikan Islam merupakan pendekatan teologis yang menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi dengan tanggung jawab menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari amanah ilahiah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi terhadap proses pembelajaran PAI, wawancara mendalam dengan guru PAI dan peserta didik, Untuk memastikan validitas data, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik, sehingga temuan yang diperoleh dapat menggambarkan kondisi implementasi eco-theology secara lebih komprehensif Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan eco-theology dalam pembelajaran PAI tidak hanya memperkuat pemahaman peserta didik tentang hubungan manusia dengan alam dalam perspektif Islam, tetapi juga mendorong munculnya sikap peduli lingkungan melalui pembiasaan nyata seperti menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, hemat energi, serta keterlibatan dalam program sekolah berbasis lingkungan.