cover
Contact Name
Eddy Saputra
Contact Email
poetra2149@gmail.com
Phone
+6281399958557
Journal Mail Official
poetra2149@gmail.com
Editorial Address
Jl. Balai Rakyat No.37, RT.8/RW.10, Utan Kayu Utara, Kec. Matraman, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13120
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Islamic Education Studies
ISSN : -     EISSN : 29620295     DOI : https://doi.org/10.58569/jies
Core Subject : Religion, Education,
Specifically discusses the issue of Islamic education. The journals scope includes research. Islamic education thinking, and fieldwork on Islamic education. The approach is interdisciplinary, encompassing, and combining perspectives from Islamic education philosophy. comparative studies of Islamic education, curriculum, teaching and learning process in Islamic education. evaluation, Islamic education, and special education relevant to Islamic education issues.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
Integrasi Augmented Reality dalam Pendidikan Sejarah Islam: Suatu Kajian Konseptual Kualitatif Kerangka TPACK: DOI 10.58569/jies.v4i1.1324 Deviyanti, Ivana; Muslih Hidayat; Dina Ervina
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v4i1.1324

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran sejarah Islam dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis naratif-sintetis dalam kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Fokus kajian meliputi: (1) pengembangan media AR sesuai karakteristik materi sejarah Islam, (2) kelayakan berdasarkan validasi ahli dan respon pengguna, serta (3) efektivitas dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa AR mampu merepresentasikan peristiwa sejarah Islam secara imersif, mempermudah pemahaman konsep abstrak, dan memperkuat relevansi kurikulum Pendidikan Agama Islam. Validasi ahli dan respon siswa mengonfirmasi kelayakan tinggi, dengan dampak positif terhadap partisipasi dan interaksi belajar. Bukti empiris juga memperlihatkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif, afektif, dan motivasi siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa AR merupakan inovasi pedagogis potensial yang dapat mentransformasi pembelajaran sejarah Islam menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan bernilai, sekaligus mendukung penguasaan literasi digital dan keterampilan abad ke-21.
Efektivitas Penggunaan Aplikasi InVideo terhadap Peningkatan Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran PAI: DOI 10.58569/jies.v4i1.1325 Sayid Qutub
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v4i1.1325

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Bakti yang seringkali dianggap monoton karena masih didominasi oleh metode konvensional berupa ceramah dan penugasan tertulis. Rata-rata capaian pada pembelajaran PAI hanya 50% dengan jumlah siswa 30 dikelas VII. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang baru bagi guru untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik melalui pemanfaatan aplikasi berbasis media, salah satunya InVideo, yang memungkinkan pembuatan konten video kreatif, interaktif, dan mudah diakses oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi InVideo terhadap peningkatan minat belajar siswa dalam pembelajaran PAI. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengen pendekatan quasi experiment dengan desain pre-test dan post-test control group. Subjek penelitian adalah siswa tingkat menengah yang mengikuti mata pelajaran PAI. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar, observasi aktivitas belajar, serta wawancara dengan guru dan siswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai dampak penggunaan aplikasi InVideo. Hasil penelitian ini, bahwa penggunaan aplikasi InVideo dalam pembelajaran PAI efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa, serta mampu menjadi alternatif media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik generasi digital.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah Terhadap Kinerja Guru Di MTs Ibnu Sobri Jonggol: DOI 10.58569/jies.v4i1.1329 Cahaya Pramuditha; Muhamad Azhar Alwahid; Muhammad Faishal Hidayat
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v4i1.1329

Abstract

Kepemimpinan kepala madrasah memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kinerja guru dan mutu pendidikan di lembaga pendidikan islam. Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa baik atau tidaknya kinerja dari seorang guru dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan seorang pemimpin (kepala sekolah). Maka dalam hal ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru dan apakah mampu menjalankan perannya dalam memimpin MTs Ibnu Sobri Jonggol. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh dan mengetahui gaya kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru di MTs Ibnu Sobri Jonggol. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di MTs Ibnu Sobri yang berjumlah 10 orang dan diambil seluruhnya sebagai sampel (sampel jenuh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis, otoriter, bebas, dan transformasional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja guru berdasarkan hasil uji-t, uji regresi linear, dan koefisien determinasi. Namun, hubungan korelasi yang lemah tetap menunjukkan adanya kecenderungan arah hubungan. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun gaya kepemimpinan penting, terdapat faktor lain yang lebih dominan mempengaruhi kinerja guru di MTs Ibnu Sobri Jonggol.
Model Kurikulum Cinta di MIN 22: Ekoteologi, Moderasi, Nasionalisme: DOI 10.58569/jies.v4i1.1331 Arham, Rijal
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/jies.v4i1.1331

Abstract

Studi ini mengeksplorasi implementasi percontohan Kurikulum Cinta di kelas 4 di MI Negeri 22 Rorotan, dengan fokus khusus pada integrasi tiga nilai inti idealisme pendidikan: ekoteologi (cinta lingkungan), moderasi beragama, dan nasionalisme. Kurikulum Cinta bertujuan untuk menumbuhkan karakter yang kuat dan cinta holistik pada siswa yang mencakup cinta kepada Tuhan, kemanusiaan, lingkungan, dan tanah air. Dengan menggunakan desain penelitian tindakan kelas kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara dengan 30 siswa. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kesadaran ekologis, toleransi, dan sikap patriotik. Misalnya, pemahaman siswa tentang kepedulian lingkungan meningkat dari 62% menjadi 85% setelah implementasi kurikulum (Tabel 1). Hasil ini konsisten dengan studi sebelumnya yang menekankan pentingnya integrasi ekoteologi ke dalam pendidikan agama dan peran praktik Islam moderat dalam menumbuhkan toleransi dan nasionalisme. Kurikulum Cinta terbukti efektif dalam memperkuat pendidikan karakter holistik berdasarkan kasih sayang dan kepemimpinan ekologis. Namun demikian, implementasi yang berkelanjutan akan membutuhkan dukungan lebih lanjut melalui pengembangan modul pengajaran dan program pelatihan guru yang komprehensif.
Peran Lembaga Pendidikan Informal Dalam Membentuk Sikap Toleransi Pada Usia Remaja Damayanti, Yola; Muhammad Zainul Hasani Syarif; Putri Ria Angelina
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/45dzdc54

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran keluarga dalam membentuk sikap toleransi pada usia remaja di Kp. Pabuaran Rt/Rw 02/05 Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran lembaga pendidikan informal, pola asuh orang tua, serta faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk sikap toleransi pada usia remaja. Pada beberapa lingkungan tingkat toleransi pada usia remaja cukup rendah seperti tidak hormat kepada orang tua, mendiskriminasi minoritas, perundungan, dan kenakalan remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran lembaga pendidikan informal merupakan lembaga yang memiliki pengaruh besar dalam pembentukan sikap toleransi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Peneliti melakukan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Hasil penelitian di lapangan peneliti menemukan bahwa peran lembaga pendidikan informal dalam membentuk sikap toleransi pada usia remaja di Kp. Pabuaran Desa Cihideung Udik Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor yaitu sebagai pendidik, teladan, dan memunculkan tokoh-tokoh yang berpengaruh dengan menggunakan pola asuh demokratis (otoritatif) yang menyeimbangkan antara kedisiplinan, kemandirian, dan kasih sayang untuk anak usia remaja agar tidak melakukan diskriminasi kepada orang lain, selalu mementingkan kepentingan umum, dan memberikan contoh-contoh kebaikan juga keburukan untuk dihindari. Faktor yang menjadi penghambatnya yaitu komunikasi yang kurang baik antara kedua orang tua dan anak remaja, kurangnya pemahaman orang tua tentang anak dan pendidikan sikap toleransi, serta dididik pada waktu dan suasana hati yang tidak tepat. Sedangkan adanya kerja sama dan lingkungan yang baik rukun damai dan harmonis menjadi kunci keberhasilan yang merupakan faktor pendukung dalam membentuk sikap toleransi.
Kurikulum Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Teknologi Informasi Agus Riyanto
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/ha30tr39

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara belajar dan mengajar secara keseluruhan, termasuk dalam pendidikan agama islam. Masa digital membawa peluang baru sekaligus tantangan yang harus diatasi agar pendidikan islam bisa lebih berkualitas. Di masa kini, pengelolaan kurikulum pendidikan agama islam memerlukan strategi yang tepat agar teknologi informasi bisa digunakan secara efektif. Dengan mengintegrasikan TIK ke dalam kurikulum, proses belajar bisa lebih menarik dan lebih baik. Untuk itu, dibutuhkan fasilitas TIK yang memadai serta kemampuan digital yang baik dari para guru dan siswa. Konten yang digunakan harus sesuai dengan kebutuhan pembelajaran agar efektif. Para ahli menekankan perlunya kurikulum yang bisa merespons perubahan pesat teknologi inovasi, metode pembelajaran yang kreatif, dan evaluasi yang menggunakan TIK. Kebijakan yang memfasilitasi penggunaan TIK dalam pendidikan agama islam perlu diperkuat agar penggunaannya aman dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menemukan topik utama dalam mengelola kurikulum pendidikan agama islam di masa digital. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan TIK informasi dan komunikasi dapat meningkatkan kualitas pembelajaran agama islam serta membantu siswa menghadapi tantangan di dunia digital saat ini.
Guru Kedua dan Pendidikan: Sintesis Filsafat dan Islam Dalam Pemikiran Al-Farabi Rimas Nur Aisyah; Afwa Rosyidatul Hanifah; Diah Wahyu Ningtias
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/5ex4zx59

Abstract

Artikel ini membahas bagaimana Al-Farabi, seorang filsuf Muslim yang dikenal sebagai "Guru Kedua," menggabungkan prinsip-prinsip Islam dengan gagasan filsafat dalam sistem pendidikannya. Biografi Al-Farabi, kontribusi intelektual, dan gagasan pendidikannya ditelaah melalui sumber primer dan sekunder dalam penelitian ini, yang menggunakan metode tinjauan pustaka. Menurut temuan penelitian, Al-Farabi percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk menciptakan masyarakat ideal (al-madīnah al-fāḍilah) dan manusia yang sempurna (al-insān al-kāmil). Ia berpendapat bahwa pendidikan harus mencakup baik penyucian jiwa melalui prinsip-prinsip agama maupun pengembangan akal melalui pengetahuan rasional. Dia menyarankan sebuah program yang menggabungkan pengetahuan rasional untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan agama sebagai dasar moral. Pendekatan pendidikan ini, yang menekankan pembiasaan moral, pelatihan logika, dan pertumbuhan kebijaksanaan, diterapkan secara bertahap. Penelitian ini menegaskan bahwa gagasan Al-Farabi dapat diterapkan pada masalah pendidikan kontemporer, terutama ketika berkaitan dengan menyeimbangkan perkembangan karakter dan kecerdasan akademik. Perpaduannya antara filsafat dan agama menawarkan dasar filosofis bagi model pendidikan Islam yang humanistik, logis, dan terpelihara.
Meningkatkan Kreativitas Siswa dengan Menggunakan Canva Sebagai Media Pembelajaran Hurrunain, Fatimah; Muhammad Faiz Abdurrochman; Sa’adatuddaroeni; Nadara Puspita Lituhayu; Bakti Fatwa Anbiya
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/9zmec940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematik penggunaan Canva sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kreativitas siswa. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan siswa dalam mengekspresikan ide kreatif akibat metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang memanfaatkan media digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review yang menganalisis berbagai penelitian terdahulu dari tahun 2018 hingga 2025. Data diperoleh melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional menggunakan kata kunci “Canva”, “media pembelajaran digital”, dan “kreativitas siswa”. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Canva berpengaruh positif terhadap peningkatan kreativitas siswa, terutama pada aspek kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Fitur-fitur Canva seperti template dan elemen grafis interaktif mendukung siswa dalam mengekspresikan ide kreatif dan meningkatkan motivasi belajar. Canva juga membantu guru menciptakan pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa. Dengan demikian, penggunaan Canva terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa dan relevan untuk diterapkan dalam pembelajaran di era digital.
Integrasi Nilai Islam Dalam Kurikulum Senior Secondary di Australian Islamic College Muhammad Arifin Aprillianto; Imam Islamuddin
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/qbafb681

Abstract

This study aims to analyze the forms and strategies of integrating Islamic values into the Senior Secondary curriculum at the Australian Islamic College (AIC). Using a descriptive qualitative approach with document analysis methods, the research draws on two primary sources: the official AIC website and the 2023 Senior Handbook. The findings indicate that AIC implements an integrative and contextual Islamic education model in which Islamic values are internalized into all aspects of the curriculum and learning processes. Faith-based pedagogy serves as the foundation of instruction, while religious activities, character programs, and the school environment function as instruments for developing students' spirituality. AIC successfully combines the Australian national education system with the principles of tawhid, adab, and Islamic ethics without losing academic relevance. This model demonstrates that Islamic education can operate effectively within secular and multicultural contexts. The study contributes to the development of integrative Islamic education models and offers insights for Islamic educational institutions in Indonesia in designing curricula that balance academic competence and spiritual character formation.
Peran Terapi Dzikir Manaqib Terhadap Kesehatan Mental Santri di Pondok Pesantren Syafi’i Akrom Kota Pekalongan Zakiya Ikhwanu Isnaini; Muhamad Rifa'i Subhi
Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58569/fyfhkt70

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran terapi dzikir manaqib terhadap Kesehatan mental santri di lingkungan Pondok Pesantren Syafi’i Akrom Kota Pekalongan. Dzikir manaqib ini merupakan kegiatan spiritual berupa pembacaan kisah para wali, serta mampu menumbuhkan ketenangan batin dan memperkuat keimanan seseorang. dalam konteks pesantren, praktik ini tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan mental dan membentuk karakter santri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara terhadap pengurus santri dan santri putri sebagai sumber data primer. Hasil dalam penelitian ini menujukan bahwa dzikir manaqib memberikan pengaruh positif serta membantu menciptakan perasaan tenang dan dekat dengan allah. Kemudian praktik dzikir yang dilakukan dengan kekhusyuan dan rutin dapat membantu santri menjadi pribadi yang sabar, Ikhlas dan stabil secara emosional. Temuan ini memperlihatkan bahwa dzikir manaqib tidak hanya menjadi rutinitas religius, tetapi juga berfungsi sebagai bentuk terapi spiritual yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental. Kegiatan ini mampu menumbuhkan sifat sabar, ikhlas, serta memperkuat daya tahan psikologis santri dalam menghadapi tekanan hidup. Dengan demikian, dzikir manaqib memiliki kontribusi signifikan dalam mendukung kesejahteraan mental dan spiritual santri di lingkungan pesantren.