cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282262130800
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40257
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Management
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559357     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe
Core Subject : Economy, Science,
merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian management. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,862 Documents
Pengaruh User Generated Content Media Sosial TikTok Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pembelian Produk Fashion pada kalangan Mahasiswa Telkom University Fajrirrozi, Miqdad Meutuah; Putri, Yuliani Rachma
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan terhadap penggunaan internet dan Kemajuan teknologi ditengah kehidupan masyarakat membuat cakupan akses komunikasi menjadi lebih luas. Dalam perkembangan media sosial, UGC memberikan peluang bisnis dalam menjangkau audiens baru, sehingga banyak perusahaan memanfaatkan media sosial TikTok untuk berbagai tujuan periklanan dan promosi, hal tersebut memunculkan kebutuhan informasi masyarakat akan produk fashion. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki urgensi untuk berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman mengenai faktor-faktor kebutuhan informasi yang memengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian produk fashion. Tujuan dari peneitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pengaruh UGC media sosial TikTok terhadap pemenuhan kebutuhan informasi pembelian produk fashion pada kalangan mahasiswa Telkom University. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner melalui personal contact dan instagram story. Penelitian ini menggunakan analisis data yang meliputi analisis deskriptif, uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji regresi linier sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis t. berdasarkan hasil pengujian tersebut variabel X yang merupakan UGC memiliki hubungan yang kuat dan berpengaruh positif sebesar 68,5% terhadap variabel Y yaitu pemenuhan kebutuhan informasi pembelian, sedangkan 31,5% sisanya merupakan faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci-User Generated Content, TikTok, Kebutuhan Informasi, Produk Fashion
Penggunaan Foto Produk Sebagai Konten Pemasaran Digital Pelaku Usaha Mikro Tercabaikan Ashari Nugraha, Hayfa Rafa; Pamungkas, Indra N. A.; Melano, Fiqie L.
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena digitalisasi pada sektor bisnis telah meratakan keuntungan yang sebelumnya hanya ditawarkan oleh pelaku usaha mikro di perkotaan. Pada kenyataannya, digitalisasi telah membuka jalan bagi pelaku usaha mikro yang beroperasi di daerah pedesaan untuk menjalin kontak bisnis global melalui pemasaran online. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan pemasaran digital melalui foto produk pada pelaku usaha mikro Tercabaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif studi kasus konstruktivis dengan analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan pemanfaatan foto produk secara maksimal sebagai bagian dari kegiatan pemasaran digital. Tercabaikan memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk promosi, memprioritaskan layanan pelanggan yang responsif, dan terlibat dalam komunikasi interaktif dengan pelanggan. Tercabaikan menerapkan strategi penghematan biaya dan secara konsisten menyebutkan nama merek untuk memperkuat pengenalan merek. Meskipun foto produk memiliki kekurangan, mereka unggul dalam penataan makanan dan pencahayaan.Kata Kunci-Komunikasi, Foto Produk, Pemasaran Digital
Peran Komnas Perempuan Dalam Gerakan #MeToo Di Indonesia Mulya Aryani, Dinnar Dizza; Pramiyanti, Alilla
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual terhadap perempuan adalah salah satu masalah yang tidak kunjung usai sebab setiap tahunnya terjadi kenaikan angka yang cukup signifikan. Ada berbagai alasan yang melatari meningkatnya kasus ini seperti sistem patriarki yang terlalu melekat pada masyarakat Indonesia, hukum yang kurang berpihak pada perempuan Indonesia, hingga kurangnya edukasi dan kesadaran masyarakat Indonesia atas kekerasan dan pelecehan seksual. Hal ini lah yang memicu munculnya gerakan-gerakan feminisme di Indonesia seperti Gerakan #MeToo yang bertujuan untuk menghapuskan kekerasan dan pelecehan seksual serta melindungi penyintas kekerasan dan pelecehan seksual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mengumpulkan data melalui wawancara dengan Komisaris Komnas Perempuan, Koordinator Badan Pekerja Divisi Partisipasi Masyarakat, dan Asisten Koordinator Pengelolaan Media Sosial Badan Pekerja Divisi Partisipasi Masyarakat, dan kajian literatur. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Gerakan #MeToo memberikan dampak bagi masyarakat meski dalam skala kecil maupun skala besar seperti layanan konseling penyintas, memberikan kesempatan bagi penyintas untuk membagikan pengalamannya, dan mendorong berdirinya organisasi perempuan yang bertujuan untuk menghapuskan tindak kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan dan melindungi penyintas kekerasan dan pelecehan seksual di Indonesia. Serta menjadi pendorong bagi pemerintah mensahkan UU No. 12 Tahun 2022.Kata kunci-kekerasan seksual, feminisme, gerakan #metoo, gerakan digital
Peran Komunikasi Antarpribadi Ibu dan Anak dalam Perkembangan Emosional Remaja Broken Home Berdomisili di Bandung Putri Arifan, Aulia Sheila; Shabrina, Almira
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Broken home merupakan kondisi berkurangnya kehadiran salah satu orang tua yang disebabkan baik oleh perceraian ataupun kematian. Meningkatnya kasus perceraian menjadi salah satu penyebab bertambahnya keluarga broken home di Indonesia, salah satunya kota Bandung. Dampak utama dari keluarga broken home yakni terjadi pada anak. Anak yang berasal dari keluarga broken home memiliki perkembangan emosional yang berbeda dengan anak dari keluarga utuh berupa sulit mengenali, merasakan, dan mengendalikan emosi. Salah satu faktor yang berpengaruh pada perkembangan emosi anak yaitu komunikasi antara ibu dan anak, hal tersebut dikarenakan ibu memiliki peran penting bagi tumbuh dan kembang anak pasca perceraian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dengan mengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian berdasarkan lima aspek komunikasi efektif yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan didapatkan bahwa dengan komunikasi efektif antara ibu dan anak berperan dan berpengaruh pada perkembangan emosional remaja broken home, terutama pada keterbukaan, empati, dan sikap mendukung. Dengan hubungan yang baik dan komunikasi efektif antar ibu dan anak maka akan tercipta perkembangan emosional yang positif sehingga anak mampu mengenali hingga mengendalikan emosi dengan baik.Kata Kunci-Komunikasi Antarpribadi, Broken Home, Perkembangan Emosional
Peran Komunikasi Keluarga Pada Remaja Penderita Depresi Di Kota Bandung Dwiyana, Reiva Farah; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus depresi yang terjadi Indonesia sudah banyak sekali dialami oleh masyarakat pada usia produktif terutama pada usia remaja sehingga perlu mendapat perhatian dari masyakarat akan betapa pentingnya mencoba memahami keaadan orang di lingkungan sekitarnya agar lebih aware lagi terharap masalah kesehatan mental. Menjalin komunikasi keluarga yang harmonis antara orang tua dan anak mampu membuat anak merasa aman dan nyaman ketika berada di lingkungan rumah sehingga akan membantu mempercepat proses pemulihan, disamping itu peran orang tua dalam menerapkan pola asuh juga memengaruhi kesehatan pada anak terutama pada anak usia remaja yang sedang dalam masa transisi menuju dewasa sehingga membuatanak pada usia remaja memiliki pemikiran yang masih labil dan ego yang belum stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana peran komunikasi keluarga antara orang tua dan remaja depresi di Kota Bandung dalam proses pemulihan dengan menggunakan metode penelitian kulitatif deskriptif. Hasil penelitiannya menunjukan bahwa peran komunikasi yang harmonis dan keterbukaan komunikasi antar anggota keluarga mamp memberikan dampak yang sangat besar dalam menjaga kesehatan mental anak dan mampu membantu dalam proses pemulihan depresi.Kata Kunci-Komunikasi keluarga, pola komunikasi, depresi. remaja
Persepsi Masyarakat Mengenai Balapan Liar Pada Kalangan Remaja Di Kota Bekasi Luthfi, Muhammad; Rina, Nofha
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balap liar merupakan kasus kriminal yang ada di Indonesia, Balap liar ini merupakan perbuatan yang dilarang dan peraturan nya terdapat dalam hukum positif yang berlaku di Indonesia Hal ini diatur dalam Pasal 297 dan Pasal 115 huruf b Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, yang menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan dijalan sebagaimana dimaksud pasal 115 huruf b dipidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp. 3.000.000,00 (tiga juta rupiah. Penelitian ini memiliki rasa penasaran mengapa tempat ini kerap terjadi balap liar dan pelakunya adalah para remaja hingga orang dewasa pun ada. Balap liar merupakan salah satu bentuk balapan menggunakan kendaraan bermotor yang digelar di jalan raya tanpa mendapatkan izin dari pihak berwenang dan secara umum diikuti oleh beberapa kelompok yang memiliki kendaraan, seperti mobil dan sepeda motor yang telah dimodifikasi. Balap liar ini dilaksanakan pada waktu tertentu seperti dini hari atau saat jalanan sedang sepi. Penelitian ini menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, lingkungan, dan penegakan hukum dalam mengontrol perilaku remaja terkait balap liar.Kata kunci-balapan liar, kendaraan, persepsi
Pola Komunikasi Keluarga Pada Anak Usia Sekolah Dasar Berkecanduan Bermain Game Free Fire Di Kecamatan Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur Saputra, Muhammad Obby; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game Free Fire merupakan game online yang sedang digemari oleh anak-anak usia sekolah dasar yang sudah diunduh sebanyak lebih dari satu juta kali. Banyak anak-anak yang sudah diberikan gadget sendiri oleh orangtua mereka. Hal tersebut membuat anak-anak usia sekolah dasar cenderung ketagihan terhadap game ini. Oleh karena itu peneliti ingin melihat bagaimana komunikasi yang terjadi di keluarga pada anak yang berkecanduan bermain game free fire. Peneliti memfokuskan pada Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan kunci pada penelitian ini berjumlah 4 orang terdiri dari 2 orang tua, 2 orang anak, 1 orang teman bermain anak, 1 kakak kandung, dan satu informan ahli yang merupakan seorang psikolog keluarga. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi dan wawancara. Peneliti menggunakan metode triangulasi yaitu membandingkan hasil antara observasi dengan wawancara mendalam yang didapatkan. Berdasarkan hasil penelitian dari empat aspek kecanduan game online, informan kunci penelitian sudah memiliki tiga aspek yang terlihat dari kecanduan game online, yaitu kompulsif, menarik diri, dan masalah kesehatan dan hubungan interpersonal. Pada penelitian ini ditemukan bahwa keaktifan berkomunikasi dengan anak setiap hari belum cukup untuk menghilangkan kecanduan game online pada anak. Orangtua harus lebih peduli terhadap anak-anak mereka.Kata Kunci-Pola Komunikasi Keluarga, Game Online, Free Fire, Anak Sekolah Dasar
Representasi Kekuasaan Pada Pelaku Pelecehan Seksual Di Tempat Kerja Dalam Film Pendek Putri, Nadifa Rahma; Wijakso, Dimas Satrio
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film pendek Please Be Quiet merupakan film pendek dari Indonesia yang dibuat oleh William Adiguna, film ini menceritakan tentang pegawai kantor yang mengalami tindakan pelecehan seksual secara verbal oleh pemimpin di tempat kerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat level realitas, level representasi dan level ideologi yang terdapat pada film Please Be Quiet. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan paradigma kritis dengan teknik analisis teori semiotika John Fiske yang terbagi menjadi tiga tingkatan. Yaitu, level realitas, representasi dan ideologi. Terdapat subjek yang dianalisis, yaitu enam potongan scene dari film pendek Please Be Quiet. Film pendek Please Be Quiet ini dapat merepresentasikan kekuasaan pada pelaku pelecehan seksual di tempat kerja melalui level realitas berupa gesture, ekspresi dan dialog. Pada level representasi ditunjukkan melalui kode kamera dan kode latar. Sedangkan level ideologi yang ditemukan dalam film pendek Please Be Quiet adalah ideologi patriarki, yaitu bagaimana seorang laki-laki ditampilkan memiliki hak kedudukan dan kekuasaan yang lebih tinggi daripada perempuan.Kata Kunci-Analisis Semiotika John Fiske, Kekuasaan Pada Pelaku Pelecehan Seksual Di Tempat Kerja, Film Pendek
Proses Komunikasi Antara Pengasuh dengan Penyandang Down Syndrome Hasbullah, Hasbi; Sugandi, Mohammad Syahriar
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak-anak dengan Down Syndrome menghadapi hambatan dalam komunikasi, interaksi, dan perilaku sosial. Namun, mereka tetap memiliki potensi untuk berkembang seperti anak-anak pada umumnya. Pendampingan dan bimbingan adalah hal yang penting bagi anak-anak Down Syndrome, bahkan lebih dibutuhkan daripada anak-anak normal. Namun, tidak semua orang tua mampu memberikan pendampingan dan bimbingan yang dibutuhkan oleh anak-anak dengan Down Syndrome. Oleh karena itu, beberapa orang tua memilih menitipkan anak-anak mereka di lembaga sosial seperti panti asuhan. Salah satu panti asuhan yang berfokus pada perawatan anak-anak dengan Down Syndrome adalah Panti Tiga Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta. Panti tersebut menyediakan pelayanan dan pemberdayaan bagi anak-anak dengan disabilitas, termasuk anak-anak dengan Down Syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses komunikasi antara pendamping dan anak-anak dengan Down Syndrome di Panti Tiga Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi oleh para pendamping menggunakan kajian teori komunikasi interpersonal serta kajian komunikasi interpersonal dalam membangun hubungan mark knapp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dan teknik wawancara mendalam untuk mengumpulkan data dari empat narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi pendamping meliputi asesmen, perkenalan, penarapan aktivitas kehidupan sehari-hari, pelatihan, dan konseling. Hambatanhambatan komunikasi yang dialami oleh para pendamping meliputi kelelahan dan hambatan fisiologis.Kata kunci-Komunikasi Kesehatan, Down Syndrome, Komunikasi Interpersonal
Representasi Peran Ayah Dalam Menciptakan Harmonisasi Keluarga Pada Film Ngeri Ngeri Sedap Qomaruddin, Daffaa Esh-shidqy; Nuraeni, Reni
eProceedings of Management Vol. 10 No. 6 (2023): Desember 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran ayah sangatlah penting dalam menciptakan keharmonisan keluarga karena seorang ayah memiliki tugas dan kewajiban sebagai kepala keluarga sangat berpengaruh kepada anggota keluarga yang lain khususnya istri dan anak. Film Ngeri Ngeri Sedap ini dibangun dengan sebuah keluarga batak yang menjadikan peran ayah sebagai penggerak cerita di dalam sebuah keluarga. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi peran ayah dalam menciptakan harmonisasi keluarga pada film Ngeri Ngeri Sedap menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan makna denotasi, makna konotasi dan makna mitos yang terdapat dalam film Ngeri Ngeri Sedap. Penulis memilih lima adegan untuk diteliti dengan teknik analisis semiotika John Fiske. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa seorang ayah di representasikan memiliki peran sebagai seorang economic provider (sebagai pemenuh nafkah), Caregiver (sebagai seorang yang memberikan afeksi), problem solver (sebagai pemecahan permasalahan) dalam menciptakan harmonisasi keluarga pada film Ngeri Ngeri SedapKata Kunci-Peran ayah, Harmonisasi keluarga, Representasi, Film, Semiotika Roland Barthes