cover
Contact Name
Soewignjo Agus nugroho
Contact Email
soewignjo.nugroho@lecturer.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jtrs@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi & Rekayasa Sipil
Published by Universitas Riau
ISSN : -     EISSN : 29636841     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil merupakan jurnal peer review open access yang terbit 2 kali dalam setahun, pada bulan Juli dan November oleh Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Riau. Jurnal ini memediasi hasil kajian, penelitian dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Rekayasa di bidang Teknik Sipil dengan lingkup Geoteknik, Manajemen Konstruksi, Sumber Daya Air, Struktur dan Transportasi Artikel dapat berupa hasil penelitian Teoritis dan Ekperimental terbaru terkait Artikel Teoritis (Theoritic Article), studi empirik (Empirical Studies), studi kasus (Case Studies), dan tinjauan pustaka (Literature Reviews). Artikel harus sesuai dengan Template Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil yang ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bah
Articles 34 Documents
Analisis Manajemen Risiko Terhadap Kontrak Perencanaan Konstruksi Jalan Tol Dengan Metode Simulasi Monte Carlo Sutedi, Luthfi; Hari Purwanto
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 2 No. 2 (2023): VOL 2 NO 2 (NOVEMBER 2023)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jtrs.v2.i2.hal22-31

Abstract

Pada Kontrak Perencanaan proyek Jalan Tol Ruas XYZ, sudah terdapat addendum sebanyak lima kali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko apa saja yang mungkin terjadi terhadap Kontrak Perencanaan Jalan Tol XYZ serta bagaimana tindakan respon risiko terhadap risiko yang mungkin terjadi sehingga dapat memberikan kejelasan dan manfaat terhadap proses keberlanjutan proyek Jalan Tol XYZ. Penelitian ini menggunakan metode Simulasi Monte Carlo yang bertujuan untuk mendapatkan nilai yang lebih konvergen pada penilaian masing-masing risiko dan dilanjutkan dengan Analisis Pareto untuk mengidentifikasi risiko yang dominan terhadap Kontrak Perencanaan sehingga proses mitigasi dapat difokuskan pada risiko yang dominan tersebut. Hasil penelitian memperoleh 13 risiko yang berpengaruh terhadap Kontrak Perencanaan, dimana 9 risiko berkategori risiko tingkat tinggi dan 4 risiko berkategori risiko tingkat menengah/sedang. Hal tersebut memberikan kesimpulan bahwa respon risiko yang tepat merupakan tindakan mitigasi. Berdasarkan Analisis Pareto, didapat prinsip 54/46 yang berarti 46% risiko menjadi risiko dominan dari 54% total nilai risiko. Risiko dominan tersebut meliputi Risiko Target Durasi Tidak Tercapai, Risiko Kinerja Pihak Jasa yang Buruk, Risiko Perubahan Lingkup Pekerjaan, Risiko Perbedaan Kondisi Lokasi, Risiko Kesalahan Desain, dan Risiko Kegagalan Mutu yang kemudian risiko-risiko tersebut dianalisis penurunan nilai risikonya menggunakan trial Simulasi Monte Carlo dan trial standar. Didapatkan penurunan risiko dari risiko tinggi menjadi risiko rendah melalui trial standar.
EVALUASI OVER PENCAHAYAAN ALAMI PADA RUANG KANTOR GURBENUR DI INDONESIA Chairunnisa, Apriliana; Suripto; Wulansari, Tri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 2 No. 2 (2023): VOL 2 NO 2 (NOVEMBER 2023)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jtrs.v2.i2.hal32-36

Abstract

Kenyamanan dan efisiensi ruangan sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif. Salah satu faktor pentingnya adalah pencahayaan alami. Pencahayaan alami menjadi aspek penting dalam desain kantor. Namun, kelebihan pencahayaan alami dapat menyebabkan kesilauan yang mengganggu kenyamanan dan kinerja penghuni ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi besarnya over pencahayaan alami pada ruangan kantor gubernur di Indonesia menggunakan DIAlux Evo 11.1. Intensitas pencahayaan alami juga berpengaruh pada tingkat kesilauan, dengan tingkat kesilauan yang lebih tinggi terjadi pada intensitas cahaya yang tinggi. Metode yang digunakana melakukan simulasi Software DIAlux Evo 11.1 kemudian dibandingkan SNI 6197:2011 tentang konservasi energi pada sistem pencahayaan. Adapun besarnya intensitas cahaya pada ruang kantor sebesar 300-700 lux. Hasil penelitian menunjukkan 7 dari 23 Ruang Kerja Kantor Gurbenur yang mengalamai over intensitas cahaya alami dengan nilai tingkat pencahayaan paling tinggi yaitu 7058 lux. Ketujuh ruangan tersebut antara lain Koridor selatan, Ruang tangga timur, Loby VIP, Ruang kerja Gurbenur, Ruang staff ahli gurbenur, Ruang tangga timur, dan Koridor utara.
Ability to Pay (ATP) dan Willingness to Pay (WTP) Armada Taxi di Kota Pekanbaru Muttaqin, Muchammad Zaenal; Kumalasari, Cyintia; Auliandri, Augi Yoja
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 2 No. 2 (2023): VOL 2 NO 2 (NOVEMBER 2023)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56208/jtrs.v2.i2.hal37-42

Abstract

Kota Pekanbaru merupakan kota yang memiliki pertumbuhan yang pesat. Tentu hal ini akan berdampak pada mobilitas yang tinggi pada masyarakat kota Pekanbaru. Pada penelitian akan dilakukan studi mengenai taksi konvensional dimana kehadiran moda transportasi online memberikan dampak yang buruk terhadap taksi konvensional. Adapun tarif yang ditetapkan pengelola jasa armada taksi mengacu pada biaya operasional kendaraan (BOK), akan tetapi tarif yang ditetapkan akan berdampak pada aspek finansial baik pada penyedia jasa maupun pengguna jasa taksi. Hasil perhitungan BOK akan sangat berpengaruh terhadap tarif yang akan ditetapkan dan berpengaruh pada tingkat kemampuan membayar atau ability to pay (ATP) dan kemauan menggunakan jasa tersebut atau willingness to pay (WTP). Dari hasil perhitungan diperoleh BOK sebesar Rp.4.000/km. Hal ini menunjukan tarif yang ditetapkan oleh penyedia jasa taksi lebih besar dari BOK (tarif dasar > BOK). Oleh sebab itu terdapat beberapa upaya untuk meningkatkan WTP yaitu dengan memperbaiki sistem pelayanan dan menurunkan tarif dasar taksi sesuai dengan BOK namun hal ini perlu dilakukan kajian yang lebih mendalam terkait aspek studi kelayakan.
Analisis Kelayakan Finansial Driver Jasa Antar Barang Terhadap Upah Minimum Kota (Studi Kasus Kurir J&T Pekanbaru) Anisa Suryani, Anisa; Rian Tri Komara Irana; Sandhyavitri, Ari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): VOL 3 NO 1 (JUNE 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.1.01-07

Abstract

Transportasi merupakan sarana yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan juga berperan penting dalam perkembangan perekonomian masyarakat. Transportasi mendukung proses pemindahan orang dan barang dari titik asal mencapai tujuan menjadi lebih mudah. J&T merupakan perusahaan besar yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik di Indonesia. J&T sebagai perusahaan besar tentu memiliki cabang yang luas dan tersebar di seluruh Indonesia, tidak terkecuali cabang J&T di Kota Pekanbaru. Jasa kurir dijadikan sebagai sumber penghasilan, Investasi yang dikeluarkan dalam bidang transportasi membutuhkan biaya yang cukup besar, maka perlu dilakukan kajian penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan driver. Tempat pengantaran paket 11 lokasi dengan jumlah 85 responden. Metode yang dipakai dalam pengumpulan data adalah metode wawancara secara langsung dengan mengajukan beberapa pertanyaan pada lembar kuesioner. Data-data yang diperlukan yaitu data investasi, biaya operasional,biaya tetap,pendapatan dan service. Dari hasil penelitian analisis kelayakan finansial pada driver J&T maka diperoleh nilai rata rata yaitu IRR 6,73% . Nilai rata-rata NPV yaitu Rp.29.471.154. Nilai rata-rata BCR yaitu 1,91. Nilai rata-rata BEP yaitu Rp.171.545. Hasil rata rata pendapatan Rp.3.954.000,-/bulan. Pendapatan tersebut di atas dari Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2023 yaitu Rp.3.319.023,16-/bulan dan lama pengembalian modal yaitu 5,8 bulan, Berdasarkan analisis finansial yang sudah dilakukan untuk pekerjaan Pengantaran jasa kurir dinyatakan layak untuk dijalankan.
EFEK MASSA PONDASI, DIAFRAGMA, DAN BALOK SLOOF TERHADAP INTERAKSI TANAH-STRUKTUR Biefanza Rama; Kurniawandy, Alex
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): VOL 3 NO 1 (JUNE 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.1.08-12

Abstract

Dalam perencanaan struktur pada umumnya pertemuan struktur atas dan bawah menggunakan pemodelan metode yang memperlakukan tumpuan bawah kolom sebagai jepit. Namun, perencanaan menggunakan pemodelan tersebut berbeda dengan kondisi sebenarnya mengingat struktur bawah dapat berdeformasi saat gempa terjadi. Metode ini cenderung menghasilkan perencanaan struktur yang konservatif, karena meningkatnya beban struktur ketika menghadapi gempa. Untuk mengatasi permasalahan ini, analisa efek interkasi tanah-struktur (ITS) menjadi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari parameter massa pondasi, diafragma, dan balok sloof dalam melakukan analisa ITS. Studi menunjukkan bahwa struktur dengan mempertimbangkan ITS menghasilkan periode getar alami yang lebih panjang dari pemodelan konvensional sehingga mengurangi beban gempa serta mereduksi gaya dalam dan respon struktur. Massa pondasi dalam analisis ITS tidak memberikan pengaruh yang signifikan tetapi pemodelan diafragma semi-kaku memberikan pengaruh terhadap nilai perioda struktur. Memodelkan balok sloof dalam memberikan hasil lebih akurat karena balok sloof menahan perpindahan lateral tetapi tidak meningkatkan periode struktur akibat pengaruh massa balok sloof sendiri.
AKURASI HASIL PREDIKSI PASANG SURUT PELABUHAN DUMAI MENGGUNAKAN METODE ADMIRALTY Hendri, Andy; Fauzi, Manyuk; Astari, Kemala Fitri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): VOL 3 NO 1 (JUNE 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.1.13-16

Abstract

The admiralty method is one of common method that used to predict tides. Tidal prediction with admiralty method is done using 15 days and 29 days tidal data. This research aims to compare the accurary of admiralty method’s result. Tidal data of Port C of Pelindo, Dumai has been analyzed using 29 days and 15 days admiralty method. The results of this research indicated that the results of tidal analysis using 29 days admiralty method generated the smallest RMSE (Root Mean Square Error) value of 44.36 cm, however 15 days admiralty method generated the smallest RMSE value of 70.39 m. So, the result of 29 days admiralty method tidal prediction is more accurate than 15 days admiralty method.
Analisis Sambungan Balok Kolom Beton Bertulang Menggunakan SNI 2847 2013 dan SNI 2847 2019 Iskandar Romey Sitompul; Agus Ika Putra; Hifzil Hanif
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): VOL 3 NO 1 (JUNE 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.1.17-30

Abstract

Earthquake-resistant reinforced concrete structures must pay attention to the beam-column connection area because beam-column connection is a critical area that needs to be designed really accurately so that it can reduce the energy caused during an earthquake. The beam-column connection is designed to be able to deform during earthquake shocks so as to minimize damage, especially in inelastic areas. This study aims to analyze the design of beam-column connections in irregular structures that refer to SNI 2847 2013 and SNI 2847 2019. In the analysis carried out, designed structure by method SNI 2847 2013 by using earthquake map 2010 and method SNI 2847 2019 by using earthquake map 2017. From the design carried out using of SAP2000 It is known that the size of the columns and beams is sufficient to support the shear forces that occur. There are differences in the results of the review between the planning methods SNI 2847 2013 and SNI 2847 2019. The review carried out on the shear force found that the shear force using the 2013 SNI 2847 regulation with the 2010 earthquake map was 1.149% greater than using the 2017 SNI 2847 regulation with the 2017 earthquake map. The review carried out on the shear stress found that the shear stress using the 2013 SNI 2847 regulation with the 2010 earthquake map was 1.149% greater than using the 2017 SNI 2847 regulation with the 2017 earthquake map. The review of the length of reinforcement distribution at the joint found 640 mm with transverse reinforcement used a diameter of 13 mm and a distance between reinforcement of 150 mm for both regulations, but the SNI 2847 2019 regulation requires standard hooks to be placed in the core restrained column.
ANALISIS KELAYAKAN POMPANISASI AIR IRIGASI DAERAH IRIGASI RAWA SEPOTONG KABUPATEN BENGKALIS Harry Dias Darmawan; Siswanto; Yohanna Lilis Handayani; Mardani Sebayang; Horas Saut Maringan
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 2 (2024): VOL 3 NO 2 (NOVEMBER 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.2.01-10

Abstract

Kabupaten Bengkalis merupakan daerah luas persawahan 5.014 ha. Luasnya lahan persawahan merupakan potensi yang dapat mendukung tersedianya pangan guna mencukupi kebutuhan lokal maupun regional. Keseriusan dan komitmen Pemda Kabupaten Bengkalis dalam membangun ketahanan pangan diwujudkan dengan rencana membangun sistem irigasi guna mengairi 1500 ha lahan persawahan yang kekurangan air ketika musim kemarau. Salah satu daerah irigasi rawa di Kabupaten Bengkalis tentang kriteria dan penetapan status Daerah Irigasi, yaitu Daerah Irigasi Rawa Sepotong khususnya di Desa Langkat dengan luas 326 ha mengalami kekurangan air di musim kemarau. Hal ini disebabkan debit air hujan pada saat itu tidak mencukupi atau kecil sehingga tidak dapat mengairi daerah irigasi yang ada. Selain itu, elevasi muka air pada saat musim kemarau lebih rendah dibandingkan dengan elevasi sawah. Peneltian ini dilakukan dengan menggunakan berbagai data sekunder dan menganalisis kelayakan pembangunan pompanisasi irigasi di daerah Daerah Irigasi Rawa Sepotong. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, didapat ketersediaan debit andalan (Q80) Sungai Siak Kecil dengan metode F.J Mock sebesar 58,315 m3/s dengan kebutuhan air irigasi terbesar pada bulan Agustus periode I sebesar 0,61 m3/s. Dengan tingkat ketersediaan air yang sangat tinggi dibandingkan dengan kebutuhan air irigasi daerah tersebut, maka secara teknis pembangunan pompanisasi irigasi ini layak dilaksanakan dan layak secara ekonomi, dengan nilai NPV = Rp. 5.960.314.848, IRR = 19,3%, dan BCR = 1,16.
PENYELIDIKAN AIR TANAH MENGGUNAKAN ALAT GROUNDWATER DETECTOR Muhardi; Vasha Hotmaris
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 2 (2024): VOL 3 NO 2 (NOVEMBER 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.2.11-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki potensi air tanah di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, dengan menggunakan alat Groundwater Detector ADMT 300SX. Pengujian dilakukan pada dua lokasi dengan dua lintasan pengukuran di setiap lokasi. Alat ini memanfaatkan prinsip geofisika untuk mengukur resistivitas tanah hingga kedalaman 300 meter. Hasil pengukuran menunjukkan distribusi resistivitas yang diinterpretasikan dalam bentuk peta kontur untuk mengidentifikasi zona potensial air tanah. Pada lokasi pertama, zona potensial ditemukan pada kedalaman 70-120 meter dan peningkatan jumlah air pada 120m sampai 180m, sedangkan pada lokasi kedua pada kedalaman 30-300 meter dengan variasi potensi air tanah. Penelitian ini memberikan rekomendasi titik pengeboran yang lebih akurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
PENINGKATAN KEKUATAN FRICTION FONDASI TIANG PADA TANAH LUNAK Ferry Fatnanta; Syawal Satibi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 3 No. 2 (2024): VOL 3 NO 2 (NOVEMBER 2024)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jtrs.3.2.20-24

Abstract

Wilayah pesisir mempunyai lapisan tanah lunak relatif tebal. Tanah ini mempunyai kadar air tinggi dan daya dukung rendah. Tanah lunak merupakan tanah yang tidak menguntungkan secara teknis untuk mendukung suatu konstruksi. Tipe fondasi yang digunakan pada tanah lunak adalah fondasi tiang. Namun penggunaan fondasi tiang tipe end-bearing pada daerah seperti itu tidak disarankan karena tidak ekonomis. Floating pile menjadi alternatif fondasi pada tanah lunak, namun gesekan antara permukaan tiang dengan tanah rendah, karena permukaan beton dan baja relative halus. Fondasi cerocok lebih sesuai untuk daerah tanah lunak, karena memiliki permukaan lebih kasar dibandingkan beton atau baja, sehingga lebih effisien dalam aplikasinya. Kekasaran permukaan fondasi merupakan factor yang berpengaruh terhadap daya dukung floating pile. Oleh sebab itu, studi ini melakukan penelitian mengenai peningkatan perkuatan fondasi tiang pada tanah lunak. Penelitian dilakukan di laboratorium Mekanika Tanah Jurusan Teknik Sipil Universitas Riau. Tanah diambil dari Sei Pakning Provinsi Riau. Fondasi tiang dibuat dalam skala laboratorium. Beban diberikan secara bertahap, 2 kg setiap tahapan sampai mencapai penurunan maksimum 2 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekasaran berfungsi secara sempurna pada beban di bawah beban kritis, sesuai dengan tingkat kekasaran fondasi. Beban kritis tiang polos lebih rendah dibandingkan beban kritis tiang kasar penuh.

Page 3 of 4 | Total Record : 34