cover
Contact Name
Renaldi M
Contact Email
renaldimumar11@gmail.com
Phone
+628114103562
Journal Mail Official
lppm.stikmks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maccini Raya No. 197 Panakukang Makassar - Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Mitrasehat
ISSN : 20892551     EISSN : 2615143X     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles 358 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMILDALAM MENGKONSUMSI TABLET FE DI PUSKESMAS BARA-BARAYA Hasiba; Satiani Dalle; Sudin
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.425

Abstract

Latar belakang: Anemia yang terjadi pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), kelahiran prematur, bayi kecil untuk usia kehamilan Anemia yang terjadi pada ibu hamil dapat dicegah dan ditanggulangi dengan program Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Tablet Tambah Darah TTD diberikan kepada ibu hamil dan wanita usia subur. Selama masa kehamilan ibu hamil setidaknya diberikan tablet tambah darah 90 tablet. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kepatuhan suami terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet FE Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, dengan jumlah 30 sampel yang di kumpulkan secara Teknik simple random sampling dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil: penelitian didapatkan tidak ada hubungan pengetahuan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet FE (p=0,125). Tidak ada hubungan dukungan suami/keluarga terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet FE (p=0.424). Ada hubunghan jumlah kunjungan ANC terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet FE (P=0,000). Kesimpulan: hubungan jumlah kunjungan ANC merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet FE (P=0,000).
PROFIL IBU HAMIL DENGAN PEMBERIAN VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS KOTA MAKASSAR PERIODE SEPTEMBER TAHUN 2021 Haryati Sahrir; Pratiwi Bayuningrum; Rusnaeni Saide
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.426

Abstract

Latar Belakang: Jumlah dan risiko ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 semakin meningkat jika infeksi Covid-19 sudah parah yang menyerang ibu hamil dan anaknya, maka perlu dilakukan upaya memvaksinasi ibu hamil dengan vaksin Covid-19. Tujuan: Menilai Profil Ibu Hamil dengan Pemberian Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kota Makassar tahun 2021 Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan analisis univariat. Hasil: Ibu hamil yang mendapatkan vaksinasi covid-19 yaitu usia tidak berisiko 20-35 tahun 26 orang (86,7%) dan berisiko 4 orang (13,3%), paritas multigravida 19 orang (63,3%) dan primigravida 11 orang (36,7%), umur kehamilan trimester 2 yaitu 18 orang (60%) dan trimester 1 yaitu 3 orang (10%), pendidikan tingkat SMA 18 orang (60%) dan D3/S1 7 orang (23,3%), pekerjaan IRT 18 orang (60%) dan PNS 4 orang (13,3%), munisasi TT sudah lengkap yaitu 18 orang (60%) dan tidak lengkap 12 orang (40%). Kesimpulan: Ibu hamil yang paling banyak mendapatkan vaksinasi covid-19 yaitu usia tidak berisiko 20-35 tahun sebanyak 26 orang (86,7%), SMA/SMK yaitu dengan 18 orang (60%), IRT 18 orang (60%), TT lengkap 18 orang (60%).
GAMBARAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SAJOANGING KABUPATEN WAJO Nurfitri; Renaldi M; Andi Wahyuni
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.428

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan kondisi medis yang serius dan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Hipertensi menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia, lebih dari satu miliar orang menderita hipertensi. Sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya faktor risiko hipertensi dalam beberapa dekade terakhir Tujuan: Untuk mengetahui gambaran kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas sajoanging kabupaten wajo Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi deskriptif cross-sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging, pada bulan Oktober tahun 2022. Jumlah sampel berkisar 502 sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data dianalisis secara univariat untuk melihat gambaran distribusi secara desktiptif Hasil: Dalam penelitian ini didapatkan 502 responden, yang menderita hipertensi sebanyak 148 responden dan yang tidak menderita hipertensi 148 responden di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging. Berdasarkan jenis kelamin didapatkan 51.2% berjenis kelamin perempuan dan 448.8% responden berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan kelompok umur, didapatkan sebanyak 25.1% responden pada kelompok usia 19-30 tahun tidak mengalami hipertensi, dan 1,0% pada kelompok usia 91-96 tahun mengalami hipertensi. Berdasarkan riwayat berobat hipertensi didapatkan responden yang berobat teratur sebanyak 3.2% dan yang berobat tidak teratur sebanyak 96.8%. Kesimpulan: Prevalensi kasus hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sajoanging lebih sedikit.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KEPATUHAN BEROBAT PADA PENDERITA TB PARU DI PUSKESMAS WANGI-WANGI KABUPATEN WAKATOBI Mohammad Basri
Jurnal Mitrasehat Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v13i2.430

Abstract

Latar belakang: WHO memperkirakan 2 juta jiwa meninggal tiap tahun dari tahun 2012 sampai 2025, Kecepatan penyebaran TBC bisa meningkat lagi sesuai dengan peningkatan penyebaran HIV/AIDS dan munculnya bakteri TB paru yang resisten terhadap obat. Selain itu migrasi manusia juga mempercepat penyebaran TB paru. Di Amerika Serikat, hampir 40 persen dari penderita TBC adalah orang yang lahir di luar negeri. Mereka imigrasi ke Amerika dan menjadi sumber penyebaran TB paru. Begitu juga dengan meningkatnya jumlah pengungsi akibat perang dengan lingkungan yang tidak sehat sehingga memudahkan penyebaran TB paru. Tujuan: untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap perilaku kepatuhan berobat penderita TB Paru. Metode: penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional studi. Hasil: ada hubungan efek samping obat, lama pengobatan, sikap petugas dan pengetahuan dengan kepatuhan berobat penderita TB Paru di Puskesmas Wangi-Wangi Kabupaten Wakatobi. Kesimpulan: perlunya penjelasan efek samping obat, khususnya bagi mereka yang mengalami efek samping obat agar tidak menghentikan proses pengobatannya.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS BINAMU KOTA KABUPATEN JENEPONTO Sulaiman; Jufri; Irwan; Dhea Setyaningsih Putri
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.436

Abstract

Latar belakang: Bertambahnya kesadaran masyarakat tentang kesehatan mengakibatkan tuntutan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satu upaya mengantisipasi keadaan tersebut dengan menjaga kualitas pelayanan, sehingga perlu dilakukan upaya terus menerus agar dapat diketahui kelemahan atau kekurangan jasa pelayanan kesehatan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Binamu Kota Kabupaten Jeneponto. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dan diperoleh sampel sebanyak 99 responden. Pengumpulan data dilakukan secara wawancara dengan alat bantu kuesioner. Hasil: Analisis bivariat dari 99 responden yang diteliti, diketahui hasil analisis statistik menggunakan uji fisher di dapatkan nilai 0,000 pada semua dimensi maka di peroleh ada hubungan pada dimensi hubungan antar manusia, kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu dengan kepuasan pasien di Puskesmas Binamu Kota Kabupaten Jeneponto. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara dimensi hubungan antar manusia, kenyamanan, keamanan dan ketepatan waktu dengan kepuasan pasien. Di sarankan kepada pihak puskesmas, agar dapat melakukan evaluasi dan perbaikan manajemen kualitas pelayanan sehingga kepuasan pasien terkait dengan hasil penelitian yaitu pada komponen kenyamanan pasien dan ketepatan waktu sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pasien.
KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR CRANE PESAWAT ANGKAT-ANGKUT BARANG PELABUHAN MAKASSAR Andi Tenriola Fitri Kessi; Sri Novianti Bahar; Nurfadillah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.437

Abstract

Latar belakang: Kelelahan kerja merupakan suatu keadaan yang dialami tenaga kerja dimana penurunan kinerja fisik, adanya perasaan lelah, penurunan motivasi, dan penurunan produktivitas kerja. Tujuan: Untuk mengetahui kelelahan kerja pada operator crane pesawat angkat-angkut di Pelabuhan Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan Teknik penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang diambil sebanyak 71 dari 150 populasi dengan Teknik penarikan Accidental Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner untuk mengetahui kelelahan kerja pada operator crane. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh antara usia kerja (p=0.697), beban kerja (p=0.432), masa kerja (p=1.000). Kesimpulan: Diharapkan pekerja untuk lebih memperhatikan waktu istirahat dan kemampuan bekerja guna mencegah terjadinya kecelakaan kerja akibat dari kelelahan kerja.
HUBUNGAN RIWAYAT BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DENGAN TUMBUH ANAK USIA 3-5 TAHUN Muhammad Syahrir; Renaldi M; Rahmi Fajriani; Dewi, Chitra
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.438

Abstract

Latar belakang: BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500-gram tanpa memandang masa kehamilan. Menurut Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2015, Prevalensi BBLR diperkirakan 15% dari seluruh keluruhan di dunia dengan batasan 3,3% - 38% dan sering terjadi di seluruh negara-negara berkembang atau sosio ekonomi rendah. Di Puskesmas Tino sendiri dari tahun 2019 sampai 2021 terdapat 11 kasus anak yang lahir BBLR. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara Riwayat BBLR dengan pertumbuhan anak usia 3-5 tahun Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Dari hasil penelitian ini didapatkan anak yang memiliki Riwayat BBLR dan pertumbuhannya tidak sesuai sebanyak 7 orang (12.7%) dan yang memiliki pertumbuhan yang sesuai sebanyak 8 orang (14.5%). Sedangkan anak yang tidak yang tidak memiliki Riwayat BBLR dan mempunyai pertumbuhan yang sesuai sebanyak 39 orang (70.9%) dan yang tidak memiliki pertumbuhan yang sesuai sebanyak 1 orang (1.8%). Hasil analisis bivariat dengan uji chi square didapatkan (p = 0.00> α = 0.05) yang berarti ada hubungan yang bermakna antara riwayat BBLR dengan pertumbuhan anak usia 3-5 tahun. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR dan pertumbuhan anak usia 3-5 tahun. Anak-anak dengan riwayat BBLR memerlukan perhatian khusus untuk memastikan mereka mendapatkan nutrisi dan perawatan kesehatan yang memadai, guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
HUBUNGAN AKTIVITAS PENYELAMAN MENGGUNAKAN KOMPRESOR DENGAN KEJADIAN DECOMPRESSION SICKNESS PADA NELAYAN DI KECAMATAN TAKA BONERATE Andi Ayumar; Halmina Ilyas; Andi Yulia Kasma; Nurul Meidita
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.439

Abstract

Latar belakang: Kasus penyakit dekompresi di Amerika sebanyak 2,28 kasus per 10.000 penyelam. Data dari 9 provinsi di Indonesia sebanyak 251 responden mengalami gejala dekompresi. Di Makassar sebanyak 81 mengalami dekompresi dan 70 diantaranya meninggal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara aktivitas penyelaman menggunakan kompresor dengan kejadian decompression sickness pada nelayan di Desa Nyiur Indah Kecamatan Taka Bonerate. Metode: Survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 159 nelayan. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil: Adanya hubungan aktivitas penyelaman mengunakan kompresor dengan kejadian decompression sickness pada nelayan. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value lama menyelam yaitu 0,001 < 0,05 dan nilai p-value kedalaman menyelam menggunakan uji Fisher’s Exact Test 0,016 < 0,05. Kesimpulan: Penelitian ini ada hubungan antara lama menyelam dan kedalaman menyelam dengan kejadian decompression sickness pada nelayan. Diharapkan bagi pemerintah desa agar bisa bekerja sama dengan pihak puskesmas untuk memberikan penyuluhan terkait dampak kedalaman menyelam terhadap kesehatan yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit dekompresi bagi nelayan.
IMPLEMENTASI RANGE OF MOTION PASIF TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS DI RUMAH SAKIT HAPSAH BONE Dewi Mulfiyanti; Sumarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.440

Abstract

Latar belakang: Stroke di Indonesia mengalami peningkatan. Dampak yang ditimbulkan oleh stroke berupa hemiparase (kelemahan) dan hemiplegia (kelumpuhan) merupakan salah satu bentuk defisit motorik. Tujuan: Menganalisis intervensi penerapan dan latihan Range Of Motion (ROM). Metode: penulisan karya tulis ilmiah ini adalah jenis studi kasus dengan metode deskriptif. Dalam hal ini penulis mendeskripsikan tentang gambaran Implementasi Penerapan Latihan Range Of Motion (ROM) Pasif Terhadap Peningkatan Kekuatan otot. Hasil: Menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap kekuatan sebelum dan sesudah diberikan terapi Range Of Motion (ROM) pada Tn"L” yang sebelumnya memiliki kekuatan otot pada ekstermitas atas, bawah sebelah kiri yaitu skala 1 (10%). Sedangkan pada ekstermitas atas, bawah sebelah kanan klien yaitu skala 4 (75%). Mengalami peningkatan yaitu kekuatan otot pada ekstermitas atas, bawah sebelah kiri klien yaitu skala 2 (25%). Sedangkan ekstermitas atas, bawah sebelah kanan klien yaitu skala 5 (100%) Selama 7 hari pagi dan sore. Kesimpulan: Penelitian dari perubahan setelah pemberian terapi Range Of Motion (ROM) pasif selama 2 kali sehari dengan durasi 15-30 menit selama 7 hari yaitu efektif bahwa terapi Range Of Motion (ROM) dapat meningkatan kekuatan otot pada penyakit Non Hemoragik Stroke.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI PREMATUR Ermawati; Susilawati; Sriwidyastuti; Sumarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v14i1.441

Abstract

Latar belakang: Bayi prematur merupakan masalah penting dan harus ditangani secara terus-menerus dan terarah, khususnya dalam bidang perinatologi. Kelahiran prematur merupakan penyebab utama kematian neonatal dan penyebab utama kedua kematian setelah pneumonia pada anak dibawah lima tahun. Angka Kematian Bayi merupakan salah satu indikator untuk mengetahui derajat kesehatan disuatu negara seluruh dunia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bayi premature di BLUD Tenriawaru Kab. Bone. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik penarikan sampel dengan cara total sampling sebanyak 83 bayi yang lahir prematur. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan uji Chi Square. Hasil: Analisis hubungan umur ibu dengan kejadian bayi lahir prematur menunjukkan bahwa angka kejadian bayi lahir premature lebih tinggi pada ibu dengan kategori umur resiko tinggi mencapai 82% dibandingkan dengan ibu dengan kategori umur resiko rendah yaitu 18%, dimana hasil uji chi square didapatkan nilai p = 0,002. Sedangkan analisis hubungan paritas dengan kejadian bayi lahir premature memperlihatkan bahwa ibu dengan paritas resiko tinggi lebih banyak mengalami kelahiran premature yaitu 68%, bila dibandingkan dengan ibu dengan paritas resiko rendah hanya 32%, dimana hasil uji chi square p = 0,000. Kesimpulan: Dengan demikian, ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan kejadian bayi premature, dan juga ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian bayi premature.