cover
Contact Name
Ari Zulsafar
Contact Email
journals@telkomuniversity.ac.id
Phone
+6282262130800
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40257
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Management
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559357     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.34818/eoe
Core Subject : Economy, Science,
merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian management. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,862 Documents
Komunikasi Keluarga antara Ibu Tunggal dan Remaja Azzahra, Amanda Widya; Dimyati, Dindin
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan orang tua sangat penting dalam perkembangan anak. Ketika salah satu peran tersebut tidak terpenuhi,akan ada efek negatif pada perkembangan anak. Saat ini, peran kepala keluarga tidak hanya dipegang oleh ayah.Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2023, 12,73% kepala rumah tangga di Indonesia adalah perempuan.Mengingat peran signifikan orang tua dalam pembentukan perilaku anak, interaksi komunikatif antara orang tua dananak menjadi krusial dalam mengembangkan karakter anak, terutama dalam konteks komunikasi antara orang tuatunggal dan anak. Penelitian ini mengkaji efek berbagai pola komunikasi keluarga terhadap perkembangan anak padakeluarga ibu tunggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana pola komunikasi laissez-faire,protektif, pluralistis, dan konsensual berefek pada perkembangan emosional, sosial, dan moral anak. Metode yangdigunakan adalah wawancara mendalam dengan psikolog dan single mother untuk mendapatkan data yang mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi laissez-faire cenderung menghambat perkembangan kognitifdan emosional anak. Pola protektif melindungi anak dari bahaya tetapi dapat menghambat kemandirian mereka. Polapluralistis, dengan komunikasi terbuka dan dukungan emosional, berefek positif pada kesejahteraan anak. Polakonsensual mengajarkan anak untuk menghargai pendapat orang lain dan memperkuat kemampuan berpikir kritis.Kesimpulannya, pola komunikasi yang efektif adalah yang menyeimbangkan antara memberikan arahan danmembiarkan anak belajar dari pengalaman mereka sendiri. Kata Kunci-pola komunikasi, single mother, perkembangan anak, keluarga, perilaku.
Komunikasi Keluarga Pada Keluarga Guru Auliani, Ratu Ifadha; Supratman, Lucy Pujasari
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunikasi keluarga dalam pola asuh orang tua pada keluargaguru. Guru, sebagai subjek penelitian, memiliki peran ganda sebagai pendidik di sekolah dan sebagai orang tua dirumah. Pekerjaan sebagai guru seringkali menuntut waktu dan tenaga yang besar, sehingga dapat mempengaruhikualitas dan jumlah waktu yang dihabiskan untuk komunikasi keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalahparadigma penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi, penelitimewawancarai orang tua dan anaknya dengan bertemu langsung untuk memahami bagaimana pola asuh orang tuatercermin dalam komunikasi sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua lekat kaitannyadengan komunikasi yang berlangsung antara orang tua dengan anak. Implikasinya adalah pentingnya menjagakomunikasi yang efektif dan berkualitas dalam keluarga untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.Komunikasi yang terbuka, penuh kasih sayang, dan saling mendukung antara orang tua guru dan anak-anak merekadapat meningkatkan keakraban dan kepercayaan dalam keluarga. Dengan demikian, penelitian ini memberikankontribusi yang berarti dalam memahami dan meningkatkan pola asuh orang tua pada keluarga guru. Kata Kunci-keluarga guru, komunikasi keluarga.
Komunkasi Pengelolaan Kecemasan Dan Ketidakpastian Santri Baru Di Pesantren Modern Daar El Falaah Hakim, Mochammad Dzikril; Rozaq, Mftahul
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu bentuk interaksi yang dilakukan dengan adanya timbal balik antara komunikator dengan komunikan. Pondok pesantren modern DAAR EL- FALAAH ini merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di wilayah Pandeglang Serang Banten. Pondok pesantren modern DAAR EL- FALAAH ini ialah pondok pesantren mengajar dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Homesick, atau rindu akan rumah, adalah suatu fenomena emosional yang sering dialami oleh individu yang menjauh dari lingkungan rumah mereka. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komunikasi pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian santri baru di pondok pesantren modern DAAR EL- FALAAH. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi literatur dalam pengumpulan data. Peneliti menggunakan model Teori Pengelolaan kecemasan dan ketidakpstian (Anxiety & Uncertalinly Communication ) oleh Gudykunst sebagai pedoman meneliti komunikasi pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian santri di pesantren modern DAAR EL- FALAAH. Hasilnya menunjukkan bahwa pondok pesantren modern DAAR EL- FALAAH menerapkan seluruh tahapan model Teori Pengelolaan kecemasan dan ketidakpstian (Anxiety & Uncertalinly Communication ). Penelitian ini juga menemukan beberapa kekurangan pada komunikasi pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian santri baru di pesantren modern DAAR EL- FALAAH, seperti kurangnya penerapan peraturan komunikasi dalam melakukan komunikasi dengan orang tua. Bagi objek penelitian yaitu keluarga, semoga penelitian ini dapat menjadi acuan untuk meningkatkan komunikasi keluarga dalam mempertahankan keharmonisan keluarga agar masalah yang terjadi pada komunikasi tersebut bisa terbentuk secara efektif. Pada penelitian memutuskan untuk meneliti penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang dimana hal tersebutmerupakan metode ilmiah yang sering digunakan serta dilakukan oleh sekelompok peneliti dalam bentuk salah satunya bidang ilmu sosial. Dalam penelitian ini Paradigma yang digunakan yaitu paradigma konstruktivis dengan pendekatan fenomenologi. Dalam paradigma konstruktivik, Individu mencoba memahami dunia tempat tinggal mereka. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, Pengelolaan Kecemasan dan Ketidakpastian Dalam Mengatasi Rasa Homesick Oleh Santri Pondok Pesantren Modern DAAR EL- FALAAH ini menggunakan media sosial, warung internet (warnet), serta media elektronik seperti handphone sebagai media komunikasi mereka dengan keluarga dirumah terutama orang tua. Melalui pengelolaan kecemasan dan ketidakpastian ini, Pondok Pesantren Modern DAAR EL- FALAAH ingin membantu para santri mengatasi hal tersebut, sehingga para santri dapat menanggulangi tingkat kecemasan dan ketidakpastian dalam mengatasi rasa homesicks di pesantren.
Makna Kecantikan dalam Iklan Citra Disty, Nur Annisa; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini banyak perusahaan pada bidang kecantikan yang melakukan iklan dengan menampilkan perempuan denganbentuk fisik yang sempurna seperti kulit yang putih, badan yang langsing, rambut yang hitam panjang, tubuh yangtinggi, sesuai dengan standar kecantikan yang dibangun oleh media massa dan masyarakat serta denganberkembangnya industri periklanan, nilai-nilai budaya Indonesia mulai terabaikan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui bagaimana representamen, objek, interpretan dan makna kecantikan pada iklan Citra <RagamCantik Indonesia Citra=. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teori analisissegitiga makna Charles Sanders Peirce yaitu representamen (qualisign, sinsign, legisign), objek (ikon, indeks, simbol)dan interpretan (rhema, dicisign, argument). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan ini menampilkankecantikan yang berbeda dari apa yang biasanya diperlihatkan dalam iklan produk kecantikan lainnya, dengan fokuspada keberagaman warna kulit dan kebudayaan Indonesia serta perempuan Indonesia memiliki kemampuan untukmenampilkan keindahan dari berbagai warna kulit orang-orang Indonesia. Peneliti berharap, melalui penelitian inipengiklan bisa lebih banyak memproduksi iklan kecantikan yang menampilkan model perempuan dengan berbagaiwarna kulit untuk mencerminkan keberagaman kecantikan perempuan Indonesia dan dapat menyampaikan pesan yangpositif untuk mendukung semua perempuan Indonesia. Kemudian, peneliti berharap penelitian ini juga dapatdikembangkan untuk penelitian selanjutnya dengan menggunakan teori-teori lainnya seperti teori semiotika RolandBarthes, teori konstruksi realitas sosial dan dapat melakukan wawancara dengan para informan. Kata Kunci-iklan, makna kecantikan, semiotika, Charles Sanders Peirce
Manajemen Acara Program Gimme The Mic TikTok LiveID X SCTV sebagai Divisi Creative Andhika, Rhenald Fahmi; Melano, Fiqie Lavani
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, media massa memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, seperti membantupenyebaran informasi secara cepat, dan pesan dapat menjangkau khalayak luas. Media massa dibagi menjadi mediacetak, elektronik, dan daring. Program Gimme The Mic merupakan program acara kolaborasi antara media massaelektronik, dan daring; yaitu stasiun televisi SCTV, bersama media sosial TikTok. Program ini merupakan programacara pencarian bakat pada bidang tarik suara, dimana program ini berlangsung selama 3 minggu, dan ditayangkanmelalui siaran langsung pada platform TikTok Live (@tiktokliveid), SCTV, dan juga Vidio. Penulisan ini bertujuanuntuk mengetahui bagaimana manajemen acara yang dilakukan oleh Divisi Creative selama berjalannya programGimme The Mic, berdasarkan teori Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC) yang dipopulerkanoleh George R. Terr; serta mengkaji bagaimana peranan Divisi Creative selama tahapan persiapan program. Metodepengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penulisan, diketahui bahwasetiap komponen teori POAC berperan penting bagi Divisi Creative dalam mengelola seluruh tahapan produksiprogram Gimme The Mic, membuat produksi program ini menjadi terorganisir dengan baik, membantu meminimalisirkesalahan, dan mempermudah alur kerja (workflow) tim. Selain itu, diketahui peranan Divisi Creative dalam persiapanprogram melibatkan empat tahapan proses kreatif, yaitu persiapan, inkubasi, iluminasi (mencakup brainstorming),dan implementasi. Kata Kunci-manajemen acara, program televisi, Gimme The Mic, creative
Negosiasi Identitas Pada Pasangan Suami Istri Beda Agama Larasati, Maria Jessica; Mahadian, Adi Bayu; Pradana, Yoka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pernikahan beda agama di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, hal tersebut menimbulkankomentar pro dan kontra dari masyarakat terkait isu pernikahan beda agama di Indonesia. Sehingga tujuan padapenelitian ini yaitu negosiasi identitas pada pasangan suami istri beda agama dalam upaya mereka mempertahankanhubungan pernikahan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatanfenomenologi. Pengumpulan data telah dilakukan pada Maret 2024 hingga Mei 2024 melalui observasi danwawancara mendalam dengan tiga pasangan informan kunci dan beberapa informan pendukung yang dipilihberdasarkan purposeful sampling. Hasil temuan penelitian memperlihatkan bahwa ketiga pasangan memiliki prosesnegosiasi identitas yang berbeda-beda. Terdapat pasangan melakukan pemahaman pengetahuan identitas yangdidapatkan dari pengalaman berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki agama berbeda termasuk ahli-ahli agama.Pasangan juga telah merasakan kesadaran yang tinggi dan proses penerimaan akan perbedaan agama dalam pernikahanmereka karena adanya pengetahuan yang mereka punya sehingga hal tersebut menjadi pedoman bagi mereka untukmempertahankan pernikahan. Setelah melalui kedua proses tersebut dua dari tiga pasangan dapat berhasil bernegosiasimengenai identitas dan meraih pemahaman yang sama dalam pernikahan mereka. Sedangkan terdapat pasanganmemiliki kondisi yang berbeda karena dari awal mereka tidak memahami agama pasangannya dan hanya berfokuspada diri masing-masing. Kata Kunci-negosiasi identitas, pernikahan beda agama, pasangan suami istri.
Pemanfaatan Akun Autobase X @telyufess sebagai Media Informasi oleh Mahasiswa Telkom University Yadeva, Shaloom Fortuna; Adim, Adrio Kusmareza
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa, didorong oleh kebutuhan akademisnya, menjadi kelompok yang aktif dalam pencarian informasi. X yangmemiliki berbagai bentuk akun seperti autobase menjadi salah satu platform utama bagi mahasiswa untukmendapatkan informasi dan berinteraksi. Penelitian ini menggunakan teori New Media milik Pierre Levy yangmengkaji pertumbuhan media dan memberikan dua pandangan yaitu interaksi sosial dan integrasi sosial. Penelitianini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan denganwawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pada pandangan interaksi sosialakun autobase @telyufess membantu mahasiswa dalam memperoleh informasi baik seputar kehidupan akademikmaupun kehidupan sosial secara lebih fleksibel dan dinamis melalui interaksi yang difasilitasi dan terjalin pada akuntersebut. Sementara itu, pandangan integrasi sosial menunjukkan bahwa akun autobase @telyufess mampumembentuk keterikatan sosial di antara mahasiswa yang memperluas jaringan sosial dan membuat mereka merasalebih terhubung satu sama lain. Kata Kunci-autobase, mahasiswa, interaksi sosial, integrasi sosial
Pendekatan Bisnis Media Lokal Bandungbergerak.id dan Implikasinya Terhadap Performa Jurnalisme Valentina, Stephani Febiola; Kalaloi, Abdul Fadli
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era media digital, konglomerasi serta komodifikasi media marak terjadi, fungsi utama media sebagai tempatmemberi informasi kepada khalayak telah beralih fungsi menjadi wadah bagi berbagai perusahaan media untukmendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. Di sini, eksistensi media lokal menjadi sangat penting sebagai pengisiinformasi faktual kepada masyarakat sekitar. Pada penelitian kali ini, penulis akan mengkaji dengan menggunakanmetode penelitian kualitatif tentang pendekatan bisnis media lokal bandungbergerak.id serta implikasinya terhadapperforma jurnalisme. Media ini menjadi perhatian penulis karena kemampuan mereka untuk membuat tulisanberkualitas yang mengangkat isu-isu yang jarang diangkat oleh media arus utama meski hanya berbentuk media lokal.Penelitian ini akan mengungkap apa saja metode yang dilakukan oleh pihak bandungbergerak.id dalam mendapatkanbiaya operasional agar bisa bertahan serta konsisten membuat laporan di tengah gempuran media besar yangmendapatkan banyak keuntungan via iklan dan traffic, sehingga seringkali justru tulisan media besarlah yang bersifatclick-bait dengan sedikit atau bahkan tanpa perhatian terhadap kualitas. Kata Kunci-Media lokal, pendekatan bisnis, bandungbergerak.id, kualitas jurnalisme, bertahan, keuntungan
Pengaruh Akun X @ohmybeautybank Terhadap Pemenuhan Informasi Followers Dongoran, Betty Aryani; Putri, Yuliani Rachma
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial bukan hal yang asing untuk digunakan oleh masyarakat sekarang dan penggunaan media sosial inimemudahkan para penggunanya dalam pencarian suatu informasi yang dibutuhkan. Salah satunya twitter atau yangsekarang dikenal dengan X yang merupakan salah satu media sosial paling banyak digunakan di Indonesia dan masukmenjadi peringkat 6 dengan 60,2%. Salah satu yang dapat membantu para pengguna dalam mencari informasi di mediasosial ini karena adanya penggunaan auto base. Salah satu base yang sering digunakan adala base @ohmybeautybank,base ini digunakan oleh mereka yang sama-sama memiliki ketertarikan dalam hal kecantikan seperti skincare, makeupataupun mengenai outfit of the day(OOTD). Pada penelitian ini penulis menggunakan penelitian deskriptif. ujihipotesis menggunakan uji t yang memperoleh nilai t hitung > t table (31,676 > 1984) dan nilai signifikan sebesar 0,00< 0,05, maka berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya adanya pengaruh akun X @ohmybeautybank terhadappemenuhan informasi followers. Telah dibuktikan juga melalui uji koefisien determinasi bahwa sebesar 64,8% daripenggunaan media sosial dapat dijelaskan oleh variabel kebutuhan informasi, sedangkan sisanya sebesar 35,2%dijelaskan oleh variabel lain. Kata kunci-X, @ohmybeautybank, pemenuhan informasi, followers.
Pengaruh Brand Community Wardah Youth Ambassador Terhadap Brand Trust Wardah Syahwitri, Sylviana Suci; Dianita, Indria Angga
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One form of marketing communication that is widely used by companies is building a brand community as a marketingcommunication strategy to sell their products. A brand community is a specific community but not geographicallybound, based on structured social relationships between brand admirers. As with other communities, brandcommunity have three indicators that form a recognizable community, including consciousness of kind, rituals andtraditions, and moral responsibility. This research was conducted with the aim of measuring the magnitude of theinfluence of the Wardah Youth Ambassador brand community on Wardah's brand trust. Meanwhile, brand trust is thewillingness of consumers to rely on consumers' abilities to carry out brand functions. In this study, researchers usedthe S-O-R (Stimulus-Organism-Response) theory to measure how much influence the Wardah Youth Ambassadorbrand community has on consumers' Wardah brand trust. The method used in this research is using a quantitativeapproach with data collection techniques using online questionnaires from 384 respondents. The results of theresearch conducted by this researcher explain that the Wardah Youth Ambassador brand community has an influenceon 56.3% of Wardah's brand trust, while 43.7% is influenced by other variables not discussed in this research. Keywords-brand community, brand trust, Wardah Youth ambassador, Wardah

Page 82 of 187 | Total Record : 1862