Jurnal Mitrasehat
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (original article research paper) dan hasil-hasil pemikiran ilmiah dengan fokus dan scope meliputi Ilmu Kesehatan Masyarakat yakni Epidemiologi, Biostatistik, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi serta Ilmu Keperawatan yakni Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Keperawatan Gerontik.
Articles
358 Documents
HUBUNGAN PERSEPSI IBU HAMIL DENGAN PERILAKU DETEKSI DINI DIABETES MELLITUS GESTASIONAL DI PUSKESMAS BAJOE BONE
Sumarni;
Radiah Ilham;
Andi Ria Metasari;
Andi Bintang
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.442
Latar belakang: Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seorang ibu hamil yang disebabkan oleh karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin yang progresif. Prevalensi Diabetes Mellitus Gestasional di Indonesia masih tergolong kecil yaitu sekitar 3-5% tetapi angka ini bisa jadi lebih besar dikarenakan kasus DMG yang jarang terdeteksi. Di Indonesia semua ibu hamil dianjurkan untuk melakukan skrining DMG. Akan tetapi, belum banyak ibu hamil yang melakukannya. Tujuan: untuk mengetahui hubungan persepsi ibu hamil dengan perilaku deteksi dini diabetes mellitus gestasional di puskesmas Bajoe Kabupaten Bone tahun 2024. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Responden dalam penelitian ini adalah 69 ibu hamil yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bajoe Kabupaten Bone dan menggunakan pelayanan kesehatan di puskesmas tersebut tahun 2024. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret-April 2024. Sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling dan data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa sebagian ibu hamil melakukan deteksi dini diabetes mellitus gestasional (53,6%). Terdapat hubungan antara persepsi hambatan (p-value = 0,000) dan dorongan untuk bertindak (p-value = 0,012) dengan perilaku ibu hamil dalam melakukan deteksi dini diabetes mellitus gestasional. Sedangkan faktor yang tidak berhubungan secara signifikan yaitu usia, pengetahuan, persepsi kerentanan, persepsi keseriusan dan persepsi manfaat. Kesimpulan: Diharapkan puskesmas memeriksa secara rutin kunjungan antenatal ibu hamil untuk mengetahui deteksi dini apa saja yang belum dilakukan. Selain itu, ketersediaan reagen harus disesuaikan dengan jumlah dan kebutuhan yang diperlukan ibu hamil di wilayah kerja puseksmas.
EVALUASI PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN OLEH MAHASISWA VOKASI KEPERAWATAN BERDASARKAN IMPLEMENTASI 3S (SDKI, SLKI, SIKI)
Andi Bintang;
Radiah Ilham;
Andi Satriana;
Irfan Madamang
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.443
Latar belakang: Dokumentasi keperawatan adalah suatu dokumen atau catatan yang berisi data tentang keadaan pasien yang dilihat tidak saja dari tingkat kesakitannya akan tetapi juga dilihat dari jenis, kualitas dan kuantitas dari layanan yang telah diberikan perawat dalam memenuhi kebutuhan. Perawat dalam melakukan dokumentasi keperawatan masi perlu di evaluasi, karena terdapat keragaman dan kesalahan dalam melakukan dokumentasi keperawatan. Tujuan: untuk mengetahui hubungan implementasi dokumentasi keperawatan berdasarkan 3S (SDKI, SLKI, SIKI) dengan evaluasi penerapan asuhan keperawatan pada mahasiswa vokasi di Universitas Andi Sudirman. Metode: Desain penelitian ini adalah desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah mahasiswa vokasi keperawatan berjumlah 109 mahasiswa dan sampel yang diambil 70 Mahasiswa, dengan menggunakan teknik Simple random sampling. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara implementasi dokumentasi keperawatan berdasarkan 3S dengan kemampuan penerapan asuhan keperawatan pada mahasiswa Vokasi Keperawatan di Universitas Andi Sudirman dengan signifikasi 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Dalam meningkatkan kemampuan penerapan dokumentasi asuhan keperawatan berdasarkan 3S, maka dilakukan usaha dalam meningkatkan pengetahuan dokumentasi asuhan keperawatan secara baik dan benar.
ANALISIS LAMANYA PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMON PROGESTIN DENGAN KEMBALINYA KESUBURAN PADA POST AKSEPTOR MAKASSAR
Sudin;
Hasiba;
Satiani Dalle
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.445
Latar belakang: Suntikan KB merupakan salah satu cara mencegah kehamilan melalui suntikan hormonal yang diberikan secara intramuskular pada area bokong. Salah satu jenis alat kontrasepsi suntik adalah suntik depo progesteron. Alat kontrasepsi jenis ini memiliki beberapa kelemahan, salah satunya adalah terlambatnya kembalinya kesuburan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah alat kontrasepsi suntik yang digunakan di seluruh dunia adalah 4.000.000 atau sekitar 45%. Alat kontrasepsi suntik yang paling banyak digunakan adalah Depo Medroxy Progesterone Acetate (DMPA) dan alat kontrasepsi suntik kombinasi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik Depo Progestin dengan kembalinya kesuburan pada post akseptor di Puskesmas Kassi-kassi Makassar. Metode: Metode penelitian ini adalah observasional dengan menggunakan desain studi cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 ibu hamil akseptor suntik depo progestin. Hasil: Analisis data dengan uji T-independen. Hasil uji statistik diperoleh nilai P Value = 0,033. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara durasi penggunaan KB suntik depo progestin dengan kembalinya kesuburan pada post akseptor di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar.
HUBUNGAN POLA MAKAN, AKTIFITAS FISIK DAN USIA TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT GOUT ARTHTRITIS PADA LANSIA
Putri Yayu;
Jumriani
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.446
Latar belakang: Asam urat merupakan hasil metabolisme didalam tubuh yang kadarnya tidak boleh berlebih, setiap individu memiliki asam urat didalam tubuh, karena pada setiap metabolisme yang normal akan dihasilkan asam urat. Pola makan yang tidak baik atau tidak teratur seperti mengkonsumsi makanan cepat saji, minuman beralkohol, terlebih lagi yang mengandung purin tinggi secara berlebihan dapat mempengaruhi kadar asam urat dalam darah. Peningkatan prevalensi diikuti dengan meningkatnya usia, khususnya pada laki-laki. Sekitar 90% pasien gout primer adalah laki-laki yang umumnya yang berusia lebih dari 30 tahun, sementara gout pada wanita umumnya terjadi setelah menopause. Aktivitas yang dilakukan oleh setiap orang erat kaitanya dengan kadar asam urat dalam darah semakin berat aktivitas yang dilakukan maka semakin tinggi kadar asam urat seseorang. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan, aktifitas fisik, dan usia terhadap kejadian penyakit gout arhtritis pada lansia. Metode: Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien asam urat yang memeriksakan kesehatan di Puskesmas Tobelo pada tahun 2022 sejumlah 217 populasi. Dalam menentukan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan sampel yang diambil sejumlah 92 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara. Hasil: Dari hasil uji chi-square variabel yang berhubungan dengan penyakit asam urat (gout arthtritis) adalah pola makan (p=0,068), aktifitas fisik (p=0,118). Sedangkan variabel yang tidak ada hubungan dengan penyakit asam urat (gout arthtritis) adalah usia (p=0,054). Kesimpulan: Dari penelitian ini adalah penyakit asam urat (gout arthtritis) memiliki hubungan dengan pola makan dan usia.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG STATUS GIZI IBU HAMIL DI PUSKESMAS SOAKONORA GALELA SELATAN
Haryati Sahrir;
Putri Yayu;
Sitti Saleha;
Sumarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.447
Latar belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan masala yang harus di perhatikan, AKI di Indonesia menempati urutan tertinggi di ASEAN yaitu 307 per 100.000 kelahiran hidup, artinya lebih dari 18.000 ibu tiap tahun atau dua ibu tiap jam meninggal dikarenakan berbagai masalah yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas. Tujuan: Untuk mengetahui Tingkat pengetahuan ibu nifas tentang status gizi ibu hamil di Puskesmas Soakonora Galela Selatan. Metode: Penellitian ini merupakan penelitian Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang ibu, dan sampelnya sebanyak 30 ibu, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden (100%), terdapat 14 ibu Hamil (46,7%) yang memiliki pengetahuan baik Tentang Status Gizi, 11 ibu Hamil (36,6%) yang memiliki pengetahuan Cukup tentang Status Gizi dan terdapat 5 ibu Hamil (16,7%) yang memiliki pengetahuan Kurang tentang Status Gizi. Kesimpulan: penelitian ini adalah sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik tentang status gizi ibu hamil.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD PADA WANITA USIA SUBUR DI KABUPATEN MAROS
Muhammad Hatta;
Suarni;
Zachrani Fitra Ramadhani;
Andi Wahyuni;
Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.448
Latar belakang: IUD adalah bentuk kontrasepsi yang sangat andal dan aman yang saat ini digunakan oleh 15,5% wanita usia reproduksi Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Data di uji dengan uji statistik Chi square dan uji statistic Fisher’s Exact Test dengan tingkat signifikan α < 0,05. Hasil: Penelitian didapatkan ada hubungan pada Umur (X2: 4.868), jumlah anak (X2:7.636), dan social ekonomi (X2: 7.636), sedangkan yang tidak ada hubungan pendidikan (X2/p: 1,479 ), pekerjaan (p=0.477) dan dukungan suami (p=1,000) padang penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu ada hubungan umur, jumlah anak, dan social ekonomi dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Tidak ada hubungan pendidikan, pekerjaan dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Turikale Kabupaten Maros.
HUBUNGAN UMUR DAN KELELAHAN DENGAN STRES KERJA PADA HOME INDUSTRY LAUNDRY DI KOTA MAKASSAR
Esse Puji Pawenrusi;
Kamariana;
Sudarni
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.449
Latar belakang: Ketika seseorang mengalami stres kerja, mereka berada di bawah tekanan fisik dan mental di tempat kerja. Sejak tahun 1990-an, 80% dari semua kompensasi pekerja kesehatan telah digunakan untuk membayar penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan, sedangkan di Inggris (UK), 71% manajer melaporkan mengalami masalah dengan kesehatan fisik dan mental mereka sebagai akibat dari stres. Manajer ini diidentifikasi di Australia. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara umur dan kelelahan dengan stres kerja pada home industry laundry Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja yang ada pada home industry laundry dengan jumlah sampel sebanyak 59 orang menggunakan pendekatan total sampling. Uji chi square digunakan dalam penelitian ini. Hasil: Hubungan umur dengan stres kerja menunjukkan bahwa dari 59 responden berdasarkan uji statistik chi-square dengan Fisher’s Exact Test didapatkan nilai p value=1000 ini menyiratkan bahwa ada hubungan antara kelelahan dan stres kerja tetapi tidak antara usia dan stres kerja. (p = 0.006
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN TERHADAP PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA PELAJAR DI SMP NEGERI MEDAN JOHOR
Rosdiana
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i1.450
Latar belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada tatanan lingkungan sekolah adalah usaha pemberdayaan di lingkungan sekolah untuk pelajar, guru, dan masyarakat agar tahu, mau dan mampu menerapkan PHBS. Promosi kesehatan merupakan upaya pembelajaran diri untuk meningkatkan kemampuan agar dapat menolong diri sendiri. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap PHBS pada pelajar di SMP Negeri Medan Johor. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian true eksperimen yang menggunakan pre-test dan post-test dengan kontrol grup. Jumlah pelajar kelas X berjumlah 84 dan kelas XI yaitu 85 pelajar dengan jumlah keseluruhan responden 169. Hasil: Sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan didapatkan nilai p Value < 0,005 Kesimpulan: Dapat disimpulkan dalam penelitian ini terdapat pengaruh promosi kesehatan yang signifikan terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada pelajar. Saran bagi sekolah untuk dapat menerapkan PHBS pada pelajar di sekolah dan untuk pelajar agar dapat meningkatkan dan mempraktikan PHBS dalam kehidupan sehari- hari terutama dalam lingkungan sekolah.
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BANJIR DI KELURAHAN RAPPOKALLING KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR
Kasma, Andi Yulia;
Ilham Syam;
Natalia Sapan;
Andi Ayumar
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i2.453
Latar belakang: kejadian bencana di dunia sering terjadi berupa bencana banjir. Data BNPB di tahun 2021 terhitung 1 Januari sampai 18 Juni 2021 tercatat 1.441 kali kejadian bencana alam terjadi di Indonesia. Sulawesi Selatan merupakan provinsi sering terjadi bencana banjir dan kota Makassar sendiri rawan bencana banjir. Pada tanggal 4-7 Desember Kelurahan Rappokalling terkena dampak banjir, kejadian ini karena curah hujan yang melanda wilayah tersebut. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi banjir di Kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo Makassar. Metode: Jenis penelitian berupa penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian sebanyak 282 keluarga dengan jumlah sampel sebanyak 131 responden.Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling menggunakan instrumen kuesioner. Hasil: menunjukkan pengetahuan yang tertinggi yaitu kategori rendah sebanyak 66 (50,4%), sikap yang tertinggi yaitu kategori negatif sebanyak 72 (55,0%) dan kesiapsiagaan yang tertinggi yaitu kategori tidak siap sebanyak 68 (51,9%). Hal ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,000<0,05) dan sikap (p=0,000<0,5) dengan kesiapsiagaan. Kesimpulan: terdapat adanya hubungan antara pengetahuan serta sikap dengan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi banjir di Kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo Makassar. Adapun saran berupa ditujukan kepada pemerintah setempat untuk mengadakan kegiatan simulasi dan sosialisasi tentang kesiapsiagaan banjir.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK PENYANDANG DISABILITAS DI SEKOLAH LUAR BIASA
Wilda Rezki Pratiwi;
Wanda Resky Putri;
Asnal Bebang;
Fitriani;
Kasamming
Jurnal Mitrasehat Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51171/jms.v14i2.472
Latar belakang: Setiap orangtua ingin memiliki anak dengan pertumbuhan dan perkembangan yang baik, bai secara fisik, psikis, kognitif, dan sosial. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwasanya anak yaitu seseorang yang usianya belum masuk 18 tahun, termasuk pada seseorang yang masih di dalam kandungan ibunya. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial anak disabilitas di SLB Kabupaten Sidenreng Rappang Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian kuantitatif dengan metode analitik deskriptif yang dimana menggunakan rancangan cross sectional. Hasil: Ada hubungan yang signifikan diantara hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak tuna rungu dengan nilai p-value 0,002. Sedangkan tidak ada hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan anak tuna grahirta dengan nila p-value 0,555. Kesimpulan: Simpulan tidak ada hubungannya yang signifikan diantara pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak tunagrahirt dan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak tunarungu terdapat hubungan yang signifikan.